cover
Contact Name
Damianus D. Samo
Contact Email
damianus.damo@staf.undana.ac.id
Phone
+6285239272877
Journal Mail Official
editorial.haumeni@undana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana Jl. Adisucipto Penfui Kupang, NTT
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Haumeni Journal of Education
ISSN : -     EISSN : 27981991     DOI : -
Core Subject : Education,
Haumeni Journal of Education adalah jurnal ilmiah dalam bidang pendidikan yang dikelola dan diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Nusa Cendana, Kupang, NTT. Ruang lingkup jurnal ini adalah penelitian pendidikan yakni inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, evaluasi pembelajaran, pengembangan profesionalisme guru, studi kasus, studi teoritik, review artikel bidang pendidikan serta topik pendidikan lainnya dari berbagai jenis penelitian seperti survei, penelitian dan pengembangan, penelitian eksperimen, penelitian tindakan kelas, penelitian kualitatif dll. Haumeni Journal of Education akan terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
ANALISIS KESIAPAN DAN TANTANGAN GURU DALAM INTEGRASI IPA DAN IPS PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR Deviyanti Pangestu; Najwa Amanda
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26926

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesiapan dan tantangan guru kelas dalam mengintegrasikan muatan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ke dalam mata pelajaran IPAS pada implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar (SD). Perubahan ini bertujuan membentuk pemahaman peserta didik yang holistik terhadap fenomena alam dan sosial. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur sistematis pada artikel-artikel dari Google Scholar rentang tahun 2022 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesiapan guru bersifat transisional; guru telah memahami konsep integrasi IPAS, namun kesiapan pedagogis masih terkendala pada penyusunan modul ajar mandiri dan penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Tantangan dominan meliputi keterbatasan sarana prasarana untuk kegiatan praktikum, kurangnya pelatihan komprehensif terkait strategi integratif, dan kesulitan dalam mengimplementasikan serta mengolah hasil penilaian autentik. Keterbatasan waktu dan kendala peserta didik yang kebingungan membedakan muatan IPA dan IPS juga menjadi kendala lapangan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan intensif berfokus pada pedagogi IPAS dan penguatan infrastruktur sekolah untuk menjamin kualitas pelaksanaan kurikulum.
An Analysis of Body Language of Grade 8Th Students in English Lesson at SMP Negeri 9 Kupang Mariana Elisabet Mau Muskanan; Sebastianus Fernandez; Reyneldis Fernandez
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26960

Abstract

The purpose of this study is to assist teachers, especially English teachers, in understanding the body language used by students during the teaching and learning process as a means of communication to indicate their interest in the lesson. This research employs a descriptive qualitative method. The subjects of the study are the students of Class VIII D at SMP Negeri 9 Kupang. The data collection instruments include observation tables, a camera for photos and videos, and writing tools such as notebooks and pens. Based on the findings, there are 16 types of body language produced during the learning process, namely: resting chin on hand, staring out the window, nodding, actively taking notes, occasionally covering the face with hands, apathetic facial expressions, playing with objects on the desk, making eye contact, sitting or standing lazily, using the phone without teacher instructions, forced smile or blank expression, yawning, slouching in the seat, doodling in the notebook, positive facial expressions, and briefly discussing with a classmate. There are also four categories of body language identified during the learning process: (1) eye contact, for example, looking directly at the teacher indicates attention; (2) facial expressions, such as forced smiles and positive expressions like smiling indicate boredom or amusement; (3) gestures, such as nodding which signifies agreement or understanding; and (4) body posture, for example, leaning forward while sitting or standing upright shows confidence or readiness.
PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN BERBASIS ANALISIS KEBUTUHAN PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH Johan Pattiasina; Tanwey Gerson Ratumanan; Poltjes Pattipeilohy
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26966

Abstract

The quality of educators and education personnel is a key factor in improving the quality of study programs in higher education, especially in education study programs. This research aims to analyze the quality needs of educators and education personnel and develop a model to improve the quality of educators and education personnel in the History Education Study Program. The research uses a qualitative approach with research and development design which refers to the Borg and Gall Development Model. The research stages include needs analysis, planning, initial model development, and validation and test of model practicality. Data was collected through in-depth interviews, document analysis, and limited observation involving lecturers, education staff, and study program leaders. Data analysis was carried out using thematic analysis. The results of the study show that there is a gap between quality standards and actual conditions, especially related to career development and lecturer performance, workload imbalances, limited education personnel, and insystematic development of academic competencies and services. Based on these findings, a conceptual model for improving the quality of educators and education personnel was developed based on an input–process–output–impact approach that is systematic, contextual, and sustainable.
MANAJEMEN PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI SD NEGERI AIR LOUW Grace Lisapaly; Patrisius Rahabav; Tanwey Gerson Ratumanan
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.27007

Abstract

Improving the quality of basic education requires schools to develop a management system that is adaptive to the development of Information and Communication Technology (ICT). The use of ICT not only plays a role in learning, but also becomes a strategic instrument in planning, implementation, and evaluation and control of the quality of education. This study aims to analyze the management of the ICT-based education quality development system at Air Louw State Elementary School. The research uses a qualitative approach with a case study design. Data collection was carried out through in-depth interviews, observations, and document analysis of school principals, teachers, school operators, and quality management teams. The data was analyzed using thematic analysis to identify key patterns and themes related to ICT-based education quality management. The results of the study show that the use of ICT in education quality planning allows schools to prepare visions, work programs, and School Activity Plans and Budgets (RKAS) based on digital data in a more objective and measurable manner. At the implementation stage, ICT supports administrative governance, learning, and assessment, although there are still variations in utilization due to limited digital facilities and competencies of human resources.
Penerapan Permainan Tradisional Egrang Batok untuk Meningkatkan Motorik Kasar Anak di PAUD Bungong Seurune Aceh Besar Safira Istiqamah; Rahmi Sofyan; Bahrun Bahrun
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.27130

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya permasalahan dalam kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di PAUD Bungong Seurune Aceh Besar, khususnya dalam melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi untuk melatih kelenturan, keseimbangan, dan kelincahan, serta keterampilan menggunakan tangan kanan dan kiri. Padahal, berdasarkan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA), anak pada usia tersebut seharusnya telah mampu menguasai kemampuan motorik kasar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui permainan tradisional egrang batok. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah delapan orang anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap aktivitas guru dan perkembangan kemampuan motorik kasar anak, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan tradisional egrang batok mampu meningkatkan kemampuan motorik kasar anak secara signifikan. Anak menunjukkan perkembangan yang lebih baik dalam menjaga keseimbangan, mengoordinasikan gerakan tubuh, serta menggunakan tangan kanan dan kiri secara bergantian. Dengan demikian, permainan tradisional egrang batok direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini.
REKONSTRUKSI KONSEP KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN KONTEMPORER Poltjes Pattipeilohy; Jaya Roza Azzukhrufi; Lailatul Karimah
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.27136

Abstract

Perubahan sosial, kemajuan teknologi, serta kompleksitas kebijakan pendidikan menuntut hadirnya model kepemimpinan pendidikan yang adaptif, visioner, dan berorientasi pada keberlanjutan mutu. Namun demikian, praktik kepemimpinan pendidikan di berbagai satuan pendidikan masih didominasi oleh pendekatan administratif dan birokratis, sehingga kurang responsif terhadap tantangan manajemen pendidikan kontemporer. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep kepemimpinan yang diterapkan dengan kebutuhan riil pengelolaan pendidikan modern. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep kepemimpinan pendidikan dalam perspektif manajemen pendidikan kontemporer agar lebih relevan dengan dinamika perubahan dan tuntutan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang diperkaya dengan analisis konseptual dan komparatif terhadap teori-teori kepemimpinan pendidikan klasik dan modern. Sumber data penelitian meliputi buku ilmiah, artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi, serta dokumen kebijakan pendidikan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, kategorisasi konsep, interpretasi kritis, dan sintesis teoretik untuk merumuskan kerangka konseptual kepemimpinan pendidikan yang baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pendidikan kontemporer perlu direkonstruksi dari sekadar peran manajerial-administratif menuju kepemimpinan transformatif, kolaboratif, dan berbasis nilai. Rekonstruksi konsep ini menekankan integrasi antara fungsi manajemen pendidikan, kepemimpinan pembelajaran, penguatan budaya organisasi, serta kemampuan adaptif terhadap perubahan global dan lokal. Kepemimpinan pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja institusional, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia dan pembentukan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kebijakan dan program pengembangan kepemimpinan pendidikan yang berbasis pada pendekatan manajemen pendidikan kontemporer, serta mendorong lembaga pendidikan untuk mengadopsi model kepemimpinan yang reflektif, inovatif, dan kontekstual.
Pengenalan Membaca Permulaan Anak melalui Media Gambar di TK Poteumeureuhom Kota Banda Aceh Ade Via Rusmidar; Taat Kurnita Yeniningsih; Khoiriyah Khoiriyah
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.27207

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun yang masih rendah yang salah satunya disebabkan oleh kurangnya variasi penggunaan media pembelajaran yang digunakan guru di kelas. Hal ini dibuktikan dari total 15 orang anak dalam satu kelas, terdapat 10 orang anak yang masih kesulitan dalam menyebutkan simbol A-Z dan belum mampu membunyikan suara huruf awal. Namun, terdapat 5 orang anak yang sudah mampu mengenal huruf. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengenalkan membaca permulaan anak melalui media gambar di TK Poteumeureuhom Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 10 anak, terdiri dari 4 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan unjuk kerja. Simpulan dari penelitian ini berdasakan penelitian yang telah dilakukan dari siklus I dan siklus II pengenalan membaca permulaan anak melalui media gambar di TK Poteumeureuhom Kota Banda Aceh yang dilakukan melalui beberapa tindakan. Setelah dilakukan tindakan sebanyak 2 siklus dapat memperoleh hasil bahwa pengenalan membaca permulaan anak melalui media gambar di TK Poteumeureuhom Kota Banda Aceh terlihat bahwa terdapat 5 orang anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 5 orang anak yang mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Kata Kunci: Membaca Permulaan, Media Gambar, Anak Usia Dini