cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,609 Documents
Pemahaman Bahaya Seks Bebas Pada Siswa SMA : Understanding The Dangers Of Free Sex Among High School Students Azzahrah, Anbarah; Lestari, Mardi; Puswiartika, Dhevy; Arifyadi, Azam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9559

Abstract

Kurangnya kesadaran terhadap bahaya seks bebas merupakan masalah utama siswa di sekolah saat ini. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitaf dengan sampel 120 orang siswa. Adapun teknik pengumpulan datanya untuk mengetahui tentang pemahaman siswa terhadap bahaya seks bebas melalui angket/kuisioner. Penelitian deskriptif yaitu, penelitian yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui nilai dari variabel mandiri yang berjumlah minimal satu variabel tanpa membuat komparasi atau mengkorelasikan dengan variabel yang lain. Berdasarkan hasil penelitian, teknik analisis yang digunakan untuk mengetahui pemahaman siswa terkait bahaya seks bebas, dapat di lihat dari klasifikasi pemahaman seks bebas dari 120 siswa menunjukkan dari presentase 89% dengan klasifikasi sangat tinggi dan presentase 11% tinggi memiliki pemahaman bahaya seks bebas. Sedangkan presentase 0% dengan klasifikasi kurang tinggi dan rendah tidak menunjukkan pemahaman bahaya seks bebas. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata siswa sangat memahami bahaya seks bebas yang artinya sejahtera secara psikologis. Ini menunjukkan bahwa tercapainya potensi psikologis pada siswa atau sebuah perasaan dimana siswa dapat memahami bahaya seks bebas, mengetahui dampak dan penyebab bahaya seks bebas serta mengetahui cara mengatasi seks bebas.
Hubungan Antara Body Image Dengan Kepercayaan Diri Mahasiswi Bimbingan Dan Konseling Angkatan 2024 Universitas Tadulako: The Relationship Between Body Image And Self-Confidence Of Guidance And Counseling Students Of The 2024 Cohort At Tadulako University Alfhatir, Muh. Nur; Munifah; Arifyadi, Azam; Fitriani, Dian
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dengan kepercayaan diri pada mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako angkatan 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2024 yang berjumlah 117 orang, dan karena jumlah populasi relatif kecil, maka digunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) yang terdiri atas dua instrumen, yaitu angket body image dan angket kepercayaan diri. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara body image dengan kepercayaan diri mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Tadulako (r = 0,69; p < 0,01). Hal ini berarti semakin positif pandangan mahasiswi terhadap citra tubuhnya, maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan dirinya. Sebaliknya, mahasiswi dengan citra tubuh negatif cenderung memiliki tingkat kepercayaan diri yang rendah.
PENGARUH PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN KEMAMPUAN AKADEMIK TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA AKUNTANSI DI UNIVERSITAS TADULAKO DENGAN FINANCIAL LITERACY SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Haedar, Sitti Fadila; Zahra, Andi; Tumampa, Jezzika
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9563

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh pengetahuan akuntansi dan kemampuan akademik terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa akuntansi di Universitas Tadulako, dengan Financial Literacy sebagai variabel mediasi. Dengan menerapkan pendekatan kuantitatif dan analisis jalur, temuan menunjukkan bahwa kemampuan akademik dan Financial Literacy memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan. Pengetahuan akuntansi tidak memiliki dampak langsung terhadap perilaku pengelolaan keuangan, tetapi memiliki pengaruh yang signifikan melalui Financial Literacy. Selain itu, Financial Literacy tidak memediasi hubungan antara kemampuan akademik dan perilaku keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa Financial Literacy memainkan peran krusial dalam menghubungkan pemahaman teoritis dengan penerapan praktis manajemen keuangan mahasiswa.
Penerapan Standar Profesi Kedokteran Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan di Rumah Sakit di Jakarta: Implementation of Medical Professional Standards Based on Law No. 17 of 2023 concerning Health in Hospitals in Jakarta Jojor Lamsihar Manalu; Rospita Adelina Siregar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9564

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi dampak penerapan standar profesi medis terhadap kualitas layanan kesehatan di rumah sakit di Jakarta. Dengan meningkatnya permintaan layanan kesehatan dan kompleksitas prosedur medis yang semakin tinggi, memastikan bahwa para profesional kesehatan mematuhi standar yang telah ditetapkan sangat penting untuk meningkatkan hasil perawatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai bagaimana penerapan standar ini di rumah sakit berkontribusi dalam mengurangi kesalahan medis, meningkatkan kepuasan pasien, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga kesehatan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji literatur yang ada, praktik rumah sakit, dan wawancara dengan para profesional kesehatan di Jakarta. Temuan menunjukkan bahwa rumah sakit dengan kepatuhan ketat terhadap standar profesi medis secara signifikan mengurangi terjadinya kesalahan medis dan meningkatkan kualitas perawatan. Selain itu, pasien melaporkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi, yang menghasilkan peningkatan kepercayaan pada penyedia layanan kesehatan. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, implementasi yang tidak konsisten di berbagai jenis rumah sakit, dan kebutuhan akan pelatihan berkelanjutan tetap menjadi hambatan yang signifikan. Studi ini menyimpulkan dengan menyarankan agar rumah sakit di Jakarta meningkatkan pemantauan internal, meningkatkan akses pelatihan, dan mendorong komunikasi yang lebih kuat antara para profesional kesehatan dan pasien untuk lebih meningkatkan kualitas perawatan yang diberikan.
Urgensi Kriminalisasi Perundungan (Bullying) Di Sekolah Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak: The Urgency of Criminalizing Bullying in Schools in the Juvenile Criminal Justice System Hendrikus Haipon; Bustomi; Anna Veronica Pont; Mohamad Fadli Dg Patompo; Stelvia W. Noya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9566

Abstract

Kasus perundungan di lingkungan sekolah menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir dan memunculkan konsekuensi serius bagi perkembangan fisik maupun psikologis anak. Meskipun Indonesia telah memiliki regulasi yang mengatur perlindungan anak, seperti UU Perlindungan Anak dan UU Sistem Peradilan Pidana Anak, perundungan belum diatur secara eksplisit sebagai tindak pidana yang berdiri sendiri. Kondisi ini menimbulkan ketidakpastian hukum, terutama ketika aparat penegak hukum harus menafsirkan tindakan perundungan melalui pasal-pasal kekerasan umum yang tidak sepenuhnya menggambarkan sifat perundungan yang berulang, terstruktur, dan melibatkan ketimpangan relasi kuasa. Artikel ini mengkaji urgensi kriminalisasi perundungan sebagai upaya preventif dan represif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta menjamin perlindungan maksimal bagi anak, baik sebagai korban maupun pelaku. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan analisis kualitatif, penelitian ini menelaah kekosongan norma dalam peraturan yang ada, dampaknya terhadap penanganan kasus, serta kebutuhan pembaruan kebijakan hukum yang lebih responsif terhadap dinamika sosial di sekolah. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kriminalisasi perundungan secara jelas dalam sistem peradilan pidana anak diperlukan untuk memberikan kepastian hukum, mendorong penanganan yang lebih terukur, serta memastikan penerapan keadilan restoratif yang tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.
Pengaruh Paparan Konten TikTok terhadap Pembentukan Pola Pikir Instan pada Kalangan Mahasiswa: The Influence of TikTok Content Exposure on the Formation of Instant Mindsets among College Students Thalytha Majma Tsaqifa Taftazani; Khosyi Anindya Chotimah; Viona Christina Anatasya Lumbanraja; Dwiky Nurfauzi; Hafiziani Eka Putri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan konten TikTok terhadap pembentukan pola pikir instan pada kalangan mahasiswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain ex post facto atau korelasional, melibatkan 50 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif pengguna TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring berbasis skala Likert lima poin. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen pada variabel paparan TikTok (? = 0,903) dan pola pikir instan (? = 0,886) memiliki konsistensi internal yang sangat baik. Analisis data menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara paparan konten TikTok dan pola pikir instan mahasiswa dengan nilai korelasi Pearson r = 0,654 dan p < 0,001. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas paparan TikTok, semakin tinggi kecenderungan mahasiswa memiliki pola pikir instan. Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai dampak media sosial, khususnya platform video pendek, terhadap proses kognitif mahasiswa serta implikasinya terhadap pola belajar di era digital
Tinjauan Literatur: Peran Sentral Distribusi Ukuran Partikel (DAP) Dalam Memodulasi Kualitas Fisik, Kinerja Pelepasan Obat, Dan Farmakokinetik Sediaan Tablet: Literature review: the central role of particle size distribution (DAP) in modulating physical quality, drug release performance, and pharmacokinetics of tablet preparations Ines Septiani Pratiwi; Ika Lismayani Ilyas; Retno Wahyuningrum; Nur Hafshah Mardhiyyah; Sri Agustini; Dian Sridevi; Sitti Rafifah. R.; Nurul Izzah; Jeslianti Samenna; Vivi Wulandari; Amelia Putri; Melisa Tahang; Nur Elisa
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9569

