cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dengan 6 Langkah Mencuci Tangan Yang Baik dan Benar di SD N 100207 Desa Tandihat Hasibuan, Ahmad Safii; Sindi Nurgatika; Henny Sahriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i3.1496

Abstract

ABSTRAK PHBS merupakan perilaku yang dipraktikan sebagai bentuk kesadaran dari hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Kebiasaan hidup sehat yang sederhana seperti cuci tangan, merupakan upaya untuk mencegah penyebaran virus maupun bakteri. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan promosi kesehatan sekaligus praktik mengenai perlunya menjaga PHBS untuk mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal melalui cuci tangan 6 langkah yang dilakukan di SDN 100207 Desa Tandihat terhadap murid yang berada di SD tersebut. Kegiatan ini dilakukan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, menampilkan video dan praktik langsung mengenai cara cuci tangan 6 langkah. Hasil penyuluhan kesehatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan. Hal tersebut dapat dilihat dari antusias dan keaktifan siswa dalam mempraktikkan, mengikuti games dan tanya jawab selama kegiatan berlangsung. Kata Kunci: Penyuluhan, Praktik PHBS, Mencuci tangan 6 langka ABSTRACT PHBS is behavior that is practiced as a form of awareness of learning outcomes that enable a person or family to help themselves in the health sector and play an active role in realizing public health. Simple healthy living habits, such as washing your hands, are an effort to prevent the spread of viruses and bacteria. The aim of this activity is to provide health promotion as well as practice regarding the need to maintain PHBS to achieve optimal public health through 6-step hand washing carried out at SDN 100207 Tandihat Village for students at that elementary school. This activity was carried out using the lecture method, question and answer, showing videos and direct practice on how to wash your hands in 6 steps. The results of health education show that there is an increase in knowledge before and after being given health education. This can be seen from the enthusiasm and activeness of students in practicing, participating in games and asking questions during the activity. Keywords: Counseling, PHBS practices, washing hands 6 things
PENTINGNYA PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DAN DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DI SMP NEGERI 1 ANGKOLA SELATAN, KABUPATEN TAPANULI SELATAN: PENTINGNYA PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DAN DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DI SMP NEGERI 1 ANGKOLA SELATAN, KABUPATEN TAPANULI SELATAN Lubis, Ahmad Rizaldy; Fauziah Siregar; Ayu Nurmasari; Aulia Rumondasari; Deswira lianda Sari harahap; Devi Ayu; Karimatunnisa Matondang; Eva Mora Hasibuan; Asma Suryani Hasibuan; Aldi Dohardo; Eprida Nasution; Armansyah; Dahlia Khairani Harahap; Cendana Wati Sihombing; Siti Nurhalimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus kematian tertinggi di Indonesia. Tingginya prevalensi kanker payudara di Indonesia tentunya perlu pencegahandengan melakukan upaya deteksi dini dengan SADARI. Kanker payudara bila terdeteksi sejak awal, penyembuhan yang dilakukan akan lebih mudah dan kemungkinan untuk sembuh juga lebih besar. SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dianjurkan pada wanita, terutama pada wanita dengan usia mulai dari 20 tahun. Karena wanita dengan usia subur 20-45 tahun sangat berisiko terkena penyakit kanker payudara, sehingga wanita harus selalu sadar akan kesehatan payudaranya yaitu dengan cara rutin memeriksa payudaranya sebagaiupaya awal pencegahan penyakit kanker payudara
EDUKASI 6 LANGKAH CUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR DI TK HARAPAN BERSAMA DESA PINTU PADANG KECAMATAN ANGKOLA SELATAN TAHUN 2024 Siregar, Devi Yunita; Harahap, Maisaroh; Arbaiyah, Ita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i3.1501

Abstract

Cuci tangan dianggap sebagai salah satu langkah yang paling penting untuk mengurangi penularan mikroorganisme dan mencegah infeksi. Perilaku cuci tangan yang baik dan benar akan dapat membantu menurunkan risiko penyakit menular salah satunya penyakit diare. Penyuluhan enam langkah cuci tangan yang baik dan benar ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya mencuci tangan pakai sabun dan cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah dan demonstrasi senam cuci tangan yang dilakukan oleh mahasiswa dan siswa TK Harapan Bersama Desa Pintu Padang. Penyuluhan ini dilaksanakan di TK Harapan Bersama Desa Pintu Padang pada hari Senin 3 Juni 2024. Adapun media yang digunakan berupa poster dan vidio senam cuci tangan. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan memberikan evaluasi kepada siswa yaitu tanya jawab seputar materi yang disampaikan. Kegiatan penyuluhan ini berjalan dengan baik. Siswa yang mengikuti terlihat bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan, serta dapat mendemostrasikan enam langkah cuci tangan yang baik dan benar.
Penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Terkait Pengolahan Sampah Di Desa Sihuik-Huik Simbolon, Siti Marguna; Lubis, Mutia Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i3.1502

Abstract

PHBS merupakan perilaku atau Tindakan mengupayakan kebersihan dan kesehatan dari kemauan diri sendiri dan menularkannya kepada orang lain. Perilaku ini meliputi menjaga kebersihan dan kesehatan diri sehingga berdampak pada kesehatan orang lain dan lingkungan sekitar. Ada beberapa indikator PHBS salah satunya pengolahan sampah. Sampah adalah sisa buangan dari suatu produk atau barang yang sudah tidak digunakan lagi tetapi masih dapat di daur ulang menjadi barang yang bernilai. Sampai saat ini sampah menjadi salah satu permasalahan yang cukup sulit ditangani di Indonesia. Sampah yang dibuang di sembarang tempat atau ditumbuk tanpa ada pengolahan yang baik akan menimbulkan berbagai dampak kesehatan yang serius seperti barang vector pemula penyakit, sehingga diharapkan kesadaran manusia memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengelolah sampah secara baik dan benar. Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah dan diskusi. Penyuluhan ini dilaksanakan di Desa Sihuik-Huik pada hari selasa 2 juli 2024 adapun media yang digunakan berupa video animasi, power point tentang sampah, hasil dari kegiatan penyuluhan ini dilanjutkan dengan memberikan evaluasi kepada masyarakat yaitu Tanya jawab seputar materi yang disampaikan kegiatan penyuluhan ini berjalan dengan baik
Perilaku hidup bersih dan sehat ( PHBS ) masyarakat desa Kampung Lalang dalam meningkatkan kesehatan masyarakat silvyharahap, annisah; Dewi, Sri Sartika Sari; Suryaningsih, Melfi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i3.1503

Abstract

Abstrak Menciptakan hidup sehat sebenarnya sangatlah mudah serta murah, apabila dibandingkan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan apabila mengalami gangguan kesehatan cukup mahal. Hidup sehat merupakan hal yang seharusnya diterapkan oleh setiap orang, mengingat manfaat yang ditimbulkan akan sangat banyak, mulai dari konsentrasi kerja, kesehatan dan kecerdasan anak sampai dengan keharmonisan keluarga. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan dapat berperan aktif dalam kegiatan – kegiatan kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan–kegiatan kesehatan di masyarakat. Dari 10 indikator PHBS, hasil penelitian pada masyarakat Desa Perkebunan Marpinggan I diketahui bahwa ada 7 indikator yang telah memenuhi target PHBS dan ada 3 indikator yang hasilnya berada dibawah target/dibawah 70%. Hasil selengkapnya: 1. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan (100%), 2. Bayi di beri ASI ekslusif (90%), 3. Menimbang balita setiap bulan (90%), 4. Ketersediaan air bersih (89%), 5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun (100%), 6. Ketersediaan jamban sehat (60%), 7. Memberantas jentik nyamuk (70,5%), 8. Makan buah dan sayur (52%), 9. Melakukan aktifitas fisik setiap hari. Kata Kunci : PHBS, Masyarakat
Peningkatan Keterampilan Pengolahan Jahe Menjadi Serbuk Jahe Instan Sebagai Usaha Menguntungkan Di Kalangan Ibu Rumah Tangga Di Desa Situmbaga siregar, ahmad najli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Situmbaga merupakan desa yang terletak di Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan sebagai upaya dalam meningkatkan keterampilan warga dalam pengolahan jahe menjadi serbuk jahe instan. Yang menjadi sasaran utama adalah ibu – ibu rumah tangga. Tingkat keberhasilan di evaluasi dari ketertarikan dan antusias peserta dan juga hasil keterampilan. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dan pelatihan pembuatan jahe menjadi serbuk jahe. Hasil kegiatan terlihat adanya semangat dan antusias peserta selama kegiatan berlangsung, dan menghasilkan keterampilan warga. Pengolahan jahe menjadi serbuk jahe instan memiliki peluang menjadi suatu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) karena alat dan bahan yang terbilang murah dan mudah serta pengolahan yang sederhana.
EDUKASI PRILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN DENGAN AIR MENGALIR PADA SEKOLAH DASAR INPRES DI KELURAHAN PARDOMUAN aspipa, Aspipa permata bunda; Nurlaila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pardomuan Village is located in South Angkola District, South Tapanuli Regency. This service program aims to improve clean and healthy living behavior. Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in the school environment is a set of behaviors that are practiced by students, teachers and the school community as a result of learning problems that arise in elementary schools showing that students do not practice Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) such as rarely wash their hands with running water and soap, rarely use healthy latrines, rarely throw rubbish in the right place, resulting in several cases of diseases such as diarrhea, worms, typhoid, ulcers. The method used is to provide direct education and practice directly to elementary school students in the Pardomuan Garonggang sub-district. The results of the observations and counseling that have been carried out can increase knowledge and healthy living behavior.
PENYULUHAN PENGETAHUAN BAHAYA MEROKOK DI SMP NEGERI 2 ANGKOLA SELATAN KELURAHAN SIMARPINGGAN Finola Sari, Riani; Ritonga, Widya Sari; Harahap, Reska Charlina; Nur Aisyah, Siti; Putri, Zahra Ananda; Ramanda, Rizka Novia; Rohana, Ronda; Rohan, Ronda; hasibuan, Elmi Sariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerilaku merokok pada remaja memang masalah yang semakin mengkhawatirkan di kalanganmasyarakat. Usia SMP berkisar 12-18 tahun adalah periode penemuan diri dan kepekaan rasa sosial. Padamasa ini kepribadian harus dikembangkan sepenuhnya dan harus sadar akan keharusan. Setelah dilakukanpenyuluhan diharapkan siswa-siswi dapat mengetahui akan bahaya merokok dan bisa menerapkannyadikehidupan sehari hari. Pada kegiatan ini dilakukan penyuluhan secara langsung di salah satu kelas yaitukelas VIII 3. Pelaksanaan dari intervensi yang dilakukan adalah dengan metode ceramah yangdilaksanakan pada hari senin tanggal 03 juni 2024. Susunan acara dimulai dari pembukaan, penyampaianmateri, diskusi tanya jawab, dan penutupan serta foto bersama. Evaluasi dilakukan setelah siswa siswimenyimak materi yang telah diberikan. Dengan responden 24 orang dari kelas VIII3, dari semuaresponden ini terdapat 8 orang (33,3 %) paham akan bahaya merokok dan 16 orang (66,6 %) tidak pahamakan bahaya merokok. Hasil kegiatan yang dilakukan, pengetahuan siswa-siswi tentang bahaya merokoksudah ada peningkatan tentang pengetahuan sebanyak 86,4 % tentang bahaya merokok. Berdasarkan hasilpenyuluhan sisa-siswi di kelas VIII3 SMP N 2 Angkola Selatan maka dapat disimpulkan bahwa rendahnyapresentase tidak paham karena kurangnya kesadaran siswa-siswi akan bahaya nerokok bagi kesehatan,lingkungan yang terbiasa dengan rokok. Program yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswasiswi dengan tujuan untuk menekankan angka perokok adalah dnegan memberikan penyuluhan.Kata kunci : bahaya merokok, penyuluhan, siswa smpABSTRACTSmoking behavior among teenagers is an increasingly worrying problem among society. Middle schoolage, around 12-18 years, is a period of self-discovery and social sensitivity. At this time the personalitymust be fully developed and must be aware of necessity. After providing counseling, it is hoped thatstudents will be able to understand the dangers of smoking and be able to apply it in their daily lives. Inthis activity, direct counseling was carried out in one of the classes, namely class VIII 3. The interventionwas carried out using the lecture method which was carried out on Monday 03 June 2024. The scheduleof the event started from the opening, delivery of material, question and answer discussion, and closing.as well as group photos. Evaluation is carried out after the students have listened to the material that hasbeen given. With 24 respondents from class VIII3, of all these respondents, 8 people (33.3%) understoodthe dangers of smoking and 16 people (66.6%) did not understand the dangers of smoking. As a result ofthe activities carried out, students' knowledge about the dangers of smoking has increased by 86.4%regarding the dangers of smoking. Based on the results of counseling for the remaining students in classVIII3 of SMP N 2 South Angkola, it can be concluded that the low percentage of not understanding is dueto the students' lack of awareness of the dangers of smoking for health, and an environment that is usedto smoking. The program carried out to increase students' knowledge with the aim of emphasizing thenumber of smokers is by providing counseling.Key words: dangers of smoking, counseling, junior high school students
PENTINGNYA MEMBUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA DI SD N 100201 SIMARPINGGAN KECAMATAN ANGKOLA SELATAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN TAHUN 2024 syah, syarif hidayat; Aliyah, Rosma; Surmaini, Putri; Khairiyah, Salma; safii, Rahmad; Nespi, Meliana; Fadilah, Rizka; hasibuan, Elmi Sariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memperdayakan setiap peserta didik,guru,dan masyarakatlingkungan sekolah agara tau,mau,dan mampu menolong diri sendiri di bidang kesehatandengan menerapkan PHBS dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat dengan caramembuang sampah pada tempatnya.Metode yang dilakukan melalui penyuluhan, videopembelajaran, dan praktik langsung kepada 36 responden anak. Hasil penelitian menunjukkanbahwa sebelumnya hanya 35% anak yang membuang sampah pada tempatnya, namun setelahintervensi, angka ini meningkat menjadi 70%. Secara kesimpulannya, pembiasaan membuangsampah pada tempatnya sesuai dengan standar WHO dapat berhasil dengan mengikuti tigalangkah, yaitu penyuluhan, penggunaan media pembelajaran audio visual, dan praktiklangsung.Hal ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang melibatkan berbagaipendekatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku membuang sampah padatempatnya sesuai standar WHO.Kata kunci : Hidup bersih dan sehat, membuang sampah, penyuluhan, audio visual, PHBSABSTRACTThis research aims to empower every student, teacher and school community to know, want and beable to help themselves in the health sector by implementing PHBS and playing an active role increating a healthy school by throwing rubbish in its place. The method is carried out throughcounseling. , learning videos, and direct practice for 36 child respondents. The research results showedthat previously only 35% of children threw rubbish in the right place, but after intervention, this figureincreased to 70%. In conclusion, getting into the habit of throwing rubbish in the right place accordingto WHO standards can be successful by following three steps, namely counseling, using audio-visuallearning media, and direct practice. This shows that counseling methods that involve variousapproaches are effective in increasing knowledge and behavior of throwing rubbish in place accordingto WHO standards.Keywords: Cleanandhealthy living,throwingaway rubbish, counseling, audiovisual,PHBS
Donor Darah Dalam Kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia di Halaman Bolak Kota Padangsidimpuan Nasution, Dina Rahmi Solihad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Blood is an important part of the body whose main function is to transport nutrients and materials throughout the body to achieve a homeostasis (balanced) state. Blood grouped into four groups, namely A, B, AB, and O. The purpose of this community service is as a medium to increase insight into the benefits of blood transfusions both for oneself and for recipients in need. This activity will be held on June 9, 2024 at Alaman Bolak Padangsidimpuan. The activities carried out began with health checks, blood donations and ended with the distribution of shopping vouchers. This community service uses a participatory model method. The results of this activity were obtained by 30 voluntary blood donation participants consisting of adolescents to adults and then 15 bags of blood products were obtained. This service is expected to be a medium for promoting independent health in the community so that public interest in donating blood increases