cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,797 Documents
Pemberlakuan Hukum Positif terhadap Perlindungan Hukum bagi Anak Angkat Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 Tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak: Implementation of Positive Law for the Legal Protection of Adopted Children Based on Government Regulation Number 54 of 2007 concerning the Implementation of Adoption Supena Diansah; Herwantono; Muktar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i11.4344

Abstract

Dalam hal ini pengangkatan anak atau yang dikenal dengan adopsi merupakan tindakan untuk mengakui bahwa anak tersebut sebagai anaknya sendiri dimana dari segi kedudukan dan menjadi munculnya hubungan sedarah. Pengangkatan anak bertujuan untuk kepentingan terbaik bagi anak dalam rangka mewujudkan kesejahteraan anak dan perlindungan anak, yang dilaksanakan berdasarkan adat kebiasaan setempat dan ketentuan peraturan perundang-undangan hal ini tentunya untuk melidungi anak karena pada dasarnya pertimbangan dalam pengangkatan anak ini tidak memutuskan hubungan darah antara anak yang diangkat dengan orang tua kandungnya. Calon orang tua angkat pun harus seagama dengan calon anak angkat, agar orang tua angkat dapat mendidik dan membina anak angkat. Anak merupakan titipan dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga melekat kepada harkat dan martabat manusia dimana terdapat hak-hak asasi yang sama dengan individu laiannya. Pengangkatan anak merupakan perbuatan hukum sebagaimana yang terdapat dalam Pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak.
Penegakan Hukum terhadap Penyalahgunaan Narkoba yang Dilakukan oleh Anak Berdasarkan Perspektif Kriminologi (Studi Kasus NO. 20/PID.SUS.ANAK/2021/PN.CBN): Law Enforcement of Drug Abuse Perpetrated by Children Based on a Criminological Perspective (Case Study NO. 20/PID.SUS.ANAK/2021/PN.CBN) Supena Diansah; Muktar; Herwantono
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i11.4345

Abstract

Penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh anak berdasarkan kriminologi. status kedudukan anak berdasarkan kriminologi berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan oleh Anak berdasarkan sudut pandang kriminologi Teori Kontrol Sosial (Social Control Theory) Landasan berpikir teori ini adalah tidak melihat individu sebagai orang yang secara intriksik patuh pada hukum, namun menganut segi pandangan antitesis di mana orang harus belajar untuk tidak melakukan tindak pidana. Dasar Pertimbangan Hakim meninjau dari ketentuan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pada Pasal 1 ayat (2) serta melihat fakta persidangan dan pertimbangan dari psikologis anak. Kriminologi Teori Kontrol Sosial (Social Control Theory) dengan konsep tidak melihat individu sebagai orang secara intriksik patuh pada hukum, namun melihat secara antitesis untuk tidak melakukan tindak pidana mengembangkan larangan-larangan ke dalam terhadap perilaku melanggar hukum dan memperhatikan mempertimbangkan fakta-fakta di persidangan dihubungkan dengan persesuaian Jaksa Penuntut Umum, mempertimbangkan hal-hal yang memberatan dan meringankan, mempertimbangkan Pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Permenkes RI No. 5 tahun 2020 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.
Asuhan Keperawatan Keluarga pada Ny. B Yang Menderita "Hipertensi" dengan Masalah Penurunan Koping Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu: Family Nursing Care in Ny.B Surffers From” Hipertension” wit the Problem of Decreasing Family Coping in the Working Area of the Kamonji Health Center, Palu City Rosanti, Shela; Rabiah; Tahir, Syaiful
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4348

Abstract

Hipertensi Adalah di dalam kondisi peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg berdasarkan dua atau lebih pengukuran pengukuran tekanan darah. Tekanan darah harus di ukur dalam posisi duduk dan berbaring. Hipertensi merupakan tekanan secara terus menerus lebih dari satu priode hal ini dapat menggakibatkan pembuluh darah semakin tingginya tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Pasien Hipertensi masalah Penurunan Koping Keluarga Intervensi Memberikan Edukasi Di Wilayah Kerja Puskemas Kamonji Kota Palu. Rencana Penulisan Karya Tulis Ilmia ini menggunakan metode deskritif dengan pendekatan studi kasus. Dimana mengambaran asuhan keparawatan pada pasien Hipertensi dengan masalah penurunan koping keluarga yang di berikan Intervensi dan Edukasi. Hasil Penelitian yang di lakukan pada Ny.B hanya ketika iya Pusing, kemudian tidak menjaga pola makan dengan baik tetapi makan makanan yang menyebabkan tekanan darah naik dan pola tidur tidak teratur. Kesimpulan hal yang bisa dilakukan untuk mencegah Hipertensi memperbaiki pola makan menjadi lebih baik, seperti mengkomsumsi makanan seimbang, dan pola tidur membaik.
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Ny. H yang Menderita Gout Arthrirtis dengan Masalah Nyeri Akut di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Kota Palu: Family Nursing Care in Ny. H Who Suffers From Arthritis with Acute Pain Problems in the Working Area of the Talise Health Center, Palu City Moh Arif; Rosita; Nur Febrianti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i12.4350

Abstract

Gout arthritis merupakan senyawa senyawa ini memiliki rumus kimia C4 H4 N4 O3 dan rasio normalnya 3,6 mg/dl dan 8,3 mg/dl. Dalam kondisi normal, asam urat tidak akan bahaya bagi kesehatan. Namun jika kelebihan (hiperurisemia) atau kekurangan (hiperurisemia) kadar asam urat plasma darah, maka akan menjadi indikasi penyakit pada tubuh manusia. Desain studi kasus yang digunakan yaitu studi kasus deskriptif, studi kasus deskritif, Populasi dalam penelitian ini adalah pasien Ny.H dengan diagnosa Gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Talise Kota Palu, sampel adalah pasien Ny.H dengan masalah nyeri akut pada khasus Gout arthritis di wilayah kerja Puskesmas Talise Kota Palu. Dari pengkajian yang dilakukan kepada Ny. H ditemukan data subyektif Ny. H mengatakan nyeri dirasakan pertama kali pada tahun 2018 sampai dengan sekarang 22 juli 2023, Ny. H mengatakan nyeri hilang timbul. data objektif didapatkan TTV, TD: 130/80 mmhg, R: 20 x/menit, N: 87 x/menit Ny.H tampak memegang kakinya dan meringis. diagnosa yang didapatkan yaitu nyeri akut pada Ny.H berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan. setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 terjadi penurunan nyeri akut pada Ny. H yaitu pada implementasi H-1 didapatkan nyeri dari skala 7 menjadi nyeri skala 6, pada implementasi H-2 didapatkan nyeri bersakala 6 turun menjadi skala 4, pada implementasi H-3 menunjukan hasil nyeri akut berskala 1. Evaluasi pelaksanaan kompres jahe menunjukan Ny. H mengatakan nyeri sudah berkurang, klien tampak tenang dan skala nyeri menjadi 1. Dengan adanya data penurunan nyeri tersebut berarti ada pengaruh dalam pemberian kompres jahe terhadap penurunan nyeri pada gout arthritis.Kesimpulan dari penelitian ini bahwa adanya penurunan nyeri setelah dilakukan kompres hangat rendaman jahe. Pada hari pertama pengkajian didapatkan hasil nyeri berskala 7 setelah dilakukan kompres hamngat rendaman jahe sampai hari ke 3 nyeri yang dirasakan berkurang menjadi skala 1.
Implementasi Senam Kaki pada Tn. B Terhadap Masalah Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus di Ruangan Seroja Rsud Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Foot Exercises in Tn. B on the Problem of Unstable Blood Glucose Levels in Diabetes Mellitus Patients in the Seroja Room At Undata Hospital, Central Sulawesi Province Nurazizah; Tahir, Syaiful; Nur Febrianti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4351

Abstract

Diabetes mellitus adalah penyakit metabolic kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (atau gula darah) yang seiring waktu menyebabkan kerusakan serius pada jantng, pembuluh darah, mata ,ginjal, dan saraf , Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitiaan deskriptif dengan pendekatan studi kasus dimana penelitian untuk mendeskripsikan atau menggambarkan bagaimana asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus tipe II di RSUD Undata provinsi Sulawesi tengah, Hasil dari pengkajian yang dilakukan pada Pasien bernama Tn.B ditemukan data subjektif Tn. B mengatakan kaki seperti ditusuk-tusuk dan klien mengeluh kakinya terasa kebas atau kesemutan objektif Tn B tampak pucat, mukosa bibir lembab. Diagnosa keperawatan pada Tn.B yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah. setelah dilakukan terapi senam kaki di H-1 didapatkan hasil kadar gula darah 432 mg/dl. Pada H-2 ditemukan hasil kadar gula darah turun menjadi 143 mg/dl. Pada H-3 menunjukan hasil kadar gula darah normal 124 mg/dl, Analisis data dilakukan penerapan menunjukan bahwa setelah dilakukan terapi senam kaki, terjadi penurunan kadar gula darah menjadi angka normal yaitu 124 mg/dl, Dari penelitian yang didapatkan bahwa pemberian terapi senam kaki dapat menurunan kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus.
Implementasi Terapi Kompres Air Hangat terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Anak dengan Masalah Hipertermi pada Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di RS Bhayangkara Palu: Implementation of Warm Water Compress Therapy to Reduce Body Temperature in Children with Hypothermic Problems in Cases of Acute Respiratory Tract Infection (ARI) at Bhayangkara Hospital, Palu Mangulu, Marsya Trputri; Nur Febrianti; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4352

Abstract

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) adalah penyakit saluran pernapasan bagian atas atau bawah. Biasanya menular, yang dapat menimbulkan berbagai penyakit mulai dari tanpa gejala hingga berat dan fatal, tergantung dari patogen penyebab, faktor lingkungan, dan faktor pejamu. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain studi kasus deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah pasien anak dengan diagnosa ISPA yang berada di RS Bhayangkara Palu, sampel adalah pasien anak dengan masalah hipertermi pada kasus ISPA di RS Bhayangkara Palu. Hasil penelitian dari pengkajian yang dilakukan kepada An.R ditemukan data subyektif keluarga pasien mengatakan An.R demam ± 4 hari, batuk, flu dan sakit ketika menelan. Data objektif suhu tubuh 38,5?, SpO2 99%, Nadi 157 x permenit, RR 26 x permenit, nampak kulit kemerahan, RBC 5.57/uL, HCT 45.3 g/dl, WBC 12.70/uL, NEU 10.30%, LYM 0.63%, MON 1.61%. Diagnosa yang di temukan pada An.R yaitu Hipertermia. Setelah dilakukan terapi kompres air hangat terjadi penurunan suhu tubuh yaitu pada implementasi H-1 didapatkan hasil suhu tubuh dari 38,5? menjadi 36,9?. pada implementasi hari ke 2 ditemukan hasil suhu tubuh dari 37,7? menjadi 36,8? dan pada implemntasi hari ke 3 menunjukkan hasil suhu tubuh normal 36,6?. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa adanya penurunan suhu tubuh setelah dilakukan kompres hangat. Pada hari petama pengkajian didapatkan hasil suhu tubuh 38,5°C. Setelah dilakukan tindakan kompres hangat sampai hari ke-3, suhu tubuh menurun menjadi 36,6°C.
Asuhan Keperawatan Keluarga pada An. Z yang Menderita Penyakit Tuberkulosis (TB): Family Nursing Care in An. Z Suffering From Tuberculosis (TB) Malewa, Faradita; Siti Yartin; Rabiah; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 3: MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i3.4353

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit menular yang disebabkan kuman Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis (TBC) saat ini masih merupakan masalah kesehatan masyarakat baik di Indonesia maupun internasional sehingga menjadi salah satu tujuan pembangunan kesehatan berkelanjutan (SDGs). Menurut Global Tuberculosis Report tahun 2021 (WHO), Indonesia berada pada peringkat ke-3 dengan penderita TBC tertinggi di dunia setelah India dan China. Secara global, diperkirakan 9,9 juta orang menderita TBC pada tahun 2020. Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Didapatkan hasil bahwa Ny. S mampu memahami dan memberikan penjelasan ulang dari Edukasi tentang proses penyakit TB paru yang disampaikan oleh peneliti. Disimpulkan bahwa Pelaksanaan pengkajian dilakukan di rumah Tn. M di jalan Datu Pamusu, Perumusan diagnosa keperawatan keluarga yang didapat hanya 1 diagnose yaitu, Defisit Pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga Tn. M dalam mengenal masalah Tuberkulosis pada An. Z, Intervensi yang di ambil pada diagnose Defisit Pengetahuan yaitu : Edukasi Proses Penyakit, Implementasi dilakukan dalam 3 kali kunjungan keluarga, dan Evaluasi keperawatan pada Keluarga Tn. M dengan diagnose keperawatan defisit pengetahuan, masalah keperawatan sudah teratasi.
Implementasi Relaksasi Otot Progresif untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut di RSUD Undata Palu: Implementation of Progressive Muscle Relaxation to Lower Blood Pressurein Patients Hypertension with Nursing Problems Acute Pain at Undata Palu Hospital H Palama, Hadi; Yulianti, Sri; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 3: MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i3.4357

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu masalah yang umum di dunia kesehatan, mengingat tingginya masalah status kesehatan dan tingginya angka kematian yang diakibatkan oleh penyakit hipertensi. Tujuan dari penulisan studi kasus ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang implementasi relaksasi otot progresif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri akut di RSUD Undata Palu. Rancangan studi kasus dalam jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk literature review untuk mengeksplorasikan teknik relaksasi otot progresif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Jenis pendekatan yang digunakan adalah wawancara dan pendekatan tindakan keperawatan yang meliputi identifikasi data hasil pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan mengevalausi teknik yang di lakukan dan menanyakan respon klien. Kesimpulannya setelah dilakukan teknik relaksasi otot progresif pada pasien dengan durasi 15-30 menit selama 3 hari berturur-turut didapatkan hasil keluhan nyeri yang dirasakan oleh pasien menurun dan tekanan darah menurun.
Implementasi Teknik Distraksi Guided Imagery Terhadap Tingkat Ansietas pada Pasien Pre Operasi Apendisitis di Rumah Sakit Umum Daerah Undata Sulawesi Tengah: Implementation of Guided Imagery Distraction Techniques on the Level of Anxiety In Pre-Patients Appendicitis Operation in A General Hospital Undata Region, Central Sulawesi Jalalludin; Yulianti, Sri; Asrum, Muhammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 3: MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i3.4358

Abstract

Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks vermiformis. Apendisitis menyebabkan nyeri abdomen akut dan memerlukan tindakan bedah segera untuk mencegah komplikasi. Penyumbatan akan menyebabkan lumen usus buntu terhambat, sehingga bakteri menumpuk di usus buntu dan menyebabkan peradangan akut dengan perforasi dan pembentukan abses. Jenis penelitian studi kasus ini yang digunakan merupakan penelitian studi kasus deskriptif dengan pendekatan desain wawancara, observasi, dan pengambilan data sekunder. Diharapkan hasil yang didapatkan oleh peneliti adalah dapat mengetahui hasil implementasi teknik destruksi guided imagery terhadap tingkat ansietas pada pasien pre operasi apendisitis. Hasil penelitian yang dilakukan pada Ny.F ditemukan hasil klien mengatakan rasa khawatir yang iya rasakan mulai berkurang dengan data objektif yaitu wajah klien nampak cemas, tanda tanda vital: TD: 120/80 mmHg, N: 70x/ menit, S:36.5 C, R:20x/menit, SpO2 : 99%. dan implementasi hari ke dua Hasil : klien mengatakan suda merasa legah dan nyaman data objektif yaitu wajah klien nampak cemas, tanda tanda vital: TD: 110/80 mmHg, N:75x/ menit, S: 36.2 C, R: 20x/menit, SpO2 : 99%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa adanya penurunan tingkat ansietas setelah di lakukan implementasi teknik distraksi guided imagery. Pada hari pertama klien mengatakan rasa khawatir yang iya rasakan suda berkurang. dan pada hari kedua di lakukan implementasi klien mengatakan suda merasa legah dan nyaman.
Implementasi Pencegahan Infeksi dengan Masalah Risiko Infeksi pada Pasien Post Operasi Apendisitis di RSUD Undata Sulawesi Tengah: Implementation of Infection Prevention with the Problem of Infection Risk in Post-Operating Appendicitis Patients at Undata Hospital, Central Sulawesi Agustian; Rosita; Febrianti, Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 3: MARET 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i3.4359

Abstract

Appendiks adalah ujung seperti jari yang kecil panjangngya kira kira 10 cm 94 inci, melekat pada sekum tepat dibawah katup ileosekal. Appendiks berisi makanan dan mengosongkan diri secara teratur ke dalam sekum. Karena pengosongannya tidak efektif dan lumennya kecil, appendiks cenderung menjadi tersumbat dan rentan terhadap infeksi.Desain studi kasus yang di gunakan merupakan studi kasus deskriptif, studi kasus deskritif adalah jenis studi yang memberikan deskritif suatu kasus tertentu, dan membutuhkan peneliti untuk memulai penelitian untuk menggunakan teori deskritif untuk menjelaskan desain penelitian secara terperinci.Hasil pengkajian yang didapatkan pada pasien bernama Tn. A mengatakan luka post op terasa panas dan terasa nyeri berskala 3, data obyektif didapatkan luka post op tampak kemerahan, bengkak, dan Tn. A tampak sulit bergerak, TTV, TD 110/70 mmhg, SpO2 98%, Nadi 84 x permenit, RR 22 x permenit, Suhu 36 ,5 ?, Tn. A mengatakan tidak ada keluarga yeng mengidap penyakit yang sama dengan Tn. A. Diagnosa keperawatan yang didapatkan pada pasien Tn.A yaitu risiko infeksi berhubungan dengan efek prosedur invasive. Setelah diterapkannya tindakan keperawatan pencegahan infeksi pada implementasi H-1 di dapatkan luka tampak kemerahan dan bengkak dan pada implementasi H-2 di dapatkan luka tampak kemerahan dan bengkak dan pada implementasi H-3 menunjukkan hasil luka membaik dan bengkak menurun. Kesimpulan dari pengkajian yang dilakukan kepada Tn. A didapatkan implementasi selama 3 hari menunjukkan hasil luka membaik dan bengkak menurun.

Page 89 of 280 | Total Record : 2797


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue