cover
Contact Name
Edi Sutoyo
Contact Email
redaksi@altifani.org
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@altifani.org
Editorial Address
Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia) Jl. Pasar Atas No 3, Kompleks Setramas Kota Cimahi, Bandung http://idscience.id/
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27746240     DOI : https://doi.org/10.25008/altifani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat adalah publikasi dalam bentuk artikel pengabdian kepada masyarakat. Altifani diterbitkan tiga kali dalam satu tahun, Januari, Mei dan September, mencakup pengembangan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi hasil penerapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk, model, konsep dan atau implementasi pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat pada pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Penerbit Jurnal Ilmiah Indonesia setelah melalui peer-reviewed oleh para sejawat di bidangnya yang meliputi tetapi tidak terbatas pada hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu-ilmu sosial-humaniora dan ilmu-ilmu eksakta. Sebagai sebuah terbitan berkala ilmiah, Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat menggunakan peer-reviewer dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terakreditasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 920 Documents
Literasi Hukum dalam Transaksi E-Commerce bagi Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Palu Amiruddin Hanafi; Awaliah Awaliah; Adiguna Kharismawan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1480

Abstract

Penggunaan e-commerce di kalangan siswa sekolah menengah pertama berkembang, tetapi belum selalu diikuti pemahaman mengenai aspek hukum transaksi elektronik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban konsumen, perjanjian elektronik, perlindungan data pribadi, risiko hukum transaksi digital, serta perilaku transaksi yang aman melalui pendekatan peer group. Kegiatan dilaksanakan pada 19 September 2025 di Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Palu dengan melibatkan 25 siswa yang dipilih sebagai perwakilan kelas. Metode kegiatan meliputi penyuluhan hukum, diskusi interaktif, simulasi kasus, observasi, identifikasi awal, dan evaluasi melalui kuis lisan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta menggunakan TikTok Shop untuk pembelian kebutuhan sekolah, hobi, dan fesyen, tetapi belum terbiasa membaca syarat dan ketentuan serta belum memahami perlindungan data pribadi. Setelah kegiatan, peserta menunjukkan pemahaman dasar mengenai hak konsumen, perjanjian elektronik, keamanan data, dan risiko transaksi digital. Kegiatan ini dapat menjadi strategi preventif dalam memperkuat literasi hukum digital siswa.
Edukasi Kesehatan tentang Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi pada Lansia di Dukuh Sedayu, Desa Talun, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo Yahya Firdaus Irawan; Salma Naisya Damarasanti; Siti Munawaroh; Satria Sandhi Yudha
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1498

Abstract

Hipertensi tetap menjadi ancaman kesehatan utama pada lansia dan sering tidak terdeteksi hingga muncul komplikasi. Akses kesehatan yang terbatas di wilayah pegunungan terpencil Dukuh Sedayu menjadikan edukasi berbasis komunitas penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemandirian merawat diri. Pada 12 Agustus 2026, edukasi kesehatan diberikan kepada 25 lansia melalui penyuluhan interaktif yang mencakup pengertian, faktor risiko, gejala, komplikasi, pola makan rendah garam, aktivitas fisik sesuai kemampuan, dan pemeriksaan tekanan darah rutin. Peserta menunjukkan keterlibatan tinggi dengan aktif berdiskusi dan bertanya seputar kebiasaan sehari-hari. Pengamatan kualitatif mengindikasikan pemahaman dan penerimaan materi yang baik. Meskipun perubahan pengetahuan belum diukur secara kuantitatif, kegiatan berhasil menumbuhkan kesadaran bahwa pengendalian hipertensi harus menjadi kebiasaan hidup berkelanjutan. Pengabdian masyarakat ini penting untuk memperkuat kemandirian lansia dan mendukung perilaku kesehatan yang berkelanjutan di wilayah dengan keterbatasan fasilitas Kesehatan. 
Determinan Sosial Ekonomi Minat Generasi Muda terhadap Sektor Pertanian di Desa Lalai, Kabupaten Nias Ernidar Mendrofa; Putra Hidayat Telaumbanua; Yoel Melsaro Larosa; Helmin Parida Zebua
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1501

Abstract

Keberlanjutan sektor pertanian memerlukan regenerasi pelaku usaha tani, tetapi minat generasi muda untuk menjadikan pertanian sebagai bidang kerja masih dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi yang berbeda antarwilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendapatan keluarga, kepemilikan lahan pertanian, lingkungan keluarga, tingkat pendidikan, serta akses modal dan teknologi terhadap minat generasi muda pada sektor pertanian di Desa Lalai, Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain potong lintang. Populasi terdiri atas 374 pemuda berusia 16–30 tahun dan sampel penelitian sebanyak 37 responden yang dipilih menggunakan stratified random sampling pada empat dusun. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS versi 22. Hasil menunjukkan bahwa pendapatan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat generasi muda (B=1,277; t=2,401; p=0,023), demikian pula lingkungan keluarga (B=1,331; t=2,448; p=0,020). Kepemilikan lahan, pendidikan, serta akses modal dan teknologi memiliki koefisien positif, tetapi tidak signifikan pada taraf 5%. Secara simultan, kelima faktor berpengaruh signifikan terhadap minat (F=76,367; p<0,001) dengan R²=0,925 dan adjusted R²=0,913. Lingkungan keluarga memiliki koefisien beta terstandarisasi terbesar (?=0,292). Temuan menegaskan pentingnya prospek ekonomi keluarga dan dukungan lingkungan keluarga dalam memperkuat ketertarikan pemuda terhadap sektor pertanian di lokasi penelitian.
7 Color Balls Blood Pressure: Edukasi Pengelompokan Tekanan Darah Eka Ayudia; Rayhan Ramadhan; Nadine Bintang Callista; Lisda Ardila Susanti; Muhammad Syafa’atul Fitrah ZM; Veni Dayu Putri; Ifon Driposwana
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1508

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi kronis yang memerlukan deteksi dini dan pengelolaan gaya hidup yang tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pengelompokan tekanan darah (BP) menggunakan konsep visual Seven-Color Balls yang diadaptasi dari Thailand. Kegiatan melibatkan 100 peserta usia produktif dan lansia di Kuboa Queen Sirikit Health Center dan Muang Sub-District Kotalad Community pada 6 Februari 2026 selama 2 jam. Kegiatan meliputi skrining kesehatan, edukasi, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan immediate post-test. Hasil skrining menunjukkan 35 peserta (35%) berada pada kelompok berisiko hijau muda, 20 peserta (20%) pada kategori normal putih, 15 peserta (15%) pada kategori sakit dengan komplikasi hitam, 10 peserta (10%) pada kategori sakit terkontrol hijau tua, 10 peserta (10%) pada kategori sakit ringan kuning, serta masing-masing 5 peserta (5%) pada kategori sakit sedang oren dan sakit berat merah. Skor pengetahuan meningkat pada seluruh indikator setelah edukasi, dengan peningkatan terbesar sebesar 65% pada pemahaman konsep pengelompokan Seven-Color Balls. Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan segera setelah sesi edukasi. Namun, kegiatan belum menilai kepatuhan jangka panjang, perubahan perilaku, maupun perubahan klinis tekanan darah dan gula darah puasa. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan lanjutan sebelum metode ini dinyatakan efektif untuk luaran kesehatan jangka panjang atau direkomendasikan sebagai intervensi baku pelayanan kesehatan primer.
Evaluasi Kinerja Waktu Menggunakan Metode Earned Value dan Earned Schedule Pada Proyek Rumah Sakit Marsya M. Mokodompit; Merci Freki Hosang; Noldie E. Kondoj
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1515

Abstract

Proyek konstruksi mudah mengalami keterlambatan jadwal akibat berbagai faktor teknis maupun administratif, sehingga dibutuhkan metode evaluasi kinerja waktu yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja waktu pada proyek pembangunan gedung rumah sakit X di Manado dan mengetahui perkiraan penyelesaian proyek dengan menggunakan metode Earned Value  dan Earned Schedule. Pada minggu peninjauan ke-72, diperoleh nilai Schedule Variance (SV) sebesar –Rp 5.717.146.288,08 dan SV(t) sebesar –2,021 minggu, yang menunjukkan bahwa pelaksanaan proyek mengalami keterlambatan dari jadwal rencana. Nilai SPI sebesar 0,978 dan SPI(t) sebesar 0,972 menunjukkan bahwa nilai SPI < 1, sehingga kinerja jadwal belum optimal. Proyeksi waktu penyelesaian dengan metode Earned Value (EAS) adalah 77,114 minggu, sedangkan dengan metode Earned Value IEAC(t) adalah 79,224 minggu, yang artinya perkiraan akan mengalami keterlambatan penyelesaian selama 2,224 minggu dari durasi rencana yaitu 77 minggu. Hal ini menunjukkan bahwa metode Earned Schedule memberikan estimasi keterlambatan yang lebih realistis dan lebih peka terhadap tren kinerja aktual dibandingkan dengan metode Earned Value.
Dari Keterbatasan Menuju Semangat: Sosialisasi Motivasi Belajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Samarinda Muhammad Rizantha Prayoza; Najwa Amada Avrilia; Aura Nawang Wulan; Ghefira Nur Fatimah; Mutia Nur Sadida; Moh. Bahzar; Grace Destiara Siregar; Jasmine Az Zahra; Aurellia Aurellia; Dwi Rizky Ramadhani; Ranti Ranti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1517

Abstract

Peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Samarinda menghadapi tantangan dalam beradaptasi dengan rutinitas pendidikan formal dan kehidupan berasrama yang padat, sehingga diperlukan penguatan motivasi serta strategi belajar yang efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menumbuhkan motivasi belajar dan membekali peserta didik dengan strategi belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi kepada 30 peserta didik kelas X dan XI SMA menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Kegiatan meliputi observasi dan wawancara awal, pretest, penyampaian materi mengenai motivasi dan strategi belajar efektif, serta posttest. Hasil analisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Dengan demikian, sosialisasi memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar peserta didik dan penting untuk mendukung kesiapan mereka dalam menjalani proses pendidikan dan kehidupan berasrama.
Promosi Digital Saja Tidak Cukup: Pelatihan Perencanaan Laba bagi Wirausaha Muda SMK Ary Prabowo; Endah Sri Wahyuni; Kurnia Dewi; Rahmat Budiarsa
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1521

Abstract

Siswa SMK Negeri 32 Jakarta menghasilkan produk melalui praktik kewirausahaan, tetapi keputusan promosi dan penetapan harga masih cenderung intuitif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman siswa mengenai pemasaran digital dan perencanaan laba sebagai dasar penyusunan strategi bauran pemasaran. Kegiatan dilaksanakan pada 4 Februari 2025 melalui sosialisasi partisipatif, pelatihan, diskusi studi kasus, dan refleksi. Sebanyak 84 siswa kelas X–XI tercatat pada daftar hadir dan mengikuti kegiatan selama empat jam. Ketercapaian dinilai secara deskriptif menggunakan lembar observasi partisipatif terstruktur yang memuat lima indikator, penelusuran substansi pertanyaan peserta, dan refleksi bersama guru pendamping. Setelah kegiatan, peserta mampu membedakan kanal pemasaran digital, mengidentifikasi keterbatasan promosi daring, serta memilah biaya tetap dan biaya variabel pada produk mereka; namun perhitungan titik impas secara mandiri masih memerlukan pendampingan. Integrasi promosi digital dan analisis biaya-volume-laba memberikan dasar yang lebih terukur bagi siswa SMK dalam mengambil keputusan produk, harga, distribusi, dan promosi.
Analisis Daya Terima dan Kandungan Gizi Snack Bar Labu Kuning dan Isolat Protein Kedelai Darra Ayu Rahmadina; Al Mukhlas Fikri; Rini Harianti
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1522

Abstract

Stunting berkaitan dengan ketidakcukupan asupan protein dan mikronutrien. Labu kuning merupakan sumber ?-karoten, sedangkan isolat protein kedelai merupakan sumber protein tinggi yang berpotensi dikembangkan menjadi snack bar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya terima snack bar berbahan labu kuning dan isolat protein kedelai serta menganalisis kandungan gizi formula terpilih snack bar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga formula substitusi puree labu kuning dan isolat protein kedelai, yaitu F1 (60g : 35g), F2 (50g : 45g), F3 (40g : 55g) yang dilakukan dengan dua kali pengulangan. Uji organoleptik dilakukan terhadap 30 panelis semi terlatih. Penentuan formula terpilih dilakukan dengan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE). Data hasil organoleptik dianalisis menggunakan uji one way ANOVA dan uji lanjutan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf signifikansi 5% (?=0,05), sementara data hasil kandungan gizi formula terpilih disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa snack bar terbaik adalah F1 dengan karakteristik warna kuning cerah, aroma langu cenderung lemah, memiliki rasa manis, dan tekstur yang cukup padat dan cukup kompak. F1 memiliki kadar air sebesar 19,80%, abu 2,20%, protein 16,12%, lemak 17,60%, karbohidrat 44,28%, dan beta karoten sebesar 2.180 µg dalam 100 g.
Pengembangan Modul Wisata Edukasi untuk Menguatkan Daya Tarik Kampung Keramik Dinoyo Rizky Prasetya; Apit Miharso; Hesti Wahyuni; Muhammad Kholisul Imam; Sri Hudiarini
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1527

Abstract

Kampung Wisata Keramik Dinoyo di Kota Malang merupakan sentra kerajinan keramik yang berdiri sejak 1930-an, namun beberapa tahun terakhir mengalami stagnasi kunjungan. Pengunjung hampir seluruhnya berasal dari rombongan sekolah, promosi hanya bertumpu pada satu akun Instagram, dan Pokdarwis belum memiliki panduan kunjungan yang terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyusun modul wisata edukasi keramik bersama Pokdarwis untuk memperluas segmen pengunjung dan memperkuat tata kelola kunjungan. Kegiatan berlangsung Juni sampai Oktober 2025 dan melibatkan 12 anggota Pokdarwis melalui survei awal, diskusi kelompok terarah, pelatihan perancangan media dengan Canva, serta pendampingan penyusunan naskah. Dari 12 anggota tersebut, 2 orang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, mempraktikkan Canva secara langsung, dan mampu menghasilkan atau memodifikasi desain tanpa pendampingan. Modul diujicobakan pada 2 kali kunjungan nyata dengan total 200 pengunjung yang terdiri atas rombongan sekolah dan mahasiswa. Luaran kegiatan berupa booklet modul wisata tiga belas halaman yang memuat sejarah kampung, struktur Pokdarwis, tahapan produksi keramik, denah kawasan, prosedur baku bagi pengunjung, pengelola, dan peneliti, serta panduan manajemen risiko. Modul ini menjadi rujukan bersama pemandu sekaligus bahan promosi digital.
Pelatihan Manajemen Risiko untuk Transformasi Digital dan Keberlanjutan Usaha UMKM Dinoyo Apit Miharso; Rizky Prasetya; Rosy Aprieza Puspita Zandra; Anna Isrowiyah; Atik Andhayani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1528

Abstract

Pelaku UMKM di Kelurahan Dinoyo, Kota Malang, tengah didorong masuk ke ekosistem digital melalui program Digital Entrepreneurship Academy, namun aspek pengelolaan risiko usaha belum tersentuh. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi risiko yang menyertai proses digitalisasi. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Agustus 2025 di Aula Manunggal Kelurahan Dinoyo dan diikuti 17 pelaku usaha dari sektor makanan, kerajinan, jasa, serta toko daring. Metode yang digunakan memadukan ceramah interaktif, praktik penyusunan peta risiko sederhana, diskusi kelompok terarah, dan pendampingan individual. Ketercapaian diukur melalui pre-test dan post-test sepuluh butir. Pemahaman konsep UMKM naik dari 18% menjadi 41%, pemahaman faktor risiko dari 76% menjadi 84%, dan keterampilan pengelolaan usaha dari 47% menjadi 65%. Angket kepuasan dikembalikan oleh 10 dari 17 peserta. Pelatihan singkat berbasis kasus nyata terbukti efektif menumbuhkan kesadaran risiko, dengan catatan bahwa pengukuran ini hanya menangkap perubahan pengetahuan pada hari pelaksanaan dan belum menangkap perubahan perilaku usaha.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): September 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Maret 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): November 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2024): September 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Juli 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Mei 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Maret 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2023): November 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2023): September 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): Juli 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2022): November 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2022): September 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): Juli 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Mei 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Maret 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Januari 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2021): Juli 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): April 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Januari 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat More Issue