cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,287 Documents
Pelatihan Pembuatan Sarang Dan Hasil Madu Di Desa Tolase Kab. Donggala: Training on Making Honeycombs and Honey Production in Tolase Village, Donggala Regency Muh Afief Mubayyin; Muhammad Caesar Syaputra Yotomaruangi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i12.11210

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Tolase Kabupaten Donggala dalam budidaya lebah madu, khususnya pada pembuatan sarang lebah dan pengolahan hasil madu. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah kurangnya pemahaman mengenai teknik pembuatan sarang lebah yang efektif, teknik pemanenan madu yang higienis, serta pengolahan dan pemasaran madu yang masih terbatas. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui survei lapangan, pelatihan, demonstrasi, serta pendampingan kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat sarang lebah, melakukan pemanenan madu secara higienis, serta memahami teknik pengemasan madu yang baik untuk meningkatkan nilai jual produk. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lebah sebagai bagian dari keseimbangan ekosistem. Dengan adanya kegiatan PKM ini, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan usaha budidaya lebah madu secara berkelanjutan dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
Edukasi Masyarakat Melalui Teras Literasi Di Kecamatan Ampana Kota Kabupaten Tojo Una-Una: Public Education Through Literacy Terrace in Ampana District, Tojo Una-Una Regency Muhammad Rasyid Ridoh; Nirma
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i12.11211

Abstract

Program Teras Literasi merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan budaya literasi di Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una. Rendahnya minat baca masyarakat serta keterbatasan akses terhadap bahan bacaan menjadi permasalahan utama yang dihadapi masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu survei dan identifikasi kebutuhan masyarakat, penyediaan serta distribusi bahan bacaan, pelaksanaan kegiatan literasi, dan evaluasi program. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam kegiatan membaca bersama, diskusi buku, serta pelatihan menulis dan bercerita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca masyarakat, khususnya pada anak-anak dan remaja, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, program ini berhasil menyediakan ruang literasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Dengan adanya Teras Literasi, diharapkan budaya membaca dan pembelajaran masyarakat dapat terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Ampana Kota.
Diversifikasi Olahan Limbah Sabut Kelapa Bagi Kelompok Penrajin Minyak Kelapa Untuk Pemulihan Ekonomi Pasca Gempa Di Masa Pandemik Covid 19 di Desa Sikara: Diversification of Coconut Fiber Waste Processing for Coconut Oil Craftsmen Groups for Post-Earthquake Economic Recovery During the Covid-19 Pandemic in Sikara Village Muthmainnah; Febrianti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i12.11212

Abstract

Program diversifikasi olahan limbah sabut kelapa di Desa Sikara bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pasca gempa dan pandemi Covid-19 melalui pemanfaatan potensi lokal yang belum optimal. Selama ini, kelompok perajin minyak kelapa hanya berfokus pada produksi minyak kelapa, sementara limbah sabut kelapa belum dimanfaatkan secara produktif dan cenderung menjadi masalah lingkungan. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan keterampilan, pendampingan produksi, hingga evaluasi keberlanjutan usaha. Masyarakat diberikan pelatihan dalam mengolah sabut kelapa menjadi berbagai produk bernilai ekonomi seperti keset, sapu, tali, media tanam organik, dan kerajinan rumah tangga. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai manajemen usaha dan pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini mampu meningkatkan keterampilan masyarakat, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan kelompok perajin minyak kelapa. Program ini juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui pengurangan limbah sabut kelapa serta memperkuat solidaritas sosial masyarakat. Dengan demikian, diversifikasi olahan limbah sabut kelapa menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam membangun kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.
Keberlanjutan dalam Agribisnis: Analisis SWOT dan Matriks IE sebagai Pendukung Strategi Pemasaran Produk Berkelanjutan PT Pupuk Indonesia (Persero): Sustainability in Agribusiness: SWOT Analysis and the IE Matrix as Tools to Support PT Pupuk Indonesia (Persero)’s Sustainable Product Marketing Strategy Nabila Salsa Biila; Siska Hadi Pratiwi; Apriliani Vikia Putri; Harti Budi Yanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran produk berkelanjutan PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT. Produk yang diteliti meliputi pupuk organik, pupuk hayati, dan pengurai hayati, yang dirancang untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi dampak lingkungan dari penggunaan pupuk kimia. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT, matriks EFE (Evaluasi Faktor Eksternal), matriks IFE (Evaluasi Faktor Internal), dan matriks IE (Internal-Eksternal) untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan utama PT Pupuk Indonesia (Persero) terletak pada komitmennya terhadap keberlanjutan, jaringan distribusi yang luas, dan kemampuan inovasi produk, sementara kelemahan yang signifikan meliputi rendahnya tingkat adopsi petani dan infrastruktur hijau yang terbatas. Peluang muncul dari meningkatnya permintaan global akan produk ramah lingkungan dan kesadaran konsumen terhadap keberlanjutan, sementara ancaman meliputi persaingan industri dan resistensi petani terhadap perubahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada tahap stabilisasi dengan peluang pertumbuhan lebih lanjut melalui penguatan infrastruktur, inovasi produk, dan edukasi pasar. Hasil penelitian ini menjadi dasar strategi pemasaran berkelanjutan yang dapat meningkatkan daya saing PT Pupuk Indonesia (Persero) di pasar domestik dan global, meskipun masih terbatas pada studi kasus perusahaan. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji dampak sosial-ekonomi secara lebih mendalam serta penerapan strategi tersebut dalam konteks yang lebih luas.
Pengaruh Influencer Marketing dan Brand Trust Terhadap Purchase Intention Produk Skincare Skintific Pada Generasi Z (Studi Pada Mahasiswa S1 Fisip Universitas Sumatera Utara): The Influence of Influencer Marketing and Brand Trust on Purchase Intention for Skintific Skincare Products Among Generation Z (A Study of Undergraduate Students in the Faculty of Social and Political Sciences at the University of North Sumatra) Ikhsan Ramdhani; Irene Agatha Sinaga; Nindia Rizkyna Mardatila; Qiara Febriani; Silvia Khairina Siregar; Onan Marakali Siregar; Ummi Salamah Sitorus
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer marketing dan brand trust terhadap purchase intention produk skincare Skintific pada mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara. Studi kuantitatif dengan pendekatan asosiatif ini melibatkan 152 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring dengan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention dengan nilai koefisien sebesar 0,280 dan nilai p-value sebesar 0,002. Selain itu, brand trust juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention dengan nilai koefisien sebesar 0,370 dan nilai p-value < 0,001. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa brand trust memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan influencer marketing dalam meningkatkan purchase intention konsumen terhadap produk skincare Skintific. Penelitian ini mengimplikasikan pentingnya strategi influencer marketing yang efektif serta pembangunan kepercayaan merek dalam meningkatkan minat beli konsumen Generasi Z terhadap produk skincare Skintific.
Analisis Yuridis Kewajiban Pemilih Membawa Kartu Tanda Penduduk Elektronik Pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Studi Pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2024): Legal Analysis of Voters' Obligation to Bring Electronic Identity Cards in the Simultaneous Regional Head Elections (Study of the 2024 Parigi Moutong Regency Regional Head Elections) Moh. Fikri; Moh. Yusuf; Muliadi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11441

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan perwujudan kedaulatan rakyat dalam sistem demokrasi dan negara hukum. Salah satu persoalan krusial dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Parigi Moutong adalah kewajiban pemilih membawa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) sebagai syarat administratif untuk menggunakan hak pilih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan kewajiban penggunaan KTP-el dalam Pilkada serta dampak hukum yang ditimbulkan bagi pemilih yang kehilangan hak pilih akibat tidak membawa KTP-el. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan dan putusan Mahkamah Konstitusi, serta wawancara dengan penyelenggara pemilu dan pengawas pemilu di Kabupaten Parigi Moutong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan kewajiban KTP-el secara normatif bertujuan menjamin kepastian hukum dan mencegah kecurangan pemilu, namun dalam praktiknya belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip perlindungan hak konstitusional pemilih. Ketentuan administratif yang diterapkan secara kaku berdampak pada hilangnya hak pilih ribuan warga negara yang secara substantif memenuhi syarat sebagai pemilih. Kondisi ini menimbulkan dampak yuridis terhadap pemenuhan hak konstitusional, menurunkan kualitas demokrasi dan legitimasi hasil Pilkada, serta berpotensi menimbulkan dampak sosial berupa menurunnya kepercayaan publik dan kohesi sosial. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi antara kepastian hukum administratif dan perlindungan hak pilih agar penyelenggaraan Pilkada ke depan lebih demokratis, inklusif, dan berkeadilan.
Kondisi Sosial Dan Budaya Masyarakat Desa Ditetapkannya Kebijakan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.83/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2016 Tentang Perhutanan Sosial Di Kabupaten Sigi: Social and Cultural Conditions of Village Communities Establishment of the Regulation Policy of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number P.83/MENLHK/SETJEN/KUM.1/10/2016 concerning Social Forestry in Sigi Regency Muhamad Dasril
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11442

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis tentang kondisi sosial dan budaya masyarakat desa ditetapkannya kebijakan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor p.83/menlhk/setjen/kum.1/10/2016 Tentang Perhutanan Sosial di Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan tiga cara yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data melalui model interaktif dari Miles, Huberman dan Saldana (2014) dengan cara menganalisis data hasil penelitian melalui Pengumpulan Data, Kondensasi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor p.83/menlhk/setjen/kum.1/10/2016 Tentang Perhutanan Sosial memiliki dampak kondisi sosial budaya masyarakat. Hadirnya Peraturan Menteri tersebut, membawa kondisional pada legalitas bagi keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan hutan, Memberikan kejelasan areal kerja wilayah hutan desa. sehingga konflik antara masyarakat dengan pihak pengelola Hutan Lindung karena penguasaan masyarakat atas lahan perkebunan yang masuk dalam wilayah hutan lindung telah dapat diminimalisir, pelestarian hutan desa melalui pendekatan kearifan lokal dapat terimplementasikan
Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Di Rsud Makassar: The Relationship Between Nurses' Knowledge and Compliance with Personal Protective Equipment Use at Makassar Regional Hospital Andi Ulfiana Fitri; Mitha Rahmilah; Nur Inayah Ismaniar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11444

Abstract

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan bagian integral dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan rumah sakit, di mana perawat menghadapi risiko tinggi paparan agen biologis seperti darah, cairan tubuh, dan patogen infeksius (Hepatitis B, HIV, TB). Penelitian ini menganalisis hubungan antara pengetahuan perawat terhadap kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di lingkungan RSUD Makassar. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 183 perawat, data dianalisis melalui uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik serta tingkat kepatuhan penggunaan APD yang tinggi. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan kepatuhan penggunaan APD (p-value = 0,000), yang berarti semakin baik tingkat pengetahuan perawat, maka semakin tinggi pula kepatuhan dalam penggunaan APD. Temuan ini menegaskan bahwa faktor kognitif memiliki peran penting dalam membentuk perilaku keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit, meskipun perawat bekerja dalam kondisi dengan risiko infeksi dan kecelakaan kerja yang tinggi. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya penguatan program edukasi dan pelatihan K3 secara berkelanjutan, disertai pengawasan dan penyediaan fasilitas APD yang memadai untuk mempertahankan serta meningkatkan kepatuhan perawat. Dengan demikian, diharapkan upaya pencegahan infeksi dan kecelakaan kerja di RSUD Makassar dapat berjalan lebih optimal dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Tinjauan Bibliometrik Penelitian ESG, Akuntabilitas Publik, dan Tata Kelola Keberlanjutan: A Bibliometric Review of ESG, Public Accountability, and Sustainability Governance Research Sri Haryani; Dinah Dinayah Burhan; Nirwana; Aini Indrijawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan penelitian mengenai Environmental, Social, and Governance (ESG), akuntabilitas publik, dan sustainability governance menggunakan pendekatan bibliometrik. Data penelitian diperoleh melalui database Google Scholar dengan bantuan Publish or Perish menggunakan beberapa kata kunci terkait ESG, governance, accountability, dan sustainability. Metadata publikasi yang diperoleh kemudian dianalisis dan divisualisasikan menggunakan VOSviewer melalui analisis co-occurrence, network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG, governance, accountability, sustainability, dan disclosure menjadi tema utama dalam perkembangan literatur. Penelitian juga menunjukkan bahwa governance memiliki peran sentral dalam menghubungkan implementasi ESG dengan mekanisme akuntabilitas dan transparansi organisasi. Selain itu, munculnya kata kunci seperti public accountability dan public sector menunjukkan bahwa kajian ESG mulai berkembang dalam perspektif Akuntansi Sektor Publik meskipun masih relatif terbatas dibandingkan sektor privat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman mengenai hubungan ESG, akuntabilitas publik, dan tata kelola keberlanjutan serta memberikan arah penelitian masa depan terkait sustainability governance dalam sektor publik.
Analisis Kebutuhan Guru dan Hambatan Implementasi Pembelajaran Futsal Adaptif di Sekolah Luar Biasa Kecamatan Palu Barat: Teacher Needs Analysis and Implementation Barriers of Adaptive Futsal Learning in Special Needs Schools in West Palu District Muh Arif; Anugrah Riski Tritama; Erwin Zainuddin; Zalikal Ilham; Heni Silfianti; Zahra Zetira
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11447

Abstract

Pendidikan jasmani adaptif adalah layanan yang krusial bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), tetapi penerapannya di lapangan, terutama dalam olahraga futsal di kawasan pascabencana seperti Kecamatan Palu Barat, mengalami berbagai kendala. Studi ini bertujuan menganalisis keperluan guru, mengidentifikasi kendala penerapan, serta mengeksplorasi strategi pengajaran guru dalam futsal adaptif. Studi ini mengaplikasikan pendekatan kualitatif melalui metode fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari empat guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang berasal dari tiga Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kecamatan Palu Barat. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi proses pembelajaran, dan kajian dokumentasi, lalu dianalisis dengan metode fenomenologi menurut Creswell. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kebutuhan esensial guru meliputi aksesibilitas lapangan yang memadai, keberadaan gawang futsal, perlengkapan dasar, pelatihan praktis, dukungan organisasi, serta panduan yang mudah dipahami. Rintangan yang dihadapi muncul dari ukuran lapangan yang tidak memenuhi standar futsal, ketiadaan gawang futsal, beragamnya karakteristik peserta didik, pengalaman guru muda yang terbatas, dan cuaca yang ekstrem. Strategi yang diterapkan oleh guru mencakup pengurangan ukuran permainan (modifikasi lapangan), pembuatan gawang darurat menggunakan kursi, bambu, atau pipa paralon, penyesuaian aturan, penjadwalan inovatif, serta pembelajaran mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketidaktersediaan gawang futsal dan ukuran lapangan yang kurang memadai tidak sepenuhnya menghambat pembelajaran futsal adaptif, karena kreativitas dan komitmen guru menjadi faktor kunci utama, dengan kebahagiaan siswa sebagai motivasi utama.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 7: Juli 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 6: Juni 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 4: April 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 3: Maret 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) April 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - July 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Januari 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2026 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Februari 2026 (Special Issue) Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 11: November 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 9: September 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 7: Juli 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 6: Juni 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 5: Mei 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 4: April 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 2: Februari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025 (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - November 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 11: November 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 9: September 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 6: Juni 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 3: MARET 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 7: JULI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 6: JUNI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 5: MEI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 4: APRIL 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 3: MARET 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 1: JANUARI 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 7: JULI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 6: JUNI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 5: MEI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 4: APRIL 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 3: MARET 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 1: JANUARI 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2022 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2021 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 4: JULI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 2: MEI 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) More Issue