cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
ANALISIS PENGUNAAN ARANG BIJI DURIAN DAN ARANG BIJI SALAK TERHADAP KUALITAS AIR Akram Muhsinin; Budiman Budiman; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.307 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.790

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok untuk kelangsungan hidup manusia terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan air dalam tubuh, contohnya sebagai air minum. Tidak semua air dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan, karena banyak terjadi pencemaran yang diakibatkan oleh manusia dan alam. Air yang dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga adalah air yang memenuhi standar kualitas air bersih. Biji durian dan biji salak merupakan bahan yang memiliki sifat adsorb apabila bentuknya diubah menjadi arang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan arang biji durian dan arang biji salak terhadap kualitas air.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian dilakukan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu. Penelitian dilakukan pada bulan April-Mei 2019.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan arang biji durian terhadap sampel air sungai mempu menurunkan pH semula 6,9 menjadi 6,7, menaikkan jumlah ion semula 861 mg/L menjadi 1.570 mg/L, menaikkan tegangan linstrik yang semula -4 mV menjadi 11 mV. Menaikkan jumlah padatan (TDS) semula 0,1 mg/L menjadi 435 mg/L, menaikkan kadar salinitas air yang semula 0,1 menjadi 0,4 dan manaikkan oksigen terlarut (DO) yang semula 0,1 mg/L menjadi 0,4 mg/L sedangkan utuk perlakuan dengan menggunakan arang biji salak terhadap sampel air sungai mampu menaikkan pH semula 6,9 menjadi 7,05. Menurunkan jumlah ion semula 861 mg/L menjadi 839 mg/L, menurunkan tegangan listrik yang semula -4 mV menjadi -6 mV, menaikkan jumlah padatan (TDS) semula 60,1 mg/L menjadi 414 mg/L, menaikkan kadar salinitas air yang semula 0,1 menjadi 0,4 dan menaikkan oksigen terlarut (DO) yang semula 0,1 mg/L menjadi 0,2 mg/L.Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk mencari bahan baru yang dapat digunakan sebagai arang yang memiliki kemampuan menyerap bahan-bahan kimia yang berlebihan sehingga dapat meningkatkan kadar kualitas air.Kata Kunci: Arang, biji durian, biji salak, kualitas air
Manajemen Strategi dalam Mempertahankan Bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah : Strategic Management in Maintaining Micro, Small and Medium Enterprises Business Fathul Huda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 3: MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.093 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen strategi pemasaran pada UMKM. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu studi kasus yang menghasilkan data-data deskriptif yang dituangkan dalam kata-kata. Sumber data pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dan teknik pengumpulan data pada penelitian ini penulis melakukan kunjungan langsung ke UMKM Yeyandana Store untuk melakukan wawancara pribadi dengan Pemilik Andana Septi Musdalifah. Dilengkapi dengan data-data penjualan produk beberapa tahun ke belakang. Peneliti menyimpulkan bahwa ada beberapa pembahasan yaitu bagaimana strategi yang dilakukan Yeyandana Store berdasarkan Marketing Mix 7P (Product, Promotion, Price, Place, People, Process, Physical Evidence). Strategi produk yaitu inovasi product baru bucket masker. Strategi promotion berupa potongan harga. Strategi price setiap pembelian produk mendapatkan bonus masker dan bunga yang terbuat dari kain flannel. Strategi place yaitu fleksibilitas dalam pengiriman produk sehingga dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk. Meskipun ada kendala dari segi keuangan dan bahan baku tetapi Yeyandana Store masih bisa menemukan solusi dan alternatifnya yaitu dengan mengelola keuangan dan menggunakan bahan baku secara efisien. Kemudian, solusi UMKM Yeyandana Store dalam menghadapi Covid-19 adalah dengan menjaga cash flow, melakukan inovasi produk, memaksimalkan media sosial dan layanan antar atau delivery.
HUBUNGAN ANTARA ASAP ROKOK DAN ALERGI DEBU DENGAN PENYAKIT ASMA BRONKIAL DI PUSKESMAS SINGGANI KOTA PALU Novianti Kasim; Nur Afni; Sriwahyuni Moonti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.029 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.792

Abstract

Asma sebagai kumpulan tanda dan gejala wheezing (mengi) dan atau batuk dengan karakteristik sebagai berikut; timbul secara episodik dan atau kronik, cenderung pada malam hari/dini hari (nocturnal), musiman, adanya faktor pencetus diantaranya aktivitas fisik dan bersifat reversibel baik secara spontan maupun dengan penyumbatan, serta adanya riwayat asma atau atopi lain pada pasien/keluarga, sedangkan sebab-sebab lain sudah disingkirkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara asap rokok dan alergi debu dengan kejadian asma bronkial di Puskesmas Singgani Kota Palu. Populasi dan sampel pada penelitian ini ialah semua pasien yang berkunjung di Puskesmas Singgani Kota Palu khususnya dipoli dewasa. Sedangkan jumlah sampel pada penelitian ini adalah 96 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Dengan uji yang digunakan yaitu uji chi-square. Berdasarkan hasil uji chi-square yang dilakukan menunjukan bahwa asap rokok  memiliki hubungan dengan kejadian asma bronkial dengan nilai p value = 0,026 dan untuk alergi debu menunjukan bahwa ada hubungan dengan kejadian bronkial  dengan nilai p value = 0,000. Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa hubungan antara asap rokok dengan penyakit asma bronkial memiliki hubungan yang signifikan. Dan hubungan antara alergi debu dengan penyakit asma bronkial juga memiliki hubungan yang signifikan. Diharapkan  bagi pihak Puskesmas Singgani agar rutin melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat khususnya penderita asma bronkial tentang kebersihan lingkungan rumah dan sekitarnya.Kata Kunci: Asap Rokok, Alergi Debu, Asma Bronkial             
MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS SNGURARA KELURAHAN DUYU KOTA PALU Asi Asi; Jamaluddin Sakung; Abdul Kadri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.652 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.793

Abstract

 Masalah yang  di puskesmas, manajemen pengelolaan obat belum berjalan dengan baik, ini dikarenakan pengelolaan obat dilihat dari pengadaan obat dari dinas kesehatan tidak sesuai dengan permintaan obat yang diminta dari puskesmas dan harus membeli obat menggunakan dana jkn untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan manajemen pengelolaan obat di puskesmas sangurara kelurahan duyu kota palu.  Jenis penelitian ini adalah penelitian ini deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang yang terdiri dari kepala puskesmas, penenggung jawab apotik dan staf apotik. Hasil penelitian program pengelolaan obat puskesmas sangurara kelurahan duyu kota palu yang di dapat dari input yaitu ditinjau  perencanaan pengelolaan obat sudah paik, permintaan penelolalaan belum baik, distribusi pengelolaan sudah baik, penyimpanan pengelolaan sudah baik,pencatatan/pelaporan pengelolaan sudah baik di puskesmas sangurara kelurahan duyu kota palu. Kesimpulan penelitian ini adalah pelaksanaan program pengelolaan obat di puskesmas sangurara kelurahan duyu kota palu sudah berjalan dengan baik tetapi ditinjau bagi pihak instansi puskesmas sangurara kelurahan duyu kota palu diharapkan perlu adanya kordinasi mengenai ketersediaan obat, pendistribusian obat dari dinas kesehatan ke puskesmas sangurara kelurahan duyu kota palu.Kata Kunci: Manajemen Pengelolaan Obat, Perencanaan, Permintaan, Distribusi, Penyimpanan, Pencatatan/pelaporan.
GAMBARAN KEJADIAN DERMATITIS DI PENGUNGSIAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMONJI. Saripa Salma; Nur Afni; Mohamad Andri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.062 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.794

Abstract

Dermatitis adalah peradangan pada kulit yang menimbulkan gejala keluhan gatal. Salah satu factor penyebab dermatitis yaitu personal hygiene yang buruk. Adapun tujuan dari penelitia ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian dermatitis di pengungsian wilyah kerja Puskesmas Kamonji. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriftif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tehnik multi stage sampling, dengan jumlah responden sebanyak 94 yang tersebar di 4 titik pengungsian. Hasil penelitian menunjukah bahwa variable kebersihan handuk berada dalam kategori buruk dapat dilihat sebanyak 56 responden (59,6%) memiliki ebersihan handuk tidak baik. Kebersihan badan berada dalam kategori baik dilihat dari 74 responden (78,7%) memiliki kebersihan badan baik. CTPS berada dalam kategori baik dari 90 responden (95,7) memilki kebersihan handuk baik. Kebersihan pakaian baik dari 83 responden (88,3%). Penelitian ini menyarankan kepada pihak Puskesmas agar rutin melaksanakan penyuluhan tentang personal hygiene serta pemeriksaan kepada pengungsi agar pengungsi dapat mengetahui bagaimana cara mencegah dermatitis yang baik dan benar.Kata Kunci      : Dermatitis, Personal Hygiene, Handuk, Badan, CTPS, Pakaian
EFEKTIFITAS DAYA PROTEKSI EKSTRAK BIJI ALPOKAT SEBAGAI PENOLAK NYAMUK AEDES AEGYPTI TAHUN 2019 Aprianus Aprianus; Miswan Miswan; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.926 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.795

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara tropis di dunia yang memiliki kelembaban suhu optimal yang mendukung bagi kelangsungan hidup serangga. Serangga mempunyai peranan penting sebagai vektor (perantara) dari berbagai penyakit. Nyamuk merupakan salah satu jenis serangga yang dapat merugikan kesehatan manusia karena peranannya sebagai vektor penyakit. Beberapa jenis penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, seperti penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang ditularkan melalui nyamuk Aedes spTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas ekstrak biji alpokat (Persea americana mill) sebagai Reppelant nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen design yaitu penelitian murni dengan melakukan kegiatan percobaan (eksperimen), yang bertujuan untuk mengetahui gejala atau pengaruh yang timbul sebagai akibat dari adanya perlakuan tertentu. Hasil penelitian ini bahwa Ektraksi biji Alpokat (Persea Americana Mill) yaitu pada konsentrasi 20%  tidak efektif sebagai repellant nyamuk aedes aegypti karena mengalami penurunan daya proteksi dibawah ˂ 90 %, Ektraksi biji Alpokat (Persea Americana Mill) pada konsentrasi 40% efektif sebagai repellant nyamuk aedes aegypti karena tidak mengalami penurunan daya proteksi dibawah ˂ 90%, Ektraksi biji Alpokat (Persea Americana Mill) pada konsentrasi 60%  efektif sebagai repellant nyamuk aedes aegypti karena tidak mengalami penurunan daya proteksi dibawah ˂ 90 %, di dalam kolonisasi uji dari 25 ekor total nyamuk aedes aegypti yang di uji Berdasarkan hasil peneltian yang dilakukkan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa ektraksi biji alpokat sebagai reppelant nyamuk aedes aegypty efektif pada konsentrasi 40% dan 60%. Saran Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap konsentrasi Ektraksi biji Alpokat (Persea Americana Mill) sehingga daya tolak mampu mencapai 100%. Kata Kunci : Ekstrak, Biji Alpokat Dan Nyamuk Aedes Aegypti
FAKTOR RISIKO KEJADIAN HUMAN IMUNNODEFICIENCY VIRUS / ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROM (HIV/ AIDS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BIROMARU KABUPATEN SIGI ANCILLA M. Ningsih; Nur Afni; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v2i1.796

Abstract

        Permasalahan HIV/AIDS telah sejak lama menjadi isu bersama yang terus menyedot perhatian berbagai kalangan, terutama sektor kesehatan. Namun sesungguhnya masih banyak informasi dan pemahaman tentang permasalahan kesehatan ini yang masih belum diketahui lebih jauh oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya faktor risiko kejadian Human Imunnodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrom (HIV/ AIDS) di wilayah kerja Puskesmas Biromaru Kabupaten Sigi.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode Case Control Study. Dengan jumlah 44 sampel (22 kasus dan 22 kontrol) dengan menggunakan uji Statistik yaitu Chi – square  ( X2 ).Hasil uji statistik dengan  uji Odds Ratio menunjukan bahwa perilaku seks  berisiko merupakan faktor risiko terhadap kejadian HIV/AIDS dengan nilai OR 34,000 >1, penggunaan narkoba jarum suntik merupakan faktor risiko terhadap kejadian HIV/AIDS dengan nilai OR 3,316>1 dan infeksi menular seksual merupakan faktor risiko terhadap kejadian HIV/AIDS dengan nilai OR 2,100 > 1Kesimpulan dalam penelitian ini dengan menggunakan uji Odds Ratio menunjukkan bahwa perilaku seksual berisiko merupakan faktor risiko kejadian HIV/AIDS,  Penggunaan narkoba jarum suntik merupakan faktor risiko terhadap kejadian HIV/AIDS dan infeksi menular seksual merupakan faktor risiko terhadap kejadian HIV/AIDS.  Saran dalam penelitian ini adalah bagi petugas Puskesmas Biromaru Kabupaten Sigi untuk lebih meningkatkan penyuluhan tentang faktor risiko dalam mencegah HIV/AIDS dengan menganjurkan penggunaan kondom jika ingin melakukan hubungan seksual, serta untuk masyarakat untuk lebih meningkatkan pola hidup sehat dan mencegah faktor pencetus dan merubah gaya hidup yang dapat menyebabkan HIV/AIDSKata Kunci:  Perilaku Seks berisiko, Penggunaan Narkoba Jarum Suntik, Infeksi Menular Seksual, Kejadian HIV/AIDS
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GEJALA KELELAHAN MATA PADA OPERATOR KOMPUTER DI DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROVINSI SULAWESI TENGAH Srilailun K. Naota; Nur Afni; Sriwahyudin Moonti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.234 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.797

Abstract

Penggunaan komputer saat bekerja sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia secara luas. Di samping member kemudahan bagi proses produksi, tentunya akan meningkatkan efek samping yang tidak dapat dielakkan yaitu bertambahnya ragam bahaya pada pengguna teknologi itu sendiri. Penggunaan computer dalam waktu yang lama dapat menyebabkan astenopia atau kelelahan mata. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktoryang berhubungan dengan gejala kelelahan mata pada operator komputer di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Provinsi Sulawesi Tengah. Jumlah sampel 40 orang dengan menggunakan total populasi,  dan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan usia dengan gejala kelelahan mata pada operator komputer dengan nilai p=0,029<0,05. Tidak ada hubungan intensitas pencahayaan monitor dengan gejala kelelahan mata pada operator komputer dengan nilai p=0,090>0,05. Ada hubungan jarak monitor dengan gejala kelelahan mata dengan nilai p 0,050=0,05. Tidak ada hubungan lamanya paparan dengan gejala kelelahan mata pada operator komputer dengan nilai p=0,062>0,05. Ada hubunganlama masa kerja dengan gejala kelelahan mata pada operator komputer di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Provinsi Sulawesi Tengah dengan nilai p=0,002<0,05. Kesimpulan ada hubungan usia dengan gejala kelelahan mata pada operator komputer karena faktor usia responden, tidak ada hubungan intesitas cahaya dengan gejala kelelahan mata karena pencahayaan memenuhi syarat, ada hubugan jarak monitor dengan gejala kelelahan mata karena intesitas pencahayaan monitor terlalu terang, tidak ada hubungan lamanya paparan dengan gejala kelelahan mata karena lama paparannya baik, dan ada hubungan lama masa kerja dengan gejala kelelahan mata pada operator komputer karea disebabkan faktor lain.   Kata kunci            : Faktor Lain, Kelelahan Mata, Operator Komputer
HUBUNGAN PELAYANAN PETUGAS DAN KETERSEDIAAN FASILITAS DENGAN KEPUASAN PASIEN DI POLI UMUM PUSKESMAS DOLO KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI Ranti Iwan; Sudirman Sudirman; Rosnawati Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.204 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.798

Abstract

Salah satui ndikator keberhasilan pelayanan kesehatan di puskesmas adalah. Kepuasan pasien adalah perasaan kecewa maupun senang yang muncul setelah membandingkan kinerja produk yang difikirkan terhadap hasil yang di harapkan. Rasa puas atau tidaknya pasien adalah kesimpulan interaksi antara harapan dan hasil sesudah memakai jasa atau pelayanan yang di berikan. dan rasa puas yang tercipta dapat di sebabkan oleh beberapa faktor diantarahnya adalah pelayanan petugas, yaitu sikap petugas, keterampilan petugas, dan ketersediaan fasilitas oleh instansi kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelayanan petugas dan ketersediaan fasilitas dengan kepuasan pasien di Puskesmas Dolo Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi.Jenis penelitian ini adalah menggunakan desain observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Cara penarikan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara pelayanan petugas dengan kepuasan pasien dengan nilai P value = 0.000 (P ≤ 0,05). Dan adahnya hubungan yang bermakna antara ketersediaan fasilitas dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0.000 (P ≤ 0,05)Berdasarkan hasil penelitian di harapakan agar mempertahankan atau meningkatkan lagi kualitas pelayanan sehingga kepuasan pasien semakin meningkat lagi di tahun mendatang, serta dapat menentukan kebijakan yang tepat untuk penyempurnaan pelayanan kesehaan yang akan di berikan. Kata kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan Petugas, Ketersediaan Fasilitas
EFEKTIFITAS MIKROORGANISME LOKAL (MoL) LIMBAH NASI SEBAGAI AKTIFATOR PEMBUATAN PUPUK KOMPOS ORGANIK Sultoni Sultoni; Miswan Miswan; Andi Reza Alief Chairin Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.853 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.799

Abstract

Sampah merupakan salah satu permasalahan kompleks yang dihadapi oleh negara-negara berkembang maupun negara-negara maju di dunia, termasuk Indonesia, maka dari itu Perlunya pengolahan sampah dengan cara pembuatan kompos organik menggunakan mikroorganisme lokal limbah rumah tangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen melalui proses pengomposan sampah organik dari jenis limbah daun khususnya kakao kering dan rumput liar; peneliti ingin mengetahui efektifitas MoL dari limbah nasi sebagai aktifator pembuatan pupuk kompos organik. Hasil yang didapatkan bahwa dengan waktu 3 minggu penggunaan MoL nasi belum efektif. Akan tetapi penggunaan MoL nasi masih dapat digunakan sebagai aktivator dasar proses pengomposan, tetapi membutuhkan waktu yang lebih lama dari pada penggunaan EM4. Diharap kepada masyarakat dapat memanfaatkan limbah organik seperti nasi untuk dibuat menjadi MoL dan limbah organik daun-daunan untuk dimanfaatkan menjadi pupuk kompos, dengan hal itu dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang dapat menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan. Kata Kunci: Mikroorganisme lokal, sampah organik, kompos organic

Page 31 of 280 | Total Record : 2794


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue