Jurnal Warta Desa (JWD)
Jurnal Warta Desa (JWD) mempublikasikan naskah hasil-hasil kegiatan pengabdian dengan bidang ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora, Hukum, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, Pengembangan Sumberdaya Manusia, serta Teknologi Tepat Guna.
Articles
159 Documents
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SAPI MENJADI PUPUK KOMPOS DI DESA DUMAN, KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
Kukuh Ulhaq Wiantoro;
Ahmad Baehaki;
Mulyati Mulyati
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (257.615 KB)
|
DOI: 10.29303/jwd.v2i1.95
Desa Duman, Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat merupakan daerah dengan potensi utama terletak pada sektor peternakan. Kendala yang dihadapi oleh masyarakat adalah kurangnya pengetahuan dan keahlian dari peternak tersebut untuk memanfaatkan limbah ternak yang ada. Limbah ternak tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan namun para peternak hanya membiarkan limbah ternak tersebut tanpa adanya pengolahan lebih lanjut. Alternatif solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan mengadakan penyuluhan pemanfaatan limbah ternak sapi menjadi pupuk kompos di Desa Duman. Tujuan dari program ini adalah untuk mengubah pola pikir para peternak tentang limbah ternak tersebut yang awalnya tidak bernilai menjadi sesuatu yang mempunyai manfaat. Metode yang digunakan adalah persiapan program, sosialisasi dan pelatihan, pembuatan pupuk, pemanfaatan, monitoring, dan mengevaluasi. Hasil dari program ini adalah masyarakat desa duman dapat membuat pupuk kompos dari limbah-limbah disekitar lingkungan seperti, kotoran sapi, sekam padi, jerami, dan lainnya serta air dan obat molasis untuk pencampurannya. masyarakat Duman dapat mengolah limbah dan sampah organik untuk dijadikan sebagai pupuk pertanian. Selain mengunakan biaya yang sedikit juga dapat menjaga kebersihan lingkungan yang sehat dan indah dan masyarakat berkoitmen untuk upaya mengembangkan berkelanjutan program.Kata Kunci: Limbah Ternak Sapi, Pupuk kompos, Desa Duman.
PEMBUATAN BAHAN PEMBELAJARAN MELALUI GOOGLE SITE UNTUK GURU SMP PADA PEMBELAJARAN DARING
Ratna Yulinda;
Rizky Febriyani Putri;
Muhammad Fuad Sya'ban
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (306.505 KB)
|
DOI: 10.29303/jwd.v3i2.143
Pembelajaran di sekolah saat ini hampir seluruhnya melaksanakan pembelajaran secara daring. Pembelajaran daring menuntut penguasaan teknologi serta kreativitas guru dalam menyampaikan materi pelajaran, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Namun demikian, masih ada kendala yang dihadapi oleh guru, diantaranya diperlukannya kemudahan dalam menggunakan aplikasi maupun perangkat dalam menyiapkan bahan pembelajaran daring, serta biaya pembuatan yang murah. Hal ini menyebabkan perlu adanya pendampingan dan pemberian informasi tentang aplikasi yang dapat digunakan dalam membuat bahan ajar, agar transfer pengetahuan dari guru dapat disampaikan dengan baik. Kegiatan pendampingan yang dilakukan adalah pembuatan bahan pembelajaran melalui google site bagi guru SMP. Kegiatan ini merupakan solusi yang praktis dan mudah untuk membantu guru menguasai kompetensi yang mendukung dalam pembelajaran daring. Pengukuran tingkat keberhasilan kegiatan ini dilihat dari tugas yang diberikan kepada peserta, yaitu membuat sendiri bahan pembelajaran pada website melalui google site. Dari hasil penilaian yang dilakukan, hampir semua guru sudah mampu membuat bahan pembelajaran melalui google site. Pembuatan bahan ajar dengan google site menjadi salah satu aplikasi yang mudah digunakan untuk pelaksanaan pembelajaran daring bagi guru SMP.
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN BANK SAMPAH DI DESA MONTONG BAAN KECAMATAN SIKUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Aris Doyan
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (559.027 KB)
|
DOI: 10.29303/jwd.v1i1.17
Desa Montong Baan merupakan salah satu desa tertua yang ada di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Desa ini berada ditempat yang strategis dan mudah dijangkau dari ibu kota kabupaten maupun provinsi, karena berada di tepi Jalan Negara Masbagik dan Mataram. Kendala yang terlihat di Desa Montong Baan adalah kurangnya kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah, serta disetiap dusun belum tersedia tempat penampungan sampah. Sehingga, banyak terlihat sampah-sampah yang berserakan padahal sudah terdapat lokasi pengolahan sampah (Bank sampah) di Desa Montong Baan itu sendiri. Alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Bank Sampah MACADAS (Masyarakat Cerdas Daur Sampah) dan Sosialisasi Peduli Lingkungan. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu menangani pengolahan sampah dan masyarakat dapat mengubah sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna, misalnya untuk kerajinan atau sesuatu yang memiliki nilai ekonomis serta masyarakat bisa sadar akan pentingnya peduli terhadap lingkungan. Metode yang digunakan adalah survei bank sampah yang sudah ada di Desa Montong Baan, persiapan program, sosialisasi bank sampah dan peduli lingkungan, pembuatan kerajinan dari bahan bekas, monitoring dan evaluasi. Hasil yang diharapkan dari program pemberdayaan dan sosialisasi ini adalah masyarakat Desa Montong Baan dapat merubah paradigma lama menjadi paradigma baru tentang sampah, yang tentunya akan berdampak menjadi lebih baik bagi masyarakat, lingkungan dan perekonomian masyarakat itu sendiri..______________________Kata Kunci: Bank Sampah, MACADAS, Pengolahan Sampah, Peduli Lingkungan
PENGOLAHAN KOPI SEBAGAI PRODUK KHAS DESA KEMBANG KUNING KECAMATAN SIKUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Dining Aidil Candri
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 3 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (22.902 KB)
|
DOI: 10.29303/jwd.v1i3.74
Pengembangan produk ekowisata seperti penataan lingkungan, pembuatan spot foto, serta pengenalan kuliner khas Desa Wisata Wisata sangat penting dilakukan untuk menarik minat pengunjung dan meningkatkan penghasilan masyarakat dari sektor ini. Kuliner khas masyarakat seperti kopi khas Kembang Kuning perlu mendapatkan perhatian lebih untuk dikembangkan karena memiliki potensi sebagai salah satu produk unggulan masyarakat. Adapun kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mengolah kopi, memperbaiki kualitas pengemasan, dan pemasaran. Kopi khas Desa Kembang Kuning, kecamatan Sikur, kabupaten Lombok Timur memiliki cita rasa yang beragam sesuai campurannya seperti kakao, beras, vanilla, jahe, dan original. Kegiatan yang dilakukan pada bulan Januari – Maret ini diharapkan dapat membantu masyarakat terutama dalam meningkatkan produksi dan pemasaran kopi khas Kembang Kuning melalui beberapa pelatihan yang diberikan kepada masyarakat, diantaranya yaitu pelatihan pengemasan dan pemasaran produk. Melalui kedua pelatihan ini diharapkan target pemasaran kopi khas Kembang Kuning ini akan semakin luas sehingga membuka peluang kepada masyarakat untuk menjadikannya salah satu produk utama sumber pendapatan masyarakat.
PENERAPAN TEKNOLOGI BIOREAKTOR DENGAN SISTEM KENDALI SUHU UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA MASIN DI DESA BUNGA EJA, KECAMATAN EMPANG, KABUPATEN SUMBAWA
Nurkholis Nurkholis
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.231 KB)
|
DOI: 10.29303/jwd.v3i1.107
Desa Bunga Eja adalah salah satu desa di Kecamatan Empang yang memiliki potensi hasil perikanan yaitu udang rebon. Udang rebon dimanfaatkan oleh kelompok usaha dibawah CV. OMG Sumbawa sebagai masin dan menjadikan Desa Bunga Eja sebagai desa sentra penghasil masin. Saat ini, pemasaran masin tidak hanya pada skala regional tapi juga nasional. Di sisi lain, CV. OMG Sumbawa masih sulit memenuhi permintaan pasar karena kapasitas produksi yang terbatas dan standar mutu yang belum memadai, karena minimnya pengetahuan sumber daya manusia di CV. OMG Sumbawa tentang pemanfaatan teknologi tepat guna dalam proses produksi masin, serta sistem pengelolaan kelompok usaha yang masih belum baik. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam proses produksi dan pengelolaan usaha produk khas masin di Desa Bunga Eja, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Metode pelaksanaan program ini menggunakan konsep pemberdayaan masyarakat. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat cukup baik dan terdapat peningkatan kapasitas mitra/ sasaran dalam memahami proses produksi fermentasi dan model pengelolaan usaha yang baik.
Sosialisasi Penggunaan Microsoft Teams Sebagai Media Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring)
Fatma Yuniarti;
Dian Rakhmawati;
Dwi Cahya Harsani
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 3 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (226.779 KB)
|
DOI: 10.29303/jwd.v3i3.167
Tujuan pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan pemanfaatan aplikasi Microsoft Teams dari Microsoft Office 365. Microsoft Teams adalah aplikasi kekinian berupa hub bagi sebuah tim, baik di organisasi skala kecil atau besar yang memungkinkan pengguna berkolaborasi dan berkomunikasi dengan mudah dimana pun berada. Setiap pengguna dapat melakukan penyesuaian menambahkan catatan/aplikasi lainnya menggunakan fitur Conversation atau Chat untuk berkomunikasi dengan rekan kerjanya. Selain itu pengguna dapat melakukan pengeditan pada sebuah dokumen langsung secara bersamaan tanpa membuka aplikasi lain. Sehingga semua terpusat dalam satu tempat. Microsoft Teams dalam dunia pendidikan dijadikan sebagai alat untuk merancang kelas virtual yang memudahkan guru dan siswa, antar guru/antar siswa berkomunikasi dan berkolaborasi menghasilkan keluaran pembelajaran yang lebih baik. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Guru-guru SDN 3 Rejosari mengalami peningkatan pesat sebesar 93 % dalam hal pemahaman serta penguasaan Microsoft Teams for Education dalam pembelajaran daring kategori sangat baik. Kerjasama serta motivasi dan semangat guru-guru SDN 3 Rejosari sangat diapresiasi.
KONSTRUKSI SOLIDARITAS SOSIAL BESIRU MASYARAKAT DI DESA SEMBALUN BUMBUNG
Siti Ilhami Fatmahandayani;
Peri Anggraeni;
Nurul Haromain;
Maya Atri Komalasari
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (526.477 KB)
|
DOI: 10.29303/jwd.v1i2.47
Masyarakat indonesia terkenal dengan sikap ramah, kekeluargaan dan kesetiakawanan memungkinkan lahirnya prinsip hidup bersama yang kemudian di sebut gotong royong. Hal ini menjadi penguat karakter bangsa. Gotong royong hidup dalam masyarakat yang dinamis, bersamanya masyarakat tertantang untuk mewariskan prinsip hidup dari generasi ke generasi. Namun, Kemajuan teknologi informasi menjadi suatu hal yang tidak dapat dihindari, arus globalisasi yang deras menawarkan gaya hidup yang cenderung pragmatis mengutamakan prinsip individualis, materialis serta gaya hidup konsumtif. Perlahan-lahan hal ini telah mereduksi nilai-nilai yang diajarkan dalam kearifan lokal. Pergeseran nilai akibat globalisasi bukan hanya menjadi tantangan tapi dapat menjadi ancaman pada perubahan karakter bangsa. Demikian pula pada masyarakat di Pulau Lombok, perkembangan teknologi global yang semakin pesat, kemajuan pariwisata dan menjamurnya pusat perbelanjaan modern memberikan dampak yang sangat signifikan dan cenderung berakibat pada tersingkirnya nilai-nilai kearifan lokal seperti budaya tolong menolong atau yang dikenal dengan budaya besiru pada masyarakat Lombok. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui masyarakat konstruksi sosial budaya besiru di Desa Sembalun Bumbung dengan metode penelitian kualitataif dan menggunakan analisa diskriptif. Hasil Penelitian pada masyarakat desa Sembalun bumbung mecerminkan kontruksi sosial solidaritas besiru yang didasari atas 3 landasan hidup masyarakat di desa sembalun bumbung.Kata Kunci: Gotong royong, globalisasi, kearifan lokal, solidaritas besiru, sembalun bumbung
ANALISIS DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI DAN UPAYA PENCEGAHAN DI DESA JANAPRIA
Ira Indrianingsih;
Fitri Nurafifah;
Lusi Januarti
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (399.107 KB)
|
DOI: 10.29303/jwd.v2i1.88
Pernikahan usia dini di kalangan remaja di Desa Janapria begitu memprihatinkan. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan salah satu permasalahan yang terdapat pada masyarakat di desa Janapria kecamatan Janapria Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, yakni tingginya angka pernikahan dini. Adapun batasan masalah penelitian ini mencakup dampak dari pernikahan dini dan upaya pencegahan. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun hasil yang diperoleh dari hasil wawancara dengan kepala desa Janapria serta masyarakat menyatakan bahwa banyak warga masyarakat yang menikah di bawah umur. Angka pernikahan dini paling tinggi di desa Janapria terdapat di 3 dusun yakni di dusun Menyer, di dusun Batu Bungus Utara dan di dusun Montong Kesene. Berbagai dampak yang terjadi sebagai akibat dari pernikahan dini bagi pasangan muda yakni meliputi bidang kesehatan bagi ibu dan bayi, ekonomi dan sosial, pendidikan, psikis, dan hukum. Adapun upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi pada remaja, sosialisasi pada masyarakat atau orang tua yang memiliki anak remaja, serta meningkatkan peran serta lembaga-lembaga resmi di Janapria untuk membantu dalam mencegah atau meninimalisir pernikahan usia dini.
PELATIHAN BAHASA INGGRIS DASAR BAGI WARGA BABAKAN CANGGU, BADUNG-BALI
I Made Juliarta;
I Gede Nika Wirawan
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (174.532 KB)
|
DOI: 10.29303/jwd.v3i2.132
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Banjar Babakan Canggu Badung ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dasar bagi warga Banjar Babakan Canggu dengan memberikan pelatihan. Program pelatihan Bahasa Inggris Dasar ini dilaksanakan berkat Kerjasama antara Prodi Bahasa Inggris, Universitas Bali Dwipa dan masyarakat sekitar di Banjar Babakan Canggu Badung Bali. Kegiatan Pengabmas dalam bentuk pelatihan Bahasa Inggris dasar ini diselenggrakan selama 4 bulan di wilayah Br. Babakan Canggu, Kuta Utara, Badung. Adapun Metode persuasive yang diaplikasikan dalam proses pembelajaran dengan jenis penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan berdasarkan observasi yaitu dengan mengamati fenomena yang terjadi di lapangan. Adapun pelatihan yang diberikan kepada peserta antara lain pelatihan Bahasa Inggris dasar.Semua peserta yang merupakan warga Br. Babakan Canggu nampak sangat antusias di dalam mengikuti pelatihan Bahasa Inggris dasar ini. Setelah diberikan pelatihan Bahasa Inggris dasar, kemampuan Bahasa Inggris para peserta meningkat dilihat dari kemampuan berbicara dalam Bahasa Inggris. Proses pelatihan bahasa Inggris ini diberikan kepada warga Br. Babakan, canggu didasari atas tulus iklas.
PELATIHAN PEMBUATAN AMONIASI JERAMI DI DESA MONTONG ARE KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN LOMBOK BARAT
Didik Santoso
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (640.009 KB)
|
DOI: 10.29303/jwd.v1i1.23
Teknologi pengolahan pakan merupakan dasar teknologiuntuk mengolah limbah pertanian, perkebunan maupun agroindustri dalam pemanfaatannya sebagai pakan. Pengolahan pakan disini bertujuan untuk meningkatkan kualitas, utamanya efektifitas cerna, utamanya untuk ternak ruminansia serta peningkatan kandungan protein bahan. Beberapa alternatif pengolahan dapat dilakukan secara fisik (pencacahan, penggilingan dan atau pemanasan), kimia (larutan basa dan atau asam kuat), biologis (mikroorganisme atau enzim) maupun gabungannya. Pengolahan cara fisik dan biologis memerlukan tenaga dan investasi yang cukup tinggi dan dalam skala besar, sering kali menjadi tidak berjalan. Cara kimia dengan “amoniasi” dirasa merupakan cara yang paling tepat dalam pengolahan ini, karena mudah dilakukan, murah, tidak mencemari lingkungan dan sangat efisien. Pelatihan pembuatan amoniasi jerami dilakukan di Desa Montong Are, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi inovasi petani peternak tentang penggunaan jerami padi sebagai pakan dan bagaimana meningkatkan kualitasnya. Kualitas jerami padi termasuk total nitrogen dan daya cerna dapat ditingkatkan dengan teknologi amoniasi menggunakan urea. Penggunaan urea adalah 4% untuk 100 kg jerami padi atau 4 kg untuk 100 kg jerami padi. Kegiatan ini dilakukan pada hari Kamis, 30 Agustus 2018. Metode yang digunakan adalah instruksi langsung dan praktik kepada petani. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan para petani telah ditingkatkan dan para petani ingin menerapkan jerami padi yang telah diamoniasi sebagai pakan alternatif untuk ruminansia. Kata kunci: jerami padi, amoniasi urea, kualitas pakan