cover
Contact Name
Trisnu Satriadi
Contact Email
sylva.scientaeae@ulm.ac.id
Phone
+6285101185530
Journal Mail Official
trisnu.satriadi@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani Km 36 Simpang Empat Banjarbaru Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Sylva Scienteae
ISSN : -     EISSN : 26228963     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Agriculture, Social,
Jurnal Sylva Scienteae merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang kehutanan, meliputi Teknologi Hasil Hutan, Manajemen Hutan, Budidaya Hutan, dan Konservasi Hutan. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Terbit pertama kali di bulan Agustus 2018. Pada Tahun 2018 hanya mengeluarkan dua edisi yaitu Agustus dan Oktober. Selanjutnya pada tahun 2019 sampai sekarang, jurnal dipublikasikan sebanyak 6 edisi, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember.
Articles 853 Documents
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PENGGUNAAN KACAMATA DAN FACE SHIELD PADA TENAGA KERJA DALAM PROSES PEMBUATAN ARANG DI PT. CITRA PRIMA UTAMA Wibisono, Fathur Bayhaqi Mubaraq; Adidin, Zainal; Thamrin, Gusti Abdul Rahmat
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 3 Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i3.11527

Abstract

ABSTRAK. Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan kejadian yang berhubungan dengan pekerjaan yang dapat menyebabkan cidera atau kesakitan (tergantung dari keparahannya) atau kejadian yang dapat menyebabkan kematian. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan penggunaan kacamata dan face shield pada para tenaga kerja di PT. Citra Prima Utama. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Citra Prima Utama unit Liang Anggang yang dilakukan wawancara kepada 60 tenaga kerja dengan rincian 30 menggunakan kacamata dan 30 menggunakan face shield. Tenaga kerja diberikan APD yang akan digunakan dalam melakukan kerja selama penelitian dengan waktu kurang lebih 4 jam pertama untuk menggunakannya. Pengaruh pemakaian kacamata dan face shield terhadap keluhan yang dialami para pekerja arang di PT. Citra Prima Utama memiliki kelebihannya yang sama yaitu terlindungi dan lebih percaya diri saat memalu arang yang berukuran besar, tidak terkena pecahan arang, dan debu saat proses pengayakan tidak mudah menempel ke wajah dan mata, sedangkan kekurangannya berbeda dimana menggunakan kacamata kekurangannya yaitu mudah berembun, mudah kotor, pengelihatan menjadi buram, menghambat pemilahan batu, membuat pusing dan sakit kepala, menjadi mudah berkeringat, dan produktivitas berkurang sedangkan kekurangan dari face shield yaitu mudah berembun, mudah kotor, pengelihatan menjadi buram,menghambat pemilahan batu, membuat pusing dan sakit kepala,menjadi mudah berkeringat, produktivitas berkurang, mengganggu pernafasan, dan menjadi lebih berat.
Einventory of Land Ownership Based on Drone Images in Free Space Transmission Line 150 Kv High Voltage Airlines Kandangan – Incomer Tower T.01 – T.11 Inventarisasi Kepemilikan Tanah Berbasis Citra Drone Di Ruang Bebas Jalur Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 KV Kandangan - Incomer Tower T.01 - T.11 Ary, Abdul Halid; Asy'ari, Mufidah; Suyanto, Suyanto
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 3 Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i3.9506

Abstract

ABSTRACT. Forest area is one of the uncertainties that hinders the effectiveness of forest governance. This uncertainty triggers land tenure conflicts with various parties. Forest land tenure issues are related to the implementation of development programs in the electricity sector. Expansion of SUTT network transmission across land, buildings and residents' crops so residents are given compensation and compensation. This study aims to analysis data on land ownership under the transmission line of SUTT 150 kV Kandangan – Incomer from T.01 - T.11. This study used an inventory method using drone imagery in the Kandangan and Padang Batung Districts. The results of study regarding the inventory of drone image-based land ownership in free space of SUTT 150 kV Kandangan - incomer from tower t.01 - t.11 totaled 113 people including 1 PLN land and 1 government land. Land legality status in the form of SPPT totaled 91 people with 82%, SHM totaled 19 people with 17% and grant letters 1 person with 1%. There are 5 buildings, 2 permanent buildings (P), 1 semi-permanent building (SP) and 2 non-permanent buildings (NP). The largest land ownership boundary area T.09 – T.10, that is 2,030.26 m2, The smallest land ownership boundary area T.07 – T.08, that is 12.37 m2. There are 121 function areas consisting of 10 residential areas (KPPm), 87 wetland agriculture (PLB) and 24 dry land agriculture (PLK). The results of this study are useful for PT PLN (Persero) as a provider of compensation funds so that these funds are received by the residents concerned.ABSTRAK. Areal kawasan hutan adalah salah satu ketidakpastian yang menghambat efektifitas tata kelola hutan. Ketidakpastian ini memicu konflik tenurial lahan dengan berbagai pihak. Persoalan tenurial lahan hutan berkaitan dengan pelaksanaan program pembangunan di bidang kelistrikan. Perluasan transmisi jaringan SUTT melintasi tanah, bangunan dan tanaman warga sehingga untuk mempercepat pembebasan lahan, warga diberikan ganti rugi dan kompensasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data kepemilikan tanah yang berada di bawah jalur transmisi SUTT 150 kV Kandangan – Incomer dari T.01 - T.11. Penelitian ini menggunakan metode inventarisasi menggunakan citra drone pada wilayah Kecamatan Kandangan dan Padang Batung. Hasil penelitian mengenai inventarisasi kepemilikan tanah berbasis citra drone di ruang bebas jalur transmisi SUTT 150 kV kandangan – incomer dari tower t.01 – t.11 berjumlah 113 orang termasuk 1 tanah PLN dan 1 tanah pemerintah. Status legalitas tanah berupa SPPT berjumlah 91 orang dengan persentase 82%, SHM berjumlah 19 orang dengan persentase 17% dan surat hibah 1 orang dengan persentase 1%. Terdapat 5 bangunan yaitu 2 bangunan permanen (P), 1 bangunan semi permanen (SP) dan 2 bangunan non permanen (NP). Luas batas kepemilikan tanah terbesar terdapat pada T.09 – T.10 yaitu 2.030,26 m2 sedangkan luas batas kepemilikan tanah terkecil terdapat pada T.07 – T.08 yaitu 12,37 m2. Fungsi kawasan berjumlah 121 fungsi terdiri dari 10 kawasan peruntukkan permukiman (KPPm), 87 pertanian lahan basah (PLB) dan 24 pertanian lahan kering (PLK). Hasil dari penelitian ini berguna untuk PT.PLN (Persero) sebagai pemberi dana kompensasi agar dana tersebut diterima oleh warga yang bersangkutan.
KARAKTERISTIK BIOPELET DARI CAMPURAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT ( Elaeis guineensis ) DAN KAYU KALIANDRA( Calliandra calothyrsus ) Saputra, Sigit Wahyu; Violet, Violet; Radam, Rosidah
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 2 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 2 Edisi APRIL 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i2.18947

Abstract

Limbah industri kelapa sawit berupa tandan kosong kelapa sawit sangat melimpah di Indonesia. Tandan kosong kelapa sawit dapat dimanfaatkan untuk aneka kebutuhan, mulai dari bahan baku kertas hingga berpotensi sebagai energi terbarukan yang menjanjikan karena ketersediaannya melimpah dan dapat dikonversi menjadi berbagai bentuk bahan bakar seperti arang briket atau biopelet untuk menggantikan bahan bakar gas rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik biopelet yang terbuat dari limbah tandan kosong kelapa sawit dan serbuk kayu kaliandra meliputi kadar air, kerapatan, kadar abu, zat terbang, karbon terikat, nilai kalor dan mengetahui komposisi kualitas biopelet mana yang terbaik sesuai dengan standar yang berlaku. metode yang digunakan meliputi pengumpulan bahan baku, pembuatan sampel uji, pengujian karakteristik. Hasil penelitian. hasil penelitian yang terbuat dari komposisi A (Serbuk tandan kosong kelapa sawit 100%) B (Serbuk tandan kosong kelapa sawit 75 % + serbuk kaliandra 25%) C (Serbuk tandan kosong kelapa sawit 50 % + serbuk kayu kaliandra 50 %) D (Serbuk tandan kosong kelapa sawit 25 % + serbuk kayu kaliandra 75 %) E (Serbuk kaliandra 100%) berturut-turut nilai kadar air (10%, 9,67%, 10,33%, 8,33%, 8,33%) nilai kearapatan (0,5179g/cm3, 0,5618 g/cm3, 0,633 g/cm3, 0,7251 g/cm3, 0,7224 g/cm3), kadar abu (1%, 7%, 10,33%, 18,67%, 26%) zat terbang ( 1%, 12%, 20,67%, 27,33%, 23%), karbon (88%, 71,33%, 58,67%, 45,33%, 42,67%), kalor (3904,24 kal/g, 3703,37 kal/g, 4252,33 kal/g, 3654,83 kal/g, 3700,10 kal/g).
PRODUKTIVITAS KAYU TEBANGAN PRODUSEN KAYU MASYARAKAT LOKAL DESA LANGON DENGAN PT SHAFWAH LESTARI ABADI Riswanda, Ari; Rahmadi, Adi; Kurdiansyah, Kurdiansyah
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 2 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 2 Edisi APRIL 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i2.18936

Abstract

Produktivitas kerja merupakan aktivitas yang mengacu pada produk akhir yang telah ditentukan oleh kualitas dan kuantitas barang atau jasa sesuai dengan waktu dan juga standar yang telah diterapkan oleh Kelompok Usaha. Lokasi yang menjadi penelitian yaitu di PT Shafwah Lestari Abadi sedangkan untuk lokasi penelitian produsen kayu tebangan masyarakat lokal berada di Desa Langon, Kecamatan Muara Komam. Kondisi alat dari produsen kayu tebangan masyarakat lokal Desa Langon menggunakan 1 Chainsaw Merek STIHL tipe MS 070 Dengan 1 orang Chainsawmen dan 1 orang Pembantu. Sementara di PT SLA menggunakan 2 Chainsaw Merek STIHL MS 361 dibantu dengan 3 Excavator, masing-masing lokasi 7 hari pengulangan. . Data yang diambil berupa waktu kerja dalam setiap elemen kerja penebangan pohon sebagai Output, diameter dan panjang pohon setelah ditebang sebagai dasar perhitungan volume kayu yang akan ditebang sebagai Input. Dari ke-2 data tersebut mendapatkan nilai produktivitas dengan menghitung Output:Input.   Produktivitas produsen kayu masyarakat lokal tercatat dengan total nilai produktivitas sebesar 6,37, dengan rata-rata harian sebesar 0,91. Mereka menebang Pohon Nyatoh dan Pulai. Sebaliknya, PT Shafwah Lestari Abadi memiliki total nilai produktivitas sebesar 56,96, dengan rata-rata harian sebesar 8,13, dan mereka menebang pohon eukaliptus. Faktor yang menjadi kendala dari 2 lokasi tersebut kebanyakan dari faktor alam dan peralatan yang digunakan
Aktivitas Antioksidan, Tabir Surya, Dan Profil Fitokimia Lignin Hasil Ekstraksi dengan Deep Eutectic Solvent Wahyuningrum, Maeda; Sinaga, Franklin Solano; Narayana, Nadiva Yasmin; Mandak, Meisy Gloria; Simanjuntak, Tutur; Aristi, Manggar Arum; Prayogo, Yanico Hadi; Lumbangaol, Raymon Alpindo
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 2 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 2 Edisi APRIL 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i2.18339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan, potensi tabir surya, dan profil fitokimia lignin yang diekstraksi dari limbah cangkang kemiri (Aleurites moluccana) menggunakan metode Deep Eutectic Solvent (DES) sebagai pendekatan green chemistry. Ekstraksi lignin dilakukan menggunakan sistem DES berbasis kolin klorida-asam laktat dengan perbandingan molar 1:2 pada suhu 135 °C selama 3 jam. Lignin hasil ekstraksi dianalisis kandungan fenolik dan flavonoid total, aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH, nilai Sun Protection Factor (SPF) secara in vitro menggunakan spektrofotometri UV-Vis, serta karakterisasi gugus fungsi menggunakan FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lignin hasil ekstraksi DES memiliki kandungan fenolik total yang tinggi (389 mg GAE/g) dan kandungan flavonoid sebesar 15 mg QE/g. aktivitas antioksidan lignin tergolong sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 28,67 ppm. Uji aktivitas tabir surya menunjukkan bahwa pada konsentrasi 100 ppm, lignin mampu memberikan nilai SPF 9,9 yang termasuk kategori proteksi maksimal. Analisis FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus hidroksil fenolik, karbonil, dan struktur aromatik yang berperan penting dalam aktivitas antioksidan dan penyerapan UV. Hasil ini menunjukkan bahwa lignin cangkang kemiri hasil ekstraksi DES berpotensi besar sebagai bahan aktif alami untuk aplikasi tabir surya ramah lingkungan
PENGAWASAN KUALITAS DIMENSI KAYU LAPIS DAN BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DI PT. HUTAN RINDANG BANUA SEBAMBAN BARU TANAH BUMBU Sari, Fema Novita; Istikowati, Wiwin Tyas; Abidin, Zainal
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 3 Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i3.10687

