cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Analisis Faktor Kendala dalam Pelaksanaan Contact Tracing COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Poncol : Analysis of Constraint Factors in the Implementation of Contact Tracing COVID-19 in the Poncol Health Center Work Area Riyadi Nasution, Azhar; Soedirham, Oedojo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3154

Abstract

Latar belakang: Contact Tracing COVID-19 merupakan kegiatan untuk mengidentifikasi kasus berdasarkan kronologi, riwayat kontak dan pemantauan harian kepada kasus konfirmasi maupun kontak erat sampai dengan rentan waktu yang telah ditentukan. Kondisi pandemi yang tidak menentu seperti adanya lonjakan kasus secara signifikan dianggap sebagai faktor yang dapat menimbulkan kendala di lapangan. Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang dianggap sebagai kendala dalam pelaksanaan contact tracing di wilayah kerja Puskesmas Poncol, Kota Semarang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data langsung melalui wawancara mendalam. Informan penelitian terdiri dari penanggungjawab program COVID-19 dan tracer yang pernah bertugas di Puskesmas Poncol selama kurun waktu tahun 2020 sampai dengan 2022. Hasil wawancara nantinya dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan metode triangulasi untuk memeriksa keabsahan data. Hasil: Seluruh informan penelitian menyampaikan bahwa terdapat faktor kendala baik dari internal maupun eksternal dalam pelaksanaan contact tracing. Kendala internal yang pernah ditemukan diantaranya sempat terjadi kekurangan petugas tracer saat kenaikan kasus COVID-19 secara signifikan, aplikasi siLacak yang terkadang eror sehingga tidak dapat dilakukan pencatatan harian, anggaran pelaksanaan dan terkait panduan pelaskanaan. Kendala eksternal yang disampaikan oleh informan baik saat kondisi normal maupun saat kenaikan kasus yang meliputi sikap kepada petugas, tidak mau melakukan tes dan alamat yang tidak sesuai. Kesimpulan: Faktor kendala internal yang ditemukan meliputi man (manusia), machine (alat bantu) dan method (tatalaksana) sedangkan faktor kendala eksternal berkaitan dengan sikap kurang kooperatif kasus konfirmasi dan alamat yang tidak sesuai dengan KTP.
Perbedaan Berat Badan Bayi, Asupan Zat Gizi Ibu dan Bayi serta Pengetahuan Ibu Sebelum dan Sesudah Program Keluarga Binaan di Desa Kaliwangi, Purwokerto, Jawa Tengah : Differences in Baby Weight, Maternal and Infant Nutrient Intake and Mother's Knowledge Before and After the Assisted Family Program in Kaliwangi Village, Purwokerto, Central Java Yesica, Stephanie; Asih Setiarini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3167

Abstract

Latar Belakang: Program Gerakan Nasional Sadar Gizi dimana gerakan ini merupakan penguat dari program sebelumnya yaitu KADARZI (Keluarga Sadar Gizi). Pendidikan kesehatan melalui pendekatan keluarga dalam program keluarga binaan merupakan upaya perbaikan gizi melalui pendekatan terhadap keluarga yang memiliki masalah gizi dan kesehatan atau keluarga yang membutuhkan bimbingan tenaga kesehatan untuk memelihara maupun meningkatkan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan perbedaan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu keluarga sesudah pemberian intervensi gizi keluarga binaan di Desa Kaliwangi, Purwokerto, Jawa Tengah. Metode: Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi kasus, peneliti memberikan intervensi secara teratur dan terukur hanya kepada 1 keluarga terpilih dengan masalah gizi lebih dari 1 di Desa Kaliwangi, Jawa Tengah dan melihat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian intervensi berupa edukasi dan pemberian makanan tambahan. Penelitian dilakukan pada 13 Januari 2018 hingga 9 Februari 2018, media KIE yang digunakan diantaranya leaflet, brosur, booklet, video yang dikembangkan oleh Kemenkes RI, pengumpulan data menggunakan formulir recall 1x24 jam dan Food Frequency Questionnaire (FFQ), analisis data menggunakan perbandingan nilai pre dan post test sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil: Peningkatan berat badan bayi sebesar 600 gram selama 10 hari , asupan zat gizi ibu dari 65% menjadi 80%, asupan gizi bayi dari 65% menjadi 109,5% (hasil rata-rata 4 hari pemberian Makanan Pendamping ASI), pengetahuan gizi dan kesehatan bagi ibu (nilai rata-rata pre 73 dan post test 96). Kesimpulan: Ada perbedaan sebelum dan sesudah pemberian intervensi berupa edukasi dan pemberian makanan tambahan berupa peningkatan berat badan bayi sebesar 600 gram selama 10 hari , peningkatan persentase pemenuhan asupan zat gizi ibu dari 65% menjadi 80%, asupan gizi bayi dari 65% menjadi 109,5%, pengetahuan gizi dan kesehatan bagi ibu dari 73 menjadi 96.
Efektivitas Pemasaran melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Kunjungan Pasien di Rumah Sakit : Literature Review: Marketing Effectiveness through Social Media in Increasing Patient Visits at Hospitals : Literature Review Fattah, Reynaldi; Nadjib, Mardiati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3173

Abstract

Latar Belakang: Wabah virus COVID-19 menyebabkan penurunan kunjungan pasien rawat jalan maupun rawat inap dan mengakibatkan penurunan tingkat okupansi rumah sakit. Hal ini membuat rumah sakit kesulitan menutupi biaya operasional rumah sakit. Penyusunan strategi yang tepat untuk memulihkan kondisi rumah sakit perlu dilakukan. Salah satunya dengan mendorong sarana promosi kreatif dengan media sosial. Di masa pandemi media sosial semakin diminati dan menjadi sarana masyarakat untuk mencari informasi seputar kesehatan. Media sosial sangat efektif dalam mempromosikan segala sesuatu karena mudah dioperasikan, gratis, dan memiliki pangsa pasar yang besar. Bagi fasilitas pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit, kehadiran media sosial berpotensi memperluas jangkauan organisasi, mendukung permintaan pasien dalam membuat janji temu kunjungan, serta meningkatkan citra dan reputasi rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pemasaran melalui media sosial dalam meningkatkan jumlah kunjungan pasien di rumah sakit semasa pandemi COVID-19 yaitu tahun 2019 – 2022. Metode: Kajian sistematis ini menggunakan metode PRISMA mengkaji artikel yang dipublikasi pada tahun 2019 hingga 2022 melalui database pencarian Google Scholar dan PubMed. Sumber artikel penelitian didapatkan menggunakan kata kunci “social media account” dikombinasikan dengan kata kunci “hospital” dan “patient visit”. Hasil: Sebanyak 7 artikel dipilih untuk kajian sistematis. Hasilnya diklasifikasikan dan dilaporkan berdasarkan dua kategori, yaitu jenis platform dan efektivitasnya dalam meningkatkan kunjungan pasien. Jenis platform yang paling sering digunakan adalah Facebook kemudian diikuti dengan Instagram dan Twitter. Sedangkan manfaat terpenting adalah meningkatkan kepekaan merek (brand awareness) dan mempengaruhi minat kunjungan pasien. Kesimpulan: Media sosial memungkinkan pasien untuk berkontribusi dalam pengetahuan, pengalaman pribadi, dan umpan balik tentang operasional rumah sakit. Kepuasan pasien akan menyebar ke kolega mereka dan efek ini tidak dapat dilakukan melalui iklan.
Efektifitas Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan Masyarakat Tentang Penyakit Infark Miokard Akut : The Effectiveness of Audiovisual Media on Public Knowledge about Acute Myocardial Infarction Widaryati; Rany Ika Andriyani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3187

