cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 1,250 Documents
Analisis Mutu Pelayanan Kesehatan terhadap Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan : Analysis of Health Services Quality on Patient Satisfaction in Sipirok Regional General Hospital South Tapanuli District Rabiul Marzuki Siregar; Owildan Wisudawan B; Haslinah Ahmad; Anto J. Hadi; Abdul Majid
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3526

Abstract

Latar belakang: Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Pelayanan tugas kesehatan perorangan secara paripurna tersebut, pada dasarnya rumah sakit mempunyai fungsi menyelenggarakan pelayanan pengobatan dan pemulihan kesehatan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode: Penelitian kuantitatif ini dengan menggunakan desain cross section study. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang berobat pada bulan Januari dengan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling yang berjumlah 112 pasien. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner penelitian serta analisis data dengan program SPSS menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Peneltian ini diperoleh bahwa variabel daya tanggap, (p=0,000), reliabilitas (p=0,005), empati (p=0,001) dan bukti fisik (p=0,002) adalah variabel yang berhubungan dengan kepuasan pasien. Variabel jaminan (p=0,496) tidak berhubungan dengan kepuasan pasien serta daya tanggap yang paling berhubungan dengan kepuasan pasien dengan nilai Exp (B) =7,262. Kesimpulan: Temuan penelitian ini bahwa kepuasan pasien sangat berkontribusi terhadap daya tanggap, reliabilitas, empati dan bukti fisik sehingga diharapkan petugas pelayanan agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan dalam melayanai pasien.
Faktor yang Berhubungan dengan Penerimaan Vaksin pada Pencegahan Covid 19 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Patiluban Mudik Kabupaten Mandailing Natal : Factors Associated with Acceptance of Vaccines in the Prevention of Covid 19 in the Work Area of the UPTD Puskemas Patiluban Mudik Mandailing Natal Regency Eva Santi Lubis; Anto J. Hadi; Rusdiyah Sudirman Made Ali
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3527

Abstract

Latar belakang: Program vaksinasi dianggap sebagai kunci dalam mengakhiri pandemi karena dapat digunakan dalam rangka mengurangi angka morbiditas dan mortalitas serta membentuk kekebalan kelompok terhadap virus Covid-19. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan penerimaan vaksin pada pencegahan covid 19 di wilayah kerja Puskesmas Patiluban Mudik Kabupaten Mandailing Natal. Metode: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross section study. Populasi adalah seluruh masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Patiluban Mudik sebanyak 12.871 jiwa dan sampel penelitian sebanyak 387 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner penelitian dan data dianalisis dengan program SPPS dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000) dan perilaku (p=0,000) adalah variabel yang berhubungan dengan penerimaan vaksin. Variabel pendidikan (p=0,799) dan suku (p=0,896) tidak berhubungan dengan penerimaan vaksin serta pengetahuan yang paling berhubungan dengan penerimaan vaksin dengan nilai Exp (B) 4,089. Kesimpulan: Temuan pada penelitian ini bahwa penerimaan vaksin dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, sikap dan perilaku. Sehingga diperlukan komunikasi, informasi dan edukasi pada keluarga atau masyarakat terkait vaksin covid 19.
Pengaruh Pola Asuh Menggunakan Media Permainan Ular Tangga terhadap Pencegahan Stunting pada Calon Pengantin di Wilayah Kerja Puskesmas Batunadua Kota Padang Sidempuan: The Effect of Parenting Using Snakes and Ladders as Media on Stunting Prevention in Future Bride ang Groom in the Working Area of the Batunadua Public Health Center, Padang Sidempuan City Masroini Ritonga; Alprida Harahap; Haslinah Ahmad
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3528