Abstract

ABSTRACT. The company is currently facing increasingly complex challenges, including in the manufacturing sector. Quality control is essential, even in the field of plywood manufacturing. Quality control of plywood dimensions is crucial to ensure that the produced products meet the expected quality standards. The objective of this research is to determine and analyze the quality of plywood dimensions (length, width, thickness, and curvature) and some influencing factors at PT. Hutan Rindang Banua, Sebamban Baru, Tanah Bumbu. The study conducted quality tests on plywood, including measurements of length, width, thickness, and curvature of 35 samples. The data were analyzed using Shewhart diagrams, and additional information was gathered through interviews and direct field observations. The results of the research showed that the average length of plywood was 2,439.96 mm, and the average width was 1,219.94 mm, both meeting the standard requirements. The average curvature of plywood was 2,729.58 mm, with a non-conformance rate or the probability of not meeting the upper specification limit (ZUpper) of 0.19%. The average thickness of plywood was 12.06 mm, with a non-conformance rate or the probability of not meeting the upper specification limit (ZUpper) of 0.11%, and for the lower specification limit (ZLower), it was 0.14%.Keywords. Fishbone diagram; plywood; Shewhart diagram..ABSTRAK. Perusahaan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, termasuk di sektor manufaktur. Pada bidang kayu lapis pun pengawasan kualitas diperlukan, contohnya pengawasan kualitas dimensi kayu lapis. Pengawasan kualitas dimensi kayu lapis sangat penting untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang diharapkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis kualitas dimensi kayu lapis (panjang, lebar, tebal dan kesikuan) dan beberapa faktor yang mempengaruhi di PT. Hutan Rindang Banua, Sebamban Baru, Tanah Bumbu. Penelitian melakukan pengujian mutu kayu lapis seperti ukuran Panjang, lebar, tebal, dan kesikuan kayu lapis sebanyak 35 sampel yang dianalisis menggunakan diagram Shewhart serta menggunakan metode wawancara dan observasi lapangan secara langsung. Hasil dari penelitian yaitu ukuran panjang kayu lapis dengan rata-rata 2.439,96 mm dan lebar dengan rata-rata 1.219,94 mm sehingga memenuhi standar, ukuran kesikuan kayu lapis dengan rata-rata 2.729,58 mm tingkat non-konforman atau besarnya peluang tidak terpenuhinya standar batas spesifikasi ZUpper sebesar 0,19%, serta rata-rata tebal kayu lapis 12,06 mm tingkat non-konforman atau peluang tidak terpenuhinya standar spesifikasi ZUpper adalah 0,11%, sedangkan untuk ZLower adalah 0,14%Kata Kunci. Diagram shewhart; diagram tulang ikan;kayu lapis.
KOMPOSISI JENIS, ASOSIASI DAN POTENSI TUMBUHAN PURUN DANAU (Lepironia articulate Retz.) DI KAMPUNG PURUN KOTA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN Mahendra, Riki; Arifin, Yudi Firmanul; Kissinger, Kissinger
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 3 Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i3.15927

