cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
STUDI EKSPERIMEN KUAT TEKAN BETON BERDASARKAN URUTAN DAN WAKTU PERPUTARAN PENCAMPURAN MATERIAL PENYUSUN BETON DENGAN ADUKAN MENGGUNAKAN MESIN MOLEN Hermiyati, Rosita; Mungok, Chrisna Djaya; Supriadi, Asep
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.7314

Abstract

This paperpresents theexperimentalresults ofthe compressive strength ofconcretebased onthe order ofmixingandmixingturnover timeconstituentmaterialsof concretewithmortarusingmolenmachine. Specimensmade​​cylindricalwithsizeØ15cmheight30cm. Aims to determinethe extent ofthe effectofthe orderandstirringturnaroundtimewhenmixingconcreteformingmaterialormaterialof compressive strengthof concreteproduced.Jobmixformulausingthe ACImethod. From the researchthat has beendone, the order ofmixingcement, sand, gravel, waterproducethe finalcompressive strengthisbest whencomparedwithother variationswithan average of30.01MPaor33.38% and atime of 11minutes28secondswith thenumber of180.48turnaroundturnaroundtimes, so thatis greater thanthequality ofthe plan. Althoughvariations ofcement, gravel, sand, waterproducesthe smallestcompressive strengthwhen comparedto theother variations, withan averagecompressive strengthof23.87MPaor6.08%andtime17minutes35secondswith aturnover of277.6timesthe amount ofturnover,so lessonthe quality ofthe plan, but itcan still bedone atthe field. The longerstirring, it does not meanthe better theresults produced, andthe soonerdonedoes notmeanthe result is badsoyou shouldalsonote thetime ofturnover andtheturnovernumberwith atime of 13minutes63seconds, orby calculating therotationvelocity ofapproximately218.08times.   Keywords: mixingorder, time, Turnover, compressive strength, PPCCement.
ANALISA PERHITUNGAN STURKTUR BANGUNAN GEDUNG HEAD OFFICE DAN SHOWROOM YAMAHA PONTIANAK Sutanto, Febri; Samsurizal, Eddy; Budi, Gatot Setya
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v3i2.8824

Abstract

Seiring dengan semakin bertambahnya pertumbuhan di kota Pontianak, maka pertumbuhan dibidang pembangunan juga semakin bertambah. Hal ini terbukti dengan semakin gencarnya pembangunan infrastruktur maupun gedung-gedung bertingkat yang ada di kota Pontianak. Oleh sebab itu, maka pembangunan gedung-gedung bertingkat yang ada harus direncanakan dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku. Berdasarkan SNI 03-1726 – 2002, Kalimantan Barat termasuk kedalam  wilayah gempa 1 yang merupakan daerah dengan potensi gempa paling rendah, akan tetapi pengaruh gempa tetap harus diperhitungkan dalam suatu perencanaan konstruksi. Oleh karena itu dalam tugas akhir ini, penulis akan menganalisa struktur gedung beton bertulang di Pontianak sesuai dengan peraturan gempa SNI 03-1726 – 2002 dan juga peraturan beton SNI 03-2847-2002. Bangunan yang ditinjau adalah gedung head office dan showroom Yamaha berlantai 6 dengan konstruksi beton bertulang di Jalan Sultan Abdurahman dengan kondisi tanah lunak. Dalam analisis, sistem pembebanan yang dikenakan pada gedung meliputi beban mati, beban hidup dan beban gempa. Analsis dilakukan dengan bantuan program komputer ETABS v9.6. Hasil akhir berupa dimensi elemen-elemen struktur yang direncanakan kuat dan tahan terhadap beban serta ekonomis dari segi biaya. Tangga dan penthouse dihitung terpisah kemudian gaya reaksi yang diperoleh dibebankan pada struktur utama. Analisa struktur utama berupa pelat, balok, kolom dan pondasi. Sementara untuk daerah lift dipandang sebagai void
DAMPAK PROGRAM KOTA TANPA KUMUH TERHADAP ASPEK EKONOMI MASYARAKAT DI KOTA PONTIANAK (STUDI KASUS KECAMATAN PONTIANAK SELATAN) Della Juliatum Maharani; Nana Novita Pratiwi; Vetti Puryanti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42146

Abstract

Salah satu sektor pembangunan yang dilakukan di Indonesia adalah pengurangan permasalahan permukiman kumuh perkotaan melalui program nasional yakni Program Kota Tanpa Kumuh atau KOTAKU. Program yang dilaksanakan di Kota Pontianak dan Kecamatan Pontianak Selatan mengalami pengurangan luas kumuh tercepat melalui peningkatan kualitas lingkungan dengan pembangunan infrastruktur permukiman. Pembangunan tersebut diharapkan membawa perubahan positif terhadap aspek ekonomi masyarakat karena aspek tersebut merupakan salah satu penyebab tidak langsung dari timbulnya permukiman kumuh. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak ekonomi yang diberikan dari kegiatan peningkatan kualitas Program KOTAKU. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi kasus dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian ini adalah Program KOTAKU memberikan dampak positif dari aspek ekonomi yaitu peningkatan pendapatan dan pertambahan lapangan pekerjaan masyarakat. Pendapatan merupakan dampak yang paling besar dirasakan manfaatnya ketika pelaksanaan pembangunan Program KOTAKU. Pemanfaatan pembangunan infrastruktur serta kegiatan ekonomi dari Program KOTAKU perlu ditingkatkan untuk memberikan dampak lebih dalam aspek ekonomi masyarakat.Kata Kunci : dampak ekonomi; pembangunan; Program KOTAKU.
KAJIAN PERENCANAAN AKSESIBILITAS INFRASTRUKTUR KAWASAN PERBATASAN KABUPATEN SINTANG (STUDI KASUS KECAMATAN KETUNGAU HULU) Simbolon, Ferdy Setiady; Kadarini, S Nurlailiy; Juniardi, Ferry
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.10001

Abstract

Kecamatan Ketungau Hulu merupakan salah satu kecamatan yang berbatasan dengan negara Malaysia yang termasuk kedalam Kabupaten Sintang. Dengan luas wilayah 2,138,2 km2 atau sekitar 9,88 persen dari luas wilayah Kabupaten SintangKecamatan Ketungau Hulu terbagi menjadi 18desa yang terdiri dari 5 desa yang berbatasan dengan negara Malaysia yaitu : Desa Sungai Seria, Desa Nanga Bayan, Desa Jasa, Desa Rasau dan Desa Muakan Petinggi. Dengan wilayah yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia Kecamatan Ketungau Hulu memiliki peranan yang strategis bagi pembangunan Kabupaten Sintang. Dimana setiap desa memiliki kebutuhan yang berbeda – beda dalam membangun dan mengembangkan kawasannya. Untuk itu dalam menentukan kebutuhan penduduk setiap desa maka perlu dilakukan kajian aksesibilitas mengenai kebutuhan prioritas setiap desa dalam usaha mengembangkan kawasan serta pemenuhan kebutuhan/pencapaian yang di inginkan.  Adapun tujuan dari skripsi ini adalah mengidentifikasi sektor-sektor yang diprioritaskan sebagai fasilitas pelayanan, menghitung nilai aksesibilitas dengan metode Integrated Rural Accessibility Planning ( IRAP ), serta menentukan pendekatan penanganan/perbaikan akses penduduk Desa Rasau. Dalam penelitian ini dilakukan suatu pengkajian mengenai perencanaan aksesibilitas pedesaan dengan menggunakan metode Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP) yang dikembangkan oleh International Labour Organization (ILO). Pengumpulan data untuk metode IRAP ini dengan menggunakan kombinasi pengumpulan data berbasis interview/wawancara, observasi lapangan, dan pengisian kuisioner. Adapun sektor yang ditinjau dalam kuisioner ini antara lain : Sumber Tenaga Listrik, Sumber Air Bersih, Pendidikan, Kesehatan, Pasar, Perkantoran, Komunikasi, Pemukiman, Pertanian/Perkebunan, dan Kamtibmas daerah perbatasan. Hasil analisa penelitian menyimpulkan bahwa tingkatan nilai aksesibilitas pada sektor - sektor aksesibilitas Desa Rasau dari perioritas tertinggi sampai pada prioritas terendah adalah sebagai berikut sektor Sumber Tenaga Listrik (18,074), Komunikasi (16,500), Pasar (16,250), Pertanian/Perkebunan (15,983), Kamtibnas (15,929), Pendidikan (15,067), Kesehatan (14,583), Sumber Air Bersih (13,667), Pemukiman (11,531) dan Perkantoran (11,156). Hasil analisis terbagi atas tiga klasifikasi, yaitu aksesibilitas fasilitas, aksesibilitas sarana transportasi dan aksesibilitas prasarana transportasi. Berdasarkan perbandingan nilai aksesibilitas antara komponen fasilitas, sarana dan prasarana transportasi untuk semua sektor maka pada 5 desa tersebut di ketahui bahwa memprioritaskan perbaikan/penaganan prasarana transportasi.   Kata kunci: Kecamatan Ketungau Hulu,aksesibilitas, prioritas, Integrated Rural Accessibility Planning (IRAP)
STUDI DAERAH RAWAN KECELAKAAN (DRK) RUAS JALAN SUNGAI PINYUH SIDAS PROVINSI KALIMANTAN BARAT ., HAIRUDIN
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v1i1.2160

Abstract

Dalampencegahan kecelakaan, dilakukan penelitianuntuk mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan. Tujuan studi penelitianDaerah Rawan Kecelakaan (DRK) ruas jalan Sungai Pinyuh Sidas ProvinsiKalimantan Barat ini yaitu untuk meningkatkan aspek keselamatan pada lokasi studi.Studi ini menggunakan data sekunder dari instansi kepolisian setempat dan data survey di lapangan. Metode yang digunakan berupa metodedeskriptif kuantitatif, yang menggunakan analisis multi kriteria penetapan prioritas daerah yang paling rawanuntuk menentukan pembobotan dan perangkingan DRKberdasarkan karakteristik lokasi studi. Daristudi ini didapat tujuh lokasi yang direkomendasikan. Lokasi yangdiprioritaskan setelah dirangkingkan yaitu; DRK Tingkat Rendah (total bobot = 0 15); DRK Tingkat Sedang (total bobot = 16 30) meliputi :Jalan Desa Kayu Ara Km. 91+500 Kabupaten Landak, Jalan Desa Kayu Ara Km. 91+920Kabupaten Landak dan Jalan Dusun Betung Pulai Desa Tonang Km. 109+231 KabupatenLandak; DRK Tingkat Tinggi (total bobot = 31 keatas)meliputi : Jalan Seliung Km. 50+960 Kabupaten Pontianak, Jalan Desa LiansipiKm. 89+300 Kabupaten Landak, Jalan Dusun Beres Desa Tonang Km. 117+890Kabupaten Landak dan Jalan Dusun Simpang Paser Desa Sidas Km. 150+400 KabupatenLandak.Rekomendasi studi penelitian ini yaitu Pemerintah harusmemperhatikan faktor keselamatan pengguna jalan dengan memasang rambu-rambulalu lintas dan fasilitas keamanan lainnya di Lokasi studi yang rawankecelakaan.Katakunci : Ruas Jalan, Rawan, Kecelakaan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DALAM MENYEWA ALAT BERAT PADA PEKERJAAN JALAN DENGAN METODE PROSES HIRARKI ANALITIK (PHA) Lesmana, Pratiwi; Mulyani, Endang; ., Syahrudin
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v2i2.2802

Abstract

Keberhasilan dalam sebuah proyek juga ditentukan olehsumber daya peralatan. Keberadaan alat sebagai sarana utama untuk mendukungpelaksanaan proyek juga memegang peranan penting dalam penanganan proyek.Alternatif sewa (leasing) dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan,diantaranya perusahaan tidak perlu mengeluarkan sejumlah modal besar pada tahunpertama, fleksibilitas dari mekanisme sewa dan sebagainya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui seberapa besar faktor-faktor yang mempengaruhidalampengambilan keputusan untuk menyewa alat berat berdasarkan persepsiparapraktisi yang berwenang, mencari urutan rangking dari tiap faktor serta mencarifaktor utama yang sangat mempengaruhi dalampengambilan keputusan terhadap penyewaan alat berat pada perusahaankonstruksi/kontraktor di Pontianak. Faktor-faktor pada penelitian diperolehdari studi pustaka dan survei pendahuluan yang selanjutnya divalidasi olehresponden yaitu pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan menyewa alatmelalui wawancara dan kuisioner. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah faktoroperasional dengan preferensi 48.0 %, terdiri dari sub kriteria ketersediaan spare part dengan preferensi rata-rata 32.5%, kontuinitas dari masa sewa dan fleksibilitas dari mekanisme sewa denganpreferensi rata-rata 24.2% dan ketersediaan SDM untuk operator & maintancedenga preferensi rata-rata 19.2%. Faktor kedua adalah faktor biaya dengan preferensi 40.6 %, terdiri dari sub kriteria biaya operasional dengan preferensirata-rata 83.3 % dan biaya modal dengan preferensi rata-rata 16.7%. Faktorketiga adalah faktor alat & lingkungan dengan preferensi 11.5 %, terdiri dari sub kriteria sarana & prasarana dengan preferensirata-rata 48.0%, optimalisasi jam kerja alat dengan preferensi rata-rata 40.6%dan nilai alat dengan preferensi rata-rata 11.5%. Dari hasil tersebut didapat faktor utama dari kriteria utama yang sangatmempengaruhi dalam pengambilan keputusan untuk menyewa alat berat adalah faktoroperasional (48.0 %) karena merupakanusaha pengelolaan secara optimal penggunan faktor produksi: tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahanmentah dan faktor produksi lainnya dalam proses tranformasi menjadi berbagaiproduk barang dan jasa.KataKunci: Leasing & Sewa, Pekerjaan Jalan, Faktor Utama.
ANALISIS GEOMETRIK PADA RUAS JALAN TELUK BATANG TELUK MELANO KABUPATEN KAYONG UTARA Pajar, Irven; S Suyono, Rudi; Yosomulyono, Sutarto
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Teluk Batang Teluk Melano mempunyai beberapa tikungan tajam yang seringkali menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Faktorfaktor penyebabnya yaitu jarak pandang, radius tikungan, pelebaran perkerasan tikungan, perubahan kelandaian karena faktor umur jalan, beban kendaraan dan lain sebagainya. Penulisan ini mengacu pada Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota Tahun 1997. Jenis jalan dari Teluk Batang Teluk Melano Kabupaten Kayong Utara merupakan jalan kolektor dengan spesifikasi jalan kelas III B. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif, observasi dan studi literatur. Data yang diperlukan berupa data eksisting geometrik jalan, jari-jari tikungan, superelevasi eksisting, lebar jalan , kendaraan rencana, kecepatan rencana. Hasil identifikasi tikungan 1,2,3 dan 4 yaitu spiral circle - spiral dimana tikungan 1 nilai Rc = 119 m, lebar jalan = 6 m, superelevasi = 10%, tikungan 2 nilai Rc = 119 m, lebar jalan = 6 m, superelevasi = 10%, tikungan 3 nilai Rc = 130 m, lebar jalan = 6 m, superelevasi = 9,8%, tikungan 4 nilai Rc = 119 m, lebar jalan = 6 m, superelevasi = 10%. Rekomendasi geometrik dengan kecepatan rencana 60 km/jam bertujuan untuk membuat pengendara lebih aman dan nyaman saat melewati tikungan.Kata Kunci : kecepatan rencana ( vr ), jari-jari ( rc ), superelevasi ( e ), lebar jalan, geometrik
PERILAKU DAYA DUKUNG TIANG TUNGGAL DI TANAH LUNAK PONTIANAK TERHADAP WAKTU DI BAWAH PENGARUH MEDAN LISTRIK Hermanto, -; Rustamaji, -; Aprianto, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lunak menjadi permasalahan serius dalam pembangunan konstruksi khususnya di daerah Pontianak. Tanah lunak mempunyai sifat geoteknis yang kurang menguntungkan bagi konstruksi. Suatu fondasi struktur bangunan pada tanah lunak umumnya terjadi permasalahan rendahnya daya dukung tanah dan besarnya suatu penurunan yang terjadi. Salah satu  metode perbaikan tanah lunak untuk meningkatkan daya dukung tanah lunak adalah metode elektrokinetik. Metode ini dilakukan dengan menyalurkan tegangan elektroda yang ditancapkan pada tanah lunak untuk memperbaiki karakteristik geoteknik dari tanah lunak. Penelitian untuk menganalisa daya dukung ultimate tiang baja tunggal sebelum dan sesudah proses elektrokinetik, guna memperoleh besarnya pengaruh yang ditimbulkan dari pemberian variabel kuat arus pada fenomena elektroosmosis terhadap daya dukung ultimate tiang baja tunggal. Penelitian merupakan studi lapangan menggunakan data loading test tiang tunggal. Hasil penelitian di lapangan selanjunya dibandingkan dengan daya dukung ultimate tiang tanpa perlakuan dengan tiang yang dialirikan arus listrik searah. Berdasarkan analisa data dari hasil penelitian, pemberian kuat arus listrik pada perlakuan elektrokinetik mampu meningkatkan daya dukung ultimate tiang pancang hingga 90% dengan dialiri listrik searah dengan kuat arus 2560 mA selama 7 hari.Hal ini menghasilkan bahwa metode elektrokinetik ini dapat dijadikan sebagai alternatif perbaikan tanah lunak yang inovatif dan menjanjikan.Kata kunci:         elektroosmosis, tanah lunak, tiang tunggal, tegangan, kuat arus, loading test, daya dukung
ANALISA KEBUTUHAN LAHAN PARKIR DI KANTOR BUPATI KUBU RAYA Devita Zahrah Khairunnisah; Heri Azwansyah; - Sumiyattinah
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42073

Abstract

Pada desain awal lahan parkir di Kantor Bupati Kubu Raya hanya didesain untuk kebutuhan parkir satu kantor, tetapi pada kenyataannya saat ini terjadi penambahan kantor yang tidak diiringi dengan penambahan lahan parkir. Untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan, maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kebutuhan parkir saat ini di Kantor Bupati Kubu Raya serta melakukan penataan lahan parkir. Metode dalam penelitian ini yang pertama dengan melakukan studi literatur, mengidentifikasi masalah yang ditemukan, observasi lapangan, kemudian survei dilapangan berupa pengumpulan data primer, selanjutnya dilakukan pengolahan dan analisa data karakteristik parkir. Setelah dilakukan pengolahan dan analisa data, diperoleh kebutuhan ruang parkir untuk kendaraan roda 2 adalah 332 petak parkir dan petak parkir yang tersedia sebanyak 379 petak parkir, ini berarti kebutuhan parkir untuk roda 2 masih mencukupi. Sedangkan untuk roda 4 memiliki kebutuhan ruang parkir sebanyak 93 petak parkir dan petak parkir yang tersedia saat ini hanya 77 petak parkir ini berarti perlu dilakukan penataan untuk mencukupi lahan parkir roda 4. Maka setelah dilakukan penataan lahan parkir roda 4 dan perhitungan kebutuhan setelah penataan, didapat lahan parkir roda 4 tersedia sebanyak 97 petak parkir maka lahan parkir telah mencukupi kebutuhan.Kata kunci : parking turn over, kebutuhan parkir, petak parkir, penataan parkir, karakteristik parkir
IDENTIFIKASI KONSEP GREEN CONSTRUCTION PADA PERENCANAAN GEDUNG PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS TANJUNGPURA Nur Asriani Maulidianti; Endang Mulyani; Safarudin Muhammad Nuh
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44606

Abstract

Suatu proyek konstruksi jika tidak dikelola dengan baik maka dapat memproduksi limbah dan energi dalam jumlah yang besar .Oleh karena itu diperlukannya suatu pengelolaan proyek konstruksi yang berbasis lingkungan yaitu Green construction. Pembangunan Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Tanjungpura merupakan pembangunan yang berupaya merencanakan green construction sebagai proses untuk mewujudkan green building. Maka dari itu perlu adanya penelitian untuk mengidentifikasi green construction pada perencanaan pembangunan gedung tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengidentifikasi indikator green construction dengan menggunakan data indikator green construction dari Dr. Wulfram I. Ervianto. Dari hasil penelitian ini didapat Aspek Tepat Guna Lahan mencapai 86,3%. Aspek Kesehatan dan Kenyamanan di lingkungan proyek mencapai 69,4%, Aspek Manajemen lingkungan bangunan mencapai 33,3%, Aspek Sumber dan Siklus Material mencapai 73,3%, Aspek konservasi dan efisiensi energi mencapai 25% dan Aspek konservasi air mencapai 30%. Dilihat dari indikator terpenuhi yaitu mencapai lebih dari 50%, sehingga Aspek yang memenuhi kriteria green construction pada gedung perpustakaan pusat yaitu pada Aspek Tepat Guna Lahan, Aspek Kesehatan dan Kenyamanan di lingkungan Proyek dan Aspek Sumber dan Siklus Material. Oleh karena itu dari identifikasi didapat total pencapaian indikator green construction pada pembangunan Gedung Perpustakaan Universitas Tanjungpura yaitu sebesar 53,52%.Kata Kunci : Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Tanjungpura, green construction, identifikasi, perencanaanABSTRACT

Page 58 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue