cover
Contact Name
Taufik Samsuri
Contact Email
empiric.journal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
empiric.journal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Empiricism Journal
ISSN : -     EISSN : 27457613     DOI : https://doi.org/10.36312/ej
Empiricism Journal was published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes empirical original research papers in the field of education and natural science.
Articles 493 Documents
Determinan Keputusan Partisipasi Petani dalam Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) Junaidi, Sri Hidayati; Sjah, Taslim; Hayati, Hayati
Empiricism Journal Vol. 7 No. 3: September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i3.5757

Abstract

Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) merupakan instrumen manajemen risiko yang dikembangkan pemerintah untuk melindungi petani dari kerugian akibat banjir, kekeringan, dan serangan organisme pengganggu tumbuhan. Namun, tingkat partisipasi petani dalam program ini masih relatif rendah, sementara kajian mengenai partisipasi petani, khususnya pada wilayah pertanian lahan kering, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengelompokkan determinan yang memengaruhi keputusan partisipasi petani dalam AUTP serta menganalisis arah pengaruh dan tingkat konsistensi masing-masing determinan berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode scoping review mengacu pada pedoman PRISMA-ScR. Literatur ditelusuri dari berbagai basis data, yaitu Google Scholar, Garuda, DOAJ, ProQuest, Springer, Frontiers, dan ResearchGate pada periode publikasi 2016–2026. Sebanyak 25 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola dan tema utama yang muncul dalam penelitian terkait. Hasil sintesis menunjukkan bahwa determinan partisipasi petani dalam AUTP dapat dikelompokkan ke dalam empat kategori utama, yaitu faktor sosial-demografis, ekonomi dan agronomis, kelembagaan dan akses informasi, serta persepsi dan risiko perilaku petani. Faktor yang paling konsisten berpengaruh positif adalah tingkat pendidikan, akses informasi dan sosialisasi, peran penyuluh, keanggotaan kelompok tani, pengalaman gagal panen, serta persepsi terhadap manfaat dan risiko AUTP. Sebaliknya, kompleksitas prosedur klaim, persepsi premi yang mahal, adverse selection, dan moral hazard menjadi faktor penghambat utama. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan partisipasi petani memerlukan penguatan literasi, kelembagaan, dan kepercayaan terhadap program. Selain itu, masih terdapat kesenjangan penelitian pada wilayah pertanian lahan kering yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Determinants of Farmers' Decisions to Participate in the Rice Farming Insurance Program Abstract The Rice Farming Insurance Program (AUTP) is a risk management instrument developed by the Indonesian government to protect farmers from losses caused by floods, droughts, and plant pest and disease outbreaks. However, farmer participation in this program remains relatively low, while studies examining farmer participation, particularly in dryland agricultural areas, are still limited. This study aims to identify and classify the determinants influencing farmers’ decisions to participate in AUTP and to analyze the direction and consistency of these determinants based on previous research findings. The study employed a scoping review approach following the PRISMA-ScR guidelines. Literature was collected from several databases, including Google Scholar, Garuda, DOAJ, ProQuest, Springer, Frontiers, and ResearchGate, covering publications from 2016 to 2026. A total of 25 articles meeting the inclusion criteria were analyzed using thematic analysis to identify recurring patterns and key themes across the selected studies. The synthesis revealed that the determinants of farmer participation in AUTP can be grouped into four main categories: socio-demographic factors, economic and agronomic factors, institutional and information access factors, and farmers’ perceptions and behavioral risk factors. The most consistently positive determinants were education level, access to information and socialization activities, the role of agricultural extension agents, farmer group membership, previous crop failure experience, and perceptions of the benefits and risks of AUTP. In contrast, complex claim procedures, perceptions of high insurance premiums, adverse selection, and moral hazard were identified as major barriers to participation. These findings indicate that increasing farmer participation requires strengthening agricultural insurance literacy, institutional support, and trust in the program. In addition, significant research gaps remain regarding dryland agricultural areas, warranting further investigation.