Abstract

Purun danau (Lepironia articulata Retz) is a non-timber forest product that can live in peat swamps with high acidity. Besides being able to be utilized as a biofilter to improve water quality, purun is also used by the people of Purun Village as a basic material for making various products. Based on these benefits, a study was conducted to analyze the plants found and their associations as well as the potential that can be developed and maintained from purun danau. The selection of research locations was based on a purposive method and sampling using association sampling plots and interviews were conducted to obtain supporting data. Data taken in the field included the potential and plants found in the observation plot, pH and peat depth which were finally analyzed using a 2x2 contingency table and tested using the Ochiai Index (IO) calculation. The results showed that purun danau (Lepironia articulata Retz) was associated with 9 other plant species, namely a very high association between purun danau and purun tikus and a low scale between purun danau and cinnamon. The potential of purun danau in 1 ha of land can produce 11 tons of wet weight and only get 4.4 tons of dry weightPurun danau (Lepironia articulata Retz) merupakan hasil hutan non kayu yang mampu hidup pada rawa gambut dengan keasaman tinggi. Selain dapat dimanfaatkan sebagai biofilter untuk meningkatkan kualitas air, purun juga dimanfaatkan oleh masyarakat Kampung Purun sebagai bahan dasar pembuatan berbagai produk. Berdasarkan manfaat tersebut maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis tumbuhan yang ditemukan dan berasosiasi serta potensi yang dapat dikembangkan juga dipertahankan dari purun danau. Pemilihan lokasi penelitian berdasarkan metode purposive dan pengambilan sampel menggunakan plot sampling asosiasi serta dilakukan wawancara untuk mendapatkan data pendukung. Data yang diambil di lapangan meliputi potensi dan tumbuhan yang ditemukan di plot pengamatan, pH dan kedalaman gambut yang akhirnya dianalisis menggunakan tabel kontingensi 2x2 dan diuji menggunakan perhitungan Indeks Ochiai (IO). Hasil penelitian ditemukan hasil bahwa tumbuhan purun danau (Lepironia articulata Retz) berasosiasi dengan 9 jenis tumbuhan lainnya yaitu asosiasi sangat tinggi ditempati purun danau dengan purun tikus dan skala rendah ditempati purun danau dengan kayu manis. Potensi purun danau dalam 1 ha lahan mampu menghasilkan 11 ton berat basah dan hanya mendapatkan 4,4 ton berat kering.
IDENTIFIKASI KESEHATAN TANAMAN OBAT NON ENDEMIK DI KEBUN RAYA BANUA KALIMANTAN SELATAN Ginting, Eben Haezer; Rachmawati, Normela; Yamani, Ahmad
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 2 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 2 Edisi APRIL 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i2.18943

Abstract

Kesehatan tanaman menjadi aspek krusial dalam menjaga keberlangsungan ekosistem dan keseimbangan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesehatan, tipe, dan tingkat kerusakan tanaman obat non-endemik di Kebun Raya Banua, Kalimantan Selatan. Metode pengukuran menggunakan Nilai Indeks Kerusakan (NIK) dengan kriteria nilai 0-5 untuk menentukan tingkat kesehatan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman obat non-endemik di Kebun Raya Banua umumnya memiliki tingkat kesehatan yang baik dengan NIK berkisar antara 0-5. Hasil Penelitian identifikasi kerusakan menunjukkan bahwa kerusakan tertinggi terjadi pada bagian daun (72%), dengan tipe kerusakan utama adalah perubahan warna daun (53%) dan tingkat keparahan terbesar berkisar antara 01-19% (64%).  Identifikasi kerusakan menunjukkan bahwa kerusakan terutama terjadi pada bagian daun, dengan tipe kerusakan dominan berupa perubahan warna. Tingkat keparahan kerusakan cenderung ringan hingga sedang, dengan persentase kerusakan sebesar 01-19%. Penelitian ini memiliki manfaat signifikan dalam memberikan informasi mengenai kondisi kesehatan dan kerusakan tanaman obat non-endemik, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang strategi pengendalian dan pencegahan kerusakan tanaman. Upaya-upaya ini penting untuk menjaga keberlanjutan kebun raya dan ketersediaan sumber daya tanaman obat yang berkelanjutan.
MORFOLOGI TUMBUHAN JENIS KASTURI, CUBAN, DAN PALIPISAN DI KALIMANTAN SELATAN Ningtias, Adela Ayu; Fitriani, Adistina; Naemah, Dina
Jurnal Sylva Scienteae Vol 9, No 2 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 2 Edisi APRIL 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v9i2.18932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk morfologi tumbuhan jenis kasturi, cuban, dan palipisan. Metode penelitian ini adalah purposive sampling dengan melihat dan mengamati bentuk morfologi tumbuhan. Kasturi, cuban, dan palipisan merupakan buah endemik Kalimantan Selatan. Ketiga jenis ini termasuk dalam famili Anacardiaceae. Populasi jenis ini semakin menurun akibat penuaan pohon sehingga produktivitas menurun, sulit dibudidayakan, dan adanya alih fungsi lahan, karenanya jenis ini menjadi langka dan sulit ditemukan. Masyarakat memanfaatkan pohon ini untuk bahan bangunan dan bahan bakar kayu. Upaya pengenalan jenis pohon meliputi keanekaragaman ciri morfologi pohon dan pengenalan klasifikasi pohon. Penting juga untuk menyadari pola pertumbuhan pohon dan kebiasaan di lokasi tumbuh. Kasturi, cuban, dan palipisan memiliki kesamaan pada morfologi daun, buah, kulit kayu, batang, bunga, tajuk pohon, dan tempat tumbuh. Kasturi, cuban, dan palipisan tumbuh di sekitar pekarangan rumah, persawahan, tepi sungai, maupun di kebun-kebun milik warga. Jenis Mangifera ini tumbuh dengan pola tanam tidak menentu.
ESTIMASI CADANGAN KARBON MENGGUNAKAN METODE KLASIFIKASI NDVI DENGAN CITRA SENTINEL-2 DI KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Zen, Muhammad Arif Hafizh; Jauhari, Ahmad; Rinakanti, Rinakanti
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 3 Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i3.15922

Abstract

Forests in some parts of the Special Purpose Forest Area of Lambung Mangkurat University (KHDTK ULM) are experiencing intentional or unintentional deforestation, including forest fires that cause carbon dioxide emissions and potentially contribute to global warming. To overcome this, this study aims to estimate and analyze the amount of carbon stored in KHDTK ULM using the Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) value from the Sentinel-2 imagery. A total of 47 sample points were used in this study to build a regression model. The data collected involved trunk diameter, height of stake, pole, and tree growth, as well as dry weight for seedling, undergrowth, and litter. The results showed that carbon stocks in KHDTK ULM amounted to 30,434,777 kg or equivalent to 30,434,777 tons, covering an area of 1576.93 ha with various land cover classes based on NDVI values. The correlation between the value of NDVI and carbon stocks produces a linear equation of 469.08x - 121.18 with a correlation coefficient (R2) value of 0.7. A correction factor of 469.08 and an NDVI coefficient of 121.18 contribute to this equation. The Root Mean Square Error (RMSE) value of this model is 56.369, equivalent to 1.77% of the observed carbon potential. This research emphasizes the importance of monitoring and understanding carbon stocks in forest areas, providing valuable insights for sustainable forest management and global warming mitigation effortsHutan di beberapa bagian Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Universitas Lambung Mangkurat (KHDTK ULM) mengalami deforestasi yang disengaja atau tidak disengaja, termasuk kebakaran hutan yang menyebabkan emisi karbon dioksida dan berpotensi menyumbang pada pemanasan global. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan dan menganalisis jumlah karbon yang tersimpan di KHDTK ULM dengan menggunakan nilai Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dari citra Sentinel-2. Sebanyak 47 titik sampel digunakan dalam penelitian ini untuk membangun model regresi. Data yang dikumpulkan melibatkan diameter batang, tinggi pertumbuhan pancang, tiang, dan pohon, serta berat kering untuk pertumbuhan semai, tumbuhan bawah, dan seresah. Hasil penelitian menunjukkan cadangan karbon di KHDTK ULM sebesar 30.434.777 kg atau setara dengan 30.434.777 ton, meliputi luas wilayah 1576,93 ha dengan berbagai kelas tutupan lahan berdasarkan nilai NDVI.Korelasi antara nilai NDVI dan cadangan karbon menghasilkan persamaan linier 469,08x - 121,18 dengan nilai koefisien korelasi (R2) sebesar 0,7. Faktor koreksi sebesar 469,08 dan koefisien NDVI sebesar 121,18 merupakan kontribusi terhadap persamaan ini. Nilai Root Mean Square Error (RMSE) dari model ini adalah 56,369, setara dengan 1,77% dari potensi karbon yang diamati. Penelitian ini menekankan pentingnya pemantauan dan pemahaman cadangan karbon di kawasan hutan, memberikan wawasan berharga untuk pengelolaan hutan berkelanjutan dan upaya mitigasi pemanasan global.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 2 Edisi APRIL 2026 Vol 9, No 1 (2026): Jurnal Sylva Scienteae Vol 9 No 1 Edisi Februari 2026 Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025 Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 3 Edisi Juni 2025 Vol 7, No 6 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 6 Edisi Desember 2024 Vol 7, No 5 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 5 Edisi Oktober 2024 Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 4 Edisi Agustus 2024 Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 3 Edisi Juni 2024 Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Sylva Scientea Vol 7 No 2 Edisi April 2024 Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 1 Edisi Februari 2024 Vol 6, No 6 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 6 Edisi Desember 2023 Vol 6, No 5 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 5 Edisi Oktober 2023 Vol 6, No 4 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 4 Edisi Agustus 2023 Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 3 Edisi Juni 2023 Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 2 Edisi April 2023 Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 1 Edisi Februari 2023 Vol 5, No 6 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Vol 5 No 6 Edisi Desember 2022 Vol 5, No 5 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Vol 5 No 5 Edisi Oktober 2022 Vol 5, No 4 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Vol 5 No 4 Edisi Agustus 2022 Vol 5, No 3 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Vol 5 No 3 Edisi Juni 2022 Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Volume 5 No 2 Edisi April 2022 Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Sylva Scienteae Volume 5 No 1 Edisi Februari 2022 Vol 3, No 6 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Volume 3 No 6 Edisi Desember 2020 Vol 4, No 6 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 6 Edisi Desember 2021 Vol 4, No 5 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 5 Edisi Oktober 2021 Vol 4, No 4 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 4 Edisi Agustus 2021 Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 3 Edisi Juni 2021 Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 2 Edisi April 2021 Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Sylva Scienteae Volume 4 No 1 Edisi Februari 2021 Vol 3, No 5 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Vol 3 No 5, Edisi Oktober 2020 Vol 3, No 4 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Vol 3 No 4, Edisi Agustus 2020 Vol 3, No 3 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Vol 3 No 3, Edisi Juni 2020 Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Vol 3 No 2, Edisi April 2020 Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Sylva Scienteae Vol 3 No 1, Edisi Februari 2020 Vol 2, No 6 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 6, Edisi Desember 2019 Vol 2, No 5 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 5, Edisi Oktober 2019 Vol 2, No 4 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 4, Edisi Agustus 2019 Vol 2, No 3 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 3, Edisi Juni 2019 Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 2, Edisi April 2019 Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Sylva Scienteae Vol 2 No 1, Edisi Februari 2019 Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Sylva Scienteae Vol 1 No 2, Edisi Oktober 2018 Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Sylva Scienteae Vol 1 No 1, Edisi Agustus 2018 More Issue