cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, dan Sumber informasi terhadap Sikap Remaja dalam Upaya Pencegahan Kehamilan Remaja : Relationship of Reproductive Health Knowledge, and Information Sources to Adolescent Attitudes in Efforts to Prevent Teen Pregnancy Rosa Susanti; Nina Sri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3312

Abstract

Latar belakang: Masa remaja merupakan masa transisi antara masa kana-kanak dan masa dewasa dimana kondisi kesehatan dimulai saat remaja perempuan ditandai dengan haid pertama dan pada remaja laki-laki ditandai dengan mimpi basah. Permasalahan kesehatan reproduksi remaja sangat berkaitan dengan perilaku remaja yang bersesiko yaitu diantaranya adalah perilaku merokok, minum yang mengandung alkhohol, penggunaan narkoba serta melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, dan Sumber informasi Terhadap Sikap Remaja Dalam Upaya Pencegahan Kehamilan Remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain cross sectional. Dengan responden sebanyak 37 orang siswa/I yang menjabat sebagai pengurus OSIS. Penelitian dilakukan pada September 2022. Analisis dilakukan menggunakan uji chi square untuk menguji hubungan signifikan antara variabel pengetahuan dan Sumber informasi Terhadap variable Sikap. Hasil: Hasil penelitian diketahui P value 0.005 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan Terhadap Sikap Remaja Dalam Upaya Pencegahan Kehamilan Remaja dengan OR 9,500 artinya responden yang memiliki pengetahuan yang tinggi mempunyai peluang 9,500 kali untuk memiliki sikap yang positif Dalam Upaya Pencegahan Kehamilan Remaja. Kesimpulan: Dari hasi penelitian ini diketahui bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara Pengetahuan Kesehatan Reproduksi, dan Sumber informasi Terhadap Sikap Remaja Dalam Upaya Pencegahan Kehamilan Remaja. Diharapkan di sekolah mengadakan penyeluhan tentang kesehatan khususnya tentang kesehatan reproduksi dan dibentuk konselor sebaya
Analisis Waste di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit dengan Pendekatan Lean Management: Literature Review : Analysis of Waste in Hospital Outpatient Pharmacy Installations with a Lean Management Approach: Literature Review Fauziyah, Salsabiila Tita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3350

Abstract

Latar Belakang : Saat ini, masih banyak ditemukan instalasi farmasi rawat jalan di rumah sakit yang belum memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) seperti waktu tunggu yang lama. Lamanya waktu tunggu dapat dikurangi menggunakan pendekatan lean management dengan mengeliminasi waste di instalasi farmasi rawat jalan rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi waste yang terjadi pada instalasi farmasi rawat jalan rumah sakit. Metode: Metode penelitian ini adalah literature review yang berasal dari google scholar dan science direct. Kata kunci pencarian adalah “waste” “instalasi farmasi” dan dilakukan pembatasan tahun publikasi antara 2019-2023. Artikel tersedia secara full text dan ditulis dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris. Hasil temuan artikel yang sesuai dengan kriteria dianalisis secara deskriptif. Hasil: Ditemukan 7 artikel yang terdiri dari 2 artikel dari jurnal internasional dan 5 artikel dari jurnal nasional. Seluruh artikel menggunakan jenis penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil analisis artikel diketahui bahwa waste yang terjadi pada instalasi farmasi rawat jalan rumah sakit antara lain waste of waiting, waste of overprocessing, waste of inventory dan waste of defect. Setiap waste memiliki faktor penyebab yang berbeda-beda. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat 4 jenis waste yang dapat diidentifikasi pada instalasi farmasi rawat jalan rumah sakit. Kata kunci: Waste; Lean Management; Instalasi Farmasi; Rawat Jalan
Determinan Sosial Ekonomi Praktik Swamedikasi di Indonesia: Analisis Data Susenas 2019 : Determinants of Socio-Economic Practices of Self-medication in Indonesia: 2019 Susenas Data Analysis Dian Pratiwi Andini; Ascobat Gani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3362

Abstract

Latar Belakang: Swamedikasi adalah upaya mandiri yang dilakukan seseorang untuk mengobati dirinya sendiri saat mengalami keluhan penyakit. Tren swamedikasi meningkat di Indonesia. Tujuan: Sebuah model dibangun untuk mengetahui determinan praktik swamedikasi di Indonesia. Metode: Penelitian menggunakan data Susenas 2019 dengan 258.633 Orang sebagai sampel penelitian. Analisis regresi logistik dilakukan untuk mengetahui variabel sosial ekonomi yang signifikan terhadap praktik swamedikasi. Hasil: Perilaku swamedikasi dilakukan oleh 73.49% orang dengan variabel determinan yang berhubungan secara signifikan antara lain usia 15-25 tahun (OR: 1,254; 95% CI: 1,209 – 1,301), usia 26-65 tahun (OR: 1,254; 95% CI: 1,161 – 1,230), jenis kelamin (OR: 1,059; 95% CI: 1,035 – 1,085), tingkat pendidikan (OR: 0,885; 95% CI: 0,866 – 0,904), status perkawinan (OR: 0,948; 95% CI: 0,927 – 0,970), status bekerja (OR: 1,151; 95% CI: 1,128 – 1,175), status merokok (OR:1,352; 95% CI: 1,316 – 1,387), status kepemilikan jaminan kesehatan (OR:1.487; 95% CI: 1,456 – 1,519), status lokasi tempat tinggal (OR: 1,032; 95% CI: 1,012 – 1,050), akses teknologi informasi (OR: 1. 074; 95% CI: 1,031 – 1,079) dan status ekonomi. Kesimpulan: Usia, jenis kelamin, status pendidikan, status perkawinan, status merokok, lokasi tempat tinggal, status bekerja, status kepemilikan asuransi kesehatan, status akses teknologi informasi dan status ekonomi berpengaruh signifikan terhadap keputusan individu melakukan praktik swamedikasi. Determinan tidak memiliki jaminan kesehatan menjadi faktor yang paling mempengaruhi praktik swamedikasi.
Hubungan Personal Hygiene dan Riwayat Kontak dengan Kejadian Typhoid Fever pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit TK. IV Guntung Payung : Relationship Between Personal Hygiene and Contact History with Typhoid Fever in Home Inpatient Patients at Rumah Sakit TK. IV Guntung Payung Inda Chely Sagita; Norsita Agustina; M. Febriza Aquarista; Norfai; Meilya Farika Indah; Asrinawaty; Noorhidayah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3366

Abstract

Latar belakang: Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut bersifat sistemik yang disebabkan oleh mikroorganisme Salmonella enterica serotipe typhi yang dikenal dengan Salmonella typhi. Data laporan 10 penyakit terbanyak rawat inap Rumah Sakit TK. IV Guntung Payung bulan Juli, Agustus dan September, penyakit typhoid fever adalah kasus terbanyak tiga bulan terakhir tahun 2022. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Personal Hygiene dan Riwayat Kontak dengan Kejadian Typhoid Fever Pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Tk. IV Guntung Payung. Metode: Penelitian ini merupakan peneltian analitik dengan menggunakan metode survey analitik yang menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Tk. IV Guntung Payung di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah 943 pasien, dengan sampel 100 pasien. Hasil: Hasil penelitian responden yang menderita Typhoid Fever sebanyak 70 responden (70,0%), responden yang memiliki Personal Hygiene yang baik sebanyak 94 responden (94,0%), responden yang memiliki riwayat kontak dengan penderita Typhoid Fever sebanyak 77 responden (77,0%), analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel Personal Hygiene dengan kejadian Typhoid Fever diperoleh nilai p = 0,462 > 0,05 yang dapat diartikan bahwa tidak terdapat hubungan antara Personal Hygiene dengan kejadian Typhoid Fever di Rumah Sakit Tk. IV Guntung Payung tahun 2022, analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel kejadian Typhoid Fever dengan Riwayat Kontak diperoleh nilai nilai p = 0,008 < 0,05 yang dapat diartikan bahwa terdapat hubungan antara Riwayat Kontak dengan Kejadian Typhoid Fever di Rumah Sakit Tk. IV Guntung Payung tahun 2022. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kejadian Typhoid Fever dengan Riwayat Kontak Langsung dengan Penderita namun tidak terdapat hubungan antara kejadian Typhoid Fever dengan Personal Hygiene.
Penggunaan Meme Satir di Instagram sebagai Media Promosi Vaksinasi Booster Covid-19 : Use of Satire Memes on Instagram as Media Promotion of Covid-19 Booster Vaccination Mulya, Happy Kusuma
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3369

Abstract

Latar belakang: Salah satu pencegahan penularan Covid-19 adalah pemberian vaksinasi Covid-19 minimal 2 kali dosis wajib dan 1 dosis booster bagi masyarakat umum dan 2 dosis booster bagi tenaga kesehatan. Kebijakan ini menuai beragam reaksi dari masyarakat, di antaranya adalah sindiran terhadap regulasi baru tersebut. Keadaan ini dimanfaatkan oleh beberapa akun untuk menyampaikan edukasi terkait vaksinasi booster Covid-19 kepada khalayak umum, salah satunya adalah dengan meme satir. Meme satir merupakan konten audio visual yang khas dalam penggunaan gaya bahasa menyindir dan melibatkan humor. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan penerimaan informasi dari meme satir sebagai sarana media promosi vaksinasi booster Covid-19. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian diambil menggunakan purposive sampling sebanyak 111 responden yang memenuhi kriteria dan mengisi kuesioner online. Penelitian dilakukan pada Juli – Agustus 2022. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitik berdasarkan frekuensi dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menemukan sebanyak 75 responden (67,6%) setuju bahwa meme satir mempunyai probabilitas menjadi media promosi vaksinasi booster Covid-19 dan 70 responden (63,1%) setuju bahwa informasi terkait vaksinasi dalam meme satir dapat diterima dengan baik. Media sosial yang digunakan dalam keseharian responden untuk memperoleh informasi antara lain Instagram (88,3%), Whatsapp (82,0%), Twitter (59,5%), dan Tiktok (56,8%). Kesimpulan: Meme satir dapat menjadi alternatif media baru dalam mempromosikan vaksinasi booster Covid-19 dengan penerimaan informasi yang baik. Penggunaan meme satir dapat digunakan tidak terbatas pada Instagram, tetapi juga media sosial lainnya.
Gambaran Spasial Kasus Kematian Neonatal di Sumatera Selatan : Spatial Description of Case of Neonatal Mortality in South Sumatra Nur Alam Fajar; Indah Yuliana; Razak, Rahmatillah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3374

Abstract

Latar belakang: Angka kematian anak menjadi salah satu indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat suatu negara. Secara global 2.4 juta anak meninggal pada bulan pertama kehidupannya. Salah satu penyebab kematian neonatal yang tinggi adalah riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) dan pemeriksaan kehamilan. Berdasarkan data nasional kasus tersebut masih tergolong tinggi di beberapa wilayah di Indonesia termasuk di Provinsi Sumatera Selatan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran spasial tentang kasus kematian neonatal dan variabel BBLR serta antenatal care di Sumatera Selatan pada tahun 2019. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan mengumpulkan data sekunder dari laporan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 yang terdiri dari variabel kasus kematian neonatal serta faktor penyebabnya dan berat badan lahir rendah (BBLR) serta antenatal care. Analisis yang dilakukan adalah spasial dengan menggunakan QGIS (Geographic Information Systems) dengan melakukan visualisasi peta dan analisis korelasi. Hasil: Kasus kematian neonatal di Provinsi Sumatera selatan telah berada dibawah target nasional namun masih ada beberapa wilayah yang perlu mendapat perhatian, utamanya daerah yang masih cukup tinggi kasusnya yaitu diatas rata-rata kasus kematian neonatal provinsi. Faktor penyebab tertinggi kematian neonatal disebabkan oleh berat badan lahir rendah (BBLR). Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan pada variabel BBLR dan antenatal care terhadap korelasinya dengan kematian neonatal, namun meskipun demikian pada semua variabel memperlihatkan arah korelasi sesuai dengan teori tentang beberapa faktor penyebab kasus kematian neonatal.
Gambaran Strategi Pelibatan Kembali Pasien Loss to Follow Up Terapi ARV ODHIV : Literature Review: Description of Loss to Follow Up Patient Re-engagement Strategy ARV therapy for PLHIV : Literature Review Insiano, Eko Septian; Bagoes Widjanarko; Antono Suryo Putro
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3417

Abstract

Latar Belakang : Untuk mengakhiri epidemi AIDS 2030, UNAIDS telah menetapkan apa yang perlu dicapai melalui fast tract target 95-95-95 yaitu dengan menargetkan 95% orang yang didiagnosis dengan HIV mengetahui statusnya, 95% orang yang didiagnosis dengan HIV untuk menjalani pengobatan, 95% orang yang didiagnosis dengan HIV yang mendapatkan pengobatan telah tersupresi. di Indonesia sendiri jumlah ODHIV hidup dan mengetahui statusnya sebanyak 77% dan terdapat 40% dari ODHIV tersebut yang sedang mendapatkan Pengobatan ARV disisi lain jumlah ODHIV yang mendapatkan pengobatan ARV dengan hasil Viral Load VL tersupresi hanya sebanyak 16%, kondisi ini masih sangat jauh dari target capaian Fast track 95-95-95. untuk memastikan peningkatan cakupan pengobatan ARV pada ODHIV pelacakan/penelusuran (Contact-treaching) perlu dilakukan untuk itu Menentukan strategi terbaik dalam mengidentifikasi dan menjangkau kembali pasien LTFU terapi ARV sangat penting untuk mengurangi peningkatan resiko untuk menularkan HIV pada orang lain serta resiko kematian Tujuan: Untuk mencermati terkait efektifitas dan implementasi strategi untuk penjangkauan pasien LTFU terapi ARV agar Kembali melakukan pengobatan. Metode: Literature review ini menggunakan pendekatan Scoping Review, metode ini yang bertujuan untuk memetakan konsep penelitian secara cepat dari berbagai sumber dan bukti yang diperoleh. Pencarian sumber literatur dilakukan secara online/ electronic search dengan menggunakan 6 sumber yaitu Springlink, Proquest, Scopus, Ebscohost, Pubmed Dan Sciencedirect. Hasil: Artikel yang memenuhi kriteria Inklusif dikelompokkan dan disajikan dalam bentuk table yang menyajikan nama penulis dan tahun publikasi, Judul penelitian, Jenis penelitian dan metode atau desain penelitian, dan hasil penelitian. Hasil riset di konsultasikan pada pihak yang berkompeten di bidangnya untuk menghasilkan informasi tentang strategi yang efektif dalam pelibatan Kembali pasien LTFU terapi ARV ODHIV. Dari hasil penelusuran tersebut didapatkan 6 artikel yang layak untuk literature revie ini. Kesimpulan: Penelitian ini mengidentifikasi beberapa strategi dan metode yang digunakan dalam pelibatan Kembali ODHIV LTFU yaitu patient tracing contact method, Penggunaan clinical decision support systems (CDSS), Pendekatan Welcome back, dan Integrasi continuum of care monitoring, data to care (D2D) strategi. Tinjauan ini menunjukan penggunaan strategi yang berbeda memiliki dapat meningkatkan signifikan pelibatan Kembali pasien LTFU tetapi Sebagian besar bergantung pada kualitas data yang tersedia dari pasien.
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Keluarga dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Dusun Krajan : The Association of Family Knowledge and behavior with Dengue Hemorrhagic Fever Incidence in Krajan Village Aldiyan; Desta Dwi Lestari; R. Azizah; Juliana Jalaludin
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3434

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan permasalahan kesehatan masyarakat karena tingginya kasus dan penyebaran yang meningkat serta sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Jumlah kabupaten/kota di Indonesia yang terjangkit DBD pada tahun 2020 sebanyak 477 kabupaten/kota dan pada tahun 2021 sebanyak 474 kabupaten/kota. Banyuwangi merupakan salah satu kota yang terjangkit kasus DBD, selain itu Banyuwangi merupakan kabupaten endemis dimana setiap tahunnya selalu terdapat kasus DBD dalam jumlah yang cukup tinggi. Selain tempat perkembang biakan telur faktor keluarga juga erat kaitannya dengan kejadian DBD. Faktor keluarga yang dimaksut adalah seperti perilaku penggunaan obat nyamuk, pembersihan lingkungan rumah, pemakaian kelambu, dan pengetahuan dasar mengenai demam berdarah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku keluarga dengan kejadian Demam Berdarah Dengue di Krajan Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional kepada 64 responden. Penelitian ini menggunakan uji statistik Chi-Square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil: Hasil penelitian ini dari uji statistic Chi-square didapatkan bahwa Terdapat hubungan antara pendidikan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue berdasarkan nilai p-value 0,028 (<0,05). Tidak terdapat hubungan antara perilaku keluarga dengan kejadian Demam Berdarah Dengue berdasarkan nilai p-value 0,077 (>0,05). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pengetahuan secara statistik memiliki hubungan dengan kejadian demam berdarah pada dusun Krajan. Sedangkan perilaku secara statistik tidak memiliki hubungan dengan kejadian demam berdarah di dusun Krajan.
Analisis Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Angka Kejadian Demam Berdarah Dengue di Mayangrejo, Kalitidu, Bojonegoro : Analysis of the Relationship between Knowledge and Attitudes with the Incidence of Dengue Hemorrhagic Fever in Mayangrejo, Kalitidu, Bojonegoro Arifatur Rokhma; Muhammad Farid Dimjati Lusno; Shintia Yunita Ariani; Anak Agung Sagung Ayu Saraswati Putra; Rino Choirul Fadli; Imam Syafi’i
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3440

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Berdasarkan profil data Puskesmas Kalitidu, terjadi peningkatan kasus DBD di Desa Mayangrejo sebanyak 22 kasus pada tahun 2022. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan angka kejadian demam berdarah dengue di Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Metode: Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penduduk sejumlah 3024 orang dengan besaran sampel sebanyak 67 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling. Hasil: Berdasarkan Uji Fisher’s Exact Test terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan kejadian DBD dengan nilai p-value 0,032 (p-value <0,05). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian DBD dengan nilai p-value yaitu 0,328 (p-value >0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara sikap dengan kejadian DBD di Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian DBD di Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
Gambaran Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga : Literature Review : Overview of the Implementation of Clean and Healthy Living Behavior in Household Settings : Literature Review Hazrina Fadiah Insani; Evi Martha
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3446

Abstract

Latar Belakang: Telah terjadi pergeseran pola penyakit yakni penyakit malnutrisi dan infeksi ke penyakit degeneratif. Penyakit degeneratif dapat dicegah dengan melakukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Hal tersebut adalah upaya yang dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dalam memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatannya. Menurut Riskesdas tahun 2018 proporsi anggota rumah tangga yang berperilaku benar cuci tangan dengan benar di Indonesia yaitu 49,8%, prevalensi merokok penduduk umur > 10 tahun di Indonesia sebanyak 29,3%. Tujuan: Menjelaskan gambaran Pelaksanan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga di Indonesia. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan tinjauan sistematis melalui pencarian artikel pada basis data online Google Scholar dan Science Direct, dengan variabel terkait 10 indikator dari perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga, artikel dipilih sesuai dengan alur diagram PRISMA serta dilakukan analisis tematik. Hasil: Masyarakat yang melakukan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan sebanyak 60-100%, Untuk pemberian asi eksklusif sebanyak 42,7-91,1%, kemudian perilaku penimbangan bayi dan balita sebanyak 80-94,1%, Sedangkan masyarakat yang melakukan cuci tangan dengan air bersih dan sabun sebanyak 28,3-52,9%, Untuk masyarakat yang memiliki sumber air bersih sebanyak 94-100%, Masyarakat yang memiliki jamban sebanyak 49,43-100%. peilaku memberantas jentik nyamuk ada sebanyak 56,65-100%, Kebiasaan masyarakat mengkonsumi makanan sehat dan bergizi sebanyak 54,2-70%, kemudian masyarakat yang beraktivitas fisik rutin yaitu sebanyak 24-100%, dan perilaku masyarakat yang tidak merokok sebanyak 28-59,6%. Kesimpulan: Berdasarkan hasil systematic review dapat disimpulkan persentase Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga di indonesia yaitu sebanyak 30–73,53%. Range proporsi ini sudah sesuai dan lebih besar dengan data riskesdas tahun 2013 yang menunjukkan bahwa pencapaian PHBS rumah tangga sebesar 32,3%, dan pada riskesdas tahun 2018 menunjukkan bahwa 68,74%.

Page 57 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue