cover
Contact Name
Taufik Samsuri
Contact Email
empiric.journal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
empiric.journal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Empiricism Journal
ISSN : -     EISSN : 27457613     DOI : https://doi.org/10.36312/ej
Empiricism Journal was published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural science.
Articles 372 Documents
Perancangan Alat Pemberi Makan Kucing di Rumah Secara Otomatis Menggunakan Arduino Triadi, Abi; Ihsan, Muhammad; Aini, Syarifah
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wh87gw63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji alat pemberi makan kucing otomatis berbasis Arduino yang dapat membantu pemilik hewan peliharaan dalam mengatur jadwal pemberian pakan secara teratur. Permasalahan utama yang diangkat adalah kesulitan pemilik kucing dalam memberikan pakan tepat waktu akibat kesibukan atau ketidakhadiran di rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan metode perancangan sistem berbasis Internet of Things (IoT). Komponen utama yang digunakan meliputi Arduino Uno sebagai pengendali utama, sensor ultrasonik untuk mendeteksi ketersediaan pakan, motor servo untuk membuka dan menutup wadah pakan, serta LCD 1602 untuk menampilkan informasi. Pengujian dilakukan terhadap tiga komponen utama yaitu motor servo, sensor ultrasonik, dan LCD. Hasil pengujian menunjukkan bahwa motor servo mampu membuka dan menutup katup pakan secara stabil sesuai waktu yang telah diprogram dengan tingkat keberhasilan 100% dalam beberapa kali percobaan. Sensor ultrasonik mampu mendeteksi ketersediaan pakan di dalam wadah dengan akurasi pembacaan jarak yang konsisten sesuai batas yang telah ditentukan dalam sistem. Sementara itu, LCD 1602 dapat menampilkan informasi waktu pemberian pakan dan status ketersediaan pakan dengan jelas dan tanpa gangguan selama proses pengujian. Hal ini menunjukkan bahwa seluruh komponen bekerja optimal sesuai dengan program yang telah dirancang. Hasil penelitian membuktikan bahwa alat ini mampu bekerja secara otomatis dan efisien dalam memberikan pakan kucing sesuai jadwal yang telah ditentukan. Selain itu, sistem ini dapat menjadi solusi inovatif bagi pemilik hewan peliharaan dengan aktivitas tinggi agar tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi kucing secara tepat waktu dan konsisten. Design of an Automatic Cat Feeding Device at Home Using Arduino Abstract This study aims to design and test an Arduino-based automatic cat feeder that can assist pet owners in managing feeding schedules regularly. The main problem addressed is the difficulty faced by cat owners in providing food on time due to busy schedules or absence from home. This research employs an experimental approach using an Internet of Things (IoT) based system design method. The main components used include an Arduino Uno as the primary controller, an ultrasonic sensor to detect feed availability, a servo motor to open and close the feed container, and a 1602 LCD to display information. Testing was conducted on three main components: the servo motor, ultrasonic sensor, and LCD. The results showed that the servo motor was able to open and close the feed valve stably according to the programmed schedule, achieving a 100% success rate in multiple trials. The ultrasonic sensor was capable of detecting feed availability inside the container with consistent distance measurement accuracy according to the predefined system thresholds. Meanwhile, the 1602 LCD successfully displayed feeding schedules and feed availability status clearly and without interruption during testing. These results indicate that all components functioned optimally in accordance with the designed program. The findings demonstrate that the device operates automatically and efficiently in dispensing cat food according to the predetermined schedule. Furthermore, this system can serve as an innovative solution for pet owners with high activity levels, ensuring that their cats’ nutritional needs are met in a timely and consistent manner.
