cover
Contact Name
Suwandono
Contact Email
jurnal@stpi-pajak.ac.id
Phone
+6285770328779
Journal Mail Official
jurnal@stpi-pajak.ac.id
Editorial Address
Jl. Matraman Raya No.27, RT.2/RW.1, Palmeriam, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13140
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pajak dan Bisnis (Journal of Tax and Business)
ISSN : -     EISSN : 27230120     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal JPB is a journal that is managed and published by Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia which contains research results and thoughts of scholars in the field of Accounting Science both academics and practitioners, published twice a year in May and September. (1) Accounting Information Systems, (2) Financial Accounting, (3) Accounting & Syariah Finance, (4) Corporate Finance & Capital Market, (5) Cost Accounting, (6) Management Accounting, (7) Behaviour Accounting (8) Auditing, (9) Taxation. The articles contributed are original articles that have never been published in other media and use the latest reference libraries, the proportion of publications in the last 10 years.
Articles 245 Documents
Strategi Pengembangan Kompetensi ASN Pada Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dalam Meningkatkan Layanan Kebahasaan Sun’an Yohantho; Firman Hadi Rivai
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi pengembangan kompetensi ASN di Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) dalam meningkatkan layanan kebahasaan kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Hasil penelitian ditemukan beberapa faktor hambatan dalam pengembangan kompetensi. Faktor-faktor penghambat layanan kebahasaan tersebut adalah regulasi pengembangan kompetensi, ketersediaan anggaran, belum dilaksanakan manajemen talenta , dan belum ada dokumen rencana induk pengembangan kompetensi. Prioritas kebutuhan pengembangan kompetensi untuk meningkatkan pelayanan kebahasaan diantaranya kompetensi komunikasi, standar pelayanan publik, penggunaan teknologi atau literasi digital, akses internet, kompetensi teknis bidang kebahasaan, dan kompetensi manajemen administrasi. Dalam mengatasi hambatan diperlukan strategi dalam pengembangan kompetensi ASN Badan Bahasa melalui penyusunan standar kompetensi jabatan, menyusun kebutuhan pengembangan kompetensi organisasi melalui rencana induk pengembangan kompetensi, melakukan asesmen secara rutin, melakukan pengembangan kompetensi melalui pendidikan, melakukan pengembangan kompetensi melalui pelatihan, dan melakukan evaluasi atas pelaksanaan pengembangan kompetensi.
Pengaruh Digital Leadership Dan Literasi Digital Terhadap Kinerja Karyawan Umkm Di Kabupaten Lampung Selatan Acum Wijaya; Naseha Elkarima; Supriyanto Supriyanto
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.453

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus mengelola sumber daya manusia yang produktif dalam menghadapi kemajuan teknologi yang disebabkan oleh transformasi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti bagaimana kepemimpinan digital dan literasi digital memengaruhi kinerja karyawan UMKM di Kabupaten Lampung Selatan. Teknik kuantitatif penelitian ini meliputi survei terhadap 368 responden yang dipilih secara purposif. Kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin digunakan untuk mengumpulkan data, dan analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares-based Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan proses bootstrapping 1.000 subsampel. According to the research findings, digital leadership and digital literacy have a favorable and significant influence on employee performance. Together, these factors account for 86.5% of the variation in employee performance, with digital literacy having a substantially greater impact than digital leadership. These findings suggest that the combination of employee digital literacy skills and excellent digital leadership predicts increased employee performance in MSMEs.
Transformasi Peran Surat Berharga Syariah Negara sebagai Instrumen Pembiayaan Strategis APBN Indonesia Tahun 2014-2024 Riyanti Arimbi Simbolon; Nurliah Nurdin
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.454

Abstract

Penelitian ini menganalisis transformasi peran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dalam pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia tahun 2014-2024. Isu ini penting karena SBSN tidak lagi hanya berfungsi sebagai instrumen pembiayaan alternatif, tetapi telah berkembang menjadi instrumen pembiayaan yang semakin strategis bagi pemerintah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis studi dokumentasi. Data bersumber dari Otoritas Jasa Keuangan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Laporan Keuangan Pemerintah Pusat, Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara, dan publikasi resmi Kementerian Keuangan. Analisis dilakukan melalui indikator skala penerbitan, pertumbuhan, persistensi penerbitan pascapandemi, kontribusi pembiayaan proyek, dan implikasi terhadap pengelolaan utang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerbitan SBSN bruto meningkat dari Rp75,54 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp309,94 triliun pada tahun 2024, dengan pertumbuhan majemuk sekitar 15,16 persen per tahun. Setelah lonjakan pada tahun 2020, penerbitan SBSN tetap berada di atas Rp300 triliun per tahun pada 2021-2024. Selain itu, Project Financing Sukuk periode 2013-2023 membiayai 5.187 proyek senilai Rp209,82 triliun di 34 provinsi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa SBSN telah bertransformasi dari instrumen pelengkap menjadi instrumen strategis yang mendukung pembiayaan APBN, pendalaman pasar keuangan syariah, dan pembangunan. Namun, peningkatan peran tersebut harus diikuti pengelolaan risiko utang yang hati-hati agar kewajiban pokok dan imbalan tidak menekan kesinambungan fiskal.
PERAN PENGAWAS DALAM MELAKSANAKAN SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MEMBINA PROFESIONALITAS PENDIDIK DI SMK BINA MANDIRI MULTIMEDIA Usman Usman
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.409

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis secara komprehensif peran pengawas dalam pelaksanaan supervisi akademik dan supervisi manajerial guna meningkatkan profesionalitas pendidik di SMK Bina Mandiri Multimedia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: Peran pengawas dalam supervisi akademik, pengawas dalam supervisi manajerial, dan Implikasi kedua bentuk supervisi tersebut terhadap peningkatan kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif kualitatif dengan partisipan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru SMK Bina Mandiri Multimedia. Waktu penelitian dilakukan mulai bulan september 2025 hingga Februari 2026. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi partisipan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam supervisi akademik pengawas berperan sebagai mitra profesional, inovator, konsultan, dan motivator melalui pendekatan dialogis, kolaboratif, serta reflektif yang mendorong integrasi teknologi dan pembelajaran berbasis proyek. Dalam supervisi manajerial, pengawas berperan sebagai kolaborator, negosiator, asesor, dan evaluator yang memastikan keterpenuhan standar nasional pendidikan serta penguatan manajemen berbasis mutu. Praktik supervisi telah bergerak dari pendekatan administratif menuju pembinaan profesional yang lebih transformatif. Efektivitas supervisi sangat ditentukan oleh kualitas relasi profesional, keberlanjutan tindak lanjut, dan integrasi supervisi akademik serta manajerial. Kebaruan penelitian ini sekolah perlu mengembangkan supervisi berbasis data, memposisikan supervisi akademik sebagai proses pembinaan profesional yang reflektif dan dialogis dan mengintegrasikan sistem supervisi digital untuk meningkatkan mutu pembelajaran vokasi secara berkelanjutan.
Narrative-Quantitative ESG Disclosure, AI-assisted Sustainability Reporting dan Nilai Perusahaan Dwi Nova Wijaya; Rommy Mochamad Ramdhani; Dewi Fitrotus Sa’diyah
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.410

Abstract

This study examines the impact of narrative-quantitative ESG disclosure and the role of AI-assisted sustainability reporting on firm value in Indonesia. Utilizing panel data of 3,794 observations from companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2018-2024 with multiple regression methods, the research measures ESG disclosure characteristics through textual analysis and estimates their impact on Tobin's Q. Results reveal that quantitative ESG disclosure significantly enhances firm value, while narrative disclosure demonstrates no substantial impact on market valuation. The adoption of artificial intelligence technology in sustainability reporting transforms this relationship dynamic, whereby narrative disclosure becomes a significant factor increasing firm value, whereas the superiority of quantitative disclosure diminishes. The dominance of narrative elements over quantitative data consistently reduces firm value as investors appreciate information balance. AI technology functions as a validation mechanism that strengthens the credibility of narrative elements through reducing information asymmetry and enhancing sustainability reporting transparency.
Pengaruh Knowledge Sharing, Employee Engagement, dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan CV Hastaningrat Shoqibatul Izaroh; Acep Samsudin
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.413

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Knowledge Sharing, Employee Engagement, dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan pada CV Hastaningrat. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan jenis penelitian asosiatif. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah semua karyawan yang bekerja di CV Hastaningrat sebanyak 35 karyawan dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, kuesioner dan studi pustaka serta pengolahan data menggunakan program SPSS 26. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh dan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Knowledge Sharing, Employee Engagement, dan Budaya Organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05) dan nilai F hitung sebesar 22,767 > F tabel 2,911. Kemudian dilakukan pengujian secara parsial yang menunjukkan bahwa Knowledge Sharing tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai t hitung 0,985 < nilai t tabel 2,040. Sedangkan Employee Engagement dan Budaya Organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan dengan nilai t hitung masing-masing variabel sebesar 2,185 dan 5,297 > nilai t tabel 2,040. Dengan faktor-faktor tersebut, perusahaan dapat menguatkan sistem knowledge sharing agar lebih terstruktur, mempertahankan keterlibatan karyawan yang sudah tinggi, serta menetapkan aturan tertulis untuk memperkuat budaya organisasi yang lebih disiplin. Sehingga, secara teoritis, hasil penelitian ini memperluas pemahaman mengenai relasi antarvariabel yang diteliti, dan secara praktis memberikan acuan bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Pengaruh Intensitas Modal, Likuiditas Dan Political Cost Terhadap Konservatisme Akuntansi Andrea Geovani; Siti Dila Nuratih
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.414

Abstract

Konservatisme akuntansi merupakan prinsip kehati-hatian dalam pelaporan keuangan. Banyaknya kasus kecurangan laporan keuangan seperti manipulasi data laporan keuangan yang terjadi di atas mengindikasikan bahwa rendahnya penerapan konservatisme akuntansi pada perusahaan baik dalam pencatatan maupun pelaporan untuk laporan keuangan. Konservatisme akuntansi dapat membantu meminimalisir risiko kesalahan dalam pelaporan keuangan karena prinsip ini mendorong perusahaan untuk menggunakan estimasi yang lebih rendah dan konservatif dalam menilai aset, kewajiban, pendapatan, dan biaya, sehingga perusahaan dapat memastikan laporan keuangannya lebih dapat diandalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari intensitas modal, likuiditas, dan political cost terhadap konservatisme akuntansi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan objek penelitian ini adalah perusahaan sektor kesehatan (healthcare) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2024. Jenis data penelitian ini adalah data sekunder. Pengumpulan data diperoleh melalui website resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) dan masing-masing perusahaan yang mempublikasikan laporan keuangannya. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data meliputi analisis regresi data panel, uji asumsi klasik, uji hipotesis t, uji hipotesis f, dan koefisien determinasi dengan menggunakan program Eviews 13. Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan, hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa intenitas modal berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai probabilitas sebesar 0.0035 yang mana lebih kecil dari 0,05 dengan nilai koefisien 0.189391. Likuiditas tidak berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai probabilitas sebesar 0.0645 yang mana lebih besar dari 0,05 dengan nilai koefisien 0.031308Political cost berpengaruh negatif terhadap konservatisme akuntansi dengan nilai probabilitas 0.0021 yang mana lebih kecil dari 0,05 dengan nilai koefisien -0.748794. Hasil koefisien determinasi mennunjukkan nilai Adjusted R-Squared sebesar 0.596026. Artinya 59,6% konservastisme akuntansi dipengaruhi oleh intensitas modal, dan political cost sedangkan 40,4% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.
Analisis Faktor Determinan Preferensi dan Perilaku Belanja Online Generasi Z pada Platform E-commerce di Indonesia Erlina Puspitaloka Mahadewi; Arnastya Iswara Sanantagraha
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.417

Abstract

Pertumbuhan pesat ekonomi digital di Indonesia menempatkan Generasi Z sebagai segmen konsumen paling krusial, namun perilaku belanja mereka yang dinamis dan loyalitas yang rendah menjadi tantangan bagi keberlanjutan platform e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan, yaitu Pengaruh Sosial, Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Harga, dan Kepercayaan Digital, yang memengaruhi Preferensi Platform dan Perilaku Pembelian Generasi Z di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) terhadap 200 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini memiliki kekuatan prediksi yang sangat kuat dengan nilai R2 sebesar 0,794 dan relevansi prediktif (Q2) sebesar 0,567. Temuan utama mengungkapkan bahwa Persepsi Harga merupakan satu-satunya faktor yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pembelian (O=0,864;P=0,000). Sebaliknya, Pengaruh Sosial, Persepsi Kemudahan Penggunaan, dan Kepercayaan Digital terbukti tidak memiliki pengaruh signifikan (P>0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa bagi digital natives, fitur teknis dan keamanan telah dianggap sebagai standar dasar (hygiene factors), sementara nilai ekonomis tetap menjadi pendorong utama keputusan belanja. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa strategi penetapan harga dan efisiensi promosi merupakan instrumen paling efektif bagi perusahaan e-commerce untuk memenangkan persaingan di segmen Generasi Z.
Pengaruh Pengelolaan Akuntansi Akrual Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Di Sektor Manufaktur Iis Dewi Herawati
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengelolaan akuntansi akrual terhadap kinerja keuangan perusahaan di sektor manufaktur dengan kualitas laba sebagai variabel mediasi. Sektor manufaktur dipilih karena memiliki kompleksitas tinggi dalam aset tetap dan persediaan yang memberikan ruang diskresi manajerial dalam pencatatan akrual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 50 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2025. Teknik analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 3 untuk mengevaluasi model pengukuran dan model struktural secara simultan.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengelolaan akrual berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan secara langsung, serta berpengaruh negatif kuat terhadap kualitas laba. Temuan ini mengonfirmasi adanya perilaku oportunistik manajer dalam memanipulasi komponen akrual yang justru mendistorsi informasi laba dan merusak performa finansial jangka panjang. Lebih lanjut, kualitas laba terbukti berperan sebagai mediator krusial; penurunan kualitas informasi akuntansi akibat manajemen akrual yang agresif menjadi faktor utama yang memperburuk profitabilitas perusahaan. Model penelitian ini menunjukkan kekuatan prediksi (R2) sebesar 65,5% dan relevansi prediktif (Q2) yang kuat sebesar 0,539. Secara teoritis, studi ini memperkuat Agency Theory mengenai asimetri informasi di pasar modal Indonesia. Implikasi praktis bagi investor adalah pentingnya meninjau kualitas akrual di balik angka laba bersih, sementara bagi regulator, hasil ini menekankan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap kebijakan akuntansi diskresioner di industri manufaktur guna menjaga transparansi laporan keuangan.
Peran sistem informasi Akuntansi Berbasis Digital dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan serta Kebergantungan Usaha Mikro Merintan Berliana Simbolon
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.420

Abstract