Abstract

Latar belakang: Infark Miokard Akut merupakan suatu kondisi dimana otot jantung tidak mendapatkan cukup darah dan oksigen akibat aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah jantung sehingga otot jantung mati. Pengetahuan merupakan bagian yang sangat penting untuk membentuk perilaku seseorang. Perilaku yang didasari dengan ilmu pengetahuan akan lebih mudah dalam mendapatkan informasi daripada perilaku yang tidak didasari dengan ilmu pengetahuan. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media audiovisual terhadap pengetahuan masyarakat tentang infark miokard akut di Yogyakarta. Metode: Penelitian Eksperimen dengan jenis Eksperimen Non-design (Pre-Experimental Design) dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design dengan teknik Non-Probability Sampling dengan metode Purposive Sampling yaitu 20 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan Wilcoxon Match Pairs Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan yaitu sebanyak 10 orang (50,0%) memiliki pengetahuan baik dan 10 orang (50,0%) berpengetahuan cukup. Sedangkan pengetahuan responden sesudah diberikan pendidikan kesehatan, sebanyak 19 orang (95,0%) berpengetahuan baik dan 1 orang (5,0%) berpengetahuan cukup. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan dengan audiovisual terbukti mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit jantung IMA. Hasil uji Wilcoxon Match Pairs Test diperoleh p-value 0,000<0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikan antara pendidikan kesehatan dengan media audiovisual terhadap pengetahuan masyarakat tentang infark miokard akut di Yogyakarta. Media audiovisul dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit Akut Miokard Infark.
Kendala Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan pada Penderita Hipertensi di Puskesmas : Literature Review: Obstacles to Implementation of Minimum Service Standards in the Health Sector for Hypertension Sufferers at Health Centers : Literature Review Suci Ramadhani; Dwi Sutiningsih; Cahya Tri Purnami
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3209

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hipertensi merupakan pemicu utama penyakit kardiovaskular. SPM Bidang Kesehatan adalah ketentuan tentang jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan pemerintahan wajib yang berhak diperoleh setiap WNI secara minimal. Untuk menjamin kualitas pelayanan dasar pada masyarakat, maka Puskesmas wajib mengimplementasikan standar pelayanan minimal bidang kesehatan. Namun, capaian SPM-BK pada penderita hipertensi di Puskesmas masih rendah. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan SPM-BK pada penderita hipertensi di Puskesmas. Metode: Proses pencarian artikel dilakukan menggunaakan database Google Scholar dan Research Gate. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah literatur berupa original article yang terbit dalam waktu 5 tahun terakhir dari tahun 2018-2022, artikel sesuai dengan topik literature review ini, artikel penelitian yang menggunakan metode kualitatif dengan berbagai pendekatan, free full text, open access, dan fokus pada kendala pelaksanaan SPM-BK pada penderita hipertensi di Puskesmas. Hasil: Kendala dalam pelaksanaan SPM-BK pada penderita hipertensi di Puskesmas yaitu sarana dan prasarana yang belum memadai, tenaga kesehatan yang kurang terlatih, pencatatan dan pengawasan tidak dilakukan secara berkala, kurangnya koordinasi antara lintas program dan lintas sektoral, jumlah SDM yang kurang, penjaringan sasaran belum optimal, dan faktor eksternal yaitu kesadaran masyarakat yang masih kurang. Kesimpulan: Adanya kendala-kendala tersebut maka untuk mencapai target 100% berdasarkan Permenkes No.4 Tahun 2019 pada pelayanan dasar pada penderita hipertensi masih sulit untuk dicapai. Belum tercapainya SPM juga menjadi indikasi bahwa mutu pelayanan kesehatan pada penderita hipertensi di Puskesmas masih terbilang rendah.
Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Peran Orang Tua Terhadap Perilaku Pencegahan Kehamilan Remaja di SMA PGRI 1 Sidoarjo : The Relationship of Knowledge, Attitudes, and the Role of Parents to Adolescent Pregnancy Prevention Behavior at SMA PGRI 1 Sidoarjo Adyana, Corrinna Vivia; Trisea Nindy Aprilea; Muthmainnah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3214

Abstract

Latar belakang: Remaja merupakan individu yang perlu mendapatkan perhatian sebab rasa keingintahuan yang cukup besar dan ingin mencoba sesuatu yang baru, termasuk ketika remaja sudah mulai mengenal seksual maupun kesehatan reproduksi Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan peran orang tua dalam mencegah terjadinya kehamilan pada remaja di SMA PGRI 1 Sidoarjo. Metode: Penelitian ini penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Besar sampel dalam penelitian ini menggunakan metode random sampling. Sampel berjumlah 65 siswa yang terdiri dari siswa kelas X dan XI. Hasil: Setelah data diuji menggunakan uji statistic Chi-Square menujukkan bahwa responden memiliki pengetahuan baik, sikap yang mendukung terhadap perilaku pencegahan kehamilan di usia remaja, serta terdapat peran orang tua dalam berperilaku pencegahan kehamilan di usia remaja. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, dan peran orang tua terhadap perilaku pencegahan kehamilan pada remaja.
Analisis Potensi Bahaya dengan Menggunakan Metode (JSA) pada Pekerja di Ruang Produksi Departemen Spining I PT Kabana Textile Industries Kab Pekalongan : Analysis of Potential Hazards Using the Method (JSA) for Workers in the Production Room of the Spining I Departmen PT Kabana Textile Industries, Pekalongan Jaya Maulana, Jaya Maulana; Ristiawati, Ristiawati; Dewi Nugraheni Restu Mastuti, Dewi Nugraheni Restu Mastuti; Bondan Tetuka wijatnaka; Hairil Akbar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3269

Abstract

Latar belakang: PT. Kabana Textile Industri terletak di Jalan Raya Spait km 10 Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, merupakan perusahaan pemintalan yang berada di pekalongan yang dalam prosesnya mengedepankan manajemen mutu yang sesuai dengan standar ISO 9001. Produksi yang dihasilkan PT. Kabana Textile Industri adalah benang. Mulai dari polyster, rayon dan benang campuran tetiron. Kapasitas produksi benang per bulan PT. Kabana Textile Industries sebanyak 4.000 bale. Di unit spining 1 menggunakan alat-alat canggih yang dalam penggunaannya bisa menimbulkan potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja seperti tangan tergores, tangan terjepit, tertimpa benda yang berat, tubuh tertubruk benda berat, terjatuh dari ketinggian, serta terpeleset yang dapat mengakibatkan risiko luka gores, luka memar, luka serius, patah tulang atau bahkan dapat menyebabkan kematian. Karena itu, diperlukan adanya analisis potensi bahaya dan risiko untuk meminimalisir kecelakaan kerja yaitu dengan metode Job Safety Analysis (JSA). Dalam metode ini, potensi bahaya dan risiko di nilai tingkat risikonya. Penilaian risiko terdiri dari low risk, medium risk, high risk, hingga extreme risk. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan metode ini, terdapat beberapa langkah pekerjaan yang menimbulkan risiko yang extreme seperti lua serius yang dapat menyebabkan kematian serta patah tulang. Sehingga diperlukan tindakan pengendalian seperti memberikan pelatihan kepada pekerja sebelum pekerja emlakukan pekerjaannya agar pekerjaannya dapat berjalan dengan baik dan benar serta menggunakan alat pelindung diri (APD) secara lengkap.
Evaluasi Pelayanan Tuberkulosis Resistan Obat di Rumah Sakit Swasta Semarang : Evaluation of Drug Resistant Tuberculosis Services in Semarang Private Hospitals Fajar Sari, Ridhona; Raharjo, Mursid; Martini
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3287

Abstract

Latar belakang: Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat . Rumah sakit menyediakan pelayanan TBC Resistan obat . Kejadian Loss to follow up pada pasien TBC tinggi pada semester pertama pengobatan,dibanding bulan berikutnya. Pasien TBC Resistan obat yang ditangani di RS Roemani sejak bulan Maret 2021 sampai bulan April 2022 sebanyak 14 pasien, jumlah pasien lost to follow up sebanyak satu, pasien sudah selesai pengobatan sebanyak dua, dan sepuluh pasien masih menjalani pengobatan di RS Roemani. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan evaluasi pada kualitas layanan TBC resistans obat di rumah sakit Roemani Muhammadiyah. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Evaluasi menggunakan model CIPP (Context, Input,Prosses, Product). Penelitian ini dilakuakan di RS Roemani Muhammadiyah Semarang pada bulan November-Desember 2022 Hasil: Hasil Evaluasi konteks dan proses dalam pelayanan TBC RO tercapai seluruhnya. Evaluasi input tercapai Sebagian. Evaluasi produk dalam pelayanan TBC RO yang berupa penemuan kasus, hasil sementara pengobatan dan kepuasan pasien tercapai seluruhnya. Kesimpulan: Evaluasi pelayanan TBC dala aspek input tercapai sebagaian. Manajemen RS Roemani hendaknya dapat menambahkan fasilitas pelayanan laboratorium Thyroid stimulating hormone, mengawasi penggunaan masker N.95, dan melakukan skrining rontgen paru rutin untuk petugas TBC RO.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Kolostrum oleh Ibu pada Bayi Baru Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Amanuban Timur Kabupaten Timor Tengah Selatan : Analysis of Factors Influencing Colostrum Administration by Mothers to Newborns in the Working Area of the East Amanuban Public Health Center South Central Timor District Marni
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3320

Abstract

Latar belakang: Kolostrum adalah susu kental berwarna kekuningan yang diproduksi pada akhir kehamilan. Kolostrum mengandung antibodi yang melindungi bayi baru lahir dari penyakit. Setiap tahun, 60% dari 10,9 juta kematian balita secara global disebabkan oleh malnutrisi. Dari jumlah tersebut, lebih dari dua pertiga kematian disebabkan oleh praktik pemberian makan yang tidak optimal pada tahun pertama kehidupan, termasuk membuang kolostrum. Tujuan: Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi pemberian kolostrum oleh ibu pada bayi baru lahir di wilayah Puskesmas Amanuban Timur Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah 88 ibu yang memiliki bayi berusia 0-6 bulan yang terdaftar di Puskesmas Amanuban Timur. Analisis statistik masing-masing variabel menggunakan chi square dan regresi logistik berganda dengan selang kepercayaan 5%. Hasil: Penelitian menunjukkan ada pengaruh umur ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, jumlah anak, pengetahuan, budaya, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Amanuban Timur, dengan nilai masing-masing p = 0,000, dan faktor yang paling berhubungan secara simultan dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Amanuban Timur adalah dukungan suami, dengan nilai Exp (B) atau OR (Odds Ratio) terbesar = 12.333. Kesimpulan: Ada pengaruh usia ibu, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, jumlah anak, pengetahuan, budaya, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan terhadap pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Amanuban Timur.
Perilaku Pemanfaatan Air Bersih dan Jamban Keluarga dalam Dimensi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK): Behavior of Utilization of Clean Water and Family Latrines in the Dimensions of the Healthy Indonesia Program with a Family Approach (PIS-PK) Basri; Andi Yulia Kasma; Muhammad Hatta; Andi Ayumar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3326

Abstract

Latar belakang: Keberadaan keluarga menjadi modal utama dalam promosi kesehatan keluarga yang efektif yang dalam konsep kesehatan yang diamanahkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 dikenal dengan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Salah satu indikator pencapaian PIS-PK adalah ketersediaan air besih dan jamban keluarga serta perilaku pemanfaatannya dalam keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan observasi terhadap perilaku masyarakat terhadap akses air bersih dan pemanfaatan jamban keluarga sebagai indicator capaian PIS-PK. Metode: Penelitian ini bersifat survey observasional yang dilaksanakan di kecamatan Sajoanging Kabupaten Wajo rentang waktu 2 bulan (Juni-Juli 2021). Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 729 orang yang tersebar pada tiga desa/kelurahan termasuk Akkajeng, Assorajeng dan Akkatongeng yang tentukan menggunakan exhaustic sampling. Dana dianalisis dan dikompilasi dalam bentuk tabel distribusi dan grafik menggunakan aplikasi SPSS ver. 16. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sarana air bersih pada keluarga responden lebih banyak menggunakan ledeng dan sumur masing-masing 44,9% dan 23,2%, sedangkan sarana berupa sumur bor dan PDAM masih sangat terbatas (3,2% dan 1,6%). Kepemilikan dan pemanfaatran jamban keluarga lebih banyak menggunakan model kloset dan diikuti leher angsa dan cemplung yang masing-masing 90%, 8,2% dan 1,8%. Kesimpulan: Perilaku dan kepemilikan air bersih dan jamban keluarga dalam konteks pemberdayaan keluarga masih dianggap cukup memadai, meskipun diharapkan kepada pemerintah dan masyarakat untuk terus memberdayakan kelurga dalam mengotimalkan pemanfaatan dan kepemilikan sarana air bersih dan jamban keluarga.

Page 48 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue