cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 4 (2025)" : 30 Documents clear
Bonus demografi di Indonesia: Peluang dan tantangan dalam penguatan layanan kesehatan Priyono, Afifah Thaliah Putri; Alba, Alinda Mahardika; Jaya, Liranti Jacinta; Wasir, Riswandy
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1588

Abstract

Indonesia akan memasuki puncak bonus demografi 2030–2040 dengan mayoritas penduduk usia produktif. Ini membuka peluang ekonomi, namun menuntut sistem kesehatan yang kuat. Tantangannya mencakup peningkatan layanan, penanganan PTM, kesehatan mental, dan pemanfaatan AI. Strategi utamanya adalah peningkatan akses, edukasi, penguatan gizi, dan integrasi teknologi untuk mendukung tenaga kerja yang sehat dan produktif. Pencarian sistematis pada basis data yang relevan menggunakan Google Scholar dan PubMed dilakukan untuk mengidentifikasi penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025, yang berfokus pada bonus demografi, tantangan sistem kesehatan dan strategi pada usia produktif. Dengan mengadopsi metodologi Literatur Review, sebanyak 7 artikel berdasarkan relevansi dan kualitas metodologisnya. Kriteria inklusi studi yang dianalisis meliputi studi yang membahas bonus demografi, tantangan sistem kesehatan dan strategi pada usia produktif, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal terindeks dari tahun 2020 hingga 2025, dan tersedia dalam bahasa Indonesia atau Inggris serta kriteria eksklusi non-ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bonus demografi di Indonesia meningkatkan permintaan layanan kesehatan, terutama untuk bayi, wanita, anak, dan pekerja usia produktif. Tantangan utama meliputi terbatasnya akses layanan kesehatan reproduksi dan kurang optimalnya pelaksanaan program keluarga berencana. Untuk memanfaatkan peluang ini, diperlukan strategi yang fokus pada peningkatan gizi, kualitas layanan kesehatan, serta penurunan angka kelahiran agar tenaga kerja dapat lebih sehat dan produktif. Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar dengan kata kunci "Bonus Demografi", "Sistem Kesehatan", "Kesehatan Usia Produktif", "Strategi Kebijakan", dan "Penyakit Tidak Menular".
Efektivitas program dapur bebas stunting berbasis pemanfaatan sumber daya dalam penurunan stunting di Kelurahan Sicanang Belawan Medan Hasibuan, Ira Sri Mawarni; Gurning, Fitriani Pramita
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1589

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia dan menjadi tantangan dalam pembangunan sumber daya manusia. Upaya penanganan stunting memerlukan intervensi yang terintegrasi, salah satunya melalui program “Dapur Bebas Stunting” yang memanfaatkan potensi sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Dapur Bebas Stunting berbasis pemanfaatan sumber daya dalam menurunkan angka stunting di Kelurahan Sicanang, Belawan, Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode case studies. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (Deep Interview), observasi, dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini adalah Kepala Kelurahan, Kepala Lingkungan, Ibu PKK, Kader Posyandu, dan Ibu balita stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Dapur Bebas Stunting memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku gizi keluarga, peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi, dan pemanfaatan bahan pangan lokal secara efektif. Program ini juga berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di wilayah penelitian. Kesimpulan: Program Dapur Bebas Stunting yang berbasis pada pemanfaatan sumber daya terbukti efektif dalam upaya penurunan stunting. Dukungan lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini.
Gambaran faktor risiko kejadian tuberkulosis paru pada anak usia 6 bulan – 5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Babakan Nisaa', Defa Rahmatun; Rosyadi, Reza Julian Fadhilah
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1592

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Indonesia menduduki peringkat kedua dunia untuk kasus TBC tertinggi. Kabupaten Cirebon mencatat 261 kasus TBC anak pada 2021, dengan beragam faktor risiko yang mungkin mempengaruhi kejadian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran faktor risiko TBC paru anak seperti umur, jenis kelamin, gizi, ASI eksklusif, berat badan lahir, imunisasi BGC, kontak dengan penderita TB dewasa, pendidikan dan pekerjaan orang tua, status sosial ekonomi serta perilaku merokok orang tua. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan responden sebanyak 31 orang menggunakan analisis univariat pada Juni 2023 di Babakan, Kabupaten Cirebon. Didapatkan hasil mayoritas anak berusia tahun 1–<2 tahun (48,4%), laki-laki (51,6%), gizi kurang (96,7%), mendapat ASI eksklusif (96,8%), berat badan lahir normal (96,8%), imunisasi BCG (87,1%), orang tua berpendidikan SMA, penghasilan ayah di atas UMR (80,6%), ibu di bawah UMR (90,3%), ayah bekerja sebagai karyawan swasta (71,0%), ibu sebagai ibu rumah tangga (87,1%), ada perokok di dalam rumah (87,1%), dan sedikit riwayat kontak TB dewasa (83,9%). Dari 31 responden, didapatkan faktor risiko terbanyak pada anak berusia 1–<2 tahun, jenis kelamin laki-laki, menderita gizi kurang, ASI eksklusif, berat badan lahir normal, mempunyai riwayat imunisasi BCG, ayah dan ibu berpendidikan SMA, penghasilan ayah di atas UMR, ibu di bawah UMR, ayah sebagai karyawan swasta, ibu sebagai ibu rumah tangga, ada perokok di dalam rumah, dan tidak ada riwayat kontak TB dewasa.
Evaluasi indikator proses dan output sistem surveilans DBD di BLUD UPTD Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari Tahun 2024 Irma, Irma; Nurfadillah H, Siti; Milu, Sitti Fatimah
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1596

Abstract

Surveilans DBD adalah proses sistematis dan berkelanjutan yang mencakup pengumpulan, analisis, dan penyebaran data tentang penyakit DBD dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Tujuan dari evaluasi sistem surveilans kesehatan masyarakat adalah untuk memastikan bahwa pemantauan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dilakukan dengan cara yang efektif dan efisien. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan rancangan penelitian case study. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi surveilans DBD di BLUD UPTD Puskesmas Lepo-Lepo pada tahun 2024, ditinjau dari indikator proses dan output. Partisipan penelitian dikategorikan menjadi dua, yaitu informan kunci dan informan utama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Secara keseluruhan, indikator proses surveilans DBD di BLUD UPTD Puskesmas Lepo-Lepo berjalan cukup baik dan kondisi indikator output (laporan) termasuk dalam kategori sangat baik.
The impact of endometriosis towards the severity of anemia Nurjanah, Salsa Evva; Ningrom, Ira Citra; Purbowati, Mustika Ratnaningsih; Agatri, Norina; Poernomo, Megawati Al’badly Ponco Dewi; Marlina, Dina; Utomo, Aditya; Amri, Beni Samsul
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1597

Abstract

The purpose of this study was to investigate the relationship between endometriosis and anemia severity, along with other potential contributing factors. The study was conducted at Margono Hospital in Indonesia and involved patients with endometriosis who were enrolled from 2020 to 2024. Inclusion and exclusion criteria were applied, and statistical analyses, including odds ratios and prevalence ratios, were performed. The analysis revealed that women of reproductive age were significantly more likely to develop endometriosis, with an odds ratio of 3.033 [95% CI 1.703-5.403, p<0.001]. Increasing age contributed 0.9% to the likelihood of endometriosis, and parity was significantly associated with endometriosis, with nulliparous women having an odds ratio of 11.883 [95% CI 2.103-67.163, p<0.001]. No significant correlation was found between anemia severity and endometriosis, though moderate anemia was most likely in the case group [OR 0.744, 95% CI 0.520-1.063, p=0.613]. Although endometriosis did not significantly affect anemia severity in our study, further research is needed to explore the molecular impact of different types of endometriosis on erythropoiesis.
Optimalisasi pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di rumah sakit x Inayah, Zufra; Shirat, Hasan; Wahdaniah, Khoirotul; Sholikhah, Siti Mar'atus; Wamufiidah, Yusriiyahna
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1600

Abstract

Penelitian ini membahas optimalisasi pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Rumah Sakit X kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Indonesia, sebagai respons terhadap peningkatan volume limbah medis akibat tingginya kebutuhan layanan kesehatan, terutama selama pandemi COVID-19. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis praktik penyimpanan dan pengelolaan limbah saat ini, mengidentifikasi ketidaksesuaian terhadap regulasi, serta mengusulkan strategi optimalisasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pengambilan sampel limbah selama delapan hari berturut- turut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang penyimpanan eksisting seluas 24 m² belum mencukupi kebutuhan ideal sebesar 27,27 m², sehingga menimbulkan ketidakefisienan operasional serta potensi risiko kesehatan dan lingkungan. Upaya optimalisasi meliputi perbaikan kemasan, penataan ulang tata letak penyimpanan, dan penyesuaian frekuensi pengangkutan limbah, yang berdampak pada penurunan kebutuhan kemasan dan biaya transportasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi sederhana dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah B3 secara signifikan tanpa investasi besar, serta hasilnya dapat dijadikan acuan bagi rumah sakit lain yang menghadapi masalah serupa agar sesuai dengan regulasi dan menjamin keselamatan lingkungan serta tenaga kerja.
Hubungan pengetahuan, sikap, kenyamanan dan ketersediaan terhadap penggunaan alat pelindung diri pada pekerja kontruksi di PT XYZ Shafa, Banafsyah; Wasiyem, Wasiyem; Siregar, Putra Apriadi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1609

Abstract

Pekerja konstruksi memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja, sehingga penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi aspek penting dalam upaya pencegahan. Namun, tingkat kepatuhan penggunaan APD di lapangan masih rendah, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor individu dan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, kenyamanan dan ketersediaan dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja konstruksi di PT XYZ. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh pekerja konstruksi PT XYZ sebanyak 100 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 92% pekerja memiliki pengetahuan yang kurang baik, 78% pekerja memiliki sikap yang buruk, 65% pekerja merasa cukup nyaman menggunakan APD, dan 90% pekerja menyatakan tidak ada ketersediaan APD yang memadai. Penggunaan APD secara baik ditemukan pada 45% pekerja, sedangkan 55% pekerja menggunakan APD secara buruk. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,000), kenyamanan (p=0,000), dan ketersediaan APD (p=0,000) dengan penggunaan APD pada pekerja konstruksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan, sikap, kenyamanan, dan ketersediaan APD merupakan faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan APD pada pekerja konstruksi di PT XYZ. Disarankan agar perusahaan meningkatkan edukasi tentang pentingnya APD, menyediakan APD yang ergonomis dan nyaman, serta memastikan ketersediaan APD yang memadai bagi seluruh pekerja.
Formulasi sediaan sabun padat ekstrak Wuru Ketek (Myrica javanica Reinw. ex Bl) dengan basis minyak nabati dan minyak hewani Ardiyansyah, Muhamad; Adrianto, Dimas; Fakhriah, Amalina; Maulina, Devi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1611

Abstract

Tanaman Wuru Ketek (Myrica javanica reinw. ex. Bl) berpotensi menghambat Pertumbuhan bakteri serta dapat digunakan untuk pembuatan beberapa sediaan Untuk kehidupan sehari-hari, salah satunya sediaan sabun padat. Tujuan penelitian Ini adalah untuk mengetahui formulasi sediaan sabun padat Ekstrak Wuru Ketek (Myrica Javanica Reinw. ex. Bl.) menggunakan metode eksperimental dengan Desain trial. F0 tidak mengandung Ekstrak Wuru Ketek, sedangkan F1, F2, dan F3 Masing-masing mengandung Ekstrak Wuru Ketek sebesar 5%, 7,5%, dan 10% serta Melakukan uji skrining dan evaluasi fisik sediaan sabun padat yang mencakup uji Organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji stabilitas busa, dan uji aktivitas Antibakteri. Formulasi tersebut menunjukan bahwa tidak terjadi perubahan Organoleptik dan homogenitas, serta memenuhi standar pH 9-11 dan tinggi busa 1,3 Cm – 22 cm serta hasil uji aktivitas antibakteri diperoleh hasil diameter zona hambat 5 – 19 mm (sedang) hingga ≥20 mm (sangat kuat) terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
Pengaruh pemberian Murottal Al Quran terhadap kuantitas tidur balita 3-5 tahun di TPMB Ade Angga Desa Nogosari Tristiani, Ade Angga Pradini; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1632

Abstract

Introduction: Sleep disorders in toddlers represent clinical problems affecting optimal growth and development processes through sleep homeostasis dysfunction and neurohormonal regulation impairment. This study aims to analyze the effect of Quranic murottal recitation on sleep quantity in toddlers aged 3-5 years at TPMB Ade Angga, Nogosari Village. Methods: The research design employed a quasi-experimental pretest-posttest with control group involving 32 toddlers divided into experimental and control groups of 16 subjects each. The intervention consisted of playing Surah Al-Mulk murottal for 10 minutes, twice daily, for 10 consecutive days. Data collection utilized structured observation of nighttime sleep duration, analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test. Results: The experimental group demonstrated significant improvement in sleep quantity with p = 0.002, average sleep duration increase of 1.3 hours, and effect size r = 0.564. The control group showed no significant changes. Conclusion: Quranic murottal therapy effectively enhances toddler sleep quantity through parasympathetic nervous system modulation and can be recommended as a safe non-pharmacological therapeutic modality for pediatric sleep disorder management. Pendahuluan: Gangguan tidur pada balita merupakan permasalahan klinis yang mempengaruhi proses tumbuh kembang optimal melalui disfungsi homeostasis tidur dan regulasi neurohormonal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian murottal Al-Quran terhadap kuantitas tidur balita usia 3-5 tahun di Dusun Gumuk Bagu Desa Nogosari. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi experiment pretest-posttest with control group dengan sampel 64 balita yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 32 subjek. Perhitungan ukuran sampel menggunakan power analysis dengan α = 0,05, β = 0,20, dan effect size 0,8. Kriteria inklusi meliputi balita sehat usia 3-5 tahun, tidak memiliki riwayat gangguan neurologis, dan mendapat persetujuan orang tua. Intervensi berupa pemutaran murottal Surah Al-Mulk selama 10 menit setiap malam menjelang tidur selama 21 hari berturut-turut. Pengumpulan data menggunakan sleep diary tervalidasi dan aktigrafi untuk mengukur durasi tidur malam, latensi tidur, dan efisiensi tidur. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney untuk perbandingan antar kelompok dan uji Wilcoxon Signed Ranks Test untuk analisis pre-post dalam kelompok. Hasil: Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan kuantitas tidur dengan nilai p = 0,001, peningkatan median durasi tidur 1,5 jam (IQR: 1,0-2,0), dan effect size r = 0,45. Analisis baseline menunjukkan homogenitas karakteristik kedua kelompok (p > 0,05). Kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan (p = 0,723). Confidence interval untuk median difference adalah 1,2-1,8 jam. Kesimpulan: Terapi murottal Al-Quran efektif meningkatkan kuantitas tidur balita melalui modulasi sistem saraf parasimpatis dan dapat direkomendasikan sebagai modalitas terapi non-farmakologis yang aman untuk manajemen gangguan tidur pediatrik.
Pengaruh pemberian ekstrak Lidah Buaya (Aloe Vera) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada Mencit (Mus Musculus) diabetes melitus Hafizah, Nurul; Harleli, Harleli; Meliahsari, Renni; Irma, Irma
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1643

Abstract

Type 2 diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder characterized by hyperglycemia due to insulin resistance and pancreatic β-cell dysfunction. One non-pharmacological treatment approach considered safe, economical, and free from harmful side effects is the use of herbal plants, such as aloe vera (Aloe vera). This plant contains active compounds such as acemannan, flavonoids, and anthraquinones that have the potential to act as antihyperglycemic agents. This study aims to investigate the effect of Aloe vera extract administration on blood glucose levels in diabetic mice (Mus musculus). This study is an experimental laboratory study using a post-test only control group design. A total of 30 male mice were used, divided into five groups: positive control, negative control, and three treatment groups with aloe vera extract doses of 250 mg/kgBB, 300 mg/kgBB, and 350 mg/kgBB, respectively. Diabetes mellitus was induced using streptozotocin (STZ) at a dose of 150 mg/kgBB. Bivariate analysis was performed using a One-Way ANOVA test with a Post-Hoc LSD test. The results showed that aloe vera extract significantly reduced blood glucose levels (p<0.05), particularly at the 350 mg/kgBB dose. Therefore, it can be concluded that aloe vera extract has the potential to effectively reduce blood glucose levels in diabetic mice, especially at the highest dose tested. This study supports the potential of aloe vera as an antidiabetic phytopharmaceutical agent.

Page 3 of 3 | Total Record : 30