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh ukuran partikel secara komprehensif mensintesis temuan-temuan dari studi kritis dalam formulasi farmasi padat, dengan fokus pada peran fundamental Critical Material Attributes (CMA), khususnya distribusi ukuran partikel (DAP) dan morfologi dalam memengaruhi kualitas fisik, kinerja pelepasan obat, dan farmakokinetik sediaan tablet. Hasil studi menunjukkan bahwa DAP merupakan faktor determinan dalam modulasi disolusi, di mana pengurangan ukuran partikel Metronidazol (melalui penggilingan) secara langsung meningkatkan laju disolusinya. Dampak ini meluas ke sistem pelepasan terkontrol; laju pelepasan Karvedilol dari tablet matriks yang diproduksi melalui roller compaction sangat dipengaruhi oleh DAP granul, di mana kecepatan roll yang lebih lambat dan DAP yang lebih besar cenderung memperlambat pelepasan. Secara biofarmasi, ukuran partikel serbuk tablet Oksikodon Extended-Release Abuse-Deterrent (ER-AD) yang digiling terbukti menjadi penentu farmakokinetik (PK) setelah insuflasi nasal, di mana partikel yang lebih halus meningkatkan konsentrasi plasma puncak (Cmax) dan paparan sistemik total. Selain itu, pada mini-tablet, DAP eksipien meskipun memiliki efek terbatas pada sifat fisik umum, namun menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai kekuatan hancur (crushing strength). Untuk memfasilitasi pengendalian mutu ini, studi menunjukkan bahwa teknik in-situ seperti pencitraan hiperspektral Raman berbasis fiber-array adalah alat yang efektif dan selektif secara kimiawi untuk memantau ukuran, bentuk, dan distribusi API dalam matriks tablet. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pengendalian yang ketat terhadap DAP dan CMA adalah prasyarat penting untuk memastikan kualitas fisik dan performa terapeutik yang konsisten pada berbagai jenis formulasi tablet.
Rekonstruksi Historis Pokok-Pokok Ajaran Ahmadiyah: Historical Reconstruction of the Main Principles of Ahmadiyya Teachings Ratna; Indo Santalia; Agus Masykur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9570

Abstract

urnal ini mengkaji tentang asal usul gerakan Ahmadiyah dan ajaran intinya dari perspektif historis-teologis. Ahmadiyah muncul di India pada akhir abad ke-19, periode kritis di mana umat Muslim mengalami kemunduran politik setelah runtuhnya Kekaisaran Mughal, menghadapi tekanan dari aktivitas misionaris Kristen, dan bergulat dengan modernitas kolonial. Konteks sosial-politik yang rapuh ini membentuk respons Mirza Ghulam Ahmad, pendiri Ahmadiyah, yang menawarkan pembaharuan spiritual dan intelektual. Studi ini berpendapat bahwa doktrin inti Ahmadiyah terkait erat dengan kondisi zamannya. Melalui analisis isi dari sumber primer dan sekunder, artikel ini mengidentifikasi dua aspek kunci: pertama, analisis kontekstual latar belakang munculnya Ahmadiyah sebagai reaksi terhadap kolonialisme, Kristenisasi, dan fragmentasi internal umat Muslim di India; Kedua, studi ini meneliti tujuh ajaran teologisnya yang paling kontroversial, terutama interpretasi tentang Nabi Penutup, klaim Mirza Ghulam Ahmad sebagai Mesias dan Mahdi yang Dijanjikan, konsep jihad damai, dan kepercayaan pada kematian Yesus (saw). Studi ini menyimpulkan bahwa Ahmadiyah merupakan upaya untuk menafsirkan kembali Islam secara radikal untuk mengatasi tantangan zaman modern, tetapi sekaligus menciptakan perdebatan teologis yang mendalam tentang makna dengan Islam arus utama, menjadikannya salah satu gerakan paling kontroversial dalam sejarah Islam modern.
Analisis Historis: Akar-Akar Kemunculan dan Konsolidasi Syiah dalam Sejarah Islam Awal: Historical Analysis: The Roots of the Emergence and Consolidation of Shi'ism in Early Islamic History Afifah Amatullah; Indo Santalia; Agus Masykur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9571

Abstract

Jurnal ini mengkaji sejarah kemunculan dan perkembangan mazhab Syiah dalam dunia Islam melalui pendekatan penelitian historis. Kajian ini menyimpulkan bahwa akar kemunculan Syiah bersifat politis, bermula dari peristiwa Saqifah Bani Sa'idah dan klaim hak kepemimpinan (imamah) Ali bin Abi Thalib beserta keturunannya. Konsolidasi identitas Syiah semakin mengkristal pasca-tragedi politik Tahkim dan terutama setelah peristiwa tragis pembunuhan Husain bin Ali di Karbala, yang menjadi momentum pembentukan doktrin teologis dan solidaritas kolektif. Perkembangannya ditandai oleh dinamika konflik dan resistensi, mulai dari penindasan di masa Bani Umayyah dan awal Abbasiyah, fragmentasi internal menjadi berbagai sekte seperti Zaidiyah, Imamiyah, dan Ismailiyah, hingga upaya bertahan dan berekspansi melalui pendirian dinasti-dinasti seperti Idrisiyah, Fatimiyah, dan kekuasaan Bani Buwaihi. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa Syiah berevolusi dari sekadar dukungan politik personal menjadi mazhab teologis-politis yang kompleks, yang formasi dan perkembangannya tak terpisahkan dari narasi konflik, penindasan, dan legitimasi keturunan Nabi Muhammad SAW.
Masyarakat Islam Jawa Dalam Pandangan Mark R. Woodward: Javanese Islamic Society in the View of Mark R. Woodward M. Sifa Fauzi Yulianis; Widia Ari Susanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9574

Abstract

Tulisan ini membahas mengenai pandangan Mark R.Woodward tentang tipologi masyarakat Islam Jawa. Mark R. Woodward meneliti tentang tipologi masyarakat Islam Jawa yang ada di kota Yogyakarta. Menurut Woodward, Yogyakarta adalah pusat budaya masyarakat Jawa dan dianggap mampu mengkolaborasikan Islam dan budaya lokal. Tulisan ini menyimpulkan bahwa berbeda dengan peneliti sebelumnya, yakni Clifford Geertz, yang membagi masyarakat Jawa menjadi abangan, santri dan priyayi, Woodward justru membagi masyarakat Jawa menjadi masyarakat Islam Mistis dan masyarakat Islam Normatif. Jika menurut Geertz Islam Jawa (dalam hal ini adalah abangan dan priyayi) sebagai bid’ah karena jauh melenceng dari ajaran Islam, namun justru menurut Woodward, Islam Jawa adalah merupakan manifestasi dari Islam mistis (sufisme Islam). Perspektif sufisme Islam ini dipergunakan Woodward untuk mempertemukan titik simpul antara Islam Jawa dengan praktek sufisme Islam. Menurut Woodward varian keagamaan itu tidak bisa dinilai dari siapa menganut apa, namun pada pola hubungan antara varian-varian tersebut dengan Tuhan. Adanya paradigma Islam Jawa ini menggugah penulis untuk mengenal lebih jauh tentang Islam Jawa dengan menelaah pemikiran Woodward sebagai obyek penelitian. Oleh karenanya, yang menjadi fokus kajian adalah bagaimana Islam Jawa dalam pandangan Woordward. Penulis menggunakan pendekatan deskriptis analisis dalam menggali pemikiran Woodward ini. Tujuan yang hendak dicapai penulis adalah memahami pemikiran Woodward tentang karakteristik Islam Jawa dari kaca mata sufisme Islam, karena menurut Woodward, sufisme Islam dipandang sebagai metode yang paling pas ketika mempertemukan agama dan budaya. Dalam tradisi sufisme, pencapaian puncak tertinggi seorang hamba adalah menjadi manusia sempurna (insan kamil) atau dikenal dengan manunggaling kawulo gusti dalam istilah Jawa dan wahdatul wujud (dalam ajaran Islam). Tesis dari tulisan ini adalah bahwa Woodward membagi empat ciri atau karakteristik Islam Jawa yakni : Pertama, konsep tentang ke-Esa-an Tuhan. Kedua, konsep makna lahir dan batin. Ketiga, konsep mengenai hubungan antara hamba (kawulo) dan Gusti (Tuhan). Keempat adalah soal konsep mengenai penyamaan mikrokosmos dan makrokosmos. Dari sinilah kemudian Woodward menyimpulkan bahwa pada dasarnya kebatinan-kebatinan yang ada di Jawa semuanya sejalan dengan Islam. Islam Jawa merupakan bentuk lain atau tafsir tersendiri atas ajaran Islam ala masyarakat Jawa. Berjalannya waktu, Woodward pada akhirnya, juga membagi masyarakat Islam Jawa menjadi beberapa kelompok berdasarkan doktrin dan akar sosial masyarakat Islam, diantaranya adalah kelompok Indigenized Islam (ekspresi Islam yang sifatnya lokal), kelompok Tradisional Islam (Nahdlatul Ulama), kelompok Islam Modernis (Muhammadiyah), dan Islamisme (Islamis) serta Neo-Modernisme Islam.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue