cover
Contact Name
Suwandono
Contact Email
jurnal@stpi-pajak.ac.id
Phone
+6285770328779
Journal Mail Official
jurnal@stpi-pajak.ac.id
Editorial Address
Jl. Matraman Raya No.27, RT.2/RW.1, Palmeriam, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13140
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pajak dan Bisnis (Journal of Tax and Business)
ISSN : -     EISSN : 27230120     DOI : -
Core Subject : Economy,
Journal JPB is a journal that is managed and published by Sekolah Tinggi Perpajakan Indonesia which contains research results and thoughts of scholars in the field of Accounting Science both academics and practitioners, published twice a year in May and September. (1) Accounting Information Systems, (2) Financial Accounting, (3) Accounting & Syariah Finance, (4) Corporate Finance & Capital Market, (5) Cost Accounting, (6) Management Accounting, (7) Behaviour Accounting (8) Auditing, (9) Taxation. The articles contributed are original articles that have never been published in other media and use the latest reference libraries, the proportion of publications in the last 10 years.
Articles 245 Documents
Analisis Perlakuan Akuntansi Bitcoin Dan Implikasinya Terhadap Keputusan Investasi Generasi Z Berdasarkan Standar Pelaporan Keuangan Andrea Geovani
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.421

Abstract

The rapid adoption of Bitcoin as a digital asset among Generation Z poses new challenges for financial reporting transparency and entity accountability. This study aims to analyze the influence of understanding financial reporting standards on Generation Z's investment decisions, with the perception of accounting treatment as a mediating variable. Using an explanatory quantitative approach, data were collected through structured questionnaires from 150 Generation Z respondents who own crypto assets and possess an understanding of financial statements. Data analysis was performed using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method via SmartPLS 3 software. The results indicate that the understanding of financial reporting standards has a positive and significant effect on investment decisions (O=0.234;p<0.05). The most crucial finding reveals that the perception of accounting treatment has a very dominant influence on investment decisions (O=0.719;p<0.001) and is significantly proven to mediate the relationship between the understanding of standards and investment decisions. This model exhibits very high predictive power, with an R2 value of 0.883 for the investment decision variable and a Q2 value of 0.643, indicating strong predictive relevance. These results imply that for young investors, the clarity of accounting regulations (such as recognition and fair value measurement) is not merely an administrative formality, but a primary trust signal in economic decision-making. This study recommends that regulators develop more adaptive and transparent digital asset reporting standards to enhance capital market efficiency in the digital era.
Analisis Pajak Penghasilan Pasal 21 Orang Pribadi Pegawai Tetap Berdasarkan UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan Tahun 2021 Dan PP Nomor 58 Tahun 2023 Ratna Nugraheni; Lidya Setyawardani; Farida Idayati; Iffah Qonitah; Agung Kristiawan
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.423

Abstract

Salah satu jenis pajak yang dipungut negara adalah pajak penghasilan. Pajak penghasilan yang dipungut oleh negara dari wajib pajak orang pribadi adalah pajak penghasilan pasal 21. Pemberi kerja akan melakukan pemotongan, pemungutan serta pelaporan pajak penghasilan pasal 21 terhadap penghasilan pegawai tetapnya. Akan tetapi terdapat banyak kendala yang dialami perusahaan dalam menghitung pajak penghasilan pasal 21 terutang  pegawai tetapnya. Penyebabnya adalah karena perhitungan pajak penghasilan pasal 21  sangat kompleks, sehingga  banyak wajib pajak yang tidak memenuhi kewajiban  perpajakannya. Agar wajib pajak dengan sukarela melakukan pemenuhan kewajiban perpajakannya, pemerintah  meregulasi peraturan perpajakan dengan tujuan untuk membangun administrasi perpajakan yang lebih baik, efektif, dan efisien. Atas dasar inilah, maka pemerintah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2023 tentang tarif pemotongan dan pengenaan pajak penghasilan pasal 21 atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan wajib pajak orang pribadi menggunakan Tarif Efektif Rata-rata (TER). Penerapan Tarif Efektif Rata-rata (TER) ini mempunyai tujuan sebagai penyederhanaan dalam skema tarif pajak penghasilan pasal 21 untuk pegawai tetap.
Peran Influencer dalam Mempengaruhi Pembelian Produk Fashion oleh Konsumen Gen Z di Media Sosial Adriani Gunawan; Molbi Febrio Harsanto; Sawqi Saad El Hasan
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredibilitas social media influencer terhadap keputusan pembelian produk fashion pada konsumen Generasi Z di Indonesia. Di tengah skeptisisme digital yang meningkat, pemahaman mengenai dimensi kredibilitas mana yang paling efektif mendorong konversi penjualan menjadi sangat krusial. Menggunakan Source Credibility Theory sebagai landasan teoritis, penelitian ini menguji tiga variabel utama: trustworthiness (kepercayaan), expertise (keahlian), dan attractiveness (daya tarik). Data dikumpulkan melalui survei daring terhadap 150 responden Generasi Z yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki kekuatan prediksi yang substansial dengan nilai R2 sebesar 0,787. Temuan empiris mengungkapkan bahwa trustworthiness dan expertise berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Namun, secara mengejutkan, attractiveness tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian nyata. Hal ini mengindikasikan adanya pergeseran paradigma pada Gen Z yang lebih mengutamakan integritas dan kompetensi konten daripada sekadar estetika visual. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pemasar fashion untuk beralih dari strategi berbasis popularitas visual menuju strategi berbasis otentisitas dan edukasi nilai.
Dampak Media Sosial dan Pengalaman Pelanggan Terhadap Loyalitas Merek UMKM di Bogor, Jawa Barat Darmeinis Darmeinis; Syukri Hamdi; Linda Noviza
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.425

Abstract

Di era pasca-pandemi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bogor secara agresif mengadopsi media sosial sebagai strategi pemasaran utama. Namun, terdapat kesenjangan signifikan antara interaksi digital dan retensi pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh Media Sosial dan Pengalaman Pelanggan terhadap Loyalitas Merek pada pelanggan UMKM di Bogor. Menggunakan desain kuantitatif asosiatif, data dikumpulkan dari 120 responden melalui teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis varian dengan perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil model pengukuran (outer model) mengonfirmasi bahwa seluruh indikator valid dan reliabel. Lebih lanjut, model struktural (inner model) menunjukkan kekuatan prediksi yang substansial dengan nilai R-Square sebesar 0,646 dan Q-Square sebesar 0,495. Secara mengejutkan, pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Media Sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Merek (t=1,042;p=0,298), mengindikasikan bahwa kehadiran digital saja tidak cukup untuk menjamin komitmen jangka panjang. Sebaliknya, Pengalaman Pelanggan berpengaruh positif secara dominan dan signifikan terhadap Loyalitas Merek (t=13,084;p=0,000) dengan ukuran efek yang sangat masif (f2=1,677). Temuan ini menunjukkan bahwa bagi UMKM di Bogor, kepuasan fungsional dan emosional selama proses pembelian bertindak sebagai "jangkar" loyalitas yang lebih kuat daripada estetika digital. Penelitian ini berimplikasi bahwa UMKM harus menggeser fokus strategis dari sekadar keterlibatan media sosial menuju optimalisasi perjalanan pelanggan secara holistik untuk menjaga daya saing di pasar yang jenuh.
Legitimate Expectation Dalam Sengketa Transfer Pricing: Studi Kasus Watsons V. Dgir Malaysia Agus Suharsono Suharsono; Hasan Rachmany
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.429

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip legitimate expectation dalam sengketa transfer pricing melalui studi kasus Watsons v. DGIR di Malaysia. Tujuan penelitian adalah menganalisis pelanggaran prosedural dan substantif oleh otoritas pajak serta merumuskan rekomendasi penerapan prinsip tersebut dalam sistem hukum pajak Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis putusan pengadilan dan literatur hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadilan Malaysia menolak koreksi fiskal yang tidak didasarkan pada analisis pembanding yang sah, dan menegaskan pentingnya perlakuan yang konsisten terhadap wajib pajak. Prinsip legitimate expectation terbukti relevan dalam konteks perpajakan dan mendukung penerapan arm’s length principle serta standar internasional BEPS Action 14. Penelitian ini merekomendasikan agar prinsip legitimate expectation dimasukkan dalam ketentuan pemeriksaan pajak dan dijadikan pedoman bagi hakim dalam memutus sengketa tranfer pricing.
Revitalisasi Peran Pusdiklat Pajak Sebagai Tax Mediation Unit (TMU): Mekanisme Alternative Dispute Resolution (Adr) Dalam Sistem Perpajakan Indonesia Muh. Tunjung Nugroho; Mohammad Djufri; Taufik Kurachman
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.432

Abstract

Abstract Indonesia’s self-assessment tax system emphasizes voluntary compliance as a fundamental pillar for effective revenue collection. In this context, the quality of interaction between taxpayers and tax authorities plays a crucial role in shaping trust and administrative effectiveness. This study develops the concept of a Tax Mediation Unit (TMU) as an institutional innovation designed to bridge this relationship through a dialogic, participatory, and non-adversarial approach. The research adopts a conceptual framework integrating the Slippery Slope Framework, procedural justice theory, information asymmetry theory, and Alternative Dispute Resolution (ADR), supported by international comparative analysis. The findings highlight that positioning the TMU within the Tax Training Center (Pusdiklat Pajak) as a semi-independent institution provides advantages in terms of neutrality, academic capacity, and an educational approach. TMU contributes to improving dispute resolution processes, reducing information asymmetry, and strengthening trust and procedural justice. Its implementation is expected to enhance voluntary compliance, reduce dispute escalation, and support the transformation toward a more fair, efficient, and trust-based tax system. Keywords: Tax mediation, Tax Mediation Unit, voluntary compliance, procedural justice, information asymmetry, ADR, trust-based tax system
Pengaruh Kepatuhan Pajak Terhadap Kenaikan Pendapatan Pajak Yang Dimediasi Oleh Teknologi Coretax Umkm Di Surabaya Edgar Daffa Izdihar; Muslimin Muslimin
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.435

Abstract

Kontribusi pajak sangat krusial bagi pembangunan nasional, menjadikannya salah satu sumber pendapatan utama pemerintah. Guna menyederhanakan proses penagihan, digitalisasi diterapkan agar pelaporan, transaksi, serta pengawasan pajak berlangsung secara real-time, yang diharapkan mampu mendongkrak kepatuhan pelaku UMKM. Meski demikian, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pajak UMKM di Surabaya masih tergolong rendah. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak kepatuhan pajak terhadap peningkatan penerimaan negara, dengan memposisikan teknologi Coretax sebagai variabel mediasi pada sektor UMKM di Surabaya. Melalui pendekatan kuantitatif dengan desain kausal, studi ini melibatkan pelaku UMKM di Kota Surabaya sebagai populasi. Dengan menerapkan rumus Slovin, diperoleh sampel representatif sebanyak 193 UMKM. Data dihimpun via kuesioner dan dibedah menggunakan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Temuan riset mengindikasikan bahwa kepatuhan pajak memicu dampak positif dan signifikan terhadap kenaikan pendapatan pajak maupun adopsi teknologi Coretax. Selain itu, teknologi Coretax terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penerimaan pajak, sekaligus sukses memediasi hubungan antara kepatuhan pajak dan kenaikan pendapatan negara pada sektor UMKM di Surabaya.  
Pengaruh Intellectual Capital dan Leverage Terhadap Tax Planning Pada Perusahaan Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024 Adinda Auliya Rachma; Anissa Yuniar Larasati
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.438

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah menganalisis pengaruh intellectual capital dan leverage terhadap tax planning. Populasi mencakup perusahaan sektor teknologi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada rentang waktu 2020-2024. Data penelitian bersumber dari data sekunder yang diperoleh melalui laporan keuangan perusahaan.  Melalui penerapan metode purposive sampling, terpilih 21 perusahaan sebagai sampel sehingga diperoleh 105 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi EViews versi 12. Hasil temuan menunjukkan bahwa intellectual capital memberikan pengaruh negatif yang siginifikan terhadap tax planning dengan nilai pair value sebesar 0,001. Semakin tinggi intellectual capital, semakin efektif tax planning, yang ditunjukkan oleh penurunan tingkat effective tax rate yang megindikasikan kemampuan perusahaan mengelola beban pajak. Hasil temuan ini juga mengindikasikan bahwa leverage memiliki pengaruh negatif yang siginifikan terhadap tax planning dengan nilai pair value sebesar 0,016. Semakin tinggi leverage, semakin meningkat manfaat pajak dari beban bunga, yang mengakibatkan penghasilan kena pajak berkurang dan efisiensi pembayaran pajak meningkat. Secara simultan, baik intellectual capital maupun leverage berpengaruh terhadap tax planning dengan nilai pair value sebesar 0,007. Adapun koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 15,27 persen, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar cakupan penelitian.  
Pengembangan Model Identify, Example, Practice (IEP) Untuk Meningkatkan Kinerja Pegawai Universitas Terbuka Faris Haikal Akbar; Anita Maharani; Paken Pandiangan
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas model pelatihan Identify, Example, Practice (IEP) dalam meningkatkan kinerja pegawai di Universitas Terbuka (UT). Seiring transformasi UT menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH), diperlukan inovasi dalam pengembangan sumber daya manusia yang lebih adaptif dan profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari model Borg dan Gall, dengan pendekatan metode campuran (mix methods). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara terhadap 30 pegawai UT Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model IEP memiliki validitas konten sebesar 3,63 dan validitas konstruk sebesar 3,53, keduanya dalam kategori valid. Dari aspek kepraktisan, keterlaksanaan sintaks mencapai 82,22% (sangat baik) dan aktivitas peserta sebesar 73,14% (baik). Uji efektivitas menggunakan N-gain score menunjukkan peningkatan kinerja sebesar 92,75% dalam kategori sangat baik. Keunggulan model ini terletak pada tahapan sistematis yang mengombinasikan identifikasi kebutuhan, pemberian contoh konkret, dan praktik langsung. Dapat disimpulkan bahwa model IEP valid, praktis, dan efektif sebagai instrumen pelatihan untuk meningkatkan kinerja pegawai, khususnya pada indikator inisiatif, tanggung jawab, keterampilan, dan percaya diri.
Tuntutan Kinerja Anggaran: Peran Partisipasi Anggaran Dan Pengawasan Pada Organisasi Perangkat Daerah Di Provinsi Sulawesi Tengah Riza Amalia Putri; Muhammad Iqbal; Rahma Masdar; Ridwan Ridwan
Jurnal Pajak dan Bisnis Vol 7 No 1 (2026): Journal of Tax and Business
Publisher : LPPM-STPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55336/jpb.v7i1.440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran partisipasi anggaran dan pengawasan pada organisasi perangkat daerah dalam menjawab tuntutan atas kinerja penggunaan anggaran perangkat daerah di Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian mengaplikasikan pendekatan survei pada metode kuantitatif, dengan perolehan data berasal dari 30 organisasi perangkat daerah sehingga setiap organisasi perangkat daerah diwakili atas 2 anggota yang memahami berperan langsung dalam pengelolaan anggaran berdasarkan teknik purposive sampling. Total sampel adalah 60 responden. Perolehan data berasal dari penyebaran kuesioner yang diterima kembali. Berdasarkan pengolahan data, ditemukan bahwa tuntutan atas kinerja anggaran pada organisasi perangkat daerah ditentukan oleh peran strategis partisipasi anggaran dan pengawasan yang terstruktur pada organisasi perangkat daerah. Peranan keduanya memberikan dampak yang baik atas realisasi atas penggunaan anggaran sehingga membentuk dasar tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan mempertimbangkan faktor lain, penelitian ini terbatas pada pengungkapan atas partisipasi anggaran dan pengawasan dalam menjelaskan tuntutan kinerja anggaran perangkat daerah di Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah.