cover
Contact Name
Pipin Sumantrie
Contact Email
pipinsitorus99@gmail.com
Phone
+6285373183251
Journal Mail Official
pipin.sumantrie@suryanusantara.ac.id
Editorial Address
Pipin Sumantrie. Komp Advent Jln Rakutta Sembiring. Kel Pondok Sayur, Kec Siantar MArtoba. Pematangsiantar 21137. Sumatera Utara. Indonesia
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurkessutra/Jurnal Kesehatan Surya Nusantara
ISSN : 2086700X     EISSN : 26228939     DOI : https://doi.org/10.48134/jurkessutra.
Core Subject : Health,
JURKESSUTRA is published two times a year; in January and Juli, Jurkessutra was published in Indonesia and English. The process of publishing Jurnal Kesehatan Surya Nusantara is conducted through a quick submit since 2012, then is full-online using the Online Journal System (OJS) since 2018 (Vol 7 No. 1 of 2019) through the website: https://jurnal.suryanusantara.ac.id. Focus and range of encryption include: Fundamental of Nursing Pediatric Nursing Maternity Nursing Psychiatric Nursing Family and Community Health Nursing Critical and Intensive Care Nursing Medical Surgical Nursing
Articles 119 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU HAMIL MELAKSANAKAN IMUNISASI TETANUS TOKSOID DI PUSKESMAS PADANG BULAN MEDAN TAHUN 2018 Ristika Julianty Singarimbun
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 8, N0 2 (2020): Edisi Juli
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.227 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v8i2.27

Abstract

Imunisasi TT pada ibu hamil menjadi tindakan pencegahan yang paling efektif karena  terbukti ampuh mencegah infeksi. Imunisasi TT pada ibu hamil juga tidak saja menguntungkan pada ibu tetapi juga pada bayi untuk mencegah terjadinya tetanus neonatorium yang merupakan salah satu terjadinya penyebab angka kematian tertinggi kematian bayi dibawah satu bulan. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan data primer dengan menggunakan kuisioner yang bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi ibu hamil melaksanakan imunisasi tetanus toksoid ( TT) di Puskesmas Padang Bulan Medan Tahun 2018. Setelah dilakukan penelitian ditemukan 23 orang ibu yang melakukan imunisasi tetanus toksoid (TT) di Puskesmas tersebut. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, factor – factor yang mempengaruhi ibu hamil melaksanakan imunisasi tetanus toksoid (TT) adalah di lihat dari pengetahuan ibu hamil, mayoritas ibu hamil yang berpengetahuan baik sebanyak 14 orang ( 60,9 % ) sedangkan untuk ibu hamil yang pengetahuan cukup sebanyak 9 orang  ( 39,1 % ). Berdasarkan factor social budaya ibu yang mendukung sebanyak 22 orang ( 95,7 % ) sedangkan yang tidak mendukung sebanyak 1 orang     ( 4,3 % ). Berdasarkan pelayanan kesehatan yang diberikan untuk ibu hamil dengan kategori cukup sebanyak 19 orang ( 82,6 % ) dan kategori baik sebanyak 4 orang       ( 17,4 % ). Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk lebih memotivasi ibu hamil untuk memeriksakan  kehamilannya secara teratur dan memberikan imunisasi tetanus toksoid (TT) untuk mendeteksi dini terjadinya infeksi Tetanus Neonatorum.Kata Kunci:   Ibu hamil dan imunisasi TT
MEKANISME PERTAHANAN DIRI (COPING) YANG DIGUNAKAN IBU DALAM MENGHADAPI SECTIO CAESAREA DI RSU DELIMA MEDAN TAHUN 2019 Elpriska Sihotang
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 9. No 1 (2021) Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.488 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v9i1.63

Abstract

Mekanisme pertahanan diri (koping) adalah cara yang dilakukan individu dalam menyelesaikan masalah, menyesuaikan diri dengan perubahan, serta respon terhadap situasi yang mengancam. Bagi ibu yang akan menghadapi Sectio Caesarea, kecemasan dan stres pada waktu akan pembedahan merupakan masalah yang menganggu kenyamanan bagi dirinya, sehingga persiapan mental ibu bersalin perlu dipersiapkan dalam menghadapi Sectio Caesarea. Ibu yang dapat menerima keputusan bersalin dengan Sectio Caesarea akan mempersiapkan mental yang baik, namun sebagian sulit untuk menerima keputusan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mekanisme pertahanan diri (koping) yang digunakan ibu dalam  menghadapi Sectio Caesarea di RSU DELIMA Medan. Penelitian ini mengunakan desain deskriptif dengan pengambilan sampel secara Acidental Sampling dengan jumlah 31 sampel. Alat pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisoner yang terdiri dari 18 pernyataan mengenai mekanisme pertahanan diri (koping) Denial, Rasionalisasi, Introyeksi, Acestisisme, Kompromi dan Spritual yang digunakan ibu dalam menghadapi Sectio Caesarea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang akan menghadapi Sectio Caesarea mengunakan mekanisme pertahanan diri (koping) yang bervariasi dalam menghadapi Sectio Caesarea. Kata Kunci: Mekanisme, pertahanan diri (coping), ibu, sectio caesarea
GAMBARAN iKECEMASAN, DEPRESI, STRES DAN MEKANISME KOPING PERAWAT BANGSAL ISOLASI COVID-19 DI RS ADVENT MANADO Evi Yohanita Wangania; Evelyn Hemme Tambunan
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 10, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.52 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v10i1.96

Abstract

Peningkatan kasus Covid-19 membuat perawat sangat rentan mengalami gangguan kecemasan, depresi, dan stres. Tingkat kecemasan, depresi, dan stres yang dialami oleh perawat akan menyebabkan terganggunya kualitas pelayanan kepada pasien. kecemasan, depresi, dan stres yang dialami perawat akan berdampak kepada pekerjaan tergantung dengan mekanisme koping yang digunakan. Tujuan: peneliti ingin mengetahui gambaran ikecemasan, depresi, stres, dan mekanisme koping perawat bangsal isolasi Covid-19 RS Advent Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Alat bantu menggunakan kuisioner DASS-42 (Depression Anxiety and Stress Scale)-42 dan kuisioner mekanisme koping. Populasi penelitian berjumlah 49 orang. Hasil : hasil penelitian menunjukan bahwa 72%(35 orang) mengalami kecemasan normal, 12%(6 orang) mengalami kecemasan ringan, dan 2%(1 orang) mengalami kecemasan sedang. 94%(46 orang) mengalami tingkat depresi normal dan 6%(3 orang) mengalami tingkat depresi sedang. Tingkat stres perawat pada tingkat yang normal. Mekansime koping yang digunakan sebanyak 98% (48 orang) menggunakan mekanisme koping adaptif dan 2%(1 orang) menggunakan mekanisme koping maladaptif. Kesimpulan: perawat bangsal isolasi Covid-19 RS Advent Manado memiliki gambaran kecemasan, depresi, dan stres ringan hingga sedang dan mekanisme koping dominan menggunakan koping adaptif
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DAN TINGKAT EKONOMI TENTANG KEJADIAN STUNTING DIPUSKESMAS PARAPAT KECAMATAN PARAPAT KABUPATEN SIMALUNGUNTAHUN 2019 Meyana Marbun; Romauli Pakpahan; Adrian K Tarigan
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juli
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.811 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v7i2.4

Abstract

Stunting adalah kegagalan untuk mencapai pertumbuhan yang optimal, diukur berdasarkan TB/U (tinggi badan menurut umur) (Setiawan, 2010). Stunting atau malnutrisi kronik merupakan bentuk lain dari kegagalan pertumbuhan. Stunting adalah gangguan pertumbuhan fisik yang sudah lewat, berupa penurunan kecepatan pertumbuhan dalam perkembangan manusia yang merupakan dampak utama dari gizi kurang.Gizi kurang merupakan hasil dariketidak seimbangan faktor-faktor pertumbuhan (faktor internal dan eksternal).Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah adahubungan pengetahuan ibu hamil dan tingkat ekonomi dengan kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Parapat Tahun 2019 .Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling yakni seluruh populasi dijadikan sampleAnalisis kuantitatif deskriptif analitik, yaitu menganalisis data-data yang diperoleh dari Puskesmas Parapat terkait yang disajikan dalam bentuk tabel, gambar (chart) dan diagram. Analisis Kuantitatif, yaitu menganalisis data dari hasil tabulasi kuesioner melalui analisis SPSS. Dari Beberapa kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian ini, antara lain: adanya hubungan yang signifikan antara Pengetahuan ibu hamil dan tingkat sosial ekonomi terhadap kejadian stuntingdengan nilai p = 0,000.Sehingga disarankan pada Ibu  yang memiliki Balita agar membawa balitanya untuk posyandu, agar menurunkan jumlah Stuntingyang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun Tahun 2019.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PROKRATINASI AKADEMIK MAHASISWAAKADEMI KEPERWATAN SURYA NUSANTARA PEMATANGSIANTAR Yunis Veronica Purba
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 8, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.122 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v8i1.22

Abstract

ABSTRAKPendahuluan. Prokratinasi akademik yang dialami mahasiwa dapat menimbulkan turunnya kualitas pembelajaran yang prima dan berdampak pada ketidakberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan akibat menunda-nunda tugas yang diberikan sehingga menagkibatkan tugas terbengkalai dan tidak tuntas sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkanprokratinasi akademik melalui peningkatan self efficacy. Penelitian ini bertujuan membuktikan adanya hubungan self efficacy dengan penurunan prokratinasi akademik mahasiswa.Metode. Metode yang digunakan cross sectional. Sampel sebanyak 64 mahasiswa  dengantotal sampling. Variabel yang di teliti adalah self efficacy,prokratinasi akademik,Hasil. Hasil penelitian ada hubungan antara  self efficacy dengan prokratinasi akademik(R=0,712)Kesimpulan. self efficacy berhubungan dengan prokratinasi akademik mahasiswa Akademi Keperawatan Surya Nusantara Pematangsiantar
Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19 Melalui Suatu Layanan Terpadu di Tingkat Masyarakat Rukun Tetangga dan Rumah Tangga david soputra; david soputra
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 9. No 1 (2021) Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.262 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v9i1.55

Abstract

Covid-19 adalah sejenis virus yang sedang merebak di seluruh dunia.  Angka kematian yang disebabkan oleh virus ini telah mendekati 1.84.344 orang.  Kerugian yang ditimbulkan di bidang ekonomi sudah sangat terasa.  Banyak perusahaan yang tutup dan meningkatkan angka pengangguran.  Bahkan dampak negatif yang ditimbulkan juga sudah memasuki tahap yang mengkhawatirkan. Beberapa negara maju juga sudah memasuki tahap resesi.  Akibatnya tidak sedikit dana yang harus dikeluarkan suatu negara untuk mengatasi dampak pandemi ini.  Umumnya dana yang dikeluarkan suatu negara digunakan untuk menerapkan protokoler kesehatan dan biaya pengobatan dan penanganan pasien Covid-19.  Namun hasil yang didapatkan adalah bahwa grafik korban pandemi ini semakin meningkat.  Hal ini dikarenakan tingkat kesadaran masyarakat yang kurang peduli terhadap protokoler tersebut.  Untuk itu perlu dicarikan satu jalan yang lebih baik dalam pengimplementasian protokol kesehatan tersebut.  Cara yang diajukan oleh penulis ialah pengintegrasian atau memadukan penanganan penyebaran pandemi corona ini melalui satu pelayanan terpadu hingga ke tingkat Rukun Tetangga dan Rumah Tangga.  Cara ini diperkirakan lebih efektif dan efisien karena langsung berhubungan dengan warga yang melanggar protokol kesehatan tersebut.  Keuntungan cara ini ialah memperpendek jalur penanganan, sehingga lebih efektif.  Bila cara ini dijalanakan dengan baik, maka satu saat negara kita akan dapat menekan laju penyebaran pandemi corona ini.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 PADA IBU YANG MEMPUNYAI BALITA DI KLINIK BIDAN PRAKTEK MANDIRI WIDYA PRATIWI HUTA JERUK LARAS II KECAMATAN SIANTAR KABUPATEN SIMALUNGUN Srirahma Friani; Sondang Sidabutar; Deswidya Hutauruk; Meyana Marbun
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 10, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.371 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v10i1.84

Abstract

ABSTRAK            COVID-19 merupakan suatu penyakit menular yang saat ini menjadi perhatian dunia. Kondisi pandemi Covid yang dapat menyebabkan kematian ini menuntut masyarakat untuk melakukan pencegahan terhadap virus Covid, salah satu upaya pencegahannya adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Yang Mempunyai Balita Terhadap Pencegahan Covid-19 Di Klinik Bidan Praktek Mandiri Widya Pratiwi Huta Jeruk Laras II Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun. Jenis penelitian ini adalah analitik. Populasi penelitian ini adalah  ibu yang mempunyai balita. Sampel dalam  penelitian ini seluruh ibu yang berkunjung ke Klinik Bidan Praktek Mandiri Widya Pratiwi Huta Jeruk Laras II Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun sebanyak 86 responden. Hasil penelitian berdasarkan  hasil uji statistik Chi-Square  diperoleh p value = 0,013 ≤ alpha 0,05.  Sehingga diketahui adanya  Hubungan Pengetahuan Ibu terhadap perilaku pencegahan Covid-19. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan saran  untuk petugas kesehatan Di Klinik Bidan Praktek Mandiri Widya Pratiwi Huta Jeruk Laras II Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya ibu yang mempunyai balita tentang perilaku pencegahan Covid.Kata Kunci        :    Pengetahuan, Ibu, Perilaku Pencegahan Covid 
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UPAYA PERAWAT DALAM PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL DI RSUD ACEH TAMIANG Zulkarnaini Zulkarnaini
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 7, No 1 (2019): Edisi Januari
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.278 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v7i1.15

Abstract

Latar belakang: Infeksi nosokomial atau yang saat ini dikenal dengan Healthcare Associated Infections (HAIs)  adalah suatu penyakit infeksi yang dialami oleh pasien pada waktu dirawat di rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan. Penyakit infeksi nosokomial ini masih merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. Faktor – faktor yang berhubungan dengan upaya perawat dalam pencegahan infeksi nosokomial adalah motivasi, pendidikan, lama kerja, pelatihan, usia dan jenis kelamin.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan infeksi nosokomial.Metode: Penelitian ini dilakukan di RSUD Aceh Tamiang menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan menggunakan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini adalah perawat yang bekerja di RSUD Aceh Tamiang dengan jumlah 65 orang. Hasil. Uji univariat mayoritas responden; berusia 30 – 40 tahun (50,8%),perempuan (86,2%), DIII Keperawatan (61,5%) bekerja diatas 5 (lima) tahun (53,8%), belum pernah ikut PPI (90,8%), motivasi tinggi (75,4%), upaya pencegahan infeksi nosokomial dengan baik (73,8%). Faktor yang memiliki hubungan bermakna dengan upaya pencegahan infeksi nosokomial adalah jenis kelamin (P=0,045) dan motivasi  (P=0,003). Faktor yang tidak memiliki hubungan; usia (P=0,928) pendidikan  (P=0,628), lama kerja (P=0,823), pelatihan PPI (P=0,327). Faktor yang paling dominan dengan upaya pencegahan infeksi nosokomial (P=0,004 OR=6,844).Saran. Diharapkan rumah sakit rutin melakukan supervisi ruangan dan memberi reward untuk peningkatan motivasi perawat dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial dan menambah jumlah perawat yang ikut pelatihan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI).
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DI AKADEMI KEPERAWATAN SURYA NUSANTARA PEMATANGSIANTAR Martalina Limbong
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 8, N0 2 (2020): Edisi Juli
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.295 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v8i2.36

Abstract

Gadget merupakan suatu alat teknologi yang saat ini berkembang pesat yang memiliki fungsi khusus  diantaranya  yaitu  smartphone,  I phone  dan  Blackberry.  Gadget  dengan  berbagai aplikasi dapat menyajikan  berbagai media sosial, sehingga seringkali  disalahgunakan  oleh siswa  yang  dapat  berdampak  bururk  bagi  nilai  akademik  atau  tingkat  prestasi  mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget dengan tingkat prestasi belajar mahasiswa di Akademi Keperawatan Surya Nusantara.  Penelitian ini bersifat survei analitik dengan pendekatan Cross sectional, dengan menggunakan pendekatan snapshot atau observasi dilakukan pada satu waktu tertentu, sampel   diambil  dengan  teknik  sampling   purposive   yaitu sebanyak 63 responden. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner dan lembar observasi. Uji statistic menggunakan uji korelasi dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95 %. Hasil  penelitian didapatkan nilai p = 0,046 α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan penggunaan gadget dengan tingkat prestasi belajar mahasiswa di Akademi Keperawatan Surya Nusantara Pematangsiantar.
HUBUNGAN FAKTOR INDIVIDU DAN FAKTOR OGRANISASI DENGAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT PGI CIKINI JAKARTA emma farida manurung
Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara Vol 9. No 2 (2021) Edisi Juli
Publisher : Jurkessutra : Jurnal Kesehatan Surya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.342 KB) | DOI: 10.48134/jurkessutra.v9i2.72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambar hubungan faktor individu dan faktor organisasi dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap rumah sakit PGI Cikini. Penelitian merupakan penelitian disktiptive correlational yang mengumpulkan datanya secara cross sectional. sampel penelitian adalah perawatan pelaksana diruang rawat inap rumah sakit PGI Cikin jakarta, dengan total sampele 129 perawat pelaksana. Instrumen yang digunakan adalah instrumen faktor individu (umur,tinkat pendidikan, lama kerja, pelatihan pendokumentasi) dan faktor organisasi (supervisi, uraian tugas, dan penghargaan) dari teori dan konsep prilaku /kinerja gipson (1996) dan instrumen pendokumentasian dielaborasi dari instrumen depkes RI 1997 dan telah disesuaikan dengan kebutuhan penelitian instrumen faktor individu terdira dari 4 pertanyaan. Hasil uji coba validiatas dan realibilitas instrumen menggunakan Alpha cronbach dengan hasil baik. Masing masing 0,9497 dan 0,8160. Hasil penelitian faktor individu adalah kelompok umur 25-40 tahun sebanyak (54,26%),tingkat pendidikan tertinggi yaitu D III KEPERAWATAN (71,32%), lama kerja 5 tahun (36,43%) dan responden yang pernah mengikuti pelatihan dokumentasi asuhan keperawatan (37,21%) dan hasil penelitian organisasi adalah sepervisi pimpinan yang disarankan perawat pelaksana dengan kategori baik 46,5% uraian tugas dengan kategori baik 48,1% dan penghargaan pimpinan rumah sakit yang dirasakan perawat pelaksana dengan kategori baik adalah 41,9%. Analisa statistik (p 0,05) mernunjukkan bahwa ad hubungan yang bermakna antara faktor organisasi dengan pendokumentasian aasuhan keperawatan, sedangkan pada faktor individu yaitu umur, tingkat pendidikan, lama kerja dan pelatihan dokumentasi yang berhubungan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan adalah tingkat pendidikan.hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling berhubungan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan Adalah penghargaan dan pendidikan .

Page 4 of 12 | Total Record : 119