cover
Contact Name
Conrad Liab Hendricson Folamauk
Contact Email
cmj@undana.ac.id
Phone
+6285739077621
Journal Mail Official
cmj@undana.ac.id
Editorial Address
Contact Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana, Jalan Adisucipto – Penfui, Kupang Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Cendana Medical Journal
ISSN : 23023007     EISSN : 27466809     DOI : https://doi.org/10.35508/cmj
Core Subject : Health,
Cendana Medical Journal (CMJ) menerima naskah dari sarjana, mahasiswa pascasarjana, residen, doktor program internship, staf fakultas kedokteran, staf rumah sakit dan pihak-pihak yang tertarik untuk menulis karya ilmiah. Artikel ilmiah yang diposting di CMJ meliputi: editorial, artikel penelitian, EBCR (Evidence Based Case Report), laporan kasus, dan ulasan. Untuk artikel penelitian sebaiknya penelitian kedokteran dasar atau biomedis.
Articles 286 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI IBU TERHADAP PERILAKU PEMANFAATAN KELOR SEBAGAI MENU MAKANAN KELUARGA DI KOTA KUPANG Koamesah, Sangguana M J; Rante, Su Djie To; Sasputra, I Nyoman
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.426 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2640

Abstract

Status gizi masyarakat kota Kupang terutama balita dari tahun 2014-2017 menunjukkan kecenderungan peningkatan prevalensi kasus gizi kurang dan gizi buruk (3). Penyebab langsung malnutrisi adalah asupan gizi dan infeksi penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan. Tanaman kelor juga merupakan tanaman lokal NTT yang banyak dijumpai baik di kota maupun sampai di pelosok desa, sehingga setiap orang mudah mendapatkannya. Meski demikian, masih banyak balita yang mengalami kurang gizi bahkan gizi buruk di seluruh wilayah kota dan kabupaten NTT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuandan persepsi ibu tentang kelor dengan perilaku pemanfaatan kelor sebagai menu makanan keluarga di Kota Kupang, dan apakah ada faktor lain yang mempengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini akan menguji 2 hipotesis yaitu : Karakteristik demografi dan pengetahuan ibu tentang manfaat kelor berhubungan dengan persepsi ibu terhadap malnutrisi dan pemanfaatan kelor dan Persepsi ibu terhadap malnutrisi dan pemanfaatan kelor serta isyarat untuk bertindak berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemanfaatan kelor sebagai menu makanan keluarga. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah persepsi ibu terhadap malnutrisi dan pemanfaatan kelor. Variabel tergantung adalah perilaku pemanfaatan kelor sebagai menu makanan keluarga. Anteseden adalah karakteristik demografi dan pengetahuan ibu tentang manfaat kelor. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan potong lintang. Semua variabel penelitian diukur satu kali dalam satu waktu yang sama. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah Karakteristik demografi dan tingkat pengetahuan ibu secara simultan berpengaruh terhadap persepsi ibu tentang ancaman masalah kesehatan, ditunjukkan dengan nilai p=0.005 pada analisis regresi linear. Komponen yang memiliki pengaruh signifikan terhadap terbentuknya persepsi ibu tentang ancaman kesehatan adalah jenjang pendidikan formal ibu (p=0,005), dan tingkat pengetahuan ibu (p=0.006). Semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu semakin tinggi ia mempersepsikan kemungkinan keluarganya terancam malnutrisi dan semakin tinggi tingkat keseriusan dampak malnutrisi yang mungkin dialami. Sebaliknyaibu yang mempersepsikan bahwa keluarganya kecil kemungkinan terkena malnutrisi dan dampak malnutrisi bagi keluarganya tidak terlalu serius, adalah kelompok ibu dengan jenjang pendidikan formal yang lebih tinggi. Karakteristik demografi dan tingkat pengetahuan ibu secara simultan berpengaruh terhadap persepsi ibu tentang manfaat kelor, dengan nilai p=0.000 pada uji regresi linier. Tingkat pengetahuan ibu adalah satu-satunya variabel yang secara individual memberikan pengaruh terhadap tingkat persepsi ibu tentang manfaat kelor, dengan nilai p= 0.000 dan kontribusi pengaruh sebesar 43,6%. Persepsi ancaman masalah kesehatan, persepsi manfaat kelor, dan dorongan bertindak secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap perilaku ibu dalam pemanfaatan kelor, dengan nilai p=0.002 pada hasil analisis regresi linier. Tingkat persepsi ibu tentang manfaat kelor dan frekuensi dorongan bertindak yang diterima ibu mempunyai kontribusi pengaruh yang signifikan masing-masing sebesar 25,6% dan 20,2% terhadap frekuensi perilaku ibu dalam pemanfaatan kelor sebagai menu keluarga
PREVALENSI RISIKO TINGGI DISPLASIA CERVIKS PADA METODE IVA POSITIF DAN PAPSMEAR DI PUSKESMAS BAKUNASE KOTA KUPANG Br. Damanik, Efrisca Meliyuita; Tallo Manafe, Derri R; Setianingrum, Elisabeth Levina Sari
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.776 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2642

