cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 504 Documents
PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN MENINGKATKAN GERAKAN MASYARAKAT SEHAT (GERMAS) DI DESA SORKAM KANAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH Antoni, Adi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 2 (2021): Vol. 3 No. 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.629 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i2.464

Abstract

Penyebaran Virus Corona Disease 2019 (Covid-19) yang semakin meningkat telah memaksa masyarakat untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru. Dimasa kenormalan baru ini, perilaku hidup bersiih dan sehat menjadi sangat penting dilaksanakan oleh masyarakat.Perilaku hidup sehat ini meliputi memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, makan makanan yang bergizi, rajin berolahraga, dan lainnya. Namun, pada kenyataannya, masih sering dijumpai masyarakat yang tidak menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat ini, oleh karena itu, saya melakukan penyuluhan Gerakan Masyarakat Sehat kepada warga Desa Sorkam Kanan, Kab. Tapanuli Tengah. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarkat ini adalah memberikan sosialisasi tentang bagaimana menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Penyuluhan ini dilakukan secara luring kepada warga Desa Sorkam Kanan, Kab. Tapanuli Tengah. Kami berharap para warga Desa Sorkam Kanan ini dapat menjadi contoh dan menyebarkan perilaku sehat kepada masyarakat disekitarnya.
IMB: Pembuatan Menu Sehat Bagi Penderita Hipertensi Antoni, Adi; Siregar, Yenni Farida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 1 No. 1 (2019): Vol. 1 No. 1 Desember 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.631 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronik yang menjadi masalah global. Penderita hipertensi akan menjalani kondisi ini seumur hidupnya. Pengelolaan hipertensi yang tidak tepat akan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Desa Manunggang Jae merupakan salah satu desa binaan Puskesmas Labuhan Rasoki yang memiliki penderita hipertensi yang cukup banyak. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu masyarakat dalam membuat menu sehat bagi keluarga yang menderita hipertensi. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini meliputi peserta yang hadir adalah keluarg yang memiliki anggota keluarga hipertensi. Jumlah peserta sebanyak 21 orang. Menu yang disajikan adalah pembuatan sup seledri dan labu siam. Pengabdian ini menggunakan metode Pendidikan kesehatan, demonstrasi dan redemonstrasi. Tahap pertama:pendidikan kesehatan berisi penjelasan terkait penyakit hipertensi serta penatalksanaannya jika terjadi peningkatan tekanan darah. tahap kedua demonstrasi: pembuatan menu sehat hipertensi oleh pengabdi. Tahap ketiga redemonstrasi oleh peserta dalam pembuatan menu sehat hipertensi. Peserta kegiatan pengabdian sangat antusias mengikuti kegiatan. Peserta kegiatan mampu melakukan redemonstrasi terkait pembuatan menu sehat bagi penderita hipertensi. Keluarga memiliki motivasi yang kuat dalam membuat menu sehat bagi penderita hipertensi di rumah. Pembuatan menu sehat bagi penderita hipertensi dapat di demonstrasikan dengan baik oleh peserta dan menjadi inspirasi bagi keluarga dalam menyiapkan menu sehat bagi penderita hipertensi.
STRATEGI PEMASARAN KUE BIKA SEBAGAI KUE KHAS MAGA PADA UMKM KELURAHAN PASAR MAGA: Bika Strategi Pemasaran laila, nur -
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.717 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.560

Abstract

Kabupaten Mandailing Natal memiliki 24 Kecamatan yang terdiridari 27 Kelurahan dan 407 desa, yang salah satunya Kelurahan yaitu Pasar maga. Di Kelurahan Pasar Maga memiliki makanan khas tradisional yang memiliki rasa yang enak. Makanan tradisonal tersebut bernama Bika Bakar. Untuk pembuatan bika cukuplah unik karena menggunkan sabut kelapa. Jika di Medan Kita mengenal Bika Ambon maka di Kelurahan Pasar Maga terdapat Bika Bakar. Bika Bakar terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan pisang, gula merah dan parutan kelapa. Dalam proses memasak menggunakan bakan bakar arang atau serabut kelapa, penggunaaan serabut kelapa dan arang agar bika lebih mengembang. Bika bakar yang tidak mengembang sempurna akan kelihatan kurang menarik dan rasanya juga berkurang. Makanan tradisional in itidak kalah enak dengan makanan yang lain, akan tetapi disini masih dibutuhkan bagaimana strategi pemasaran dalam mempromosikan Bika bakar ini agar lebih dikenal di masyarakat luas. Salah satu solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan cara meningkatkan strategi pemasaran melalui promosi dengan menggunkan media social baikdi Facebook, Instagram, Whatsaap, bergabung di group jual beli dan menjalin kerja sama dengan tok-toko yang ada disekitar. Adapun tujuannya yaitu untuk dapat meningkatkan penjualan,lebih dikenal di masyarakat dan meningkatkakan penghasilan wilayah setempat. Metode yang digunakan yaitu diawali dengan program pelatihan-pelatihan. Sebelum dilakukanpelatihan terlebih dahulu dilakukan diskusi, evaluasi, dan analisisi situasi dengan para anggota mitra untuk mengetahui permasalahan utama yang sedang dihadapi, khususnya terkait dengan keberlanjutan usaha dan strategi pemasaran. Setelah menganalisis permasalahan, dilakukan pelatihan untuk menjawab dan memperbaiki kebutuhan–kebutuhan yang sudah dirumuskan dalam bentuk pelatihan perencanaan bisnis. Hasil dari kegiatan ini pengusaha kuliner Bika Bakar mendapatkan pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tentang strategi pemasaran, menemukan solusi dalam meningkatkan penjualan dengan menggunakan strategi pemasaran dan pelatihan dalam memanfaatkan kemajuan teknologi informatika sebagaisarana untuk meajukan usaha dalam meningkatkan penjualan.
PENYULUHAN TENTANG PENCEGAHAN HIPERTENSI DENGAN MENGHINDARI FAKTOR RISIKO KEPADA WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI LAPASKELAS II B PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2018 Ritonga, Nefonavratilova; Siregar, Nurelilasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 1 (2020): Vol. 2 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.262 KB)

Abstract

Cardiovascular disease according to the 1992 AND 1995 Household Health Survey (SKRT) is the biggest cause of death in Indonesia, one of which is hypertension (Yunis, 2003). This shows how serious the problem of increasing hypertension that is happening in Indonesia is, if not followed by an increase in health knowledge related to changes in people's behavior to prevent hypertension by staying away from hypertension risk factors. So based on the above problems, we intend to hold counseling on the prevention of hypertension by avoiding risk factors for the Correctional Center in Padangsidimpuan Class II B Prison in 2018. Extension activities were very enthusiastic in response to the assisted residents, seen from several assisted residents who asked related questions
ASI Eksklusif Pendidikan Kesehatan Tentang Pemahaman Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Di Posyandu Desa Aek Lubuk Dan Huta Tonga Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan: ; Pemahaman Pemberian ASI Eksklusif Aswan, Yulinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 1 (2021): Vol.3 No.1 April 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.364 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i1.371

Abstract

ABSTRAK World Health Organization (WHO) dan United Nation Childrens Fund (UNICEF) merekomendasikan sebaiknya anak hanya diberi air susu ibu (ASI) selama paling sedikit 6 bulan pertama dalam kehidupan seorang bayi dan dilanjutkan dengan makanan pendamping yang tepat sampai usia 2 tahun dalam rangka menurunkan angka kesakitan dan kematian anak. Kadangkala ibu mendapatkan informasi yang salah tentang manfaat ASI eksklusif, mengenai cara menyusui yang benar, dan apa yang harus dilakukan bila timbul kesukaran dalam menyusui. Tujuan kegiatan ini adalah agar ibu menyusui memahami tentang ASI eksklusif, manfaat ASI dan cara pemberian ASI Eksklusif pada bayinya. Metode kegiatan yang akan dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah Pendidikan Kesehatan berupa Penyuluhan. Hasil dari kegiatan penyuluhan kesehatan ini rata- rata ibu sudah memahami tentang ASI Eksklusif dan cara pemberiannya. Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan berjalan dengan baik. Seluruh Ibu hamil, ibu menyusui dan ibu yang membawa anaknya ke Posyandu di Desa Aek Lubuk dan Desa Huta Tonga Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan yang mengikuti kegiatan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan dari awal hingga akhir kegiatan. Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, ASI Eksklusif, Ibu Hamil, Ibu Menyusui. ABSTRACT World Health Organization (WHO) and United Nations Children's Fund (UNICEF) recommend that children should only be given breast milk (ASI) for at least the first 6 months of a baby's life and continued with appropriate complementary foods until the age of 2 years in order to reduce the number. sickness and death of children. Sometimes mothers get wrong information about benefits of exclusive breastfeeding, about the correct way of breastfeeding, and what to do if breastfeeding difficulties arise. The purpose of this activity is to make breastfeeding mothers understand about exclusive breastfeeding, the benefits of breastfeeding and how to give exclusive breastfeeding to babies. The method of activities that will be carried out in this community is Health Education in the form of counseling. The results of this health education activity on average mothers already understand about exclusive breastfeeding and how it is given. The extension activities carried out went well. All pregnant women, nursing mothers and mothers who brought their children to Posyandu in Aek Lubuk Village and Huta Tonga Village, West Angkola District, South Tapanuli Regency who participated in the activity were very enthusiastic in participating in the extension activities from the beginning to the end of the activity. Keywords : Health Education, Exclusive Breastfeeding, Pregnant Women, Breastfeeding Mothers
Pelayanan KB Gratis di Desa Mompang Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu Tahun 2021 Batubara, Novita Sari; ramadhini, delfi -
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 2 (2021): Vol. 3 No. 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.656 KB)

Abstract

Program keluarga berencana memberikan kesempatan untuk mengatur jarak kelahiran atau mengurangi jumlah kelahiran dengan menggunakan metode kontrasepsi hormonal atau non hormonal. Tujuan PKM ini adalah untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan ibu dan anak dengan harapan dapat menekan laju pertambahan penduduk. Kegiatan PKM ini dilakukan dengan metode pemberian informasi tentang KB dan pelayanan KB Gratis kepada WUS akseptor KB di desa Mompang berjumlah 15 orang. Hasil dari kegiatan pelayanan KB Gratis ini dilanjutkan dengan memberikan evaluasi kedapa akseptor yaitu Tanya jawab seputar KB dan monitoring evaluasi. Peserta KB dapat penyawab dan menjelaskan dengan baik pertanyaan yang diajukan dan mau dipasang KB IUD atau Implant. Kegiatan PKM yang dilaksanakan berjalan dengan baik. Peserta KB di desa Mompang yang mengikuti terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan. Family planning programs provide an opportunity to regulate birth spacing or reduce the number of births by using hormonal or non-hormonal contraceptive methods. The purpose of this PKM is to maximize maternal and child health services in the hope of reducing the rate of population growth. This PKM activity was carried out by the method of providing information about family planning and free family planning services to 15 people in WUS family planning acceptors in Mompang village. The results of this free family planning service activity were continued by providing evaluations to the acceptors, namely questions and answers about family planning and evaluation monitoring. KB participants can answer and explain well the questions asked and want to install an IUD or Implant KB. PKM activities carried out went well. Family planning participants in Mompang village who participated seemed enthusiastic in participating in the activity.
POSBINDU PTM (PENYAKIT TIDAK MENULAR) KEPADA MASYARAKAT LANSIA DI DESA SIBANGKUA ANGKOLA BARAT TAHUN 2021 Diningsih, Ayus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.273 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.524

Abstract

Empowerment of elderly self-health in Sibangkua Village can be started through the role of Posbindu Elderly Students of KKN Group III Aufa Royhan University in Padangsidimpuan City. Posbindu activities encourage the empowerment of the elderly to increase health awareness. The aims of this study were to 1) describe the Posbindu Elderly program; 2) identify the health condition of the elderly in Sibangkua Village; 3) analyze the achievement of the principle of empowerment; 4) and analyze the impact and response of the community regarding the Posbindu Elderly Program. Data collection methods in this study were obtained through observation, interviews, documentation studies, and direct practice of health checks. The results showed that the self-health empowerment program for the elderly at the Elderly Posbindu for KKN Students Group III at Aufa Royhan University in Padangsidimpuan City included health checks, elderly exercise, and health socialization. The program plays a role in improving the health condition of the elderly which can be said to be in good health and there are no complaints of serious diseases, only a few elderly have complaints of non-communicable diseases (PTM). The implementation of the empowerment principle has also been achieved in an effort to empower the health of the elderly. The impact obtained from the Posbindu program for KKN Students Group III at Aufa Royhan University in Padangsidimpuan City is that respondents become more aware of health problems so that they pay more attention to their daily lifestyle. The role of Posbindu Student Community Service Program at Aufa Royhan University in Padangsidimpuan City Group III in empowering the health of the elderly also received a positive response from the community.
Hipertensi pada Lansia di Pondok Haji Muhammad Ridwan di Desa Rondaman Dolok Sagala, Nanda Suryani; Napitupulu, Mastiur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 1 (2020): Vol. 2 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.76 KB)

Abstract

In Indonesia, hypertension is still a big challenge. This is because hypertension is a condition that is often found in primary health care. About 1 in 3 Indonesians suffer from hypertension. Based on the prevalence, the percentage of hypertension sufferers who are over 18 years old is 25.8%. The number of hypertension cases diagnosed by health workers was only 36.8% and the rest (63.2%) were undiagnosed. After conducting health education about hypertension, clients are able to find out about hypertension. Pondok Haji Muhammad Ridwan, Rondaman Dolok Village is one of the elderly lodgings in North Padang Lawas Regency. From the survey conducted by the community service team with interviews with the management, it was found that more than 60 elderly people were present in this cottage every period and where the elderly were known to have hypertension that did not receive regular treatment. This service activity was held using the method of health checks for the elderly who live in the Haji Muhammad Ridwan lodge, Rondaman Dolok Village. The activity begins with registration, then a health check is carried out, namely blood pressure, height and weight. After doing blood pressure checks, it was found that there were 36 elderly people who suffered from hypertension, most of them had controlled blood pressure. However, this condition needs to be maintained and even improved so that those with hypertension can be controlled and prevent them from experiencing further complications.
Penyuluhan tentang Cuci Tangan Pada Anak Usia Prasekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Danau Marsabut Simamora, Febrina Angraini; Hidayah, Arinil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 2 (2021): Vol. 3 No. 2 Agustus 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.59 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i2.439

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Hidup sehat dapat dicapai dengan cara perilaku menjaga kebersihan diri, dan perilaku menjaga kebersihan diri dapat dilakukan dengan hal yang paling mudah salah satunya dengan cara mencuci tangan menggunakan sabun.Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang teknik mencuci tangan pakai sabun melalui media menyanyikan lagu cuci tangan pakai sabun. Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak, orang tua dan guru dapat menyadari pentingnya kebersihan dan mampu membiasakan diri untuk berperilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini, salah satunya dengan terbiasa mencuci tangan menggunakan sabun dengan cara yang baik dan benar setelah selesai melakukan kegiatan di dalam maupun di luar ruangan. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat melalui cuci tangan setelah dilaksanakan penyuluhan mengalami peningkatan signifikan.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENGGUNAAN BIRTH BALL PADA PROSES PERSALINAN DI BPM ELIZA KOTA KISARAN sinaga, eliza bestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.072 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.495

Abstract

Persalinan yang waktunya tidak normal dikarenakan partus lama. Faktor yang mempengaruhi persalinan menjadi lama yaitu kelainan presentasi, kontraksi yang tidak adekuat, kelainan jalan lahir, kehamilan kembar, dan anemia. Untuk mencegah terjadinya partus lama, ada beberapa cara yaitu dengan yoga, senam hamil dan tehnik birthball (bola kelahiran). Di masa kehamilan, Bumil bisa menggunakan birthing ball saat usia kandungan memasuki trimester ketiga. Pada usia kehamilan ini, ukuran janin yang semakin membesar dapat menekan pembuluh darah dan saraf pada area panggul serta punggung. Hal ini kerap membuat Bumil merasakan nyeri pada area tersebut. Birthing ball bisa Bumil gunakan untuk menggantikan kursi biasa dan untuk berolahraga. Duduk menggunakan birthing ball di trimester ketiga kehamilan bisa jadi lebih nyaman untuk Bumil. Bola ini juga memudahkan Bumil saat beranjak untuk berdiri.

Page 7 of 51 | Total Record : 504