cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Inobonto Darmin, Darmin; Akbar, Hairil; Rusdianto, Rusdianto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.394 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1147

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Pada dasarnya kuman penyebab TB paru dapat menyerang organ tubuh lain, akan tetapi sebagian besar menyerang paru-paru. Jumlah kasus TB paru di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow sebanyak 522 kasus. Jumlah kasus di Puskesmas Inobonto pada tahun 2018 sebanyak 25 kasus dan tahun 2019 sebanyak 35 kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Inobonto. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross sectional study. Jumlah sampel yang digunakan adalah 73 orang dengan cara pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan (ρ = 0,000), riwayat kontak (ρ = 0,003), dan kebiasaan merokok (ρ = 0,006), dengan nilai ρ < 0,05 memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian TB paru. Perlunya meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan penyakit TB paru secara mendalam.
Modifikasi Perilaku Pencegahan Obesitas Pada Anak Penyandang Tunarungu Di Kota Makassar Jayadi, Nasrah; Asmawati, Asmawati; Suriah, Suriah; Syafar, Muhammad; Rahmadani, Suci
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.243 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1196

Abstract

Masalah gizi masyarakat secara global termasuk Indonesia tidak hanya berfokus pada kekurangan gizi kronik, namun juga kelebihan gizi (obesitas).  Prinsip perilaku pencegahan obesitas yaitu dengan mengatur keseimbangan energy. Perilaku tersebut dapat dilakukan apabila anak pernah mendapatkan informasi mencegah obesitas. Edukasi kesehatan dalam memodifikasi perubahan perilaku telah banyak dilakukan pada masyarakat umum, namun masih sangat kurang dilakukan pada kelompok marjinal seperti penyandang tunarungu (keterbatasan pendengaran). Salah satu proses edukasi yang cocok diterapkan kepada anak tunarungu adalah melalui media video, karena dapat digunakan untuk merangsang motorik anak penyandang tunarungu. Tujuan penelitian ini adalah untuk memodifikasi perilaku pencegahan obesitas pada anak penyandang tunarungu di SLB-B Kota Makassar. Penelitian ini merupakan Quasy experiment dengan rancangan Time series design. Pemilihan sampel menggunakan Purposive sampling. Teknik pengambilan data yang digunakan, yaitu pretest dan post test dengan kuesioner tentang niat, pengetahuan, sarana dan tindakan anak terhadap pencegahan obesitas. Teknik analisis data adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji t dan Mc Nemar untuk melihat kelompok sebelum dan setelah intervensi dilakukan. Kelompok intervensi menggunakan video animasi berbahasa yang isyarat menunjukkan tidak ada pengaruh terhadap pengetahuan responden (p> 0,05), tetapi memiliki pengaruh pada niat dan tindakan (p <0,05). Pada kelompok kontrol menggunakan leaflet menunjukkan pengaruh terhadap pengetahuan dan tindakan (p <0,05), tetapi tidak memiliki pengaruh pada niat responden.
Pengaruh Supervisi dan Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Perawat dalam Kepatuhan Hand Hygiene dan Pencegahan Resiko Jatuh di RSU GMIBM Monompia Kotamobagu Rahayu Ningsih, Suci; VT. Novita, Regina; Bandur, Agustinus
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.725 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1231

Abstract

Penilaian kinerja perawat yang tidak optimal dapat mempengaruhi efektifitas kinerja  dan penurunan optimalisasi pelayanan keperawatan. Tim audit mutu di RSU GMIBM Monompia Kotamobagu didapatkan data dari tahun 2019 hasil ketepatan identifikasi pasien 75,40%, peningkatan komunikasi yang efektif 75,7%, peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai 77,15%, kepastian tepat-lokasi, tepat prosedur, tepat pasien operasi 75,50%, pengurangan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan hand hygine sebanyak 55,67 % dan pengurangan risiko pasien jatuh 60,65%. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh supervisi dan gaya kepemimpinan trasformasional terhadap kinerja perawat  dalam kepatuhan hand hygiene dan pencegahan resiko jatuh di RSU GMIBM Monompia. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimenal dengan Pre Test – Post esperimental group design. Populasi seluruh perawat pelaksana ruang rawat inap dan kepala ruang rawat inap di RSU GMIBM Monompia dengan jumlah sebanyak 112 perawat pelaksana dan kepala ruangan sebanyak 2 orang dan jumlah sampel sebanyak 90 responden. Hasil penelitian supervisi (p value =0,000) dan gaya kepemimpinan transformasional (p value=0,043) membuktikan bahwa terdapat perbedaan dan peningkatan kinerja perawat sebelum dan sesudah pelatihan. Selain itu usia, supervisi dan gaya kepemimpinan (p value> 0,05) menjadi variabel moderasi yang memperkuat pengaruh terhadap kinerja perawat. Pelaksanaan pelatihan supervisi dan gaya kepemimpinan transformasional dapat dilakuakan pada semua kepala ruang, kepala instalasi dan kepala bagian yang bekerja di RS GMIBM Monompia Kotamobagu. Pelaksanaan sosialisasi atau update terkini penerapan Hand hygiene dan resiko jatuh dapat diberikan pada semua perawat pelaksana yang bekerja di RS GMIBM Monompia Kotamobagu.
Pengaruh Supervisi Proctor Reflektif terhadap Ketrampilan Berpikir Kritis dalam Memberikan Asuhan Keperawatan di Unit Rawat Inap RS X Mulyati, Tri; Purwarini, Justina; Priyo Hastono, Susanto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.802 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1280

Abstract

Supervisi merupakan salah satu fungsi pengawasan sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan, di perlukan model supervisi yang tepat dalam mengelola SDM keperawatan agar mampu berpikir kritis dan berkualitas dalam pemberian asuhan keperawatan. Ketrampilan berpikir kritis sangat di perlukan perawat dalam memberikan Asuhan Keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan supervisi Proctor Reflektif terhadap ketrampilan berpikir kritis perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan di unit rawat inap RS X. Design penelitian Quasi Eksperiment pre – post test with control group, dengan jumlah sampel perawat rawat inap sebanyak 40 perawat pada kelompok kontrol dan 40 perawat pada kelompok intervensi .Di dapatkan hasil  terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol dengan signifikansi 0.000<0.050. ada pengaruh supervisi Proktor Reflektif terhadap ketrampilan berpikir kritis perawat dengan p value 0.000<0.050 dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pendidikan dengan berpikir kritis dengan p value 0,573 > 0.05, masa kerja dengan p value 0,324 > 0.05. Dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan supervisi proctor reflektif memiliki pengaruh terhadap nilai keterampilan berpikir kritis dengan signifikansi > 0.000.  uji statistik secara bersama – sama menunjukkan bahwa variabel umur, pendidikan dan masa kerja tidak memiliki pengaruh terhadap perbedaan keterampilan berpikir kritis dimana p – value > 0.05. Sehingga, supervisi Proctor Reflektif dapat direkomendasikan untuk di terapkan dalam  meningkatkan berpikir kritis
Efektivitas Buerger Allen exercise dibandingkan dengan Rendam Kaki Air Hangat terhadap Nilai Ankle Brachial Index dan Gula Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Richard Mataputun, Donny; Prabawati, Dewi; Hapsari Tjandrarini, Dwi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1183.847 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1330

Abstract

Peripheral Arterial Disease (PAD) merupakan penyempitan pembuluh darah arteri perifer yang disebabkan karena aterosklerosis akibat komplikasi dari Diabetes Mellitus (DM). Akibatnya terjadi penurunan aliran darah ke ekstremitas yang bila  tidak ditangani akan menyebabkan klaudisio intermiten, luka gangrene hingga berisiko amputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Buerger Allen exercise (BAE) dibandingkan dengan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan Gula Darah Sewaktu(GDS) pada pasien DM tipe 2. Jenis penelitian ini adalah Quassy Eksperimen prepost test and between two groups. Total sampel 54 penderita diabetes melitus di Rumah Sakit Sumber Waras yang diperoleh secara random dengan blok permutasi. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan yaitu BAEdan Rendam kaki air hangat. Perlakuan diberikan selama 5 hari berturut-turut dengan pelaksanaan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore selama 15-20 menit. Alat yang digunakan untuk mengukur nilai ABIadalah Vascular Dopler. Berdasarkan uji paired T test di temukan ada perbedaan yang bermakna nilai ABI sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok BAE (p=0.00), dan pada kelompok Rendam kaki air hangat (p=0.00); namun tidak ada perbedaan bermakna pada nilai GDS sebelum dan sesudah intervensi pada kedua kelompok perlakuan (p>0.05).Uji statistic Ancova di temukan ada pengaruh BAE terhadap nilai ABI dan Gula Darah Sewaktu yang dikontrol oleh variabel confounding dengan Corrected Model 0,000; namun tidak ada pengaruh rendaman kaki air hangat terhadap nilai ABIdan GDS yang dikontrol oleh variabel confounding dengan Corrected Model 0,065. BAE merupakan intervensi yang efektif dalam meningkatkan nilai ABI dibandingkan rendam kaki air hangat, namun Rendam kaki air hangat  lebih efektif dalam menurunkan nilai GDS.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif oleh Ibu Menyusui Yang Bekerja Sebagai Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih Mandasari, Pera; Budianto, Yudi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.603 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i1.1339

Abstract

Air Susu Ibu atau yang sering disingkat dengan ASI merupakan satu-satunya makanan yang terbaik untuk bayi, karena memiliki komposisi gizi yang paling lengkap untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja selama 6 bulan tanpa makanan tambahan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih dan makanan padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi, dan tim sejak lahir hingga bayi umur 6 bulan. Salah satu penyebab rendahnya pemberian ASI di Indonesia adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil, keluarga dan masyarakat akan pentingnya ASI. Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa ibu menyusui yang bekerja lebih beresiko tidak memberikan ASI eksklusif dibandingkan dengan ibu yang tidak bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif oleh ibu menyusui yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di RSUD Kota Prabumulih. Penelitian dilakukan pada Juli-Agustus 2020 Penelitian ini menggunakan study analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study, tehnik sampling dalam penelitian ini dengan menggunakan total sampling yaitu seluruh populasi ibu menyusui yang bekerja sebagai tenaga kesehatan yang mempunyai anak usia 7 - 24 bulan di RSUD Kota Prabumulih yang berjumlah 36 orang. Pengolahan data menggunakan sistem komputerisasi dan dilakukan analisis secara univariat dan bivariat. Hasil uji statistik Chi-square menunjukan adanya hubungan yang bermakna  antara pengetahuan (pvalue=0.001), dukungan teman kerja (pvalue=0,017), dukungan keluarga (pvalue=0,001) dengan pemberian ASI Eksklusif oleh ibu menyusui yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di RSUD Kota Prabumulih.
Pengetahuan, Sikap dan Praktik Pencegahan COVID-19 pada Masyarakat Kota Depok, Jawa Barat Rachmani, Ayu Shafira; Budiyono, Budiyono; Astorina Yunita Dewanti, Nikie
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.031 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i1.1353

Abstract

Protokol kesehatan merupakan bentuk pencegahan COVID-19 yang berkaitan dengan perilaku masyarakat sekaligus menjadi faktor utama keberhasilan dalam memutus rantai penularan khususnya di Kota Depok. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan COVID-19 pada masyarakat di Kota Depok. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan snowball sampling dengan total responden sebanyak 306 orang dengan kriteria inklusi antara lain penduduk asli Kota Depok, bersedia untuk mengisi kuesioner, dan dapat mengoperasikan form online melalui google form. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji nonparametrik chi square. Kasus COVID-19 di Kota Depok hingga bulan November sebanyak 6.309 kasus. Hasil penelitian menunjukkan 70,6% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang COVID-19 beserta pencegahannya, 54,9% responden memiliki sikap mendukung terhadap pencegahan COVID-19, dan 59,8% responden telah melaksanakan praktik pencegahan penularan COVID-19 dengan baik. Terdapat hubungan antara pengetahuan tentang COVID-19 dengan sikap terhadap pencegahan COVID-19, pengetahuan tentang COVID-19 dengan praktik pencegahan COVID-19, dan sikap terhadap pencegahan COVID-19 dengan praktik pencegahan COVID-19 di Kota Depok (masing-masing memiliki nilai p = 0,000; pvalue < 0,05). Semakin baik pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap COVID-19 maka semakin baik pelaksanaan praktik pencegahan COVID-19 pada masyarakat di Kota Depok.
Pengaruh Pengetahuan, Sikap, Tindakan Terhadap Kesadaran dan PHBS di Nomporejo : The Influence of Knowledge, Attitude, Action on Awareness and Chlb in Nomporejo Sarofah, Nafidlotul; Handayani, Siti Dyah; Nuryakin, Nuryakin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.399 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1355

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat adalah salah satu gambaran kehidupan dari kebiasaan keluarga yang selalu mencermati dan menjaga kesehatan terhadap semua anggota keluarga. PHBS ditempatkan sebagai salah satu indikator pencapaian dalam meningkatkan derajat kesehatan terhadap program Sustainable Development Goals (SDGs) 2015-2030. Pencegahan penyakit yang dilakukan dapat dengan mengurangi atau menghilangkan faktor risiko dengan menerapkan PHBS. Puskesmas Galur II merupakan salah satu Puskesmas yang melakukan peninjauan terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di desa Nomporejo. Pada tahun 2020 cakupan rumah tangga PHBS 16% yang sebelumnya pada tahun 2019 cakupan rumah tangga PHBS 48,67%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap, dan tindakan terhadap kesadaran dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Teknik pengambilan sampel dengan metode non probability sampling dan penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 sampel pada kelompok keluarga di Desa Nomporejo Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta. Analisis pada penelitian ini dengan menggunakan SEM dengan software AMOS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan berpengaruh signifikan terhadap kesadaran dalam kelompok keluarga. Sikap berpengaruh signifikan terhadap kesadaran dalam kelompok keluarga Tindakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kesadaran dalam kelompok keluarga. Kesadaran berpengaruh signifikan terhadap PHBS pada kelompok keluarga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap berpengaruh signifikan terhadap kesadaran, tindakan tidak berpengaruh signifikan terhadap kesadaran, dan kesadaran berpengaruh signifikan terhadap PHBS.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Mutu Pelayanan Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi Siyen, Sim; J. Hadi, Anto; Asriwati, Asriwati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.061 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1375

Abstract

Rumah sakit sebagai salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Data pasien di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi mengalami kenaikan yang signifikan pada tahun 2017 dibandingkan kunjungan pada tahun 2016. Jumlah kunjungan pasien pada tahun 2018 kembali mengalami penurunan pada tahun 2018. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan mutu pelayanan Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan secara survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pasien yang datang berobat ke Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi pada tahun 2019 berjumlah rata-rata 3.751 orang per bulan dari total kunjungan pasien rawat jalan sebesar 45.014 pasien pada tahun 2018. Sampel menggunakan sistem accidental sampling sebanyak 97 pasien. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian diketahui p-value masing-masing variable yaitu variabel reliability sebesar 0,000, assurance 0,212, tangible 0,010, emphaty 0,001, responsivenes 0,041 dan nilai Exp (B) terbesar = 0,251 pada variabel responsiveness. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan reliability, tangible, empaty dan responsivenes dengan pelayanan di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi dan variable yang tidak berhubungan adalah assurance. variabel yang paling signifikan berhubungan dengan mutu pelayanan di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi adalah variabel responsiveness. Diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.
Perilaku Homoseksual di Kota Makassar Agustiawan, Agustiawan; Multazam, Andi; Arman, Arman
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.447 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i1.1384

Abstract

Homoseksual merupakan masalah global dan modern sekarang ini, gaya hidup atau lifestyle merupakan hal yang sangat homoseksual masih menjadi suatu fenomena seksual masih terbilang tabu dianggap aneh oleh sebagian masyarakat, walaupun di negara barat fenomena ini tidak lagi menjadi suatu fenomena yang dianggap tabu lagi. Di Kota Makassar bermunculan komunitas homoseksual seperti “Gay Anak Makassar Bot And Top” dan “Gay Makassar Gowa” Komunitas ini sudah banyak merekrut anggota dan menjadi group gay terbesar di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan menggunakan teknik Indepth Interview (wawancara mendalam), dan melakukan observasi serta dokumentasi. Lokasi penelitian dilaksanakan di wilayah Kota Makassar. Teknik penelitian menggunakan Snowball Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya informan melakukan perilaku homoseksual didasari oleh peran teman sebaya, riwayat masa lalu, lingkungan, dan kurangnya peran dari keluarga. Perlunya melakukan pendidikan kesehatan reproduksi pada homoseksual sehingga akan menambah ilmu pengetahuan tentang perilaku seksual.

Page 10 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue