cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
EDUKASI PEMENUHAN GIZI PADA IBU HAMIL DI DESA BARUAS KOTA PADANGSIDIMPUIAN: EDUKASI PEMENUHAN GIZI PADA IBU HAMIL DI DESA BARUAS KOTA PADANGSIDIMPUIAN Ahmad, Haslinah; mutia, Fatma; harahap, yana wari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pregnancy is a time when nutritional needs become higher, and meeting these needs has a positive effect on the health of the mother and the unborn baby. Nutrition deserves special attention during pregnancy and breastfeeding because of the high nutritional needs and the important role of nutrition for the fetus and baby. This community service aims to make the community more aware of the importance of nutrition for pregnant women. The method used in this community service is to increase public knowledge about the meaning of nutrition, nutritional needs and nutritional goals for pregnant women. The number of participants in this activity is 30 people. This activity is carried out in coordination with village officials and their staff which is continued with free examinations and treatment where there is health education with counseling and health examination activities such as measuring blood pressure, checking lila, checking cholesterol and weighing weight carried out by health workers and finally education related to providing nutrition for pregnant women. Conclusion Counseling activities can be carried out more often so that pregnant women provide more nutrition for pregnant women. And counseling activities provide nutrition for pregnant women according to health requirements and can increase knowledge in terms of health.
PENYULUHAN TENTANG PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN DAN PHBS DI SEKOLAH SDN 100206 DESA PINTU PADANG TAHUN 2024 Saragih, Sarli; Pebrianthy, Lola
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i3.1619

Abstract

Kesehatan dan kebersihan merupakan aspek yang penting dalam menjaga kualitas hidup Masyarakat. Pada era sekarang penting bagi kita untuk memiliki pemahaman yang kuat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Gaya hidup yang menjunjung tinggi perilaku hidup bersih dan sehat memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap kualitas hidup individu, keluarga dan Masyarakat. Tujuan dari PHBS merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan, mapun kemampuan masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, kemudian untuk meningkatkan peran serta aktif masyarakat termasuk dunia usaha dalam upaya mewujudkan derajatkesehatan yang optimal. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa/siswi di SDN 100206 Desa Pintu Padang guna meningkatkan kesehatan anak-anak melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Berdasarkan paparan kegiatan penyuluhan kepada siswa kelas 5 di SDN 100206 Desa Pintu Padang, dapat disimpulkan bahwa yang didapat dari kegiatan ini ada peningkatan angka pemahaman dan pengetahuan responden setelah diberikan penyuluhan tentang peningkatan kualitas kesehatan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
PENYULUHAN KESEHATAN CUCI TANGAN 7 LANGKAH PAKAI SABUN DI PAUD ROYHAN DESA SIAMPORIK LOMBANG KECAMATAN ANGKOLA SELATAN ariani, murni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa penyakit yang diderita oleh anak prasekulah seperti cacingan dan diare merupakan salah satu penyakit tertinggi yang diderita anak-anak karena tidakmelakukan cuci tangan pakai saben. Munculnya berbagai penyakit yang sering menyeranganak umia sekolah (usia 4-3 tahun), yang umumnya berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Tujuan : Agar siswa-siswi dapat menerapkan kebiasaan mencuci tangan yang baik dan benar sehingga terhindar dari berbagai jenis penyakit yang dapat menyerang tubuh. Metode : Kegiatan ini dilakukan di PAUD Royhan Desa Siamporik Lombang, Kecamatan Angkola Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan 27 Mei 2024. Populasi kegiatan ini adalah seluruh siswa- siswi PAUD Royhan mulai dari 11 orang siswa. Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan cuci tangan. Hasil: Setelah dilakukan penyuluhan Langkah-langkah cuci tangan, siswa-siswi menjadi paham pentingnya cuci tangan , mereka juga memahami tata cara yang benar saat mencuci tangan , hal ini menjadi sesuatu pengetahuan yang baru bagi mereka yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari mereka . Kesimpulan : Kegiatan penyuluhan mencuci tangan yang dilakukan melalui metode ceramah dengan media spanduk, demonstrasi, dan praktik langsung berjalan dengan lancer, serta membuat siswa-siswi PAUD Royhan Desa Siamporik Lombang menjadi paham pentingnya cuci tangan .Kata kunci : Peer Educator, PHBS, Educator cilik
MENINGKATKAN PENGETAHUAN ANAK TENTANG LANGKAH MENCUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR Sintia, Ulma; diningsih, ayus; Hasibuan, Elmi Sariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu indikator perilaku hidup bersih dan sehat adalah cuci tangan pakai sabun (CTPS) yaitu cara mencuci tangan pakai sabun untuk mencegah berbagai penyakit.CTPS diterapkan untuk memutus rantai penularan penyakit.Penyuluhan tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak- anak mengenai pentingnya mencuci tangan dengan sabun, kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan dengan sabun, cara mencuci tangan dengan sabun yang baik dan benar, serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar anak terhindar dari infeksi virus.Ada dua metode yang dilakukan penyuluhan dan simulasi/latihan. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak SDN Sibongbong. Setelah dilakukan penyuluhan ini,anak mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam kegiatan cuci tangan menggunakan sabun.Hal ini dibuktikan dengan lancarnya cuci tangan pakai sabun dan jawaban akurat atas pertanyaan kami.
PENYULUHAN PEMANFAATAN KAIN PERCA PADA SANTRIWATI PONPES SAYYID IBRAHIM MADINA AL MUNAWAROH DESA PERKEBUNAN MARPINGGAN Butar-Butar, Khairunnisa; hasibuan, elfi; dwi meilasari, retno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fabric waste is inorganic waste which continues to increase every year due to the rapid pace of adult fast fashion. The United States Environmental Protection Agency (US EFA) launched that 5% of the world's land is covered by textile waste that cannot be recycled and is decomposed with an increase of 3% to 5% every year (Munir et al., 2021). If there is an increase from year to year, of course this will pollute the earth. Therefore, patchwork waste must be recycled into creative products that have an economic selling value such as hair ties and brooches. In addition to reducing earth pollution due to textile waste, the waste recycling process becomes a creative product with selling value. This community service aims to increase the creativity and economy of the community. The method used in this service is demonstration and practice, by giving examples of how to make hair ties and brooches from patchwork. Based on the activities that have been carried out, the results are obtained that the students are enthusiastic about the activities and want similar activities in terms of making crafts or other products. The results of the evaluation felt that the activity was very useful and could increase knowledge about the use of goods around and including obtaining economic income for students and Islamic boarding schools.
A lansia PENYULUHAN PENTINGNYA MENJAGA KEBERSIHAN KUKU BAGI PARA LANSIA DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL PONDOK LANJUT USIA MA`ARIF MUSLIMIN KOTA PADANGSIDIMPUAN: PENYULUHAN PENTINGNYA MENJAGA KEBERSIHAN KUKU BAGI PARA LANSIA DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL PONDOK LANJUT USIA MA`ARIF MUSLIMIN KOTA PADANGSIDIMPUAN Pasaribu, heka afriannur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Menua merupakan salah satu fase perkembangan manusia yang wajib dilalui apabila seseorang itu berumur Panjang. Lansia dikategorikan dari umur 60 tahun ke atas. Orang yang tinggal di Lembaga kesejahteraan sosial pondok lanjut usia Ma`arif Muslimin kota padangsidimpuan rata-rata berumur 60-92 tahun. Lansia ini memiliki berbagai macam alasan mengapa mereka lebih memilih menetap disini dibandingkan dengan tinggal Bersama keluarga mereka. Penyuluhan yang dilakukan ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan para lansia. Melakukan ha-hal sepele seperti menggunting kuku secara islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Penyuluhan ini juga diharapkan dapat meningkatakan kesadaran para lansia untuk menjaga kebersihan kuku mereka. Karena tangan memegang peranan penting dalam kehidupan kita treutama Ketika kita memakan makanan. Kalua kuku kotor, kuman penyakit ada menyebabkan para lansia ini akan mengalami berbagai macam penyakit. Kata kunci: Lansia, kebersihan, menggunting kuku
PENINGKATAN PENGETAHUAN TERKAIT PEMERIKSAAN PADA BAYI SETELAH LAHIR Aswan, Yulinda; Rangkuti, Juni Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i3.1635

Abstract

ABSTRAK Pemeriksaan bayi adalah proses di mana seorang tenaga kesehatan profesional memeriksa tubuh bayi untuk mendeteksi tanda-tanda klinis penyakit, dan hasil tesnya dicatat dalam catatan kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa 50% kematian bayi terjadi pada periode neonatal pada bulan pertama kehidupannya. Penanganan bayi yang salah dapat menyebabkan kecacatan atau kematian, dan hipotermia adalah gejala paling umum pada bayi. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami dan melakukan pemeriksaan kesehatan pada bayi, terutama untuk intervensi dini jika terjadi masalah atau kelainan. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya penyadaran kepada masyarakat melalui penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu tentang pemeriksaan fisik pada bayi setelah lahir. Kegiatan penyuluhan kesehatan dengan target ibu-ibu yang memiliki bayi di desa sibangkua kecamatan angkola barat. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan 35%. Diharapkan penyuluhan seperti ini dapat dilakukan kembali yang mencakup sikap dan perilaku ibu-ibu yang memiliki bayi karena hal ini berhubungan dengan pelayanan kesehatan lanjutan yang akan diterima oleh bayi dalam pelayanan posyandu. Kata Kunci : Pengetahuan, Pemeriksaan, Bayi ABSTRACT Baby check-up is a process in which a health professional examines a baby's body to detect clinical signs of disease, and the test results are recorded in a health record. Research shows that 50% of infant deaths occur in the neonatal period in the first month of life. Improper handling of babies can cause disability or death, and hypothermia is the most common symptom in babies. Therefore, it is very important to understand and conduct health checks on babies, especially for early intervention if there are problems or abnormalities. Therefore, it is necessary to make efforts to raise awareness in the community through health education to increase mothers' knowledge about physical examinations on babies after birth. Health education activities targeting mothers who have babies in Sibangkua Village, West Angkola District. The results of the activity showed an increase in knowledge of 35%. It is hoped that this kind of education can be carried out again which includes the attitudes and behavior of mothers who have babies because this is related to the follow-up health services that will be received by babies in the Posyandu service. Keywords : Knowledge, Chek-up, Baby
PERKEMBANGAN EMOSI TERHADAP PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK Harahap, Olivia; Zebua, Sherli Rahmadani; Juliana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini pelaksanaan pendidikan hanya berorientasi pada aspek koginitif (kecerdasan intelektual) peserta didik, sehingga kecerdasan emosional peserta didik tidak berkembang dengan baik yang berimplikasi terhadap degradasi moral peserta didik. kecerdasan emosional adalah kemampuan peserta didik dalam mengelola emosi yang dimiliki yang dapat mengarahkan peserta didik untuk bersikap dan berprilaku dengan tepat sesuai dengan kondisi-kondisi tertentu. Ada beberapa aspek kecerdasan emosional yaitu mengenali emosi diri, menglola emosi, memotivasi diri sendiri, mengenal emosi orang lain (empati) dan membina hunungan. Kecerdasan emosional penting untuk di pupuk dan dikembangkan pada peserta didik di sekolah dasar karena pada usia sekolah dasar emosi anak mudah dibentuk. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kecerdasan emosional peserta didik adalah dengan menerapkan pendidkan karakter. Dengan pendidkan karakter peserta didik di sekolah dasar akan cerdas emosinya serta hasil belajarnya akan semakin meningkat.
PENGENDALIAN DIABETES MELITUS (DM) MELALUI EDUKASI DAN PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH PADA MASYRAKAT DI PADANG MATINGGI KOTA PADANGISIMPUAN Hasibuan, Ahmad Safii; Asnil Adli; Henny Sahriani; Kombang Ali Yasin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan melalui edukasi, pemantauan kadar gula darah, dan perubahan gaya hidup. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di rumah warga Padang Matinggi, Kota Padangsidimpuan, pada 26 Oktober 2024. Penyuluhan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pengendalian DM melalui metode ceramah dan demonstrasi pemeriksaan kadar gula darah, dengan partisipasi 10 orang warga yang beragam usia. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa beberapa peserta memiliki kadar gula darah tinggi yang memerlukan penanganan lanjutan, terutama peserta dengan kadar gula di atas batas normal (140 mg/dL). Penyuluhan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai risiko dan langkah preventif DM, serta pentingnya pola hidup sehat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai upaya pencegahan dan pemantauan kesehatan masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Anemia Di SMP Swasta Nahdatul Ulama Di Kota Padangsidimpuan Tahun 2024 Harahap, Irawati; Nur Hamima Harahap; Nur Arfah Nasution; Anna Rizki Nasution; Diana Mulia; Siregar, Rahmah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i3.1757

Abstract

ABSTRAK Edukasi dan pengenalan tentang Anemia sangat penting untuk menurunkan kasus baru melalui penyuluhan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) peningkatan pengetahuan tentang pentingnya mengenali gejala Anemia dan dampak dari Anemia. Kegiatan penyuluhan bertujuan untuk edukasi kepada Remaja di SMP Swasta Nahdatul Ulama di Koata Padang Sidimpuan tentang peningkatan pengetahuan Remaja Tentang Anemia di SMP Swasta Nahdatul Ulama di Kota Padangsismpuan. Pelaksanaan kegiatan pada Remaja SMP Swasta Nahdatul Ulama dengan pemberian materi (konseling) Penyuluhan tentang Anemia. Salah satu faktor yang pemicu peningkatan kejadian Anemia karena kurangnya mengkonsumsi sumber makanan yang kaya akan zat besi dan mudah diserap oleh tubuh. Sekitar 12% remaja laki-laki dan 23% remaja perempuan Indonesia mengalami masalah anemia dan masalah gizi mikronutrien, yaitu sebagian besar disebabkan oleh kekurangan zat besi. Anemia yang dialami remaja putri akan berdampak pada diri mereka ketika mereka nantinya akan menjadi calon ibu hamil dan bersalin, sehingga meningkatkan AKI (Angka Kematian Ibu), melahirkan bayi kurang umur dan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Kekurangan zat gizi besi tidak menimbulkan gejala anemia. Akan tetapi, dapat mempengaruhi fungsi dari organ si penderita. Sekitar 2,5 kali lebih banyak dari jumlah penderita anemia kekurangan gizi besi. Kata kunci : pengetahuan,anemia ,remaja