cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
FAKTOR RISIKO KEJADIAN ISPA PADA ANAK BALITA DI DESA LABUAN PANIMBA KECAMATAN LABUAN KABUPATEN DONGGALA. Nilam Sari; Budiman Budiman; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.523 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.754

Abstract

Rumah adalah salah satu kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia. Rumah sehat adalah rumah sebagai tempat tinggal yang memenuhi ketetapan atau ketentuan teknis kesehatan yang wajib dipenuhi dalam rangka melindungi penghuni rumah dari bahaya atau gangguan kesehatan Seperti penyakit ISPA yang disebabkan bakteri Streptococcus pneumonia.Tujuan penelitian ini diketahuinya faktor Risiko kejadian ISPA pada anak  balita di Desa Labuan Panimba Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Penelitian ini merupakan penelitian survey Analitik dengan rancangan studi case control. Semua populasi di jadikan sampel yaitu 36 anak balita dan jumlah sampel dalam penelitian ini 18 kasus ditambah dengan 18 control sehingga total sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 anak balita.Hasil penelitian dengan uji Odd Ratio menunjukkan bahwa Ventilasi bukan merupakan faktor protektif  kejadian ISPA dengan nilai OR = 0,200 < 1, Pencahayaan merupakan faktor risiko kejadian ISPA dengan nilai OR =4,000  > 1,  dan Kelembaban merupakan faktor risiko dengan efek mempunyai hubungan kejadian ISPA dengan nilai OR =10,000  > 1.Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pencahayan dan kelembaban merupakan faktor risiko kejadian ISPA sehingga di sampaikan kepada masyarakat untuk memerhatikan kondisi rumahnya supaya tidak menjadi faktor risiko terjadinya penyakit ISPA. Kata kunci: Ventilasi, Pencahayaan, Kelembaban, Kejadian ISPA
UJI PERBANDINGAN KEMASAN BERPORI DAN TIDAK BERPORI PADA BAHAN PANGAN BUAH DAN SAYUR Adriyanto Adriyanto; Budiman Budiman; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.273 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.755

Abstract

Pengawetan dengan suhu rendah bertujuan untuk memperlambat atau menghentikan metabolisme.Hal itu terjadi karena dapat menyerap dan meningkatkan kinerja bahan, berdifusi ke produk dan proses migrasi serta memperpanjang masa simpan bahan yang dikemas. Namun, kerusakan pada buah dan sayur dipengaruhi oleh faktor alamiah dan lingkungan pada pengemasan. Tujuan penelitian ini diketahuinya perbandingan kemasan berpori dan tidak berpori pada bahan pangan sayur.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan membandingkan kemasan berpori dan tidak berpori sebagai wadah untuk menghambat pertumbuhan bakteri atau pembusukan bahan pangan di suhu rendah. Data disajikandalam bentuk tabel dan narasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kemasan berpori sayur pada hari ke lima mengalami  kerusakan meliputi sawi,  kubis  dan kacang panjang, sedangkan pada kelompok kontrol mengalami kerusakan pada hari ke dua. Pada kemasantidak berpori pada sayur mulai mengalami kerusakan pada hari ke tujuh, yaitu kacang panjang, sedangkan kelompok kontrol mengalami kerusakan hari ke dua.Kesimpulan dari penelitian ini adalah keadaan buah dan sayur pada kemasan berpori lebih tahan lama dari pada kemasan tidak berpori.  Disarankan agar masyarakat dapat menggunakan kemasan yang cocok dengan bahan yang dikemas dan  peneliti lain melanjutkan penelitian  dengan metode dan variable yang berbeda.Kata kunci: Kemasan Berpori, Tidak Berpori, Buah, Sayur
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PENGGUNAAN APD PADAPEKERJA KASUR DI DESA DALAKA KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA. Nurzaidah Nurzaidah; Miswan Miswan; Mohamad Andri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.551 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.756

