cover
Contact Name
Dwi Pela Agustina
Contact Email
pikma@amikom.ac.id
Phone
+6287711948294
Journal Mail Official
pikma@amikom.ac.id
Editorial Address
Building VI.3.2 Universitas AMIKOM Yogyakarta Jl. Ringroad Utara, Condongcatur, Depok Sleman, Yogyakarta, 55283 Phone: +62 274-884201 ext. 632
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema
ISSN : 26225476     EISSN : 26556405     DOI : https://doi.org/10.24076/pikma
Core Subject : Education,
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema adalah publikasi ilmiah yang pertama kali terbit pada tahun 2018. Jurnal PIKMA dipublikasikan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ekonomi dan Sosial, Universitas AMIKOM Yogyakarta. Selain itu, Jurnal PIKMA diterbitkan dua kali dalam setahun, yakni bulan Maret dan September. Adapun fokus tulisan Jurnal PIKMA adalah mengenai Media Baru dan Teknologi Komunikasi (New Media and Communication Technologies), Media dan Jurnalistik (Media and Journalism), Komunikasi Pemasaran (Marketing Communication), Kajian Film (Film Studies), Komunikasi Antar Budaya (Cross-cultural communication), Komunikasi Politik (Political communication) dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Information and Communication Technology).
Articles 161 Documents
ANALISA LIVE STREAMING SHOPPING PADA PLATFORM TOKOPEDIA PLAY THE GOODS DEPT Isabella M. Sirait; Rivanti, Theresia Andrea
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v7i2.1615

Abstract

Penelitian ini menganalisis apa saja pengaplikasian yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran merek dan niat beli bagi konsumen The Goods Dept di Tokopedia, saat live streaming shopping pada platform Tokopedia play, serta Faktor-faktor apa saja yang memotivasi gen Z untuk melakukan pembelian produk The Goods Dept pada saat Live Streaming shopping di platform Tokopedia Play merupakan tujuan penelitian ini, dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta wawancara mendalam untuk mengumpulakn datanya. Temuan penelitian ini menemukan bahwa motivasi pembelian generasi z dan pengaplikasian/ kegiatan Live streaming shopping yang dilakukan The Goods Dept, Gen z termotivasi karena terdapat promo yang ditawarkan, suasanya live streaming shopping yang enak dilihat, kepiawaikan host saat mengulas produk serta efisensitas yang dirasakan. Dan kegiatan yang dilakukan The Goods dept yaitu dengan memanfaatkan sosial media Instagram dan menampilkan sesi-sesi yang bermanfaat pada Live streaming mereka. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang strategi efektif untuk menarik perhatian dan meningkatkan pembelian dari konsumen Gen Z melalui live streaming shopping.
Revitalisasi Laman Resmi Sebagai Strategi Rebranding Universitas Pendidikan Indonesia: Proses dan Respons Haryanegara, Muhammad Endriski Agraenzopati; Arifin, Hadi Suprapto; Setiawan, Wawan
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v7i2.1726

Abstract

Penyampaian pesan dan nilai organisasi adalah bentuk dari bagaimana suatu organisasi melakukan pendekatan terhadap para pemangku kepentingan terkait. Dalam ruang lingkup pendidikan tinggi, citra dan performa universitas memiliki dinamika tersendiri. Hal ini mengingat pendidikan tinggi menawarkan suatu pengalaman atas jasa, sehingga klien dari kampus atau universitas hanya dapat memberikan penilaian terkait relevansi dan kualitas luaran yang dihasilkan hanya ketika para pengguna jasa tersebut telah mengalaminya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses strategi rebranding yang dilakukan Universitas Pendidikan Indonesia dan respons publik berkaitan dengan upaya rebranding tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan bentuk studi kasus yang menyoroti tiga narasumber, yakni satu narasumber utama dari tim penyusun rebranding serta dua orang pemangku kepentingan yang lain. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya rebranding yang dilakukan oleh Universitas Pendidikan Indonesia telah diawali dengan analisis diri dan analisis pelanggan yang memadai. Analisis tersebut kemudian menghasilkan identitas jenama melalui proposisi nilai yang membangun hubungan dengan pelanggannya. Respons yang diberikan oleh pemangku kepentingan terhadap revitalisasi laman resmi Universitas Pendidikan Indonesia telah mendapatkan respons positif dari pemangku kepentingan. Diharapkan kegiatan revitalisasi laman resmi dapat dikembangkan seterusnya.
Strategi Peningkatan Brand Awareness Indibiz di Telkom Jakarta Barat Terhadap Pelaku Bisnis Purnomo, Hanna Haifa
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v7i2.1848

Abstract

Layanan Indibiz oleh Telkom Indonesia bertujuan untuk menyediakan solusi internet yang handal, cepat, dan terjangkau bagi pelaku bisnis dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Namun, layanan ini masih menghadapi tantangan mengenai kesadaran mereknya di wilayah Jakarta Barat. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada strategi peningkatan brand awareness yang diterapkan oleh Wilayah Telekomunikasi (Witel) Jakarta Barat dalam memperkenalkan Indibiz sebagai solusi utama bagi UMKM. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Penelitian ini menemukan bahwa Witel Jakarta Barat telah menerapkan berbagai strategi pemasaran yang terintegrasi, baik secara digital maupun non-digital. Hasil implementasi strategi ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dalam kesadaran mereknya di wilayah Jakarta Barat.
Signs of Trauma: Representation of Mental Disorders in the Film '27 Steps of May Ikhwan, Fadeliyah; Akbar, Muh.; Mau, Muliadi; Saidah, Imro'atus
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v7i2.1880

Abstract

Isu gangguan jiwa akibat kekerasan seksual semakin mendapat perhatian dunia, termasuk dalam media massa seperti film. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi gangguan jiwa akibat kekerasan seksual dalam film 27 Steps of May dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi ikon, indeks, dan simbol dalam unsur naratif dan visual film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma korban direpresentasikan melalui berbagai tanda, seperti tatapan kosong, perilaku menghindar, dan menyakiti diri sendiri. Representasi ini menggambarkan dampak psikologis mendalam yang dialami korban, sekaligus memberikan wawasan tentang perjuangan penyembuhan trauma dalam konteks sosial dan personal. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap studi representasi trauma di media, khususnya terkait kekerasan seksual, dengan menyoroti bagaimana unsur sinematik dapat digunakan untuk menggambarkan isu sensitif secara empatik. Selain itu, hasil penelitian ini membuka diskusi tentang pentingnya penggunaan simbolisme visual dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak psikologis kekerasan seksual. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan, seperti berfokus pada satu objek studi, yang membatasi generalisasi temuan. Oleh karena itu, penelitian masa depan disarankan untuk meneliti representasi serupa dalam berbagai karya media dengan pendekatan multidisiplin, agar pemahaman terhadap isu ini dapat diperluas.
Keterlibatan Penonton Pada Konten Ritual Di Youtube Awi Bali Channel (Analisis Evaluatif) Artadi, Kadek; Putu Suardana, I Ketut
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v7i2.1935

Abstract

This research analyzes audience involvement in ritual content on the YouTube Awi Bali Channel as a medium for preserving Hindu traditions in facing the challenges of globalization. This research uses descriptive quantitative methods with statistical analysis on 62 videos. This research evaluates engagement indicators in the form of number of views, likes and comments. The results show an average view of 2,545 per video with a fairly high level of likes of 20.19 but low comments of 1.68. This indicates the tendency of viewers to be passive consumers. External factors, such as thumbnail design, production quality, and publication time, are more significant than video length or ritual type. Pitra Yajna content had the highest engagement, confirming cultural relevance as a key factor. This research concludes that optimizing visual elements, theme relevance, and publication strategies can increase engagement, thereby strengthening YouTube's role in preserving Hindu traditions through digital platforms.
Becoming the Idol: Quantitative Content Analysis of KPopfication in Clash of Champion Casts Pramesthi, Jasmine Alya
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v7i2.1954

Abstract

This study employs a quantitative content analysis method to explore the phenomenon of KPopification in the context of Clash of Champion casts, a student competition organized by Ruang Guru. Although the casts are not K-Pop idols, an analysis of 300 tweets reveals that social media audiences often apply K-Pop culture's terms and norms to them. By analyzing the frequency of keywords such as "Trainee," "Maknae," and "Disband," this research identifies audience perception patterns that view participants through the lens of K-Pop culture. The findings reveal that KPopification does not only occur within K-Pop fan communities but can also emerge among general audiences who adopt the K-Pop framework to evaluate individuals outside that context. From the perspective of Social Identity Theory, the casts’ social identities are externally shaped by the audience, creating expectations and pressures that may conflict with the participants' authentic identities. This study provides significant contributions to the field of communication studies, particularly concerning social media and identity formation, by revealing that KPopification can broadly occur beyond traditional fan communities, influencing how individuals are perceived and treated in the digital public sphere.
Koalisi Wacana Mengenai Pembangunan IKN Pada Masa Kampanye Pemilu 2024 Holaudi Putra, Muhammad
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v7i2.2001

Abstract

Pembangunan IKN menjadi wacana di masa pemilu presiden 2024. Wacana para paslon melalui media yang terafiliasi dengan partai politik tertentu, diasumsikan akan memberikan ruang dalam membicarakan kebijakan pembangunan IKN. Peran pemilik modal mengarahkan medianya untuk menyampaikan wacana sesuai kepentingannya, sangat memungkinkan terjadi. Herman & Chomsky merumuskan dalam model propaganda bahwa pemilik modal dan penguasa (elit media) memiliki kekuatan untuk merekayasa opini publik melalui media yang dimilikinya. Pemilihan narasumber yang sesuai kemauan penguasa menjadikan mereka aktor-aktor yang mewacanakan informasi yang pro kepada kebijakan penguasa. Dengan menggunakan discourse network analysis, penelitian ini ingin melihat koalisi wacana dan koalisi aktor yang terbentuk mengenai pemberitaan pembangunan IKN selama masa kampanye pemilu presiden 2024 berlangsung di empat media berita online terpilih. Dari hasil penelitian ini, ditemukan bahwa aktor dan wacana yang pro pembangunan IKN tampil dominan di masa kampanye pemilu 2024, dan menemukan wacana yang muncul dari media berita online terpilih hampir seragam.
Analisis Komparatif Framing Media Lokal dan Nasional pada Kasus OTT KPK di Provinsi Kalimantan Selatan Ainani, Muhammad; Hamdie, Nur Tazkia Amalia
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v7i2.2002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan framing antara media lokal dan nasional dalam pemberitaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing Robert M. Entman, penelitian ini menelaah empat artikel berita dari dua media lokal Kalimantan Selatan (Tribun Banjarmasin dan Radar Banjarmasin) dan dua media nasional (Kompas.com dan Media Indonesia). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam cara media lokal dan nasional membingkai kasus tersebut. Media lokal condong menyoroti dampak langsung kasus serta solusi praktis yang dapat diterapkan, sementara media nasional lebih fokus pada isu-isu struktural yang melingkupi korupsi. Perbedaan ini mencerminkan kompleksitas dalam peliputan kasus korupsi daerah dan menunjukkan pentingnya kolaborasi antara media lokal dan nasional untuk memberikan perspektif yang lebih komprehensif kepada publik. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam memahami peran media dalam membentuk opini publik terhadap isu korupsi, serta dalam pengembangan strategi pemberantasan korupsi dan peningkatan tata kelola pemerintahan di Indonesia. Penelitian ini juga menekankan perlunya penguatan jurnalisme investigatif dan peningkatan literasi media di kalangan masyarakat.
Komunikasi Lintas Agama Dalam Kegiatan Keagamaan Antara Gerakan Pemuda GPIB Petra Bogor Dengan Jamaah Masjid Al-Muttaqin Neglasari Bogor Utara Fridayne, Ruth; Pratiwi, Aprilyanti
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi lintas agama berperan sebagai upaya untuk meminimalisir terjadinya konflik antar umat agama, seperti yang direalisasikan oleh Gerakan Pemuda GPIB Petra Bogor dengan Jamaah Masjid Al-Muttaqin Neglasari Bogor Utara. Tujuan penelitian ini ialah mengidentifikasi komunikasi lintas agama yang dilakukan antara kedua kelompok agama tersebut. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori Akomodasi Komunikasi, dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah terjadinya komunikasi lintas agama melalui kegiatan keagamaan. Komunikasi lintas agama yang terjadi meliputi Akomodasi Komunikasi, yaitu adanya konvergensi seperti bergurau mengucapkan salam dan saling bergurau. Divergensi dengan menggunakan aksesoris serta mengucapkan kata identik dengan agama yang dianut dan Akomodasi berlebihan seperti gestur tubuh yang memegang dan merangkul. Masih belum banyak yang menggunakan teori akomodasi dalam komunikasi lintas agama, diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengkaji secara detil.
Online Media Framing Pada Fenomena Pemberitaan Doom Spending di Kalangan Milenial dan Gen Z Syaugie, Achmad; Nurhajati, Lestari
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 7 No. 2 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/4vy3nq43

Abstract

Abstrak Fenomena "doom spending" yakni perilaku konsumsi impulsif yang didorong oleh kecemasan, keingintahuan, tidak mau ketinggalan serta ketidakpastian, beberapa tahun terakhir ini marak di kalangan Gen Y (milenial) dan juga Gen Z (Zilenial), Diperkirakan fenomena ini hadir karena dipicu oleh akses digital, baik berupa media sosial maupun platform belanja online. Salah satu platform belanja online terbesar di Indonesia bahkan menginformasikan sampai akhir tahun 2024, tren belanja online di dominasi pada produk fashion & aksesoris, kecantikan & perawatan tubuh, serta gadget & elektronik. Tampak jelas dari data tersebut bukan kebutuhan pokok sehari-hari yang diutamakan oleh para konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana fenomena doom spending ini diberitakan oleh media online di Indonesia. Literasi finansial sebagai bagian dari literasi media digital menjadi salah satu konsep untuk membantu menganalisis fenomena yang ada. Penelitian ini akan menggunakan metode analisis kualitatif pada 3 media online yang paling banyak diakses oleh masyarakat Indonesia, yakni Detik.com, Tribunews,com, dan Kompas.com dalam kurun waktu Januari-Desember 2024, dengan mengambil sampel masing-masing satu kasus pemberitaan yang unik. Hasil riset ini menunjukan bahwa Detik.com lebih condong menyoroti digitalisasi sebagai pemicu doom spending. Sedangkan Tribunnews.com dan Kompas.com lebih menyalahi kesenjangan sosial dan tren berbelanja anak muda. Kata Kunci: Media Framing, Doom spending, Gen Z Abstract The phenomenon of "doom spending" is impulsive consumption behavior driven by anxiety, curiosity, not wanting to miss and uncertainty, in recent years it has become rampant among Gen Y (millennials) and also Gen Z (Zilenial), It is estimated that this phenomenon is present because it is triggered by digital access, both in the form of social media and online shopping platforms. One of the largest online shopping platforms in Indonesia even informed that until the end of 2024, online shopping trends are dominated by fashion & accessories products, beauty & body care, and gadgets & electronics. It is clear dari the data that it is not the daily necessities that are prioritized by consumers. This study aims to find out more about how this phenomenon of doom spending is reported by online media in Indonesia. Financial literacy as part of digital media literacy is one of the concepts to help analyze existing phenomena. This study will use a qualitative analysis method on the 3 most accessed online media by the Indonesian people, namely Detik.com, Tribunews.com, and Kompas.com in the January-December 2024 period, by sampling each unique news case. The results of this research show that Detik.com is more inclined to highlight digitalization as a trigger for doom spending. Meanwhile, Tribunnews.com and Kompas.com are more concerned with social inequality and young people's shopping trends. Keywords: Media Framing, Doom spending, Gen Z