Sistem Rekomendasi Resep Makanan Penutup dengan Input Bahan yang Tersedia Menggunakan Metode Content-Based Filtering Srg, Ginda Maruli Andi; Ulya, Rahmatul; Saleh, Alfa
Empiricism Journal Vol. 7 No. 2: June 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i2.5811

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan remaja, namun fenomena ketidakpercayaan diri (insecurity) akibat berbagai faktor, seperti kesenjangan sosial ekonomi dan tekanan akademik, masih sering ditemukan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepercayaan diri peserta didik sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok berbasis Cinema Therapy, serta menganalisis perubahan kepercayaan diri setelah intervensi pada peserta didik di SMA Negeri 1 Palopo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment tipe One Group Pre-test-Post-test. Sampel penelitian terdiri atas sembilan peserta didik kelas X MIPA 1 yang teridentifikasi memiliki tingkat kepercayaan diri rendah berdasarkan hasil pre-test, dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala kepercayaan diri model Likert dan dianalisis menggunakan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kepercayaan diri meningkat dari 58,33 pada pre-test menjadi 65,44 pada post-test. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,004 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan skor kepercayaan diri sebelum dan sesudah intervensi. Meskipun demikian, mengingat penelitian menggunakan desain tanpa kelompok kontrol dan melibatkan jumlah sampel yang relatif kecil, hasil penelitian perlu diinterpretasikan secara hati-hati. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok berbasis Cinema Therapy berpotensi meningkatkan kepercayaan diri peserta didik dalam konteks kelompok kecil yang diteliti, melalui proses refleksi diri, pengalaman vikarius dari media film, dan diskusi kelompok yang mendukung pengembangan keyakinan diri. Dessert Recipe Recommendation System Based on Available Ingredients Using The Content-Based Filtering Method Abstract The availability of various digital recipe sources does not fully assist users who want to determine dessert recipes based on the ingredients available at home, as recipe searches are generally conducted by searching for specific food names or types. This study develops a web-based dessert recipe recommendation system that not only ranks recipes based on ingredient similarity but also displays the percentage of ingredient matches and the ingredients that are still required by users. The system was developed using the Content-Based Filtering method with the Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) algorithm and Cosine Similarity. The dataset consisted of 150 dessert recipes, while the evaluation used 20 ingredient queries, resulting in 3,000 query-recipe pairs. Recommendation relevance was determined using a rule-based approach, with a minimum threshold of 50% of the user's input ingredients being present in the recipe. System performance was evaluated using a Confusion Matrix with Accuracy, Precision, Recall, F1-Score, and Error Rate as evaluation metrics. The results showed an Accuracy of 86.8%, Precision of 70.7%, Recall of 67.7%, F1-Score of 69.2%, and Error Rate of 13.2%. These results indicate that the system is capable of generating recommendations based on ingredient compatibility with measurable performance. The contribution of this study lies in developing a recipe-matching mechanism that combines TF-IDF and Cosine Similarity-based similarity with information on the proportion of available ingredients and the ingredients that are still required. However, the interpretation of the results should consider that the relevance labels were determined using a rule-based approach and were not independently established through expert or user assessment.
Rekontruksi Pemahaman Konsep Siswa SMP Melalui Konflik Kognitif pada Materi Kubus dan Balok Wijayanti, Reni; Awantagusnik, Annafi
Empiricism Journal Vol. 7 No. 3: September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i3.5951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan respons pemahaman konsep matematis siswa SMP pada materi kubus dan balok melalui wawancara berbasis konflik kognitif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Tahap penjaringan awal melibatkan 20 siswa kelas IX SMP YBPK 1 Tirtoyudo yang telah mempelajari materi kubus dan balok. Berdasarkan hasil tes pemahaman konsep, dua siswa dipilih secara purposif sebagai subjek penelitian, yaitu satu siswa kategori sedang dan satu siswa kategori rendah. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep dan wawancara semi-terstruktur berbasis konflik kognitif, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pemahaman konsep dianalisis berdasarkan enam indikator, yaitu menyatakan ulang konsep, mengklasifikasikan objek, menyajikan representasi matematis, mengembangkan syarat perlu dan cukup, menggunakan prosedur, serta mengaplikasikan konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kategori sedang mengalami perubahan respons terutama pada indikator representasi matematis, syarat perlu dan cukup, serta aplikasi konsep, sedangkan pada indikator menyatakan ulang konsep perubahan belum menunjukkan konsistensi. Siswa kategori rendah menunjukkan perubahan respons pada seluruh indikator yang dianalisis. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan respons tidak berlangsung dengan pola yang sama pada setiap siswa. Karena penelitian hanya menganalisis dua kasus, tidak menggunakan kelompok pembanding, dan tidak melakukan pengukuran retensi, hasil penelitian bersifat kontekstual dan tidak dimaksudkan untuk digeneralisasikan. Reconstructing Junior High School Students’ Conceptual Understanding through Cognitive Conflict in Learning Cubes and Rectangular Prisms Abstract This study aimed to describe changes in junior high school students’ mathematical conceptual understanding of cubes and rectangular prisms through cognitive-conflict-based interviews. The study employed a qualitative case study design. The initial screening involved 20 ninth-grade students at SMP YBPK 1 Tirtoyudo who had previously studied cubes and rectangular prisms. Based on the conceptual understanding test, two students were purposively selected as the main participants: one student in the medium category and one student in the low category. Data were collected through a conceptual understanding test and semi-structured cognitive-conflict-based interviews and were analyzed using the Miles and Huberman model, which included data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. Conceptual understanding was examined through six indicators: restating concepts, classifying objects, representing concepts mathematically, identifying necessary and sufficient conditions, applying appropriate procedures, and applying concepts to problem-solving situations. The findings showed that the medium-category student demonstrated changes mainly in mathematical representation, necessary and sufficient conditions, and concept application, while the response on the concept-restatement indicator did not change consistently. The low-category student showed changes across all six indicators. These findings indicate that changes in responses did not occur in the same pattern for both students. Because the study analyzed only two cases, did not include a comparison group, and did not conduct retention measurement, the findings are context-bound and are not intended to be generalized.
Penerapan Aplikasi BukuWarung dalam Pencatatan Transaksi dan Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Bakmie Ayam Mami Elis Simanjuntak, Febrina; Tamimi, Yusrina Alyani
Empiricism Journal Vol. 7 No. 3: September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i3.5990

Abstract

UMKM Bakmie Ayam Mami Elis belum menerapkan pencatatan transaksi secara sistematis sehingga pemilik mengalami kesulitan dalam memantau arus kas dan menyusun laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan menerapkan apikasi BukuWarung dalam pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM serta mengevaluasi kelayakan penerapannya. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas dua informan, yaitu pemilik UMKM Bakmie Ayam Mami Elis dan pengelola administrasi/kasir, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling karena terlibat langsung dalam pengelolaan usaha, penerimaan kas, serta pencatatan transaksi harian. Instrumen penelitian berupa wawancara semi terstrukur, observasi dan dokumentasi dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles et al, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Evaluasi penerapan BukuWarung dilakukan menggunakan metode TELOS yang mencakup aspek technical, economic, legal, operational dan schedule. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa aspek technical dinilai layak karena aplikasi mudah digunakan dan mendukung pencatatan yang mengacu pada SAK EMKM dan keamanan data, aspek operational layak karena membantu pencatatan transasksi dan penyusunan laporan keuangan secara lebih terstruktur serta aspek schedule layak karena proses adaptasi dan penerapan berlangsung sekitar satu bulan tanpa mengganggu kegiatan operasional. Aplikasi BukuWarung dinilai layak diterapkan pada UMKM Bakmie Ayam Mami Elis dalam mendukung penacatatan transaksi dan pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur. Implementasi of the Warung Book Application In Recording Transactions and Preparing Financial Reports For The Mami Elis Chicken Noodle UMKM Abstract Mami Elis Chicken Noodle MSME has not implemented systematic transaction recording, causing the owner to experience difficulties in monitoring cash flow and preparing financial statements. This study aims to implement the BukuWarung application for recording transactions and preparing financial statements based on SAK EMKM, as well as to evaluate the feasibility of its implementation. The study employed a descriptive qualitative design using a case study method. The research subjects consisted of two informants, namely the owner of Mami Elis Chicken Noodle MSME and the administrative/cashier staff, who were selected using purposive sampling because they were directly involved in business management, cash receipts, and daily transaction recording. The research instruments consisted of semi-structured interviews, observation, and documentation, with data validity strengthened through triangulation. The data were analyzed using the interactive model of Miles et al., which includes data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. The implementation of BukuWarung was evaluated using the TELOS method, covering the technical, economic, legal, operational, and schedule aspects. The evaluation results showed that the technical aspect was considered feasible because the application was easy to use and supported transaction recording referring to SAK EMKM and data security; the operational aspect was feasible because it facilitated more structured transaction recording and financial statement preparation; and the schedule aspect was feasible because the adaptation and implementation process took approximately one month without disrupting operational activities. The BukuWarung application was considered feasible for implementation at Mami Elis Chicken Noodle MSME to support more structured transaction recording and financial management.
Penerapan Statistik Deskriptif dalam Analisis Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Maisuroh, Siti Widiana; Usman, Usman; Herawati, Dian; Waluyo, Edy
Empiricism Journal Vol. 7 No. 3: September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i3.6013

Abstract

Artikel ini merupakan kajian konseptual yang mengilustrasikan penerapan statistik deskriptif sebagai alat bantu analisis hasil belajar siswa sekolah dasar, dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa nilai hasil belajar sering hanya disajikan sebagai angka mentah sehingga pola, kecenderungan pusat, dan sebaran capaian belajar sulit dipahami secara utuh oleh guru. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep dan ukuran-ukuran statistik deskriptif serta mengilustrasikan langkah penerapannya dalam menganalisis hasil belajar siswa, sekaligus menunjukkan bagaimana hasilnya dapat diinterpretasikan untuk kepentingan pedagogis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi literatur (library research) yang disertai simulasi data berupa nilai Ujian Akhir Semester Matematika 30 siswa kelas V sekolah dasar. Data tersebut bersifat ilustratif dan dikonstruksi semata untuk memperjelas prosedur penghitungan rumus, sehingga tidak melalui prosedur pengambilan sampel probabilistik maupun uji validitas-reliabilitas instrumen psikometrik, dan tidak dimaksudkan untuk menggambarkan kondisi nyata siswa di lapangan. Teknik analisis data mencakup penyusunan distribusi frekuensi, penghitungan ukuran pemusatan (mean, median, modus), ukuran penyebaran (rentang, varians, standar deviasi, koefisien variasi), ukuran posisi (kuartil, persentil), serta simulasi analisis ketuntasan klasikal berdasarkan kriteria ketuntasan minimal. Sebagai ilustrasi, hasil simulasi menunjukkan mean sebesar 74,80, median 75,13, modus 74,25, standar deviasi 10,41, koefisien variasi 13,92%, dan ketuntasan klasikal 73,33%, yang mengindikasikan pola distribusi nilai yang relatif simetris dengan keragaman moderat, namun ketuntasan klasikal (simulasi) belum memenuhi standar 75%. Kajian ini menunjukkan bahwa statistik deskriptif dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu analisis bagi guru untuk memetakan capaian belajar dan merancang program remedial maupun pengayaan secara berbasis data. Application of Descriptive Statistics in Analyzing Elementary School Students' Learning Outcomes Abstract This study aims to examine the Nusantara character of Aam Amiruddin’s Al-Hikmah: Contemporary Interpretation of Juz ‘Amma and Al-Hikmah: Contemporary Interpretation of Juz 29 and to formulate analytical dimensions for assessing it. The problem arises from the tendency to identify Nusantara Qur’anic exegesis through the interpreter’s geographical origin, language, or place of publication without explaining how locality operates in the production and communication of meaning. This library-based qualitative study applies content analysis to the introductions of both volumes and eight purposively selected surahs: al-Mulk, al-Mutaffifin, al-‘Adiyat, Quraisy, al-Nasr, al-Lahab, al-Ikhlas, and al-Falaq. The analysis uses four dimensions: production ecology, reader orientation, mediation of transregional exegetical tradition within an Indonesian reader ecology, and the horizon of actualization. Argumentative integrity the traceable relation among text, sources, principles, and applications is treated as a cross-dimensional control criterion. The findings indicate that Al-Hikmah’s Nusantara character is relational. Locality appears through Indonesian preaching, education, publishing, and knowledge networks; through the construction of Indonesian Muslim readers by communicative language, explanation, illustration, and formative orientation; and through the mediation of inherited exegetical sources for contemporary readers. Actualization moves from textual meaning to ethical principles and applications concerning integrity, work, family, communication, monotheism, social relations, and quality of action. The study therefore proposes four analytical dimensions rather than universally validated indicators and positions Al-Hikmah as one contemporary national-popular configuration of Nusantara Qur’anic exegesis.
Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Digital Terhadap Kinerja Admin Petty Cash pada PT ABC Naimah, Lina; Pratiwi, Desyria
Empiricism Journal Vol. 7 No. 3: September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i3.6061

Abstract

Sistem informasi akuntansi berbasis digital memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan petty cash, khususnya pada perusahaan food and beverage yang memiliki intensitas transaksi tinggi dan memerlukan ketepatan, kecepatan, serta pengendalian data keuangan yang baik. Meskipun mampu meningkatkan akurasi pencatatan, efisiensi kerja, dan kepatuhan terhadap prosedur, implementasinya masih menghadapi kendala teknis yang dapat menghambat aktivitas operasional. Selain itu, penelitian mengenai evaluasi sistem informasi akuntansi pada pengelolaan petty cash umumnya masih berfokus pada manfaat sistem, sedangkan kajian mengenai kesesuaian antara teknologi dan kebutuhan kerja admin petty cash masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi berbasis digital, menilai kinerja admin petty cash, serta mengevaluasi kesesuaian sistem menggunakan pendekatan Task Technology Fit (TTF). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan tiga informan yaitu, supervisor, admin petty cash, dan staf IT. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisi menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem telah mendukung proses pencatatan, verifikasi, dan pelaporan petty cash secara lebih terstruktur sesuai kebutuhan pekerjaan admin. Namun, masih ditemukan gangguan server error sebanyak 2 -3 kali dalam satu minggu dengan durasi sekitar 15-30 menit, sehingga waktu penyelesaian pekerjaan yang pada kondisi normal sekitar 1-2 jam dapat meningkat menjadi 3-4 jam ketika terjadi gangguan, Berdasarkan evaluasi menggunakan pendekatan TTF, sistem memiliki tingkat kesesuaian yang baik dengan karakteristik tugas admin petty cash, namun aspek keandalan infrastruktur teknologi masih perlu ditingkatkan agar dukungan sistem terhadap kinerja penggunaan dapat berlangsung secara lebih optimal dan berkelanjutan. Evaluation of the Digital Based Accounting Information System on the Performance of the Petty Cash Administrator at PT ABC Abstract Digital Accounting Information Systems (AIS) play a significant role in supporting petty cash management, particularly in food and beverage companies with high transaction volumes that require accuracy, timeliness, and efficient financial administration. Despite the benefits offered by digital systems, technical issues may still disrupt operational activities. Previous studies have primarily focused on the advantages of accounting information systems, while limited attention has been given to evaluating the alignment between system capabilities and the job requirements of petty cash administrator, and evaluate the system using the Task-Technology Fit (TTF) framework. This research employed a qualitative case study approach involving three key informants: an accounting supervisor, a petty cash administrator, an IT staff member. Data were collected through interviews, observations, and documentation, the analyzed using the Miles and Huberman interactive model with source and technique triangulation to ensure data credibility. The findings indicate that the accounting information system adequately supports transaction recording, verification, and reporting processes in accordance with the administrator’s job requirements. However, server interruptions occurred approximately two to three times per week, lasting 15-30 minutes, which increased task completion time from 1-2 hours under normal conditions to 3-4 hours during system disruptions. Based on the TTF evaluation, the system demonstrates a satisfactory level of alignment with the operational requirements of petty cash management. Nevertheless, improvements in system reliability and IT infrastructure are necessary to ensure more consistent support for users’ performance.
Efektifitas Latihan Dribbling Chase Down dan Sadden Death terhadap Peningkatan Hasil Dribbling Sepak Bola PS. Lingsar Tahun 2026 Haikal, Alqiya Dhanu; Soemardiawan, Soemardiawan; Marzuki, Ismail
Empiricism Journal Vol. 7 No. 3: September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i3.6110

Abstract

Kemampuan dribbling merupakan salah satu teknik dasar yang sangat penting dalam permainan sepak bola, namun kemampuan dribbling pemain PS. Lingsar masih tergolong rendah karena latihan yang diberikan cenderung monoton sehingga kurang mampu meningkatkan keterampilan menggiring bola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas latihan dribbling chase down dan sudden death terhadap peningkatan hasil dribbling pemain sepak bola PS. Lingsar Tahun 2026. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan two group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 22 pemain PS. Lingsar, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan studi populasi (total sampling) yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 11 pemain kelompok latihan chase down dan 11 pemain kelompok latihan sudden death. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan dribbling sepak bola menurut Nurhasan (2001), yang telah banyak digunakan sebagai instrumen pengukuran kemampuan menggiring bola. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan paired sample t-test dengan bantuan program SPSS 20 pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan chase down memberikan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan dribbling (t = 4,891; p = 0,001 < 0,05), sedangkan latihan sudden death juga menunjukkan peningkatan kemampuan dribbling pada pemain setelah diberikan perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan dribbling chase down dan sudden death efektif digunakan untuk meningkatkan hasil dribbling pemain sepak bola PS. Lingsar Tahun 2026.   The Effectiveness of Chase Down and Sudden Death Dribbling Training on Improving the Dribbling Performance of PS. Lingsar Football Players in 2026 Abstract Dribbling is one of the most fundamental technical skills in football, yet the dribbling ability of PS. Lingsar players was considered relatively low due to monotonous training methods that were less effective in improving ball control skills. This study aimed to determine the effectiveness of chase down and sudden death training methods in improving the dribbling skills of PS. Lingsar football players in 2026. This study employed an experimental research design using a two-group pretest–posttest design. The population consisted of 22 PS. Lingsar players. The sampling technique used was total sampling, in which all participants were divided into two groups: 11 players in the chase down training group and 11 players in the sudden death training group. The research instrument was the football dribbling skill test developed by Nurhasan (2001), which has been widely used to assess dribbling performance. Data were analyzed using descriptive statistics, normality testing, homogeneity testing, and a paired-samples t-test with SPSS version 20 at a significance level of 0.05. The results showed that the chase down training method significantly improved dribbling performance (t = 4.891; p = 0.001 < 0.05), while the sudden death training method also demonstrated improvements in players' dribbling skills after the intervention. It can therefore be concluded that both chase down and sudden death training methods are effective in improving the dribbling performance of PS. Lingsar football players.
Pengaruh Latihan Simple Passing Moving Rotasi terhadap Pemain Futsal Kunfath Academy 2025 Irmansyah, Johan; Akhmad, Noor; Abdi, Zaini Ariel
Empiricism Journal Vol. 7 No. 3: September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i3.6112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kemampuan bermain pemain futsal Kunfath Academy Tahun 2025 setelah mengikuti latihan simple passing moving rotasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel terdiri atas 16 pemain yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen mencakup tes akurasi passing, drill pergerakan tanpa bola (moving), dan drill rotasi posisi. Program latihan diberikan selama delapan minggu dengan frekuensi dua kali per minggu atau 16 sesi. Analisis mencakup statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk pada skor selisih, dan uji Wilcoxon signed-rank karena distribusi selisih tidak normal. Rata-rata skor total meningkat dari 43,13 (SD = 1,71) pada pretest menjadi 59,50 (SD = 2,13) pada posttest, dengan peningkatan rata-rata 16,38 poin atau sekitar 37,97%. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan pretest-posttest yang signifikan (p < 0,001). Ringkasan per aspek pada naskah menunjukkan peningkatan passing sebesar 7,0 poin, moving sebesar 4,8 poin, dan rotasi posisi sebesar 5,1 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa setelah program latihan simple passing moving rotasi, kemampuan bermain pemain meningkat secara konsisten. Namun, karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol, hasil lebih tepat ditafsirkan sebagai bukti awal mengenai efektivitas program yang memerlukan pengujian lebih lanjut. Kata kunci: futsal; passing; pergerakan tanpa bola; rotasi posisi; program latihan. The Effect of Simple Passing, Moving, and Rotation Training on the Playing Ability of Kunfath Academy Futsal Players in 2025 Abstract This study examined changes in the playing ability of Kunfath Academy futsal players in 2025 after an eight-week simple passing-moving-rotation training program. A quantitative one-group pretest-posttest design was used with 16 players selected through purposive sampling. The instruments comprised a passing accuracy test, an off-the-ball movement drill, and a positional rotation drill. Training was conducted twice weekly for eight weeks (16 sessions). Data analysis included descriptive statistics, a Shapiro-Wilk normality test of difference scores, and a Wilcoxon signed-rank test because the differences were not normally distributed. The mean total score increased from 43.13 (SD = 1.71) at pretest to 59.50 (SD = 2.13) at posttest, corresponding to a mean increase of 16.38 points or approximately 37.97%. The Wilcoxon test indicated a significant pretest-posttest difference (p < .001). The aspect-level summary in the manuscript reported gains of 7.0 points in passing, 4.8 points in off-the-ball movement, and 5.1 points in positional rotation. These findings show a consistent improvement after the training program. Because no control group was included, the findings should be interpreted as preliminary evidence of program effectiveness rather than a definitive causal estimate.
Analisis Komparatif Proses Pemahaman Masalah Siswa SMP dalamPemodelan Matematika Berdasarkan Gender Mayasari, Febria; Hayuhantika, Diesty
Empiricism Journal Vol. 7 No. 3: September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i3.6190

Abstract

Pemodelan matematika menuntut siswa memahami permasalahan secara mendalam sebelum menyusun model, namun praktik pembelajaran masih menekankan langkah prosedural sehingga tahap memahami masalah (understanding) kurang mendapat perhatian, dan kondisi ini  berpotensi berbeda antara  siswa  laki -laki dan perempuan mengingat adanya perbedaan karakteristik kognitif di antara keduanya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pemahaman masalah siswa SMP kelas VII pada tahap awal pemodelan matematika materi aljabar ditinjau dari gender. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melibatkan enam subjek siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kedungwaru yang terdiri atas tiga siswa laki -laki dan tiga siswa perempuan mewakili kategori kemampuan matematis tinggi, sedang, dan rendah, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan nilai Sumatif Tengah Semester. Data dikumpulkan melalui soal pemodelan matematika dan wawancara semi terstruktur; instrumen dinyatakan valid berdasarkan penilaian ahli (guru dan dosen), sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi metode dengan membandingkan hasil tes dan wawancara. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, mengacu pada empat sub-kompetensi understanding menurut Maaß, yaitu sense-making, recognizing quantities, simplifying, dan making assumptions. Temuan menunjukkan adanya kecenderungan perbedaan pola proses pemahaman masalah antara subjek laki-laki dan perempuan dalam konteks penelitian ini. Penelitian ini memberikan gambaran mendalam mengenai bagaimana gender berkaitan dengan variasi proses kognitif pada tahap awal pemodelan matematika, sehingga dapat menjadi pertimbangan awal dalam perancangan pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan siswa. Comparative Analysis of Junior High School Students' Problem Comprehension Process in Mathematical Modeling Based on Gender Abstract Mathematical modeling requires students to comprehend problems in depth before constructing a model; however, classroom practice still emphasizes procedural steps, leaving the understanding stage insufficiently addressed, a condition that may differ between male and female students given documented differences in their cognitive characteristics. This study aims to describe the problem comprehension process of seventh -grade junior high school  students  at  the  initial stage of  mathematical  modeling  on  algebra  material,  viewed  from a  gender perspective. A qualitative approach with a descriptive design was employed, involving six seventh-grade students at SMP Negeri 3 Kedungwaru, consisting of three male and three female students representing high, moderate, and low mathematical ability categories, selected through purposive sampling based on Mid-Semester Summative Assessment scores. Data were collected through mathematical modeling problems and semi-structured interviews; the instruments were declared valid based on expert judgment (teachers and lecturers), while data trustworthiness was strengthened through methodological triangulation comparing test results with interview transcripts. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing, guided by Maaß's four sub-competencies of the understanding stage, namely sense-making, recognizing quantities, simplifying, and making assumptions. The findings indicate a tendency toward differing patterns of problem comprehension between the male and female subjects within the context of this study. This study offers an in-depth account of how gender relates to variation in cognitive processes at the initial stage of mathematical modeling, which may serve as an initial consideration in designing instruction responsive to students' needs.
Hubungan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar PJOK di SDN 2 Bangkal Yulia, Rina; Basuki, Sunarno; Arifin, Ramadhan
Empiricism Journal Vol. 7 No. 3: September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i3.6203

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor internal yang berkaitan dengan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PJOK. Penelitian terdahulu telah menunjukkan adanya hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar, tetapi bukti empiris pada siswa sekolah dasar dalam konteks pembelajaran PJOK di SDN 2 Bangkal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar PJOK siswa SDN 2 Bangkal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 28 siswa kelas IV dan V yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data motivasi belajar dikumpulkan melalui angket skala Likert yang telah divalidasi oleh ahli, sedangkan data hasil belajar PJOK diperoleh melalui dokumentasi nilai akhir PJOK siswa. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 83,68, sedangkan hasil belajar PJOK berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 83,86. Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dan hasil belajar PJOK dengan r = 0,680 dan p < 0,001. Koefisien determinasi (R²) sebesar 46,24% menunjukkan bahwa variasi hasil belajar PJOK yang berkaitan secara statistik dengan motivasi belajar sebesar 46,24%. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi belajar, semakin baik kecenderungan hasil belajar PJOK siswa. The Relationship Between Students' Learning Motivation and Physical Education Learning Outcomes at SDN 2 Bangkal Abstract Learning motivation is an internal factor related to students’ engagement in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning. Previous studies have reported a relationship between learning motivation and learning outcomes; however, empirical evidence among elementary school students in the context of PJOK learning at SDN 2 Bangkal remains limited. This study aimed to determine the relationship between learning motivation and PJOK learning outcomes among students at SDN 2 Bangkal. The study employed a quantitative approach with a correlational design. The sample consisted of 28 fourth- and fifth-grade students selected using purposive sampling. Learning motivation data were collected through an expert-validated Likert-scale questionnaire, while PJOK learning outcome data were obtained from students’ final PJOK scores documented by the school. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test, and Pearson Product Moment correlation analysis. The results showed that learning motivation was categorized as high, with a mean score of 83.68, while PJOK learning outcomes were categorized as good, with a mean score of 83.86. Pearson correlation analysis showed a positive and significant relationship between learning motivation and PJOK learning outcomes (r = 0.680; p < 0.001). The coefficient of determination (R²) of 46.24% indicates that 46.24% of the variation in PJOK learning outcomes was statistically associated with learning motivation. These findings indicate that higher learning motivation was associated with better PJOK learning outcomes.