cover
Contact Name
Rudi Sugiono Suyono
Contact Email
Rudi Sugiono Suyono
Phone
-
Journal Mail Official
untanjtst@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 14123576     EISSN : 26218429     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi peneliti yang hendak mempublikasikan hasil penelitiannya dalam bentuk studi literatur, peneltian, dan pengembangan teknologi sebagai bentuk penerapan metode, algoritma, maupun kerangka kerja. Melalui penulisan Jurnal Teknik Sipil yang terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahun. Redaksi Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura mengundang para profesional dari dunia usaha, pendidikan dan peneliti untuk berpartisipasi mengembangkan profesi serta menyebarluaskan perkembangan ilmu dalam bidang Teknik Sipil termasuk geoteknik, transportasi, struktur, sumberdaya air dan lingkungan dengan penekanan khusus pada pengurangan resiko bencana termasuk pendekatan sosio-teknik untuk penanggulangan.
Arjuna Subject : -
Articles 588 Documents
PENGARUH PELAKSANAAN LELANG SECARA E-PROCUREMENT TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PEKERJAAN INFRASTRUKTUR JALAN DI KABUPATEN SINTANG Hasibuan, Johnson
Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 1 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 1 EDISI JUNI 2016
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v16i1.24398

Abstract

Pemerintah Kabupaten Sintang mulai mengimplementasikan pelelangan dengan sistem E-Procurement pada tahun 2012 sesuai dengan Peraturan Bupati Sintang Nomor 1 Tahun 2012 dan Peraturan Bupati Sintang Nomor 2 Tahun 2012. Penelitian ini dilakukan untuk meneliti bagaimana pengaruh pelaksanaan lelang secara E-Procurement terhadap peningkatan kualitas pekerjaan infrastruktur jalan di Kabupaten Sintang. Sehubungan dengan diatas dapat diduga beberapa hal yang berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pekerjaan infrastruktur jalan di Kabupaten Sintang yaitu kualitas infrastruktur IT, dokumen teknis dan kualitas perusahaan peserta lelang yang hubungannya dianalisis dengan analisis regresi. Teknik   pengumpulan data   adalah dengan mengirimkan kuesioner ke pejabat organisasi pengadaan konstruksi (owner) dan Penyedia Jasa pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang menggunakan variabel yang bersifat kualitatif   akan diukur dengan skala Likert. Dari hasil analisis dan pembahasan ternyata pengaruh pelaksanaan lelang secara E-Procurement terhadap peningkatan kualitas pekerjaan infrastruktur jalan di Kabupaten Sintang sebesar 0,895 atau 89,5% yang artinya bahwa variasi variabel pelaksanaan lelang secara E-procurement(X)sudah mampu menjelaskan variasi Peningkatan kualitas pekerjaan konstruksi (Y) sebesar 89,5 sedangkan 10,5% (100-89,5) lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Pengaruh Kualitas Infrastruktur IT (X1), Kualitas Dokumen Teknis (X2), dan Kualitas Perusahaan Peserta Lelang (X3) terhadap peningkatan kualitas pekerjaan konstruksi infrastruktur jalan di Kabupaten Sintang, dimodelkan dengan persamaan regresi Y = -8,212 + 0,530X1 + 0,779X2 + 1,407X3.kata kunci : e-procurement, kualitas pekerjaan, skala likert, persamaan regresi, kabupaten sintang.
PENGARUH VARIASI JUMLAH CERUCUK PADA FONDASI PELAT BETON BERCERUCUK Vivi Bachtiar dan M. Yusuf, .
Jurnal Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2008): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 8 No 1 Juni - 2008
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.327 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v8i1.185

Abstract

Sebagian besar wilayah Kalimantan Barat terdiri atas tanah lunak yang kurang baik untuk pembangunan sarana fisik. Para ahli konstruksi di Kalimantan Barat telah mengembangkan sistem fondasi pelat beton bercerucuk untuk meningkatkan daya dukung tanah. Namun penggunaan cerucuk pada fondasi pelat beton masih bersifat empiris. Perhitungan kapasitas daya dukung tiang cerucuk diambil menggunakan rumus-rumus tiang pancang padahal terdapat perbedaan sifat daya dukung fondasi tiang pancang dan fondasi pelat bercerucuk. Pada fondasi tiang, daya dukung fondasi sepenuhnya merupakan kontribusi dari daya dukung selimut tiang dan/atau daya dukung ujung tiang, sementara pada fondasi pelat bercerucuk, daya dukung fondasi merupakan kontribusi dari daya dukung pelat fondasi sebagai fondasi dangkal, daya dukung selimut tiang cerucuk, dan meningkatnya kapadatan tanah fondasi akibat penetrasi sejumlah volume tiang cerucuk ke dalam tanah. Sementara ini, belum ada referensi tentang persentase kontribusi dari masing-masing komponen fondasi pelat beton bercerucuk. Karena itu, perlu dikaji lebih lanjut tentang perilaku pelat beton bercerucuk yang pemakaiannya sudah sangat luas di Pontianak. Penelitian ini meninjau perilaku beban versus penurunan pelat beton bercerucuk dengan memvariasikan jumlah tiang cerucuk berdasarkan uji pembebanan di lapangan. Selanjutnya dikembangkan program komputer untuk mensimulasikan hubungan beban versus penurunan pelat beton bercucuk tersebut dengan input berupa geometri fondasi dan data tegangan-regangan tanah. Hasil studi ini menunjukkan bahwa berdasarkan kurva beban versus penurunan, fondasi yang diuji lebih kaku daripada hasil simulasi program komputer. Hal ini memerlukan kajian lebih lanjut tentang cara memperhitungkan pengaruh cerucuk pada pelat.
STUDI PERBANDINGAN PENGGUNAAN JENIS-JENIS AGREGAT HALUS TERHADAP KARAKTERISTIK UJI MARSHAL PADA CAMPURAN LATASTON DI KABUPATEN KETAPANG Ph, Lalu Heru
Jurnal Teknik Sipil Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Juni 2014
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.66 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v14i1.5453

Abstract

Penelitian dilakukan untuk memberikan gambaran sejauh mana pengaruh penggunaan agregat halus dari enam lokasi yang berbeda pada material penyusun campuran Lataston serta mengoptimalkan penggunaan agregat halus dengan rancangan fraksi agregat gabungan sesuai dengan job mix formula. Pengujian material dilakukan dengan menggunakan prosedur SNI. Jika prosedur pengujian tidak terdapat pada SNI, digunakan prosedur-prosedur lain seperti AASHTO dan ASTM. Perancangan kadar aspal (Pb) serta rancangan agregat campuran menggunakan metode analitis yang mengacu pada spesifikasi Pusjatan (2008). Dalam penelitian ini digunakan pasir (agregat halus) Desa Kuala Satong, pasir Ex Pawan, pasir Padang Dua Belas, pasir Desa Pagar Mentimun, pasir Desa Kelapa Enam, pasir Desa Mekar Utama, aspal Pen 60/70, agregat kasar dan debu batu Ex Pangkalan Tapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas Marshall pasir Desa Kuala Satong sebesar 1.073,33 kg dengan KAO = 7,5%, pasir Ex Pawan sebesar 1.058,73 kg dengan KAO = 7,45%, pasir Desa Padang Dua Belas sebesar 1.058,73 kg dengan KAO = 7,2%, pasir Desa Pagar Mentimun sebesar 1.044,13 kg dengan KAO = 7,45%, pasir Desa Kelapa Enam sebesar 1.066,03 kg dengan KAO = 7,25%, dan pasir Desa Mekar Utama sebesar 1.036,83 kg dengan KAO = 7,5%. Pasir tersebut semuanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan perkerasan jalan karena memenuhi standar spesifikasi Pusjatan (2008). Kata-kata kunci: uji Marshall, Lataston, agregat halus Ketapang
EVALUASI DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BERDASARKAN CONE PENETRATION TEST (CPT) DAN PILE DRIVEN ANALYZER (PDA) PADA TANAH LUNAK DI KOTA PONTIANAK Bachtiar, Vivi; Yusuf, M.
Jurnal Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 12 NO 1 EDISI JUNI 2012
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.409 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v12i1.17151

Abstract

Daya dukung (ujung, selimut dan ultimit) fondasi tiang pancang beton persegi (precast concrete square driven pile) dianalisis secara empirik dari data CPT/Sondir. Setelah fondasi tiang pancang selesai dilaksanakan dapat diuji menggunakan uji pembebanan statis maupun dinamis. Pada studi ini, daya dukung pada struktur bangunan bertingkat di lapisan tanah lunak Pontianak dianalisis secara empirik dari data CPT menggunakan metoda Schmertmann dan Nottingham (1975), de Ruiter dan Beringen (1979) serta Bustamante dan Gianeselli (1982). Kemudian dievaluasi terhadap hasil uji pembebanan dinamis menggunakan PDA di beberapa lokasi di Kota Pontianak. Hasil uji PDA dianalisis menggunakan program CAPWAP untuk mendapatkan daya dukung ujung dan selimut tiang pancang. Hasil analisis dari data CPT menunjukkan bahwa daya dukung selimut tiang mendekati hasil dari program CAPWAP. Kata-kata kunci: daya dukung tiang, CPT, PDA
MODEL GROUPING IPAL DENGAN SISTEM GRAVITASI PADA SKALA KAWASAN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY Syamsudin, Anton; Hardiansyah, -; Nurhayati, -
Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 2 EDISI DESEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.295 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v16i2.34297

Abstract

Kota Pontianak sebagian besar penduduk nya belum memiliki IPAL yang dapat mengakibatkan tingginya tingkat pencemaran di Kota Pontianak. Kondisi ini dipengaruhi oleh biaya pembuatan IPAL yang mahal, keterbatasan lahan dan harga tanah yang mahal. Berdasarkan fakta tersebut, pemerintah kota perlu melakukan perencanaan lebih mendalam terhadap perencanaan sanitasi perkotaan khususnya air limbah. Grouping IPAL komunal sistem gravitasi merupakan salah satu konsep pemecahan masalah limbah dengan memperhatikan 7 parameter yaitu ketinggian rumah, jarak antara rumah, pola kavling tanah, ketinggian genangan air, jarak rumah ke batas tanah, perkerasan antara bangunan dan batas tanah serta jumlah keluarga dalam satu keluarga. Data primer yang terkumpul selanjutnya disimulasikan dan dihitung menggunakan metode Fuzzy Logic. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pola grouping IPAL yang dapat diterapkan pada objek penelitian yaitu dengan pola 4 rumah 1 IPAL, 5 rumah 1 IPAL dan 2 rumah 1 IPAL. Tingkat keberhasilan pembuatan grouping IPAL sangat di pengaruhi jarak rumah kebatas tanah, jenis perkerasan dan pola kavling yang teratur. Grouping IPAL lebih mudah untuk dilakukan dengan bangunan yang bersebelahan atau berdekatan.  Kata kunci: IPAL komunal, grouping IPAL, sistem gravitasi, Fuzzy Logic
ANALISIS KEBUTUHAN JALUR PEDESTRIAN DI KAWASAN GAJAHMADA PONTIANAK Zulianna, Eva
Jurnal Teknik Sipil Vol 15, No 2 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 NO 2 EDISI DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.007 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v15i2.25539

Abstract

Kebutuhan pedestrian di kota-kota besar menjadi salah satu ruang gerak publik yang cukup menjadi perhatian saat ini. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pontianak mulai merencanakan kebutuhan ruang untuk pejalan kaki di Kota Pontianak, salah satunya di Jalan Gajahmada. Jalan Gajahmada memiliki karakteristik unik dibandingkan jalan protokol lainnya, karena Jalan Gajahmada telah ditetapkan menjadi Kawasan Perdagangan dan Jasa berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Pontianak Tahun 2013 "“ 2033. Penelitian ini diawali dengan obeservasi lapangan untuk menentukan zonasi sampel penelitian. Observasi dilakukan dengan cara pengamatan langsung ke lapangan tempat lokasi dilakukannya penelitian. Merekam dengan cara memotret aktfivitas yang terjadi di pedestrian dan menggambarkan kepadatan pejalan kaki yang ada. Menghitung volume pejalan kaki yang melintasi titik-titik pengamatan di lokasi penelitian. Perhitungan untuk menrencanakan lebar trotoar efektif didapatkan yaitu 5 meter dan analisis tingkat pelayanan fasilitas pejalan kaki, Jalan Gajahmada dapat direncanakan dengan tingkat pelayanan standar A atau LOS A. Hasil dari responden, bahwa kebutuhan fasilitas mendukung moda transportasi menuju jalur pedestrian yaitu membutuhkan gedung parkir.Kata-kata kunci: pedestrian, pejalan kaki
KAJIAN PENGARUH KONFIGURASI KELOMPOK TIANG TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH UNTUK PERKUATAN FONDASI JALAN DI TANAH GAMBUT Yusuf, M; ., Aryanto
Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2011): Edisi Juni 2011
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.429 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v11i1.1068

Abstract

Abstrak Dalam ilmu perbaikan tanah, telah dikenal beberapa metode perbaikan tanah baik yang bersifat primitif/tradisional maupun yang sudah menggunakan teknologi maju. Oleh karena pekerjaan pembangunan dibatasi biaya maka metode-metode perbaikan yang murah tetapi stabil masih memerlukan inovasi yang terus akan berkembang. Lagi pula, suatu metode perbaikan biasanya hanya cocok untuk kondisi tertentu antara lain menurut jenis tanahnya. Tanah gambut di Pontianak yang secara teknik tidak menguntungkan, telah diterapkan beberapa metode perbaikan/perkuatan tanah namun masih sering terjadi kegagalan sehingga masih memerlukan metode perbaikan yang efektif dan efisien dengan biaya yang minimal. Penelitian ini mengkaji metode perkuatan dengan tiang cerucuk yang divariasikan dengan berbagai formasi menurut panjang, jarak, diameter, dan jumlahnya dalam satu grup. Dari berbagai formasi tersebut, jumlah tiang dan diameter merupakan variabel yang paling menentukan. Dengan pendekatan bahwa beban ultimit berbanding linier terhadap variasi yang ditinjau diperoleh hubungan Pu = 1497,217985 + 101,5289346N + 114,4953539D. Setelah dilakukan uji pembebanan diperoleh bahwa beban ultimit hasil uji pembebanan hanya sebesar 20% dari beban ultimit menggunakan data uji laboratorium. Kata-kata kunci: pelat beton, tanah gambut, tiang cerucuk, kelompok tiang, uji pembebanan
EVALUASI KEANDALAN FISIK BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK) Rizal, -; Widodo, Slamet
Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 2 EDISI DESEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.821 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v16i2.25798

Abstract

Bangunan gedung merupakan hunian yang sangat strategis dalam pembentukan watak, perwujudan produktivitas serta jati diri. Sebagai hasil karya dari pembangunan infrastur, bangunan gedung yang telah dibangun diharapkan bisa berfungsi secara maksimal sehingga terwujud gedung yang andal. Keandalan fisik bangunan gedung meliputi aspek kenyamanan, kesehatan, keselamatan, kemudahan dan keserasian dengan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan evaluasi terhadap Keandalan Fisik Bangunan Gedung Politeknik Pontianak yaitu bangunan Gedung Rusunawa, Gedung Jurusan Akutansi, dan Gedung Rektorat sehingga dapat ditarik kesimpulan apakah gedung tersebut andal. Data kondisi sub komponen Arsitektur yang diperiksa adalah kesesuaian penggunaan dengan fungsi, dinding, lantai, penutup atap, talang air hujan, plesteran dinding, plesteran lantai, pelapis dinding, pintu, jendela, lubang angin, penutup langit-langit, tangga/lift. Data kondisi sub komponen struktur yang diperiksa adalah pondasi, kolom struktur, join, plat lantai/atap, rangka atap, plat/balok tangga, balok anak, balok konsul, kanopi dll. Data kondisi kefungsian sub komponen utilitas yang diperiksa adalah pencegahan dan penanggulangan kebakaran, telekomunikasi dan tata suara, transportasi vertikal, sistem plumbing,instalasi listrik, instalasi proteksi petir, dan tata udara. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif. Penelitian menunjukkan bahwa komponen arsitektur dan struktur gedung Rusunawa, Gedung Jurusan Akutansi, dan Gedung Rektorat termasuk kategori andal, akan tetapi kondisi kefungsian komponen utilitas belum dapat dikatakan andal.
KAJIAN PELAYANAN KAPAL FERRY RUTE TEBAS "“ TEKARANG KABUPATEN SAMBAS ., Samiat; ., Marsudi; ., Akhmadali
Jurnal Teknik Sipil Vol 14, No 2 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Desember 2014
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.66 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v14i2.11643

Abstract

Kebutuhan masyarakat dalam menggunakan ruas jalan darat semakin hari akan semakin meningkat sebagaimana juga yang terjadi di rute jalan Tebas "“ Tekarang. Hasil yang diharapkan : (1) Mengevaluasi kondisi saat ini pergerakan pengguna transportasi kapal ferry Tebas "“ Tekarang; (2) Membuat pemodelan transportasi/angkutan sungai (ferry) rute Tebas-Tekarang dengan harapan akan mengantisipasi lonjakan arus penumpang dan barang yang akan datang mengingat segala hasil pertanian dan perkebunan masyarakat mengunakan jasa transportasi/angkutan yang satu ini; (3) Meninjau tingkat kebutuhan pengguna kapal ferry rute Tebas-Tekarang pada saat diteliti sampai dengan terbangunnya jembatan Tebas-Tekarang. Rute Tebas "“ Tekarang merupakan penghubung yang sangat vital bagi kelancaran aktivitas masyarakat yang melewatinya, Namun yang menjadi permasalahan disini adalah jalur yang menghubungkan antar rute jalan Tebas "“ Tekarang terhambat oleh perubahan modal transportasi jaringan jalan, yaitu dari darat ke sungai, dimana ruas jalan ini terpisah oleh sungai. Dengan itu, untuk melewati jalan ini kita harus menggunakan angkutan kapal ferry terutama bagi kendaraan roda empat maupun roda dua, namun bagi kendaraan roda dua yang ingin menyeberang dapat menggunakan angkutan perahu bermesin
KAJIAN PENATAAN RUANG PADA KIOS ATAU RUKO LANTAI DUA PASAR TRADISIONAL (STUDI KASUS PASAR MAWAR KOTA PONTIANAK) Habiburrahman, -; Nurhayati, -; Widodo, Slamet; Marsudi, -
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.185 KB) | DOI: 10.26418/jtst.v17i1.24848

Abstract

Pasar tradisional mawar kota Pontianak merupakan pasar yang bernuansa modern, saat ini sedang dihadapkan dengan berbagai masalah yang salah satunya tidak berfungsinya bangunan tingkat dua pasar dimaksud.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar dapat berfungsi bangunan tingkat dua pasar tradisional mawar dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan melakukan kuisioner pada pengguna pasar, kriteria yang ditentukan yakni aksesibilitas, keamanan, keselamatan, kesehatan, kenyaman, dan Estetika dan komponen ruang yakni bangunan pasar, kios dagang, jarak antar kios atau ruko serta sirkulasi udara. Hasil analisis yang menjadi permasalahan pada tingkat dua pasar mawar yakni keamanaan bangunan pasar, keamanan kios dagang, kebersihan bangunan pasar, kebersihan kios atau ruko tingkat dua, kebersihan gang antar kios, kondisi aromatik pada lantai dua, kondisi penghawaan pada lantai dua dan seterusnya. berdasarkan kriteria yang telah ditentukan pada penelitian ini   untuk aksesibilitas dengan skor 1354 kategori kurang baik (KB), Keamanan dengan skor 1029,5 kategori kurang baik (KB), keselamatan dengan skor 1836,5 kategori kurang baik (KB), kesehatan dengan skor 525 kategori kurang baik (KB), kenyamanan dengan skor 650,5 kategori kurang baik (KB), estetika dengan skor 655,5 kategori kurang baik (KB), penelitian ini memberikan usulan penataan ulang ruko atau los pada tingkat dua pasar mawar dengan membuang sebagian ruko dengan membuat ruang komunal pada pasar dimaksud agar dapat memberikan kenyaman, penghawaan, keamanan, serta penerangan pada lantai dua pasar mawar dimaksud. Selain itu juga pada sisi sisi bangunan lantai dua pasar pawar dilakukan usulan penataan ruang dengan menghilangkan ruko atau los dimaksud agar menjadi ruang terbuka yang dapat digunakan sebagai gerai yang dapat disewakan selain itu juga disisi-sisi tersebut di desain dengan kaca sebagai sehingga memberikan penerangan, penghawaan serta kenyamanan bagi para pelaku pasar.    Kata-kata kunci: ruko atau kios, penataan ruang, diskriftif kualitatif

Filter by Year

2008 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 26, No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 25, No 3 (2025): Vol 25, No 3 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2025 Vol 25, No 2 (2025): Vol 25, No 2 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2025 Vol 25, No 1 (2025): Vol 25, No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2025 Vol 25, No 4 (2025): Jurnal Teknik Sipil: Vol 25, No. 4, November 2025 Vol 24, No 4 (2024): Vol 24, No 4 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2024 Vol 24, No 3 (2024): Vol 24, No 3 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2024 Vol 24, No 2 (2024): Vol 24, No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2024 Vol 24, No 1 (2024): Vol 24, No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2024 Vol 23, No 4 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI NOVEMBER 2023 Vol 23, No 3 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI AGUSTUS 2023 Vol 23, No 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2023 Vol 23, No 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2023 Vol 22, No 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2022 Vol 22, No 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2022 Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2021 Vol 21, No 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2021 Vol 20, No 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2020 Vol 20, No 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2020 Vol 19, No 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019 Vol 19, No 1 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019 Vol 18, No 2 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2018 Vol 18, No 1 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018 Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017 Vol 17, No 1 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2017 Vol 16, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 2 EDISI DESEMBER 2016 Vol 16, No 1 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 1 EDISI JUNI 2016 Vol 15, No 2 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 NO 2 EDISI DESEMBER 2015 No 1 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 15 EDISI JUNI 2015 Vol 14, No 2 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Desember 2014 Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Teknik Sipil Edisi Juni 2014 Vol 13, No 2 (2013): Edisi Desember 2013 Vol 13, No 1 (2013): Edisi Juni 2013 Vol 12, No 1 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 12 NO 1 EDISI JUNI 2012 Vol 12, No 2 (2012): Edisi desember 2012 Vol 11, No 2 (2011): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 11 NO 2 EDISI DESEMBER 2011 Vol 11, No 1 (2011): Edisi Juni 2011 Vol 10, No 2 (2010): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 10 No 2 Des - 2010 Vol 10, No 1 (2010): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 10 No 1 Juni - 2010 Vol 9, No 2 (2009): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 9 No 2 Des - 2009 Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 9 No 1 Juni - 2009 Vol 8, No 1 (2008): Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik Untan Volume 8 No 1 Juni - 2008 More Issue