cover
Contact Name
Cucu Surahman
Contact Email
cucu.surahman@upi.edu
Phone
+6287826725915
Journal Mail Official
tarbawy.ipaiupi@gmail.com
Editorial Address
Kantor Jurnal TARBAWY, Gedung Nu'man Somantri (FPIPS), Lantai 3 R. 314, Kampus UPI, Jalan Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154, Jawa Barat, Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education
ISSN : 25806181     EISSN : 25992481     DOI : https://doi.org/10.17509
TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education aims at promoting research in the broad field of Islamic education with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. It is expected to be the medium for the exchange of ideas, knowledge, information, and technology among experts and practitioners of Islamic education. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal´s style.
Articles 180 Documents
DAMPAK PANDEMI COVID TERHADAP PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN PAI Novia, Washilatun; Wasehudin, Wasehudin
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 8, No 1 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.219 KB) | DOI: 10.17509/t.v8i1.28551

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the impact of the COVID-19 pandemic on the implementation of online learning of Islamic Religious Education (IRE) in elementary schools. By using the literature study method, this study found that the COVID-19 pandemic had a positive and negative impact on the implementation of online learning in elementary schools. The impact is experienced by students, parents, teachers, and has an impact on learning itself. On the positive side, online learning can prevent transmission of the virus to other people, the learning atmosphere at home for students can be more conducive, parents can increase their time together with children, teachers can improve digital literacy skills, and learning can be more varied. On the other hand, online learning has the opportunity to widen the gap between students in rural areas and students in urban areas due to differences in facilities, parents’ educational background, internet access and technology.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pandemi covid-19 terhadap penyelenggaraan pembelajaran daring Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini menemukan pandemi covid-19 memberikan dampak yang positif dan negatif terhadap implementasi pembelajaran daring di lingkup Sekolah Dasar. Dampak tersebut dialami oleh siswa, orang tua, guru, dan berdampak pada pembelajaran itu sendiri. Pada sisi positif, pembelajaran daring dapat mencegah penularan virus ke orang lain, suasana belajar di rumah bagi siswa dapat lebih kondusif, orang tua dapat menambah waktu kebersamaannya dengan anak, guru mampu meningkatkan kemampuan literasi digital, dan pembelajaran dapat lebih variatif. Pada sisi lain, pembelajaran daring berpeluang untuk memperlebar kesenjangan yang terjadi antara siswa di perdesaan dengan siswa di perkotaan karena perbedaan fasilitas, latar belakang pendidikan orang tua, akses internet dan teknologi.            
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN DI SEKOLAH DALAM MENUNJANG TERCAPAINYA TUJUAN PEMBELAJARAN PAI (Studi Deskriptif Analisis di SMP Negeri 44 Bandung Tahun Ajaran 2014/2015) Indah, Indah; Rizal, Ahmad Syamsu; Suryana, Toto
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 2, No 1 (2015): May 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.357 KB) | DOI: 10.17509/t.v2i1.3439

Abstract

Penelitian ini mengkaji program ekstrakurikuler sebagai salah satu sarana penunjang dalam keberhasilan pembela-jaran untuk tercapainya tujuan pendidikan. Kegiatan ekstrakurikuler mempunyai efek positif pada prestasi akademik siswa serta dapat menunjang proses belajar mengajar. Sehingga keberadaan ekstrakurikuler keagamaan dipandang perlu guna menunjang ketercapaian tujuan pembela-jaran PAI. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan ekstra-kurikuler keagamaan di sekolah dalam menunjang tercapainya tujuan pembela-jaran PAI yang dilaksanakan di SMP Negeri 44 Bandung. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pelaksanaan pembelajaran PAI, 2) manajemen program ekstrakurikuler keagamaan, 3) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dan 4) upaya sekolah dalam mendorong siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Peneliti memilih SMP Negeri 44 Bandung karena disamping memiliki ekstrakurikuler keagamaan, sekolah ini juga adalah sekolah SMP Negeri yang mengimplementasikan PAI di lingkungan sekolahnya. Untuk mendapatkan hasil penelitian, digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan teknik observasi partisipasi, wawancara tak terstruktur, teknik dokumentsi serta triangulasi. Data penelitian ini bersumber dari: Kepala Sekolah, Wakasek Urusan Kesiswaan, Guru PAI serta penanggung jawab program ekstrakurikuler keagamaan di SMP Negeri 44 Bandung. Dari penelitian ini ditemukan bahwa pelaksanaan pembelajaran PAI yang dilaksanakan secara umum berjalan dengan lancar dan kondusif, sedangkan untuk pelaksanaan ekstrakurikuler keagamaan yang ada di SMP Negeri 44 Bandung, dalam manajemennya masih belum optimal. Adapun untuk faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dalam hal ini sekolah sudah mampu mengoptimalkan faktor pendukung yang ada serta berupaya mengantisipasi faktor penghambat yang terjadi dan secara umum SMP Negeri 44 Bandung sangat mendukung dan mendorong siswanya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler keagamaan
PERAN GURU DALAM MEMBINA ETOS BELAJAR MELALUI MATA PELAJARAN PAI DI SEKOLAH (Studi Kasusdi SMA Negeri 1 Susukan Cirebon Kelas X Semester Genap Periode Tahuan 2014-2015) Melawati, Nur; Asyafah, Abas; Suryana, Toto
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 3, No 1 (2016): May 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.065 KB) | DOI: 10.17509/t.v3i1.3462

Abstract

MODEL PENDIDIKAN ISLAM BAGI LANSIA DI DAARUT TAUHIID BANDUNG Maryam, Siti; Firdaus, Endis; Komariah, Kokom Siti
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 1, No 2 (2014): November 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.154 KB) | DOI: 10.17509/t.v1i2.3773

Abstract

MODEL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP SALMAN AL-FARISI Erlanda, Sandra Mila; Syahidin, Syahidin; Suresman, Edi
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 4, No 1 (2017): May 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.706 KB) | DOI: 10.17509/t.v4i1.6994

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekurangan bekal pendidikan agama sejak dini yang mengakibatkan banyaknya perilaku menyimpang yang dilakukan oleh kalangan pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pendidikan agama Islam di SMP Salman Al-Farisi Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancawa, dan studi dokumen. Analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada pengolahan data hasil penelitian diketahui bahwa perencanaan pendidikan agama Islam di SMP Salman Al-Farisi yaitu sekolah membuat program kegiatan semester dan tahunan yang tersusun dalam agenda pendidikan. Kegiatan tersebut terdiri dari kegiatan kurikuler dan kegiatan kokurikuler berupa pembiasaan keagamaan yang dinamakan seven sunnah. Proses pendidikan agama Islam di SMP Salman Al-Farisi dilaksanakan oleh siswa yang terdiri dari kegiatan kurikuler yang dilaksanakan oleh semua siswa. Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan. Sementara kegiatan kokurikuler keagamaan yang diikuti oeh siswa terdiri dari shalat dhuha, tadarus Alquran, melaksanakan shalat dzuhur berjamaah, mengikuti jam wali kelas yang di dalamnya terdapat kegiatan kultum. Adapun hasil dari pendidikan agama Islam di SMP Salman Al-Farisi Bandung yakni siswa menjadi lebih giat lagi dalam beribadah, bertingkah laku sopan santun, dan yang paling penting siswa menjadi bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Dengan proses pendidikan agama Islam yang dilaksanakan di SMP Salman Al-Farisi, maka para siswa akan menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri yang kelak akan mempertanggung jawabkan segala amal perbuatannya.
RELEVANSI KONSEP PENDIDIKAN MENURUT KI HADJAR DEWANTARA DENGAN PENDIDIKAN ISLAM Marwah, Siti Shafa; Syafe’i, Makhmud; Sumarna, Elan
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 5, No 1 (2018): May 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.636 KB) | DOI: 10.17509/t.v5i1.13336

Abstract

This article would like to explain about the relevance between Ki Hadjar Dewantara’s concept of education and Islamic education. To get a deep comprehension about the concept of Ki Hadjar Dewantara’s education and Islamic education, this research uses qualitative approach and descriptive analitic method, so that the relevance between these two concepts can be seen. The result of this research states that 5 of the 6 components examined from these two concepts of education, have a relevant relation. So, this result indicates that the decline of children’s moral quality that occured today is not caused by Ki Hadjar Dewantara’s concept, but this is due to the educators who have not been able to practice the concept of Ki Hadjar Dewantara’s education well and correctly. Therefore, based on the results of this study, the Indonesian government needs to rearrange the performance of all education practitioners in accordance with the thought of Ki Hadjar Dewantara. Tulisan ini ingin memaparkan tentang ada tidaknya relevansi atas konsep pendidikan Ki Hadjar Dewantara dengan Pendidikan dalam Islam. Penelitian ini  dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif  dengan metode deskriptif –analitis untuk mendapatkan pemahaman secara mendalam mengenai konsep pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara dan konsep pendidikan dalam Islam. Dalam hal ini, akan terlihat ada tidaknya hubungan yang relevan atas kedua konsep tersebut. Setelah diteliti, ternyata hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 5 dari 6 komponen yang sudah diteliti dari  konsep pendidikan ini, memiliki hubungan yang relevan. Dengan begitu, melalui hasil penelitian ini menandakan bahwa turunnya kualitas akhlak anak  yang terjadi di dunia pendidikan saat ini, bukan disebabkan oleh konsep pendidikan Ki Hadjar Dewantara yang tidak memiliki nilai keagamaan di dalamnya, tetapi hal ini disebabkan oleh pelaksana pendidikan yang belum bisa mempraktikkan konsep pendidikan Ki Hadjar Dewantara secara baik dan benar. Maka dari itu, berdasarkan hasil penelitian ini, pemerintah Indonesia perlu menata ulang kinerja seluruh pelaksana pendidikan agar sesuai dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantara.  
PERAN TUTORIAL PAI DALAM MENANGKAL PAHAM RADIKAL KEAGAMAAN DI KAMPUS UPI Sinta, Dewi; Syahidin, Syahidin; Hermawan, Wawan
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 6, No 1 (2019): May 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.004 KB) | DOI: 10.17509/t.v6i1.20570

Abstract

Abstract. This research is motivated by the rise of radicalism issues that are vulnerable to spread among students. This radicalism is dangerous, so efforts are needed to counter it. One strategic effort to ward off radicalism is through the role of education. This can be done through the development of the co-curricular, such as Islamic Religious Education (PAI) Tutorial activities which is developed by Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). This study aims to know how the role of the PAI Tutorial in counteracting radical religious understanding on the UPI Campus. This research uses a case study design with a qualitative approach. Data collection techniques are carried out by observation, study documentation, interviews, and triangulation. Data analysis techniques are performed by data reduction, data disply, verification and conclusions. Based on the results of the study, it was found that the role of the PAI Tutorial in counteracting radical understanding is to educate UPI Muslim students, by instilling an understanding of tolerant Islam. This is done by formulating and organizing policies and actvities to eliminate the entry of radicalism. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mencuatnya isu radikalisme yang rentan tersebar di kalangan mahasiswa. Paham radikal ini berbahaya, sehingga diperlukan adanya upaya untuk menangkalnya. Salah satu upaya strategis untuk menangkal radikalisme tersebut adalah melalui peran pendidikan. Hal ini bisa dilakukan melalui pengembangan kokurikuler, seperti kegiatan Tutorial Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dikembangkan oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Tutorial PAI dalam menangkal paham radikal keagamaan di Kampus UPI. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, studi dokumentasi, wawancara, dan triangulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, disply data, verifikasi dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa peran Tutorial PAI dalam  menangkal paham radikal adalah membina mahasiswa Muslim UPI, dengan menanamkan pemahaman tentang Islam yang toleran. Hal ini dilakukan dengan menyusun dan menyelenggarakan kebijakan dan kegiatan untuk menghilangkan celah masuknya paham radikal.  
التخصـيص بالعـــــــــــرف وأثــــره في توجــيه الأحــــكام (دراسة أصولية تطبيقية في ضوء المنهج التربوي الإسلامي) عيبلو, إبراهيم علي
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 7, No 1 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.104 KB) | DOI: 10.17509/t.v7i1.23940

Abstract

  إن النظر والمتابعة في مدونات المالكية الأصولية يعطي تصورا شاملاً لأصل التخصيص بالعرف  وكيفية بناء الفروع عليه ، ولما كان العرفُ المتحدث عنه هو العرف في المجتمع الإسلامي الذي يودّ أهله أن تطبق فيه أحكام الإسلام وأركانه وأصوله ، تطبيقاً كاملاً  في جميع أمور الحياة ، وأن تُصبغ فيه بصبغته النظام التربوي وغيره ، فإن الكلام في هذا البحث فيه شيء من المنهج التربوي الإسلامي  من حيثية الفكر الأصولي لأنه جواب عن سؤال : كيف نستمد منهجاً تربوياً إسلاميّاً من تخصيص العام بالعرف الإسلامي الذي يستمد أصوله من مباديء ومقدمات وأدلة وأحكام الأصول ...؟ . Abstrak. Melihat dan menindaklanjuti kumpulan kaidah Ushul Madzhab Maliki akan memberikan pandangan yang komprehensif tentang dasar takhshīsh (pengkhususan) dengan ‘urf (adat) dan bagaimana cabang-cabang dibangun di atasnya. Dan ‘urf yang dibicarakan adalah ‘urf (adat) dalam masyarakat Islam yang ingin menerapkan hukum Islam, pilar dan dasar-dasarnya, dalam penerapan yang sempurna dalam semua aspek kehidupan, dan untuk diterapkan dalam sistem pendidikan Islam dan lainnya. Penelitian ini mengkaji pendekatan atau metode Pendidikan Islam dalam hal pemikiran ushul (fiqh) dan akan menjawab pertanyaan: Bagaimana kita memperoleh pendekatan atau metode Pendidikan Islam dari takhshīsh al-‘am (pengkhususan yang umum) dengan ‘urf (adat) Islami yang diperoleh dari prinsip-prinsip, muqaddimah, dalil-dalil dan hukum-hukum ushul...? .
KONTRIBUSI PEMBINAAN KEPALA KEMENTERIAN AGAMA DAN KOMPETENSI PENGAWAS TERHADAP PELAKSANAAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAI Faisal, Faisal
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 8, No 1 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.424 KB) | DOI: 10.17509/t.v8i1.39041

Abstract

Abstract. This study aims to determine the contribution of the guidance of the head of the Ministry of Religious Affairs and the competence of supervisors to the implementation of the professional competence of Islamic Religious Education (IRE) teachers. The method used in this research is quantitative analysis based on statistical inferential models. The data collection was done using observation, interviews, and questionnaires. After the data is collected, it is then processed using logical analysis for qualitative and statistical analysis for quantitative data using descriptive statistics, regression, and correlation. Based on the hypothesis test, the guidance of the Head of the Ministry of Religious Affairs and the competence of supervisors contributes positively and significantly to the implementation of the professional competence of Islamic Religious Education (IRE) teachers.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pembinaan kepala Kementerian Agama dan kompetensi pengawas terhadap pelaksanaan kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif berbasis model statistika inferensia. Adapun pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket. Setelah data terkumpul, kemudian diolah dengan menggunakan analisis logika untuk kualitatif dan analisis statistika untuk data kuantitatif dengan menggunakan  statistik  deskriptif,  regresi, dan korelasi. Berdasarkan uji hipotesis, pembinaan Kepala Kemenag dan kompetensi pengawas berkontribusi secara positif dan signifikansi terhadap pelaksanaan kompetensi profesional guru PAI.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PAI DI SDIT LUQMANUL HAKIM BANDUNG Nafiah, Fitriani; Rizal, Ahmad Syamsu; Syahidin, Syahidin
TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education Vol 2, No 1 (2015): May 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.692 KB) | DOI: 10.17509/t.v2i1.3375

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh para pelajar yang saat ini mulai lemah karakternya sehingga di usia belia sudah gampang putus asa, terpengaruh oleh hal-hal negatif, dan sebagainya. Pelaksanaan pendidikan karakter menjadi salah satu hal yang harus dilaksanakan di jenjang pendidikan manapun, khusunya di jenjang pendidikan dasar. Hal ini dikarenakan pendidikan dasar menjadi pondasi utama bagi tumbuh kembangnya generasi muda dimasa depan. Pada saat ini, nilai-nilai pendidikan karakter sudah mulai diimplementasikan di sekolah dalam berbagai mata pelajaran, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam implementasi pendidikan karakter dalam PAI di SDIT Luqmanul Hakim Bandung. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data dengan cara reduksi data, display data, dan kesimpulan. Pada perencanaan pendidikan karakter dalam PAI ketika pembelajaran di kelas mengacu pada silabus dan RPP PAI, namun tidak ada perbedaan dalam silabus dan RPP PAI. Dengan adanya evaluasi mingguan dan buku penghubung, memberikan dampak yang baik kepada siswa sehingga akhlak siswa terpantau baik secara langsung oleh setiap guru baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Berdasarkan hasil penelitian secara umum bahwa implementasi pendidikan karakter dalam PAI sudah cukup baik terlihat dari siswa yang menunjukkan akhlak baik dan guru yang memberikan teladan baik kepada siswanya. Siswa menunjukkan sikap mandiri, jujur, bertanggungjawab, disiplin, peduli lingkungan. Saling menghormati, dan saling menyayangi antar sesama teman dan guru

Page 9 of 18 | Total Record : 180