Abstract

Alat Pelindung Diri adalah alat-alat yang dipakai untuk melindungi perorangan dari bahaya yang ditimbulkan oleh pekerjaan yang dilakukannya. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui Hubungan Pengetahuan dan sikap dengan Penggunaan APD Pada Pekerja Kasur  di Desa Dalaka Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala.Penelitiansurvei analitik dengan pendekatan cross sectional study digunakan untuk mengukur  variabel independen dan dependen secara bersamaan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap pada pekerja kasur. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik (simple random sampling) yang berjumlah 68 responden.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan denganpenggunaan APD dengan nilai ρ value = 0,000 nilai α= 0,05 dan ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan penggunaan APDdengan nilai ρ value = 0,000 nilaiα= 0,05.Penelitian ini menyarankan kepada instansi agar lebih meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat.Kata Kunci: Pengetahuan dan Sikap Pekerja Kasur Dengan Penggunaan APD.
KARAKTERISTIK SANITASI LINGKUNGAN KAWASAN KUMUH DI KELURAHAN BIROBULI UTARA KECAMATAN PALU SELATAN Asmila Asmila; Miswan Miswan; Hamidah Hamidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.166 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.757

Abstract

Peraturan Presiden nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2015-2019 mengamanatkan pembangunan dan pengembangan kawasan perkotaan melalui penanganan kualitas lingkungan pemukiman yaitu  peningkatan kualitas permukiman kumuh, pencegahan tumbuh kembangnya permukiman kumuh baru, dan penghidupan yang berkelanjutan. Syarat dasar sanitasi lingkungan antara lain : ketersediaan sarana air bersih, kepemilikan jamban, kepemilikan SPAL, dan kepemilikan Tempat sampah. Tujuan penelitian adalah mengetahui karakteristik sanitasi lingkungan kawasan kumuh di kelurahan Birobuli Utara kecamatan Palu Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang merupakan survey primer melalui lembar observasi. Pengambilan sampel menggunakan tehnik random sampling yang berjumlah 97 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki sarana air bersih sebesar 66 responden, memiliki jamban 75 responden, memiliki SPAL 97 responden, dan memiliki tempat sampah sebanyak 90 responden. Kesimpulan dalam penelitian ini didapatkan dari empat sarana sanitasi yang ditinjau masih ada responden yang mengakses sarana yaitu sarana air bersih dan jamban. Saran dalam penelitian ini diharapkan bagi instansi terkait puskesmas agar memberikan penyuluhan kepada warga yang ada di Birobuli Utara tentang penerapan sarana sanitasi dasar sesuai aturan/standar kesehatan. Kata Kunci : Kepemilikan Sarana Air bersih, jamban, SPAL, tempat sampah
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN KEBIASAAN MINUM OBAT PENDERITA KUSTA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEBITI KECAMATAN TOGEAN KABUPATEN TOJO UNA-UNA Indra Indra; Andi Bungawati; Hamidah Hamidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.97 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.758

Abstract

Penyakit kusta adalah penyakit menular yang menahun dan disebabkan oleh kuman kusta (mycobacterium leprae) yang menyerang saraf tepi, kulit, mukosa mulut, saluran pernapasan bagian atas, system retikuoendotelial, mata, otot, tulang, dan testis kecuali susunan saraf pusat. Penyakit kusta yang tidak berjalan dengan baik dikarenakan dengan keterlambatan deteksi dini penderita kusta. Personal hygiene adalah suatu kebersihan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan kebiasaan minum obat penderita kusta di Wilayah Kerja Puskesmas Lebiti Kecamatan Togean Kabupaten Tojo Una-una.Jenis penelitian ini adalah  penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional studi yang digunakan untuk mengukur variabel independen dan variabel dependen secara bersamaan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan kebiasaan minum obat penderita kusta. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampling jenuh/total sampling yang berjumlah 34 responden.Uji chi square menunjukkan bahwa hubungan personal hygiene dengan penderita kusta dengan nilai ρ value = 0.596 atau ρ value >0.05 tidak ada hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan penderita kusta. Sedangkan kebiasaan minum obat dengan penderita kusta ρ value = 0.001 atau ρ value α < = 0.05 ada hubungan yang signifikan antara kebiasaan minum obat dengan penderita kusta.Kesimpulan penelitian ini menyarankan kepada pemegang program kusta agar tetap memberikan penyuluhan tentang personal hygiene, penyuluhan penyakit kusta dan akibat bila tidak patuh minum obat kepada penderita patuh/biasakan minum obat dengan bahasa yang mudah dimengerti/dipahami oleh penderita.Kata Kunci: Personal hygiene, kebiasaan minum obat, penderita Kusta 
UJI KANDUNGAN BAKTERIOLOGI PADA SUMBER AIR BERSIH DI WILAYAH PENGUNGSIAN BENCANA KOTA PALU Zen Zen; Budiman Budiman; Zhanz Tasya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.927 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.775

Abstract

Air merupakan komponen yang sangat dibutuhkan pada saat terjadinya bencana. Makhluk hidup dimuka bumi ini tidak dapat terlepas dari kebutuhan akan air.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan Bakteriologi pada sumber air bersih di lokasi pengungsian bencana alam di Kota Palu tahun 2019. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif, metode penelitian pendekatan observasional dalam penelitian ini peneliti akan menggambarkan kualitas air bersih secara bakteriologis dengan melakukan uji bakteriologis.Hasil penelitian ditemukan bahwa sampel air bersih yang ada di pengungsian petobo adalah total coliform berjumlah 4 MPN/100 ml dan E. Coli 4 MPN/100 ml, pengungsian balaroa total coliform berjumlah > 2.400 MPN/100 ml dan E. Coli 210 MPN/100 ml, kemudian pengungsian kampunglere total coliform berjumlah 210 MPN/100 ml dan E. Coli 150 MPN/100 ml. Kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan air bersih pada sumber adalah  di lokasi Sumber air sungai uve ntumbu jumlah total colfrom > 2.400 MPN/100 ml dan E. Coli 210 MPN/100 ml, kemudian pada lokasi pengolahan air bersih (Camp PMI)  total coliform 23 MPN/100 ml dan E. Coli 16 MPN/100 ml.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, dapat disimpulkan bahwa air bersih dan sumber air bersih yang di distribusikan ke lokasi-lokasi pengungsian belum memenuhi syarat kesehatan. Saran, sebaiknya dalam pengolahan air bersih, pihak PMI atau pihak yang bertanggung jawab dalam pengolahan air, lebih memperhatikan atau selalu mengontrol jumlah konsentrasi klorin pada air bersih setiap kali akan melakukan pendistribusian. Kata Kunci : Bakteriologi air bersih, Pengunsian.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PERILAKU KECAMATAN BAOLAN KABUPATEN TOLITOLI Suci Indah Sari; Munir Salham; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.142 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.776

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat adalah upaya untuk memberikan informasi dan malakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku. melalui pendekatan pimpinan, bina suasana dan pemberdayaan masyarakat sehingga masyarakat dapat menerapkan cara-cara hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat Desa Buntuna Kecamatan Baolan Kabupaten ToliToli. Metode yang digunakan adalah kualitataif yaitu penelitian yang menganalisis secara mendalam pada masyarakat Desa Buntuna di lihat melalui Aspek Gizi, Aspek KIA, Aspek Kesling, dan Aspek Gaya Hidup. Informan di tentukan dengan tekhnik purposive (pemilihan informan berdasarkan kriteria) yaitu sebanyak 8 informan. Persepsi masyarakat terhadap program Gizi, KIA, Kesling dan Gaya Hidup di Desa Buntuna yaitu programnya sudah ada namun masyarakat masih belum menerima dan kurang mengerti dengan program tersebut. Hal ini berkaitan dengan sosialisasi oleh petugas kesehatan masih belum merata di lakukan di wilayah tersebut. Diharapkan bagi pemerintah dan instansi kesehatan dapat mengoptimalkan sosialisasi PHBS secara keseluruhan dan berkelanjutan demi mencapai pelayanan kesehatan yang maksimal. Kata Kunci: Persepsi, PHBS.
PERILAKU IBU HAMIL TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA TRADISIONAL PADA PERSALINAN DI DESA BOSAGON KECAMATAN ONGKA MALINO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Nur Afni Imbran; Munir Munir; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v2i1.777

Abstract

kesehatan yang memadai sesuai kebutuhan masyarakat agar dapat mengurangi angka kematian ibu dan anak dalam proses persalinan. Namun pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak ditemukan di masyarakat pemanfaatan tenaga penolong persalinan non medis, tentu dengan bermacam-macam alasan yang ada di masyarakat. Salah satu alsannya adalah penggunaan media-media tradisional pada proses persalinan yang dipercaya turun temurun dapat mempermudah proses persalinan. Olehnya mayoritas masyarakat Desa Bosagon lebih memanfaatkan tenaga penolong persalinan tradisional dibanding tenaga kesehatan medis. Desain dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan wawancara mendalam dan pengamatan, dengan jumlah informan sebanyak 5 orang terdiri dari 4 orang ibu yang memanfaatkan tenaga penolong persalinan tradisional dan 1 orang dukun bayi di Desa Bosagon.Tahun 2018-2019 sebanyak 7 ibu melahirkan dan 10 ibu hamil. 5 dari 7 ibu melahirkan masih memanfaatkan tenaga penolong persalinan dan menggunakan media tradisional dalam persalinan disebabkan oleh pengetahuan yang lebih banyak diterima dari dukun bayi dibanding tenaga kesehatan, kemudian sikap yang menerima penggunaan media tradisional dalam persalinan berdasarkan pengetahuan yang diterima dari hasil pengindraan terhadap lingkungannya. Dan faktor kepercayaan yang telah terpelihara ditengah masyarakat yang juga mempengaruhi perilaku ibu terhadap penggunaan media tradisional pada proses persalinan. Saran penelitian ini adalah diharapkan bagi tenaga kesehatan setempat untuk lebih mensosialisasikan terkait pertolongan persalinan yang tepat sesuai aturan kesehatan kepada masyarakat sehingga masyarakat mampu memperoleh informasi yang lebih luas tentang pertolongan persalinan yang seharusnya mereka dapatkan dari tenaga kesehatan.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Kepercayaan, Perilaku Ibu Hamil.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE DI PENGUNGSIAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTOLOAN Sri Wulandari; Miswan Miswan; Nur Rismawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.087 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.778

Abstract

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di Indonesia, karena masih sering timbul dalam bentuk KLB (Kejadian Luar Biasa) dan sering disertai kematian yang tinggi, di Sulawesi Tengah khususnya di Wilayah Kerja Puskesmas Pantoloan dalam kurun waktu 1 tahun ada satu orang balita meninggal dunia, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hubungan kondisi fisik air, kebiasaan cuci tangan, dan kepemilikan sarana pembuangan sampah dengan kejadian diare di pengungsian wilayah kerja puskesmas pantoloan.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini observasional bersifat analitik dengan pendekatan restrospektif menggunakan metode case control dimana pengambilan data variabel akibat (dependen) dilakukan terlebih dahulu kemudian diukur variabel sebab yang telah terjadi pada waktu yang lalu.Berdasarkan hasil uji chi-square yang di lakukan menunujukkan bahwa kondisi fisik air dengan kejadian diare di peroleh p value = (0) artinya kondisi fisik air tidak ada hubungan antara kejadian diare, sementara mencuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare di peroleh p value = 0.001  artinya mencuci tangan pakai sabun ada hubungan antara kejadian diare, dan kepemilikan sarana tempat pembuangan dengan kujadian diare di peroleh p value = 0,194 artinya kondisi fisik air tidak ada hubungan antara kejadian diare.Di tujukan bagi pihak Puskesmas Pantoloan agar meningkatkan sosialisasi melalui penyuluhan mengenai sanitasi lingkungan dan (PHBS) perilaku hidup bersih dan sehats yang baik agar dapat mencegah terjadinya penyakit diare.Kata Kunci: Kondisi fisik air, Cuci tangan, Tempat sampah, Diare
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BIROBULI KOTA PALU Grevi Mila Kamelia Manopo; Firdaus J. Kunoli; Eka Prasetia Hati Baculu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.342 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.779

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di dalam arteri. Penyakit ini sering disebut  dengan pembunuh diam-diam (silent killer), karena penderita hipertensi tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Birobuli Kota Palu.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional study yang dalam pelaksanaannya baik variabel bebas (independent) naupun variabel terikat (dependent) dilakukan secara bersamaan dalam waktu yang sama. Sampel dalam penelitian ini dihitung berdasarkan rumus Lameshhow estimasi proporsi populasi tidak diketahui dan mendapatkan hasil 96 sampel.Berdasarkan hasil uji chi-square yang dilakukan menunjukkan bahwa pengetahuan tidak memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi dengan nilai p value = 0,179 begitupun dengan sikap tidak memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi dengan nilai p value = 0,645 dan untuk pola makan menunjukan bahwa ada hubungan dengan kejadian hipertensi  dengan nilai p value = 0,001.Diharapkan bagi pihak Puskesmas Birobuli agar rutin melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat khususnya penderita hipertensi tentang pengaruh gaya hidup dalam hal ini pola makan yang tidak sehat yang berefek pada peningkatan tekanan darah. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Pola Makan, Hipertensi

Page 29 of 280 | Total Record : 2794


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue