cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
PERBAIKAN TANAH DASAR AKIBAT TIMBUNAN PADA JALAN AKSES JEMBATAN TAYAN Aprillia, Ayu; Faisal, Ahmad; Priadi, Eka
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.6861

Abstract

Suatu perencanaan pondasi dikatakan benar apabila beban yang diteruskan oleh pondasi ke tanah tidak melampaui kekuatan tanah yang bersangkutan. Dalam skripsi ini akan dibahas tentang Perbaikan Tanah Dasar Akibat Timbunan Pada Jalan Akses Jembatan Tayan. Diharapkan dari perhitungan daya dukung tanah dasar yang diperoleh dapat memberikan gambaran tentang kemampuan tanah untuk menahan beban tanpa mengalami keruntuhan akibat geser yang juga ditentukan oleh kekuatan geser tanah.Penelitian ini dilakukan pada dua lokasi pada jalan akses jembatan tayan yaitu, Desa Kawat dan Desa Piasak. Dimana untuk Desa Kawat, memiliki kondisi tanah tidak baik yaitu terdapat tanah lunak, sedangkan di Desa Piasak merupakan lokasi yang mempunyai lapisan tanah gambut, dimana kedua jenis tanah tersebut dikategorikan dengan tanah yang kurang baik dan sudah tidak memungkinkan untuk mengganti material tersebut, maka dilakukanlah perbaikan dengan memberikan perkuatan tiang pancang.Dalam penelitian ini, karena hasil data menunjukkan daya dukung tanah tersebut tidak mampu menahan beban yang ada, maka dilakukanlah perbaikan tanah dengan memberikan perkuatan tiang pancang.
STUDI EKSPERIMEN BETON TANPA PASIR DENGAN TIGA FAKTOR AIR SEMEN MENGGUNAKAN JENIS SEMEN PCC ., Manah; Mungok, Chrisna Djaya; ., Herwani
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.7630

Abstract

Hollow concrete is the  concrete without sand to the constituent material consisting of coarse aggregate , cement and water .In this study, a coarse aggregate of crushed stone and cement Portland Cemen Composite (PCC) . In the manufacture of test specimens were used that method Modified ACI method then planned factor that varies the Water Cement 0.4 , 0.6 , and 0.8 . Specimens made ​​cylindrical with Æ 15 cm , and 30 cm high . Testing / testing only large compressive strength tested. From the results of the examination and calculation of compressive strength of concrete is affected by FAS 0.8 , 0.6 , and 0.4 . each produce characteristic concrete compressive strength of 5.419 MPa , 12,110 MPa , 29,303 MPa. Slump obtained using 3 variations of FAS are: 9 cm , 10 cm , and 10 cm . Average volume weight - average age of 28 days resulted in different variations - different , namely : 2,196,456 kg /m3; 2,286,325 kg /m3 , 2,379,965 kg / m3 . Price - the price the lower the FAS showed that the higher the compressive strength of concrete characteristics and the higher the volume gained weight Keywords: Concrete without sand, water cement factor (FAS) , compressive strength , Slump , Heavy volume
PERENCANAAN JEMBATAN PELENGKUNG TYPE THROUGHT ARCH DESA KOREK, KEC. AMBAWANG, KAB. KUBU RAYA (PROVINSI KALIMANTAN BARAT) Kalbarsi Ton; - Rusmadi; Gatot Setya Budi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v3i3.17975

Abstract

Jembatan merupakan suatu struktur bangunan yang berfungsi untuk menyatukan jalan yang terputus oleh rintangan, misalnya sungai, rawa, dll. Dalam penyusunan Tugas Akhir ini direncanakan jembatan pelengkung type Throught Arch di Desa Korek, Kec. Ambawang, Kab. Kubu Raya (Ka-Bar). Tahap awal perencanaan adalah perhitungan struktur atas yang meliputi pipa sandaran, tiang sandaran, dinding penahan, trotoar, pelat lantai kendaraan, gelegar memanjang, gelegar melintang, hubungan gelegar memanjang terhadap gelegar melintang dan sekaligus perhitungan penghubung geser (shear connector). Memasuki tahap konstruksi utama, dilakukan perhitungan beban-beban yang bekerja kemudian dianalisa dengan menggunakan program komputer. Setelah didapat gaya-gaya dalam yang bekerja dilakukan perhitungan kontrol tegangan dan perhitungan sambungan. Bersamaan dilakukan perhitungan konstruksi pemikul utama juga dilakukan perhitungan konstuksi sekunder yang meliputi ikatan angin bawah, ikatan angin busur atas dan ikatan angin busur bawah. Dari hasil perencanaan didapat profil yang dipakai dalam perencanaan jembatan pelengkung type throught arch di Desa korek, Kec. Ambawang, Kab. Kubu Raya (KALBAR), yaitu: Gelegar Memanjang IWF 400 x 300  x 16 x 10, Gelegar Melintang IWF 700 nx 300 x 28 x 15, Ikatan Angin Bawah, Ikatan Angin Busur Atas dan Ikatan Angin Busur Bawah IWF 150 x 150 x 10 x 7, Busur Atas 30’’ WF 30 x 15, Busur Bawah 30’’ WF 30 x 15, Gelegar Induk Bagian Tepi 30’’ WF 30 x 15, Batang Penggantung IWF 200 x 200 x 12 x 8, Batang Tegak IWF 200 x 200 x 12 x 8, Batang Diagonal IWF 200 x 200 x 12 x 8, Batang Tegak Bagian Tepi 30’’ WF 30 x 15 dan Batang Diagonal 30’’ WF 30 x 15.   Kata kunci:Jembatan rangka, Pembebanan, Gelegar
MANAJEMEN MATERIAL PADA PROYEK KONSTRUKSI JEMBATAN BETON, STUDI KASUS JEMBATAN BETON MERIAN DESA KUMPANG ILONG, KECAMATAN BELITANG HULU KABUPATEN SEKADAU Rumano, Plasidus; ., Rafie; Pratiwi, Riyanni
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.9203

Abstract

Construction projects in the field of civil engineering, particularly concrete bridge project is complex and involves a lot of merging and combining resources are diverse, so it requires a material management plan specifically can manage materials in construction projects. The use of the material in the bridge construction project is one of the most important parts that have a fairly large percentage of the total cost of the project , therefore the use of good management techniques and appropriate materials to buy , store, distribute and count the use of construction materials becomes very important . Material issues that often occur in the implementation of the bridge project is delays in ordering materials as well as materials come how the storage process, including planning for material storage warehouse. As for the purpose of this penelititian among others, be able to identify the material on the concrete bridge projects, designing schedule the use of materials, designing organizational structures that takes care of materials management, designing the process of ordering and delivery of materials and material storage plan on concrete bridge construction projec. As for the results of research , among others can be found with the format of materials management at the concrete bridge construction project Merian Ilong tainted village will be easier to determine work priorities based materials handling procedures have been arranged systematically , material scheduling is the first step in starting the process of management material that will facilitate the processes contained in the materials management , weather factors ( climate ) priority in determining when a material delivery process is done .  Keywords : Management of Materials, Concrete Bridge , Belitang Hulu District, SekadauRegency
EVALUASI WAKTU HILANG PADA SIMPANG BERSINYAL DI KOTA PONTIANAK UA, T. Rahamaur,; AS, Syafaruddin; Kadarini, S Nurlaily
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.10190

Abstract

Persimpangandalamsystem jaringanjalankotamerupakantitiksimpulyangpenting.Ini dicerminkan olehterpusatnyakonflikdankemacetan padatitik Simpang tersebut.Untuksebagian besarukuranefisiensi.keamanan kenyamanan,kecepatan,biayaoperasi,dankapasitasjalan tergantungpadaperancangan persimpangan.Perencanaandanperancanganpersimpanganyang baik akanmenghasilkankualiatasoprasionalyangbaik  bagi arus lalu lintasyangmelewati persimpangandanmengurangitingkatkecelakaanhinggaketitikminimum. Beberapafaktorpentingyangharusdiperhitungkanyangakanmempengaruhikapasitas darisetiaplenganpersimpanganadalah:arusjenuh,komposisilalu-lintas,waktusiklus,fase, pembagianjalur,waktuhilang,danlain-lain.Arusjenuhdarisetiaplenganakan berbedadalam berbagaifaktor,seperti :lebarlengan,komposisilalu-lintasdankemiringanjalan.Padawaktu sinyalberubahmenjadiaspekhijau,arus lalu-lintasmelewati‘stop line' meningkathingga mencapaiarusjenuh(s),dimanakondisiini bertahansecarakonstansampaiantrianselesaiatau periodewaktuhijauberakhir.Belum adanya perhatian khusus terhadap waktu hilang (lost time) didalam perencanaan pengaturan lalu – lintas di simpang – simpang bersinyal di Kota Pontianak  menyebabkan kurangnya efektifitas dan efisiensi dari kinerja simpang. Pada penelitian ini, untuk mengetahui  waktu hilang (lost time) dapat dilakukan dengan sebuah metode, yaitu dengan menggunakan metode cumulative curve yang juga dianalisis dengan metode time slice kedua metode akan memberikan hasil berupa arus jenuh pelepasan antrian kendaraan yang meliwati garis stop yang di implementasikan pada sebuah grafik yang mengasilkan pergeseran kebutuhan simpang sehingga dari analisa tersebut  dapat dijadikan acuan perancangan persimpangan yang lebih efektif dan efisien. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengaturan simpang yang ada masih efektif dengan waktu hilang yang terjadi relatif kecil hal ini dapat diketahui setelah melakukan survey di lapanagan dan melakukan perhitungan didapatkan hasil waktu hilang yang terjadi untuk simpang empat dengan waktu  hilang tertinggi yang terjadi adalah sebesar 2.39 (detik) dan untuk simpang tiga waktu hilang tertinggi yang terjadi adalah sebesar 2.26 (detik) hasil ini masih memenuhi syarat yang di tentukan oleh peraturan yang ada yaitu oleh MKJI 1996  sebesar 4.8 (detik).   Kata kunci: Persimpangan,Cumulative curce,Time Slice,Waktu Hilang
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH JUMLAH GENANGAN AIR TERHADAP KUAT TEKAN ADUKAN BETON SEGAR Wijayadi, Udi; Mungok, Chrisna Djaya; ., Herwani
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.2310

Abstract

Tulisan ini menyajikan hasil percobaan tentang pengecoran adukkan beton kedalam cetakan dengan variabel genangan air 25%, 50%, 75% dan100% dari benda uji yang berbentuk silinder dengan 15 cm, dan tinggi 30 cm. Mutubeton yang direncanakan adalah fc? = 25 MPa yang menggunakan Metode ACI. Pengujian / pengetesan meliputi uji kuat tekan. Dari hasil penelitian nilai kuattekan karakteristik Beton Normal tanpa genangan adalah 28,644 MPa sedangkan kuattekan Beton Segar variabel genangan air 25%, 50%, 75% dan 100% diperoleh nilai kuat tekan karakteristikberturut-turut ialah 9,09 MPa; 4,02 MPa; 3,41MPa, dan 1,94 Mpa. Bila dibandingkan adukan beton segar genangan dengan beton normal tanpa genangan terjadi penurunan Kuat tekan karakteristik sebesar 63,21% untukkondisi 25%, 80,66% untuk kondisi 50%, 84,72% untuk kondisi 75% dan 86,98%untuk kondisi 100%.Kata-kata kunci: pengaruh genangan, kuat tekan, beton segar dengan fas 0,30
STUDI OPTIMALISASI DAERAH IRIGASI TUNJUK KECAMATAN TANAH PINOH KABUPATEN MELAWI PROVINSI KALIMANTAN BARAT Hajiansyah, Herry; Higang, Fransiskus; Nirmala, Azwa
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v3i2.13547

Abstract

Tanah Pinoh merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Melawi dan merupakan daerah yang memiliki wilayah alam yang potensial  untuk dilakukan pengembangan di bidang pertanian khususnya tanaman pangan (padi). Daerah Irigasi Tunjuk terletak di Desa Bina Karya Kecamatan Tanah Pinoh dengan luas areal pertanian sebesar 95 Ha. Sumber air daerah irigasi tunjuk berasal dari sungai tunjuk. Debit air untuk mengairi sawah berkurang akibat adanya penebangan hutan serta penggunaan air bersih untuk kebutuhan penduduk sekitar. Dalam upaya pengembangan pada areal tanam irigasi tunjuk perlu dilakukannya penelitian yang bertujuan agar diketahuinya ketersediaan air dan kebutuhan air irigasi sehingga dapat diketahui imbangan air, serta tingkat optimalisasinya daerah irigasi tunjuk. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui instansi-instansi terkait berupa data topografi, data curah hujan bulanan, data hari hujan bulanan, data klimatologi (suhu udara, penyinaran matahari, kelembaban udara, dan kecepatan angin). Data primer didapat dari pengambilan data dilapangan berupa dimensi penampang sungai serta kecepatan aliran di hulu bendung. Analisa yang dilakukan adalah analisa evapotranspirasi dengan metode Penmann Modifikasi FAO, analisa ketersediaan air dengan metode Mock, analisa kebutuhan air irigasi, analisa imbangan air, serta analisa optimalisasi daerah irigasi tunjuk. Berdasarkan analisa yang telah dilakukan, didapat debit andalan maksimum sebesar 161 lt/detik pada bulan Desember, debit andalan minimum sebesar 54 lt/detik pada  bulan September. Kebutuhan air irigasi maksimum di bangunan pengambilan dengan permulaan tanam bulan Oktober I (pola tanam padi-padi) adalah sebesar  92,62 lt/detik dengan imbangan air yang defisit yaitu memiliki ketersediaan air yang lebih sedikit dari kebutuhan air irigasi. Luas areal maksimum yang terairi melalui sistem irigasi adalah 53,46 ha. Optimalisasi daerah irigasi dapat dilakukan dengan upaya perubahan jadwal tanam. Pada bulan-bulan permulaan tanam yang kekurangan air dapat dilakukan  pemberian air dengan cara rotasi atau bergiliran.   Kata-kata kunci:D.I Tunjuk, Metoda Mock, Optimalisasi Daerah Irigasi, Difisit
STUDI EKSPERIMENTAL SKALA PENUH TENTANG DAYA DUKUNG PELAT BETON BERSIRIP DENGAN SIRIP DALAM DIAGONAL SIRIP LUAR SEBAGAI MODEL JALAN BETON DI TANAH LUNAK Sim, Sutrisno Wicaksono; Yusuf, M; Bachtiar, Vivi
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.3460

Abstract

Penggunaan pelat beton di atas tanah semakin banyak dijumpai, tidak hanya sekedar pondasipelat melainkan sebagai perkerasan beton. Tanah lunak secara teknik tidak menguntungkankarena mempunyai daya dukung yang sangat rendah. Karena sifat mekanis tanahnya yangrendah maka pembangunan jalan aspal (struktur perkerasan lentur) yang dilakukan selalubergelombang dalam waktu tidak beberapa lama setelah jalan tersebut dibangun. Karena itu,harus diupayakan agar didapat model struktur perkerasan jalan yang cocok di atas tanahlunak.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan daya dukung konstruksi perkerasanjalan beton yang diperkuat dengan sirip diagonal melalui metode uji pembebanan langsung.Bentuk struktur perkerasan kaku yaitu pelat persegi dengan sirip dalam dua diagonal dan siripluar di sepanjang sisi luar pelat.Sirip-sirip perkerasan tersebut dimaksudkan untuk memberikan kekangan lateral (horizontal)akibat beban permukaan (kendaraan) dan mencegah rembesan air ke fondasi jalan akibatfluktuasi muka air tanah. Hasil menunjukkan peningkatan daya dukung untuk pelat tanpasirip dan dengan pelat bersirip diagonal adalah 41 % dan ini merupakan peningkatan yangsignifikan.Kata-kata kunci: perkerasan kaku, pelat beton, tanah lunak, uji pembebanan, daya dukung,sirip diagonal
PENENTUAN SKALA PRIORITAS LOKASI SUMBER AIR BAKU Kurniawan, Dedi
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTSungaiAmbawang, Sungai Bawas, Sungai Benuah maupun Danau lait merupakan salah satusumber air baku yang bisa dimanfaatkan oleh penduduk setempat, namun masihperlu dikaji ulang untuk dijadikan salah satu sumber air baku bagi PDAM KotaPontiank. Oleh karena itu sampai kajian ini dilakukan, Sungai Ambawang, SungaiBawas, Sungai Benuah maupun Danau lait belum memiliki sarana dan prasaranapenyediaan air bersih yang memadai, pendistribusian yang ada saat ini berupahasil dari swadaya masyarakat tanpa teknik pendistribusian yang baik yaknitanpa menggunakan sistem tampungan, transmisi dan pengolahan.Skripsiini berisi tentang Penentuan Skala Prioritas Lokasi Sumber Air Baku Bagi PDAMKota Pontianak sampai dengan tahun 2031. Dari analisa kebutuhan air danketersediaan air didapatkan nilai debit andalan 99% dari masing-masing sumberair baku adalah untuk sungai Ambawang 1.712.070 lt/det dimana debit tersebutmasih memadai kebutuhan air penduduk sebesar 4.620,55 lt/det, Sungai Bawas4.597,40 lt/det dimana debit tersebut tidak memenuhi kebutuhan air penduduksebesar 4.620,55 lt/det, Sungai Benuah 4.597,40 lt/det dimana debit tersebuttidak memenuhi kebutuan air penduduk sebesar 4.620,55 lt/det sedangkan untungDanau Lait 24.890,69 lt/det dimana debit tersebut masih dapat memenuhi kebutuhanair penduduk sebesar 4.620,55 lt/det.Darihasil keseluruhan analisa disimpulkan bahwa Sungai Ambawang dan Danau Laitdapat dijadikan sebagai sumber air baku bagi PDAM Kota Pontianak dengan catatankondisi lingkungan disekitarnya harus tetap dijaga kelestariannya agarkualitas, kuantitas dan kontinuitas air nya dapat selalu terpelihara hinggadapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang.
ANALISIS KONSEP NILAI HASIL PADA PROYEK RUKO 3 TINGKAT DI JALAN AMPERA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM PRIMAVERA 6.0 Dasyura, Gen Nurhan; ., Rafie; Pratiwi, Riyanny
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.6400

Abstract

Manajemen konstruksi adalah perencanaan, penjadwalan dan pengendalian proyek untuk mencapai tujuan proyek tanpa ada penyimpangan. Proyek konstruksi dapat dikelola dengan baik dan mudah apabila menggunakan Konsep Nilai Hasil (Earned Value Analysis). Konsep Nilai Hasil (Earned Value Analysis) mampu mengendalikan penjadwalan secara efektif dan efisien, karena konsep ini dapat meramalkan hasil pelaporan akhir proyek, sehingga manajemen proyek dapat sesegera mungkin meluruskan kegiatan proyek agar berjalan sesuai rencana jika terjadi penyimpangan. Konsep nilai hasil dapat dikelola dengan bantuan program Primavera 6.0. Pada penelitian ini, data dilakukan dengan menginputkan data ke program Primavera 6.0 maka secara otomatis hasil analisis dapat keluar berdasarkan rumus-rumus kalkulasi yang ada program ini. Sehingga hasil yang dihasilkan dari konsep nilai hasil ini lebih cepat dan akurat. Hasil analisis data yang dilakukan pada Proyek Ruko 3 Tingkat di Jalan Ampera Pontianak menunjukkan bahwa besarnya biaya pelaksanaan (Actual Cost) hingga minggu ke-5 adalah Rp. 258.564.774. Prakiraan biaya akhir proyek (Estimate At Completion) adalah Rp. 1.295.990.982 dan prakiraan waktu akhir proyek (Estimate All Schedule) adalah 273 hari yaitu selesai pada tanggal 26 Oktober 2014. Jika tidak ada evaluasi kinerja, maka kontraktor akan mengalami kerugian (Variance At Completion) sebesar Rp. 139.482.439.   Kata Kunci: Proyek konstruksi, Primavera 6.0, Konsep Nilai Hasil, Actual Cost, Estimate At Completion, Estimate All Schedule, Variance At Completion

Page 57 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue