cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,952 Documents
Literasi Klaim: Sosialisasi Pencegahan Kecurangan (Fraud) JKN, Penerapan KRIS, dan Persiapan Transisi INA-DRG di RSUD Daya Kota Makassar: Claims Literacy: Socialization on JKN Fraud Prevention, KRIS Implementation, and INA-DRG Transition Preparation at RSUD Daya Makassar City Andi Yaumil Bay R. Thaifur; Reski Dewi Pratiwi; Afriyana Amelia Nuryadin; Mangindara; Andi Sabrina Annina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.10532

Abstract

Tingginya angka klaim pending di RSUD Daya Kota Makassar sebanyak 2.076 berkas dalam periode Februari 2025 hingga Januari 2026 mencerminkan kesenjangan antara praktik pengelolaan klaim dan ketentuan BPJS Kesehatan. Permasalahan ini diperparah oleh kurangnya pemahaman petugas mengenai regulasi pencegahan kecurangan (fraud) JKN, belum optimalnya kesiapan menghadapi implementasi KRIS, serta transisi sistem pembiayaan dari INA-CBGs ke INA-DRG. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi klaim tenaga kesehatan di RSUD Daya melalui sosialisasi komprehensif berbasis pendekatan andragogi. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi empat topik utama, focus group discussion, workshop praktis koding, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang dinilai: pemahaman fraud JKN, identifikasi penyebab pending klaim, kesiapan KRIS, kesiapan transisi INA-DRG, dan praktik koding. Lebih dari 70% peserta sebelum sosialisasi belum memahami regulasi pencegahan fraud secara menyeluruh. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada penurunan angka pending klaim dan terwujudnya pengelolaan klaim yang akurat, akuntabel, dan bebas kecurangan di RSUD Daya Kota Makassar.
Efektivitas BioPot Berbahan Dasar Eceng Gondok dan Cocopeat terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai (Capsicum frutescens): The Effectiveness of BioPot from Water Hyacinth and Cocopeat on the Growth of Chili Pepper (Capsicum frutescens) Isnaini Puspitasari; Ida Ayu Widhiantari; Fathurrahman Yazid Tabrani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.10946

Abstract

Penggunaan polybag plastik dalam pembibitan menimbulkan masalah lingkungan karena sulit terurai. Sebagai solusi ramah lingkungan, dikembangkan biodegradable pot (biopot) dari bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan tanaman cabai (Capsicum frutescens) yang dibudidayakan menggunakan biopot berbahan dasar eceng gondok dan cocopeat. Metode penelitian meliputi pembuatan biopot dengan tiga perbandingan komposisi cocopeat : eceng gondok, yaitu B1 (30:70), B2 (50:50), dan B3 (70:30). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, serta uji kekerasan biopot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biopot 3 (70:30) memberikan performa tertinggi pada parameter tinggi tanaman, sedangkan Biopot 1 (30:70) unggul dalam jumlah daun. Uji kekerasan menunjukkan Biopot 2 memiliki nilai tertinggi (78,25 N), diikuti Biopot 3 (69,86 N) dan Biopot 1 (60,4 N). Secara keseluruhan, biopot berbahan eceng gondok dan cocopeat efektif mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman cabai, dengan variasi komposisi mempengaruhi aspek pertumbuhan dan kekuatan mekanik biopot. Biopot 3 menawarkan keseimbangan terbaik antara dukungan pertumbuhan dan kekuatan struktural.
Dilema Legalitas Self-Defense di Timur Tengah: Menakar Batasan Pasal 51 Piagam PBB dalam Konflik Iran-Israel: The Legal Dilemma of Self-Defense in the Middle East: Assessing the Limits of Article 51 of the UN Charter in the Iran-Israel Conflict Rahmawaty; Viyona Marsanda Purba
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11038

Abstract

Eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Israel baru-baru ini menandai pergeseran dari perang proksi menuju konfrontasi langsung yang memicu perdebatan serius dalam hukum internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis legalitas tindakan militer kedua negara melalui kacamata Pasal 51 Piagam PBB dan prinsip jus ad bellum. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, penelitian ini membedah ketidaksinkronan antara norma hukum dengan praktik militer di eskalasi konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan klaim hak membela diri (self-defense) oleh kedua pihak telah mengalami pelebaran interpretasi yang melampaui batas-batas normatif, di mana tindakan tersebut lebih bersifat retaliasi punitif dan serangan preventif daripada pembelaan diri murni. Analisis menyimpulkan bahwa ambiguitas dalam Pasal 51 dan kelumpuhan Dewan Keamanan PBB telah menciptakan dilema legalitas yang membahayakan kedaulatan negara dan stabilitas hukum internasional. Penelitian ini menyarankan perlunya definisi ulang ambang batas serangan bersenjata guna mencegah penyalahgunaan narasi pembelaan diri sebagai tameng agresi militer.
Analisis Kebutuhan Tenaga Kefarmasian di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi: Analysis of Pharmaceutical Staffing Needs in the Outpatient Pharmacy Department at Dr. Drs. M. Hatta Brain Hospital in Bukittinggi Ratna Sari Dewi; Khairil Armal; Ril Aisyah Nurhawa; Elvi Nurjanah; Maulin Rahmawati; Salsabila Zahirah Ananda; Abrar Hafidz Qalbi; Amanda Liesdia Putri; Shakynna Suandha; Rahmi Luffia Rezki; Salsabila Alhamdania Balqis; Rachel Margareta Ricini
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11078

Abstract

Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan secara paripurna, termasuk pelayanan kefarmasian yang diselenggarakan oleh Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS). Pelayanan kefarmasian yang optimal memerlukan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang mampu baik dari segi jumlah maupun kompetensi. Perencanaan kebutuhan tenaga kefarmasian menjadi hal penting untuk menjamin efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan di rumah sakit. Salah satu metode yang digunakan dalam perencanaan kebutuhan SDM kesehatan adalah metode Workload Indicators of Staffing Need (WISN), yaitu metode perhitungan kebutuhan energi berdasarkan beban kerja nyata. Metode ini dinilai lebih rasional, realistis, dan mudah diterapkan dalam menentukan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan sesuai dengan aktivitas pelayanan yang dilakukan. Dengan penerapan metode WISN, rumah sakit dapat mengetahui keseimbangan antara jumlah tenaga kefarmasian dengan beban kerja yang ada sehingga dapat meminimalisir terjadinya kekurangan maupun kelebihan tenaga kerja. Oleh karena itu, analisis kebutuhan tenaga kefarmasian menggunakan metode WISN penting dilakukan guna meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian serta mendukung tercapainya tujuan pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Analisis Penggunaan Bahasa Gaul Di Media Sosial Terhadap Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar: Analysis Of The Use Of Slang In Social Media On The Indonesian Language Ability Of Elementary School Students Siti Saraswati; Nabila Nur Fitria; Dwiky Nurfauzi; Ghevira Aulia Rahima; Indah Nurmahanani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11097

Abstract

Perkembangan media sosial di era digital telah membawa dampak signifikan terhadap kebiasaan berbahasa siswa sekolah dasar, khususnya dalam hal penggunaan bahasa gaul yang semakin merebak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) dampak penggunaan bahasa gaul di media sosial terhadap kemampuan berbahasa Indonesia siswa sekolah dasar; (2) peran media sosial dalam membentuk pola berbahasa siswa; serta (3) makna dan relevansi bahasa Indonesia di tengah dominasi bahasa gaul pada era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif, melalui seleksi dan sintesis terhadap 10 artikel ilmiah nasional yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2026 dan terindeks di basis data Google Scholar serta Sinta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan intensif terhadap bahasa gaul melalui platform seperti TikTok, Instagram, dan WhatsApp berdampak negatif terhadap penguasaan kosakata baku dan akurasi struktur kalimat formal siswa, meskipun di sisi lain turut mendorong kreativitas linguistik. Media sosial terbukti memiliki peran multidimensional dalam membentuk pola berbahasa siswa, namun bukan satu-satunya faktor penentu, karena lingkungan keluarga, teman sebaya, dan kualitas pendidikan juga berpengaruh besar. Selain itu, ditemukan adanya kesenjangan antara kompetensi literasi formal yang diajarkan di sekolah dengan praktik berbahasa digital siswa sehari-hari, sehingga pembelajaran bahasa Indonesia kerap dianggap sekadar formalitas kurikulum. Penelitian ini menegaskan perlunya integrasi literasi digital dalam pembelajaran bahasa Indonesia serta sinergi antara guru, orang tua, dan pemangku kebijakan guna membangun ekosistem berbahasa yang seimbang bagi siswa di era digital.
Peran Guru Dalam Memahami Dan Mengoptimalkan Perkembangan Akademik, Sosial, Dan Emosional Peserta Didik Di Sekolah Dasar: The Role Of Teachers In Understanding And Optimizing The Academic, Social, And Emotional Development Of Students In Elementary Schools Alvin Muhammad Fauzi; Thalytha Majma Tsaqifa Taftazaani; Luthfiana Puspa Dewi; Rita Nuraeni; Siti Saraswati; Wina Mustikaati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam memahami dan mengoptimalkan perkembangan akademik, sosial, dan emosional peserta didik di Sekolah Dasar. Mengingat pentingnya pendidikan dasar sebagai fondasi perkembangan anak, peran guru menjadi sangat krusial dalam menyeimbangkan ketiga aspek tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru kelas dan penyebaran angket kepada 24 siswa di salah satu SD Negeri di Purwakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah memahami karakteristik individual siswa melalui minat, keaktifan, dan gaya belajar. Optimasi perkembangan dilakukan melalui penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi, asesmen diagnostik, serta penyesuaian metode pembelajaran seperti tutor sebaya dan kerja kelompok heterogen. Secara sosial, guru berperan dalam membangun interaksi melalui pengaturan ruang kelas yang dinamis. Meskipun guru telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, tantangan tetap ada pada tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang masih bervariasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sebagai fasilitator yang peka terhadap kebutuhan psikososial dan akademik siswa merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembelajaran yang menyeluruh dan bermakna.
Uji Hedonik dan Mutu Gizi Barongko Dengan Subtitusi Kacang Hijau dan Daun Kelor sebagai Alternatif Makanan Tambahan Ibu Hamil KEK: Hedonic Test and Nutritional Quality of Barongko with Mung Beans and Moringa Leaves as an Alternative Supplementary Food for Pregnant Women with KEK Irna Yuliani; Hijrah Asikin; Faramitha
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11107

