cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
PENYULUHAN TENTANG SENAM SEHAT PADA ANAK DI SDN DESA LABUHAN LEBO KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA TAHUN 2022 siregar, rya anastasya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.738

Abstract

ABSTRAK Senam pagi merupakan suatu aktifitas fisik yang sangat perlu diadakan secara rutin untuk menjaga kesegaran jasmani para siswa di sekolah dan merupakan salah satu aktifitas jasmani yang efektif untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan mereka. Gerakan-gerakan pada senam pagi selain melatih otot-otot pada tubuh juga melatih gerakan motorik pada anak. Tujuan penyuluhan adalah untuk meningkatkan sehatan anak-anak dengan senam sehat atau disebut olah raga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif dan peserta yang mengikuti kegiatan senam sehat dan dilakukan dengan senam bersama di depan sekolah adalah seluruh peserta didik SDN Desa Labuhan Labo. Pelaksanaan kegiatan edukasi senam sehat dimulai pada pukul 09.00 WITA pada hari jumat 18 Maret 2022. Setalah olah raga bersama pemateri memberikan waktu untuk sesi tanya-jawab seputar materi yang diberikan dan pemberian snack kepada siswa SDN. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan di SDN Desa Labuhan Labo berjalan dengan baik. Hal ini terbukti dengan antusias siswa SD dalam menggikuti senam sehat atau bersama. Hasil posttest memperlihatkan setelah penyuluhanterjadi peningkatan pengetahuan terkait aktivitas fisik senam sehat. Penyuluhan kesehatan terkait olah raga dan aktivitas fisik dapat berdampak ke peserta sehingga memperbaiki pola hidup, rutin berolahraga serta dapat mengajak anggota keluarga untuk berolah raga dan tetap aktif.
PENYULUHAN HIDUP BERSIH DAN SEHAT ‘’EDUKASI CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CPTS) MELALUI MEDIA POSTER DAN BANNER PADA MASA PANDEMI COVID-19’’ Dalimunthe, Khodijah Tussolihin; -, Athaillah; Hutasuhut, Vina Anggina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.721

Abstract

ABSTRAK Salah satu bentuk upaya dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat adalah cuci tangan menggunakan sabun. Tangan merupakan salah satu media penularan penyakit, sehingga tangan dengan mudah menularkan penyakit kepada orang lain. Penularan covid-19 dapat dicegah salah satunya dengan rutin mencuci tangan pakai sabun. Pemerintah bekerja sama dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan untuk terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dalam memberikan edukasi tentang cuci tangan yang baik dan benar. CTPS merupakan cara paling efektif untuk menghilangkan sisa kotoran minyak atau lemak yang tertinggal di tangan. Dengan demikian, tangan terlindung dari bakteri maupun kuman penyakit. Sementara untuk hand sanitizer, dapat digunakan sebagai alternatif membersihkan tangan dengan syarat harus mengandung alkohol kadar minimal 60%. Jenis pengabdian ini adalah pemberian edukasi dengan alat demonstrasi menggunakan poster dan banner kepada siswa/siswi SMK Kesehatan Haji yang berlokasi di Jl. Rumah Sakit Haji. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan kesadaran siswa/siswi SMK tentang mencuci tangan pakai sabun sangat penting dilaksankan guna mencegah penularan covid-19. Keyword : Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Cuci Tangan Pakai Sabun, Penularan Covid-19 ABSTRACT One of form efforts in implementing a Clean and Healthy Behavior (PHBS) is wash hands with soap, so hands can easily transmit the disease to others. The spread of covid 19 can be prevented one of them with routine wash hands with soap. The government is working together with education office, health office to continue to socialize to schools in providing education about good and correct hand washing. CTPS is the most effective way to eliminate residual oil dirt or fat left on hands. Therefore, hands are protected from bacteria and germs. While for hand sanitizer can be used as an alternative to cleaning hands on condition that it must contain at least 60% alcohol. This kind of devotion is providing education with demonstration tools using posters and banners to students of SMK Kesehatan Haji which is located on Jl. Haji Hospital. Expected with this activity can increase knowledge and raise awareness high school students about Washing hands with soap is very important to prevent the spread of COVID-19. Keywords : Clean And Healthy Living Behavior (PHBS), Wash Hands With Soap, Covid-19 Transmission
Pkm Sosialisasi Penangana Pasien Jatuh Di Pinggir Jalan (BHD) di MAN 1 Padangsidimpuan: Penanganan, Pasien, Jatuh di Pinggir Jalan sagala, nanda suryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.749

Abstract

Pendahuluan: Kecelakaan pun menjadi penyebab utama trauma yang kemudian menyebabkan kematian. Dalam menghadapi kasus kecelakaan dengan kondisi kegawatdaruratan diperlukan suatu keterampilan usaha mengembalikan dan mempertahankan fungsi vital organ pada korban kecelakaan . Keterampilan bantuan hidup dasar ini dapat diajarkan kepada siapa saja tidak hanya kepada tenaga kesehatan namun termasuk kepada masyarakat umum dan siswa. Tujuan penelitian: Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam penanganan pasien jatuh di jalan (BHD) . Bahan dan Metode: Kegiatan sosialisasi dengan cara sosialisasi dan praktik ke phantom BHD. Hasil Penelitian: Siswa petugas UKS mampu mempraktikkan penanganan pasien jatuh di jalan (BHD). Kesimpulan: Siswa pengurus UKS mampu melakukan penanganan pasien jatuh di jalan (BHD)
PENYULUHAN TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI PADA ANAK DI DESA LABUHAN LABO TAHUN 2022 rangkuti, Nur aliyah; Ritonga, Nefonavratilova; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.730

Abstract

ABSTRAK Imunisasi merupakan hal yang wajib diberikan pada bayi usia 0-9 bulan. Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit atau usaha untuk memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukkan vaksin kedalam tubuh guna merangsang pembuatan anti bodi yang bertujuan untuk mencegah penyakit tertentu. Sasaran pengabdian ini ibu yang memiliki bayi dan anak balita sebanyak 25 orang di desa Labuhan Labo. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengatahun dan kesadaran ibu tentang imunisasi. Kegitan yang dilakukan yaitu penyuluhan. Hasil dari kegiatan ini, Setelah dilakukan penyuluhah tentang imunisasi pada anak, manyarakat mengetahui tentang imunisasi yang diberikan pada anaknya. Hasil peninjauan kembali pengabdian kepada masyarakat ibu-ibu sudah banyak yang datang ke posyandu untuk memeriksakan kesehatan anaknya terutama melakukan imunisasi. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan berjalan dengan baik oleh ibu, kegiatan tampak antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan pemenuhan manfaat imunisasi pada bayi dan balita. Hal ini dibuktikan dengan antusias ibu hamil menjalankan kegiatan dengan teratur dan tertib juga mendengarkan penyuluhan tentang manfaat imunisasi pada bayi dan balita. Kata kunci : Imunisasi, Anak ABSTRACT Immunization is mandatory for infants aged 0-9 months. Immunization is an effort to actively generate or increase a person's immunity against a disease or an attempt to provide immunity to infants and children by introducing vaccines into the body to stimulate the manufacture of antibodies aimed at preventing certain diseases. The target of this service is mothers who have babies and toddlers as many as 25 people in Labuhan Labo village. The purpose of the activity is to increase knowledge and awareness of mothers about immunization. The activity carried out is counseling. The results of this activity, After counseling about immunization to children, the community knows about immunizations given to their children. The results of the review of community service, many mothers have come to the posyandu to check the health of their children, especially immunizations. The counseling activities carried out went well by the mother, the activities seemed enthusiastic in participating in counseling activities to fulfill the benefits of immunization for infants and toddlers. This is evidenced by the enthusiasm of pregnant women carrying out activities in an orderly and orderly manner as well as listening to counseling about the benefits of immunization for infants and toddlers. Keyword : Immunization, Child
PENYULUHAN TENTANG KESADARAN PENTINGNYA KESEHATAN REPRODUKSI BAGI REMAJA DI DESA HUTA HOLBUNG lubis, juli ana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.752

Abstract

ABSTRACT Adolescence is a period of transition from early childhood to early adulthood. Reproductive health is a state of complete physical, mental and social well-being and not merely the absence of disease and infirmity, in all matters relating to the reproductive system and its functions and The phenomena of the popularity of female adolescent reproductive health have been discussed and studied more closely, while male adolescent reproductive health has received less attention from society and the youth themselves. This community service activity is carried out to increase adolescent knowledge about the importance of adolescent reproductive health.The problem found was outreach activities about awareness of the importance of adolescent reproductive health because there had not been any counseling. Based on the results of interviews conducted, there were still teenagers who did not know about adolescent reproductive health in Huta Holbung Village.This activity aims to increase the knowledge of adolescents in Huta Holbung Village about the awareness of the importance of reproductive health in adolescents. The results of this activity are changes in adolescent knowledge and awareness of the importance of reproductive health in adolescents Keywords: Adolescents, Reproductive Health
PENYULUHAN HIDUP SEHAT DAN SUKSES BAGI LANSIA DI DESA MUARA PURBA NAULI KECAMATAN ANGKOLA MUARATAIS TAHUN 2021 H, Rosmainun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.742

Abstract

PENYULUHAN HIDUP SEHAT DAN SUKSES BAGI LANSIA DI DESA MUARA PURBA NAULI KECAMATAN ANGKOLA MUARATAIS TAHUN 2021 Rosmainun Dosen Program Studi D-III Kebidanan Akademi Kebidanan Sentral Padang Sidempuan rosmainun88@gmail.com ABSTRAK Pelaksanaan pembangunan nasional bertujuan mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, telah menghasilkan kondisi social masyarakat yang makin membaik dan usia harapan hidup yang makin meningkat, sehingga jumlah lanjut usia (lansia) makin bertambah.. Seiring dengan angka harapan hidup yang semakin baik, maka jumlah lanjut usia semakin meningkat. Lanjut usia memiliki potensi, maka mereka perlu mendapatkan penguatan agar mereka tidak menjadi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang akan membebani keluarganyaDengan Pengabdian ini ibu lebih paham manfaat pijat bayi tidak sekedar memijat bayi saat sakit saja. Psikologis penuaan yang berhasil, dicerminkan pada kemampuan individu lansia beradaptasi terhadap kehidupan fisik, sosial dan emosional serta mencapai kebahagiaan, kedamaian dan kepuasan hidup.Karena perubahan dalam pola hidup tidak dapat dihindari. Individu harus memperlihatkan kemampuan untuk kembali bersemangat. Oleh karena itu diperlukan usaha untuk mempertahankan derajat kesehatan para lansia pada taraf setinggi-tingginya agar terhindar dari penyakit atau gangguan Populasi lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun diperkirakan akan meningkat cukup tinggi beberapa tahun ke depan. Kategori lansia di Indonesia yaitu berusia atas 60 tahun. Penduduk lansia dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu lansia muda (60-69 tahun), lansia madya (70-79 tahun), dan lansia tua (80 tahun ke atas). Kota Padang Sidempuan sendiri memiliki persentase penduduk Lanjut usia sebanyak 6,8% pada Tahun 2019. Sedangkan Kabupaten Tapanuli Selatan mencatat persentase penduduk lanjut usia pada tahun 2019 sebanyak 8% dari total penduduk. Diharapkan kepada Bidan Desa untuk mengaktifkan program terkait kesehatan dan produktifitas Lanjut Usia.
A Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Kedungoleng Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes: Kelas ibu hami, ibu hamil Susilowati, Endang; Khoeroh, Himatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.724

Abstract

Pregnant women class is a study group for pregnant women through education or health education with a gestational age of 4 weeks to 36 weeks. The purpose of the class for pregnant women is to increase knowledge, change attitudes and behavior of mothers to understand pregnancy, body changes and complaints during pregnancy, pregnancy care, childbirth, postpartum care, postpartum family planning and newborn care. The class for pregnant women is given at least 3 times during pregnancy, a maximum of 10 people per class, husband or family participates at least 1 meeting. The method used is one day one service, namely with one meeting for class services for pregnant women with a total of 3 meetings during pregnancy. The steps taken include screening pregnant women first. The next stage is the implementation of the first meeting the facilitator delivers material about discomfort and changes that occur in pregnant women, healthy lifestyles and balanced nutrition and danger signs. The second meeting was about the danger signs of childbirth, preparation for delivery and signs of delivery, while the third meeting was about caring for newborns, postpartum mother care and post-partum family planning and ended with role play exercises for pregnancy. The results of the class activity for pregnant women, 90% of pregnant women are willing to take part in the activity and understand the materials that have been delivered by the facilitator, it is only recommended to participate in the husband or family so that they are more prepared to participate in maintaining health together.
PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA LABUHAN LABO KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA TAHUN 2022 siregar, Rya anastasya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.740

Abstract

ABSTRAK Risiko terjadinya tekanan darah tinggi (hipertensi) akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Berkisar 2 dari 3 orang berusia di atas 75 tahun diperkirakan mengidap hipertensi. Tekanan darah diukur berdasarkan kemampuan darah menekan dinding jantung, yaitu tekanan darah sistolik (saat jantung memompa darah) dan diastolik (saat jantung rileks). Lansia umumnya dianggap memiliki tekanan darah normal jika sistolik di bawah 120 dan diastolik kurang dari 80, atau dalam angka dinyatakan 120/80, sementara seseorang dinyatakan mengalami hipertensi jika memiliki sistolik/diastolik di atas 130/80. Tujuan PKM ini adalah memberi motivasi kepada lansia lebih memperhatikan polo hidupnya seperti kebutuhan istirahat dan makanan agar terhindar dari terjadinya hipertensi pada lansia. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode penyuluhan kesehatan dengan menggunakan media leaflet kepada lansia di desa Labuhan Labo dengan berjumlah 20 orang. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Evaluasi kedapa lansia yaitu tanya jawab seputar materi Hipertensi. Lansia dapat penyawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan oleh sipenyuluh. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berjalan dengan baik. Lansia di desa Labuhan Labo yang mengikuti terlihat bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG SIKAT GIGI PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH Adelina, Mei; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.731

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut sesungguhnya merupakan bagian integral dari kesehatan tubuh secara keseluruhan yang tentunya tidak dapat dipisahkan dari kesehatan tubuh secara umum.Usia anak pra sekolah merupakan usian penting dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik seseorang anak. Periode ini juga disebut sebagai periode kritis karena pada masa ini anak mulai mengembangkan kebiasaan yang biasanya menetap sampai dewasa.Salah satunya terjadi kebiasaan menyikat gigi. Menurut survey yang dilakukan , kebiasaan anak Indonesia untuk menyikat gigi dengan baik masih rendah. Perawatan gigi seperti menyigat gigi dianggap tidak terlalu penting, padahal manfaatnya sangat viral dalam menunjang kesehatan dan penampilan. Tujuan pengabdian nuntuk Meningkatkan pengetahuan anak pra sekolah tentang sikat gigi yang benar. Bentuk kegiatan yang dilakukan yaitu pendidikan kesehatan tentang sikat gigi pada anak usia pra sekolah . Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan berjalan dengan baik , kegiatan tampak antusias dalam mengikuti kegiatan pendidikan kesehatan tentang sikat gigi pada usia pra sekolah . Hal ini dibuktikan dengan antusias anak menjalankan kegiatan dengan teratur dan tertib juga mendengarkan pendidikan kesehtan tentang sikat gigi pada anak usia pra sekolah Dan Kegiatan demontrasi menyikat gigi dengan benar , menempel spanduk dan foto bersamaoleh panitia kegiatan dan anak. Kata Kunci :Sikat Gigi ,Anak Pra sekolah Abstract . Dental and oral health is actually an integral part of overall body health which of course cannot be separated from general body health. Pre-school age is an important age for a child's physical growth and development. This period is also referred to as the critical period because at this time children begin to develop habits that usually persist into adulthood. One of them occurs is the habit of brushing teeth. According to a survey conducted, the habit of Indonesian children to brush their teeth properly is still low. Dental care such as brushing teeth is considered not very important, even though the benefits are very viral in supporting health and appearance. The purpose of the service is to increase the knowledge of pre-school children about the correct toothbrush. The form of activity carried out is health education about toothbrushing for pre-school age children. The counseling activities that were carried out went well, the activities seemed enthusiastic in participating in health education activities about toothbrushing at the pre-school age. This is evidenced by the enthusiasm of children carrying out activities in an orderly and orderly manner as well as listening to health education about toothbrushing for pre-school age children and demonstration activities of brushing teeth properly, sticking banners and taking photos together by the activity committee and children. Keywords: Toothbrush, Preschool Children
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI BORLAND DELPHI7 SMK NEGERI 1 ANGKOLA TIMUR Nasution, Hanifah Nur; Nasution, Sari Wahyuni Rozi; Fauzi, Rahmad; Lubis, Ilham Sahdi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.580

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dalam rangka memberikan “pengenalan media pembelajaran aplikasi borland delphi 7 “ Di SMK Negeri 1 Angkola Timur. Kami dapat memberikan kesimpulan yang sangat sederhana ini sebagai berikut Bagi kami sebagai mahasiswa, pelaksanaan pembelajaran ini berjalan sesuai dengan yang di harapkan meskipun sekarang masih dalam kondisi pandemi, dalam kegiatan masih terdapat beberapa kendala baik secara teknisi maupun di non teknisi. Jika di lihat peserta didik SMK Negeri 1 Angkola Timur sangat berpotensi dalam pelajaran ilmu komputer,hal ini di lihat dari besarnya pastisipasi peserta didik yang mengikuti pembelajaran yang kami selenggarakan,serta ditunjang oleh jurusan yang ada di sekolah yang mempelajari tentang Rekayasa perangkat lunak