cover
Contact Name
Bramianto Setiawan
Contact Email
snhrp2021@gmail.com
Phone
+628562805580
Journal Mail Official
snhrp2021@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dukuh Menanggal XII, Dukuh Menanggal, Kec. Gayungan, Kota SBY, Jawa Timur 60234
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP)
ISSN : -     EISSN : 27765105     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) merupakan salah satu ajang mempertemukan para peneliti disemua bidang pada tingkat nasional. Tujuan diadakan kegiatan ini agar peneliti akan mampu mengembangkan jaringan sosial, bertukar pengetahuan dan membangun jaringan yang kuat antara komunitas riset Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Adi Buana
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,202 Documents
ANALISIS EFISIENSI PROSES PRODUKSI KEMBANG CUMI MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING PADA PT INDO LAUTAN MAKMUR Naufal Nur Alfian; Yunia Dwie Nurcahyanie
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan industri pengolahan pangan menuntut perusahaan untuk meningkatkan efisiensi proses produksi agar mampu menghasilkan produk berkualitas dengan biaya yang kompetitif. PT Indo Lautan Makmur merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan berbasis surimi dengan salah satu produk unggulannya adalah Kembang Cumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi proses produksi Kembang Cumi menggunakan pendekatan Lean Manufacturing serta mengidentifikasi potensi pemborosan (waste) yang terjadi selama proses produksi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan operator dan supervisor produksi, serta dokumentasi selama pelaksanaan kerja praktik. Analisis dilakukan berdasarkan prinsip Lean Manufacturing melalui identifikasi aktivitas bernilai tambah (Value Added) dan tidak bernilai tambah (Non Value Added) pada setiap tahapan proses produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi Kembang Cumi terdiri atas penerimaan bahan baku, penggilingan surimi, pencampuran bahan, pengisian casing, pemasakan, pendinginan, pemotongan, pengemasan, dan penyimpanan. Secara umum proses produksi telah berjalan sesuai prosedur perusahaan, namun masih ditemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan pemborosan, seperti waktu tunggu antarproses, perpindahan material yang relatif panjang, dan penanganan material secara manual. Penerapan prinsip Lean Manufacturing memberikan gambaran mengenai peluang perbaikan proses melalui pengurangan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah sehingga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi dan produktivitas perusahaan.
LITERATURE REVIEW PENERAPAN FLOW PROCESS CHART DAN LEAN THINKING UNTUK MENGURANGI AKTIVITAS NON-VALUE-ADDED PADA PROSES PRODUKSI KOMPONEN MESIN Andita Fitria Rahmawati; Yunia Dwie Nurcahyanie
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Flow Process Chart dan Lean Thinking dalam mengidentifikasi aktivitas non value added pada proses produksi komponen mesin di PT Abid Jaya Teknik. Metode penelitian menggunakan literature review dengan analisis terhadap artikel ilmiah periode 2021-2025 serta studi kasus berdasarkan hasil observasi di PT Abid Jaya Teknik. Analisis dilakukan melalui pemetaan aliran proses menggunakan Flow Process Chart untuk mengelompokkan aktivitas operasi, transportasi, inspeksi, delay, dan penyimpanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses produksi memiliki 12 aktivitas dengan total waktu 44 menit. Aktivitas bernilai tambah (value added activity) sebesar 72,73%, sedangkan aktivitas tidak bernilai tambah (non value added activity) sebesar 27,27% yang berasal dari perpindahan material, waktu tunggu, dan penyimpanan sementara. Penerapan prinsip Lean Thinking menunjukkan bahwa pengurangan aktivitas tidak bernilai tambah dapat dilakukan melalui perbaikan tata letak fasilitas, pengaturan aliran material, dan penyesuaian jadwal penggunaan mesin.
