cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH JUMLAH GENANGAN AIR GAMBUT TERHADAP KUAT TEKAN BETON ADUKAN KERING Santoso, Dwi; ., Herwani; Budi, Gatot Setya
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.2800

Abstract

Tulisan ini menyajikan hasil percobaan tentang pengecoran dengan menuangkanbeton adukan kering (f.a.s 0,3 dari kebutuhan air beton normal) kedalam cetakan yang terdapat genangan air gambutdengan tinggi bervariasi yaitu 25%, 50%, 75% dan 100% dari tinggi cetakan. Benda uji yangdibuat berbentuk silinder dengan 15 cm, dan tinggi 30 cm.Tujuan untuk mengetahui kuat tekan dan pengaruh terhadap tinggi genangan air gambutpada bekisting (silinder). Pengujian / pengetesan meliputi uji kuat tekan. Dalam pembuatan benda ujimetode yangdigunakan yaitu Metode ACI. Mutu beton yang direncanakanadalah fc?= 25 MPa. Dari hasil penelitian nilai kuat tekan rata-rata umur beton 28 hari beton adukan kering denganvariabel genangan air gambut, didapat nilai kuat tekan karakteristik 10,48 MPa ; 5,09 MPa ; 3,56 MPa ; dan2,40 MPa. Bila dibandingkan dengan beton normal air gambuttanpa genangan terjadi penurunan 56,70 % ; 78,50 % ; 81,94 % ;88,19 %. Kata-kata kunci: genangan, airgambut, kuat tekan beton, beton adukan kering
RANCANGAN DATABASE MANAJEMEN MATERIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL IBIS PONTIANAK) Cahya, Ryan Dwi; Mulyani, Endang; Indrayadi, M.
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v4i4.21188

Abstract

Material merupakan salah satu sumber daya yang terpenting yang nilainya mempunyai persentase cukup besar dari total biaya proyek dalam suatu proyek konstruksi. Penerapan sistem manajemen material yang kurang tepat, dapat berakibat buruk bagi finansial perusahaan dan kemajuan pelaksanaan proyek seperti material yang akan digunakan tidak tersedia, rusak, berlebihan, dan sulit dicari karena penyimpanan material tidak teratur. Untuk itu, suatu proyek konstruksi perlu dilakukan suatu manajemen dengan merancang sistem pengelolaan material berbasis database. Sehingga, dengan dibangunnya rancangan sistem manajemen material berbasis database dapat memberikan kemudahan memperoleh informasi yang diperlukan dalam pengendalian material. Rancangan ini diawali dengan mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan manajemen material dari perusahaan konstruksi PT. Citra Contractor Hasaja (Persero) pada Proyek Pembangunan Hotel Ibis Pontianak. Metode yang digunakan dalam rancangan ini menggunakan metode terstruktur yaitu dengan menjelaskan tentang DFD, Diagram Konteks, ERD dan Tabel Relasi. Desain rancangan ini berupa rancangan konseptual dan berfokus pada pengadaan, penerimaan, pengeluaran, dan pelaporan material tiap periodenya. Adapun dari hasil penelitian ini didapat bahwa dengan adanya sistem rancangan berbasis database ini dapat memudahkan penyimpanan data dan mempercepat pengolahan pencarian data, sehingga informasi dapat diperoleh dengan mudah dan pelaporan-pelaporan logistik dapat dibuat dengan cepat dan tepat.  Kata Kunci : material, manajemen material, sistem database
PENJADWALAN DAN PENGENDALIAN MATERIAL DALAM PELAKSANAAN MULTIPROYEK KONSTRUKSI Sulistyo, Andry; ., Indrayadi; ., Rafie
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.10405

Abstract

Penjadwalan dan pengendalian sumber daya material biasanya terjadi pada lingkungan multiproyek di mana permintaan dari sebuah proyek harus rekonsiliasi dengan kebutuhan dari proyek lain. Maka dari itu organisasi harus bisa mengembangkan dan mengelola sistem secara efektif dan efisien dalam pengendalian materialnya. Sistem harus dinamis dan mampu mengakomodasi proyek baru dan juga mengalokasi kembali sumber daya material begitu pekerjaan proyek diselesaikan. Fokus dalam penelitian ini adalah membuat suatu konsep sistem penjadwalan dan pengendalian material dalam pelaksanaan multiproyek konstruksi (bangunan gedung/perumahan). Dalam proses pembentukan konsep sistem ini, penulis mengumpulkan data-data dengan menggunakan studi literatur dan juga wawancara secara informal kepada narasumber. Konsep sistem dibuat dalam bentuk diagram alir data dan beberapa format-format yang diperlukan di dalam sistem penjadwalan dan pengendalian material dalam pelaksanaan multiproyek konstruksi. Sistem penjadwalan dan pengendalian material untuk multiproyek yang telah didisain ini akan menjadi alat yang akan sangat berguna dalam proses manajemen material di perusahaan kontraktor yang sedang menjalankan atau melaksanakan beberapa proyek baik itu dalam satu lokasi maupun di lokasi-lokasi berbeda. Kata-kata kunci: penjadwalan, pengendalian, material, multiproyek
KAJIAN KEKUATAN ELEMEN STRUKTUR PELENGKUNG RANGKA BAJA MENERUS PADA JEMBATAN UTAMA TAYAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT Septiadi, Ulfa; ., Elvira; ., Aryanto
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.6346

Abstract

Jembatan merupakan suatu konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan-rintangan seperti lembah yang dalam, alur sungai, danau, saluran irigasi, kali, jalan kereta api, jalan raya melintang yang tidak sebidang, dan lain sebagainya. Dalam penyusunan Tugas Akhir ini dilakukan perhitungan pada struktur atas jembatan utama tayan yang melintasi sungai kapuas di Provinsi Kalimantan Barat. Jembatan utama tayan merupakan jembatan rangka baja menerus dengan struktur pelengkung di atasnya. Jembatan utama tayan ini memiliki bentang total 350 m.Peraturan pembebanan yang dipakai dalam perencanaan ini mengacu pada RSNI T-02-2005 yang merupakan pedoman peraturan untuk merencanakan sebuah jembatan. Adanya peraturan pembebanan dimaksudkan untuk memberikan saran dalam perencanaan jembatan di Indonesia yang dapat menjamin tingkat keamanan dan tingkat penghematan yang dapat diterima struktur jembatan. Perhitungan pada struktur atas jembatan mengacu pada peraturan LRFD – AISC.Tahap awal analisa perhitungan dalam tugas akhir ini adalah pengumpulan data perencanaan awal. Kemudian dibuat pemodelan struktur menggunakan program SAP2000 serta memasukkan data dimensi profil dan mutu baja yang digunakan. Setelah itu dibuat pemodelan pembebanan dan kombinasi pembebanan berdasarkan RSNI T-02-2005. Setelah dianalisa oleh program SAP2000 dan didapatkan gaya-gaya dalam dan momen yang bekerja, kemudian dihitung analisa kapasitas penampang terhadap berbagai kondisi batas layan yang menentukan. Kata-kata kunci:jembatan, rangka baja, struktur pelengkung
IDENTIFIKASI TITIK KEMACETAN DAN ALTERNATIF PENANGANANNYA DI KECAMATAN PONTIANAK TIMUR, PONTIANAK SELATAN, PONTIANAK TENGGARA FENDI, GUSTAF SAPTO; SULANDARI, ETI; ., SAID
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.7313

Abstract

Growth and development of the city have an impact on the problem of traffic systems. The impact associated with the influence of road capacity and traffic volume, which can cause traffic congestion problem. From 3 districts who studied the East Pontianak, Pontianak South, Southeast Pontianak there are 9 point jam, and 2 of them experienced severe congestion that is the intersection of Jalan Sultan Hamid II - Jalan Imam snag - Way Hero - Road Tanjungpura and U-Turn at the next gas station OSO segment Ahmad Yani street. The purpose of this paper is to identify the point - the point of congestion and causes congestion in the districts East Pontianak, Pontianak South, and Southeast Pontianak so may submit management plans and programs of action plans that can be done to address the problem of traffic congestion in the district of East Pontianak, South Pontianak, Pontianak and Southeast for now.  In this study, the data obtained by several agencies that BPS and POLRESTA city of Pontianak. The survey has been carried out, namely traffic volume survey conducted on Sunday (17 November 2013), on Monday (18 November 2013), in the morning at 6:00 a.m. to 9:00, lunch at 11:00 to 14:00, afternoon at 4:00 p.m. to 18:00 pm. The geometric survey conducted on Sunday (24 November 2013) .From these survey results taken 2 points were considered to be the most severe congestion that will be calculated and analyzed so that it will acquire the capacity and degree of saturation. The degree of saturation can be used as an indicator of the level of performance of an intersection and road segment. Where the degree of saturation can directly determine the performance of a road. Based on Indonesian Highway Capacity Manual for urban roads in 1997, requires the degree of saturation does not exceed 0.85. Based on the results obtained in 2013 the degree of saturation at Jalan Sultan Hamid II is 0.87, Jalan Imam Bonjol of 0.95, 0.70 at Jalan Pahlawan, Jalan Tanjungpura of 0.89 and a U-Turn at the next gas station OSO road Ahmad Yani direction Roundabout to Untan ie 0:56, 0:57 direction to the PCC that although the degree of saturation of <0.85 but the area can be said to be congested due to the long queue of vehicles that will pass through the U-Turn, disrupt traffic flow on the road Ahmad Yani. This indicates that in 2013 the 2 point of congestion experienced traffic problems. For those reasons, given the alternative solution is to operationalize back Public Transport Buses in particular, so as to reduce the degree of saturation in the region studied.     
DESAIN RENCANA UNDERPASS SEBAGAI JALUR ALTERNATIF PENGENDARA SEPEDA MOTOR DAN PRASARANA PENYEBERANGAN PEJALAN KAKI Zainudin, -; Widodo, Slamet; Mayuni, Siti
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v5i1.24244

Abstract

Kebutuhantransportasibagimasyarakat Kota Pontianak yang semakinmeningkatmenyebabkansemakinbanyak pula kebutuhanprasaranagunamemberikanaksespelayanan yang baik. Sebagai prasarana pendukung, transportasi harus mendapatkan pelayanan yang baik sehingga diperoleh sistem pergerakan yang efektif dan efisien bagi pengguna transportasi. Underpass merupakansalahsatuprasarana yang mendukunguntukmewujudkanhalinidimanaprasaranainitermasuksalahsatudaribagianjalanbebashambatan juga secaratidaklangsungmemberikanpelayanandankeamanan yang baikbagipejalan kaki maupunpenggunakendaraansepeda motor yang melintasiBundaranTuguDigulisJalan Ahmad Yani.  Padapenelitianini, jumlahkendaraanpadajalan minor jalur 1, jalur B, jalur 3 danjalur D yang menghubungkankawasankampusUniversitasTanjungpuramencapai 18.473 s/d 29.559 kendaraaan/haridimanajikaarus minor menyentuhangkalebihdari 12.000 kendaraan/harimenuruthirarkinyaharuslahdigunakanjalantaksebidang. Sedangkanuntukfasilitaspenyeberangan, jumlahpejalan kaki dankendaraanarus mayor dapatdilihatpadahubungan P.V2dengannilaitertinggi 2,00 x 109dimananilai yang lebihdari 2,00x 108tersebutmemenuhisyaratdalampenentuanjenisfasilitaspenyeberangan.Berdasarkanhasilperhitunganjumlahkendaraansepeda motor yang melintasijalan minor maupunpejalan kaki yang melintaspadaBundaranTuguDigulismenurutkriteriadesainnya, Underpass untukpengendarasepeda motor danpejalan kaki inididapatkanhasillebardimensimasing-masingadalah 4,5 m dan 1,5 m. 
ANALISIS KOMBINASI PRELOADING MEKANIS DAN ELEKTROKINETIS TERHADAP KUAT GESER TANAH LUNAK PONTIANAK ., Irfiansyah; ., Rustamadji; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v3i2.8733

Abstract

Tanah lunak menutupi sebagian besar wilayah Kota Pontianak dan daerah pesisir. Secara umum tanah lunak mempunyai sifat geoteknis yang kurang menguntungkan bagi konstruksi, yaknimemiliki kuat geser yang sangat rendah. Rendahnya kuat geser sangat membatasibebanyang bekerja di atasnya. Mengatasi permasalahan geoteknis tersebut diperlukan upaya perbaikan tanah, pada tulisan ini perbaikan tanah dilakukan dengan mengkombinasikan metode preloadingdan metode elektrokinetik. Pengujian elektrokinetik dilakukan dilaboratorium dengan model uji berupa tabung pipa PVC panjang 19cm dan diameter 15cm dengan menggunakan 5 batang lidi. Pengujian dilakukan untuk melihat pengaruh dari besar arus listrik dan preloading yang diberikanselama pengujian elektrokinetik, serta pengarunya terhadap sifat fisik dan mekanis tanah setelah pengujian. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa, kadar air setelah pecobaan mengalami penurunan, penurunan kadar air sampel A1 sebesar 1,15%, A2 sebesar 4,72%, A3 sebesar 6,59%, B1 sebesar 2,96%, B2 sebesar 3,57%, B3 sebesar 8,78% dan B4 sebesar 11,60%. Penurunan kadar ini berpengaruh terhadap meningkatnya berat volume tanah, berat volume tanah tersebut masing-masing untuk sampel A1 sebesar 1,481 gr/cm3, A2 sebesar 1,515 gr/cm3, A3 sebesar 1,522 gr/cm3, B1 sebesar 1,491 gr/cm3, B2 sebesar 1,507 gr/cm3, B3 sebesar 1,529 gr/cm3 dan B4 sebesar 1,536 gr/cm3. Modulus elastisitas tanah berbanding lurus dengan daya dukung tanah, semakin besar daya dukung tanah maka semakin besar pula nilai modulus elastisitas tanah tersebut. Arus listrik dan preloading yang diberikan berpengaruh terhadap kuat geser tanah dan daya dukung tanah, semakin besar arus listrik  dan semakin lama preloading maka semakin besar pula peningkatan nilai kohesi, sudut geser dalam dan daya dukung tanah. Kombinasi preloading dan elektrokinetik mempunyai pengaruh yang paling besar yaitu sampel yang diberikan perlakuan preloading selama 5 hari bersamaan diberikannya arus listrik sebesar 30 mA setelah itu dilanjutkan dengan tegangan bertambah, persentase peningkatan kohesi dan sudut geser dalam tanah tersebut masing-masing ialah sebesar 23,6869% dan 17,3277%, sedangkan peningkatan daya dukungnya sebesar 86,2264%. Penggunaan arus listrik 15 mA mengalami peningkatan daya dukung lebih besar dibandingkan dengan preloading0,01 kg/cm2 yang dibiarkan selama 5 hari maupun 10 hari,peningkatannyamasing-masing sebesar 48,60%, 34,02% dan 36,13%. Katakunci :Kuat geser tanah, elektrokinetik, preloading.
KAJIAN PERENCANAAN AKSESIBILITAS INFRASTRUKTUR KAWASAN PERBATASAN KABUPATEN SINTANG (STUDI KASUS KECAMATAN KETUNGAU HULU) Simbolon, Ferdy Setiady; Kadarini, S Nurlailiy; Juniardi, Ferry
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.9999

Abstract

Kecamatan Ketungau Hulu merupakan salah satu kecamatan yang berbatasan dengan negara Malaysia yang termasuk kedalam Kabupaten Sintang. Dengan luas wilayah 2,138,2 km2 atau sekitar 9,88 persen dari luas wilayah Kabupaten SintangKecamatan Ketungau Hulu terbagi menjadi 18desa yang terdiri dari 5 desa yang berbatasan dengan negara Malaysia yaitu : Desa Sungai Seria, Desa Nanga Bayan, Desa Jasa, Desa Rasau dan Desa Muakan Petinggi. Dengan wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia Kecamatan Ketungau Hulu memiliki peranan yang strategis bagi pembangunan Kabupaten Sintang. Dimana setiap desa memiliki kebutuhan yang berbeda – beda dalam membangun dan mengembangkan kawasannya. Untuk itu dalam menentukan kebutuhan penduduk setiap desa maka perlu dilakukan kajian aksesibilitas mengenai kebutuhan prioritas setiap desa dalam usaha mengembangkan kawasan serta pemenuhan kebutuhan/pencapaian yang di inginkan.  Adapun tujuan dari skripsi ini adalah mengidentifikasi sektor-sektor yang diprioritaskan sebagai fasilitas pelayanan, menghitung nilai aksesibilitas dengan metode Integrated Rural Accessibility Planning ( IRAP ), serta menentukan pendekatan penanganan/perbaikan akses penduduk Desa Rasau. Dalam penelitian ini dilakukan suatu pengkajian mengenai perencanaan aksesibilitas pedesaan dengan menggunakan metode Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP) yang dikembangkan oleh International Labour Organization (ILO). Pengumpulan data untuk metode IRAP ini dengan menggunakan kombinasi pengumpulan data berbasis interview/wawancara, observasi lapangan, dan pengisian kuisioner. Adapun sektor yang ditinjau dalam kuisioner ini antara lain : Sumber Tenaga Listrik, Sumber Air Bersih, Pendidikan, Kesehatan, Pasar, Perkantoran, Komunikasi, Pemukiman, Pertanian/Perkebunan, dan Kamtibmas daerah perbatasan. Hasil analisa penelitian menyimpulkan bahwa tingkatan nilai aksesibilitas pada sektor - sektor aksesibilitas Desa Rasau dari perioritas tertinggi sampai pada prioritas terendah adalah sebagai berikut sektor Sumber Tenaga Listrik (18,074), Komunikasi (16,500), Pasar (16,250), Pertanian/Perkebunan (15,983), Kamtibnas (15,929), Pendidikan (15,067), Kesehatan (14,583), Sumber Air Bersih (13,667), Pemukiman (11,531) dan Perkantoran (11,156). Hasil analisis terbagi atas tiga klasifikasi, yaitu aksesibilitas fasilitas, aksesibilitas sarana transportasi dan aksesibilitas prasarana transportasi. Berdasarkan perbandingan nilai aksesibilitas antara komponen fasilitas, sarana dan prasarana transportasi untuk semua sektor maka pada 5 desa tersebut di ketahui bahwa memprioritaskan perbaikan/penaganan prasarana transportasi.   Kata kunci: Kecamatan Ketungau Hulu,aksesibilitas, prioritas, Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP)
ANALISIS KEBUTUHAN AIR TANAMAN UNTUK KEBUN CAMPURAN PADA DAERAH TANGKAPAN AIR PARI PATI DI DAERAH RAWA PUNGGUR BESAR Maigiska, Naomi; Nurhayati, -; Umar, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah tangkapan air Parit Pati terletak di Punggur Besar Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Daerah ini merupakan suatu daerah rawa pasang surut yang pemanfaatannya kebun campuran. Penelitian bertujuan mengkaji kualitas air, mengkaji besarnya ketersediaan air Parit Pati,dan  mengkaji besar kebutuhan air tanaman pada daerah tangkapan air Parit Pati. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer meliputi dimensi saluran Parit Pati. Data sekunder berupa data curah hujan dan data iklim (suhu udara maksimum dan minimum, kelembaban relatif, lama penyinaran matahari, dan kecepatan angin. Ketersediaan air dianalisa menggunakan metode Mock. Kebutuhan air tanaman dianalisa menggunakan software Cropwat 8.0. Debit andalan rata-rata probabilitas 80% sebesar 73,852 liter/detik. Debit minimum terdapat pada bulan Maret sebesar 48,622 liter/detik, sedangkan debit maksimum terdapat pada bulan November sebesar 130,470 liter/detik. Kebutuhan air paling maksimum terdapat pada bulan Agustus sebesar 60,970 liter/detik. Secara keseluruhan ketersediaan air Parit Pati mencukupi kebutuhan air tanaman di daerah tangkapan air Parit Pati. Kata kunci: Parit Pati, metode Mock, Cropwat
PENATAAN LAHAN PARKIR DI PASAR MELATI PURING PARIT BARU KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Dani, Imran; AS, Syafaruddin; ., Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.10340

Abstract

Kubu Raya district territory is quite a strategic place because it is adjecent with Pontianak City (South east pontianak). Kubu raya District is really potent in the field of trade, with the growth of the economy, comes the need of physical tools in kubu raya district mount up which directly or indirectly cause the use of spacial terrain including physical embodiment and vessel of kubu raya distric, where providing infrastructures should be in line towards the the development of the region in kubu raya district. Sungai Raya subsistrict is the capital region of Kubu Raya which is developing especially in the field of trade with that field itself growing, it makes the population in sungai raya grow accordingly to the daily needs. Thus, a place for trading we know as traditional market is needed for the citizens of sungai raya. As for the purpose of writing this thesis is to know is the parking space that is available able to to accomodate the amount of vehicle that is parked, and to structure the parking space in Melati puring parit baru traditional market. In this research the data that is got is aquired aquired from a couple of firm, that is the BPS and Bappeda of Kubu raya district. The aquirred data are from survei's that is done on sundays (6 April 2014) and mondays (7 April 2014) from 05.00-17.00 Indonesia Local Time with division points as mich as 3. The research wil be calulated an analysed so the need of parking space will be found out. Based on the result of the research, the total of vehicle movement that comes in to the parking location is, for motorcycles its 1787 vehicles, and cars its 135 vehicles. obtained from the calculation is the time duration between 30-60 minute has an intensity that is quite high, so we can conclude that the duration for parking in the research area is approximatly = 1 hour. and for the requirement space in the melati puring parit baru traditional market in kubu raya district obtained at the first point is 4 spaces for cars, and 81 spaces for motorcycle, at the second point is 2 spaces for cars and  and 10 spaces for motorcycles and at the third point is 3 spaces for cars and 14 spaces for motorcycles. concluded rom the needed parking space available is the lack of parking space for cars at point 1 is three parking space, at point 2 one parking space, and point 3 two parking space. To meet the shortage of car parking space the empty motorcycles spaces are used. Keywords: accumulated parking, parking duration, parking turnover, indices parking, and a parking space requirements.

Page 48 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue