cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 555 Documents
Sosialisasi Upaya Pencegahan Covid 19 di Area Mesjid Shirotol Mustaqim Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Kota Padangsidimpuan Simamora, Febrina Angraini; Daulay, Nanda Masraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 2 (2020): Vol. 2 No. 2 Agustus 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.307 KB)

Abstract

Covid-19 is a disease caused by a new type of corona virus that appeared at the end of 2019 for the first time in Wuhan, China which is currently causing a pandemic in almost all over the world. In an effort to prevent the increasingly widespread transmission of Covid-19. The government urges all levels of society to take various preventive measures such as carrying out physical distancing, using masks, washing hands regularly, increasing endurance and maintaining health. The socialization activity for the prevention of Covid 19 in the mosque area aims to increase knowledge and change the behavior of the community, especially the Shirotol Mustaqim congregation, so that they can continue to make efforts to prevent the spread of Covid 19 during the 5 daily prayers as well as tarawih and tadarusan prayers which are held at the mosque during this month of Ramadan . This activity consisted of some counseling and leaflet distribution at the nazir of the mosque and the shirotol mustaqim mosque congregation. The results of the evaluation during the activity process were obtained that as many as 90% (19 participants) experienced increased knowledge regarding efforts to prevent Covid 19. With this socialization, it is hoped that it will be able to increase the knowledge and behavior of the community to always make efforts to prevent Covid 19 in any activity.
PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING SEBAGAI UPAYA PELUANG WIRAUSAHA ( UMKM ) DI MASA PANDEMI COVID-19 Harahap, Hasni Yaturramadhan; Harahap, Yanna Wari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 1 (2021): Vol.3 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.687 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i1.361

Abstract

Sabun cuci piring merupakan salah satu kebutuhan dalam rumah tangga yang berfungsi sebagai penghilang kotoran dan lemak pada peralatan makan dan masak.Konsumsi sabun cuci piring yang terus menerus setiap harinya, menyebabkan kebutuhan pengadaan sabun dengan biaya yang tidak sedikit.Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberi pengetahuan dan pelatihan tentang pembuatan sabun cuci piring guna mengurangi pengeluaran masyarakat terhadap pembelian sabun sekaligus untuk menciptakan peluang usaha baru. Dalam kegiatan pengabdian, akan dijelaskan bahan baku, prosedur kerja pembuatan sabun cuci piring. Dari kegiatan yang dilakukan, dapat menghasilkan luaran produk barang berupa sabun cuci piring sesuai dengan metode yang diberikan dalam pelatihan
Terapi Bermain Menggambar dan Mewarnai Pada Anak Usia Prasekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Gunung Tua Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 2 (2021): Vol. 3 No. 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.556 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i2.440

Abstract

Masa usia dini merupakan masa yang sangat penting dalam meningkatkan potensi kecerdasan dan dasar-dasar perilaku seseorang terbentuk pada usia ini. Pada usia prasekolah, kemampuan imajinasi dan belajar seorang anak sangatlah besar. Masa kanak-kanak merupakan lahan yang subur untuk menumbuhkan kreativitas pada anak. Kebiasaan menggambar dan mewarnai akan memberikan manfaat-manfaat yang tidak terduga untuk anak. Pengembangan motorik halus akan melatih anak agar terampil menggunakan tangan dan jari –jemari serta mengkoordinasikan mata dengan seimbang. Kegiatan terapi bermain menggambar dan mewarnai ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motoric halus anak usia prasekolah sehingga tumbuh kembang anak sesuai dengan usianya. Kegiatan ini juga dapat meningkatkan kemampuan motoric anak dan menghilangkan kecemasan pada anak saat bermain tanpa ditemani orang tuanya. Setelah dilakukan kegiatan terapi bermain menggambar dan mewarnai, peserta tampak bersemangat dan mampu melakukan keterampilan motoric halus sesuai dengan tahap perkembangannya. Peserta juga merasa percaya diri dengan hasil menggambar dan mewarnainya sehingga dapat meningkatkan kemandirian dan menghilangkan kecemasan pada anak yang bermain tanpa didampingi orang tuanya.
PENCEGAHAN PENULARAN TUBERCOLOSIS (TB) KEPADA PENGHUNI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIB PADANGSIDIMPUAN Lubis, Juliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.359 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.484

Abstract

Penyakit Tuberkulosis adalah penyakit yang menular disebabkan dari masalah kesehatan yang besar kedua di dunia yanag disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosi. TB ini dapat menyerang tubuh paling sering dan paling hebat dikrenakan infeksi tuberkulosisi paru-paru. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pengeatahuan penghuni atau warga binaan tentang pencegahan penularan tubercolosis (TB). Masalah yang ditemukan adalah kegiatan penyuluhan tentang pencegahan penularan tubercolosis (TB belum pernah dilakukan. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan bahwa masi ada penghuni lapas atau warga binaan yang belum mnengetahui tentang pencegahan penularan tubercolosis (TB) warga binaan di lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Padangsidimpuan. Kegiatan ini bertujuan untuk menigkatkan pengetahuan warga binaan di lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Padangsidimpuan tentang cara pencegahan penularan tubercolosis (TB). Hasil dari kegiatan ini adalah didapatkan perubahan pergetahuan warga binaan tentang pencegahan penularan tubercolosis (TB)
PENINGKATAN PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE DENGAN METODE PENYULUHAN KESEHATAN PADA ANAK ASRAMA PANTI ASUHAN UJUNGGURAP PADANGSIDIMPUAN napitupulu, mastiur; Ahmad, Haslinah; Napitupulu, Natar Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.685 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.563

Abstract

Personal Hygiene pada anak asrama panti asuhan ujunggurap padangsidimpuan. Personal Hygiene adalah cara perawatan diri manusia untuk memelihara kesehatan mereka. Pemeliharaan hygiene perorangan diperlukan untuk kenyamanan individu, keamanan dan kesehatan. Seseorang yang sakit, biasanya dikarenakan masalah kebersihan yang kurang diperhatikan. Sedangkan kebersihan perorangan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Tujuan Personal Hygiene adalah untuk meningkatkan derajat seseorang, memelihara kebersihan diri seseorang, memperbaiki Personal Hygiene yang kurang dapat mencegah timbulnya penyakit, meningkatkan percaya diri seseorang dan menciptakan keindahan. Asrama biasanya merupakan sebuah bangunan dengan kamar-kamar yang dapat di tempati oleh beberapa penghuni di setiap kamarnya. Para penghuninya menginap di asrama untuk jangka waktu yang lebih lama daripada di hotel atau losmen. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan, tanya-jawab dan diskusi, peserta penyuluhan adalah anak asrama penghuni panti asuhan, evaluasi dilakukan oleh observer dengan menggunakan check list dengan penilaian evaluasi struktur, proses dan hasil. Kata Kunci : Personal Hygiene, penghuni asrama. ABSTRACT Personal Hygiene for boarding children at the Ujung Gurap Padangsidimpuan Orphanage. Personal Hygiene is a way of human self-care to maintain their health. Maintenance of personal hygiene is necessary for individual comfort, safety and health. Someone who is sick, usually due to hygiene problems that are not paid attention to. While personal hygiene is an action taken to maintain the cleanliness and health of a person for physical and psychological well-being. The purpose of Personal Hygiene is to improve one's degree, maintain one's personal hygiene, improve Personal Hygiene which is less able to prevent disease, increase one's confidence and create beauty. Dormitory is usually a building with rooms that can be occupied by several occupants in each room. Its residents stay in dormitories for a longer period of time than in hotels or inns. The activities carried out were counseling, question-answer and discussion, the counseling participants were dorm residents, the evaluation was carried out by observers using a check list with evaluation of the structure, process and results. Keywords : Personal Hygiene, dorm residents
PKM Membangun Mental Enterpreneur Pada Kelompok Di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Padangsidimpuan laila, nur -
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 1 (2021): Vol.3 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.53 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i1.343

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana cara menumbuhkan jiwa enterpreneur pada pelajar, mahasiswa dan masyarakat khususnya pada Kelompok di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Padangsidimpan. Setiap tahunnya pengangguran terus bertambah di Negara kita, disini kurannya lapangan pekerjaan yang disediakan oleh pemerintah dan minimnya minat masyarakat untuk menjadi seorang wirausaha. Salah satu solusi yang bisa kita lakukan yaitu dengan cara menumbuhkan jiawa enterpreneur pada kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat. Tujuannya yaitu agar masyarakat memiliki jiwa enterpreneur dan bisa membuat usaha sendiri. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu dengan cara mempresentasekan materi dengan menggunakan media presentase (PPT) melalui bantuan Infocus, LCD dan sound system. Sedangkan alat dan bahan yang digunakan adalah print out dari materi yang dipaparkan. Hasil dari kegiatan ini yaitu sangat anntusiasme dari peserta Balai Latihan Kerja (BLK) dalam mendengarkan materi yang dipaparkan oleh pemateri dan tanya jawab antara pemateri dengan peserta yang ada di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Padangsidimpuan.
PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Lansia Sehat : Lansia Aktif, Mandiri Dan Produktif Di Panti Jompo Basilam Napitupulu, Natar Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 3 (2020): Vol. 2 No. 3 Desember 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.46 KB)

Abstract

Community Service (PKM) carried out in this manuscript is the healthy elderly must be empowered so that they can remain healthy and independent as long as possible. One of the efforts to empower the elderly in the community is through the formation and development of Elderly Groups, namely the Elderly Posyandu or Elderly Posbindu. Through this group, the elderly can carry out activities that can keep them active, and motivate the elderly to regulate a healthy lifestyle by following the Healthy Living Community Movement (Germas) and empowering the elderly to have a commitment to live, be active and productive in everyday life. This counseling was carried out to all the elderly living in the Basilam nursing home. They are 25 elderly, which was carried out for one day using LCD, Poster, leafleat and evaluation was carried out by observers using a check list through evaluation through the process and the results of the counseling that all elderly understood and active and committed to doing Germas (Healthy Living Community Movement) and being active and productive in everyday life.
Pelaksanaan Antenatal Care (ANC) Terpadu pada ibu hamil Di Dukuh Igir Pandan Desa Pandansari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Khoeroh, Himatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.778 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.478

Abstract

Antenatal Care adalah istilah kesehatan yang mengacu pada program pelayanan kesehatan ibu hamil. Tujuan dilakukan kegiatan Antenatal Care berguna untuk mendeteksi dini terjadinya resiko tinggi terhadap kehamilan dan persalinan juga dapat menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI). Standar pelayanan Antenatal Care sedikitnya enam kali kunjungan selama periode antenatal yaitu satu kali kunjungan selama terimester I,satu kali selama trimester II dan dua kali selama trimester III, serta dua kali kunjungan ke spesialis kandungan pada trimester I dan III. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan secara bertahap. Tahapan yang dilakukan meliputi penjaringan ibu hamil. Bersama kader, bidan desa meregistrasi semua ibu hamil terutama trimester II dan trimester III, Kemudian direncanakan untuk pemeriksaan ibu hamil dimulai dari anamnesa, pemeriksaan fisik secara head to too, serta pemeriksaan laboratorium dan terahir pemberian pendidikan kesehatan sesuai dengan masalah yang ditemukan. Hasil dari kegiatan Antenatal Care semua ibu hamil yang berjumlah 35 dalam batas normal baik pada pemeriksaan fisik ataupun pemeriksaan laborat, hanya ada satu ibu hamil Ny. N dalam pantauan berkelanjutan dibawah naungan Puskesmas Winduaji karena tes laborat HIV positif dan tenaga kesehatan merekomendasikan untuk bersalin di Rumah Sakit.Kata kunci : Antenatal Care, Ibu Hamil
Pendidikan Kesehatan Tentang Terapi Komplementer Untuk Mengatasi Mual Muntah pada Ibu Hamil di Desa Labuhan Labo Tahun 2019 Pebrianthy, Lola; Dewi, Sri Sari Sartika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 1 (2020): Vol. 2 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.78 KB)

Abstract

Pada kehamilan banyak terjadi perubahan, baik perubahan fisiologis maupun psikologis. Salah satu perubahan fisiologis merupakan ketidaknyamanan yang terjadi pada awal kehamilan adalah pada sistem pencernaan yaitu mual dan muntah. Gejala yang mengganggu ini sering disebut emesis gravidarum. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan ibu tentang terapi komplementer untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pendidikan kesehatan tentang terapi komplementer yang dapat dilakukan untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil di Desa Labuhan Labo Tahun 2019, dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung didapatkan hampir seluruh peserta telah paham dan tahu apa saja jenis terapi komplementer untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil . Dengan adanya pendidikan kesehatan ini, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang cara mengatasi mual muntah yang biasa dialami pada masa kehamilan trimester 1.
Endorpin Massage pada Ibu Bersalin Kala I Tanjung, Wiwi Wardani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 3 (2020): Vol. 2 No. 3 Desember 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.619 KB)

Abstract

The problem that was found was that all women who gave birth felt labor pain. Pain can cause stress which causes excessive release of hormones such as catecholamines and steroids. This hormone can cause smooth muscle tension and vasoconstriction of blood vessels. One way of non-pharmacological management is to reduce labor pain with endorphine massage. Endorphin Massage, which is a light touch and massage technique that can normalize heart rate and blood pressure as well as improve a relaxed state in the mother's body by triggering a feeling of comfort through the surface of the skin. The problem that was found was that endorphin massage had never been done on the mother at the Independent Practice Midwife (BPM) Nelly M. Harahap. Based on the results of interviews conducted with midwives, they said that they had never heard of the term endorphin massage and did not know the benefits of this action. Therefore, it is necessary to increase the competence of independent practicing midwives in an effort to reduce labor pain in laboring mothers in order to avoid unwanted complications, namely through Endorphin Massage Training. The activities carried out in this PKM are doing endorphin massage for mothers who give birth. This activity aims to reduce labor pain in mothers who give birth. The result of this activity is that there is a change in the intensity of pain felt by stage I mothers after endorphin massage.

Page 11 of 56 | Total Record : 555