cover
Contact Name
E Sutandar
Contact Email
Erwin_sutandar@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
fanypuspabella@student.untan.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, 78124, Kalimantan Barat, Indonesia. E-mail: jmts@teknik.untan.ac.id
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://dx.doi.org/10.26418/jelast.v9i1.53691
Core Subject : Engineering,
Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, Kota Pontianak termasuk ke dalam daerah dengan gempa ringan. Setiap perancangan bangunan di Kota Pontianak saat ini harus memperhitungkan parameter gaya gempa. Sehingga dilakukan perhitungan struktur gedung 7 lantai Sekolah Santu Petrus untuk mendapatkan dimensi komponen struktur yang tahan terhadap beban gempa. Perancangan gedung ini merupakan struktur beton bertulang dengan Sistem Rangka Pemikul Momen dan dimodelkan dengan bantuan program analisis struktur. Struktur dianalisis terhadap beban yang bekerja pada gedung tersebut. Pada analisis pengaruh gempa, gedung ini termasuk kategori desain seismik KDS D, maka dalam analisisnya akan mengikuti persyaratan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil kontrol perilaku struktur terdapat ketidakberaturan struktur tipe 2 dan 3 serta ketidakberaturan vertikal struktur tipe 2. Dimensi struktur pelat lantai setebal 100 mm, balok induk 300/600 mm dan 450/800 mm, balok anak 300/600 mm dan 200/400 mm, serta kolom persegi 700/700 mm dan kolom bundar diameter 700 mm. Fondasi yang digunakan adalah fondasi dalam tiang pancang karena sesuai dengan kondisi tanah di Kota Pontianak.
Arjuna Subject : -
Articles 1,475 Documents
LOKASI PELABUHAN PERIKANAN UTARA KHATULISTIWA KALBAR BERDASARKAN PARAMETER KLOROFIL-A DAN SUHU PERMUKAAN LAUT Yudha Setyawan; Jasisca Meirany; Arie A. Kushadiwijayanto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49414

Abstract

Daerah potensial penangkapan ikan (fishing ground) menggunakan data Klorofil-a dan suhu permukaan laut (SPL) berdasarkan Website Ocean Color dengan Satelit Aqua/Terra MODIS Level 2 tahun 2009 hingga 2018 pada daerah kajian Utara Khatulistiwa Kalimantan Barat. Metode yang digunakan yaitu Single Image Edge Detection (SIED) dengan nilai konsentrasi dari klorofil-a yaitu 0,2 – 1 Mg/m3. Hasil yang didapat dari pergerakan 4 musim angin (Angin Munson) meliputi musim barat, peralihan 1, musim timur dan musim peralihan 2. Dari hasil analisis pada musim barat dan musim peralihan 1, pola sebaran fishing ground di wilayah penelitian cukup tersebar merata, khususnya di daerah perairan Kota Pontianak,Selat Karimata, Kota Singkawang dan Kuala Mempawah dengan frekuensi  sedang (warna kuning)  dan tinggi (warna merah). Pada musim timur dan musim peralihan 2, pola sebaran fishing ground lebih sedikit penyebarannya dan untuk frekuensi tinggi (warna merah) hanya berfokus pada daerah perairan Kota Pontianak, dan Kabupaten Sambas, Dimana pada lokasi Kabupaten Sambas menjadi tempat rekomendasi pembangunan pelabuhan perikanan berdasarkan peta sebaran daerah potensial penangkapan ikan (Fishing Ground).Kata kunci : Pelabuhan Perikanan, Fishing Ground
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI ALIH FUNGSI PENGGUNAAN BANGUNAN RUMAH TINGGAL MENJADI KOMERSIAL KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA Rendy Hidayat; Nana Novita Pratiwi; Ely Nurhidayati
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.44741

Abstract

Perubahan pemanfaatan fungsi bangunan gedung di Jalan Sejahtera 1 sudah terlihat berbeda dengan peruntukannya sebagai kawasan permukiman menengah. Perubahan pemanfaatan fungsi bangunan tersebut secara bertahap akan mengubah kawasan dominasi rumah hunian menjadi komersial seperti menjadi ruko, rumah makan, toko, salon, kantor swasta, laundry dan lainnya yang mempunyai implikasi yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan fungsi pemanfaatan bangunan perumahan menjadi komersial di Jalan Sejahtera 1. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk mengidentifikasi karekteristik fungsi penggunaan bangunan di wilayah studi, sedangkan analisis logistic regression model untuk mengetahui faktor-faktor terjadinya perubahan fungsi bangunan rumah menjadi komersial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan fungsi pemanfaatan bangunan rumah menjadi komersial yang terjadi di Jalan Sejahtera 1 merupakan daerah strategis, karena merupakan jalan penghubung antara Kecamatan Pontianak Tenggara dengan Kecamatan Sungai Raya. Perubahan fungsi bangunan menjadi komersial sebesar 26,4%, faktor yang memengaruhi adalah utilitas umum dan personal pemilik lahan. Semakin lengkap utilitas umum, maka semakin tinggi pula kemungkinan perubahan fungsi pemanfaatan bangunan perumahan. Begitu juga dengan personal pemilik lahan, semakin rendah pendidikan, penghasilan dan mata pencarian maka semakin tinggi pula perubahan fungsi pemanfaatan bangunan perumahan menjadi komersial.
STUDI KELAYAKAN FINANSIAL PEMBANGUNAN TERMINAL TIPE B DI KABUPATEN BENGKAYANG Nizal Ahmad Syahirul Alim; - Syahrudin; Riyanny Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.50305

Abstract

Studi kelayakan finansial  berpengaruh sangat besar pada proyek investasi, karena setiap proyek investasi yang akan dilakukan tidak selalu dalam keadaan yang menguntungkan sehingga investasi yang dilakukan dapat berdampak sia-sia bagi investor. Oleh Karena itu diperlukan suatu studi kelayakan terhadap proyek investasi. Studi kelayakan finansial dilakukan dengan 3 tahapan yaitu perhitungan cash out (pengeluaran), perhitungan cash in (pendapatan), dan perhitungan kriteria seleksi. Perhitungan cash out dilakukan dengan mengumpulkan data-data konstruksi, pemeliharaan, operasional.Setelah dilakukan perhitungan cash out maka dilakukan perhitungan cash in dengan mengumpulkan data jumlah kendaraan di terminal Bengkayang sebagai studi banding terhadap perhitungan pendapatan terminal Bengkayang. Metode yang digunakan adalah Regresi Linier. Metode ini dilakukan untuk mengetahui jumlah kendaraan tiap tahunnya. Setelah dilakukan perhitungan cash in, langkah terakhir yang dilakukan adalah kriteria seleksi kelayakan finansial dengan 4 (empat) metode yaitu metode Benefit Cost Ratio (BCR), metode Net Present Value (NPV), metode Internal Rate of Return (IRR), dan metode Payback Periode. Seleksi kriteria dilakukan untuk mengetahui kelayakan finansial yang terjadi pada proyek tersebut. Dari hasil perhitungan kriteria seleksi dapat diketahui suatu proyek layak dibangun dengan memberikan keuntungan atau tidak layak dengan mengalami kerugian. Kata kunci : Angkutan umum, Terminal, Transportasi,.
TINJAUAN SISTEM IRIGASI TERHADAP PEMULIHAN TAMBAK DI DUSUN KALANG BAHU, KECAMATAN JAWAI SELATAN, KABUPATEN SAMBAS Hajili Siyanto; Jhonny MT. S; Arfena Deah Lestari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42207

Abstract

Salah satu Dusun bernama Dusun Kalang Bahu Kabupaten Sambas terdapat tambak dengan luas 114 Ha. Tambak ini dibangun pada tahun 1990 dan 6 tahun kemudian berhenti operasionalnya. Oleh karena itu penelitian dilakukan untuk mengetahui aspek utama tidak berfungsinya tambak dan merancang kembali sistem irigasi yang baik pada tambak. Dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, dilakukan analisa terhadap data curah hujan, kualitas air, kualitas tanah, pasang surut, serta perencanaan dimensi saluaran irigasi. Hasil yang didapat menunjukan bahwa pasang surut tertinggi sebesar 1,1 m dengan kecepatannya sekitar 30,69 m/det. Curah hujan yang terjadi pada lokasi penelitian sangat kecil. Pada periode ulang 5 tahunan hanya sebesar 29,75 mm dan dengan intensitas curah hujannya sebesar 4,96 mm/jam. Kualitas air pada lokasi penelitian tidak memenuhi persyaratan budidaya serta ketersediaan plankton dan phitoplankton sangat rendah berkisar antara 289 – 466 cel/ml dan indeks diversitas (H’) < 1. Untuk kualitas tanah di lokasi tambak memenuhi persyaratan untuk budidaya. Hasil analisa menunjukkan tambak masih dapat dioperasionalkan tetapi diperlukan perlakuan khusus sehingga tidak dapat dikelola secara perorangan. Kata Kunci : Tambak, Irigasi
ANALISIS RUTE KAPAL WISATA SUSUR SUNGAI KAPUAS KOTA PONTIANAK DI MASA PANDEMI COVID-19 Nina Siti Barokah; Gusti Zulkifli Mulki; Riska A. Ayuningtyas
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i1.45253

Abstract

Kapal wisata susur Sungai Kapuas merupakan sarana pendukung bagi pariwisata di Kota Pontianak. Supply yang diberikan pada kapal wisata susur sungai ini berupa berkeliling Sungai Kapuas menggunakan kapal yang dimodifikasi menjadi kapal wisata untuk menikmati pemandangan Kota Pontianak dari sisi Sungai Kapuas. Masa pandemi Covid-19 Pemerintah Indonesia menetapkan PSBB sehingga memaksa menghentikan kegiatan pariwisata sementara waktu. Pandemi Covid-19 memberikan dampak kepada kapal wisata susur Sungai Kapuas di Kota Pontianak seperti jadwal yang tidak menentu, perubahan rute semakin singkat dan tidak menjangkau semua objek daya tarik wisata yang berada di tepian Sungai Kapuas. Tujuan dari penelitian adalah menganalisis rute kapal wisata susur Sungai Kapuas di Kota Pontianak di masa pandemi Covid-19 agar dapat mengoptimalkan kapal wisata susur sungai. Metodologi yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian adalah kapal wisata susur Sungai Kapuas di Kota Pontianak tidak menjangkau semua objek wisata di tepian sungai dan memiliki jarak yang berbeda di ketiga lokasi. Memiliki jarak yang berbeda namun dengan harga tiket yang sama membuat pengunjung merasa tidak puas. Rekomendasi rute yang diberikan adalah dengan merekomendasikan rute yang sama dan menambah lokasi kapal wisata susur Sungai Kapuas di Kota Pontianak agar semua kapal dapat menarik penumpang di hari yang sama.Kata Kunci : kapal wisata susur sungai, pandemi Covid 19, rute, wisata
ANALISIS KETERSEDIAAN PERSAMPAHAN DI KELURAHAN SUNGAI BELIUNG KECAMATAN PONTIANAK BARAT Ridho Irfandi; Gusti i Zulkifli Mulki; Erni Yuniarti
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.46053

Abstract

Permukiman menempati areal paling luas dalam pemanfaatan ruang, mempunyai pola-pola tertentu yang menciptakan pola dan struktur suatu kota. Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh permukiman penduduk yaitu persampahan yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Ketersediaan prasarana persampahan di Kelurahan Sui.Beliung merupakan suatu hal yang penting, mengingat kurangnya tempat sampah sering menjadi kendala menumpuknya sampah di berbagai  tempat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan prasarana persampahan yang ada di Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah proyeksi penduduk untuk menentukan kebutuhan ketersedian prasarana persampahan untuk tahun mendatang, analisis pengelolaan persampahan dengan menggunakan standar pelayanan minimal Permen PU No 01 Tahun 2014 tentang tersedianya fasilitas pengurangan sampah di perkotaan dan menggunakan analisis kebutuhan persampahan dengan menggunakan SNI 03-1733 Tahun 2004 Tentang tata cara perencanaan lingkungan perumahan. Hasil dari penelitian adalah kondisi prasarana persampahan yang ada di lokasi penelitian berupa kantong plastik, menampung sampah di halaman rumah serta adanya petugas pengangkut sampah.Kata Kunci: Kelurahan Sungai Beliung. prasarana persampahan
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN RISIKO MENGGUNAKAN METODE HIRAC PADA AKTIVITAS TAMBANG BAUKSIT DI PT ANEKA TAMBANG TBK TAYAN HILIR Rima Ardyanti; Azwa Nirmala; Fitriana Meilasari
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i2.42488

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal penting dan perlu diperhatikan oleh pihak perusahaan. Dalam pelaksanaan kegiatan di PT. Aneka Tambang Tbk terdapat kondisi tidak aman. Untuk itu perlu dilakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko kecelakaan dan rekomendasi pengendalian risiko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode HIRAC (Hazard Identification Risk Assessment and Control). Penelitian dimulai dengan identifikasi bahaya pada aktivitas alat di washing plant, setelah mengetahui potensi bahaya selanjutnya mengklasifikan hasil data ke dalam tabel penilaian risiko berdasarkan tiga komponen yaitu kemungkinan (likelihood), paparan (exporsure), dan keparahan (severity), kemudian dapat diketahui potensi bahaya pada kategori risiko priority 3, substansial, priority 1 dan very high. Langkah terakhir rekomendasi pengendalian risiko agar kecelakaan dapat diminimalisir. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah 21 bahaya dan 25 risiko diantaranya stopper licin, pijakan tangga dan lantai licin, lantai hopper licin, kabel terlepas, putus dan konslet, kebisingan alat, lantai area dan dalam trommel grizzly licin, area jaw crusher becek dan licin, atap washing plant rusak, area trommel plate dan trommel screen licin.. Masing-masing potensi bahaya memiliki tingkat risiko yang berbeda meliputi kategori risiko priority 3, substansial, priority 1 dan very high. Rekomendasi pengendalian risiko untuk meminimalisir kecelakaan dilakukan dengan eliminasi, administratif, dan alat pelindung diri (APD). Kata kunci: bahaya, kemungkinan, keparahan, paparan
ANALISIS KETIMPANGAN EKONOMI WILAYAH KABUPATEN SEKADAU Dhea Adventia; Firsta Rekayasa Hernovianty; Nana Novita Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48279

Abstract

Ketimpangan  ekonomi  terjadi  sebagai  akibat  dari  tidak  meratanya  pertumbuhan  ekonomi  antar  daerah.  Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat tergolong kabupaten yang cukup tertinggal dibandingkan dengan kabupaten sekitar, yaitu Kabupaten Sintang dan Kabupaten Sanggau. Minimnya infrastruktur ekonomi, keterbatasan manajemen pasar dan rendahnya produktivitas menyebabkan kesenjangan ekonomi wilayah Kabupaten Sekadau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  ketimpangan  wilayah  di  Kabupaten  Sekadau  berdasarkan  aspek  ekonomi.  Pendekatan  kuantitatif merupakan  pendekatan  penelitian  yang  digunakan  dengan  analisis  skoring  untuk  melihat  ketimpangan  wilayah  di Kabupaten Sekadau berdasarkan aspek ekonomi yang terdiri dari produktivitas pertanian dan pendapatan masyarakat. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  ketimpangan  wilayah  di  Kabupaten  Sekadau  dari  kondisi  ekonomi  adalah ketimpangan  sedang.  Adapun  faktor  yang  mempengaruhi  ketimpangan  ekonomi  wilayah  Kabupaten  Sekadau  adalah pendapatan  masyarakat.  Hal  ini  menunjukkan  bahwa  tingkat  pendapatan  masyarakat  relatif  berada  di  kisaran  UMR Kabupaten Sekadau. Ketidakseimbangan sebaran aktivitas ekonomi yang cenderung cepat berkembang hanya di ibukota kabupaten menjadikan pertumbuhan ekonomi daerah pedalaman Kabupaten Sekadau semakin tertinggal.
KAJIAN PERILAKU PERKUATAN TANAH DASAR DI KOTA PONTIANAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISA NUMERIK Wulan Hidayah; - Aprianto; Eka Priadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v7i3.42543

Abstract

Salah satunya dari pusat perekonomian yang berada di kota Pontianak yang terletak di jalan Hassanuddin dan di jalan H. Rais A. Rachman, sehingga sepanjang jalan tersebut sering terjadinya kemacetan yang disebabkan oleh kegiatan masyarakat di sekitar jalan tersebut. Untuk mengurangi kepadatan kendaraan maka pemerintah melakukan perlebaran jalan tersebut. Faktor kondisi tanah di kota Pontianak didominasi oleh tanah lempung lunak. Secara umum tanah lempung lunak adalah suatu jenis tanah kohesi yang mempunyai sifat kurang menguntungkan. Proses penurunan ini akan dihitung menggunakan analisa data program Plaxis Proffesional 8.6 didapat angka berupa penurunan setelah perkuatan. Dari hasil analisa maka terdapat jumlah cerucuk 10 buah pada lebar jalan 4 meter dikali dengan 1 meter memanjang. Pada perencanaan dilapangan jumlah cerucuk yang digunakan 11 buah dengan jarak 40 cm. Sehingga daya dukung dari cerucuk kekuatan kayu kelas 2 memiliki Modulus Elastisitas (E) sebesar 100000 kg/cm2, luas penampang cerucuk (A) 78,57 cm2, kekuatan normal (EA) 231155,571 kN/m, Inersial cerucuk 491,07 cm4, dan kekuatan lentur (EI) 144,47 kN.m2/m. Dengan tital beban (Q) 104,26 kN/m3. Sehingga dengan ini menambah daya dukung di lapangan. Kata kunci : Cerucuk, daya dukung, plaxis, penurunan.
KAJIAN TEKNIS PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI 10.000 M3/BULAN CV LITHOSINDO JAYA DESA PENIRAMAN KECAMATAN SUNGAI PINYUH KABUPATEN MEMPAWAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT Frananta Purba; Syahrudin Syahrudin; Septami Setiawati
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48663

Abstract

CV.Lithosindo Jaya adalah perusahaan tambang batu granit yang berlokasi di Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat dengan izin usaha pertambangan seluas 4,4 Ha. CV. Lithosindo Jaya menargetkan produksi sebesar 10.000 m3/bulan batu granit dengan total waktu kerja 7,42 jam, namun produksi aktual hanya mencapai 4.715,82 m3/bulan batu granit. Tujuan  penelitian ini yaitu menganalisis tingkat  produktivitas dan mengetahui tingkat  efisiensi  kerja dari  alat gali-muat dan alat angkut berdasarkan parameter waktu edar, waktu kerja efektif, serta jumlah pass. Metode penelitian dilakukan dengan cara mengambil data variabel secara random sampling serta menganalisis data menggunakan metode statistik dalam penyelesaian rumusan masalah mengenai perhitungan produktivitas alat mekanis, dengan memperhitungkan variabel yang ada, seperti : cycle time, match factor, jumlah passing, waktu kerja efektif untuk meningkatkan pengoptimalan produksi sesuai dengan target yang telah ditetapkan perusahaan. Setelah dilakukan perbaikan terhadap waktu kerja efektif maka efisiensi kerja juga meningkat, yang awalnya 53% dan 70% menjadi 95% dan 96%. Adapun produksi alat muat dan alat angkut setelah dilakukan perbaikan efisiensi kerja meningkat menjadi 10.856,44 m3/bulan. Maka dengan menggunakan alternatif ini pihak perusahaan dapat mencapai target produksi sebesar 10.000 m3/bulan.Kata kunci: Alat, Dump truck, Efisiensi, Excavator, Produksi.

Page 59 of 148 | Total Record : 1475


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): JeLAST Edisi Februari 2026 Vol 12, No 4 (2025): JeLAST Edisi Desember 2025 Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025 Vol 12, No 2 (2025): JeLAST Edisi Juni 2025 Vol 12, No 1 (2025): JeLAST Edisi Februari 2025 Vol 11, No 4 (2024): JeLAST Edisi Desember 2024 Vol 11, No 3 (2024): JeLAST Edisi Agustus 2024 Vol 11, No 2 (2024): JeLAST Edisi Juni 2024 Vol 11, No 1 (2024): JeLAST Edisi Februari 2024 Vol 10, No 4 (2023): JeLAST Edisi Desember 2023 Vol 10, No 3 (2023): JeLAST Edisi Agustus 2023 Vol 10, No 2 (2023): JeLAST Edisi Juni 2023 Vol 10, No 1 (2023): JeLAST Edisi Februari 2023 Vol 9, No 4 (2022): JeLAST Desember 2022 Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022 Vol 9, No 2 (2022): JeLAST EDISI JUNI 2022 Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022 Vol 8, No 3 (2021): JeLAST EDISI DESEMBER 2021 Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021 Vol 8, No 1 (2021): JeLast Edisi Februari 2021 Vol 7, No 3 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 7, No 2 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 7, No 1 (2020): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2020 Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 6, No 1 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2019 Vol 5, No 3 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 4, No 4 (2017): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 3, No 3 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2016 Vol 2, No 2 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2016 Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016 Vol 2, No 2 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI JUNI 2015 Vol 3 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI DESEMBER 2015 Vol 1, No 1 (2015): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN Vol 3, No 2 (2014): VOL 3 NO 2 DESEMBER 2014 Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Edisi Februari 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil UNTAN Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Untan More Issue