cover
Contact Name
Damianus D. Samo
Contact Email
damianus.damo@staf.undana.ac.id
Phone
+6285239272877
Journal Mail Official
editorial.haumeni@undana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana Jl. Adisucipto Penfui Kupang, NTT
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Haumeni Journal of Education
ISSN : -     EISSN : 27981991     DOI : -
Core Subject : Education,
Haumeni Journal of Education adalah jurnal ilmiah dalam bidang pendidikan yang dikelola dan diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Nusa Cendana, Kupang, NTT. Ruang lingkup jurnal ini adalah penelitian pendidikan yakni inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, evaluasi pembelajaran, pengembangan profesionalisme guru, studi kasus, studi teoritik, review artikel bidang pendidikan serta topik pendidikan lainnya dari berbagai jenis penelitian seperti survei, penelitian dan pengembangan, penelitian eksperimen, penelitian tindakan kelas, penelitian kualitatif dll. Haumeni Journal of Education akan terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 150 Documents
DIGITAL DETOX TIGA JALUR UNTUK PELAJAR DI ERA SOCIETY 5.0 MELALUI ZBG, JDH, DAN JID Rina Dwi Rahayu; Maulidia Riska Sugiyanti; Dyah Arum Arimurti
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 2 (2025): Edisi Khusus
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i2.24102

Abstract

Perubahan besar dalam kehidupan masyarakat global terjadi akibat pandemi COVID-19, termasuk Indonesia. Pendidikan menjadi salah satu sektor yang terdampak. Kebiasaan peserta didik dalam menggunakan gawai secara berlebihan, bahkan di luar konteks belajar. Adiksi gawai tersebut memberi dampak nyata pada penurunan tingkat konsentrasi, prestasi belajar, serta menurunnya kemampuan peserta didik dalam bersosialisasi secara sehat. Dalam konteks Society 5.0, yang mengdepankan harmoni antara kemajuan teknologi dan kualitas hidup manusia, penggunaan gawai berlebihan adalah tantangan yang perlu diatasi guna menciptakan peserta didik berkualitas. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut dikembangkan solusi berupa program Digital Detox dengan serangkaian program edukatif seperti: Zona Bebas Gawai (ZBG), Jadwal Detox Harian (JDH), dan Jadwal Interaksi Digital (JID). Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif di dua sekolah menengah yang menerapkan kebijakan penggunaan gawai berbeda. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 4 Sukowono yang sudah menerapkan larangan gawai, dan anggota OSIM MAN 4 Banyuwangi yang belum menerapkan. 90% responden; setuju dengan program Digital Detox, ini merupakan dampak awal nyata dalam meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya menggunakan gawai dengan bijak di sekolah. Penelitian ini merupakan dasar yang diharapkan menjadi pijakan dalam pengembangan kebijakan berbasis data mengenai pola penggunaan teknologi oleh peserta didik.
EVALUASI PROGRAM BLENDED LEARNING TERHADAP DAYA JUANG MAHASISWA MENGGUNAKAN MODEL KIRKPATRICK Seli Antonia Tagu Sunga; Novi Kristiani Tahalele; Bazahati Laia
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 2 (2025): Edisi Khusus
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i2.24108

Abstract

Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta memiliki mahasiswa datang dari berbagai daerah, suku, ras, budaya, karakter dan bahkan pekerjaan. STT Ekumene sendiri menerima input mahasiswa dari berbagai daerah dengan tiga jenjang pendidikan yaitu Sarjana, Magister dan Doktor. Namun dalam pelaksanaannya jenjang magister dan doktor mengalami hambatan dikarenakan latar belakang mahasiswa yang berbeda- beda yang membuat mahasiswa sulit mengikuti jadwal perkuliahan dari kampus. Program Blended Learning menjadi jawaban yang tepat atas persoalan yang dihadapi oleh mahasiswa. Blended Learning sendiri adalah pembelajaran yang memadukan pembelajaran berbasis teknologi dan pembelajaran tatap muka secara langsung di dalam kelas. Namun dalam kenyataannya masih banyak mahasiswa yang belum mampu datang ke kampus STT Ekumene Jakarta untuk mengikuti program tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa masih kurangnya daya juang mahasiswa di STT Ekumene Jakarta untuk mengikuti Program tersebut. karena perkuliahan akan dilaksanakan dengan dua metode sekaligus dan menuntut mahasiswa untuk lebih mandiri dan memiliki semangat yang tinggi dalam menyelesaikan seluruh perkuliahan. sehingga penelitian ini diangkat untuk mengetahui efektivitas program Blended Learning terhadap daya juang mahasiswa di STT Ekumene Jakarta. dengan menggunakan penelitian Kualitatif dengan metode observasi dan wawancara di dapati bahwa program Blended Learning dapat meningkatkan Daya Juang mahasiswa di STT Ekumene Jakarta. Sehingga program ini dipandang efektif dilaksanakan.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MAHASISWA UNIVERSITAS NUSA CENDANA DI ERA SOCIETY 5.0 Ayu Fitriani Rizkiyah Lestari; Arini Rahma Dhani
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 2 (2025): Edisi Khusus
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i2.24126

