cover
Contact Name
Khoerul Umam
Contact Email
ijopme@uhamka.ac.id
Phone
+6281319297200
Journal Mail Official
ijopme@uhamka.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana Uhamka Jl. Warung Buncit Raya, No. 17, Pancoran, Jakarta Selatan.
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
International Journal of Progressive Mathematics Education
ISSN : 27762726     EISSN : 27758435     DOI : https://doi.org/10.22236/ijopme
Core Subject : Science, Education,
nternational Journal of Progressive Mathematics Education E-ISSN:2775-8435, ISSN: 2776-2726, DOI Prefix 10.22236/ijopme is a peer-revieweopen-access international journal that aims to the sharing, dissemination, and discussion of current trends research results, experience, and perspectives across a wide range of mathematics education, teaching mathematics, development in mathematics instruction, innovations in mathematics learning, and current trends issue in mathematics education research. This journal will be published four-issue per year in March, June, September, and December published by the UHAMKA Press. Given that the journal prioritizes research reports in mathematics education, viewpoint articles in the same field will be considered for publication. International Journal of Progressive Mathematics Education welcomes research articles, literature reviews, book reviews from various countries in the world that have high-quality on all topics related to current trends issue in mathematics education research to publish in this journal. Submitted papers must be written in English dan Bahasa Indonesia for the initial review stage by editors and further review process by international reviewer
Articles 129 Documents
The potential difficulties faced by students in learning mathematics in vocational high schools: comparative study of external and internal factors Yanti, Ferda; Bayu Nugroho, Purna; Gunawan, Wawan
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i1.8899

Abstract

This study is meant to describe: (a) Difficulty in learning mathematics in eleventh grade, (b) the reasons behind those difficulty faced by the students eleventh grade, (c) Teachers' efforts to overcome the difficulties of learning mathematics in eleventh grade, (d) Large The level of difficulty in learning mathematics experienced by eleventh graders. This type of research is a type of qualitative research. Difficulties experienced by students are difficulty understanding concepts, difficulties in skills, and difficulties in solving problems Data collection methods used were interview and test methods. Research shows that: (1) Difficulty understanding concepts, difficulties in skills, and difficulties in solving problems. (2) The causes of those difficulty in learning comes from social, emotional, and intellectual of students themselves. (3) Teacher's efforts to overcome learning difficulties by holding remedial. (4) The level of learning difficulties of students included in the category is very difficult. It is hoped that the teacher can overcome student learning difficulties. So that students' difficulties in learning mathematics are slightly overcome.   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) Kesulitan belajar matematika di kelas XI, (b) alasan kesulitan yang dihadapi siswa kelas XI, (c) Upaya guru mengatasi kesulitan belajar matematika di kelas XI, (d) Besar Tingkat kesulitan belajar matematika yang dialami siswa kelas XI. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Kesulitan yang dialami siswa adalah kesulitan memahami konsep, kesulitan keterampilan, dan kesulitan menyelesaikan masalah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan tes. Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesulitan memahami konsep, kesulitan dalam keterampilan, dan kesulitan dalam memecahkan masalah. (2) Penyebab kesulitan belajar tersebut berasal dari faktor sosial, emosional, dan intelektual siswa itu sendiri. (3) Upaya guru mengatasi kesulitan belajar dengan mengadakan remedial. (4) Tingkat kesulitan belajar siswa termasuk dalam kategori sangat sulit. Diharapkan guru dapat mengatasi kesulitan belajar siswa. Sehingga kesulitan siswa dalam belajar matematika sedikit teratasi.
Eksplorasi Hambatan-hambatan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Program Linear di Sekolah Menengah Kejuruan Andono, Joko; Nugroho, Purna Bayu; Handayani, Ratih
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8900

Abstract

This study aims to identify the difficulties of class X students at SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi in studying Mathematics on Linear Programming material. The type and approach in this research is a descriptive research type with a qualitative approach. The data collection techniques in this study were tests, observations, questionnaires, while data processing used the percentage formula P = f/n x 100%. From the results of the research it can be concluded that the difficulties of students in class X SMK Muhammadiyah Kotabumi in Linear Program material are the lack of understanding of students in understanding the concept of Linear Programming, often using the wrong formula and still confused in making a mathematical model, also the teacher's habits in learning mathematics in a way , just take notes on the blackboard, then students lack the desire to complete the sample questions given by the teacher. So that it can be concluded that the hypothesis is proven true that there are learning difficulties in mathematics in the Linear Program material for class X students of SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi.   Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan-kesulitan siswa kelas X SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi dalam mempelajari mata pelajaran Matematika pada materi Program Linear.  Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan tes, observasi, angket, sedangkan untuk pengolahan data mengunakan rumus persentase P = f/n x 100 %. Dari hasil penelitiaan di dapat kesimpulan bahwa kesulitan siswa dalam kelas X SMK Muhammadiyah Kotabumi dalam materi Program Linear adalah kurangnya pemahaman siswa dalam memahami konsep Program Linear, sering salah menggunakan rumus dan masih bingung dalam membuat suatu model matematika, juga kebiasaan guru dalam belajar matematika dengan cara, mencatat saja di papan tulis, kemudian siswa kurang keinginannya dalam menyelesaikan contoh soal yang diberikan oleh guru. Sehingga bisa diambil kesimpulan bahwa hipotesisnya terbukti benarbahwa adanya kesulitan belajar dalam pelajaran matematika pada materi Program Linear siswa kelas X SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi.
Profil pemahaman konsep siswa pada siswa kelas VII : materi aritmetika sosial kristia, Dela; Absori, Mahmudi Nur
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v4i1.8875

Abstract

Purpose: This study aims to explore the conceptual understanding profiles of seventh-grade students in social arithmetic across varying mathematical ability levels to mitigate cognitive obstacles in numeracy literacy. Design/methodology/approach: An exploratory qualitative design with triangulation techniques was employed. Three subjects (high, middle, and low ability) were selected via purposive sampling. Instruments included problem-solving tests and clinical interviews based on NCTM indicators. Findings: High-ability students demonstrated coherent relational understanding. Middle-ability students exhibited sound verbal logic but suffered from dissociation in written symbolic representation. Low-ability students remained constrained by procedural fragmentation and contextual interpretation failures. Practical implications: Educators should implement professional noticing to bridge the transition from verbal to formal representation using guided discovery methods. Originality/value: This study provides a unique contribution by mapping specific cognitive gaps between oral articulation and written formalisation within social arithmetic.   Purpose: Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi profil pemahaman konsep siswa kelas VII pada materi aritmetika sosial berdasarkan tingkat kemampuan matematis untuk memitigasi hambatan kognitif dalam literasi numerasi. Design/methodology/approach: Menggunakan desain kualitatif eksploratif dengan teknik triangulasi. Subjek terdiri dari tiga siswa (kemampuan tinggi, menengah, dan rendah) yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen meliputi tes pemecahan masalah dan wawancara klinis berdasarkan indikator NCTM. Findings: Siswa berkemampuan tinggi menunjukkan pemahaman relasional yang koheren. Siswa menengah memiliki logika verbal yang baik namun mengalami disosiasi pada representasi simbolik tertulis. Siswa berkemampuan rendah terjebak pada fragmentasi prosedural dan kegagalan interpretasi kontekstual. Practical implications: Guru harus menerapkan professional noticing untuk menjembatani transisi representasi verbal ke formal melalui metode guided discovery.Originality/value: Studi ini memberikan kontribusi unik melalui pemetaan gap kognitif spesifik antara kemampuan artikulasi lisan dan formalisasi tertulis dalam materi aritmetika sosial.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI SEGITIGA Rahmatiya, Rizqa; Muntazimah, Muntazimah
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v4i1.8881

Abstract

Abstrak: Kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi segitiga sangat penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis siswa SMP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi segitiga berdasarkan teori pemecahan masalah Polya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah dan wawancara mendalam dengan siswa. Data dianalisis menggunakan langkah-langkah dalam teori pemecahan masalah Polya, yang meliputi pemahaman masalah, perencanaan penyelesaian, pelaksanaan, dan pengecekan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam tahap perencanaan dan pengecekan hasil, meskipun mereka mampu memahami masalah dan melakukan langkah-langkah awal pemecahan. Beberapa siswa menunjukkan pemahaman yang baik terhadap konsep segitiga namun kesulitan dalam menghubungkan konsep-konsep tersebut dengan cara yang sistematis untuk menyelesaikan masalah. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya pengajaran yang mengarah pada pengembangan strategi pemecahan masalah yang lebih terstruktur dan mendalam, serta memberikan kontribusi terhadap pembelajaran matematika yang lebih efektif melalui penerapan teori Polya dalam pembelajaran segitiga di SMP.
Problem Based Learning Methode : Exploration related to Mathematical Connection and Problem Solving Ningsih, Rustini; Hidayat, Wahyu; Ilmi Hidayati, Nurul
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v4i1.11474

Abstract

Abstract: The Problem-Based Learning (PBL) method has garnered significant attention as an approach to enhance students’ critical thinking and problem-solving skills, particularly in mathematics education. This research explores the impact of PBL on mathematical connection and problem-solving abilities, aiming to provide a deeper understanding of how this teaching method can foster student engagement and improve learning outcomes. The study employs a qualitative research design, utilizing case studies and observations to gather data from a sample of high school students engaged in a PBL-based mathematics curriculum. Data were analyzed using thematic analysis, identifying key themes related to students' mathematical connections and problem-solving strategies. The results suggest that PBL not only strengthens students' ability to connect mathematical concepts but also enhances their approach to solving complex mathematical problems. The research contributes to the growing body of literature on PBL by highlighting its effectiveness in promoting both conceptual understanding and practical problem-solving skills. This study offers valuable insights for educators seeking to implement PBL in mathematics classrooms, emphasizing its potential to improve student engagement, motivation, and achievement in mathematical learning.
Pengembangan pembelajaran matematika berbantuan geogebra dalam geometri untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis: implikasi teoritis dan praktis Saluni, Trisno; Hidayat, Supandi; Aminah, Sekar Budi
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v4i1.11475

Abstract

Purpose: This study aims to describe the investigation process of plane geometry and evaluate the effectiveness of GeoGebra in enhancing critical thinking skills and overcoming cognitive barriers in minimum triangle perimeter problems. Design/methodology/approach: A qualitative descriptive approach was employed involving 26 undergraduate mathematics education students at the University of Bengkulu. Data were gathered through investigative performance tasks (paper-pencil and GeoGebra-based) and an 18-item response questionnaire covering cognitive, psychomotor, and affective domains. Findings: GeoGebra significantly reduced problem-solving time from 120 minutes (via inaccurate manual methods) to 30 minutes with precise logical argumentation. Students demonstrated mastery of dynamic construction features, although 60% required guidance in establishing systematic initial strategies. Practical implications: These findings offer operational strategies for educators to integrate dynamic technology as scaffolding to mitigate mathematics anxiety and foster student learning autonomy. Originality/value: This study contributes uniquely by providing a comparative analysis of cognitive efficiency between manual and digital methods in complex geometry investigation tasks within higher education.   Purpose: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses investigasi geometri bidang dan mengevaluasi efektivitas penggunaan GeoGebra dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta memecahkan hambatan kognitif pada masalah keliling segitiga minimum. Design/methodology/approach: Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek 26 mahasiswa S1 Pendidikan Matematika Universitas Bengkulu. Data dikumpulkan melalui unjuk kinerja investigasi (metode tulis-tangan dan GeoGebra) serta angket respon 18 item yang mencakup aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif. Findings: GeoGebra secara signifikan mereduksi waktu penyelesaian masalah dari 120 menit (metode manual yang tidak akurat) menjadi 30 menit dengan argumentasi logis yang tepat. Mahasiswa menunjukkan penguasaan fitur konstruksi dinamis meski 60% masih memerlukan bimbingan dalam menentukan strategi awal yang sistematis. Practical implications: Hasil ini memberikan strategi operasional bagi pendidik untuk mengintegrasikan teknologi dinamis sebagai perancah (scaffolding) guna menurunkan kecemasan matematika dan meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa. Originality/value: Studi ini memberikan kontribusi unik melalui analisis perbandingan efisiensi kognitif antara metode manual dan digital dalam tugas investigasi geometri kompleks pada tingkat pendidikan tinggi.
Pengaruh Resiliensi Matematis dan Kemampuan Spasial Terhadap Hasil Belajar Bangun Ruang (Survey Kausal Di SMA Negeri 21 Bekasi) Ansori, Abdurrahman
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v4i2.11925