Abstract

Latar belakang: Stunting atau sering disebut kerdil atau pendek bahwa kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan. Identifikasi stunting dilakukan dengan membandingkan tinggi anak dengan standar tinggi anak pada populasi normal sesuai dengan usia dan jenis kelamin yang sama. Anak digolongkan stunting jika tinggi badan nya tidak sesuai dengan usia dan tumbuh kembang anak seusianya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola asuh menggunakan media permainan ular tangga terhadap pencegahan stunting pada calon pengantin Di Wilayah Kerja Puskesmas Batunadua Kota Padang Sidempuan. Metode: Jenis penelitian ini adalah pre experimental dengan rancangan penelitian one group pre test-post test design dengan menggunakan media ular tangga sebagai bentuk edukasi promosi kesehatan pada 49 calon pengantin. Pengukuran pre test dan post test menggunakan kuesioner yang kemudian dilakukan analisis dengan uji paired sample t-test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa media permainan ular tangga memiliki tingkat kemaknaan yang signifikan dalam meningkatkan pengetahuan pola asuh dari sebelum dan sesudah diberikan intervensi yaitu nilai p = 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung = -8.218 > t tabel = 1,677. Dimana pola asuh juga menunjukkan bahwa ada peningkatan dengan menggunakan media permainan ular tangga yaitu nilai p = 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung = -12,755 > t tabel = 1,677. Kesimpulan: Kesimpulan diperoleh bahwa media permainan ular tangga dapat meningkatkan pengetahun dan pola asuh untuk mencegah ataupun menanggulangi permasalahan stunting dengan melakukan intervensi melalui edukasi.
Pengaruh Promosi Kesehatan dengan Metode Peer Education terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dalam Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Batunadua Kota Padang Sidempuan Tahun 2023: The Effect of Health Promotion Using the Peer Education Method on Knowledge and Attitude of Pregnant Women in Stunting Prevention in Batunadua Health Center Working Area Padang Sidempuan City 2023 Lin Khariyetni Lase; Rusdiyah Sudirman Made Ali; Alprida Harahap; Haslinah Ahmad; Owildan Wisudawan B
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3529

Abstract

Latar belakang: Stunting atau tubuh pendek merupakan akibat kekurangan gizi kronis atau kegagalan pertumbuhan di masa lalu dan digunakan sebagai indikator jangka panjang untuk gizi kurang pada anak. Promosi kesehatan melalui peer education diharapkan dapat meningkatkan upaya kesehatan masyarakat, khususnya dalam pengembangan perlaku hidup sehat. Tujuan: Untuk melihat pengaruh promosi kesehatan dengan metode peer education terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam pencegahan stunting. Metode: Jenis penelitian adalah pre-experimental desain dengan one group pretest-posttest design. Seluruh ibu hamil pada trimester I dan trimester II di wilayah kerja puskesmas Batunadua dengan jumlah 67 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan seluruh jumlah sampel sama dengan seluruh jumlah populasi yang ada dengan uji normalitas data Kolmogorov-Smirnova dan uji analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil peneltian diperoleh bahwa dari hasil uji Wilcoxon didapati Pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi ada peningkatan nilai rata-rata dari 8,24 menjadi 13,55 dengan nilai signifikanya p=0,000 < 0,005 dan sikap ibu hamil sebelum dan sesudah intervensi ada peningkatan nilai rata-rata dari 29,09 menjadi 37,13 dengan nilai signifikanya p=0,000 < 0,005. Kesimpulan: Diperoleh bahwa temuan pada penelitian ini ada pengaruh metode peer education terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam pencegahan stunting, sehingga diperlukan peran aktif teman sebaya dalam pencegahan stunting.
Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Pencapaian Indikataor Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan di Puskesmas Kabupaten Kolaka Syam, Amir; Ratna Umi Nurlila; Sartini Risky
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3558

