cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 2,161 Documents
KELAYAKAN USAHA SARANG BURUNG WALET DIKECAMATAN BENUA KAYONG KABUPATEN KETAPANG AZIS, M. AFNUR; DOLOROSA, EVA; suyatno, adi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.43582

Abstract

Penelitianinibertujuanuntukmenganalisiskelayakanfinansialusahasarangburungwalet di KecamatanBenuaKayongKabupaten Ketapang.Lokasi penelitiandipilihsecarasengajayaituKecamatanBenuaKeyongdenganpertimbanganbahwadaerahinimerupakan salah satukecamatan yang memilikiletakstrategisuntukkehidupanburungwalet.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodesurvei.Jumlahsampel yang digunakanadalah 38 penangkarburungwalet.Penelitianinimengunakananalisis financial yaituNet Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate Return (IRR),payback period (PP) dan analisissensitivitas. Penelitianinimengunakananalisisfinansialdengan discountfacktor 6%menunjukanNet Present Value (NPV) sebesar Rp. 734,062,699,- ,Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) sebesar 5,1 dan Internal Rate Return (IRR) sebesar 38,4,payback period (PP) menunjukkan bahwa pengembalian investasi yaitu 4 yang artinya selama kurun waktu empat tahun. Kata Kunci:Usahasarangburungwalet, KelayakanFinansial, Burungwalet
Pengaruh Beberapa Jenis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit Pada Tanah Aluvial Liberta, Lastri Ayu; M.Sc, Ir. Elly Mustamir; SP.,MP, Agus Hariyanti
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis pupuk NPK yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil cabai rawit pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Jln. Purnama Agung 7 Komplek Agung Permata Blok Y 40 Pontianak, berlangsung dari tanggal 15 Oktober 2019 sampai 10 Januari 2020. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan beberapa jenis pupuk NPK yaitu, A (mutiara), B (nitrophonska), C (cantik), D (lao ying) dan E (grow more). Masing "“ masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, volume akar, berat kering total tanaman, berat buah per tanaman dan jumlah buah per tamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK mutiara memberikan pengaruh yang nyata terhadap berat buah per tanaman dan jumlah buah per tanaman. Pemberian pupuk NPK mutiara, nitrophonska, lao ying menunjukkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit yang efisien pada tanah aluvial.
HUBUNGAN MUKA AIR TANAH DAN SIFAT FISIKA TANAH GAMBUT DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT ESTATE KPS PT. PARNA AGROMAS KABUPATEN SEKADAU Marselus Nikosius, Urai Edi Suryadi, Ari Krisnohadi,
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43964

Abstract

ABSTRAKAdanya kegiatan pemulihan ekosistem gambut sangat penting mengurangi pengeringan yang berlebihan pada tanah gambut. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis hubungan muka air tanah dan sifat fisika tanah gambut di perkebunan kelapa sawit Estate KPS PT Parna Agromas Kabupaten Sekadau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode grid dengan kedalaman sampel 0-200 cm dengan interval 25 cm, dengan parameter penelitian terdiri dari : identifikasi tingkat kematangan dan kedalaman gambut, pengamatan muka air tanah, kadar serat utuh, bobot isi, porositas total dan kadar air kapasitas lapangan. Nilai rata-rata kadar serat utuh berkisar 20-89 %, dan rata-rata bobot isi tanah gambut berkisar 0,06-0,26 g/cm3, serta rata-rata porositas total tanah gambut berkisar 84,11-96,07 %, sedangkan untuk kadar air kapasitas lapangan berkisar 80,08-94,86 %Vol. Hasil korelasi muka air tanah dengan bobot isi menunjukan adanya korelasi yang positif dengan koefisien korelasi yang tergolong dalam kategori kuat. Sedangkan hasil korelasi antara bobot isi dengan porositas total menunjukan korelasi yang sangat kuat, kadar air kapasitas lapangan dengan porositas total menunjukan korelasi yang sangat rendah, bobot isi dengan kematangan menunjukan korelasi yang kuat dan porositas total dengan kematangan menunjukan korelasi yang sedang atau cukup. Kata kunci : muka air tanah, sifat fisik tanah, gambut
PENGARUH KOMBINASI ABU JANJANG DAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Riki, Donatus; Drs. Darussalam, M.Sc, Drs. Darussalam, M.Sc; Ir. Hj. Astina, M.P, Ir. Hj. Astina, M.P
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44221

Abstract

Tomat termasuk sayuran buah yang paling digemari oleh hampir setiap orang. Hal ini disebabkan karena rasanya yang enak, dan sedikit asam. Selain itu tomatmerupakan sumber vitamin A, vitamin C, dan sedikit vitamin B, terutama pada buahtomat yang telah tua (merah). Penelitian ini untuk mengetahui kombinasi abu janjangdan kompos tandan kosong kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan hasil tanamantomat pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilakukan di Sungai RayaDalam, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini telah dilakukan dari tanggal 14 maretsampai dengan 20 juni 2020. Penelitian menggunakan metode Rancangan AcakLengkap (RAL) dengan satu fakor kambinasi abu janjang dan kompos tandan kosongkelapa sawit, yang terdiri dari 9 perlakuan dengan 3 ulangan dan tiap ulangan terdiridari 3 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah k= 1,12 g abujanjang/polibag + 140 g kompos tandan kosong kelapa sawit/polibag, k1 = 1,40 g abujanjang/polibag + 140 g kompos tandan kosong kelapa sawit/polibag, k= 1,68 g abujanjang/polibag + 140 g kompos tandan kosong kelapa sawit/polibag, k= 1,12 g abujanjang/polibag + 280 g kompos tandan kosong kelapa sawit/polibag, k= 1,40 g abujanjang/polibag + 280 g kompos tandan kosong kelapa sawit/polibag, k= 1,68 g abujanjang/polibag + 280 g kompos tandan kosong kelapa sawit/polibag, k= 1,12 g abujanjang/polibag + 420 g kompos tandan kosong kelapa sawit/polibag, k= 1,40 g abujanjang/polibag + 420 g kompos tandan kosong kelapa sawit/polibag, dan k= 1,68 gabu janjang/polibag + 420 g kompos tandan kosong kelapa sawit/polybag. Variabelyang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat keringtanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per buah, dan berat buah per tanaman.Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pemberian perlakuan(k) 1,12 g abu janjang/polibag + 280 g kompos tandan kosong kelapa sawit/polibagmenunjukkan pertumbuhan yang terbaik pada tinggi tanaman 2 mst, volume akar,berat kering tanaman dan pada hasil tomat yaitu jumlah buah pertanaman dan berat 4buah pertanaman pada tanah podsolik merah kuning. 2 3 4 5 6 7 8 9
Studi Serangan Penyakit Hawar Daun Bakteri Padi (Xanthomonas oryzae pv. oryzae) di Singkawang ardianto, ardianto; Rianto, Fadjar; Syahputra, Edy
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44352

Abstract

ABSTRAKGejala serangan mirip penyakit Hawar daun bakteri (HDB) padi telah ditemukan di beberapa tempat di Singkawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi patogen penyakit mirip HDB yang dilaporkan telah menyebar di Singkawang. Penelitian yang dilakukan termasuk mengukur tingkat serangan dan sebaran penyakit HDB pada daerah yang ada kasus serangan, serta karakterisasi patogen penyebab penyakit. Serangan penyakit mencapai 26,6% dengan serangannya 81% dan serangan terendah 3,3% dengan serangannya 23%. Didapatkan 10 dari 15 isolat bakteri yang mencirikan koloni bakteri Xoo. Hasil pemeriksaan (isolasi) pada media selektif Wakimoto, Uji Gram dan Uji Postulat menunjukan bahwa patogen penyebab penyakit HDB adalah Xoo. Kata kunci: Hawar daun bakteri, padi, Xanthomonas oryzae
PENGARUH KOMPOS PUTRI MALU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU PADA TANAH ALLUVIAL Wicaksono, Bahtiar Galih; MS, Ir. Rahmidiyani; MMA, Ir. Surachman
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos putri malu dan mencari dosis yang terbaik tehadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau pada tanah alluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Pontianak Selatan, Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan, masing masing ulangan terdiri dari 4 sampel sehingga terdapat 100 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu : a1 = 5% , a2 = 10%, a3= 15%, a4 = 20%, dan a5 = 25%. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (g), berat kering akar (g), jumlah cabang (unit), berat biji per tanaman (g), jumlah polong (polong), dan bobot 100 biji kering (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos putri malu berpengaruh nyata terhadap berat kering tanaman, jumlah polong, berat biji per tanaman, dan berat 100 biji kering. Tetapi kompos putri malu berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, berat kering akar, dan jumlah cabang. Pertumbuhan terbaik dicapai pada dosis 15%.
PENGARUH KONSENTRASI BIO-URINE SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCHOY PADA MEDIA GAMBUT Yoga, Kristian; Anggorowati, M.Sc, Ir. Dini; Listiawati, MP, Ir. Agustina
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45388

Abstract

Salah satu jenis sayuran daun yang banyak mengandung serat dan digemariorang saat ini adalah pakchoy. Pakchoy penampilannya seperti sawi tetapi lebihpendek dan kompak. Budidaya pakchoy memerlukan tanah yang subur agarpertumbuhannya baik, tetapi lahan yang subur untuk penanaman sangat terbatas. Tanah gambut berpotensi untuk perluasan budidaya tanaman pakchoy.Pemanfaatan tanah gambut yang kurang baik sebagai media tanam dapat diperbaikidengan menambah unsur hara yang cukup bagi tanaman. Salah satu unsur hara yangdapat diberikan kepada tanaman adalah bio-urin sapi yang merupakan salah satubahan pupuk organik cair dan belum banyak dimanfaatkan oleh petani. Penelitianini dilaksanakan di Rumah Jamur, Jalan Reformasi, Gang Struktur, Pontianak Kota.Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan dari tanggal 22 Agustus 2020 "“ 20September 2020. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap(RAL) yang terdiri dari satu faktor Bio-urine Sapi (U) dengan 5 perlakuan dan 5ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel. Perlakuan yamg di maksudyaitu u1 ( bio-urine sapi dengan konsentrasi 0 ml/ l ), u2 ( bio-urine sapi dengankonsentrasi 20 ml/ l ), u3 ( bio-urine sapi dengan konsentrasi 40 ml/ l ), u4 ( biourinesapidengankonsentrasi60ml/l)danu5 ( bio-urine sapi dengan konsentrasi80 ml/ l ). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah daun (helai),kadar klorofil daun (spad unit), volume akar (cm3), luas daun (cm), berat keringtanaman (g) dan berat segar tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian Bio-urine Sapi dengan konsentrasi 80 ml/liter air memberikan pertumbuhan dan hasil pakchoy yang terbaik pada media gambut.Kata Kunci : bio-urine sapi, gambut, pakchoy2
UJI ISOLAT BAKTERI PELARUT FOSFAT ASAL KEBUN NANAS DENGAN PUPUK SP-36 TERHADAP SERAPAN P PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max L) DI TANAH GAMBUT Octavia, Oshin Martha; Umran, Ismahan; Alhaddad, Abdul Mujib
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45412

Abstract

ABSTRAK Tanah Gambut merupakan tanah yang terbentuk dari akumulasi bahan organik seperti sisa"“sisa jaringan tumbuhan dan hewan dan dijenuhi air yang berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. Tanaman Kedelai (Glycine max L.) merupakan salah satu tanaman pangan dengan kandungan nutrisi yang tinggi. Rendahnya produksi kedelai pada lahan pertanian yang kurang optimal juga menjadikan produksi kedelai semakin menurun serta penggunaan pupuk fosfat yang terus menerus akan mengakibatkan terakumulasinya P dalam tanah dan memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Bakteri pelarut fosfat dapat dijadikan alternatif untuk diberikan dalam tanah, karena dapat membantu melarutkan fosfat yang tidak tersedia sehingga menjadi tersedia bagi tanaman. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh interaksi isolat Bakteri Pelarut Fosfat (BPF) dan pupuk SP-36 terhadap serapan P pada tanaman kedelai di tanah gambut, untuk mengetahui pengaruh isolat Bakteri Pelarut Fosfat (BPF) terhadap serapan P pada tanaman kedelai di tanah gambut, dan untuk mengetahui pengaruh pupuk SP-36 terhadap serapan P pada tanaman kedelai di tanah gambut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial terdiri dari dua faktor perlakuan dan tiga ulangan. Faktor pertama, yaitu isolat Bakteri Pelarut Fosfat yang terdiri dari 2 taraf. Faktor kedua, yaitu pupuk SP-36 yang terdiri dari 4 taraf sehingga semuanya terdapat 24 unit percobaan. Berdasarkan hasil penelitian Interaksi Isolat Bakteri Pelarut Fosfat (BPF) asal kebun nanas dan pupuk SP-36 dapat meningkatkan 10 % parameter berat kering tanaman dan 82 % serapan P pada tanaman kedelai. Pemberian Bakteri Pelarut Fosfat (BPF) dapat meningkatkan parameter kadar P sebanyak 32 % pada tanaman kedelai di tanah gambut dan pemberian pupuk SP-36 dapat meningkatkan parameter pH, fosfor tersedia, dan fosfor total pada tanah gambut. Kata kunci : Bakteri Pelarut Fosfat, Kedelai, Pupuk Sp-36, Tanah Gambut,
PENGARUH DOSIS DAN LAMA INKUBASI PUPUK HIJAU PAITAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG GELATIK PADA TANAH ALUVIAL Sari, Susi Ratna; M.Agr, Ir. Eddy Santoso; MP, Ir. Agustina Listiawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45515

Abstract

Pengembangan tanaman terung khususnya di Pontianak dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan-lahan pertanian yang sering digunakan dalam kegiatan budidaya tanaman, salah satunya yaitu tanah aluvial, tanah aluvial ini dihadapkan pada berbagai kendala yaitu struktur tanah yang pejal dan padat karena mengandung liat dan juga bahan organik yang rendah. Perlu diimbangi dengan intensifikasi lahan salah satunya dengan mengaplikasikan bahan organik berupa pupuk hijau paitan.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi antara dosis dan lama inkubasi pupuk hijau paitan terhadap pertumbuhan dan hasil terung gelatik pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian ini dimulai dari tanggal 01 Juli 2019 sampai dengan tanggal 30 Desember 2019. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama adalah dosis pupuk hijau paitan terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu d1= 50 g/polybag, d2= 100 g/polybag, dan 150 g/polybag. Faktor kedua adalah lama inkubasi pupuk hijau paitan yang terdiri dari 3 taraf perlakuan yaitu m1= 2 minggu, m2= 4 minggu, dan m3= 6 minggu, sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan dan terdiri dari 5 sampel tanaman.Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman (cm), total luas daun (cm2), volume akar (cm3), berat kering tanaman (g), jumlah buah (buah), berat buah perbuah dan berat buah pertanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi inteaksi antara dosis dan lama inkubasi pupuk hijau paitan terhadap variabel tinggi tanaman, total luas daun, volume akar, berat buah perbuah dan berat buah pertanaman. Dosis paitan menunjukkan hasil berpengaruh nyata terhadap variabel berat kering tanaman dan jumlah buah. Pengaruh dosis paitan dengan 50 g/polybag dan lama inkubasi 2 minggu memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung gelatik pada tanah aluvial.
KARAKTERISTIK MI BASAH DENGAN SUBSTITUSI EKSTRAK DAUN BAYAM (Amaranthus. Spp) Lase, Ferip Serbianto; Rahayu, Tri; Priyono, Suko
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45773

Abstract

Sayur bayam merupakan jenis sayuran yang memiliki kandungan gizi seperti protein, karbohidrat, vitamin A, B dan C. komoditi pangan masih belum banyak dimanfaatkan dan berbasis pangan lokal adalah bayam. Mi basah merupakan mi berbahan dasar terigu, untuk melengkapi kandungan gizi perlu ditambahkan daun bayam hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi mi basah dengan substitusi ekstrak daun bayam yang menghasilkan sifat fisikokimia dan sensori terbaik. Desain penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 1 (satu) faktoryaitu formulasi tepung terigu dan daun bayam yang terdiri dari 6 taraf (100% : 0%; 95% : 5%; 90% : 10%; 85% : 15%; 80% : 20%; dan 75% : 25%). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 (empat) kali. Parameter yang dianalisis adalah kadar air, kadar abu, uji sensoris dan penentuan perlakuan terbaik. Analisis data untuk karakteristik fisik dan kimia menggunakan F ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) (α=5%). Hasil penelitian menunjukkan substitusi ekstrak daun bayam terbaik adalah perlakuan tepung terigu 75% dan ekstrak daun bayam 25% mempunyai karakteristik fisikokimia sebagai berikut: kadar air 56,26%, kadar abu 2,49% dan nilai sensori terbaik yaitu warna 4,30 (suka), tekstur 3,96 (suka) dan rasa 3,90 (suka). Kata Kunci : Substitusi, mi basah, bayam