cover
Contact Name
Muhammad Ikhlash
Contact Email
ikhlash@polibatam.ac.id
Phone
+6285276558866
Journal Mail Official
ikhlash@polibatam.ac.id
Editorial Address
Komp. Pertokoan Hafindo Square Blok B No. 8 Sekupang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, 29424
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Bisnis Mahasiswa
ISSN : -     EISSN : 28072219     DOI : -
Tujuan dari Jurnal Bisnis Mahasiswa ini adalah untuk mendorong penyebaran seluas-luasnya hasil penelitian ilmiah akademisi dibidang bisnis. Jurnal Bisnis Mahasiswa mengundang artikel-artikel di bidang: Manajemen Akuntansi Ekonomi e-Business Jurnal Bisnis Mahasiswa menerima artikel-artikel yang sesuai dengan subyek penelitian bisnis dan metodologi penelitian yang sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk dipublikasikan dalam jurnal ini. Kriteria utama untuk publikasi di Jurnal Bisnis Mahasiswa ini adalah pentingnya kontribusi hasil penelitian terhadap kekayaan literatur dibidang bisnis pada umumnya.
Articles 541 Documents
Strategi pengembangan UMKM Borditel melalui pemanfaatan komoditas lokal umbi ungu untuk meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat desa Kramat Moh. Raji; Holis Holis; Abdul Hofar; Nor Afni Dian Maulidini; Iis Dahlia; Harsono Harsono
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1089

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan UMKM Borditel melalui optimalisasi komoditas lokal umbi ungu (Ipomoea batatas L.) sebagai motor penggerak ekonomi kreatif. Selain itu, penelitian ini berupaya memetakan bagaimana inovasi produk dan efisiensi operasional dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di Desa Kramat, Pamekasan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan orientasi studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan lima informan kunci dan observasi partisipatif, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui studi dokumentasi laporan keuangan tahun 2025. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Ruang lingkup teoritis difokuskan pada manajemen UMKM berbasis kearifan lokal dan teori ekonomi kreatif. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Borditel berhasil mencapai kinerja finansial yang sehat dengan margin laba bersih sebesar 18,4% melalui strategi rantai pasok pendek. Inovasi produk berupa transformasi pasta umbi ungu menjadi varian rasa modern (cokelat, taro, vanila) terbukti mampu memperluas segmen pasar tanpa menghilangkan identitas tradisional. Penggunaan pemasaran digital yang efisien juga ditemukan sebagai kunci utama dalam menekan beban operasional sekaligus meningkatkan visibilitas produk di pasar luas. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada analisis laporan keuangan operasional dalam periode satu tahun dan berfokus pada satu lokus geografis spesifik di Kabupaten Pamekasan. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan studi longitudinal untuk melihat keberlanjutan usaha dalam jangka panjang serta membandingkan model serupa pada komoditas lokal yang berbeda di wilayah lain. Implikasi – Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelaku UMKM untuk melakukan kemitraan langsung dengan petani guna memutus rantai tengkulak. Secara teoritis, hasil penelitian memperkuat model pengembangan ekonomi inklusif di mana kreativitas mahasiswa dan sumber daya perdesaan dapat bersinergi untuk menciptakan nilai ekonomi baru yang kompetitif. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan model baru integrasi Borditel (jajanan tradisional) dengan teknik value-added processing berbasis umbi ungu yang sebelumnya hanya dipandang sebagai komoditas mentah. Kebaruan terletak pada konvergensi antara pelestarian kuliner lokal dan adaptasi rasa modern dalam kerangka pemberdayaan masyarakat desa.
Pengaruh customer experience, harga terhadap keputusan pemilihan aplikasi Gojek Kota Makassar dimoderasi oleh online review Sutrisnah Sutrisnah; S. Widad Ahmad; Ahmad Effendi
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1093

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh customer experience dan harga terhadap keputusan pemilihan pengguna aplikasi Gojek di Kota Makassar, serta menguji peran online review sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif. Data primer diperoleh melalui kuesioner dari 80 responden pengguna Gojek di Kota Makassar. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 3.0. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa customer experience dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pemilihan pengguna. Selain itu, online review terbukti secara signifikan memperkuat pengaruh customer experience dan harga terhadap keputusan pemilihan. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada lingkup pengguna di Kota Makassar dengan jumlah sampel 80 orang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas jangkauan wilayah geografis dan menambah variabel lain seperti brand image atau loyalitas pelanggan. Implikasi – Secara praktis, Gojek perlu fokus pada peningkatan kualitas layanan dan strategi harga kompetitif. Selain itu, manajemen harus aktif mengelola ulasan online karena terbukti menjadi faktor penguat bagi calon pengguna dalam memilih layanan. Kebaruan – Penelitian ini memberikan nilai baru dengan menempatkan online review sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara pengalaman pelanggan dan harga terhadap keputusan pemilihan dalam konteks pasar transportasi online di Makassar.
Implementation of transformational leadership and organizational culture in improving the quality of education in public elementary schools in Walantaka District, Serang City Uyu Wahyudin; Ahmad Mukhlis; RR Andriani
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1096

Abstract

Purpose – This research is motivated by the importance of improving the quality of basic education through effective leadership of school principals and a conducive organizational culture. Public Elementary Schools in Walantaka District, Serang City, face challenges in improving the quality of learning, necessitating the implementation of transformational leadership integrated with a positive organizational culture. This study aims to describe and analyze the implementation of transformational leadership and organizational culture to improve the quality of education, particularly by strengthening teacher professionalism, learning innovation, and active student involvement. Design/methodology/approach – A qualitative approach was employed, with data collected through semi-structured in-depth interviews, document analysis, and field observations involving 75 purposively selected participants. Data were analyzed using the six-phase thematic analysis framework (Braun & Clarke, 2006). Findings – The results reveal five main themes: visionary and exemplary leadership, motivational and innovative teaching, individualized professional support, collaborative organizational culture, and positive impact on student engagement. Transformational leadership—through a clear vision, inspirational motivation, individualized attention, and learning innovation—drives significant improvements in teaching quality. Research limitations – This study is limited to theoretical literature analysis and does not involve primary empirical data collection; therefore, causal relationships among variables cannot be statistically verified, and the findings have not been tested on a specific population sample. Implications – A collaborative, disciplined, and professional organizational culture strengthens its impact, resulting in continuous improvement in education quality. The implementation of transformational leadership, supported by a positive organizational culture, contributes significantly to improving the quality of education at State Elementary Schools in the Walantaka District, Serang City. Originality – A unique contextual finding is the role of the local gotong royong (collective cooperation) cultural value as an organic amplifier of leadership effects.
Marketing human resource adaptation through creative promotion and interface design on fintech customer decisions Didit Darmawan; Rokhmad Thoriqul Hidayat
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1114

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the influence of online promotional creativity on fintech customer decisions and examine the role of application interface convenience as a reinforcing factor. Design/methodology/approach – The research employs a qualitative literature review with content analysis, drawing on relevant scholarly sources. Findings – Promotional creativity plays a crucial role in attracting attention, building emotional connections, conveying credibility, and shaping perceptions of value among prospective customers. Creative promotions effectively guide potential customers to the threshold of application usage. At this critical juncture, the convenience of the application interface assumes a central role. An intuitive, responsive, and aesthetically pleasing interface validates the promises conveyed through promotion, alleviates user anxiety, and cultivates the trust necessary for final decision-making. These two elements operate synergistically; creativity without convenience results in low conversion rates, while convenience without creativity leads to applications with minimal user adoption. The adaptability of marketing human resources is reflected in their capacity to bridge these two essential dimensions. Research limitations – This study is limited to theoretical literature analysis and does not involve primary empirical data collection; therefore, causal relationships among variables cannot be statistically verified, and the findings have not been tested on a specific population sample. Implications – The practical implications of this study underscore the necessity for close collaboration between marketing teams and product developers, as well as the need to extend marketing success metrics to include post-download stages. Originality – The novelty of this study lies in its integrative synthesis of online promotional creativity and application interface ease as two complementary constructs that jointly shape fintech customer decisions—an interrelationship that has rarely been examined together within the Indonesian digital financial services context.
Integrasi human resource development dan green human resource management dalam era digital: Sintesis kritis dan agenda konseptual untuk kinerja berkelanjutan Abd. Rasyid Syamsuri; Samsir Samsir; Nurman Zakaria
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.789

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi Human Resource Development (HRD) dan Green Human Resource Management (GHRM) dalam meningkatkan kinerja berkelanjutan di era digital. Desain/metodologi/pendekatan – Studi ini menggunakan pendekatan systematic literature review terhadap artikel ilmiah terindeks dalam rentang 2018–2024 melalui tahapan identifikasi, screening, dan sintesis tematik. Temuan – Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar studi masih memisahkan pengembangan kompetensi digital dan praktik keberlanjutan, sehingga menciptakan kesenjangan konseptual. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi HRD dan GHRM memperkuat kinerja berkelanjutan melalui peran mediasi digital capability dan green organizational culture. Selain itu, hubungan antarvariabel bersifat kontekstual dan dipengaruhi oleh kesiapan organisasi dan infrastruktur digital. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada pendekatan systematic literature review dengan hanya menganalisis 10 artikel dari tiga basis data (Scopus, Google Scholar, ScienceDirect) dalam rentang 2018–2024, sehingga model konseptual yang diusulkan belum diuji secara empiris. Temuan bersifat kontekstual dan belum mencakup variabel moderasi potensial seperti ukuran organisasi dan tingkat kematangan digital. Implikasi – Implikasi praktis menekankan pentingnya sistem SDM terintegrasi dalam sektor industri terdigitalisasi. Kebaruan – Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan model konseptual integratif yang menghubungkan digitalisasi dan keberlanjutan dalam manajemen SDM.
Peran green transformational leadership dalam meningkatkan adaptasi organisasi di era Industri 4.0: Tinjauan literatur Abd. Rasyid Syamsuri; Samsir Samsir; Rahmad Hidayat
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.791

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Green Transformational Leadership (GTL) dalam meningkatkan adaptasi organisasi di era Industri 4.0. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Artikel-artikel yang relevan dikumpulkan dari database bereputasi dan dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola yang berkaitan dengan GTL, dynamic capabilities, dan adaptasi organisasi. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa GTL berperan penting dalam meningkatkan adaptasi organisasi melalui penguatan kesadaran lingkungan, dorongan terhadap inovasi hijau, serta pengembangan kapabilitas organisasi. Selain itu, dynamic capabilities berfungsi sebagai mekanisme utama yang memungkinkan organisasi merespons perubahan teknologi dan tantangan lingkungan secara efektif di era Industri 4.0. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada pendekatan studi literatur dan belum melibatkan pengujian empiris. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji hubungan antarvariabel menggunakan pendekatan kuantitatif atau metode campuran. Implikasi – Secara praktis, penelitian ini memberikan wawasan bagi pemimpin organisasi dalam mengintegrasikan strategi keberlanjutan dan adaptasi. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur kepemimpinan dan adaptasi organisasi. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan perspektif integratif dengan menghubungkan GTL dan dynamic capabilities dalam konteks Industri 4.0 untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang adaptasi organisasi.
Pengaruh iklim organisasional, human relation dan fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Permata Hijau Indonesia, Unit Balam Nur Asri Maulina; Machasin Machasin; Dian Puspita Novrianti
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.905

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim organisasional, human relations, dan fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Permata Hijau Indonesia Unit Balam, baik secara parsial maupun simultan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh karyawan PT. Permata Hijau Indonesia Unit Balam sebanyak 117 orang yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS, meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji parsial (t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi (R²). Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim organisasional, human relations, dan fasilitas kerja masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai Adjusted R-Square sebesar 0,877 menunjukkan bahwa 87,7% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya 12,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya mencakup 117 karyawan di satu unit perusahaan perkebunan sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Penggunaan kuesioner tertutup juga membatasi penggalian faktor kualitatif yang turut memengaruhi kinerja karyawan. Implikasi – Perusahaan perlu mengelola iklim organisasi, human relations, dan fasilitas kerja secara terpadu. Hal ini mencakup penguatan budaya organisasi yang suportif, peningkatan komunikasi dua arah antara pimpinan dan karyawan, serta pemenuhan fasilitas kerja yang memadai sesuai kebutuhan operasional guna mendorong kinerja yang optimal dan berkelanjutan. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan kontribusi baru dengan menganalisis secara simultan pengaruh iklim organisasional, human relations, dan fasilitas kerja dalam satu model penelitian yang utuh dalam konteks industri perkebunan, yang sebelumnya masih jarang dikaji secara komprehensif dalam satu kerangka penelitian yang terintegrasi.
Tata kelola kolaboratif dalam penyelenggaraan praktik kerja lapangan pada pendidikan vokasi Muhamad Muammar; Novianita Rulandari
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1095

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola kolaboratif dalam penyelenggaraan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Program Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan di SMK Negeri 1 Hanau, serta mengidentifikasi proses kolaborasi, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap mutu pembelajaran berbasis kerja. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 20 informan yang terdiri dari kepala sekolah, ketua program keahlian, guru pembimbing, siswa peserta PKL, serta perwakilan industri dari tiga perusahaan mitra. Data juga diperoleh melalui observasi terbatas dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperdalam melalui analisis tematik dengan memastikan keabsahan data melalui triangulasi dan member checking. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan PKL dipengaruhi oleh kejelasan pembagian peran, intensitas komunikasi, dan komitmen kolaboratif antara sekolah dan industri. Kolaborasi yang terjalin memberikan dampak positif terhadap mutu pembelajaran berbasis kerja, terutama dalam meningkatkan pengalaman dan keterampilan siswa. Faktor pendukung meliputi kesesuaian kompetensi siswa dengan bidang industri serta keberlanjutan kemitraan antara sekolah dan perusahaan. Namun demikian, kendala utama masih berkaitan dengan kesiapan nonteknis sebagian siswa, terutama dalam aspek komunikasi, inisiatif, dan kemampuan adaptasi terhadap budaya kerja industri. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dan tiga perusahaan mitra sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Selain itu, data yang diperoleh masih didasarkan pada persepsi informan dan belum mencakup pengamatan jangka panjang terhadap pelaksanaan PKL. Implikasi – Temuan penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelolaan pendidikan vokasi, khususnya dalam memperkuat tata kelola kemitraan antara sekolah dan industri, meningkatkan pembekalan soft skills siswa sebelum PKL, serta mendorong adanya standardisasi dukungan dari pihak industri agar pelaksanaan pembelajaran berbasis kerja lebih optimal dan berkelanjutan. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis tata kelola kolaboratif PKL yang tidak hanya menyoroti aspek kemitraan formal, tetapi juga mengintegrasikan desain kelembagaan, proses kolaboratif, dan kapasitas individu siswa dalam konteks pendidikan vokasi bidang agribisnis tanaman perkebunan.
Beyond traditional human resource models: Tinjauan literatur kritis tentang kinerja perawat dalam kondisi kerja prekariat Syamsuri, Abd. Rasyid; Machasin; Junaidi, Rahmat; Nurmala, Octia
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.809

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis keterbatasan model Human Resource (HR) tradisional dalam menjelaskan kinerja perawat, khususnya dalam konteks kondisi kerja prekariat yang dialami oleh tenaga kesehatan non-permanen. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Artikel-artikel ilmiah yang relevan dikumpulkan dari berbagai database bereputasi dan dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antara kepemimpinan, lingkungan kerja, kepuasan kerja, dan kinerja perawat dalam konteks pekerjaan yang tidak stabil. Temuan – Hasil kajian menunjukkan bahwa model HR tradisional yang menekankan hubungan langsung antara kepemimpinan, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja memiliki keterbatasan dalam menjelaskan dinamika kinerja perawat dalam kondisi kerja prekariat. Faktor-faktor seperti ketidakpastian kerja, tekanan psikologis, dan kerentanan status kepegawaian terbukti memoderasi bahkan mendistorsi hubungan tersebut. Selain itu, mekanisme psikologis seperti work engagement, burnout, dan psychological safety muncul sebagai variabel kunci yang menjembatani hubungan antara faktor organisasi dan kinerja. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada pendekatan studi literatur dan belum menguji secara empiris model konseptual yang diusulkan. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji model tersebut menggunakan pendekatan kuantitatif atau metode campuran. Implikasi – Secara praktis, temuan ini memberikan wawasan bagi pengelola rumah sakit dalam merancang kebijakan manajemen SDM yang lebih adaptif terhadap kondisi kerja tidak pasti. Secara teoritis, penelitian ini memperluas literatur kinerja tenaga kesehatan dengan mengintegrasikan perspektif precarious employment ke dalam model HR. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan perspektif kritis dengan menantang asumsi model HR tradisional dan mengintegrasikan konsep kondisi kerja prekariat sebagai konteks penting dalam menjelaskan kinerja perawat.
Total quality management pada rantai pasok fashion premium dan kaitannya dengan durabilitas produk serta kepuasan pelanggan Putra, Arif Rachman; Rohmi, Nuril Siam Baitu
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 3 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.933

Abstract

Tujuan – Kajian ini bertujuan membangun kerangka konseptual yang menjelaskan hubungan antara implementasi Total Quality Management (TQM) dalam rantai pasok fashion, durabilitas produk, dan kepuasan pelanggan pada kategori harga premium. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian disusun sebagai studi literatur dengan pendekatan kualitatif menggunakan analisis tematik berbasis enam tahapan Braun dan Clarke (2006) terhadap 58 artikel jurnal terindeks Scopus dan Sinta yang dipublikasikan dalam rentang 2015–2025. Temuan – Sintesis literatur menunjukkan bahwa penerapan TQM di seluruh mata rantai nilai—mulai dari desain, seleksi pemasok, pengendalian mutu bahan baku, proses produksi, pelatihan tenaga kerja, hingga logistik—secara konsisten menentukan tingkat durabilitas produk fashion premium, dan durabilitas selanjutnya menjadi determinan utama kepuasan pelanggan melalui mekanisme nilai per penggunaan, kepercayaan merek, ikatan emosional, dan keberlanjutan. Keterbatasan penelitian – Kajian ini bersifat konseptual dan belum diuji secara empiris; lingkup literatur terbatas pada bahasa Indonesia dan Inggris; serta belum mempertimbangkan variasi konteks budaya konsumen lintas negara. Implikasi – Secara teoretis, kajian ini mengintegrasikan literatur TQM, manajemen rantai pasok, dan perilaku konsumen dalam satu kerangka koheren khusus untuk fashion premium; secara praktis, hasil ini menjadi panduan bagi manajer merek dalam merancang strategi mutu lintas rantai pasok dan komunikasi durabilitas yang kredibel. Kebaruan – Kajian ini mengusulkan posisi durabilitas produk sebagai variabel mediasi konseptual antara praktik TQM dan kepuasan pelanggan pada segmen premium—sebuah hubungan yang selama ini jarang diintegrasikan secara eksplisit dalam literatur fashion.