cover
Contact Name
Suwito
Contact Email
jurnal.unhan@idu.ac.id
Phone
+628121550347
Journal Mail Official
jurnal.unhan@idu.ac.id
Editorial Address
niversitas Pertahanan Republik Indonesia ( UNHAN RI) Kompleks IPSC Sentul - Bogor 15141 Telp. 021-29618754 Fax. 021-29618773 Website : www.idu.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
ISSN : 26205262     EISSN : 26207400     DOI : 10.33172/jpbh
Jurnal Pertahanan & Bela Negara adalah merupakan wadah para dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi akademik, sekaligus perwujudan kontribusi intelektual terhadap perkembangan keilmuan di bidang Pertahanan dan Bela Negara melalui tulisan ilmiah baik berupa kajian maupun hasil penelitian. Jurnal Pertahanan & Bela Negara diterbitkan setiap tiga bulan sekali dalam setahun, yakni bulan April, Agustus dan Desember. Tujuan utama Jurnal Pertahanan & Bela Negara adalah untuk mengembangkan, memperkaya, dan menjadi referensi kajian bidang ilmu pertahanan dan bela negara, serta menjadi bahan pembelajaran dan pengkajian bagi para akademisi yang memiliki fokus dan minat pada bidang ilmu pertahanan dan bela negara. Jurnal Pertahanan & Bela Negara melingkupi kajian ilmu pertahanan dan bela negara dari perspektif strategi, manajemen, kebijakan, dan teknologi pertahanan, serta bidang kajian lainnya yang terkait ilmu pertahanan dan bela negara.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 275 Documents
DINAMIKA HAK ASASI MANUSIA DAN BELA NEGARA: ANTARA KEWAJIBAN KONSTITUSIONAL DAN KEBEBASAN INDIVIDU Hasani, Nebula Fauzan; Ridwan, Ridwan
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 16, No 1 (2026): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v16i1.19992

Abstract

Kewajiban bela negara merupakan prinsip konstitusional dalam sistem pertahanan Indonesia, namun implementasinya memicu diskursus mengenai harmonisasi antara kewajiban warga negara dan perlindungan hak asasi manusia (HAM). Penelitian ini menganalisis kebijakan bela negara Indonesia dalam kerangka HAM melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur komparatif terhadap model kebijakan di Korea Selatan, Swiss, dan Finlandia. Penelitian ini mengkaji kontradiksi antara kewajiban konstitusional bela negara dan perlindungan hak individu, serta menawarkan kerangka kebijakan yang menyeimbangkan kepentingan nasional dengan kebebasan sipil. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi bela negara yang menekankan partisipasi warga negara dengan mekanisme perlindungan hak, khususnya terkait prinsip kesukarelaan, hak keberatan berdasarkan keyakinan (conscientious objection), dan ketersediaan jalur partisipasi non-militer. Studi komparatif menyimpulkan bahwa integrasi pertahanan nasional dan HAM dapat dicapai melalui layanan sipil alternatif, tem pertahanan berbasis masyarakat, serta tata kelola mobilisasi yang transparan. Penelitian ini mengusulkan konsep harmonisasi bela negara dan HAM dalam sistem pertahanan Indonesia yang inklusif.
ANALISIS STRATEGI KERJA SAMA PANGAN INDONESIA-THAILAND DALAM MENDUKUNG STABILITAS PANGAN REGIONAL Utari, Andhara Refa Yunia; Yanti, Fitri; Rimapradesi, Yulia
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 16, No 1 (2026): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v16i1.20127

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu strategis di kawasan Asia Tenggara, terutama bagi Indonesia yang menghadapi tantangan dalam ketersediaan dan stabilitas pangan nasional. Thailand, sebagai eksportir beras terbesar di kawasan, menjadi mitra penting dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Indonesia dalam menjalin kerja sama pangan dengan Thailand serta kontribusinya terhadap stabilitas pangan di Asia Tenggara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan memanfaatkan data sekunder dari jurnal ilmiah, laporan lembaga internasional, dan publikasi resmi ASEAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama Indonesia–Thailand tidak hanya mencakup perdagangan beras, tetapi juga kolaborasi teknis dalam riset pertanian, transfer teknologi, dan mekanisme cadangan beras regional seperti ASEAN Plus Three Emergency Rice Reserve (APTERR). Strategi diplomasi pangan Indonesia mencerminkan sinergi antara diplomasi ekonomi, pembangunan, dan kemanusiaan yang berorientasi pada keberlanjutan dan solidaritas kawasan. Implementasi kerja sama ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan ketersediaan dan stabilitas pangan nasional, serta memperkuat integrasi kebijakan pangan di ASEAN. Dengan demikian, kerja sama Indonesia–Thailand dapat menjadi model kolaborasi regional dalam mewujudkan sistem pangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di Asia Tenggara.
SPATIAL IDENTIFICATION OF CRITICAL LOGISTICS INFRASTRUCTURE AS NATIONAL VITAL OBJECTS: A NETWORK RESILIENCE APPROACH TO MEGATHRUST CONTINGENCIES Sudibyo, Reno; Kurniadi, Anwar; Tawakal, Moh. Iqbal
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 16, No 1 (2026): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v16i1.20167

