cover
Contact Name
Edi Sutoyo
Contact Email
redaksi@altifani.org
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@altifani.org
Editorial Address
Indonesian Scientific Journal (Jurnal Ilmiah Indonesia) Jl. Pasar Atas No 3, Kompleks Setramas Kota Cimahi, Bandung http://idscience.id/
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27746240     DOI : https://doi.org/10.25008/altifani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat adalah publikasi dalam bentuk artikel pengabdian kepada masyarakat. Altifani diterbitkan tiga kali dalam satu tahun, Januari, Mei dan September, mencakup pengembangan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi hasil penerapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk, model, konsep dan atau implementasi pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat pada pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Penerbit Jurnal Ilmiah Indonesia setelah melalui peer-reviewed oleh para sejawat di bidangnya yang meliputi tetapi tidak terbatas pada hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu-ilmu sosial-humaniora dan ilmu-ilmu eksakta. Sebagai sebuah terbitan berkala ilmiah, Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat menggunakan peer-reviewer dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terakreditasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 920 Documents
AVOTEA: Hilirisasi Limbah Biji Alpukat Menjadi Teh Herbal melalui Pemberdayaan Kelompok Tani di Desa Oelbubuk Maria Prudensiana Leda Muga; Ni Luh Putu Ravi Cakswindryandani; Juendiny Chrisna Ekasari; Suhartati Suhartati; Ayuvera Rifani Ray; I Komang Arthana; Aditya Ly
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1560

Abstract

Desa Oelbubuk memiliki potensi alpukat, tetapi bijinya belum dimanfaatkan produktif oleh mitra. Program AVOTEA bertujuan mengolah biji alpukat menjadi teh herbal bernilai tambah sekaligus memperkuat kapasitas produksi dan usaha Kelompok Tani Nanjam Kuale'u. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan-evaluasi, dan keberlanjutan. Pelaksanaan utama pada 20 Agustus 2026 diikuti 40 peserta atau 133,3% dari target. Hasil terverifikasi meliputi produk AVOTEA berkemasan, paket teknologi, merek, strategi pemasaran, dan model HPP. Simulasi HPP Rp15.200 per dus dengan harga Rp20.000-Rp25.000 menghasilkan marjin kotor simulatif sekitar 24,0%-39,2% dari harga jual. Program menunjukkan bahwa hilirisasi hasil samping pertanian dapat dipadukan dengan teknologi, literasi biaya, dan pemasaran untuk membangun dasar usaha lokal.
Peningkatan Literasi Kecerdasan Buatan (Articial Intelligence) Melalui Pelatihan Pemanfaatan AI bagi Guru di SD Negeri Muara Jaan 1 Felita Firjatul Laily; Wahyu Romadhoni; Ahmad Haikal Jauti; Muhammad Saparullah; Antika Yunika Ninda Prasetya; Anis Fitria Sari; Suci Rahmawati; Suci Fitriyani; Auliya Khairina; Nisa Ghina Raudhatul Janah; Ali Iskandar Zulkarnain
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1563

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang bagi guru untuk mendukung pekerjaan dan persiapan pembelajaran, sehingga kemampuan literasi AI perlu dikembangkan agar pemanfaatannya lebih tepat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi AI guru SD Negeri Muara Jaan 1 melalui pelatihan pemanfaatan AI. Kegiatan melibatkan 5 orang guru dan dilaksanakan selama satu hari pada pukul 08.00–12.00 WIB dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melalui penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Guru diperkenalkan dengan Perplexity untuk mencari materi pembelajaran, Claude untuk merangkum materi, dan Gamma AI untuk membantu membuat PowerPoint, serta berlatih menyusun prompt dan memeriksa hasil AI. Hasil menunjukkan bahwa sebelum pelatihan guru telah mengenal Gemini AI, tetapi penggunaannya masih terbatas. Setelah pelatihan, guru mampu menyusun prompt lebih jelas, menggunakan beberapa alat AI sesuai kebutuhan, serta memeriksa dan menyesuaikan hasil AI. Pelatihan ini penting untuk mendorong pemanfaatan AI yang lebih terarah dalam mendukung pekerjaan dan persiapan pembelajaran.
Culturally Responsive MOOC (Massive Open Online Courses) berbasis Self-Paced Learning sebagai Media Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual dan Bullying di Sekolah Menengah Pertama Paramytha Magdalena Sukarno Putri; Helga Graciani Hidajat; Alfian Fawaidil Wafa; Fito Uky Syahrul Ramadan; Shanica Yohana Veronica; Alifia Meida Indrayati; Randy Gustawan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1566

Abstract

Kekerasan seksual dan bullying masih menjadi permasalahan di lingkungan sekolah, termasuk di SMP Negeri 2 Singosari, yang memerlukan edukasi preventif dan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan warga sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas guru dalam mencegah serta menangani kekerasan seksual dan bullying melalui Culturally Responsive MOOC berbasis self-paced learning. Pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pengembangan program, sosialisasi, workshop guru, penerapan MOOC, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 31 Juli 2026 dan diikuti oleh 23 guru. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi keterlibatan, serta diskusi selama kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa guru telah memiliki pengetahuan yang baik terkait bullying dan kekerasan seksual selama mengikuti workshop dan implementasi MOOC. Guru juga mampu mengakses serta memahami penggunaan MOOC sebagai media edukasi yang dapat dimanfaatkan secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital, pendekatan budaya, dan pembelajaran mandiri berpotensi menjadi strategi edukasi preventif untuk mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dari kekerasan seksual dan bullying.
Implementasi Edukasi Audiovisual dan Pemberian Mobilisasi Dini untuk Mengurangi Post Operative Nausea and Vomiting Pasca General Anestesi di Rumah Sakit Jatiwinangun Purwokerto nur Asiyah; Rahmaya Nova Handayani; Ita Apriliyani
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1573

Abstract

 Abstrak: Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) merupakan salah satu keluhan yang dapat menghambat pemulihan pasien setelah general anestesi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasien mengenai mobilisasi dini dan mengimplementasikan mobilisasi dini sebagai upaya nonfarmakologis untuk membantu mengurangi PONV. Kegiatan dilaksanakan pada 40 pasien pasca general anestesi di ruang rawat inap Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto. Tahapan kegiatan meliputi pre-test pengetahuan, pengukuran PONV menggunakan Rhodes Index of Nausea, Vomiting and Retching (RINVR), edukasi audiovisual, praktik mobilisasi dini pada jam ke-2, ke-3, dan ke-4, serta evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan kategori pengetahuan menjadi mayoritas baik setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan pasien, dengan mayoritas berada pada kategori baik setelah diberikan edukasi. Tingkat PONV juga mengalami perubahan ke arah yang lebih ringan. Sebelum intervensi, sebagian besar pasien mengalami mual ringan (52,5%), sedangkan 30,0% tidak mengalami mual dan 17,5% mengalami mual sedang. Setelah intervensi, pasien yang tidak mengalami mual meningkat menjadi 62,5%, sedangkan mual ringan dan mual sedang menurun masing-masing menjadi 32,5% dan 5,0%. Keterampilan mobilisasi turut menunjukkan peningkatan hingga seluruh peserta berada pada kategori terampil pada jam ke-4. Edukasi audiovisual yang dilanjutkan dengan praktik dan pendampingan dapat menjadi salah satu upaya nonfarmakologis dalam mendukung pemulihan pasien pasca general anestesi.
Edukasi Audiovisual dan Demonstrasi Teknik Batuk Efektif untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Pasien Pasca Anestesi Umum di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Karina Shafira; Magenda Bisma Yudha; Susilo Rini
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1574

Abstract

Pasien pasca anestesi umum berisiko mengalami penumpukan sekret dan gangguan bersihan jalan napas sehingga memerlukan edukasi serta latihan teknik batuk efektif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien pasca anestesi umum mengenai teknik batuk efektif. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Mei 2026 sampai dengan 28 Juni 2026 dan melibatkan 30 peserta di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun. Metode meliputi skrining berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, pretest, edukasi audiovisual, demonstrasi teknik batuk efektif sesuai Standar Prosedur Operasional (SPO), praktik dengan pendampingan, posttest, dan evaluasi keterampilan menggunakan checklist sesuai SPO. Hasil menunjukkan pengetahuan baik meningkat dari 4 peserta (13,3%) menjadi 22 peserta (73,3%), sedangkan kategori kurang menurun dari 13 peserta (43,3%) menjadi 0. Keterampilan terampil meningkat dari 0 menjadi 25 peserta (83,3%) pada evaluasi pertama dan 30 peserta (100%) pada evaluasi kedua. Secara deskriptif, edukasi audiovisual, demonstrasi, dan pendampingan menunjang peningkatan pengetahuan serta keterampilan peserta.
Pendampingan Olimpiade Matematika Berbasis TDS untuk Meningkatkan Kesiapan Siswa SMP Salatiga Menghadapi OSN 2026 Fika Widya Pratama; Kriswandani Kriswandani; Bambang Susanto; Helti Lygia Mampouw; Rahayu Ravita; Eka Pradita Putri Indriani; Tri Nova Hasti Yunianta
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1576

Abstract

OSN Matematika menuntut kemampuan pemecahan masalah, penalaran, dan berpikir tingkat tinggi, sementara banyak siswa SMP memiliki keterbatasan pengalaman dan pembinaan terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pendampingan berbasis Theory of Didactic Situations (TDS) selama 12 pertemuan (masing-masing pertemuan 2 JP) untuk siswa SMP di Kota Salatiga (27 siswa) bertujuan meningkatkan kesiapan siswa SMP dalam menghadapi OSN Matematika Tahun 2026. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi, penggunaan lembar kerja siswa berbasis TDS, diskusi kelompok, latihan soal olimpiade, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata skor peserta meningkat dari 20,83 menjadi 26,76 atau mengalami peningkatan sebesar 28,47%. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,013 (< 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan peserta sebelum dan sesudah pendampingan. Hal ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis TDS efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan kesiapan siswa menghadapi OSN serta berpotensi untuk dikembangkan sebagai model pembinaan berkelanjutan. 
Pemberdayaan Masyarakat Desa Pasar VI Kwala Mencirim melalui Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Sabun Muhammad Febry Choir; Dela Alifianisa Nasution; Nazila Fujianti Rambe; Azizah Hanum OK
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1579

Abstract

Pengelolaan limbah minyak jelantah masih menjadi tantangan ekologis di Desa Pasar VI Kwala Mencirim. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan transformasi minyak jelantah menjadi sabun cuci sekaligus menganalisis pemberdayaan masyarakat berbasis ekoteologi dan keberlanjutan usaha. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan uji keabsahan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan paradigma warga dari membuang limbah secara sembarangan menjadi pengolahan kreatif bernilai guna. Melalui pelatihan cold process saponification dengan masa pematangan (curing) selama 1 minggu, kader PKK berhasil memproduksi sabun ramah lingkungan bermerek lokal MECI (Made In Mencirim). Pendekatan ekoteologi terbukti efektif menggerakkan tanggung jawab moral warga untuk merawat bumi. Keberlanjutan usaha sabun ini diarahkan melalui integrasi manajemen keuangan mikro serta sinergi kelompok usaha desa untuk mewujudkan ekonomi sirkular yang mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program pemberdayaan berhasil mendorong kemandirian warga sebagai agen perubahan aktif (active agents of change) dalam tata kelola lingkungan desa.
Edukasi Tentang Konsep  Hakam dalam Perkara Syiqaq Bagi Generasi Muda Muhammadiyah di Surakarta Anantya Aliyya Arkanbariq; Rizki Maulana Ahzar; Faradistia Nur Aviva; Alyya Marleta Dian Wibowo
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1583

Abstract

Perkara syiqaq merupakan perselisihan suami istri yang berlangsung terus-menerus dan berpotensi berujung perceraian. Islam menawarkan mekanisme hakam sebagai pihak yang membantu mendamaikan para pihak melalui musyawarah, keadilan, dan kemaslahatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum generasi muda Muhammadiyah di Surakarta mengenai konsep, kedudukan, fungsi, mekanisme pengangkatan, serta batas kewenangan hakam dalam perkara syiqaq berdasarkan fikih dan hukum positif Indonesia. Kegiatan diikuti oleh 17 peserta dari kalangan kader Nasyiatul Aisyiyah Surakarta dan mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Surakarta. Metode meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, media edukasi poster, serta evaluasi melalui instrumen pre-test dan post-test berkisi-kisi identik yang mencakup dasar hukum, kedudukan, fungsi, mekanisme pengangkatan, dan batas kewenangan hakam. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pada seluruh indikator, terutama mengenai fungsi hakam sebagai juru damai yang tidak berwenang memutus perceraian. Kegiatan ini membuktikan efektivitas edukasi hukum dalam meningkatkan kesadaran hukum generasi muda mengenai penyelesaian syiqaq, meski masih diperlukan pendalaman mengenai relasi hakam-mediasi dan implementasinya dalam praktik peradilan agama.
Pengembangan Potensi Kopi dan Madu Berbasis Masyarakat dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Sait Buttu Saribu Adinda Hasri; Tri Inda Fadhila Rahma; Nisa Ul Zakiyah; Rabiatul Adewiya; Sigit Sigit
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1585

Abstract

Desa Sait Buttu Saribu, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, memiliki potensi kopi arabika khas Simalungun dan madu hutan yang dikelola antara lain oleh kelompok usaha Takoma, namun belum dikelola dan dipromosikan secara optimal sehingga nilai tambah ekonominya masih terbatas. Kegiatan ini merupakan tahap pemetaan awal (assessment) terhadap mitra sasaran, yaitu kelompok tani kopi rakyat dan kelompok usaha madu Takoma, sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan berbasis masyarakat pada tahap pendampingan selanjutnya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan pada petani kopi dan pengelola kelompok usaha madu, wawancara mendalam bersama Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) selaku informan kunci mengenai wisata Takoma dan kopi, serta studi dokumentasi. Hasil menunjukkan kopi dan madu desa ini berpotensi pasar baik, namun menghadapi kendala keterbatasan sumber daya manusia muda, promosi digital yang belum konsisten, dan lemahnya kelembagaan kelompok usaha di luar Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang sudah berjalan. Penelitian merekomendasikan penguatan kelembagaan, hilirisasi produk, promosi digital, dan agroeduwisata kopi-madu sebagai strategi pembangunan ekonomi desa berkelanjutan pada tahap pendampingan lanjutan
Edukasi dan Pemberdayaan Remaja sebagai Strategi Pencegahan Pernikahan Dini di Desa Mantang Baru Krisdayanti Dornauli br Malau; Asih Budiarti; Desmawati Desmawati; M.Nurikhsan Jaya; Cut Nur Indah Syahirah; Stevanie Stevanie; Bintang Miftahul Sya'yan; Gerhad Imanuel Hutabarat; Ferika Clodya; Rufi Rahmani; Okparizan Okparizan
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1598

Abstract

Pernikahan dini atau perkawinan anak merupakan salah satu persoalan yang dapat memengaruhi keberlanjutan pendidikan, kesehatan, serta perencanaan masa depan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada remaja mengenai risiko pernikahan dini, pentingnya pendidikan dan kesehatan reproduksi, serta perencanaan masa depan. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Agustus 2026 di SMPN 23 Bintan, Desa Mantang Baru, melalui kegiatan edukasi dan pemberdayaan yang dilakukan secara partisipatif. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, identifikasi kebutuhan, persiapan materi, penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, serta kegiatan pemberdayaan remaja. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskripif melalui observasi selama kegiatan, respons peserta dalam diskusi dan tanya jawab, serta dokumentasi kegiatan. Peserta mengikuti kegiatan secara aktif dan menunjukkan keterlibatan melalui pertanyaan, tanggapan, dan diskusi mengenai materi yang diberikan. Namun, kegiatan ini tidak menggunakan pre-test dan post-test sehingga peningkatan pengetahuan peserta secara kuantitatif maupun perubahan jangka panjang belum dapat diukur. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan ruang edukasi dan pertisipasi bagi remaja untuk memahami risiko pernikahan dini dan pentingnya perencanaan masa depan, tetapi efektivitas jangka panjang kegiatan masih memerlukan evaluasi lebih lanjut.  

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): September 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Mei 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Maret 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): November 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2024): September 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Juli 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Mei 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Maret 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2023): November 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2023): September 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): Juli 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Mei 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Maret 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Januari 2023 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2022): November 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2022): September 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): Juli 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Mei 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Maret 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Januari 2022 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2021): Juli 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): April 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Januari 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat More Issue