Abstract

Abstrak: Pemahaman terhadap bangun ruang merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika di sekolah menengah atas, yang melibatkan keterampilan spasial dan resiliensi dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara resiliensi dan kemampuan spasial matematis dalam mempengaruhi hasil belajar siswa pada materi bangun ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, yang melibatkan pengumpulan data melalui tes kemampuan spasial matematis dan kuesioner resiliensi, serta tes hasil belajar matematika pada materi bangun ruang. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas XI SMA yang dipilih secara acak. Data dianalisis menggunakan teknik statistik korelasi untuk mengetahui sejauh mana resiliensi dan kemampuan spasial matematis berkontribusi terhadap hasil belajar bangun ruang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara resiliensi dan kemampuan spasial matematis terhadap hasil belajar bangun ruang, dimana siswa dengan tingkat resiliensi dan kemampuan spasial matematis yang lebih tinggi cenderung memiliki hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang pentingnya resiliensi dan kemampuan spasial dalam pembelajaran matematika, serta implikasinya dalam merancang strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi geometri ruang.
Menjembatani budaya dan logika: eksplorasi geometri tanjak unak serantau melalui geogebra sebagai solusi numerasi di era kurikulum merdeka Nasrullah, Amri; Almaida; Dependri; Rahman, Muhamad Amar; Hasanah, Uswatun; Afri, Lusi Eka
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v4i2.11929

Abstract

Purpose: This research addresses the persistent challenge of low student numeracy by developing ethnomathematics-based interactive media focused on the cultural artifact of Tanjak Unak Serantau for geometry instruction.Design/methodology/approach: Following the 4-D development framework—comprising define, design, develop, and disseminate stages—this study engaged junior high school students and expert validators. The research utilized validation instruments, practicality surveys, and numeracy assessments to evaluate the GeoGebra-assisted prototype.Findings: The developed media achieved a high category of validity from experts in mathematics education and informatics. Empirical results demonstrated that the tool is highly practical and effective, as evidenced by the significant attainment of classroom mastery standards across sequential cycles.Practical implications: This innovation provides educators with a dynamic pedagogical tool that bridges abstract geometric theorems with tangible cultural symbols, fostering a more engaging and meaningful learning environment.Originality/value: The study contributes to the literature by digitizing local Malay wisdom into a dynamic geometry environment, offering a unique synthesis of traditional heritage and modern educational technology.   Purpose: Penelitian ini menjawab tantangan rendahnya numerasi siswa melalui pengembangan media interaktif berbasis etnomatematika pada artefak budaya Tanjak Unak Serantau untuk pembelajaran geometri.Design/methodology/approach: Mengacu pada kerangka pengembangan 4-D—meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran—studi ini melibatkan siswa sekolah menengah pertama serta para pakar validator. Instrumen penelitian mencakup lembar validasi, survei kepraktisan, dan asesmen numerasi untuk mengevaluasi purwarupa berbantuan GeoGebra.Findings: Media yang dikembangkan mencapai kategori validitas yang sangat tinggi dari para ahli pendidikan matematika dan informatika. Hasil empiris menunjukkan bahwa media ini sangat praktis dan efektif, terbukti dari pencapaian standar ketuntasan klasikal yang signifikan pada siklus yang berurutan.Practical implications: Inovasi ini menyediakan sarana pedagogis dinamis bagi pendidik untuk menjembatani teorema geometri abstrak dengan simbol budaya nyata, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan bermakna.Originality/value: Studi ini berkontribusi pada literatur melalui digitalisasi kearifan lokal Melayu ke dalam lingkungan geometri dinamis, menawarkan sintesis unik antara warisan tradisional dan teknologi pendidikan modern.
Pengaruh Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Pemecagan Masalah Ditinjau dari Gaya Kognitif Dedi Hidayat; Awaluddin, Muhammad
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v4i2.11930