Abstract

Displasia merupakan gambaran adanya tanda keganasan serviks. Gambaran ini dapat ditemukan pada pemeriksaan dengan metode papsmear. Sedangkan pada pemeriksaan dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) tidak ditemukan gambaran displasia. Tujuan metode papsmear merupakan skrining ideal terbukti dibeberapa Negara maju mampu menurunkan insiden penderita kanker serviks hingga 90% dan menurunkan angka mortalitas 70%-80%. Peneliti melakukan skrining atas pasien yang dianggap positif kanker serviks pada pemeriksaan IVA, dengan melakukan pemeriksaan papsmear. Metode jenis penelitian ini adalah cross sectional dimana wanita usia subur diperiksa dan dilakukan pemeriksaan IVA. Ketika dilakukan IVA dengan meneteskan cairan asam asetat ke bagian serviks, dan didapati warna keperakan yang menandakan adanya tanda-tanda keganasan maka segera dipisahkan. Wanita dengan gambaran pemeriksaan seperti diatas dikumpulkan dan dilakukan skrining ulang dengan melakukan pemeriksaan papsmear yaitu dilakukan pengambilan sekret pada bagian zona transisi serviks dengan spatula ayre, lalu sekret dihapus di slide dan dibuat pengecatan dengan cairan Papaniculou. Tenaga ahli Patologi akan membaca slide dimikroskop. Hasil dari penelitian ini yaitu Pasien dengan Reactive cellular changes (RCC) ditemukan 64 orang. Kebanyakan dengan Inflammation (Intrauterine contraceotive devide (IUD), 2 orang pasien dengan gambaran Atropi dan 1 pasien dengan epitelial hyperplasia. Sedangkan 3 pasien dengan ASCUS yaitu Atipical squamous cells yang banyak (Of undetermined squamous cells) dan 3 pasien ditemukan dengan LSIL (Low grade squamous intraepithelial lesion). Ditemukan 21 pasien dengan gambaran Unsatisfactory obscuring by blood dan tidak ditemukan sel epitel metaplasia skuamos dan sel-sel endoserviks. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebanyakan WUS yang di papsmear ditemukan adanya inflamasi terutama karena pemakaian kontrasepsi, sedangkan dari 10 pasien yang diduga positif pada pemeriksaan IVA dan kemudian dilakukan pemeriksaan papsmear menunjukkan gambaran displasia dengan hasil ASCUS, LSIL dan Endometrial hyperplasia. Beberapa pasien belum dapat disimpulkan karena belum memenuhi kriteria dalan mendiagnosis papsmear. Pasien yang diduga positif pada pemeriksaan IVA belum pernah dilakukan tindakan cryotherapi sehingga dapat jelas gambaran tanda displasia
PENGARUH EXERCISE TERHADAP KADAR GLUKOSA DAN PROFIL LIPID MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Setianingrum, Elisabeth Levina Sari; Rambu Kareri, Dyah Gita; Br. Damanik, Efrisca Meliyuita
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.104 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2643

Abstract

Usia produktif dengan faktor risiko diabetes melitus semakin meningkat disebabkan karena gaya hidup instan dan kurang gerak tidak terkecuali pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Undana yang tinggal di pusat kota Kupang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan signifikan antara kadar glukosa darah puasa, profil lipid (kolesterol total, trigliserida, HDL, factor predisposisi lainnya tekanan darah, insulin puasa, umur, jenis kelamin, lingkar pinggang, tinggi badan, berat badan, BMI index, family history lainnya pada sebelum exercise dan setelah exercise tarian Ja’i. Metode Penelitian menggunakan eksperimental yang dilakukan pada 65 mahasiswa FK UNDANA dibagi menjadi kelompok kontrol dan intervensi dan diperiksa kadar glukosa dan profil lipid sebelum dan setelah Ja’i. Uji perbedaan menggunakan uji t-independent pada sebaran data normal dan uji Wilcoxon dengan sebaran data tidak normal. Hasil penelitian terdapat perbedaan signifikan pada Kolesterol Total dengan perbedaan mean 10,22±5,75 dengan p=0,029 dan IK 1,15-5,75 ; LDL 12±8,24 dengan p 0,016 dan IK 2,52-21,47 ; Trigliserida 22,62±14,72 dengan p 0,027 dan IK 2,89-42,32 sedangkan tidak ada perbedaan pada HDL dan Glukosa Puasa, dengan perbedaan mean dan p masing-masing 2,33±3,38, p=0,468 ; 1,5 ± 0,17, p=0,546.Simpulan dan saran tidak terdapat perbedaan yang bermakna kadar glukosa darah puasa dan HDL mahasiswa namun terdapat perbedaan bermakna pada kolesterol, LDL dan trigliserida mahasiswa sebelum dan setelah 3 minggu exercise Tarian Jai. Penelitan lebih lanjut dapat dilakukan pada orang dewasa dan pada penderita CHD
DETEKSI MALARIA ASIMPTOMATIK DI DESA MANUSAK KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG SECARA MIKROSKOPIS DAN ANALISIS MOLEKULER DENGAN PCR Lidia, Kartini; Wungouw, Herman P L; Shinta Amat, Anita Lidesna
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.38 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2644

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyakit infeksi parasit yang masih menjadi masalah kesehatan dunia, terutama di negara-negara beriklim tropis termasuk Indonesia. Pada daerah endemik malaria, proporsi terbesar malaria adalah malaria asimtomatik. Diagnosis malaria secara mikroskopis merupakan gold standard yang direkomendasikan oleh WHO. Tetapi karena parasitemia pada malaria asimtomatis sangat rendah dan sulit untuk diperiksa secara mikroskopis, maka diagnosis molekuler dengan single stepPCR dalam penelitian ini digunakan untuk mengkonfirmasi kebenaran diagnosis mikroskopis tersebut. Desa Manusak merupakan salah satu desa yang berada diwilayah kerja Puskesmas Naibona termasuk daerah endemis malaria di Kabupaten Kupang. Oleh karena itu, pada penelitian ini peneliti tertarik untuk mendeteksi malaria asimptomatik di Desa Manusak Kabupaten Kupang secara mikroskopik dan mengkonfirmasi hasil tersebut pada tingkat submikroskopik yakni dengan analisis molekuler dengan PCR. Penelitian menggunakan metode deskriptif intervensional. Hasil penelitian ini menunjukan perbedaan yang signifikan dimanapada hasil pemeriksaan mikroskopis tidak ditemukan parasit malaria pada semua apusan darah sedangkan pada pemeriksaan submikroskopis dengan metode PCR ditemukan 1,67% sampel positif mengandung gen malaria. Hasil pemeriksaan PCR dari 120 sampel didapatkan 0,83% positif mengandung gen P.vivax dan 0,83% positif mengandung gen P.malariae dan tidak ditemukan gen P.falciparum, P.ovale maupun gen mixed infection
ANALISIS PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG Sagita, Sidarta; E D, Maria Agnes; Artawan, I Made
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.37 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2645

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah program pemerintah yang diluncurkan dimana bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat yang tidak sehat agar menjadi sehat. Dasar penelitian PHBS Sekolah berada dalam 8 indikator penelitian yaitu : mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun, menggunakan jamban yang bersih dan sehat, olahraga yang teratur dan terukur, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di sekolah, menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan, membuang sampah pada tempatnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku hidup bersih dan sehat di Sekolah Dasar Kecamatan Alak. Penelitian ini bersifat deskriptif yang dilakukan pada bulan Juli – Oktober 2019. Populasi target pada penelitian ini adalah seluruh siswa IV, V dan VI yang berjumlah 77 siswa. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu total populasi dan jumlah sampelnya 77 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki pengetahuan baik (55.6%), Pelajar yang memiliki sikap baik (71.1%) dan siswa yang memiliki perilaku baik (55.6%) di SD Alak. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa semua siswa di Sekolah Dasar Kecamatan Alak memiliki pengetahuan, sikap dan perilaku yang baik tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sekolah. Diharapkan bahwa sekolah tetap terus mengajarkan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekolah kepada seluruh siswa
PENGARUH LATIHAN TARIAN JA’I (TRADISIONAL DANCE) TERHADAP KEBUGARAN FISIK MAHASISWA FK UNDANA Manafe, Derri Riskiyanti Tallo; Rambu Kareri, Dyah Gita; Br. Damanik, Efrisca Meliyuita
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.107 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2647

Abstract

Untuk menjalani sistem Kurikulum Berbasis Kompetensi di Fakultas Kedokteran diperlukanmahasiswa yang memiliki kebugaran fisik yang baik. Kebugaran fisik melalui peningkatanefesiensi kerja jantung dan peningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Aktivitas fisikterbukti dapat meningkatakan kebugaran fisik. Jenis aktivitas fisik lain yang sedangdikembangkan saat ini karena dapat meningkatkan kebugaran fisik adalah Dance MovementTherapy (DMT). Salah satu jenis tarian tradisional yang sudah dikenal oleh masyarakat luasadalah Tarian Ja’i. Tarian ini bisa dijadikan sebagai DMT sekaligus unsur aerobik karenagerakan tarian tersebut melibatkan kelompok otot-otot besar di kepala/leher, tangan, dan kaki.Tujuan penelitian ini untuk membuktikan adanya pengaruh Tarian Ja’i terhadap kebugaranfisik mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode yang digunakanpada jenis penelitian ini adalah randomized pre and post test controlled group design.Tempat penelitian dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Waktupenelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2019. Sampel penelitian adalahMahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana yang memenuhi kriteria inklusidan eksklusi. Mahasiwa yang masuk kriteria inklusi kemudian menjalani tes kebugaran fisiksebelum dan sesudah perlakuan tarian Ja’i selama 3 minggu, dengan lari pada lintasan 2,4 kmdan waktu tempuh dicatat berdasakan stop watch. Kelompok perlakuan diberi Tarian Ja’idurasi + 30 menit dengan intensitas moderat sesuai dengan target kisaran heart rate 50-70%berdasarkan metode Karvonen serta dalam rentang skala borg RPE 12-16. Tarian Ja’idilakukan selama 3x seminggu selama 3 minggu. Kelompok kontrol tidak diberikan latihankhusus. Pelaksanaan latihan senam aerobik low impact selama 3 minggu dengan 9 kalipertemuan. Analisa data menggunakan uji t-berpasangan (paired t-test). Hasil yang diperolehyaitu variabel waktu tempuh lari kelompok perlakuan Tarian Ja’i sebelum dan setelahperlakuan menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna (p≤0,05). Pada variabel waktutempuh lari kelompok perlakuan Tarian Ja’i sebelum dan setelah perlakuan menunjukkanadanya perbedaan bermakna dengan waktu tempuh tes lari 2,4 km dari rerata sebelumperlakuan 21' 06" menjadi 18' 23" setelah tiga minggu perlakuan (p≤0,05). Sedangkan padavariabel waktu tempuh lari kelompok kontrol sebelum dan setelah perlakuan menunjukkantidak adanya perbedaan bermakna dengan waktu tempuh tes lari 2,4 km. Dari penelitian inidapat ditarik kesimpulan bahwa Tarian Ja’i mampu meningkatkan kebugaran fisik mahasiswaFakultas Kedokteran Undana
PENGARUH TARIAN JA’I TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DALAM DARAH MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Pakaenoni, Eliza Princila Utami; Setianingrum, Elisabeth Levina Sari; Lada, Christina Olly
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.656 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2648

Abstract

Jumlah penderita hiperkolesterolemia meningkat tiap tahun. Hiperkolesterolemia dapat dicegah dengan pola hidup sehat, salah satunya dengan berolahraga.Olahraga memiliki hubungan yang erat dengan tari dimana di dalam tari terdapat pola gerak tari dalam yang gerakannya dilakukan secara sistematis dengan iringan musik yang bertujuan sebagai sarana untuk mencapai kebugaran jasmani.Salah satu jenis tarian yang yang berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memenuhi kaidah olahraga adalah tarian ja’i. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tarian ja’i terhadap kadar kolesterol total dalam darah mahasiswa fakultas kedokteran universitas nusa cendana. Jenis metode penelitian ini adalah intervensi dengan pendekatan menggunakan desain penelitian eksperimen dengan control group design. Pengambilan sampel ini, dengan teknik simple random sampling, didapatkan sejumlah64 sampel yang dibagi kedalam 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol dan intervensi. Hasil dari uji menggunakan uji t-test berpasangan,tidak terdapat pengaruh tarian ja’i terhadap kadar kolesterol total dalam darah pada kelompok intervensi, dengan nilai p=0,242 (p>0,05), dan pada kelompok kontrol nilai p=0,036 (p<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini tidak terdapat pengaruh tarian ja’i terhadap kadar kolesterol total dalam darah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana secara signifikan
HUBUNGAN MASA KERJA DENGAN KEJADIAN CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PENJAHIT SEKTOR INFORMAL DI KELURAHAN SOLOR KOTA KUPANG Lalupanda, Elsye Yurike; Rante, Su Djie To; E D, Maria Agnes
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.536 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2649

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling cepat menimbulkan gejala pada pekerja. Penelitian pada pekerjaan dengan risiko tinggi di pergelangan tangan dan tangan menunjukkan prevalensi CTS sebesar 5,6%-14,8%. Salah satu pekerjaan yang banyak melakukan aktivitas statis dengan gerakan berulang yang lama adalah penjahit. Masa kerja merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan CTS pada penjahit. Gerakan berulang yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan risiko terjadinya CTS. Penjahit sektor informal merupakan pekerja yang seringkali luput dari perhatian pemerintah, sehingga sangat rentan mengalami CTS. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan mereka akan cara kerja yang baik dan benar sehingga mereka cenderung bekerja dengan posisi yang salah secara berulang-ulang.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan masa kerja dengan kejadian CTS pada penjahit sektor informal di Kelurahan Solor Kota Kupang. Metodologi penelitian ini metode analisis observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 41 orang dengan cara total sampling. Hasil pada penelitian ini diperoleh hasil p=0,025(p <0,05) untuk penilaian menggunakan uji Fisher's Exact Test. Kesimpulan pada penelitian ini teradapat hubungan signifikan antara masa kerja dengan kejadian Carpal Tunnel Syndrome pada penjahit sektor informal di Kelurahan Solor Kota Kupang
PENGARUH TARIAN JA’I (TRADITIONAL DANCE) TERHADAP FUNGSI EKSEKUTIF PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS NUSA CENDANA Rambu Kareri, Dyah Gita; Tallo Manafe, Derri R; Setianingrum, Elisabeth Levina Sari
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.594 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2650

Abstract

Fungsi eksekutif diperlukan dalam menjalani proses Pendidikan Kedokteran. Aktivitas fisik terbukti dapat memperbaiki fungsi eksekutif, salah satunya adalah Dance Movement Therapy (DMT). DMT merupakan suatu psikoterapi yang dapat meningkatkan fungsi kognitif, kebugaran fisik dan fungsi sosial seorang individu. Salah satu jenis tarian tradisional yang sudah dikenal oleh masyarakat luas adalah Tarian Ja’i. Tarian ini melibatkan kelompok otot-otot besar di kepala/leher, tangan, dan kaki. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan pengaruh latihan tarian Ja’i terhadap peningkatan fungsi eksekutif pada mahasiswa FK Undana. Metode penelitian ini merupakan penelitian randomized pre and post test controlled group design. Hasil dari penelitian ini didapatkan peningkatan yang signifikan skor uji TMT-B sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi (p=0,001) dan kelompok kontrol (p=0,01). Tidak terdapat perbedaan yang bermakna selisih nilai trail making test part B sebelum dan sesudah dilakukan latihan DMT dibandingkan dengan kelompok kontrol (p=0,372). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa DMT memiliki pengaruh dalam meningkatkan fungsi eksekutif mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Kupang.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA LINN) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI Girsang, Gary Efraim; Indriarini, Desi; Woda, Rahel Rara
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.207 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2651

Abstract

Escherichia coli merupakan salah satu penyebab infeksi yang sering terjadi pada masyarakat. Escherichia coli yang merupakan flora normal pada usus besar bisa menjadi patogen jika berpindah dari tempatnya ataupun jumlahnya yang semakin bertambah.Meningkatnya angka kejadian infeksi yang disebabkan oleh Escherichia coli menyebabkan terjadinya penggunaan antibiotik yang tidak tepat dan menyebabkan Escherichia coli resisten terhadap antibiotik sehingga pemanfaatan bahan alam sebagai obat tradisional dapat menjadi pengobatan alternatif selain antibiotik.Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah daun jambu biji. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium Guajava Linn) terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan seberapa kuat potensi daya hambat yang dihasilkan melalui diameter zona hambat yang terbentuk. Metode Jenis penelitian yang digunakan adalah true experiment design dengan rancangan penelitian posttest only control group design. Pengujian antibakteri yang digunakan adalah metode difusi agar menggunakan cakram disk. Pada penelitian ini menggunakan 10 kelompok perlakuan yang terdiri dari Ciprofloxacin sebagai control positif, aquades steril sebagai kontrol negatif, dan ekstrak etanol daun jambu biji dengan konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,125%, 1,56% dimana masing-masing kelompok dilakukan 3 kali pengulangan. Diameter zona hambat yang terbentuk diamati dan diukur dengan jangka sorong. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan nilai p=0,001 dan nilai p= <0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara dua kelompok. Hasil uji post hoc menggunakan Mann-Whitney juga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25%, sedangkan pada konsentrasi 12,5%, 6,25%, 3,125%, 1,56% tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah esktrak etanol daun jambu biji (Psidium Guajava Linn) memiliki aktivitas antibakteri yang ditandai dengan terbentuknya diameter zona hambat disekitar kertas cakram. Diameter zona hambat terbesar terdapat pada konsenrasi 100% sebesar 13,63mm dan diameter zona hambat terkecil terdapat pada konsentrasi 25% sebesar 9,23mm. konsentrasi 12,5%, 6,25%, 3,125% dan 1,56% tidak memiliki potensi daya hambat terhadap bakteri Escherichia coli.

Page 7 of 29 | Total Record : 286