cover
Contact Name
Herani Tri Lestiana
Contact Email
herani@syekhnurjati.ac.id
Phone
+6285641552211
Journal Mail Official
altarbiyah@syekhnurjati.ac.id
Editorial Address
Faculty of Tarbiyah and Teachers Training (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Jalan Raya By Pass Sunyaragi Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal)
ISSN : 24426377     EISSN : 27213595     DOI : -
Al-Tarbiyah: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) is a double-blind peer reviewed journal on Education published by the Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Al-Tarbiyah: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) welcomes and accepts qualified original research papers about education which are written by researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world. This journal is published twice a year. Al-Tarbiyah: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) has already had registration numbers of p-ISSN: 2442-6377 and e-ISSN: 2721-3595 issued by the Indonesian Institute of Sciences (LIPI). Al-Tarbiyah journal was inactive during 2016-2018. In 2019 this journal started continuing the publication of Volume 29.
Articles 88 Documents
REVITALISASI MA'HAD AL-JAMI'AH IAIN PEKALONGAN DALAM MENYONGSONG KAMPUS MERDEKA BELAJAR Muhammad Mufid; Jainul Arifin
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 31, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teachers Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.94 KB) | DOI: 10.24235/ath.v31i2.9198

Abstract

Abstrak Kebijakan merdeka belajar kampus merdeka dengan program pertukaran pelajar dan praktik kerja merupakan transformasi refleksi dan aksi dalam tubuh perguruan tinggi keagaman islam. Di satu sisi kebijakan tersebut berupaya merespon era disrupsi dengan meningkatkan mutu lulusan. Di sisi yang yang lain kebijakan tersebut mereduksi distingsi perguruan tinggi keagaman islam sebagai pusat kajian pendalaman ilmu-ilmu keislaman. Untuk itu tujuan dalam penelitian ini adalah mengungkap gerak ma’had al-jami’ah sebagai basis tafaqquh fiddin dalam menyongsong merdeka belajar kampus merdeka pada perguruan tinggi keagamaan islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif library research dengan pendekatan deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan beberapa hal penting. Pertama, Peningkatan Kompetensi lulusan melalui program Dirasah Tahsin al-Qur’an, Dirasah Tahfidz al-Qur’an, Dirasah Kitab Turast, program Praktikum Ibadah-Tilawah, program Pesantren Mitra Mahasantri, program Mahasiswa Cendekia. Kedua, adanya pengintegrasian muatan mata kuliah keilmuan keislaman dalam kebijakan merdeka belajar kampus merdeka. Ketiga, Penguatan mutu lulusan yang kuat dalam metodologi ilmiah dan sikap moderat dalam beragama dengan menjalin koneksi dan kerjasama dengan para ilmuwan, pondok pesantren, forum komunikasi diniyah takmiliyah.Kata kunci: ma’had al-jami’ah, kampus merdeka belajar, perguruan tinggi keagamaan islam Abstract The policy of independent campus freedom to learn through student exchange programs and work practices is a transformation of reflection and action within Islamic religious universities. On the one hand, the policy seeks to respond to the era of disruption by improving the quality of graduates. On the other hand, it reduces the distinction of Islamic religious universities as centers of study to learn Islamic sciences. Because of that, the purpose of this study was to reveal the movement of ma’had al-jami’ah as the basis for tafaqquh fiddin to prepare for independent campus, freedom to learn at Islamic religious universities. This study used a qualitative library research method with an analytical descriptive approach. The results of the study show some important points. First, the improvement of the graduates’ competence through Dirasah Tahsin Al-Qur'an program, Dirasah Tahfidz Al-Qur'an, Dirasah Kitab Turas, Praktikum Ibadah-Tilawah, Pesantren Mitra Mahasantri, and Mahasiswa Cendikia programs. Second, there is integration of the Islamic science content courses in independent campus freedom to learn policy. Third, the reinforcement of graduates’ quality who master scientific methodologies and religious moderation attitudes well by establishing connections and collaborations with scientists, Islamic boarding schools, and diniyah takmiliyah communication. forums.Keywords: ma’had al-jami’ah, independent campus freedom to learn, Islamic religious universities
PENGARUH MANAJEMEN KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS IV Asep Kurniawan
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 29, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teachers Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.893 KB) | DOI: 10.24235/ath.v29i1.5008