Abstract

Abstrak: Problem Based Learning (PBL) telah dikenal sebagai metode yang efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa SMP, dengan mempertimbangkan perbedaan gaya kognitif reflektif dan impulsif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test yang melibatkan dua kelompok siswa dengan gaya kognitif yang berbeda. Sampel penelitian terdiri dari siswa SMP yang dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan gaya kognitif mereka, yaitu reflektif dan impulsif. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis statistik deskriptif dan inferensial untuk membandingkan perubahan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran berbasis PBL dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada kedua kelompok siswa, namun pengaruhnya lebih signifikan pada siswa dengan gaya kognitif reflektif dibandingkan dengan siswa impulsif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana gaya kognitif mempengaruhi efektivitas PBL dalam pembelajaran matematika dan mengusulkan implikasi praktis bagi pendidik untuk menyesuaikan metode pengajaran berdasarkan gaya kognitif siswa guna memaksimalkan hasil pembelajaran.
Analisis motivasi belajar matematika siswa melalui media google meet terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa di masa pandemi COVID-19 Islami Nur, Fadillah; Kusumo, Sri Wibowo
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v4i1.11941

Abstract

Purpose: This study evaluates the correlation between learning motivation, self-regulation, and the use of Google Meet in enhancing students' mathematical concept understanding of systems of linear equations (SPLDV).Design/methodology/approach: A quantitative correlational design was employed with 32 students at SMPN 4 Tambun Selatan. Data were collected via the Mathematics Attitudes and Perceptions Survey (MAPS), self-regulation inventories, and concept mastery tests, then analyzed using Bayesian estimation and regression.Findings: Findings reveal a significant positive correlation ($r = 0.78$) between motivation and concept mastery. Motivation and self-regulation contribute 61% to learning outcomes, while synchronous interaction via Google Meet effectively mitigates mathematics anxiety and fosters creative thinking.Practical implications: Educators should integrate synchronous feedback and independent study workbooks to optimize spaced retrieval practice, ensuring long-term knowledge retention in digital environments.Originality/value: This research contributes to the literature by synthesizing psychological dispositions with synchronous technology, validating the "expert-like views" model within middle-school online mathematics education.     Purpose: Penelitian ini mengevaluasi korelasi antara motivasi belajar, kemandirian belajar, dan penggunaan Google Meet dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Design/methodology/approach: Desain kuantitatif korelasional digunakan terhadap 32 siswa SMPN 4 Tambun Selatan. Data dikumpulkan melalui Mathematics Attitudes and Perceptions Survey (MAPS), inventori kemandirian, dan tes penguasaan konsep, lalu dianalisis menggunakan estimasi Bayesian dan regresi. Findings: Hasil menunjukkan korelasi positif signifikan (r = 0,78) antara motivasi dan penguasaan konsep. Motivasi dan kemandirian berkontribusi 61% terhadap hasil belajar, sementara interaksi sinkronus via Google Meet efektif memitigasi kecemasan matematis dan mendorong berpikir kreatif. Practical implications: Pengajar harus mengintegrasikan umpan balik sinkronus dan buku kerja mandiri untuk mengoptimalkan spaced retrieval practice, menjamin retensi pengetahuan jangka panjang di lingkungan digital. Originality/value: Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menyintesis disposisi psikologis dan teknologi sinkronus, memvalidasi model "pandangan menyerupai ahli" dalam pendidikan matematika daring tingkat sekolah menengah.

Page 8 of 13 | Total Record : 129