cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,284 Documents
Hadis dan Sunnah Menurut Tinjauan Ontologis, Epistemologis dan Aksiologis: Hadith and Sunnah According to Ontological, Epistemological, and Axiological Perspectives Muh. Sabir Maidin; Hendri; Af Amul Khair; Haidar Ali; Faturrahman Wali
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9548

Abstract

Jurnal ini membahas konsep hadis dan sunnah dalam perspektif tiga cabang filsafat, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Dari tinjauan ontologis, hadis dan sunnah dipahami sebagai realitas yang eksis dan berperan sebagai sumber hukum dan petunjuk dalam Islam. Perspektif epistemologis mengeksplorasi proses dan metode pengumpulan, verifikasi, serta validitas pengetahuan yang terkandung dalam hadis dan sunnah, termasuk peranan perawi dan sanad dalam menjaga keaslian teks. Sementara itu, dari sudut aksiologi, kajian menyoroti nilai, manfaat, dan implikasi etis serta religius hadis dan sunnah dalam kehidupan sehari-hari umat Muslim. Penelitian ini memberikan pemahaman komprehensif tentang kedudukan hadis dan sunnah yang tidak hanya sebagai warisan keagamaan, tetapi juga sebagai landasan filosofis dalam membentuk pengetahuan dan tindakan moral.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa (Studi Di Desa Huntulohulawa Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo): Community Participation in Village Development (Study in Huntulohulawa Village, Bongomeme District, Gorontalo Regency) Sri Yulianty Mozin; Siti Nurcahyati Abdussamad; Ainun Marsyida Komendangi
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9549

Abstract

Pembangunan desa yang berkelanjutan sangat ditentukan oleh tingkat partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, tingkat, serta faktor pendorong dan penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa Huntulohulawa, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat pada tahap perencanaan masih tergolong terbatas dan cenderung bersifat konsultatif, sementara pada tahap pelaksanaan partisipasi masyarakat relatif tinggi melalui kegiatan gotong royong dan keterlibatan langsung dalam pembangunan fisik. Pada tahap pengawasan, partisipasi masyarakat masih bersifat informal dan belum terorganisasi secara sistematis. Faktor pendorong partisipasi meliputi kuatnya budaya gotong royong, kepemimpinan desa yang terbuka, serta adanya program pemberdayaan dan digitalisasi desa. Adapun faktor penghambatnya antara lain rendahnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme pembangunan desa, keterbatasan waktu akibat aktivitas ekonomi, keterbatasan akses informasi, serta rendahnya keterlibatan perempuan dalam forum pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan sangat diperlukan melalui penguatan kapasitas masyarakat, transparansi informasi, serta optimalisasi peran seluruh kelompok sosial guna mewujudkan pembangunan desa yang efektif dan berkeadilan.
Rasionalisme Mu’tazilah dan Ushul al-Khamsah: Analisis Historis, Teologis dan Relevansi Kontemporer: Mu'tazilah Rationalism and Ushul al-Khamsah: Historical, Theological Analysis and Contemporary Relevance Haidar Ali; Indo Santalia; Agus Masykur
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9552

Abstract

Penelitian ini membahas rasionalisme Mu’tazilah dan lima prinsip pokoknya (Ushul al-Khamsah) melalui kajian historis-teologis untuk memahami kontribusinya dalam perkembangan pemikiran Islam. Tujuan utama penelitian ini adalah menjelaskan akar kemunculan aliran Mu’tazilah, menguraikan struktur teologinya, serta menilai relevansinya dalam konteks pemikiran Islam kontemporer. Metode yang digunakan ialah studi kepustakaan dengan analisis tematik terhadap literatur klasik dan modern yang membahas perkembangan historis, doktrin, dan pengaruh intelektual Mu’tazilah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Mu’tazilah tidak hanya muncul dari perdebatan mengenai status pelaku dosa besar, tetapi juga sebagai upaya sistematis untuk membangun teologi Islam yang rasional, logis, dan konsisten. Ushul al-Khamsah memperlihatkan cara pandang yang mengutamakan kemurnian tauhid, keadilan Tuhan, tanggung jawab manusia, serta posisi moderat dalam menyikapi persoalan teologis. Penelitian ini juga menemukan bahwa warisan rasionalisme Mu’tazilah memiliki relevansi kuat terhadap isu kontemporer seperti dialog agama–sains, kebebasan berpikir, reformasi pemikiran Islam, dan pendidikan kritis. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya kajian teologi Islam dengan menunjukkan bahwa pendekatan rasional Mu’tazilah tetap relevan dan dapat menjadi inspirasi dalam merespons tantangan intelektual umat Islam di era modern.
Tinjauan Sistematis Cocrystal Obat Sebagai Upaya Peningkatan Kelarutan Dan Bioavailbilitas: Analisis Lima Studi Terbaru: A Systematic Review of Drug Cocrystals as an Effort to Improve Solubility and Bioavailability: Analysis of Five Recent Studies Nurul Fauziah Sabir; Suci Surya Rejeki Mokoginta; Moch Rasya A Islamay Otoluwa; Micheel Audrey Runtuwene; Sri Andriani Ibrahim
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9553

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah masalah kesehatan global yang mematikan. Pada tahun 2023, TB diperkirakan menyebabkan 1,25 juta kematian. TB dapat menyerang siapapun tanpa memandang usia termasuk anak anak. Data menunjukkan bahwa tahun 2014-2019 terjadi peningkatan yang cukup signifikan capaian penemuan kasus tuberkulosis anak dan pada tahun 2019-2023 grafik menunjukan angka yang fluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi faktor risiko yang berkontribusi terhadap infeksi TB pada anak. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko yang mempengaruhi infeksi TB pada anak adalah faktor kontak dan paparan, faktor lingkungan, karakteristik anak, serta faktor perilaku dan sosial keluarga.
Review Artikel: Viskositas Sediaan Farmasi (Emulsi, Suspensi, Krim, Gel, Pasta): Article Review: Viscosity of Pharmaceutical Preparations (Emulsion, Suspension, Cream, Gel, Paste) Retno Wahyuningrum; Ika Lismayani Ilyas; Ines Septiani Pratiwi; Aura Nabila. A; Herawati; Dewi Sartika; Fitri Sani; Herlinda Firdaus; Rina Purnama Sari; Wiwi Wulan Sari; Nur Aini Syafira; A. Ayuni Waris; Diva Adhiesti Aulia
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9554

Abstract

Viskositas berperan penting dalam menentukan kualitas dan stabilitas sediaan farmasi. Review ini mengkaji pengaruh berbagai eksipien terhadap viskositas pada pasta gigi, suspensi, gel, krim, dan emulsi. Hasil literatur menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi Na-CMC, Gelling agent, serta Emulsifier secara umum meningkatkan viskositas, sementara kondisi penyimpanan juga memengaruhi kekentalan sediaan. Setiap bentuk sediaan menunjukkan respons viskositas yang berbeda bergantung pada komposisi dan jenis eksipien yang digunakan. Keseluruhan temuan menegaskan bahwa pemilihan eksipien dan formulasi yang tepat sangat penting untuk menjaga stabilitas fisik sediaan.
Pengaruh model Discovery Learning berbantuan Diorama Card dengan pendekatan TaRL terhadap pemahaman sains siswa sekolah dasar: The influence of the Discovery Learning model assisted by Diorama Cards with the TaRL approach on elementary school students' understanding of science Salsa Rutanti; Rufaidah Muti’ah; Syifa Rizky Auliya; Sri Mega Lestari; Alya Zahra; Dina Kristin Harefa; Afrida Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9555

Abstract

Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan aktivitas eksplorasi serta media pembelajaran yang konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Discovery Learning berbantuan media Diorama Card dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) terhadap pemahaman sains siswa sekolah dasar, khususnya pada materi metamorfosis hewan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design yang dilaksanakan pada siswa kelas III SD Negeri Purwakarta dengan jumlah subjek 23 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar yang terdiri dari 5 soal pretest dan 5 soal posttest. Peningkatan pemahaman siswa dianalisis menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata uji-t berpasangan (paired sample t-test) yang diperoleh adalah 0.323, yang termasuk kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan Discovery Learning berbantuan Diorama Card dengan pendekatan TaRL memberikan pengaruh positif dan efektif secara moderat dalam meningkatkan pemahaman sains siswa. Meskipun terdapat variasi peningkatan antar siswa, pembelajaran yang diterapkan terbukti mampu membantu siswa memahami konsep metamorfosis hewan melalui proses penemuan, visualisasi konkret, serta pengelompokan sesuai tingkat kemampuan. Dengan demikian, model pembelajaran ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran IPA di sekolah dasar untuk meningkatkan pemahaman konsep secara lebih bermakna.
Transformasi Efisiensi Operasional melalui Integrasi Lean Manufacturing dan Teknologi Digital: Sebuah Tinjauan Sistematis pada Industri Manufaktur di Era Industri 4.0: Operational Efficiency Transformation through the Integration of Lean Manufacturing and Digital Technology: A Systematic Review of the Manufacturing Industry in the Industry 4.0 Era Jalia Adhara; Elsha Hana Maharani; Marwa Syahidah E.J; Dita Febiana; Silvia Agustiani
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9556

Abstract

Konvergensi teknologi digital dengan metodologi lean manufacturing menciptakan paradigma transformatif dalam optimalisasi efisiensi operasional manufaktur kontemporer. Kajian sistematis ini mengeksplorasi dinamika integrasi antara prinsip eliminasi pemborosan dengan kapabilitas teknologi Industri 4.0 melalui analisis literatur komprehensif periode 2020-2025 dari database akademik bereputasi. Metodologi penelitian menerapkan systematic literature review dengan teknik thematic synthesis untuk mengidentifikasi pola integrasi, mekanisme kausal, dan faktor determinan keberhasilan implementasi. Temuan mengungkapkan bahwa sinergi Internet of Things, big data analytics, dan artificial intelligence dengan praktik lean menghasilkan reduksi downtime hingga 30%, peningkatan akurasi forecasting permintaan 25%, penurunan biaya operasional mencapai 30%, serta pengurangan inventori 15% dengan tingkat pemenuhan pesanan tepat waktu mencapai 98%. Keberhasilan transformasi ditentukan oleh enam faktor kritis: komitmen kepemimpinan strategis, kesiapan infrastruktur teknologi informasi, kompetensi digital workforce, manajemen perubahan organisasional efektif, kolaborasi lintas fungsi terstruktur, dan pengukuran kinerja berbasis key performance indicators. Studi ini mengkonstruksi framework konseptual integratif yang mensinergikan dimensi teknologi, proses bisnis, dan faktor organisasional sebagai roadmap strategis transformasi digital berkelanjutan.
Nexus Mikrobioma–Metabolit–Sensoris pada Fermentasi Terasi: Tinjauan Kritis: Microbiome–Metabolite–Sensory Nexus in Shrimp Paste Fermentation: A Critical Review Fuad Sauqi Isnain; Lalu Danu Prima Arzani
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.9557

Abstract

Terasi merupakan produk fermentasi bergaram tinggi yang mutunya ditentukan oleh keterkaitan antara jenis mikroba, pembentukan metabolit, dan karakteristik sensoris. Tinjauan kritis ini merangkum temuan terbaru mengenai peran mikroba halotoleran seperti Tetragenococcus, Bacillus, dan Staphylococcus dalam proses proteolisis dan lipolisis yang menghasilkan asam amino, peptida, asam lemak, dan senyawa volatil penentu umami, aroma, dan warna. Selain membentuk cita rasa, sebagian mikroba dapat menghasilkan amina biogenik, terutama histamin, yang menimbulkan risiko keamanan. Pendekatan metagenomik dan metabolomik mengungkap profil mikroba dan kimia yang berguna untuk pengembangan starter dan pengendalian fermentasi terasi.
Pemahaman Bahaya Seks Bebas Pada Siswa SMA : Understanding The Dangers Of Free Sex Among High School Students Anbarah Azzahrah; Mardi Lestari; Dhevy Puswiartika; Azam Arifyadi
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9559

Abstract

Kurangnya kesadaran terhadap bahaya seks bebas merupakan masalah utama siswa di sekolah saat ini. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitaf dengan sampel 120 orang siswa. Adapun teknik pengumpulan datanya untuk mengetahui tentang pemahaman siswa terhadap bahaya seks bebas melalui angket/kuisioner. Penelitian deskriptif yaitu, penelitian yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui nilai dari variabel mandiri yang berjumlah minimal satu variabel tanpa membuat komparasi atau mengkorelasikan dengan variabel yang lain. Berdasarkan hasil penelitian, teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui pemahaman siswa terkait bahaya seks bebas, dapat di lihat dari klasifikasi pemahaman seks bebas dari 120 siswa menunjukkan dari presentase 89% dengan klasifikasi sangat tinggi dan presentase 11% tinggi memiliki pemahaman bahaya seks bebas. Sedangkan presentase 0% dengan klasifikasi kurang tinggi dan rendah tidak menunjukkan pemahaman bahaya seks bebas. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata siswa sangat memahami bahaya seks bebas yang artinya sejahtera secara psikologis. Ini menunjukkan bahwa tercapainya potensi psikologis pada siswa atau sebuah perasaan dimana siswa dapat memahami bahaya seks bebas, mengetahui dampak dan penyebab bahaya seks bebas serta mengetahui cara mengatasi seks bebas.
Hubungan Antara Body Image Dengan Kepercayaan Diri Mahasiswi Bimbingan Dan Konseling Angkatan 2024 Universitas Tadulako: The Relationship Between Body Image And Self-Confidence Of Guidance And Counseling Students Of The 2024 Cohort At Tadulako University Muh. Nur Alfhatir; Munifah; Azam Arifyadi; Dian Fitriani
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dengan kepercayaan diri pada mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako angkatan 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2024 yang berjumlah 117 orang, dan karena jumlah populasi relatif kecil, maka digunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) yang terdiri atas dua instrumen, yaitu angket body image dan angket kepercayaan diri. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara body image dengan kepercayaan diri mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Tadulako (r = 0,69; p < 0,01). Hal ini berarti semakin positif pandangan mahasiswi terhadap citra tubuhnya, maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan dirinya. Sebaliknya, mahasiswi dengan citra tubuh negatif cenderung memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue