cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,264 Documents
Penerapan Doktrin Penyalahgunaan Keadaan (Misbruik Van Omstandigheden) Dalam Sengketa Perjanjian: The Application of the Doctrine of Abuse of Circumstances (Misbruik van Omstandigheden) in Contract Disputes Salimna Maulida Azzahra; Djoni Sumardi Gozali
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7917

Abstract

Doktrin penyalahgunaan keadaan (misbruik van omstandigheden) merupakan konsep hukum yang berkembang dalam praktik perjanjian perdata di Indonesia, meskipun belum diatur secara eksplisit dalam peraturan perundang-undangan. Doktrin ini berangkat dari ketimpangan posisi para pihak dalam suatu perjanjian yang dimanfaatkan oleh pihak yang dominan untuk memperoleh keuntungan secara tidak wajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan doktrin penyalahgunaan keadaan dalam sengketa perjanjian berdasarkan pendekatan hukum normatif, dengan mengandalkan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan yurisprudensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator terjadinya penyalahgunaan keadaan dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu: posisi para pihak, formulasi klausul perjanjian, dan itikad baik dalam pelaksanaan kontrak. Melalui analisis terhadap beberapa putusan Mahkamah Agung, terlihat adanya perkembangan pemahaman hakim terhadap doktrin ini sebagai bentuk penemuan hukum (rechtsvinding) dalam rangka menjawab kekosongan norma dalam KUHPerdata. Selain itu, asas proporsionalitas dinilai lebih relevan dibandingkan asas keseimbangan dalam mengevaluasi distribusi hak dan kewajiban para pihak secara adil. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan agar doktrin penyalahgunaan keadaan dikodifikasi secara formal dalam hukum positif Indonesia untuk memperkuat kepastian hukum dan keseragaman dalam penanganan sengketa kontraktual.
Kedudukan Linguis Forensik Dalam Penyidikan Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik: The Position of Forensic Linguistics in Criminal Investigations of Defamation Sheila Ajeng Puspita; Nurunnisa
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7918

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran linguis forensik dalam penyidikan tindak pidana pencemaran nama baik, khususnya dalam konteks interpretasi linguistik terhadap ujaran yang diduga mencemarkan nama seseorang. Pencemaran nama baik merupakan tindak pidana yang substansinya berbasis pada bahasa, baik dalam bentuk tulisan, lisan, maupun komunikasi digital. Dalam konteks hukum, pembuktian niat jahat (mens rea), identifikasi pelaku, serta makna ujaran menjadi aspek kunci yang sering kali membutuhkan keahlian linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan jenis doctrinal legal research, serta mengintegrasikan pendekatan konseptual, kasus, dan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa linguis forensik memiliki peran strategis dalam mengidentifikasi penulis anonim melalui analisis sidik jari linguistik, membuktikan intensi pelaku dengan menganalisis struktur dan makna ujaran, serta memberikan keterangan ahli di persidangan sebagai alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 184 ayat (1) KUHAP. Linguis forensik juga berperan dalam menafsirkan ujaran bermakna ganda seperti sarkasme, eufemisme, dan ironi yang sering digunakan untuk menyamarkan fitnah sebagai kritik. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan pedoman operasional analisis linguistik forensik serta integrasi peran ahli bahasa dalam revisi KUHAP agar proses penyidikan dapat lebih akurat, objektif, dan adil.
Pembatalan Perkawinan dalam Hukum Islam dan Komparasinya dengan Hukum Positif Indonesia: Annulment of Marriage in Islamic Law and Its Comparison with Indonesian Positive Law Ade Daharis; Salma; Elfia
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7942

Abstract

Perkawinan merupakan lembaga yang memiliki makna sakral serta kedudukan hukum yang kuat, baik menurut ajaran agama maupun dalam sistem hukum nasional Indonesia. Perkawinan didirikan dengan tujuan untuk membentuk keluarga yang sah, harmonis, dan sejahtera, yang sejalan dengan norma hukum dan nilai-nilai keagamaan yang berlaku. Tetapi dalam kenyataannya, tidak semua perkawinan dilaksanakan dengan memenuhi persyaratan hukum dan ketentuan agama yang berlaku. Dalam situasi tertentu, suatu perkawinan dapat dibatalkan apabila terdapat pelanggaran terhadap syarat-syarat sahnya perkawinan, baik karena adanya cacat hukum pada pelaksanaan akad, penipuan, paksaan, maupun ketidaksahan wali atau saksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki secara menyeluruh dasar hukum pembatalan perkawinan, proses pembatalan, dan konsekuensi hukum dari pembatalan perkawinan dalam sistem hukum Indonesia, khususnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Studi ini menggunakan yuridis normatif dan doktrinal. Data dianalisis secara kualitatif setelah dikumpulkan melalui studi pustaka. Studi menunjukkan bahwa keputusan pengadilan agama yang membatalkan perkawinan memiliki kekuatan hukum yang mengikat. Meskipun demikian, hak-hak pihak ketiga yang bertindak dengan niat baik tetap dilindungi oleh hukum setelah pembatalan perkawinan, dan status hukum anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut tidak terpengaruh.
Pengaruh Financial Distress Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Konservatisme Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus Pada Perusahaan Badan Usaha Milik Negara Yang Go Public Tahun 2015-2021): The Influence of Financial Distress on Company Value with Conservatism as a Moderating Variable (Case Study of State-Owned Enterprises Going Public in 2015-2021) Muhammad Ilham Pakawaru; Nurlailah; Wirandi; Mariana
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh financial distress terhadap nilai perusahan dan menguji konservatisme di dalam memoderasi hubungan Finansial distress dengan nilai perusahaan pada perusahaan BUMN yang go public tahun 2015-2021. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga terpilih 16 perusahaan dari 20 populasi sebagai sampel penelitian. Data yang digunakan merupakan laporan tahunan perusahaan BUMN periode 2015 – 2021 (104 observasi) yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi sederhanadan uji Residual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel financial distress tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dan variabel konservatisme memoderasi hubungan financial distress dengan nilai perusahaan.
Pengembangan Bisnis Berbasis Komunitas Untuk Usaha Mikro di Daerah Pedesaan: Community Based Business Development for Micro Enterprises in Rural Areas Hijrah Haji Tampa; Shendy Amelya Mattalitti
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7951

Abstract

Pengembangan bisnis berbasis komunitas merupakan pendekatan strategis dalam memberdayakan usaha mikro di daerah pedesaan. Model ini menekankan pada partisipasi aktif masyarakat lokal dalam membangun, mengelola, dan mengembangkan kegiatan ekonomi secara kolektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi, tantangan, serta strategi pengembangan usaha mikro yang berakar pada kekuatan sosial komunitas di wilayah pedesaan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur, ditemukan bahwa penguatan jejaring sosial, akses terhadap pelatihan kewirausahaan, serta dukungan kelembagaan merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pengembangan usaha mikro berbasis komunitas. Selain itu, pengembangan produk lokal dan pemanfaatan teknologi digital juga berperan penting dalam meningkatkan daya saing usaha. Hasil kajian ini merekomendasikan perlunya kolaborasi antara pemerintah, LSM, dan sektor swasta dalam menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Analisis Strategi Komunikasi Dan Negosiasi Untuk Meningkatkan Kesuksesan Bisnis pada UMKM Kota Palu: Analysis of Communication and Negotiation Strategies to Increase Business Success in UMKM in Palu City Lisa Anggraini; Indriany
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7952

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk di Kota Palu. Namun, tantangan dalam pengelolaan komunikasi dan keterampilan negosiasi kerap menjadi hambatan dalam mencapai kesuksesan bisnis yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dan negosiasi yang diterapkan oleh pelaku UMKM di Kota Palu serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kinerja usaha. Dengan pendekatan kualitatif dan teknik wawancara mendalam, studi ini menemukan bahwa komunikasi interpersonal yang terbuka, pemahaman konteks budaya lokal, serta pendekatan win-win dalam negosiasi menjadi faktor kunci dalam membangun relasi bisnis yang kuat dan meningkatkan kepercayaan mitra usaha. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas komunikasi dan negosiasi berdampak signifikan terhadap pertumbuhan usaha, loyalitas pelanggan, dan keberhasilan kerja sama bisnis. Oleh karena itu, penguatan strategi komunikasi dan pelatihan negosiasi menjadi kebutuhan mendesak bagi pengembangan UMKM di Kota Palu.
Perancangan Sistem Informasi Pencatatan Riwayat Penyakit Pasien : Design of a Patient Medical History Recording Information System Rafika Sari br Sembiring; Sanif Sentosa; Ester; Bestadrian Prawiro Theng
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7187

Abstract

Rumah Sakit Umum adalah suatu badan usaha jasa yang menyediakan jasa kesehatan untuk melayani pasien yang membutuhkan pelayanan di rumah sakit. Sistem informasi pencatatan merupakan sistem yang bertujuan untuk mengelola data pasien yang mendaftar untuk berobat hingga pasien tersebut keluar dari rumah sakit pada periode tertentu. Dalam hal ini rancangan sistem informasi sangatlah penting untuk mencegah terjadinya kesalahan prosedur dalam pelaksanaan pendaftaran dan pengelolaan data riwayat pasien sehingga dapat dilakukan pelayanan kesehatan secara maksimal. Pengelolaan data pasien di Rumah Sakit Umum masih bersifat manual sehingga pelayanan pasien menjadi lambat dan data riwayat pasien sering hilang atau tidak ditemukan. Oleh karena itu peneliti mempunyai tujuan untuk merancang sistem informasi pencatatan riwayat penyakit pasien. Perancangan sistem informasi pencatatan riwayat penyakit pasien di Rumah Sakit Umum, menggunakan metode STRADIS atau siklus hidup perkembangan sistem yang terdiri dari perancangan sistem, analisis sistem, rancangan sistem secara konseptual, rancangan sistem secara fungsional, dan implementasi sistem. Dengan adanya sistem ini, maka diharapkan dapat mempermudah rumah sakit dalam mencatat dan mengelola data pasien dengan cepat serta penyajian laporan dapat dilakukan setiap saat.
Silvofishery Sebagai Pendekatan Budidaya Ikan Ramah: Studi Kasus Budidaya Ikan Bandeng (Chanos chanos): Silvofishery as a Friendly Fish Cultivation Approach: Case Study of Milkfish (Chanos Chanos) Cultivation Yuli Andriani; Deswita Khansa Wulandari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7522

Abstract

Silvofishery merupakan sistem budidaya yang mengintegrasikan perikanan dan konservasi hutan mangrove dalam satu ekosistem berkelanjutan. Berdasarkan berbagai hasil studi literatur ini, sistem ini terbukti memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan, efisiensi pakan, dan produktivitas ikan bandeng dibandingkan dengan sistem non-silvofishery. Studi menunjukkan bahwa keberadaan vegetasi mangrove berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ikan dan menciptakan kondisi lingkungan yang optimal. Jenis dan kepadatan mangrove mempengaruhi hasil budidaya, meskipun tidak selalu menunjukkan perbedaan yang signifikan. Efisiensi sistem juga dipengaruhi oleh tipe tambak dan kualitas lingkungan seperti suhu, salinitas, dan oksigen terlarut. Dari segi keberlanjutan, penerapan silvofishery masih mempertahankan tantangan, terutama dalam aspek teknologi dan pengelolaan, meskipun secara finansial layak dikembangkan. Sistem ini juga berperan penting dalam daur ulang nutrisi alami, yang mendukung keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, pendekatan adaptif, peningkatan penelitian, serta dukungan kebijakan dan teknologi ramah lingkungan sangat diperlukan agar silvofishery dapat menjadi solusi strategi untuk keberlanjutan akuakultur, konservasi mangrove, dan ketahanan pangan.
Mitigasi Bencana Melalui Program Pemantauan Air Berbasis Aplikasi Seluler di Thailand Selatan: Disaster Mitigation through Mobile Application-Based Water Monitoring Program in Southern Thailand Safran Efendi; Nurhamidah Gajah; Sutan Siregar; Rahmat Haris Saputra Harahap
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7525

Abstract

Wilayah Thailand Selatan secara geografis rentan terhadap bencana banjir yang terjadi secara berkala akibat curah hujan tinggi dan perubahan iklim global. Keterbatasan sistem pemantauan dini serta rendahnya literasi kebencanaan masyarakat memperbesar risiko yang ditimbulkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mitigasi bencana melalui program pemantauan air berbasis aplikasi mobile. Program ini mencakup pemasangan sensor ketinggian air berbasis Internet of Things (IoT) di wilayah rawan banjir dan pelatihan penggunaan aplikasi monitoring yang dikembangkan secara partisipatif. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat menerima peringatan dini, melaporkan kondisi lapangan secara real-time, serta mengakses informasi penting terkait penanganan bencana. Kegiatan ini juga melibatkan pemerintah lokal dan pemangku kepentingan terkait guna menjamin keberlanjutan program. Hasil awal menunjukkan peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko banjir. Program ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah rawan bencana lainnya di Thailand dan Asia Tenggara
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Yang Tidak Berwenang Terhadap Pengadaan Barang Dan Jasa Di Lingkungan Pemerintah Daerah Perspektif Asas Kepastian Hukum: The Authority of Technical Implementing Officials in Regional Government Procurement: A Legal Certainty Perspective R. Rahmat Dannur; Mispansyah
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7733

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pertanggungjawaban pidana terhadap Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang tidak memiliki kewenangan formal dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah daerah, dilihat dari perspektif asas kepastian hukum. Dalam praktiknya, PPTK seringkali dilibatkan dalam proses pengadaan meskipun secara regulasi tidak secara eksplisit diberikan kewenangan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 dan peraturan teknis lainnya serta Perpres nomor 12 tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan presiden nomer 16 tahun 2018 sebagai pengganti Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan, teori hukum, dan studi kasus yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelibatan PPTK dalam pengadaan dapat menimbulkan ketidakpastian hukum, dan dalam beberapa kasus menyebabkan kriminalisasi yang tidak proporsional terhadap PPTK yang sebenarnya hanya menjalankan tugas administratif atau perintah atasan. Oleh karena itu, diperlukan formulasi hukum yang lebih tegas dalam mengatur batas kewenangan PPTK agar tidak terjadi tumpang tindih tanggung jawab pidana, serta untuk memastikan perlindungan hukum yang adil dalam konteks tata kelola pemerintahan daerah.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue