cover
Contact Name
Muhammad Erfan
Contact Email
muhammaderfan@unram.ac.id
Phone
+6282325653225
Journal Mail Official
jwd@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Pendidikan No. 37 Mataram - NTB, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Warta Desa (JWD)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27762572     EISSN : 26852101     DOI : https://doi.org/10.29303/jwd.v3i3
Jurnal Warta Desa (JWD) mempublikasikan naskah hasil-hasil kegiatan pengabdian dengan bidang ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora, Hukum, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, Pengembangan Sumberdaya Manusia, serta Teknologi Tepat Guna.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 159 Documents
PELATIHAN TEKNOLOGI MELALUI APLIKASI GEOL (GEROBAK ONLINE) BAGI PEDAGANG SAYUR Fenny Syafariani; Andri Sahata Sitanggang; Raeni Dwisanty
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 3 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2346.558 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i3.165

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam penggunaan aplikasi kepada pedagang sayur keliling dan masyarakat di kecamatan Rancalili sebagai solusi atas permasalahan pandemi Covid-19. Salah satu keunggulan aplikasi ini adalah kemudahan dalam pemesanan bahan pokok seperti sayur-sayuran dan lainnya, pedagang sayur hanya perlu mengirimkan berdasarkan pemesanan dalam aplikasi. Aplikasi akan diterapkan dalam smartphone pedagang sayur dan masyarakat sehingga dapat terhubung secara online. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pengetahuan dan wawasan dalam penggunaan teknologi dalam melakukan transaksi secara aman melalui online, dengan adanya hal ini membantu pedagang sayur tetap beroperasi, meskipun adanya PSBB(Pembatasan Sosial Berskala Besar). Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah melakukan persentasi, pendampingan penggunaan aplikasi, diskusi dan tanya jawab. Dampak dari pelatihan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan aplikasi bagi pedagang sayur dan masyarakat
Pengelolaan Objek Wisata Pantai Bumbang Berbasis Masyarakat di Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Farel Ahadyatulakbar Aditama; Syarif Husni
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.551 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i2.40

Abstract

Pariwisata Lombok merupakan sebuah potensi besar yang harus di kelola denga maksimal, akan tetapi dalam pengelolaan sering kali terkendala berbagai hal seperti kurangnya kesadaran masyarakat akan potensi pariwisata yang ada dan keterbatasan pengetahuan dalam hal pengelolaan. Kedua hal ini membuat pariwisata yang ada di Desa Mertak kurang berkembang tidak terkecuali Pantai Bumbang. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah melakukan sosialisasi tentang potensi pariwisata desa, pengelolaan wisata, pembuatan awik-awik serta perencanaan pengembangan Kawasan wisata di Desa Mertak. Metode kegiatan pengabdian menggunakan metode sosialisasi, dan metode Focuss Group Discussion (FGD)/Diskusi Kelompok Terarah, yaitu metode dalam pengumpulan data dan informasi mengenai masalah tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman dan kesadaran masyarakat di Desa Mertak akan pentingnya pengelolaan objek wisata yang mandiri dengan semakin pesatnya perkembangan parawisata yang ada di Lombok, tersusunnya awik-awik untuk pengelolaan objek wisata khususnya Pantai Bumbang dan meningkatnya jumlah fasilitas umum di sekitaran Pantai Bumbang serta terbentuknya perencanaan berupa Grand Design.Kata kunci: strategi, pengembangan, peraturan, pariwisata
Perkawinan Usia Dini di Desa Kebon Ayu: Sebab dan Solusinya Cintya Ganes Budastra
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.416 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v2i1.85

Abstract

Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) merupakan upaya untuk meningkatkan usia pernikahan, sehingga mencapai usia ideal pada saat melakukan pernikahan. Dengan PUP tidak sekedar menunda usia pernikahan namun juga mengusahakan agar pernikahan dilakukan pada pasangan yang dewasa dari segi ekonomi, kesehatan, kesiapan mental serta psikologi. Pernikahan usia dini, merupakan salah satu permasalahan utama yang marak terjadi di Desa Kebon Ayu. Data jumlah perkawinan di Desa Kebon Ayu (2019) menunjukkan persentase perkawinan umur perempuan dibawah 21 tahun  dan laki-laki dibawah 25 tahun  sebesar 80,19%. Penyebab utama terjadinya pernikahan usia dini di Desa Kebon Ayu pada sebagian besar masyarakat yakni kesalahan penggunaan media sosial, rendahnya pendidikan dan ekonomi, pengaruh keluarga serta pola pikir masyarakat. Edukasi PUP merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahn tersebut. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode deskriptif dan teknik wawancara mendalam digunakan dalam mengumpulkan data. Berdasarkan hasil edukasi PUP yang telah dilakukan di Desa Kebon Ayu, sebagian besar atau sekitar 97% dari 50 orang peserta mentakan pengetahuan dan kesadarannya meningkat tentang pentingnya PUP sehingga diharapkam kasus perkawinan usia dini di Desa Kebon Ayu dapat menurun. Melalui kegiatan edukasi PUP ini diharapkan masyarakat khususnya remaja untuk lebih menyadari pentingnya kesiapan sebelum menikah baik dari segi  mental, usia, pendidikan dan ekonomi serta dibutuhkannya peran orang tua dalam memberikan kesempatan dan mengarahkan  anak dalam menggapai pendidikan setingi-tinggnya  demi terwujudnya keluarga sejahtera.Kata Kunci:  Kebon Ayu, Perkawinan, BKKBN, PUP
WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID BAGI GURU SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI SISTEM BELAJAR DARI RUMAH (BDR) DI SDN GUGUS II BATU KUMBUNG Nursina Sari; Haifaturrahmah Haifaturrahmah; Yuni Maryati; Sintayana Muhardini; Intan Dwi Hastuti; Nanang Rahman
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.131 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i2.128

Abstract

Pengabdian ini didasarkan pada permasalahan bahwa para guru belum bisa mengembangkan media video pembelajaran berbasis android dalam mengoptimalkan sistem Belajar dari Rumah (BDR) akibat dari pandemi. Hal ini terukur dari kegiatan guru yang hanya memanfaatkan buku paket guru, tanpa adanya penggunaan media pembelajaran secara daring. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi: 1) Persiapan, 2) Pendidikan dan pendampingan pembuatan video pembelajaran berbasis android 3) Tindak lanjut. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini diantaranya: 1) Guru-guru memiliki wawasan mengenai macam-macam media 2) Guru-guru memiliki pemahaman mengenai media berbentuk video pembelajaran berbasis android, 3) guru-guru dapat membuat media video pembelajaran berbasis android.
PENGEMBANGAN POTENSI DESA PENEDAGANDOR MELALUI PENGOLAHAN MANISAN TOMAT DAN BON CABAI Tapaul Rozi
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.264 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i1.26

Abstract

Desa Penedagandor, Kecamatan Labuhan Haji merupakan salah satu desa penghasil pertanian terbanyak di Lombok Timur. Hasil pertanian yang diperoleh didominasi oleh cabai dan tomat. Produksi cabai dan tomat dalam satu musim panen di Desa Penedagandor menghasilkan buah yang sangat banyak. Apabila hasil panen tidak disimpan pada kondisi yang baik maka akan cepat rusak. Salah satu cara untuk memeperpanjang masa simpan tomat dan cabai yaitu dengan membuat produk olahan. Salah satu produk olahan yang dapat dibuat adalah manisan tomat dan bon cabai. Selain memperpanjang masa simpan, produk olahan   juga dapat meningkatkan keanekaragaman produk, nilai guna maupun nilai ekonomi. Program ini terselenggarakan dalam bentuk 3 jenis kegiatan, yang pertama adalah sosialisasi, kedua pelatihan, dan yan terakhir pameran produk. Seluruh rangkaian kegiatan ini diselenggarakan  dengan melibatkan seluruh masyarakat Desa Penedagandor dan khususnya ibu-ibu untuk kegiatan pelatihan pembuatan manisan tomat dan bon cabai. Melalui program ini, diharapkan agar masyarakat setempat kelak dapat memanfaat hasil panen tomat dan cabai yang melipah menjadi sebuah produk olahan kuliner yang bernilai ekonomi tinggi serta mampu bersaing dengan produk sejenis di pasaran kelak.Kata Kunci : Bon Cabai, Manisan Tomat, dan Penedagandor
Pengembangan Pengetahuan Pengelolaan Sampah pada Anak-anak dan Remaja di Lingkungan Jorong Lombok Timur Islamul Hadi; I Wayan Suana; Faturrahman -; Yuliadi Zamroni; Aida Muspiah
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.89 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i3.6

Abstract

Lingkungan Jorong merupakan lingkungan Kelurahan Kelayu Jorong merupakan salah satu kelurahan Kota Selong dengan jumlah penduduk sekitar 2000 jiwa. Sebagian besar penduduk di lingkungan Jorong profesi sebagai petani. Kondisi ini menyebabkan Lingkungan Jorong sangat potensial sebagai penghasil sampah baik sampah dari hasil pertanian dan peternakan, sampah rumah tangga maupun sampah lainnya. Saat ini di lingkungan Jorong berkembang wisata aquatik berupa kolam pemandian yang mulai ramai dikunjungi oleh masyarakat dari luar Kelurahan Kelayu Jorong. Hal ini sangat potensial menghasilkan sampah organik maupun non-organik dari makanan yang dikonsumsi oleh pengunjung. Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini dilaksanakan di areal Perguruan NW Jorong yang meliputi Madarasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Kegiatan ini telah dilaksanakan pada bulan November 2018. Dalam kegiatan ini telah dilakukan pendekatan yaitu  ceramah dan pemutaran audio visual tentang manajemen pengelolaan sampah yang meliputi pengetahuan jenis-jenis sampah, akibat-akibat yang ditimbulkan oleh sampah, metode pembuangan sampah, serta pengolahan sederhana sampah menjadi produk yang bisa dimanfaatkan. Selain itu telah dilaksanakan demonstrasi yang meliputi desain penampung sampah berdasarkan jenisnya dan tata laksana pengumpulan sampah, serta pengolahan samapah sederhana menjadi produk yang bisa dimanfaatkan. Terbatasnya waktu serta kondisi lingkungan yang tidak memungkinkan akibat bencana alam gempa yang menimpa pulau Lombok akhir Juli-September 2018 menyebabkan tidak semua target kegiatan terpenuhi terutama pada fase pemanfaatan sampah organik dan uji coba penggunaaan produk pupuk organic untuk penanaman sayur organik.
PENGEMASAN DAN PEMASARAN GULA AREN (Arrenga Pinnata Merr) MENANGIS ANGEN PRODUKSI DESA SENARU DUSUN TANAK BISA KECAMATAN BAYAN KABUPATEN LOMBOK UTARA TAHUN 2020 Tarita Sita Febiana; Suqia Hidayatin
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.825 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v2i1.100

Abstract

Aren atau enau (Arrenga pinnata Merr) adalah salah satu keluarga palma yang memiliki potensi nilai ekonomi  yang tinggi dan dapat tumbuh subur di wilayah  tropis seperti Indonesia.  Menangis  Angen merupakan salah satu kelompok usaha produksi gula aren   yang terdapat di Dusun Tanak Bisa. Hasil produksi gula aren di kemas menggunakan bagian dari pohon aren itu sendiri yaitu bagian daun paling muda. Kemasan di buat semenarik mungkin untuk menarik minat dari pembeli. Selain itu, pemasaran juga dilakukan menggunakan  media online seperti Facebook dan Instagram,  sedangkan untuk media offline menggunkan brosur. Metode yang akan digunakan yaitu dengan cara observasi, kajian pustaka dan dokumentasi data, selanjutnya akan dianalisis menggunakan metode view. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan hasil penjualan dan meningkatkan brand image  produk gula aren kelompok Menangis Angen Dusun Tanak Bisa Kecamatan Bayan.Kata Kunci: Gula aren, Menangis angen, Tanak Bisa
PENGEMBANGAN DIGITAL MARKETING MELALUI MEDIA SOSIAL; KAMPUNG WISATA PIPITAN, KOTA SERANG Rizal Syaifudin
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 3 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3496.523 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i3.151

Abstract

Penggunaan media sosial di Kampung Wisata Pipitan untuk melakukan promosi kampung wisatanya sebenarnya telah dilakukan dengan adanya akun instagram @pokdarwispipitankreatif. Namun, isi konten dari media sosial itu kurang menarik dan informatif, sehingga perlu dilakukan pengembangan isi kontennya. Selain itu, adanya pandemi Covid-19 juga mengakibatkan jumlah pengunjung di Kampung Wisata Pipitan mengalami penurunan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Kampung Wisata Pipitan difokuskan pada kegiatan pelatihan pembuatan media sosial instagram dan facebook dengan pengisian konten yang menarik dan lebih informatif termasuk informasi daftar paket wisata yang ditawarkan. Selain itu kegiatan pengabdian ini juga mengadakan webminar terkait digitalisasi pariwisata. Hasil luaran dari pengabdian masyarakat ini adalah adanya instagram dan facebook dengan konten menarik yang informatif di Kampung Wisata Pipitan. Kesimpulan yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini adalah meskipun dalam masa pandemi Covid-19 namun semangat masyarakat dari Kampung Wisata Pipitan untuk melakukan promosi terus berjalan. Harapannya setelah pandemi selesai akan semakin banyak wisatawan yang berkunjung.
Artike Banten Eksotik (Bantal Tenun Eksklusif Original dan Cantik) Irfan Tisnady
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.08 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i2.51

Abstract

Banten Eksotik
PELATIHAN PEMBUATAN AMONIASI JERAMI DI DESA MONTONG ARE KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN LOMBOK BARAT Didik Santoso; Rully Bimantoro; Ratna Sari Utami
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.057 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i3.79

Abstract

ABSTRAK. Teknologi pengolahan pakan merupakan dasar teknologiuntuk mengolah limbah pertanian, perkebunan maupun agroindustri dalam pemanfaatannya  sebagai pakan. Pengolahan pakan disini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, utamanya efektifitas cerna, utamanya untuk ternak ruminansia serta peningkatan kandungan protein bahan.  Beberapa alternatif pengolahan dapat dilakukan secara fisik (pencacahan, penggilingan dan atau pemanasan), kimia (larutan basa dan atau asam kuat), biologis (mikroorganisme atau enzim) maupun gabungannya.  Pengolahan cara fisik dan biologis memerlukan tenaga dan investasi yang cukup tinggi dan dalam skala besar, sering kali menjadi tidak berjalan.   Cara kimia dengan “amoniasi” dirasa merupakan cara yang paling tepat dalam pengolahan ini, karena mudah dilakukan, murah, tidak mencemari lingkungan dan sangat efisien. Pelatihan pembuatan amoniasi jerami dilakukan di Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi inovasi petani peternak  tentang penggunaan jerami padi sebagai pakan dan bagaimana meningkatkan kualitasnya. Kualitas jerami padi termasuk total nitrogen dan daya cerna dapat ditingkatkan dengan teknologi amoniasi menggunakan urea. Penggunaan urea adalah 4% untuk 100 kg jerami padi atau 4 kg untuk 100 kg jerami padi. Kegiatan ini dilakukan pada hari Kamis, 30 Agustus 2018. Metode yang digunakan adalah instruksi langsung dan praktik kepada petani. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan para petani telah ditingkatkan dan para petani ingin menerapkan jerami padi yang telah diamoniasi sebagai pakan alternatif untuk ruminansia.______________________Kata Kunci: jerami padi, amoniasi urea, kualitas pakan ABSTRACT. Feed processing technology is the basis of technology for processing agricultural, plantation and agro-industrial waste in its use as feed. Feed processing here aims to improve the quality, especially the effectiveness of digestion, especially for ruminants and to increase the protein content of the ingredients. Some processing alternatives can be done physically (counting, milling and or heating), chemical (basic solutions and or strong acids), biological (microorganisms or enzymes) or a combination thereof. Processing of physical and biological methods requires a high amount of energy and investment and on a large scale, often becomes inoperative. The chemical method with "ammonia" is felt to be the most appropriate way in this processing, because it is easy to do, inexpensive, does not pollute the environment and is very efficient. The training for making ammunition for hay is carried out in Montong Are Village, Kediri District, West Lombok Regency, aimed at increasing the knowledge and technology of farmers' innovations about the use of rice straw as feed and how to improve its quality. The quality of rice straw including total nitrogen and digestibility can be improved by ammoniation technology using urea. The use of urea is 4% for 100 kg of rice straw or 4 kg for 100 kg of rice straw. This activity was carried out on Thursday, August 30, 2018. The method used was direct instruction and practice to farmers. The results of this activity indicate that farmers' knowledge has been improved and farmers want to apply amoniated rice straw as an alternative feed for ruminants.______________________Keywords: rice straw, urea ammoniation, feed quality.

Page 5 of 16 | Total Record : 159