Abstract

Latar Belakang: Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah dilaksanakan sejak 2014, dan Kapitasi berbasis komitmen pelayanan telah dilaksanakan sejak tahun 2016. Sampai saat ini belum semua Puskesmas yang sudah memenuhi ketiga indikator komitmen pelayanan yang ditetapkan antara lain belum mempengaruhi angka kontak, rasio rujukan kasus non spesialistik, dan rasio prolanis, sehingga bisa diketahui efektifitas dari kebijakan implementasi Kapitasi Berbasis Komitmen (KBK) Untuk mewujudkan komitmen konstitusi, pemerintah bertanggung jawab atas pelaksanaan jaminan kesehatan masyarakat melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak 1 Januari 2014, dan termasuk Kabupaten Kolaka yang selama ini belum pernah mencapai target capaian 100%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Faktor Faktor yang berhubungan dengan Pencapaian Indikataor Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan di Puskesmas Kabupaten Kolaka. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain Cross Sectional Study. Penelitian ini dilaksanakan di seluruh Puskesmas Kabupaten Kolaka terdiri dari puskesmas Iwoimendaa, Wolo, Samaturu, Latambaga, Kolakaasi, Kolaka, Wundulako, Baula, Kukuito, Pomalaa, Tangketada, Polinggona, Watubangga dan Toari. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai maret tahun 2023. Sampel penelitian ini yaitu 70 Responden dengan Metode pengambilan sampel Cluster Random sampling. Hasil: Penelitian diketahui ada hubungan sedang antara pengetahuan dengan Capaian Kapitasi Berbasis Komitmen, ada hubungan lemah antara kemampuan dengan Capaian Kapitasi Berbasis Komitmen, ada hubungan lemah antara pendidikan dengan Capaian Kapitasi Berbasis Komitmen, ada hubungan sedang antara sikap dengan Capaian Kapitasi Berbasis Komitmen, ada hubungan lemah antara motivasi dengan Capaian Kapitasi Berbasis Komitmen, ada hubungan sedang antara reward dengan Capaian Kapitasi Berbasis Komitmen. Kesimpulan: Penelitian menyimpulkan bahwa ada hubungan sedang antara pengetahuan dengan capaian kapitasi berbasis komitmen. Ada hubungan lemah antara kemampuan dengan capaian kapitasi berbasis komitmen. Ada hubungan lemah antara pendidikan dengan capaian kapitasi berbasis komitmen. Ada hubungan sedang antara sikap dengan capaian kapitasi berbasis komitmen. Ada hubungan lemah antara motivasi dengan capaian kapitasi berbasis komitmen.
Review Kejadian Stunting pada Anak Baduta di Wilayah Kerja Puskesmas Paringgonan Kabupaten Padang Lawas: Review of Stunting Incidents on Children Under two in Paringgonan Health Center Working Area Padang Lawas District Ida Hannum; Anto J. Hadi; Owildan Wisudawan B; Haslinah Ahmad; Zuraidah Nasution
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3638

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan indikator, kekurangan gizi kronis akibat ketidak cukupan asupan makanan dalam waktu yang lama, kualitas pangan yang buruk, meningkatnya morbiditas serta terjadinya peningkatan tinggi badan yang tidak sesuai dengan umur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mereview kejadian stunting pada anak baduta di wilayah Kerja Puskesmas Paringgonan Kabupaten Padang Lawas. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi adalah seluruh keluarga yang memiliki baduta sebanyak 685 baduta dan sampel sebanyak 252 baduta yang ada di wilayah Kerja Puskesmas Paringgonan dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner penelitian dan pengukuran Antropometri. Analisis data menggunakan program SPSS serta dengan uji statistik menggunakan chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil peneltian diperoleh bahwa pemberian ASI eksklusif (p=0,001), pemberian MP-ASI (p=0,001), status imunisasi (p=0,001 adalah variabel yang berhubungan dengan kejadian stunting. Sedangkan variabel peran tenaga kesehatan (p=0,752) tidak berhubungan dengan kejadian stunting. Selain itu variabel yang paling berhubungan dengan kejadian stunting dengan nilai Exp (B)= 4,375. Kesimpulan: Pemberian ASI eksklusif, pemberian MP-ASI, status imunisasi merupakan faktor penyebab stunting, sehingga diperlukan intervensi kesehatan yang berkelanjutan berupa edukasi gizi keluarga agar dapat mencegah kejadian stunting.
Kesiapan BCC (Banyuwangi Children Center) dalam Upaya Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak di Banyuwangi: Readiness of BCC (Banyuwangi Children Center) in Efforts to Prevent Sexual Violence among Children in Banyuwangi Nurmala, Ira; Sari, Jayanti Dian Eka; Dewi, Desak Made Sintha Kurnia; Devi, Yuli Puspita
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.2961

Abstract

Latar belakang: Salah satu permasalahan anak di Banyuwangi adalah kekerasan seksual pada anak. Kekerasan seksual pada anak merupakan masalah yang vital karena dapat mengganggu perkembangan anak khususnya psikis anak. Banyuwangi Children Center (BCC) didirikan pada Mei 2016 bertugas untuk merespon dan menangani berbagai kasus kekerasan pada anak melalui tim terpadu. Tujuan: Untuk menganalisis kesiapan Banyuwangi Children Center dalam upaya menurunkan kekerasan seksual pada anak di Banyuwangi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam pada 7 informan. Hasil: Kesiapan BCC dalam mencegah kekerasan seksual pada anak meliputi tiga aspek yaitu organizational factor, program yang dijalankan, dan sumber daya manusia (SDM). Kendala yang dihadapi BCC adalah banyaknya undang-undang yang diambil dalam visi organisasi sehingga tidak ada monitoring dan evaluasi yang jelas. Keterbatasan SDM dan program yang dijalankan menyebabkan masyarakat Banyuwangi kurang mengetahui tentang peran BCC. Kesimpulan: Kesiapan BCC dalam mencegah kekerasan seksual pada anak masih memiliki kendala dan keterbatasan. Oleh karena itu perlu adanya rencana strategis program berkelanjutan BCC dari stakeholder yang melibatkan masyarakat secara terstruktur agar dapat mencegah kekerasan seksual pada anak secara efektif.
Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik Levofloksasin dan Azitromisin pada Pasien Penderita Corona Virus Disease-19 pada Tahun 2021 di RSUD Madani Palu: Cost-Effectiveness Analysis of Levofloxacin and Azithromycin Antibiotics Usage in Patients with Corona Virus Disease-19 in 2021 at Madani Hospital in Palu Tandah, Muhamad Rinaldhi; Ririen Hardani; Nurhafifah Wulandari Kassa; Nurul Ambianti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3262

Abstract

Latar belakang: Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2 yang dapat menyebabkan gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Dalam penatalaksanaannya, Covid-19 membutuhkan biaya yang besar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui antibiotik manakah yang paling cost-effective antara azitromisin dan levofloksasin dalam pengobatan Corona Virus Disease-2019 periode 2021 di RSUD Madani Palu. Metode: Desain penelitian ini adalah observasional cross-sectional dengan pengambilan data pasien secara retrospektif (Januari-Desember 2021). Metode penelitian pada penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis efektivitas biaya dilakukan dengan menghitung Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER). Hasil: Jenis kelamin laki-laki sebesar 51% dengan usia 26-45 tahun dibandingkan perempuan sebesar 49%, dan lama rawat inap terbanyak 14 hari. Biaya medis langsung pasien pengguna azitromisin lebih rendah sebesar Rp1.659.698,66 dibandingkan pasien pengguna levofloksasin sebesar Rp1.711.361,17. Nilai ACER antibiotik azitromisin sebesar Rp92.205 dan nilai ACER antibiotik levofloksasin sebesar Rp136.939. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa kelompok terapi antibiotik azitromisin lebih cost-effective dibandingkan dengan kelompok terapi antibiotik levofloksasin.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Swamedikasi terhadap Penggunaan Obat Influenza dan Batuk di Islamic Boarding School Ma’had Daarul Muhsin Man 2 Kota Palu : Level of Knowledge of Patients in the Use of Antibiotic Drugs at the Aafiyah Apitaik Pharmacy, East Lombok Ririen Hardani; Amelia Rumi; Fikriani
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3276

Abstract

Latar belakang: Swamedikasi adalah proses penyembuhan yang dilakukan secara mandiri terhadap penyakit ringan seperti batuk, influenza, demam, sakit kepala, sakit maag. Influenza dan batuk merupakan penyakit serta gejala pada saluran pernafasan dengan penularan melalui droplet sehingga sangat mudah tertular jika tidak ditangani dengan baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden, tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi influenza dan batuk terhadap Islamic Boarding Ma’had Daarul Muhsin MAN 2 Kota Palu serta hubungan antara kedua variabel tersebut Metode: Desain penelitian ini yaitu observasional (noneksperimen) yang bersifat cross-sectional dengan teknik pengambilan data yaitu total sampling dengan memberikan kuesioner kepada responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Kuesioner terdiri dari 2 variabel yaitu pengetahuan yang terdiri dari definisi swamedikasi, jenis batuk, pentalaksana, penyebab, gejala dan pencegahan, sedangkan variabel perilaku meliputi swamedikasi, penatalaksana dan pencegahan terhadap swamedikasi influenza dan batuk di Islamic Boarding Ma’had Daarul Muhsin MAN 2 Kota Palu Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan responden dominan berumur 15 tahun (41%) yang berada pada kelas X dengan persentase 44%. Pada karakteristik jenis kelamin dominan responden adalah perempuan dengan persentase 66%. Sebagian besar responden paling banyak berasal dari Kota Palu dengan persentase 28. Responden sudah pernah mendapatkan infromasi mengenai penyakit influenza dan batuk dengan persentase 64%. Siswa Islamic Boarding Ma’had Daarul Muhsin MAN 2 Kota Palu didominasi tingkat pengetahuan baik (80%) dan didominasi perilaku baik (69%) terhadap swamedikasi influenza dan batuk. Sehingga didapatkan nilai Sig. (2- tailed) 0,002 dan nilai koefisien korelasi 0,238. Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan positif searah antar kedua variabel.
Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Kelor (Moringa Olievera) dan Tepung Biji Kacang Hijau (Vigna Radiata) pada Pembuatan Cookies terhadap Sifat Organoleptik : Effect of Using Moringa Leaf Powder (Moringa olievera) and Mung Bean Seed Powder (Vigna Radiata) in Making Cookies on Organoleptic Properties Baiq Fitria Rahmiati; Wiwin Lastyana; Novia Zuriatun Solehah; Junendri Ardian; Thonthowi Jauhari; Aida Putri Deyantari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3306

Abstract

Latar belakang: Balita usia 24-59 bulan merupakan usia yang rentan mengalami stunting. Kadar protein pada cookies dengan penambahan tepung daun kelor dan tepung biji kacang hijau dapat menjadi solusi untuk menangani stunting pada balita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kandungan protein yang terdapat pada cookies. Metode: Penelitian ini menggunakan rangcangan acak lengkap dengan satu faktor perlakuan Uji Organoleptik dilakukan dengan menggunakan metode hedonik atau disebut uji kesukaan. Teknik sampling menggunakan probability sampling dan diperoleh sebanyak 31 sampel mahasiswi Universitas Bumigora. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa pada hasil uji organoleptik atau uji kesukaan pada produk cookies tepung daun kelor dan tepung biji kacang hijau pada warna yang tertingi pada perlakuan t4 sebesar 3,56. Aroma pada perlakuan t5 sebesar 3,84. Tekstur perlakuan t5 sebesar 3,84. Rasa perlakuan t5 sebesar 4,03. Kadar protein tertinggi pada perlakuan t3 dengan kombinasi tepung daun kelor dan tepung kacang hijau sebesar 16,27 %. Kesimpulan: Tidak memiliki pengaruh yang nyata terhadap organoleptic cookies. Kadar protein tertinggi diperoleh pada perlakuan t3 dengan kombinasi tepung daun kelor dan tepung kacang hijau sebesar 16,27 %.

Page 56 of 125 | Total Record : 1250


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue