cover
Contact Name
Muhammad Erfan
Contact Email
muhammaderfan@unram.ac.id
Phone
+6282325653225
Journal Mail Official
jwd@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Pendidikan No. 37 Mataram - NTB, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Warta Desa (JWD)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27762572     EISSN : 26852101     DOI : https://doi.org/10.29303/jwd.v3i3
Jurnal Warta Desa (JWD) mempublikasikan naskah hasil-hasil kegiatan pengabdian dengan bidang ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora, Hukum, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, Pengembangan Sumberdaya Manusia, serta Teknologi Tepat Guna.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 159 Documents
PENATAAN KAWASAN EMBUNG AIK BUAL MELALUI PENGUATAN MEDIA INTERPRETASI WISATA Maiser Syaputra
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.824 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i1.14

Abstract

Sarana interpretasi kepariwisataan adalah semua fasilitas informasi yang memungkinkan agar aktivitas kepariwisataan dapat hidup dan berkembang serta dapat memberikan pelayanan pada wisatawan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang beraneka ragam. Sarana interpretasi wisata juga dapat diartikan sebagai bagian kelengkapan daerah tujuan wisata yang diperlukan untuk melayani kebutuhan informasi wisatawan dalam menikmati perjalanan wisatanya.Pembangunan sarana interpretasi wisata di daerah tujuan wisata maupun objek wisata tertentu harus disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Sarana wisata secara kuantitatif menunjuk pada jumlah sarana wisata yang harus disediakan, dan secara kualitatif yang menunjukkan pada mutu informasi yang diberikan dan yang tercermin pada kepuasan wisatawan yang memperoleh pelayanan informasi. Dalam hubungannya dengan jenis sarana interpretasi wisata di daerah tujuan wisata khususnya kawasan hutan telah disusun suatu standar kebutuhan yang baku, sehingga pemegang ijin atau penyedia sarana wisata tinggal memilih atau menentukan jenis sarana yang akan disediakannya, hal ini tercantum dalam Perdirjen PHKA No.5 tahun 2015 meliputi papan informasi, papan interpretasi, papan peringatan, dan papan petunjuk arah. Penataan kawasan embung Aik bual melalui penguatan media interpretasi wisata dilakukan melalui beberapa rangkaian kegiatan, diawali dengan obeservasi potensi kawasan dan wawancara terhadap aktor kunci, diikuti dengan menyelenggarakan penyuluhan bersama pengelola mengenai teknik pembuatan media interpretasi serta diakhiri dengan pendampingan pembuatan materi media interpretasi.________________________________Kata kunci: penataan, interpretasi, aik bual
IDENTIFIKASI KUALITAS AIR SUMUR WARGA DESA PELANGAN KECAMATAN SEKOTONG YANG TERDAMPAK PENCEMARAN LIMBAH PENGOLAHAN GELONDONG EMAS laili mardiana
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.655 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i2.62

Abstract

Terjadi pergeseran keadaan sosial ekonomi masyarakat Desa pelangan dari sisi mata pencaharian, pada awalnya masyarakat bermata pencaharian sebagai nelayan dan Petani kebun, namun keadaannya berubah, masyarakat banyak memilih profesi menjadi penambang emas. Hal ini diakibatkan telah ditemukan sumber emas di wilayah perbukitan sekotong. Keberhasilan Masyarakat dalam mentransformasi kehidupannya menuju perekonomian yang lebih baik bertolak belakang dengan ketidakpedulian masyarakat terhadap keselamatan diri dan lingkungannya. Permasalahan yang terjadi di masyarakat adalah kurangnya kepedulian terhadap lingkungan.  Lokasi pembuangan limbah sisa gelondongan yang tercampur dengan zat merkuri sangat dekat dengan lokasi sumur-sumur warga desa Pelangan. Dikhawatirkan sumur-sumur warga telah tercemar oleh sisa-sisa gelondongan yang mengadung bahan pencemar. Masyarakat juga belum mendapatkan tentang kondisi air pada sumur-sumur mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan pengujian terhadap 8 sumur warga yang memilki tempat pengolahan gelondongan emas. Diambil 8 sampel air sumur dari titik sampel sumur yang sudah ditentukan. dilakukan pengujian kualitas air berdasarkan parameter Daya Hantar Listrik (DHL), Kekeruhan dan suhu. Berdasarkan hasil identifikasi dan interpretasi keadaan air, bahwa kondisi air sumur warga disekitar aktivitas gelondongan dapat dikatakan tercemar. Hal ini diidikasikan oleh nilai konduktivitas listriknya >500 us/cm, tingkat kekeruhan >5 ntu. Pada kondisi ini terliahat bahwa semakin dekat jarak pembuangan limbah dengan sumur maka nilai konduktivitas dan tingkat kekeruhan relatif tinggi.
PENATAAN DESTINASI DAN STRATEGI PROMOSI GUNA MENINGKATKAN JUMLAH WISATAWAN DI KAWASAN WISATA ALAM AIK NYET DI DESA BUWUN SEJATI, KECAMATAN NARMADA Diswandi Diswandi; Zikriah Zikriah
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.668 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v2i1.98

Abstract

Salah satu destinasi wisata yang menjadi andalan yang ada di Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada adalah Wisata Alam Aik Nyet. Wisata alam Aik Nyet mengandalkan hutan alam yang di dalamnya terdapat beberapa jenis pohon dengan dominasi pohon mahoni. Selain itu, beberapa obyek wisata yang sudah dikembangkan diantaranya hutan wisata, pemandian, perkemahan, wisata edukasi, wisata kuliner dan wisata water tubing. Namun, tidak cukup hanya dengan mengandalkan potensi alamnya saja, perlu juga dilakukan penataan yang lebih baik lagi. Selain itu, strategi promosi  menjadi hal yang sangat penting untuk memperkenalkan Wisata Alam Aik Nyet kepada seluruh masyarakat. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan penataan oleh kelompok KKN Universitas Mataram di kawasan wisata Alam Aik Nyet diantaranya: pembenahan dan penambahan fasilitas yang ada di kawasan hutan wisata, pengadaan bak sampah, pembuatan ruang ganti, pembuatan papan nama dan informasi di setiap jenis pohon, pembuatan taman bunga, pembuatan peta dan petunjuk jalan, pengadaan jasa photografi dengan jasa penyewaan kostum, pembuatan paket wisata dan pelatihan kepariwisataan. Sedangkan strategi promosi yang dilakukan untuk mempromosikan Wisata Alam Aik Nyet yakni dengan cara membuat akun media sosial diantaranya Instagram dan Blog.   Kata Kunci : Desa Buwun Sejati, Wisata Alam Aik Nyet, Wisata Alam, Desa Wisata
EDUKASI CINTA BUDAYA LOKAL PULAU BURU PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 5 NAMLEA Harziko Harziko; Nirwana AR; Musyawir Musyawir; Irma Magfirah; A. Irma; Susiati Susiati
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 3 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.04 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i3.144

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk menggiatkan edukasi cinta budaya Pulau Buru kepada siswa SDN 5 Namlea. Sekarang ini di sekolah-sekolah secara umum sangat krisis dengan pengembangan karakter yang berbudaya dalam diri siswa tak terkecuali para siswa SD Negeri 5 Namlea. Kurangnya penerapan pendidikan karakter berbasis budaya lokal menjadikan para generasi buta budaya, buta etika, serta buta identitas daerah. Untuk itu, pengusul bersama mitra sasaran PKM akanmenawarkan solusi, yakni menggiatkan Edukasi Cinta Budaya Lokal Pulau Buru kepada para siswa SD Negeri 5 Namlea. Solusi ini dianggap penting dalam menangani krisis pengetahuan tentang budaya lokal Pulau Buru para siswa di lokasi tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendekatan PAR (Participatory Action Research), yakni berupa edukasi berbasis teori dan praktik terkait penumbuhan cinta budaya lokal Pulau Buru kepada para siswa SDN 5 Namlea. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa materi inti yang diajarkan oleh tim pengabdi adalah materi Sastra Lisan yang memuat 5 subtema, yakni prosa lama, Puisi Berbahasa Melayu Ambon, Berbalas Pantun, Permainan Rakyat, Badendang (Berdendang/Bernyanyi). Penerapan materi ini mendapat respon dari para siswa. Setelah melalui tahap evaluasi para siswa sangat kreativitas mempraktekkan setiap jenis sastra lisan dengan nuansa kearifan lokal Pulau Buru.
PENYULUHAN GIZI SEIMBANG KELUARGA MENUJU MASYARAKAT YANG SEHAT DAN CERDAS Handa - Muliasari
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.362 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i2.28

Abstract

Gizi seimbang merupakan aneka ragam bahan pangan yang mengandung unsur-unsur zat gizi yang diperlukan oleh tubuh, baik kualitas (fungsinya) maupun kuantitas (jumlahnya). Kabupaten Lombok Tengah merupakan salah satu daerah di Nusa Tenggara Barat yang memiliki masalah gizi yang signifikan yaitu berada pada kategori gizi kurang dan buruk, serta cenderung pertumbuhan terganggu akut/kronis. Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan gizi seimbang keluarga ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan cerdas dengan pemenuhan gizi seimbang. Untuk mengatasi permasalahan rendahnya status gizi masyarakat, penting untuk dilakukan penyuluhan gizi seimbang keluarga untuk masyarakat khususnya di Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah. Penyuluhan gizi yang dilakukan di Dusun Ketawang, Desa Bonder dihadiri oleh 93 warga berbagai usia. Peserta sangat tertarik dengan materi penyuluhan gizi seimbang keluarga karena disajikan sederhana dan menarik oleh ahli gizi dari daerah setempat. Berdasarkan hasil diskusi dan tanya jawab, disimpulkan bahwa masyarakat Dusun Ketawang telah menerima informasi gizi seimbang keluarga dengan baik.Kata Kunci: Penyuluhan, gizi seimbang, Farmasi, Desa Bondir, Praya Barat, Lombok Tengah
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SAPI BERBASIS “AGRIBUSSINES PRODUCT” DI DESA PERINA KECAMATAN JONGGAT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Muhammad Soadikin; Novanita Laylatul Husna; Ahmad Jupri
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.065 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i3.77

Abstract

ABSTRAK. Masyarakat di Desa Perine kebanyakan memelihara ternak sapi dan ikan, namun belum mengetahui cara mengolah limbah berupa kotoran atau fesses sapi untuk dijadikan sebagai pupuk organik padat (kompos). Padahal agar dapat memberikan manfaat yang maksimal, maka hasil sampingan pemeliharaan ternak sapi tersebut harus diproses sebelum dipergunakan sebagai pupuk. Umumnya proses pengolahan dimaksud terdiri dari dua kelompok, yakni pengolahan secara terbuka dan tertutup. Pada kegiatan ini telah dilakukan pengolahan feses sapi untuk digunakan sebagai pupuk organik untuk digunakan langsung oleh petani. Untuk itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian petani dalam memenuhi kebutuhan sendiri untuk berbagai keperluan dalam pertanian. ______________________Kata kunci: pupuk, kompos, sapi, urea molases blok (UMB) ABSTRACT. Communities in Perine Village mostly raise cattle and fish, but do not yet know how to process waste in the form of cow dung or fesses to be used as solid organic fertilizer (compost). Even though in order to provide maximum benefits, the byproducts of raising cattle must be processed before being used as fertilizer. Generally, the said processing consists of two groups, namely open and closed processing. In this activity cattle processing has been carried out to be used as organic fertilizer for direct use by farmers. Therefore, this activity is expected to increase the independence of farmers in meeting their own needs for various purposes in agriculture. ______________________Keywords: fertilizer, compost, cattle, urea molasses block (UMB)
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBINAAN DAN PENERIMAAN SUMBERDAYA MANUSIA TERBARU MELALUI FORMASI JABATAN FUNGSIONAL PEREKAYASA Edy Syamsuddin
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.088 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i1.112

Abstract

Tujuan dari formasi jabatan fungsional perekayasa diperlukan  untuk merancang jumlah personil perekayasa dalam suatu kegiatan kerekayasaan proses peningkatan jabatan karir bagi pegawai negeri sipil dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawabnya di suatu unit atau instansi  lingkup kegiatan kerekayasaan meliputi merancang menghitung, melakukan eksplorasi/ observasi/ pengujian produk, model atau sistem, dan melakukan proses perbaikan, pengoperasian maupun pemeliharaan dari suatu produk, model ataupun system. Formasi jabatan fungsional perekayasa  dalam satu kegiatan per unit digunakan pendekatan asumsi konfigurasi organisasi kerekayasaan sesuai kebutuhan personil satu kegiatan pertahun yang identik dengan minimal berjumlah 14 orang. Proporsi  empat  jabatan   perekayasa,  yaitu   perekayasa pertama : perekayasa muda: perekayasa madya: perekayasa utama dengan rasio berbanding antara 4:3:2:1. Rancangan formasi jabatan  fungsional perekayasa pada satu instansi atau satu unit dapat digambarkan secara dinamik dengan menggunakan konsep personel requirement planning antara akumulasi jabatan perekayasa dengan waktu ke waktu dalam lima tahun.
EDUKASI KERAJINAN DAUN KELAPA UNTUK PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF DESA DURIAN LOMBOK TENGAH Alda Fadila; Aurelius RL Teluma
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.768 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i2.54

Abstract

The partner of the EDKERDAPA group activity is the residents of Durian village, Janapria sub-district, Central Lombok district, West Nusa Tenggara Province (NTB). Durian Village is a village with an area of around 476 ha which has extensive coconut plantations. The group identified several community problems, namely: 1) Lack of understanding of creative industries and handicrafts both in the production and marketing stages; 2) The lack of willingness and enthusiasm of Durian villagers to make a new innovation, most married women in Durian village do not work and only become housewives; 3) The lack of knowledge about online marketing. Then the solution steps we have taken include: 1) Forming a business group that can improve the welfare of the Durian village community with the target groups we are targeting is Durian Village mothers who have a lot of free time; 2) Sharing the tasks of Durian village mothers who took part in the training, so some mothers focused on making crafts and some were given additional assignments to learn more about online marketing; 3) Establish cooperation with parties who are experienced in developing a creative economy based on handicrafts to assist in the training process and in developing the business later. Output targets for the activity include: 1) Establishment of a permanent and continuous coconut leaf craftsman group in Durian village to be able to carry out other activities related to handicrafts; 2) Progress and Final Report; 3) Scientific articles which contain background, rationale, and general description as well as information about handicraft development in Durian village, Central Lombok, which has been carried out by the EDKERDAPA group. Evaluation results indicate that the process and stages of activities have been carried out as planned
PELAKSANAAN PENCATATAN DOKUMEN KELUARGA BERBASIS SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (SIAK) DALAM MEWUJUDKAN TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DESA SENARU Muammar Kadafi; Husnul Khadijah; Maiser Syaputra Syaputra
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.516 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v2i1.92

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertemakan Administrasi Kependudukan (ADMINDUK) ini dirancang dalam upaya mendorong keterlibatan Perguruan Tinggi dalam mewujudkan kelengkapan identitas masyarakat dan sistem informasi yang terintegrasi sehingga dapat mengurangi permasalahan di bidang data kependudukan yang menjadi permasalahan di Desa/Dusun. Permasalahan utama yang ingin dipecahkan di Desa Senaru itu sendiri berkaitan dengan Data Adminstrasi Kependudukan (ADMINDUK). Hal ini dikarenakan Desa Senaru merupakan wilayah yang terbilang paling jauh dari pusat kota, sehingga kemungkinan besar sangat sedikit masyarakat yang sadar akan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan. Metode pengumpulaan data yang dilakukan dengan cara door to door untuk mempercepat pengumpulan data kependudukan agar dokumen kependudukan yang dibutuhkan dapat segera diperoses sehingga masyarakat dapat memiliki dokemen kependudukan yang mereka butuhkan dengan cepat. Jumlah KK yang tercetak sebanyak 14 dokumen, E-KTP sebanyak 17 dokumen, Akta Kelahiran sebanyak 38 dokumen, Akta Kematian sebanyak 5 dokumen dan untuk KIA tidak dapat tercetak karena blangko kosong tetapi jumlah dokumen yang dikumpulkan yaitu sebanyak 533 dokumen.Kata Kunci: Pencatatan, Sistem Informasi, ADMINDUK, Desa Senaru
PEMBENTUKAN USAHA MANDIRI MELALUI PRODUKSI HAND SANITIZER DI DESA TANJUNG ANOM, PRINGSEWU, LAMPUNG. Galuh Catur Wisnu Prabowo; Ukhti Ciptawaty; Resha Moniyana Putri
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.389 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i2.139

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian tri dharma perguruan tinggi bagi seorang dosen. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di desa Tanjung Anom, Pringsewu. Pembentukan usaha mandiri melalui produksi hand sanitizer bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarkat di masa pandemic COVID19. Produksi hand sanitizer menjadi salah satu alternatif dalam kondisi pandemi COVID19 sebagai alternatif dari mencucui tangan. Selain membuat hand sanitizer, peserta pengabdian yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes) Tanjung Anom dibekali dengan informasi seputar hand sanitizer yang banyak beredar di pasaran dan mereka juga dimotivasi dalam membaca peluang usaha di setiap kondisi perekonomian bagaimanapun. Metode pembuatan hand sanitizer merujuk pada guided book WHO mengenai hand rub formulation dan juga surat edaran dari BPOM mengenai pembuatan hand sanitizer. Kegiatan ini tidak berhenti pada tahap produksi hand sanitizer tetapi juga hingga proses labeling, packing hingga online marketing menggunakan market places. 

Page 2 of 16 | Total Record : 159