cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG IKAN DI PASAR FLAMBOYAN KOTA PONTIANAK MARDIANTO, ANDREAS SUGENG; YUSRA, ABDUL HAMID A; HIDAYAT, RAKHMAD
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tingkat  pendapatan   yang  diterima pedagang ikan  di pasar flamboyan Kota Pontianak. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan menggunakan Analisis Kuantitatif yaitu dengan menghitung penerimaan dan biaya yang dikeluarkan dalam berdagang untuk memperoleh Pendapatan. Responden dalam penelitian  yaitu pedagang yang menjual ikan di pasar flamboyan Kota Pontianak yaitu dengan jumlah responden 37 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : penerimaan yang diperoleh pedagang ikan di pasar flamboyan kota pontianak  yaitu sebesar Rp. 4.381.350/Hari. Sedangkan total biaya yang dikeluarkan oleh pedagang ikan yaitu sebesar Rp. 3.795.414/Hari. Dengan demikian tingkat pendapatan pedagang ikan di pasar flamboyan Kota Pontianak yaitu sebesar Rp. 585.936/Hari. Kata Kunci : Pedagang Ikan, Pasar Flamboyan, Pendapatan
Eksplorasi Kamir Filosfer Sebagai Antagonis terhadap Patogen Antraknosa (Colletotrichum sp) dari Buah Cabai husnul hakim; fadjar rianto; sri rahayu
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.241 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16926

Abstract

Antraknosa merupakan penyakit penting pada cabai. Penyakit disebabkan oleh Colletotrichum sp. Pengendalian menggunakan agens hanyati adalah pilihan yang dapat digunakan untuk menggantikan penggunaaan fungisida kimia  sintetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi kamir yang berasal dari filosfer buah cabai sebagai antagonis terhadap Colletotrichum sp. Penelitian ini meliputi eksplorasi kamir, isolasi Colletotrichum sp, uji antagonis, uji filtrat kamir terhadap Colletotrichum sp.. Kamir yang didapatkan dari filosfer buah cabai adalah sebanya 8 isolat, dan semuanya bersifat antagonis terhadap Colletotrichum sp, dengan kisaran antara 47% sampai dengan 53% Uji filtrat dilakukan menggunakan 3 isolat kamir dengan daya  antagonis lebih dari 50% yaitu : isolat Y3, Y6, dan Y8. Hasil uji filtrat kamir menunjukkan isolat Y3 dapat menghambat perkecambahan spora Colletotrichum sp, lebih besar dibandingkan dengan Isolat Y6 dan Y8 Kata kunci : agens hayati, fungisida kimia sintetik, uji filtrat
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN ABU SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS DI TANAH ALUVIAL Jendi Wiranta; Nurjani Nurjani; Mulyadi Safwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk kandang ayam dan abu sabut kelapa yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil jagung manis di tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Desa Kalimas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Faktorial, dengan pola Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 2 faktor. Pupuk kandang ayam (K) terdiri dari 3 taraf yaitu: k1 (pupuk kandang ayam sebanyak 10 ton/ha), k2 (pupuk kandang ayam sebanyak 15 ton/ha) k3 (pupuk kandang ayam sebanyak 20 ton/ha) dan abu sabut kelapa (A) terdiri dari 2 taraf yaitu : a1 ( pemberian abu sabut kelapa 0,613 ton/ha),  a2 (pemberian abu sabut kelapa 1,23 ton/ha). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 30 petak bedengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk kandang ayam dan abu sabut kelapa memberikan pengaruh yang tidak nyata dan tidak terjadi interaksi terhadap semua variable pengamatan tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, berat tongkol kelobot, berat tongkol tanpa kelobot, diameter tongkol tanpa kelobot dan panjang tongkol tanpa kelobot. Sehingga tidak terdapat perlakuan terbaik. Pemberian pupuk kandang ayam dan abu sabut dengan perlakuan K3A1 (pupuk kandang ayam 20 ton/ha dan abu sabut kelapa 0,613 ton/ha) merupakan perlakuan yang efektif karena memberikan kecenderungan lebih tinggi walaupun tidak memberikan pertambahan yang signifikan.Kata Kunci: 
THE EFFECTS OF DUCK MANURE ON THE GROWTH AND THE RESULT OF SOME GINGER VARIETIES ON PEAT SOIL alasiana Mulyadi Safwan Dwi Zulfita
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.32396

Abstract

This study aims to see the interaction of ginger varieties with certain doses of duck manure on peat soil. This study was conducted at the Tanjungpura University Faculty of Agriculture Experimental Garden in Pontianak for 4 months starting February 24, 2018 to June 24, 2018. The study used the Factorial pattern Complete Random Design (CRD), consisting of 3 varieties and 3 fertilizer dosage treatment duck manure droppings with 3 replications and 4 plant samples. Ginger varieties used are red ginger, empirical ginger and ginger elephant. Observation variables included plant height (cm), leaf chlorophyll (spad unit), number of leaves per clump (strands), total leaf area (cm2), plant dry weight (g), number of tillers per clump (clump) and number of leaves (strands ) The results showed no interaction between varieties on the observation variables of plant height, number of leaves of the 1st, 2nd, 3rd, 4th month dry weight of plants and fresh weight per clump.   Keywords : Ginger, Duck Manure, Varieties            
Pengaruh Kombinasi Nutrisi AB-Mix dan POC Rebung Bambu terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassica narinosa L) secara Hidroponik) NOVAL APRIAWAN; TATANG ABDURRAHMAN; NURJANI NURJANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22199

Abstract

PENGARUH KOMBINASI NUTRISI AB-MIX DAN POC REBUNG BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SAWI PAGODA (Brassica narinosa L) SECARA HIDROPONIK Noval Apriawan(1), Tatang Aburrahman(2), Nurjani(2) (1) Mahasiswa Fakultas Pertanian (2) Staf Pengajar Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dan konsentrasi terbaik dari kombinasi nutrisi AB-Mix dan POC rebung bambu terhadap pertumbuhan dan hasil sawi pagoda. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Akcaya, Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak.  Waktu Penelitian dari tanggal 19 April sampai dengan 2 Juni 2017. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yang terdiri dari 6 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali sebagai berikut. Perlakuannya p1 = nutrisi AB-Mix 2,5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 10 ml/L air, p2 = nutrisi AB-Mix 5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 10 ml/L air, p3 = nutrisi AB-Mix 2,5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 20 ml/L air, p4 = nutrisi AB-Mix 5 ml/L air dan pupuk organik cair rebung bambu 20   ml/L, p5 = pupuk organik cair rebung bambu 10 ml/L air, p6 = pupuk organik cair rebung bambu 20 ml/L air. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun pertanaman, luas daun pertanaman, berat segar bagian atas tanaman, berat kering bagian atas tanaman dan volume akar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan kombinasi nutrisi AB-Mix dan POC rebung bambu berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, berat segar dan berat kering tanaman, namun berpengaruh tidak nyata terhadap volume akar. Perlakuan 5 ml AB-Mix + 10ml POC rebung bambu merupakan perlakuan kombinasi yang terbaik pada parameter jumlah daun 51,66 helai, berat segar 10,38 g dan berat kering tanaman sawi pagoda 2,84 g. Kata kunci: hidroponik, nutrisi AB-Mix, POC rebung bambu, sawi pagoda
Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Anggrek Cattleya sp Robert Anggoro; Agustina Listiawati; Siti Hadijah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i3.34174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk organik cair yang terbaik terhadap pertumbuhan anggrek Cattleya sp pada masa vegetatif. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 4 bulan penelitian. Penelitian ini menggunakan rancangan split plot, sebagai anak petak konsentrasi pupuk (K), 3 taraf perlakuan dan petak utama frekuensi (F), 3 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang 3 kali dan setiap perlakuan terdiri dari 3 sampel tanaman, sehingga dihasilkan 81 satuan percobaan. Perlakuan tersebut adalah konsentrasi, k1= 1 ml/l air, k2= 3 ml/l air, k3= 5 ml/l air dan frekuensi f1= 2 hari sekali, f2= 3 hari sekali f3= 4 hari sekali. Variabel yang diamati iyalah pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan panjang daun, pertambahan jumlah tunas, pertambahan jumlah akar.Hasil penelitian diketahui bahwa interaksi  pemberian POC super bionik dengan konsentrasi dan frekuensi yang berbeda memberikan pengaruh nyata pada pertambaahan panjang daun, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap pertambahan jumlah daun, pertambahan lebar daun, pertambahan jumlah tunas dan pertambahan jumlah akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi pemberian  POC Super bionik dengan konsentrasi 1 ml/liter air dan frekuensi 4 hari sekali memberikan pengaruh terhadap pertambahan panjang daun pada  pertumbuhan  tanaman anggrek Cattleya sp.  Kata Kunci: Cattleya sp, frekuensi dan konsentrasi, pupuk organik cair, super bionik
FAKTOR PSIKOLOGIS DAN NILAI DALAM PEMILIHAN MAKANAN CEPAT SAJI DI KOTA PONTIANAK Kurniawan, Tommy; Nurliza, Nurliza; Kurniati, Dewi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya arus globalisasi membawa pengaruh budaya luar, ditandai dengan lifestyle, fashion, kulturisasi budaya sampai makanan cepat saji. Makanan cepat saji menjadi semakin populer dan lebih diminati oleh masyarakat perkotaan dikarenakan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor psikologis dan nilai terhadap pemilihan makanan cepat saji di Kota Pontianak. Metode survei dengan sampel 150 responden secara purposive sampling. Analisis menggunakan Structural Equation Modelling dengan estimasi maximum likelihood (MLE) dengan software LISREL 8.80. Hasil penelitian menujukkan faktor nilai berpengaruh terhadap pemilihan makanan sedangkan faktor psikologis tidak berpengaruh terhadap pemilihan makanan. Keluarga mempunyai pengaruh yang paling tinggi. Pemasar dapat menerapkan strategi 4P yang dikhususkan untuk keluarga. Seperti promosi paket makan keluarga dengan harga yang lebih terjangkau.Kata Kunci : Faktor Psikologis, Makanan Cepat Saji, Nilai, Pemilihan Makanan, Structural Equation Modelling (SEM).
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KERUPUK KULIT PISANG BARANGAN (Musa acuminata L.) YANG DIPERKAYA DAGING IKAN LELE (Clarias sp.) CHANDRA, DEFRI ORCHIO; Dewi, Yohana Kusuma; Lestari, Oke Anandika
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.252 KB)

Abstract

ABSTRAKKerupuk merupakan makanan kering yang dibuat dari tepung pati dengan penambahan bahan-bahan lainnya. Kulit pisang barangan (Musa acuminata L.) merupakan bagian dari buah yang kaya karbohidrat sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kerupuk sekaligus menjadi alternatif permasalahan limbah. Peningkatan nutrisi kerupuk pati dilakukan dengan penambahan daging lele. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dan organoleptik kerupuk kulit pisang barangan yang diperkaya daging lele. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 1 faktor perlakuan yaitu komposisi perbandingan kulit pisang barangan dan daging ikan lele yang terdiri dari 4 taraf perlakuan dengan 6 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan formulasi terbaik adalah 35 g kerupuk kulit pisang barangan yang ditambah 15 g daging ikan lele. Karakteristik fisikokimia formulasi terbaik kerupuk yang dihasilkan kadar air (8,51%), abu (1,17%), lemak (1,25%), protein (0,23%), dan kadar karbohidrat (88,60%). Karakteristik organoleptik formulasi kerupuk tersebut aroma 5,57 (suka), warna 5,33 (agak suka), rasa 5,77 (suka) dan kerenyahan 6,17 (suka).                                                                          Keywords :  Kerupuk, kulit pisang barangan, ikan lele
Studi Sifat Fisika Tanah Sawah Tadah Hujan dan Kebun Kelapa Dalam pada Lahan Pasang Surut Desa Sentebang Kabupaten Sambas rini rini; Dr. Ir. U. Edi Suryadi, MP Dr. Ir. U. Edi Suryadi, MP; Ir. Rita Hayati, M.Si Ir. Rita Hayati, M.Si
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 5, No 3 (2016): Desember 2016
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v5i3.16633

Abstract

This study was conducted to determine differences in soil physical properties relations in the rainfed areas and coconut groves in a tidal swamp land in the village of Sambas Regency Sentebang. Statistical analysis method used is the F test. The parameters observed soil texture , bulk density (g /cm3), total porosity(%), the water content of field capacity(% vol), stability of soil aggregates(%), the depth of sulfidic, salinity, drainage, the depth of the ground water level ground reaction and c – organic. Based on the results of soil texture with sand fraction in rainfed areas with a depth of 0-20 cm of sand content (0.63%) is smaller than the dust(41.62%) and clay(57.75%) is greater than the second , while the fraction of the land in rainfed areas with a depth of 20-40 cm sand fraction and dust smaller. Fraction of land in palm plantation land in the depths of 0- 20 cm higher fraction of sand, silt and clay than on the depth of 20-40 cm.Bobot contents showed that at a depth of 0-20 cm showed that soil bulk density rainfed significantly different soil bulk density results in a coconut plantation. Meanwhile, at a depth of 20-40 cm soil bulk density rainfed not significantly different from the weight of the contents of coconut groves and a depth of 0-20 cm in total porosity of rainfed land was not significantly different from the results of total porosity in the palm garden soil and at a depth of 20- 40 cm total porosity of rainfed significantly different from the total porosity in a coconut plantation. In the field capacity moisture content of rainfed land was not significantly different from the results of field capacity moisture content of coconut in good garden soil at a depth of 0-20 cm or 20-40 cm, and the soil aggregate stability at a depth of 0-20 cm soil rainfed not significantly different from the results of soil aggregate stability in a coconut plantation and at a depth of 20-40 cm soil stability rainfed significantly different from the stability of soil aggregates in a coconut plantation
SWEET CORN CROP RESPONSE TO PEAT LAND ON APPLIE SEVERAL KINDS OF SOIL ENHANCEMENT MATERIALS JUMADI JUMADI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i2.26319

Abstract

 ABSTRACTThe purpose of this research was to investigate the effect of five kind of soil enhancers to growth and yield of sweet corn plant grown on peat soil. This research was conducted on peat land located in Permata City Complex, Bansir Darat Village, Pontianak Southeast Subdistrict, Pontianak Regency, West Kalimantan Province. The study was conducted in December 2017 until February 2018 This research used field experiment with Randomized Block Design (RBD), with one factor, consit of 5 treatments and 5 replications, each treatment plot taken 4 plant samples. The treatment were: p1 = 2.5 kg of Dolomite Lime per block, p2 = 2.85 kg of Clam Powder per block, p3 = 4.56 kg burn of Ash Wood per block, p4 = 5,8 kg ash coconut husk per block, P5 = 7.12 kg of Palm Long Ash per block. Observational Variables observed were leaf area (cm2), root volume (cm3), dry weight (g), unsweethed cob weight per plant (g), cob length (cm), cob diameter (cm) and cob weight per block (kg) and the enviromental variables are Air Temperature (oC), Air Humidity (%), Rainfall (mm), and soil pH. Result of this research have significantly have to all observation variables. Based on the results of the study can be concluded that the provision of several types of soil enhancers apllied affect the growth and yield of sweet corn plants on peat soil. The burn of wood ash has a better effect when compared with other treatments on growth observations and sweet corn yields on peat soils.Keywords: Peat, ameliorant, and Sweet Corn.

Page 31 of 191 | Total Record : 1901