Abstract

PASTE/TEXT YOUR ABSTRAX TEXT HEREThe looming threat of a Megathrust earthquake and tsunami along the southern coast of Java compromises not only human safety but also the operational readiness of regional defense and national security. While existing literature predominantly focuses on outbound evacuation flows, there is a critical gap in assessing the resilience of inbound logistics supply chains essential for emergency response operations. This study aims to identify strategic road segments qualifying as National Vital Objects and to delineate isolated territories necessitating Military Operations Other Than War (MOOTW). By employing a spatial network science approach, specifically utilizing Betweenness Centrality algorithms and Network Robustness simulations within the Palabuhanratu road network, this research models the systemic breakdown of access under tsunami inundation scenario, by applying a binary failure threshold of flow depth hmax 0.3m. The quantitative analysis identifies "Jalan Lintas Jabar Selatan" as the critical logistics backbone, exhibiting the highest vitality score of 0.19, representing the dominant outlier compared to other arterial corridors in the network.  Concurrently, the hazard simulation reveals the formation of tactical isolation clusters in Citarik and Palabuhanratu, where 22.45% of the network nodes experience total access severance (cut-off). These findings underscore the strategic imperative for establishing joint contingency plans that integrate air-bridge and maritime access capabilities to ensure the continuity of national defense logistics during crisis contingencies.
KAJIAN EFEKTIVITAS PEMBUDAYAAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA TAHUN 2025: TEMUAN, EVALUASI, DAN REKOMENDASI STRATEGIS Ibrahim, Galuh
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 16, No 1 (2026): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v16i1.20255

Abstract

Kajian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pembudayaan pembinaan ideologi Pancasila pada tahun 2025, menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif evaluatif dengan melibatkan 5.356 responden dari 18 provinsi dan 125 kabupaten/kota. Analisis dilakukan berdasarkan Model CIPP (Context, Input, Process, Product) oleh Daniel L. Stufflebeam (2003 2014), yang menekankan evaluasi berorientasi keputusan. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas program secara keseluruhan sangat tinggi, mencapai indeks 85,33%. Analisis CIPP mengungkapkan bahwa program memiliki konteks (Context) yang kuat dan relevan secara nasional, serta proses (Process) pelaksanaan yang sangat efektif, ditandai oleh antusiasme dan partisipasi tinggi (80%), kualitas fasilitator dan materi yang sangat baik (85%). Dampak (Product) program juga signifikan, terlihat dari peningkatan pengetahuan dan pemahaman (90%), dampak sosial positif terhadap toleransi dan persatuan (indeks tertinggi 86,31%), serta motivasi perubahan perilaku (80%). Meskipun demikian, kajian mengidentifikasi celah pada komponen Input, di mana strategi komunikasi digital BPIP untuk menjangkau audiens pada tahap awal (awareness) dinilai belum optimal, dengan adanya mismatch antara preferensi media digital masyarakat (Instagram, TikTok, Facebook dominan) dengan tingkat interaksi pada kanal resmi BPIP yang masih rendah. Rekomendasi utama menekankan perlunya BPIP untuk mengoptimalkan strategi input digital guna memperluas jangkauan dan engagement awal, sambil terus mempertahankan dan memperkuat proses pelaksanaan program yang telah terbukti efektif. Hal ini memerlukan evaluasi berkelanjutan dan penyesuaian strategi adaptif agar Pancasila tetap relevan dan efektif di tengah dinamika perubahan. Pembatasan kajian meliputi sifat deskriptif kuantitatif, data berbasis persepsi, cakupan wilayah, dan keterbatasan instrumen kuesioner.
MODERNISASI ALUTSISTA TNI ANGKATAN LAUT PERIODE 2020-2029 SEBAGAI REALISASI KONSEP SEA POWER Levy, Arie Petra; Radjasa, Andhika Fathir; Nugraha, Muhammad Arief Prawira
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 16, No 1 (2026): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v16i1.20222

Abstract

Penelitian ini menganalisis bagaimana modernisasi alutsista Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) periode 2020–2029 sebagai instrumen strategis dalam realisasi Sea Power, deterrence by denial, dan naval diplomacy Indonesia. Metode penelitian kualitatif sekuensial digunakan dengan mengintegrasikan analisis bibliometrik melalui perangkat VOSviewer untuk memetakan tren akademik serta analisis dokumen kualitatif terhadap laporan resmi, dokumen kebijakan, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Minimum Essential Force (MEF) dan Optimum Essential Force (OEF) menjadi kerangka fundamental dalam transformasi postur TNI AL. Kombinasi antara pemenuhan kebutuhan minimum pada fase MEF dengan penekanan pada kualitas, combat readiness, dan optimalisasi aset pada fase OEF yang mencakup pengadaan fregat Brawijaya class, Balaputeradewa class, serta kapal selam telah memproyeksikan peningkatan kapabilitas TNI AL dari green water navy menuju blue water navy. Modernisasi ini secara signifikan meningkatkan kemampuan deterrence by denial melalui penguatan sistem sensor, radar, dan proyeksi daya tembak. Selain itu, peningkatan aset strategis ini memperluas ruang lingkup naval diplomacy Indonesia melalui latihan multilateral dan port visit. Implikasinya, realisasi Sea Power melalui modernisasi alutsista tidak hanya memperkuat pertahanan nasional tetapi juga memperkokoh pengaruh dan posisi tawar Indonesia dalam stabilitas keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2026): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 12, No 3 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 11, No 3 (2021): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 9, No 3 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 9, No 3 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 8, No 3 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 8, No 3 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 7, No 3 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 7, No 3 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 6, No 3 (2016): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 5, No 3 (2015): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 4, No 3 (2014): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara More Issue