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan di Indonesia dan dapat bermula sejak masa kehamilan, terutama pada ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK). Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan makanan tambahan berbasis pangan lokal yang bergizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu gizi, tingkat penerimaan, dan menentukan formulasi terbaik produk barongko dengan substitusi kacang hijau dan daun kelor sebagai alternatif makanan tambahan bagi ibu hamil KEK. Penelitian ini merupakan eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga formulasi (F1, F2, F3) dengan perbedaan proporsi pisang kepok, kacang hijau, dan daun kelor. Uji hedonik dilakukan oleh 30 panelis semi-terlatih terhadap aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis, sedangkan penentuan formulasi terbaik menggunakan metode indeks efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan gizi meningkat seiring dengan penambahan kacang hijau dan daun kelor, dengan formulasi F3 memiliki nilai tertinggi untuk energi (171,91 kkal), protein (5,75 g), zat besi (1,88 mg), dan vitamin C (5,50 mg) per 100 gram. Uji organoleptik menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p>0,05) pada seluruh parameter. Namun, berdasarkan indeks efektivitas, formulasi F3 (50:35:15) menjadi yang terbaik dengan nilai 0,925. Disimpulkan bahwa barongko dengan substitusi kacang hijau dan daun kelor, khususnya formulasi F3, berpotensi sebagai alternatif makanan tambahan yang bergizi dan dapat diterima untuk ibu hamil KEK dalam upaya pencegahan stunting.
Pengaruh Pengendalian Gulma Terhadap Efisiensi Pnggunaan Air Pada Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.): The Effect of Weed Control on Water Use Efficiency in Oil Palm (Elaeis guineensis Jacq.) Herkulanus Riki; Muhammad Nur Kholis; Arjuna Wisesha; Sopyan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11108

Abstract

engendalian gulma adalah salah satu faktor penting dalam meningkatkan efisiensi pemakaian air pada budidaya kelapa sawit. Keberadaan gulma di lahan perkebunan dapat mendatangkan persaingan yang besar terhadap tanaman utama, terutama dalam penggunaan air tanah, unsur hara, dan cahaya. Situasi ini bisa mengurangi ketersediaan air untuk tanaman kelapa sawit sehingga menghalangi proses fisiologis yang seperti fotosintesis dan transpirasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengendalian gulma terhadap efisiensi pemakaian air pada tanaman kelapa sawit. Metode penelitian dilakukan dengan membandingkan kondisi lahan yang mengalami pengendalian gulma secara intensif dengan lahan tanpa pengendalian gulma. Parameter yang diperhatikan meliputi water use efficiency (WUE), laju transpirasi tanaman, dan kandungan air tanah. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengendalian gulma dengan efisiensi penggunaan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian gulma yang efektif dapat meningkatkan nilai WUE pada tanaman kelapa sawit. Selain itu, laju transpirasi tanaman cenderung lebih stabil dan optimal pada lahan yang bebas gulma, sementara kadar air tanah lebih terjaga dibandingkan dengan lahan yang tidak dilakukan pengendalian gulma. Ini menunjukkan bahwa pengurangan persaingan air oleh gulma memberikan dampak positif terhadap ketersediaan air untuk tanaman utama. Dengan demikian, pengendalian gulma tidak hanya membantu dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas kelapa sawit, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi pemakaian air dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya lahan.
Penggunaan AI dalam Analisis Perilaku Digital untuk Prediksi Gangguan Mental: The Use of AI in Digital Behavior Analysis for Predicting Mental Disorders Atikah Cahayani Muharram; Rahmadia Siti Meisyarah; Raden Roro Rianti Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11109

Abstract

Perkembangan teknologi digital menyebabkan meningkatnya penggunaan smartphone dan media sosial yang menghasilkan jejak digital dalam jumlah besar. Jejak digital tersebut dapat mencerminkan pola aktivitas, interaksi sosial, penggunaan bahasa, serta perubahan perilaku individu. Dalam bidang kesehatan mental, artificial intelligence (AI) berpotensi digunakan untuk menganalisis perilaku digital sebagai indikator awal gangguan mental, seperti depresi, kecemasan, gangguan bipolar, psikosis, dan risiko bunuh diri. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan AI dalam analisis perilaku digital untuk prediksi gangguan mental, termasuk jenis data yang digunakan, metode analisis, temuan penelitian terdahulu, kelebihan, keterbatasan, serta isu etik dalam penerapannya. Penulisan ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang relevan mengenai AI, digital phenotyping, machine learning, natural language processing, perilaku digital, dan prediksi gangguan mental. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku digital, baik berupa data aktif maupun pasif, dapat digunakan sebagai indikator kesehatan mental. Data aktif meliputi laporan suasana hati, kuesioner psikologis, dan jurnal emosi, sedangkan data pasif mencakup pola penggunaan smartphone, mobilitas, aktivitas media sosial, pola tidur, serta bahasa dalam komunikasi daring. AI melalui machine learning, deep learning, dan natural language processing mampu mengidentifikasi pola perilaku digital yang berhubungan dengan gangguan mental. Model multimodal yang menggabungkan data teks, sensor smartphone, aktivitas digital, dan pola temporal cenderung memiliki kemampuan prediksi yang lebih baik dibandingkan model yang hanya menggunakan satu jenis data. AI memiliki potensi besar dalam mendukung deteksi dini, prediksi risiko, dan pemantauan gangguan mental secara objektif, cepat, dan berkelanjutan. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan validitas klinis, interpretabilitas model, bias algoritma, serta isu privasi dan keamanan data. Oleh karena itu, AI sebaiknya digunakan sebagai alat bantu yang tetap dikombinasikan dengan penilaian profesional tenaga kesehatan.
Penyelesaian Sengketa Hak Cipta Motif Batik Kagano Melalui Mediasi: Studi Empiris Di Kementerian Hukum Kantor Wilayah Bengkulu : Resolving The Kagano Batik Motif Copyright Dispute Through Mediation: An Empirical Study At The Ministry Of Law, Bengkulu Regional Office Anggita Syarah Salsabila1, Ashibly2, Marlinah3 Anggita Syarah Salsabila anggi; Ashibly; Marlinah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.11122

Abstract

Penelitian ini membahas penyelesaian sengketa hak cipta motif Batik Kagano melalui mediasi di Kementerian Hukum Kantor Wilayah Bengkulu. Sengketa terjadi karena adanya penggunaan, produksi, dan penjualan motif Batik Kagano tanpa izin oleh pihak konveksi, yang merugikan pencipta secara moral dan ekonomi sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan socio-legal melalui wawancara dan studi literatur hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi dilakukan melalui tahapan pelaporan, verifikasi, penunjukan mediator dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), hingga tercapainya kesepakatan damai. Mediasi dinilai efektif dan efisien karena mampu memberikan kepastian hukum melalui berita acara kesepakatan yang mengikat para pihak. Namun, pelaksanaan mediasi masih menghadapi hambatan, seperti terbatasnya jumlah mediator bersertifikat di daerah dan perbedaan kepentingan para pihak dalam menentukan ganti rugi. Penelitian menyarankan peningkatan kapasitas SDM dan sosialisasi hak cipta.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 6: Juni 2026 Vol. 9 No. 5: Mei 2026 Vol. 9 No. 4: April 2026 Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue