cover
Contact Name
Muhammad Erfan
Contact Email
muhammaderfan@unram.ac.id
Phone
+6282325653225
Journal Mail Official
jwd@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Pendidikan No. 37 Mataram - NTB, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Warta Desa (JWD)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27762572     EISSN : 26852101     DOI : https://doi.org/10.29303/jwd.v3i3
Jurnal Warta Desa (JWD) mempublikasikan naskah hasil-hasil kegiatan pengabdian dengan bidang ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora, Hukum, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, Pengembangan Sumberdaya Manusia, serta Teknologi Tepat Guna.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 159 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN MODUL PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA GURU MATEMATIKA SMP Andi Kaharuddin; Yusryanto Yusryanto; Nining Hajeniati; Rezky Agung H; Salmawati Salmawati
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 3 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.129 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i3.148

Abstract

Permasalahan yang dihadapi Indonesia saat ini adalah wabah covid 19, pengalihan pembelajaran dari sekolah ke rumah disebut pembelajaran jarak jauh hibryd. Pembelajaran jarak jauh hybrid yaitu pembelajaran yang memadukan metode modern dan metode tradisional. Guru matematika SMP Negeri 1 Konawe belum siap secara keterampilan dalam mengantarkan siswa kedalam pembelajaran jarak jauh secara hybrid tersebut. Kebanyakan guru hanya menggunakan media whatsaap dan messengger sebagai alternatif pembelajaran. Pembelajaran melalui media tersebut membuat proses pembelajaran kurang efektif. Jika hal ini berlanjut maka akan berpengaruh terhadap kualitas pembelajaran dan berdampak kepada nilai hasil belajar siswa. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasai masalah tersebut adalah pelatihan pembuatan modul pembelajaran interaktif dengan menggunakan program Sigil 1.9 dan Reader Premium 19 yang dapat digunakan guru untuk pembelajaran jarak jauh. Metode pelatihan yang digunakan meliputi penyajian materi, penugasan, evaluasi dan refleksi. Hasil yang diperoleh dari pelatihan tersebut yaitu 55% peserta pelatihan memberikan respon positif, pemahaman peserta terkait modul interaktif meningkat dari 45 menjadi 70, dan keterampilan peserta meningkat dalam membuat modul interaktif
OPTIMALISASI PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL (PEL) BERBASIS SUMBER DAYA LAUT PERIKANAN DI DESA MALAKA, KECAMATAN PEMENANG MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN aulia febry
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.891 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i2.48

Abstract

ABSTRAK            Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, merupakan salah satu desa yang penduduknya sebagian besar bekerja sebagai nelayan di Kabupaten Lombok Utara. Kendala yang dihadapi oleh masyarakat adalah hasil tangkapan yang diperoleh nelayan dijual pada tengkulak dengan harga murah. Alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan mengadakan edukasi dan pendampingan pengolahan ikan hasil tangkapan nelayan. Tujuan dari program ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakan Desa Malaka dan melakukan pendampingan pengolahan ikan hasil tangkapan nelayan menjadi abon ikan. Metode yang digunakan adalah persiapan program, sosialisasi dan pelatihan, pembuatan produk, pemanfaatan, monitoring, dan mengevaluasi. Hasil dari program tersebut adalah kelompok pengolahan dan pemasaran yang berpotensi menghasilkan abon ikan tongkol Malaka atau meningkatkan nilai jual produk sehingga masyarakat dapat memproduksi hasil olahan sumber daya laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.Kata Kunci : Nelayan, Ikan Tongkol, Abon
PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA TIBU ATAS DESA BUWUN SEJATI LOMBOK BARAT Diswandi Diswandi; I Gusti Ngurah Putu Arnatha Yoga; Thalia Bilqis Sevianty
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.701 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i3.78

Abstract

ABSTRAK. Desa Buwun Sejati di Kabupaten Lombok Barat merupakan salah satu desa yang sedang berkembang untuk menjadi desa wisata alternatif di Pulau Lombok. Panorama alam Tibu Atas yang berlokasi di Desa Buwun Sejati memiliki potensi untuk mendukung desa ini menjadi salah satu destinasi andalan di pulau Lombok. Namun, Tibu Atas belum banyak dikunjungi karena terletak di wilayah yang relatif terpencil. Pengabdian yang dilakukan di desa ini telah membantu menata Tibu Atas sehingga lebih siap untuk menjadi destinasi alternatif di pulau Lombok. Berbagai program yang telah dilaksanakan antara lain pembuatan taman bunga sebagai penujang keindahan panorama Tibu Atas, edukasi pengelolaan wisata bagi masyarakat setempat, dan sosialisasi Tibu Atas kepada khalayak umum melalui sosial media. Melalui kegiatan ini diharapkan peluang Desa Buwun Sejati sebagai desa wisata semakin besar._____________________Kata Kunci : Desa Buwun Sejati, Air Terjun, Pariwisata, Pemberdayaan Masyarakat  ABSTRACT. Desa Buwun Sejati in West Lombok Regency is one of the developing villages to become an alternative tourism village on Lombok Island. The Tibu Atas natural panorama located in the village of Buwun Sejati has the potential to support this village as one of the mainstay destinations on the island of Lombok. However, the Upper Tibu has not been visited much because it is located in a relatively remote region. Devotion done in this village has helped organize Tibu Atas so that it is better prepared to become an alternative destination on the island of Lombok. Various programs that have been carried out include the creation of a flower garden as a supporter of the panoramic beauty of Tibu Atas, education on tourism management for the local community, and the socialization of Tibu Atas to the general public through social media. Through this activity, it is hoped that the opportunity for the Buwun Sejati Village as a tourist village will be even greater._____________________Keywords: True Buwun Village, Waterfall, Tourism, Community Empowerment
INISIASI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DARI SAMPAH RUMAH TANGGA SEBAGAI MEDIA TANAM DALAM PROGRAM PENANAMAN 1000 POHON Dian Wijaya Kurniawidi; Siti Alaa; Irma Pratiwi; Marlita Yudiawati; Gaoura Valentina
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.242 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i1.113

Abstract

The overall development of Covid-19 has raised concerns in various sectors, including the agriculture, aquaculture, and livestock sectors. Based on the observations in Pagesangan Timur, Karang Anyar Village, especially around the Ittihadil Ummah Islamic boarding school, public awareness is still lacking in re-processing household waste by separating types of waste. Alternative Sustainable Food Homes with a program of fabrication of organic fertilizer from household waste allows the community to recycle household waste separated according to its type. The use of fertilizers produced is exemplified by planting 1000 trees. Fabrication of organic fertilizer and planting 1000 trees were carried out through direct outreach and practical methods. This organic fertilizer is obtained from the daily waste of the boarding school kitchen and fruit waste, especially bananas at the Pagesangan market, as a source of glucose. The results obtained include one tub equivalent to 50 liters of organic compost fertilizer. The application of planting 1000 trees was carried out with a sample of ten kinds of plants with ten trees each in the PP Ittihadil Ummah environment in the form of vegetables, fruit trees, and leafy and ornamental plants..
Durian Seed Cake As A Solution For Using Durian Seed Waste Ainun Habibah; Yunita Yunita
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.801 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i2.57

Abstract

KEJITAN (Kue Biji Durian or Durian Seed Cake) is a processed cake made from durian seed flour. The high production of durian fruit in NTB is not balanced with the use of good durian seeds and only becomes waste. Therefore, KEJITAN (Durian Seed Cake) is made as a solution to maximize the utilization of healthy durian seeds and high selling value. The step taken is a raw material survey, which is a survey related to the availability of raw materials for making durian seed flour. Then, a survey is carried out related to products that are sold in the market and are in demand by consumers. Then after the production phase, marketing of KEJITAN products is carried out through mass media such as Instagram, Whatsapp and direct sales to consumers around the city of Mataram. Publications through online mass media aim to introduce KEJITAN products to all groups, seeing social media users from all walks of life. The output produced by the KEJITAN business is the realization of a business in the form of processed products made from durian seed flour which has not been touched by its existence and has health and economic benefits, fostering a love for consuming processed products made from waste.Keywords: Durian, waste, flour
OPTIMALISASI PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA BUKIT KOREA DI DESA DOPANG KECAMATAN GUNUNG SARI KABUPATEN LOMBOK Rianto Derita Jaya; Miftahul Rizki Lestari; Salsabila Luki Sucia
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.635 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v2i1.93

Abstract

Pengembangan kawasan wisata merupakan salah satu sektor kegiatan yang mampu mendorong aspek perekonomian terutama untuk peningkatan pendapatan masyarakat, dalam hal ini masyarakat desa Dopang, kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Desa Dopang  adalah salah satu desa otonom  dengan salah satu potensi utama pada bidang Pariwisata yaitu wisata alam bukit Korea yang masih baru dikembangkan di Desa Dopang, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Berdasarkan hasil observasi dalam rangka penyelenggaraan kegiatan KKN-pemberdayaan Universitas Mataram Tahun 2019, ditemukan masalah bahwa masih kurangnya pengelolaan fasilitas prasarana baik secara fisik dan non fisik, serta kurangnya daya Tarik unggulan. Permasalahan pengembangan Wisata Bukit Korea ini dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat dan lembaga terkait di Desa Dopang yaitu dalam mengembangkan dan mempromosikan wilayah tersebut. Metode yang digunakan dalam optimalisasi pengembangan kawasan wisata Bukit Korea didasarkan pada keberhasilan obyek wisata, ketersediaan SDM pengelola, manfaat keberadaan wisata aspek finansial, dan dampak sosialnya. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini adalah penataan kawasan wisata yang lebih baik, pemantapan Kelembagaan pengelola wisata yaitu Karang taruna dan Pokdarwis, pengelolaan wisata yang tepat, promosi wisata melalui akun-akun media sosial secara online, serta pengembangan SDL sebagai penunjang keberhasilan pengembangan wisata, dan pembelajaran barbasis wisata dan alam melibatkan anak sekolah dasar Desa Dopang sebagai Generasi penerus dalam pengembangan kawasan Wisata Di Desa dopang, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.Kata Kunci: pariwisata, pengembangan, optimalisasi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI RELAWAN SOSIAL DESA TANJUNGWANGI, KECAMATAN CICALENGKA, KABUPATEN BANDUNG MELALUI TEKNIK PUBLIC SPEAKING Charisma Asri Fitrananda; Iing Saefudin; Mochamad Iqbal
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.369 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i2.140

Abstract

This service aims to empower the Social Volunteers of Tanjungwangi Village, Cicalengka District, Bandung Regency in improving their public speaking skills. The ability to speak in public is an important part of every activity, especially activities in social settings. In fact, there are still very few social volunteers who have public speaking skills in carrying out their duties in various social activities. From this, the Community Service Team for the Communication Science Study Program of Universitas Pasundan took the initiative to carry out community service with the theme of Improving the Communication Ability of Social Volunteers in Tanjungwangi Village, Cicalengka District, Bandung Regency, West Java Province through Public Speaking Techniques. The location selection is inseparable from the large number of community social volunteers who wish to have the ability to speak in front of the general public and presentation techniques during counseling but have not yet been honed. The method used in this training is to present material, discussion, and simulation. The problems faced by partners are partners who do not yet have the ability to make materials or materials for counseling, partners have not been able to communicate effectively using public speaking techniques. This service activity uses a contextual approach, namely giving theory first and providing direction and mentoring partners in making outreach materials, preparing presentations, and public speaking techniques. Then with the facilitating method in content containing counseling, information, and education materials in the form of writing and video through social media.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS KETAHANAN PANGAN MELALUI PENGOLAHAN ABON DARI IKAN NILA DI DESA PRINGGARATA KECAMATAN PRINGGARATA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Suparmin Suparmin
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.424 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i1.18

Abstract

Desa Pringgarata, Kecamatan Pringgarata, merupakan salah satu desa penghasil perikanan dan pertanian di Kabupaten Lombok Tengah. Kendala yang dihadapi oleh masyarakat adalah kurangnya tingkat kesadaran tentang pengolahan hasil perikanan untuk menambah nilai jual ikan. Alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan mengadakan sosialisasi serta pelatihan pengolahan ikan nila menjadi abon untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat Desa Pringgarata. Tujuan dari program pengabdian ini adalah memberdayakan masyarakat Desa Pringgarata dalam membuat abon yang berbahan dasar ikan nila. Metode yang digunakan adalah metode partisipasi dan sosialisasi. Hasil dari program pemberdayaan masyarakat ini adalah masyarakat Desa Pringgarata berpotensi untuk membuat dan mengembangkan produk abon dari ikan nila. Hasil monitoring dan evaluasi  menunjukkan bahwa partisipasi dan sosialisasi masyarakat cukup banyak dapat dilihat dari antusias masyarakat yang tinggi dalam pengolahan ikan nila menjadi abon. Dengan demikian dapat meningkatkan ketahanan, sehingga masyarakat Desa Pringgarata dapat berkomitmen dalam mengembangkan abon dari ikan nila sebagai upaya berkelanjutan dari program pengembangan perikanan. Kata kunci : Pringgarata, Ikan Nila, Abon
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH NON PENELITIAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS 2 SEKARBELA MATARAM Heri Hadi Saputra; Safruddin Safruddin; Husniati Husniati
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.755 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v1i3.72

Abstract

Penyuluhan yang berjudul pelatihan penulisan artikel ilmiah non penelitian bagi guru SDN gugus 2 sekarbela kota mataram  merupakan  bagian dari aktivitas pengabdian pada masyarakat yang menjadi salah satu tri dharma perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh FKIP universitas mataram bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyampaikan gagasan dan pandangan mereka tentang pendidikan melalui tulisan. Adapun tujuannya secra terperinci adalah sebagi berikut : (1) membantu guru menulis gagasan dan pandangan mereka tentang issu-issu pendidikan yang berkembang di masyarakat; (2) membantu guru merancang tulisan-tulisan ilmiah non penelitian yang dapat dipublikasikan di media massa maupun buku; dan (3) membantu guru melahirkan karya tulis yang dapat dibaca dan dijadikan referensi dalam issu-issu pendidikan kontemporer Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan tanyajawab serta pemberian latihan singkat tentang kaidah penulisan artikel. Adapun materi yang diberikan yaitu tentang konsep dasar karya tulis ilmiah, perbedaan karya tulis ilmiah penelitian dan non penelitia serta sistematika penulisan artikel ilmiah non penelitian.Tahapan terakhir dari pengadian ini adalah melakukan pendampingan singakt kepada para peserta dalam menemukan ide dan gagasan yang akn dijadikan sebagai bahan tulisan.Dari 28 peserta yang hadir hampir semua memberikan tanggapan yang baik tentang kegiatan ini sehingga menyampaikan harapan untuk diteruskan pada tahapan selanjutnya.______________________Kata Kunci: artikel nonpenelitian, pelatihan, guru sekolah dasar
KOPI SAJANG MENUJU DUNIA MELALUI PROMOSI DAN PEMBAHARUAN KEMASAN PRODUK M. Sarjan; Baiq Jannatun Na’im; Rosita Wati
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.931 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v2i1.106

Abstract

Desa Sajang kecamatan Sembalun kabupaten Lombok Timur merupakan salah satu desa yang terletak di sebelah utara lereng gunung Rinjani. Desa ini memilki komuditas kopi yang sangat baik. Namun, ada beberapa masalah yang dihadapi oleh produsen kopi di desa ini, salah satunya adalah masalah pemasaran. Lokasi desa yang jauh dari kota membuat pemasaran kopi sajang ini terkendala. Permasalahan ini dapat diatasi dengan membuat alat promosi. Alat promosi disini dapat berupa pamplet, media sosial  dan lain sebagainya. Pembuatan media sosial kopi sajang ini bertujuan untuk memudahkan dalam promosi dan kopi tersebut bisa dikenal lebih luas. Metode yang digunakan adalah persiapan program, pembaharuan kemasan produk kopi sajang dan pembuatan media sosial berupa instagram. Hasil dari kegiatan ini adalah kopi sajang dapat dikenal lebih luas dan memudahkan dalam pemasaran dan lebih menarik dari segi kemasan. Kata Kunci: Sajang, Kopi, Branding, Promosi.

Page 4 of 16 | Total Record : 159