IMPLEMENTASI LEAN MANUFACTURING MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING (VSM) UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN PADA PROSES FINISHING PRODUK FURNITURE: LITERATURE REVIEW Laksana Damar Maulana Ridho Alamsyah; Yunia Dwie Nurcahyanie
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan yang bersaing dalam industri manufaktur dipaksa untuk meningkatkan efisiensi proses produksi dengan mengurangi aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah. Lean manufacturing, yang menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM), adalah pendekatan yang banyak digunakan. Metode ini digunakan untuk menemukan pemborosan dan membuat rekomendasi untuk perbaikan proses. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggabungkan hasil penelitian sebelumnya tentang penerapan Lean Manufacturing menggunakan VSM. Selain itu, penelitian ini juga mencari celah penelitian yang dapat digunakan sebagai dasar penelitian ini tentang proses pembuatan produk furniture di PT Qubes, Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur atas lima belas artikel ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal nasional dan internasional selama periode 2022–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunggu, kesalahan, inventory, gerakan, transportasi, overproduction, dan overprocessing adalah jenis pemborosan yang paling umum. Dengan menggunakan VSM, Lean Manufacturing telah terbukti dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan lead time serta cycle time. Studi ini menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk penelitian lebih lanjut tentang penerapan Lean Manufacturing pada proses finishing furniture industri dengan sistem Make to Order (MTO).
TANTANGAN LITERASI DIGITAL DALAM KEBERLANJUTAN USAHA MIKRO PENGRAJIN PEREMPUAN DI KAMPUNG RAYAM KABUPATEN MAPPI Rizal Franco Bernard Paiki; Muhammad Ahmi Husein
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan literasi digital dan implikasinya terhadap keberlanjutan usaha mikro pengrajin perempuan Orang Asli Papua (OAP) di Kampung Rayam, Kabupaten Mappi, Papua Selatan. Penelitian kualitatif studi kasus ini menghimpun data dari 13 informan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis secara interaktif (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) dengan triangulasi sumber serta teknik. Hasil penelitian menunjukkan profil literasi digital pengrajin berada pada tingkat sangat elementer (underdeveloped); 61,54% tidak memiliki gawai, 23,08% menggunakan feature phone, dan 15,38% memiliki smartphone. Pemanfaatan teknologi terbatas pada komunikasi personal dan belum menyentuh ranah komersial. Hambatan utama mencakup keterbatasan infrastruktur telekomunikasi dan listrik di wilayah 3T, kecemasan teknologi (technostress), keterbatasan kognitif, serta beban kerja domestik ganda. Meskipun demikian, keberlanjutan usaha bertahan melalui kearifan lokal (indigenous knowledge), keberlanjutan bahan baku alam (ibah dan kulit kayu jahar), serta agensi kolektif kelompok. Penelitian merekomendasikan penyediaan Digital Hub kampung, pelatihan berbasis andragogi ramah gender, dan pendampingan one-on-one mentoring untuk mentransformasikan usaha mikro di wilayah 3T.
PENERAPAN LEAN MANUFACTURING DALAM IDENTIFIKASI WASTE DAN PENINGKATAN EFISIENSI PROSES PRODUKSI PADA INDUSTRI MANUFAKTUR: TINJAUAN LITERATUR TERSTRUKTUR Moch Bahrul Ulum; Yunia Dwie Nurcahyanie
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan yang kian ketat di sektor manufaktur menuntut perusahaan untuk terus mendorong produktivitas dan efisiensi, di tengah masih banyaknya kegiatan yang tidak memberi nilai tambah (non-value added activity) seperti keterlambatan proses (waiting), perpindahan bahan (transportation), gerakan kerja yang sia-sia (motion), produk yang tidak sesuai standar (defect), maupun stok yang menumpuk (inventory). Kajian ini disusun untuk melihat bagaimana Lean Manufacturing diterapkan dalam mengenali pemborosan tersebut serta mendongkrak efisiensi produksi, menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 15 artikel jurnal primer terbitan tahun 2021 hingga 2026 yang terindeks SINTA, Scopus, dan DOAJ menjadi bahan telaah, dengan analisis tematik yang dikelompokkan berdasarkan metode Lean yang dipakai, jenis pemborosan, serta dampak dari penerapannya. Temuan menunjukkan Value Stream Mapping (VSM), Process Activity Mapping (PAM), 5S, Kaizen, FMEA, Lean Six Sigma, dan TPM menjadi metode-metode yang paling lazim digunakan, sementara pemborosan yang paling banyak muncul adalah waiting, defect, transportation, motion, dan inventory. Penerapan Lean Manufacturing terbukti dapat menekan kegiatan yang tidak bernilai tambah, mempersingkat durasi proses, sekaligus mendongkrak efisiensi produksi. Kajian ini juga membuka wawasan mengenai arah pengembangan Lean Manufacturing ke depan melalui pemanfaatan teknologi digital.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN (INVENTORY CONTROL) KENDARAAN BEKAS MENGGUNAKAN METODE EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY) GUNA MEMINIMALKAN BIAYA PENYIMPANAN Nanda Prima Setyawan; Yunia Dwie Nurcahyanie
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang sistem pengendalian persediaan yang optimal pada showroom kendaraan bekas menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk mengatasi masalah penumpukan (overstock) dan kelangkaan stok (out of stock). Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif melalui studi kasus komparatif. Data yang dianalisis mencakup volume penjualan tahunan, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ berhasil menghasilkan kuantitas pembelian yang paling ekonomis dan frekuensi pemesanan yang teratur. Integrasi Safety Stock (SS) dan Reorder Point (ROP) juga terbukti efektif meminimalkan risiko kekosongan stok. Secara keseluruhan, penerapan metode EOQ mampu mereduksi Total Biaya Persediaan (Total Inventory Cost) secara signifikan dibandingkan dengan kebijakan konvensional showroom sebelumnya.
RANCANG BANGUN SCANNER 3D DI LABORATORIUM ELEKTRONIKA INDUSTRI UNTUK MEMUDAHKAN DISAIN OBJEK 3D Djohan Kuntjoro; Mochammad Darwis
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pemindaian tiga dimensi (3D scanning) menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pembelajaran desain produk, reverse engineering, dan 3D printing. Namun, harga perangkat komersial yang relatif tinggi membatasi pemanfaatannya di laboratorium pendidikan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun scanner 3D berbiaya rendah di Laboratorium Elektronika Industri untuk memudahkan proses digitalisasi objek menjadi model 3D. Sistem dikembangkan menggunakan kamera 12 MP, meja putar berbasis motor stepper NEMA 17, mikrokontroler ESP32, serta perangkat lunak Meshroom dan Blender. Metode penelitian meliputi perancangan, implementasi, dan pengujian kinerja sistem. Hasil pengujian terhadap 20 objek menunjukkan tingkat keberhasilan rekonstruksi sebesar 95%, dengan waktu pemindaian rata-rata 4,8 menit dan waktu pemrosesan 12,6 menit per objek. Rata-rata galat dimensi yang diperoleh sebesar 1,82 mm (1,46%) dibandingkan ukuran sebenarnya. Validasi oleh tiga ahli memperoleh nilai 91,4% (sangat layak), sedangkan uji pengguna terhadap 30 mahasiswa menunjukkan tingkat kepuasan 89,7%, dengan 93,3% responden menyatakan sistem mempermudah proses desain objek 3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa scanner 3D yang dikembangkan layak digunakan sebagai media praktikum dan alternatif ekonomis bagi laboratorium pendidikan.
PENGARUH BODY SHAMING TERHADAP SELF-ESTEEM REMAJA DI SEKOLAH: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Nurul Qodheriyah; Adelia Azahra; Moesarofah
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh body shaming terhadap self-esteem (harga diri) remaja di sekolah. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis sepuluh penelitian terdahulu yang relevan dari database Google Scholar. Proses kajian dilakukan melalui tahapan perumusan pertanyaan penelitian, penentuan kriteria inklusi dan eksklusi, pencarian literatur, seleksi studi, ekstraksi data, serta analisis dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa body shaming adalah bentuk perundungan verbal dan psikologis yang secara signifikan menurunkan kepercayaan diri remaja. Faktor penyebab utama fenomena negatif ini adalah lingkungan sekolah, terutama kelompok teman sebaya. Selain itu, hasil menunjukkan bahwa tingkat penerimaan diri yang tinggi (self-acceptance) dan mekanisme koping yang fleksibel dapat meringankan efek negatif body shaming terhadap harga diri remaja. Secaluh keseluruhan, pencegahan body shaming melalui optimalisasi layanan bimbingan dan konseling di sekolah menjadi langkah strategis untuk menjaga kesehatan mental siswa.
ANALISIS BEBAN KERJA KARYAWAN GUDANG MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD ANALYSIS (WLA) UNTUK MENENTUKAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA PADA DIVISI LOGISTIK PT. XYZ Rizky Dwi Hernando; Yunia Dwie Nurcahyanie
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Divisi logistik dan pergudangan pada penyedia jasa 3PL menghadapi tantangan penempatan tenaga kerja yang masih sering ditentukan berdasarkan intuisi manajerial, bukan perhitungan kuantitatif atas beban kerja riil. Ketidaksesuaian ini berisiko menimbulkan overstaffing yang membebani biaya, atau understaffing yang memicu keterlambatan proses gudang. Artikel ini bertujuan menyintesis literatur mengenai penerapan metode Workload Analysis (WLA) dan pendekatan sejenis (FTE, SWAT, SNQ) dalam menentukan kebutuhan tenaga kerja, khususnya pada konteks gudang dan logistik, sebagai preliminary study bagi rencana skripsi mengenai analisis beban kerja karyawan gudang di divisi logistik PT XYZ. Penelusuran dilakukan melalui Google Scholar, Garuda Ristekdikti, dan basis data internasional terindeks Scopus dengan rentang terbit 2021-2025, menghasilkan 15 artikel primer yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis menunjukkan pola konsisten: ketidakseimbangan beban kerja (overload/underload) yang terukur secara kuantitatif umumnya direspons dengan rekomendasi penambahan atau redistribusi tenaga kerja. Namun ditemukan pula kontradiksi metodologis, yaitu sebagian studi menganggap WLA/FTE kuantitatif memadai, sementara studi lain mengombinasikannya dengan instrumen beban kerja subjektif/mental (SWAT, SNQ, NASA-TLX) karena beban fisik semata dinilai tidak menangkap keluhan pekerja secara utuh. Research gap utama yang teridentifikasi adalah minimnya studi WLA pada gudang 3PL yang melayani multi-klien dengan volume fluktuatif, serta absennya tinjauan literatur khusus yang menjembatani riset manpower-planning nasional dengan riset desain sistem order-picking internasional. Temuan ini menjadi dasar preliminary study bagi rencana skripsi penulis di PT XYZ.
PENERAPAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS DAN HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL UNTUK IDENTIFIKASI BAHAYA KERJA PADA INDUSTRI MANUFAKTUR PANGAN DAN PAKAN Gusti Rizki Trisyawaldi Putra; Yunia Dwie Nurcahyanie
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rantai produksi pada pabrik pengolahan pangan dan pakan ternak menggabungkan sejumlah tahapan bermesin sekaligus penanganan bahan mentah organik, sehingga pekerja terpapar berbagai jenis bahaya yang beragam bentuknya. Tulisan ini merangkum penerapan Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC) berdasarkan telaah 15 artikel acuan yang terdaftar pada SINTA, Scopus, maupun DOAJ dan terbit sepanjang 2021 hingga 2026. Naskah-naskah tersebut dijaring lewat Google Scholar serta Garuda Ristekdikti, kemudian disaring memakai batasan inklusi-eksklusi yang telah dirumuskan lebih dulu. Rangkuman menunjukkan bahwa penggabungan JSA dengan HIRARC cenderung menghasilkan pemetaan dan penilaian bahaya yang lebih menyeluruh dibanding bila kedua metode dipakai sendiri-sendiri. Pola bahaya pun tampak berbeda antar sektor: kelompok fabrikasi logam lebih rentan pada cedera mekanis, sedangkan kelompok pangan dan agroindustri lebih banyak berurusan dengan panas, unsur biologis, dan beban ergonomis. Kajian ini turut menyingkap bahwa riset yang berfokus langsung pada industri pengolahan pakan ternak masih jarang dijumpai dalam lima tahun terakhir, ditambah lagi jarang ditemukan yang memadukan HIRARC dengan penelusuran akar masalah. Rangkuman ini diharapkan menjadi titik tolak bagi riset berikutnya seputar tata kelola risiko keselamatan dan kesehatan kerja pada lini produksi pakan ternak.