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap tentang sejauhmana pengaruh manajemen kelas terhadap hasil belajar siswa pendidikan Agama Islam kelas IV Ali bin Abi Tholib di Madrasah Hidayatus Shibyan Kabupaten Cirebon. Jenis penelitian ialah kuantitatif korelasional dengan pengumpulan datanya melalui angket, dokumentasi lapangan, dan wawancara. Dari hasil penelitian diketahui bahwa berlandaskan hasil pengujian terhadap 17 peserta didik, diketahui bahwa pengaruh manajemen kelas kurang signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam peserta didik. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan korelasi menunjukan bahwa variable x dan y terdapat peningkatan yang tidak berlawanan arah.  Meskipun hasil perhitungan korelasi rendah, tetapi antara varibel x dan y memiliki hubungan yang saling mempengaruhi. Hasil belajar siswa dapat dilihat dari perhitungan tes yang hasilnya 23% persen siswa adalah tergolong predikat sangat rendah. Dengan demikian hipotesis kerja ditolak dan hipotesis nol diterima.Kata kunci: hasil belajar, korelasi, manajemen kelas,  AbstractThe purpose of this study was to reveal the extent to which the influence of classroom management on the learning achievement of Islamic religious education of Ali bin Abi Tholib four graders in Madrasa Hidayatus Shibyan Cirebon Regency. The type of the research was correlational quantitative in which the data collection was conducted through questionnaires, field documentation, and interviews. The results show that according to the test results towards 17 students, it is found that that the influence of classroom management is less significant on the learning outcomes of students’ Islamic Religious Education. It is revealed by the result of correlational calculation showing that variables x and y present improvement in an opposite direction.  Although the result of the correlational calculation is low, between variables x and y there is a mutually influential relationship. Students’ learning outcomes can be seen from the calculation of the test showing that 23% percent of students belongs to very low category. Therefore, the working hypothesis is rejected and the null hypothesis is accepted.Keywords: learning achievement, correlation, classroom management
REPRESENTASI NILAI KARAKTER PADA LIRIK LAGU PESAWAT KERTAS 365 HARI JKT48 Wisnu Hatami
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 31, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teachers Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.179 KB) | DOI: 10.24235/ath.v31i1.8387

Abstract

AbstrakPendidikan karakter merupakan hal yang selalu diperhatikan dalam dunia pendidikan Indonesia. Terdapat banyak sumber penelitian yang dapat dijadikan referensi dalam pendidikan karakter. Salah satunya adalah lagu. Lagu merupakan sarana yang efektif untuk membawa pesan. Biasanya terdapat makna yang ingin disampaikan pencipta lagu kepada pendengarnya. Tidak terkecuali makna yang berkaitan dengan nilai karakter. Salah satu lagu yang memiliki nilai karakter adalah lagu JKT48 berjudul Pesawat Kertas 365 Hari. Penelitian ini dilakukan untuk menggali nilai-nilai karakter yang terdapat pada lirik lagu. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretative dengan metode analisis semiotika model Charles Sanders Peirce yang menganalisis tanda, objek dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan nilai karakter yang terdapat dalam lagu ini yaitu mandiri, kerja keras, rasa ingin tahu, peduli sosial, bersahabat, religius, disiplin, percaya diri, menghargai prestasi, tanggungjawab, cinta damai, kreatif, dan peduli lingkungan. Nilai-nilai ini adalah nilai yang berusaha ditampilkan oleh pencipta lagu untuk menujukkan bahwa manusia harus memiliki semangat dalam menghadapi segala ujian yang datang. Lagu ini memberi pesan bahwa saling tolong menolong sesama manusia merupakan kebaikan yang perlu dilakukan. Hal ini sesuai dengan ciri masyakat Indonesia yang gemar tolong menolong dan bergotong-royong. Selain itu, adanya nilai karakter dalam lagu ini menunjukkan lagu ini dapat menjadi alternatif media pembelajaran untuk menunjang mata pelajaran di sekolah. Mata pelajaran seperti Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Seni Musik dan mata pelajaran lain dapat menggunakan lagu ini sebagai sumber pembelajarannya
KEMAMPUAN MENULIS AL-QUR’AN SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH MELALUI STRATEGI PRACTICE REHEARSAL PAIRS Ulfah ulfah; Dadan Fitria Ramdhan; Dede Rohaniawati
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 30, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teachers Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.723 KB) | DOI: 10.24235/ath.v30i2.6938

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan kemampuan menulis Al-Qur’an antara siswa yang menggunakan pembelajaran dengan strategi practice rehearsal pairs dengan siswa yang menggunakan pembelajaran metode imla’ pada kelas III MI Cahaya Kota Cimahi. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen atau eksperimen semu. Desain yang digunakan adalah the two-group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di MI Cahaya Kota Cimahi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan tes uraian yang sesuai dengan indikator kemampuan menulis Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara siswa yang menggunakan strategi practice rehearsal pairs dan yang menggunakan metode imla’ dinyatakan terdapat perbedaan. Strategi practice rehearsal pairs memiliki peranan yang cukup besar dan signifikan terhadap kemampuan menulis Al-Qur’an. Penerapan strategi practice rehearsal pairs dalam proses menulis Al-Qur’an mempunyai keunggulan yaitu menumbuhkan keaktifan, kemandirian dalam belajar, partisipasi dan kreativitas siswa.Kata kunci: Strategi Practice Rehearsal Pairs, Kemampuan Menulis Al-Qur’an  AbstractThis study aimed to find out how the difference in the ability to write Al-Qur'an between students using learning with practice rehearsal pair strategy with students using imla’ learning method in the third grade of MI Cahaya Cimahi City. This research was a quasi-experimental or quasi-experimental research. The design used was the the two-group pretest-posttest design. The sample in this study were all grade III students at MI Cahaya Cimahi City. The instrument used was the observation sheet and test description in accordance with the indicators of the ability to write the Qur'an. The results show that between students who apply the practice rehearsal pair strategy and those who apply the imla’ method there are differences.  The practice rehearsal pair strategy has a crucial and significant role in the ability to write the Qur'an. The application of the practice rehearsal pair strategy in the process of writing the Qur'an has the advantage of growing students’ activeness, independent learning, participation and creativity. Keywords: practice rehearsal pair strategy, writing Al-Qur’an skills
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM KELUARGA DI ERA INDUSTRI 4.0. Syifauzakia Syifauzakia
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 30, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teachers Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.593 KB) | DOI: 10.24235/ath.v30i2.7347

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini agar orang tua memahami konsep pendidikan anak usia dini dalam keluarga, orang tua dapat mengetahui kompetensi-kompetensi apa saja yang harus dikembangkan pada anak di era revolusi industri 4.0, dan orang tua juga dapat mengetahui cara mendidik anak usia dini di era revolusi industry 4.0.  Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan, dan teknik analisis data menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian yang didapatkan pendidikan anak usia dini dalam keluarga akan berjalan dengan baik jika orang tua memahami kewajiban dan tanggung jawabnya terhadap anak, memahami kebutuhan dasar anak, dan memahami aspek perkembangan anak usia dini. Kompetensi yang dibutuhkan oleh anak di era industri 4.0. tersebut antara lain: 1) berpikir Kritis, 2) komunikasi, 3) kerjasama, 4) kreatif, 5) kepemimpinan, 6) berkarakter yang terpuji, 7) literasi baca tulis; 8) literasi numerasi; 9) Literasi sains; 10) literasi digital, 11) literasi budaya dan kewargaan; 12) literasi finansial. Mendidik anak usia dini dalam keluarga di era industri 4.0 orang tua dapat mengembangkan kompetensi-kompetensi dengan cara: 1) melatih berpikir kritis; 2) menjalin komunikasi yang baik dan efektif; 3) melibatkan anak dalam kegiatan rumah tangga; 4) membebaskan anak bermain; 5) melatih kepemimpinan; 6) menanamkan nilai karakter yang terpuji; 7) mengenalkan enam kemampuan literasi.Kata kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan dalam Keluarga, Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0   AbstractThe purpose of this study is that parents understand the concept of early childhood education in the family, parents can find out what competencies should be developed in children in the era of the industrial revolution 4.0, and parents can also find out how to educate early childhood in the era of the industrial revolution. 4.0. The method used in this research is library research, and the data analysis technique uses the content analysis method. The research results obtained that early childhood education in the family will run well if parents understand their obligations and responsibilities towards children, understand children's basic needs, and understand aspects of early childhood development. Competencies needed by children in the industrial era 4.0. These include: 1) critical thinking, 2) communication, 3) cooperation, 4) creative, 5) leadership, 6) commendable character, 7) literacy in literacy; 8) numeracy literacy; 9) scientific literacy; 10) digital literacy, 11) cultural and civic literacy; 12) financial literacy. Educating early childhood in families in the industrial era 4.0 parents can develop competencies by: 1) training critical thinking; 2) establish good and effective communication; 3) involving children in household activities; 4) freeing children to play; 5) training leadership; 6) instilling a commendable character value; 7) introduce six literacy skills.Keywords: Early Childhood Education, Education in The Family, Education in The Industrial Revolution Era 4.0
EKSISTENSI BUKU PAKET BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH: PERTIMBANGAN GURU DALAM MEMILIHNYA Edy Waloyo
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 30, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teachers Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.494 KB) | DOI: 10.24235/ath.v30i1.6479

Abstract

AbstrakBuku Paket adalah sumber belajar utama dalam proses pembelajaran di sekolah karena belum tersedianya fasilitas pendukung yang baik untuk mengakses sumber belajar secara online. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pertimbangan guru dalam memilih buku paket Bahasa Inggris yang berkualitas berdasarkan profil, konten dan kesesuain dengan kurikulum. Sampel penelitian ini adalah empat guru yang berasal dari MTsN dan MAN Kota Cirebon. Pendekatan yang dipakai adalah deskriptif kualitatif. Sedangkan data yang digunakan adalah wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para guru memiliki pertimbangan yang positif dalam memilih buku paket. Meraka mempertimbangkan kebutuhan siswa, kesesuaian materi dengan agama, budaya lingkungan, dan dengan KI dan KD dalam silabus. Hal ini menujukkan bahwa eksistensi buku paket di sekolah masih dibutuhkan dan bergantung pada kemampuan guru dalam memilih buku paket yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memperkaya pengetahuan dalam memilih buku paket bahasa inggris yang berkualitas baik.Kata kunci: buku paket, sumber belajar, pertimbangan guru, kebutuhan siswa  AbstractA textbook is the main source in the teaching and learning process because schools still lack of facilities to access online sources. Hence, the aim of this research was to investigate the teachers’ consideration in selecting qualified English textbook based on profile, content, and appropriateness with the curriculum. Four teachers from MTsN and MAN in Cirebon were recruited as participants in this research. The method of the research was descriptive qualitative. Interview and analyzing document were used to collect the data. The result of the research shows that the teachers have positive consideration in selecting textbook at school. They consider the students’ needs, the appropriateness of the content with religion, culture, environment, and KI and KD in the syllabus. It means that the existence of textbook at school is still needed and depends on the teachers’ ability in selecting which is suitable with students’ needs. Hopefully, this research is able to enrich the knowledge in selecting qualified English textbook Keywords: Textbook, learning source, teachers’ consideration, students’ needs
KUALITAS LKPD ELEKTRONIK KONSEP EKOSISTEM JENJANG SMA BERBASIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS Fitriani Fitriani; Muhammad Zaini; Kaspul Kaspul
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 31, No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teachers Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.557 KB) | DOI: 10.24235/ath.v31i2.9255

Abstract

AbstrakKemampuan peserta didik untuk berpikir kritis, menguasai teknologi dan informasi, berkomunikasi, berkolaborasi, dan menghubungkan ilmu dengan dunia nyata perlu ditekankan pada pembelajaran abad ke-21. Pembelajaran jarak jauh dilaksanakan sebagai suatu upaya untuk mengurangi tingkat penyebaran Covid-19 di Indonesia. Bahan ajar yang dapat digunakan oleh guru untuk mengatasi masalah pembelajaran jarak jauh salah satu nya yaitu Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (LKPD-e). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas LKPD-e pada konsep Ekosistem berdasarkan kepraktisan harapan dan keefektifan harapan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan desain Evaluasi Formatif Tessmer. Subjek uji validasi adalah tiga orang ahli, subjek uji perorangan adalah tiga orang peserta didik kelas X SMA dan subjek uji kelompok kecil adalah empat orang peserta didik kelas X SMA. Data kepraktisan harapan diperoleh dari lembar instrumen dengan memberikan respon Ya/Tidak dan keefektifan harapan diperoleh dari lembar penilaian keterampilan berpikir kritis melalui tugas dalam LKPD-e. Hasil penelitian kepraktisan harapan menunjukkan kategori sangat baik dan keefektifan harapan juga menunjukkan kategori sangat baik berdasarkan keterampilan berpikir kritis peserta didik (interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi dan pengaturan diri).Kata kunci: Ekosistem, Keterampilan Berpikir Kritis, LKPD Elektronik, Penelitian Pengembangan AbstractStudents’ abilities to think critically, master technology and information, communicate, collaborate, and connect knowledge to the real word need to be emphasized in 21st century learning. Distance learning is carried out as an effort to reduce the spread of Covid-19 in Indonesia. One of the teaching materials that can be used by teachers to solve distance learning problem is Electronic Student Worksheet (e-LKPD). This study aimed to describe the quality of e-LKPD on the Ecosystem concept based on practicality expectation and effectiveness expectation. This research was a development research using the Tessmer Formative Evaluation design. The subjects for validation test were three experts, the subjects of individual test were three Grade X high school students and small group subject test involved four grade X high school students. Expected praticality data were obtained from the Yes/No questionnaire and the effectiveness data were obtained from students’ critical thinking skill assessment in e-LKPD. The results of the practicality expectation research show a very good category based on the students’ responses and the effectiveness expectation also shows a very good category based on students’ critical thinking skill (interpretation, analysis, evaluation, inference, explanation and self-regulation).Keywords: Ecosystem, Critical Thinking Skill, Electronic Student Worksheet, Development Research
MOTIVASI BELAJAR SISWA, PENGGUNAAN DESAIN DAN MEDIA PEMBELAJARAN DI KELAS 1 MADRASAH IBTIDAIYAH Imroatul Fatihah
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 29, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teachers Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.144 KB) | DOI: 10.24235/ath.v29i1.5031

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap secara mendalam tentang motivasi belajar, penggunaan desain dan media pembelajaran di kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Kota Cirebon. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian menggunakan observasi mendalam, wawancara mendalam yang tidak terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penampilan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa kelas 1A MI Salafiyah dalam banyak pembelajaran masih terasa sangat kurang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran dan desain pembelajaran yang menarik dan bervariasi. Dalam pembelajaran siswa merasakan kejenuhan. Hal ini ditunjukkan dengan hanya sebagian kecil siswa saja yang antusias sampai akhir pembelajaran.Kata kunci: Motivasi Belajar, Desain Pembelajaran, Media Pembelajaran  AbstractThe purpose of this study was to reveal deeply about learning motivation, the use of learning design and media in grade 1 Salafiyah Islamic Junior High School Cirebon City. The research used a qualitative approach. The research instruments were in-depth observation, unstructured in-depth interviews, and documentation. Analysis techniques were performed by collecting data, reducing data, displaying data, and drawing conclusions. The results show that learning motivation of the grade 1 students of Salafiyah Islamic Junior High School in a lot of learning is still lacking. It is caused by the lack of use of attractive and varied instructional media and learning designs. Students got bored during the learning. It was indicated by only few students who were enthusiastic until the end of the lesson. Keywords: Learning Motivation, Learning Design, Learning Media
MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DENGAN METODE ROLE PLAYING Eka Yulia Wijayanti
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 31, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teachers Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.956 KB) | DOI: 10.24235/ath.v31i1.8494

Abstract

AbstrakBerdasarkan AKPD (Analisis Kebutuhan dan Permasalahan Peserta Didik), diperoleh data bahwa sebagian besar peserta didik memilih untuk memberikan jawaban tertutup atau menjadi pendengar pasif, serta tidak mau bertanya khususnya dalam proses pembelajaran. Peserta didik kurang percaya diri dalam menyampaikan pemikiran yang tersirat. Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kepercayaan diri peserta didik melalui layanan penguasaan konten dengan metode role playing. Penelitian ini merupakan PTBK (Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling). Penelitian dilakukan sebanyak dua siklus. Post-tes siklus I menunjukkan hasil 7% sangat tinggi, 93% tinggi, 0% rendah, dan 0% sangat rendah. Post test siklus II menunjukkan hasil 21% sangat tinggi, 79% tinggi, 0% rendah, dan 0% sangat rendah. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri dapat ditingkatkan melalui layanan penguasaan konten dengan metode role playing.Kata kunci: layanan penguasaan konten, role playing, percaya diri  AbstractBased on AKPD (Analysis of the Students' Needs and Problems), data obtained showed that most of the students preferred giving closed-ended answers or being passive listeners, and did not want to ask questions, especially in the learning process. Students lacked confidence to convey implied thoughts. This research aimed at knowing the improvement of students’ self-confidence through content mastery services with role playing method. This research was a PTBK (Counseling Guidance Action Research). The research was conducted in two cycles. The post-test cycle I showed the results of 7%, 93%, 0% and 0% belonging to the categories of very high, high, low, and very low respectively. The the post test cycle II showed the results of 21%, 79%, 0% and 0% belonging to the categories of very high, high, low, and very low respectively. This implies that self-confidence can be enhanceds through content mastery services with role playing method.Keywords: content mastery service, role playing, self-confidence
PENANAMAN TOLERANSI ANTARUMAT BERAGAMA DI PESANTREN MAHASISWA Andit Triono; Desinta Setiani
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 30, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teachers Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.135 KB) | DOI: 10.24235/ath.v30i1.6200

Abstract

AbstrakToleransi merupakan sebuah konsep tentang kesadaran manusia ntuk menerima, mengikuti dan mengapresiasi orang lain dalam setiap aspek, seperti ide, kepercayaan, ajaran, dan lainnya yang mungkin berbeda. Tujuan utama dari konsep ini adalah untuk membuat harmonitas hidup manusia. Terkait dengan kondisi negara ini, serta dengan melihat kondisi keberagaman yang luas. Hasilnya kita membutuhkan agen toleransi antarumat beragama, salah satunya melalui pendidikan pesantren mahasiswa. Pesantren jenis baru ini menghususkan diri pada ranah mahasiswa dalam mengembangkan pemahaman keagamaan para santri. Oleh sebab itu, penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui proses penanaman toleransi antarumat beragama bagi para mahasiswa yang menjadi santri di pesantren khusus bagi mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif di Pesantren Mahasiswa An Najah. Hasil penelitian ini adalah bahwa Pesantren Mahasiswa An Najah mengembangkan pemahaman santrinya akan toleransi antarumat beragama melalui dialog antaragama dan pelibatan dalam kegiatan antaragama.Kata Kunci: Dialog Antaragama, Toleransi, Pesantren Mahasiswa, Kerukunan  AbstractTolerance is a concept about human awareness to accept, allow and appreciate the others in every aspect such as idea, belief, thought, etc., which are probably different. The main purpose of the concept is to make a life harmony among the humans.  Related to this country condition and considering the various diversity. Interreligious tolerance agencies are needed. One of them is through the education of university students' Islamic boarding schools. These new kind of Islamic boarding schools specialized in students to develop their religious understanding. Because of that, this study was done to know deeper about the internalization process of inter-religious tolerance for university students becoming students in the Islamic boarding schools. This study was a qualitative research with descriptive analysis model done in Islamic boarding school for university students, An Najah Purwokerto. The result of the study shows that Islamic boarding school for university students, An Najah develops its students' understanding on interreligious tolerance through interreligious dialogues and interreligious activity involvement. Keyword: Inter-religious Dialogue, Tolerance, Pesantren Mahasiswa, Harmony