Pasar Modal Syariah dan Obligasi Syariah: Pilar Investasi Halal di Era Modern Hamidah, Hamidah; Rosyidah, Umu; Bonang, Dahlia
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mfa1m055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual perkembangan pasar modal syariah di Indonesia dengan fokus pada peran strategis obligasi syariah (sukuk) sebagai instrumen investasi halal dan pembiayaan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan metode analisis tematik terhadap jurnal ilmiah, buku akademik, dan laporan institusional yang relevan hingga tahun 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasar modal syariah dan sukuk memiliki kontribusi signifikan dalam memperluas inklusi keuangan, mengurangi ketergantungan pada pembiayaan konvensional, serta mendukung pembiayaan proyek infrastruktur dan lingkungan melalui penerbitan green sukuk. Namun demikian, tantangan utama masih terletak pada rendahnya literasi keuangan syariah dan keterbatasan likuiditas pasar sekunder. Artikel ini menegaskan pentingnya penguatan regulasi, digitalisasi layanan, dan edukasi keuangan syariah sebagai strategi pengembangan pasar modal syariah yang berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sukuk memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi hijau melalui penerbitan green sukuk. Selain memberikan keuntungan yang stabil dan sesuai prinsip syariah, sukuk juga memperluas inklusi keuangan dan mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan konvensional. Namun demikian, tantangan utama masih terletak pada literasi keuangan syariah yang rendah dan likuiditas pasar sekunder sukuk yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan regulasi, digitalisasi layanan, serta peningkatan edukasi dan literasi keuangan syariah merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan potensi sukuk sebagai instrumen investasi dan pembangunan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi efektivitas digitalisasi dalam memperluas inklusi keuangan syariah serta dampak konkret green sukuk terhadap proyek-proyek pembangunan berkelanjutan. Islamic Capital Market and Islamic Bonds: Pillars of Halal Investment in the Modern Era Abstract This study aims to examine the growth of the Islamic capital market in Indonesia, with a particular focus on the strategic role of Islamic bonds (sukuk) as an alternative halal investment and a financing instrument for sustainable development. The background of this study is driven by the increasing awareness of the Muslim community regarding the importance of investments that comply with Sharia principles, along with the development of Sharia-based financial instruments such as the Islamic capital market and sukuk. Using a literature review method, this study analyzes various theories of Islamic finance, market regulations, statistics on the growth of Sharia-compliant investors, and digital innovations in Islamic investment services. The findings indicate that sukuk play an important role in supporting infrastructure development and strengthening the green economy through the issuance of green sukuk. In addition to providing stable returns that comply with Sharia principles, sukuk also expand financial inclusion and reduce dependence on conventional financing. However, the main challenges remain the low level of Islamic financial literacy and the suboptimal liquidity of the secondary sukuk market. This study concludes that strengthening regulations, digitalizing services, and enhancing education and literacy in Islamic finance are strategic steps to maximize the potential of sukuk as instruments for investment and development. Future research is recommended to explore the effectiveness of digitalization in expanding Islamic financial inclusion and the tangible impacts of green sukuk on sustainable development projects.
Empati sebagai Tujuan Pendidikan: Kajian Filosofis dan Psikologis Malinda, Ayu; Ramdhoni, Virla Triani
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/k5z67b22

Abstract

Empati merupakan kemampuan fundamental yang berperan penting dalam membentuk kualitas hubungan sosial, perilaku prososial, serta karakter moral individu. Namun, dalam praktik pendidikan formal, empati masih sering diposisikan sebagai bagian implisit dari pendidikan karakter dan belum dirumuskan secara eksplisit sebagai tujuan pendidikan itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji empati sebagai tujuan pendidikan melalui perspektif filosofis dan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), dengan menganalisis berbagai literatur akademik berupa buku dan artikel jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara filosofis, empati memiliki landasan kuat dalam paradigma pendidikan humanistik yang menekankan proses humanisasi dan pembentukan manusia bermoral. Sementara itu, dari perspektif psikologis, empati berperan penting dalam perkembangan emosi, regulasi diri, kesehatan mental, serta kemampuan interaksi sosial peserta didik. Integrasi kedua perspektif tersebut menegaskan bahwa empati tidak hanya berfungsi sebagai keterampilan sosial, tetapi juga sebagai tujuan esensial pendidikan yang sejajar dengan pengembangan aspek kognitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa menjadikan empati sebagai tujuan pendidikan dapat berkontribusi pada terciptanya lingkungan belajar yang inklusif, harmonis, dan berkeadaban, serta relevan dengan tantangan pendidikan kontemporer. Empathy as an Educational Goal: A Philosophical and Psychological Study Abstract Empathy is a fundamental ability that plays an important role in shaping the quality of social relationships, prosocial behavior, and individual moral character. However, in formal education, empathy is still often positioned as an implicit part of character education and has not been explicitly formulated as an educational goal in itself. This study aims to examine empathy as an educational goal through philosophical and psychological perspectives. This study uses a qualitative approach with a library research method, analyzing various academic literature in the form of relevant books and scientific journal articles. The results of the study show that philosophically, empathy has a strong foundation in the humanistic education paradigm that emphasizes the process of humanization and the formation of moral human beings. Meanwhile, from a psychological perspective, empathy plays an important role in the emotional development, self-regulation, mental health, and social interaction skills of students. The integration of these two perspectives confirms that empathy not only functions as a social skill but also as an essential goal of education that is on par with cognitive development. This study concludes that making empathy an educational goal can contribute to the creation of an inclusive, harmonious, and civilized learning environment that is relevant to contemporary educational challenges.
Dampak Pinjaman Bank Rontok Terhadap Gaya Hidup di Kalangan Perempuan Desa Saribaye Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat Yunida, Ega; Suryanti, Ni Made Novi; Malik, Imam
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/5a5mqt27

Abstract

Bank rontok saat ini masih menjadi salah satu pilihan pinjaman bagi masyarakat berpendapatan menengah ke bawah, khususnya perempuan, yang seringkali menjadikannya solusi untuk memenuhi kebutuhan produktif dan konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi motif yang mendasari perempuan dalam meminjam di bank rontok dan menganalisis dampak yang timbul dari pinjaman tersebut. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih fokus pada dampak pinjaman secara umum, studi ini secara khusus mengkaji motif dan dampak pinjaman pada perempuan. Penelitian ini mengambil lokasi di Desa Saribaye, Lombok Barat, dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek utama sebanyak 7 perempuan berusia 27–62 tahun dan 3 informan pendukung, yaitu pegawai bank rontok, kepala Desa Saribaye, dan kepala Dusun Repok Keri. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif utama perempuan meminjam meliputi pendapatan yang relatif kecil, kemudahan akses pinjaman, perubahan demografi, pengaruh sosial, dan kebutuhan mendesak. Dampak yang timbul dari pinjaman tersebut adalah munculnya gaya hidup industri, public relations, mandiri, dan hedonis. Penelitian ini menekankan pentingnya kesadaran perempuan dalam mengelola keuangan rumah tangga secara bijak, memprioritaskan pinjaman yang benar-benar mendesak, dan menghindari tekanan sosial yang mendorong perilaku konsumtif untuk menghindari lingkaran utang yang berulang. The Impact of Failed Bank Rontok on the Lifestyle of Women in Saribaye Village, Lingsar Subdistrict, West Lombok Regency Abstract Rontok banks remain a common borrowing option for middle and lower-income communities, particularly for women, who often use them as a solution to meet both productive and consumptive needs. This study aims to explore the motives behind women's borrowing from rontok banks and analyze the resulting impacts. Unlike previous studies that focus broadly on the effects of borrowing, this study specifically examines the motives and impacts of loans taken by women. The research is conducted in Saribaye Village, West Lombok, using a qualitative approach with a phenomenological method. Data collection is carried out through in-depth interviews, observations, and documentation, with primary subjects comprising 7 women aged 27–62 years, along with 3 supporting informants: a rontok bank employee, the head of Saribaye Village, and the head of Repok Keri Hamlet. Data analysis is performed using Miles and Huberman's model, through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings reveal that the main motives for women borrowing include low income, the ease of access to loans, demographic changes, social influence, and urgent needs. The impacts of these loans include the emergence of industrial, public relations, independent, and hedonistic lifestyles. This study emphasizes the importance of raising women's awareness in managing household finances wisely, prioritizing truly urgent loans, and avoiding social pressures that encourage consumptive behavior, in order to break the cycle of recurring debt.
Pengaruh Latihan Circuit Training terhadap Kemampuan Rangkaian Gerak Senam Ritmik Alat Simpai pada Atlet PERSANI Kota Makassar Asri, Ariana; Nurafiati, Suastika; Suparman, Suparman
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ygr87579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan circuit training terhadap kemampuan rangkaian gerak senam ritmik alat simpai pada atlet PERSANI Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental model one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 15 atlet yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan rangkaian gerak yang mencakup lima aspek penilaian, yaitu kontinuitas gerak, koordinasi tubuh dengan alat, ketepatan ritme, keseimbangan, dan kualitas eksekusi gerakan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji t berpasangan (paired sample t-test) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 72,93 pada pretest menjadi 82,40 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 9,47 poin. Uji hipotesis menunjukkan nilai t = -26,05 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Nilai effect size (Cohen’s d = 2,38) menunjukkan pengaruh yang sangat besar secara praktis. Selain itu, hasil N-Gain berada pada kategori sedang, yang mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan yang konsisten setelah perlakuan diberikan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa latihan circuit training berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan rangkaian gerak senam ritmik alat simpai. Metode ini direkomendasikan sebagai bagian dari program latihan terintegrasi dalam pembinaan atlet senam ritmik. The Effect of Circuit Training on Movement Sequence Ability in Rhythmic Gymnastics Hoop Performance among PERSANI Makassar Athletes Abstract This study aimed to analyze the effect of circuit training on the movement sequence ability in rhythmic gymnastics with the hoop apparatus among PERSANI Makassar City athletes. The research employed a quantitative approach with a pre-experimental design using a one-group pretest–posttest model. The sample consisted of 15 athletes selected through total sampling. The research instrument was a movement sequence performance test covering five assessment aspects: movement continuity, body–apparatus coordination, rhythm accuracy, balance, and quality of movement execution. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics with a paired sample t-test at a significance level of 0.05. The results showed an increase in the mean score from 72.93 in the pretest to 82.40 in the posttest, with a mean improvement of 9.47 points. Hypothesis testing revealed a t-value of -26.05 with a significance level of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between pretest and posttest scores. The effect size (Cohen’s d = 2.38) demonstrated a very large practical impact. In addition, the N-Gain result was categorized as moderate, indicating a consistent improvement in performance following the intervention. Based on these findings, it can be concluded that circuit training has a significant effect on improving movement sequence ability in rhythmic gymnastics with the hoop apparatus. This method is recommended as part of an integrated training program in rhythmic gymnastics athlete development.
Penerapan Metode Role Playing Berbantuan Media Kartu Bergambar untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI IPS Di SMA Dwijendra Mataram Ramdhani, Jihad Akbar; Nursaptini, Nursaptini; Malik, Imam
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/1mxjn161

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi di kelas XI IPS SMA Dwijendra Mataram, berdasarkan hasil observasi awal hanya 38% siswa yang aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Selanjutnya dalam proses pembelajaran ditemukan bahwa penggunaan metode ceramah oleh guru dominan dan belum menerapkan metode pembelajaran inovatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui penerapan metode Role Playing berbantuan media kartu bergambar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 siswa kelas XI IPS SMA Dwijendra Mataram. Data dikumpulkan melalui observasi keterlaksanaan pembelajaran dan instrumen penilaian keaktifan belajar siswa. Hasil penelitian pada Siklus I menunjukkan persentase keaktifan belajar siswa sebesar 50%, yang masih berada di bawah indikator keberhasilan sebesar 80%. Setelah dilakukan perbaikan pada Siklus II, terjadi peningkatan signifikan di mana keaktifan belajar siswa mencapai 94%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Role Playing berbantuan media kartu bergambar secara efektif meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi. Implementation of the Role Playing Method Using Picture Card Media to Improve Student Learning Activeness in the Sociology Subject of Class XI IPS at Dwijendra Mataram High School Abstract This research is motivated by the low learning activity of students in sociology in class XI IPS of SMA Dwijendra Mataram. Based on the results of initial observations, only 38% of students were actively involved in the learning process. Furthermore, in the learning process, it was found that the use of lecture methods by teachers was dominant and had not implemented innovative learning methods. The purpose of this study was to increase student learning activity through the application of role-playing methods assisted by picture cards. The type of research used was Classroom Action Research (CAR) consisting of two cycles, with stages including planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were 16 class XI IPS students of SMA Dwijendra Mataram. Data were collected through observations of the implementation of learning and assessment instruments for student learning activity. The results of the study in Cycle I showed the percentage of student learning activity was 50%, which was still below the success indicator of 80%. After improvements were made in Cycle II, there was a significant increase where student learning activity reached 94%. Based on these findings, it can be concluded that the application of role-playing methods assisted by picture cards effectively increases student learning activity in sociology.
Pengaruh Latihan Sircuit Training Terhadap Daya Tahan (VO2Max) pada Atlet Bulutangkis Pelatda Rinjani Kabupaten Lombok Timur Tahun 2025 Ramadhan, Gilang; Satrianingsih, Baiq; Wahyudi, Johan; Kesumah, Dadang Warta Chanra Wira
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/yktrfa56

Abstract

Bulutangkis merupakan olahraga intermiten berintensitas tinggi yang menuntut kemampuan melakukan kerja eksplosif berulang dengan pemulihan cepat, sehingga daya tahan aerobik (VO₂max) menjadi komponen kunci dalam pembinaan performa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh latihan circuit training terhadap daya tahan aerobik (VO₂max) pada atlet bulutangkis Pelatda Rinjani Kabupaten Lombok Timur tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan rancangan one-group pretest–posttest. Sampel berjumlah 12 atlet yang dipilih melalui purposive sampling (atlet aktif, sehat, dan rutin mengikuti program latihan). Intervensi berupa program circuit training selama 6 minggu (16 pertemuan). VO₂max diestimasi menggunakan Multistage Fitness Test (MFT) pada tahap pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan data berdistribusi normal (Shapiro–Wilk: pre-test p=0,460; post-test p=0,333). Secara deskriptif, rerata VO₂max meningkat dari 47,32±4,57 ml/kg/menit menjadi 50,28±4,27 ml/kg/menit (Δ=2,97 ml/kg/menit). Uji paired samples t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test (t=-11,826; df=11; p=0,000; 95% CI selisih: -3,519 s.d. -2,415). Temuan ini mengindikasikan bahwa circuit training selama 6 minggu efektif meningkatkan VO₂max pada atlet bulutangkis Pelatda Rinjani, meskipun interpretasi kausal tetap mempertimbangkan keterbatasan desain tanpa kelompok kontrol dan penggunaan estimasi VO₂max berbasis tes lapangan. The Effect of Circuit Training on Endurance (VO2Max) in Badminton Athletes at the Rinjani Regional Training Center, East Lombok Regency in 2025 Abstract Badminton is an intermittent, high-intensity racket sport that requires repeated explosive efforts with rapid recovery; therefore, aerobic endurance (VO₂max) is a key fitness component in performance development. This study aimed to determine the effect of circuit training on aerobic endurance (VO₂max) in badminton athletes of the Rinjani Regional Training Center (Pelatda Rinjani), East Lombok Regency, in 2025. A quantitative experimental approach with a one-group pretest–posttest design was employed. Twelve active and healthy athletes who consistently attended the Pelatda training program were recruited using purposive sampling. The intervention consisted of a 6-week circuit training program (16 sessions). VO₂max was estimated using the Multistage Fitness Test (MFT) administered before (pretest) and after (posttest) the intervention. Normality assumptions were met (Shapiro–Wilk: pretest p=0.460; posttest p=0.333). Descriptive results indicated that mean VO₂max increased from 47.32±4.57 ml·kg⁻¹·min⁻¹ to 50.28±4.27 ml·kg⁻¹·min⁻¹ (Δ=2.97 ml·kg⁻¹·min⁻¹). A paired-samples t-test demonstrated a statistically significant improvement from pretest to posttest (t=-11.826, df=11, p<0.001; 95% CI for the mean difference: -3.519 to -2.415). These findings suggest that a 6-week circuit training program can effectively improve VO₂max in Pelatda badminton athletes. However, causal inference should be interpreted cautiously given the absence of a control group and the use of a field-based VO₂max estimation.
Problematika Keluarga Buruh Migran di Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah Budiana, Nur Afni; Syukri, Syukri
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/9fvs2q36

Abstract

Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, keluarga merupakan unit dasar pembentukan masyarakat yang harmonis, dengan suami sebagai pemimpin dan penanggung jawab utama keluarga. Namun, realitas keluarga buruh migran sering kali menunjukkan ketidaksesuaian antara konstruksi normatif tersebut dan praktik kehidupan sehari-hari akibat jarak dan keterpisahan fisik yang berkepanjangan. Kondisi ini menimbulkan berbagai persoalan sosial, psikologis, dan hukum yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam kajian hukum keluarga Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika keluarga buruh migran, khususnya terkait pergeseran peran istri, pola pengasuhan anak, pembinaan keagamaan dalam keluarga, pemenuhan nafkah, serta potensi konflik rumah tangga dan implikasi hukumnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek istri buruh migran, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa migrasi suami ke luar negeri menyebabkan istri menjalankan peran ganda sebagai pengelola rumah tangga, pengasuh utama anak, sekaligus pengambil keputusan keluarga. Kondisi ini menimbulkan tekanan psikologis yang tidak ringan, tantangan dalam pembinaan keagamaan anak, serta ketergantungan ekonomi keluarga terhadap remitansi suami. Dalam jangka panjang, situasi tersebut meningkatkan potensi konflik rumah tangga dan membuka ruang terjadinya pelanggaran terhadap norma-norma Hukum Keluarga Islam. Sebagai bentuk respons terhadap kondisi tersebut, keluarga buruh migran mengembangkan berbagai upaya adaptasi, antara lain melalui komunikasi jarak jauh yang rutin, keterlibatan keluarga besar dalam pengasuhan anak, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Strategi adaptasi ini menjadi penting untuk menjaga keharmonisan keluarga, stabilitas ekonomi, serta keberlanjutan penerapan prinsip-prinsip Hukum Keluarga Islam dalam konteks keluarga buruh migran. Problems Faced by Migrant Worker Families in Praya Barat District, Central Lombok Regency Abstract From the perspective of Islamic Family Law, the family is considered the basic unit for forming a harmonious society, with the husband as the leader and primary responsible party of the family. However, the reality of migrant workers' families often shows a discrepancy between this normative construction and everyday life practices due to prolonged physical distance and separation. This situation gives rise to various social, psychological, and legal issues that have not been fully addressed in studies on Islamic family law. This research aims to analyze the problems faced by migrant workers' families, particularly concerning the shifting roles of wives, patterns of child-rearing, religious education within the family, the fulfillment of livelihood needs, as well as potential household conflicts and their legal implications.The study used a descriptive qualitative approach with the subjects being wives of migrant workers. Data was collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model. The results of the study indicate that the husband's migration abroad causes the wife to take on dual roles as household manager, primary caregiver for the children, and family decision-maker. This situation creates significant psychological pressure, challenges in fostering the children's religious education, as well as the family's economic dependence on the husband's remittances. In the long term, this situation increases the potential for domestic conflicts and creates opportunities for violations of Islamic Family Law norms. As a response to these conditions, migrant worker families develop various adaptation efforts, including regular long-distance communication, involvement of extended family members in child-rearing, and strengthening religious values in daily life. These adaptation strategies become important to maintain family harmony, economic stability, and the continued application of Islamic Family Law principles within the context of migrant worker families.
Pengaruh Problem-Based Learning terhadap Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani di Sekolah Dasar Zikirullah, Lalu Malik; Kurniawan, Edi; Muliyani, Sri Erny
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mm3d2p81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Problem-Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani di SDN 2 Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa yang ditunjukkan melalui kurangnya minat, perhatian, keaktifan, dan kepercayaan diri siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK yang masih cenderung konvensional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa kelas IV dan V yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi belajar yang mencakup indikator minat dan perhatian, ketekunan dan keuletan, kepercayaan diri, kesadaran belajar, serta lingkungan belajar dan dukungan guru. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi normal dan homogen. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan penerapan PBL terhadap motivasi belajar siswa. Peningkatan motivasi belajar tampak pada seluruh indikator, terutama pada aspek minat dan perhatian serta kepercayaan diri. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani di sekolah dasar. The Effect of Problem-Based Learning on Students’ Learning Motivation in Elementary School Physical Education Abstract This study aimed to analyze the effect of Problem-Based Learning (PBL) on students’ learning motivation in Physical Education at SDN 2 Jembatan Gantung, Lembar District, West Lombok Regency. The study was motivated by the low level of students’ learning motivation, as reflected in limited interest, attention, participation, and self-confidence during Physical Education classes that were still predominantly conducted using conventional teaching approaches. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental method and a nonequivalent control group design. The sample consisted of 60 fourth- and fifth-grade students divided into an experimental group and a control group. Data were collected using a learning motivation questionnaire covering the indicators of interest and attention, persistence and perseverance, self-confidence, learning awareness, and learning environment and teacher support. The data were analyzed using descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, and t-tests with the assistance of SPSS. The results showed that all data were normally distributed and homogeneous. Hypothesis testing yielded a significance value of 0.000 < 0.05, indicating that the implementation of PBL had a positive and significant effect on students’ learning motivation. The improvement was evident across all motivation indicators, particularly in interest and attention as well as self-confidence. These findings indicate that PBL can serve as an effective alternative instructional model for enhancing students’ learning motivation in elementary school Physical Education.
Prosedur Konfirmasi untuk Menguji Asersi Keberadaan dan Hak Kepemilikan Piutang Usaha PT DIN oleh KAP JAPP Resti, Dina; Tamimi, Yusrina Alyani; Kristanti, Kristanti; Fachrunnisa, Zidni Husnia
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/twgvts71

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan prosedur audit konfirmasi piutang usaha oleh KAP JAPP pada PT DIN untuk menguji asersi keberadaan dan hak kepemilikan. Piutang usaha merupakan akun penting dalam laporan keuangan yang rentan terhadap salah saji dan kecurangan, sementara bukti empiris mengenai penerapan konfirmasi piutang pada perusahaan manufaktur otomotif masih terbatas. Penelitian menggunakan metode deskriptif melalui observasi langsung selama Praktik Kerja Lapangan. Dari 54 pelanggan, auditor mengirim konfirmasi kepada 44 pelanggan dan memperoleh tingkat respons sebesar 97,7%. Sebanyak 43 pelanggan memberikan tanggapan yang sesuai dengan catatan perusahaan, sedangkan satu pelanggan tidak merespons. Untuk mengatasi nonrespons tersebut, auditor menerapkan prosedur alternatif berupa penelusuran pembayaran setelah tanggal neraca dan pemeriksaan dokumen pendukung, seperti faktur, surat jalan, dan bukti penerimaan barang. Hasilnya menunjukkan bahwa piutang tersebut tetap dapat dibuktikan keberadaannya. Selain itu, tidak ditemukan selisih material antara catatan perusahaan dan hasil konfirmasi. Temuan ini menunjukkan bahwa saldo piutang usaha PT DIN telah memenuhi asersi keberadaan dan hak kepemilikan serta disajikan secara andal dalam laporan keuangan. Secara praktis, penelitian ini menegaskan efektivitas konfirmasi positif sesuai SA 505, meskipun temuan masih terbatas pada studi kasus tunggal. Confirmation Procedures to Test the Assertion of the Existence and Ownership Rights of PT DIN Accounts Receivable by KAP JAPP Abstract This study evaluates the implementation of accounts receivable confirmation procedures performed by KAP JAPP at PT DIN to test the assertions of existence and rights. Accounts receivable represent a significant component of financial statements and are particularly vulnerable to misstatement and fraud, while empirical evidence on the application of receivable confirmations in automotive manufacturing companies remains limited. This research employed a descriptive method based on direct observation during an internship program. Of 54 customers, the auditor sent confirmations to 44 and obtained a response rate of 97.7%. A total of 43 customers provided responses consistent with the company’s records, while one customer did not respond. To address this nonresponse, the auditor applied alternative procedures by tracing subsequent cash receipts and examining supporting documents, including invoices, delivery orders, and proof of goods receipt. The results demonstrated that the receivable could still be substantiated. Moreover, no material differences were identified between the company’s records and the confirmation results. These findings indicate that PT DIN’s accounts receivable satisfied the existence and rights assertions and were fairly presented in the financial statements. Practically, this study confirms the effectiveness of positive confirmation procedures in accordance with SA 505, although the findings remain limited to a single-case study context.