Abstract

This study examines the role of Artificial Intelligence (AI) technology in supporting the learning effectiveness of students at the University of Nusa Cendana in the Society 5.0 era. The background of this research is based on the importance of integrating intelligent technologies into higher education to create learning that is more adaptive, effective, and personalized. The purpose of this study is to determine the extent to which AI is used by students and how it impacts learning effectiveness. The method employed is descriptive quantitative, with data collected through an online questionnaire involving 76 active students. Data analysis was conducted using descriptive statistics to identify usage patterns and students' perceptions of AI. The results show that 98.7% of students have used AI, with 38.2% using it daily and 53.9% several times a week. These findings conclude that AI is a beneficial learning tool, but not a substitute for educators
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI: MEMADUKAN PEMBELAJARAN KLASIKAL DAN DIGITAL PADA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN FIP UNESA Poltjes Pattipeilohy; Karwanto Karwanto; Supriyanto Supriyanto; Windasari Windasari; Aditya Chandra Setiawan; Kaniati Amalia; Ahmad Abdullah Zawawi; Johan Pattiasina; Sindy Sindy
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 2 (2025): Edisi Khusus
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i2.24233

Abstract

The transformation of learning through the integration of classical and digital methods is a necessity in responding to the challenges of 21st century education. This study aims to examine the implementation and impact of the blended learning model in the FIP UNESA Education Management Study Program, as well as formulate an ideal integrated learning model. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through questionnaires, in-depth interviews, and document analysis. The data was analyzed thematically by linking the findings with education management theory and learning technology. The results show that the use of technology such as LMS, collaborative applications, and interactive media has increased the accessibility and flexibility of student learning. However, challenges such as limited infrastructure, lecturer readiness, and digital literacy gap are still obstacles. The research recommends an interaction-based blended learning model supported by infrastructure support, lecturer capacity building, and varied and relevant digital content, to ensure the quality and sustainability of learning in higher education environments.
Pendidikan Bahasa Indonesia sebagai Sarana Penguatan Literasi Hukum di Era Digital Fadil Mas'ud; Izhatullaili Izhatullaili; Yunitha Devrudyan Doko; Karolus Budiman Jama
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 2 (2025): Edisi Khusus
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i2.24455

Abstract

Pendidikan Bahasa Indonesia berperan penting dalam meningkatkan literasi hukum di era digital, terutama dalam menanggulangi rendahnya pemahaman hukum di kalangan masyarakat Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Pendidikan Bahasa Indonesia dapat menguatkan literasi hukum melalui pendekatan literasi kritis dan menjelaskan cara-cara integrasi literasi hukum dalam pembelajaran bahasa sesuai dengan tuntutan era digital. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan, artikel ini mengkaji literatur, dokumen hukum, serta penelitian terdahulu terkait topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi literasi hukum masyarakat Indonesia, khususnya terkait dengan penggunaan informasi hukum di ruang digital, masih rendah. Hal ini memperlihatkan perlunya integrasi literasi hukum dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kesadaran hukum. Dengan memanfaatkan teks hukum dan analisis wacana kritis dalam pembelajaran bahasa, siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis terhadap hukum dan kebijakan yang ada. Artikel ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Bahasa Indonesia, melalui integrasi literasi hukum, mampu menciptakan generasi muda yang lebih melek hukum, adaptif terhadap perkembangan digital, dan mampu berpartisipasi dalam kehidupan sosial yang lebih sadar hukum.
The Effect of Using Congklak Lea Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Congklak Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Operasi Hitung Bilangan Cacah Kelas II SDI Sikumana 3 Kupang Yesmi Marsela Siki; Yulsy Marselina Nitte; Roswita Lioba Nahak
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 2 (2025): Edisi Khusus
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i2.24465

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran merupakan serangkaian kegiatan yang melibatkan dua aktivitas utama yaitu mengajar yang dilakukan oleh guru, dan belajar yang melibatkan peserta didik. Dalam proses pembelajaran diperlukan media pembelajaran seperti gambar, video, alat peraga, dan permaianan tradisional, yang sangat efektif dalam membantu siswa memvisualisasikan konsep-konsep yang sulit, salah satunya dengan permainan congklak pada pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah “Untuk mengetahui adanya pengaruh media pembelajaran congklak terhadap hasil belajar matematika siswa kelas II UPTD SD Inpres Sikumana 3 Kota Kupang”. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasy eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability (sampling jenuh) dengan jumlah sampel 50 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan Uji hipotesis dan uji-t. Hasil dari penelitian ini menunjukan skor rata-rata post-test kelas eksperimen dan kelas control dengan menggunakan uji-t test adalah 82,40>54,40 dengan selisih 28,00. Lebih lanjut pengujian hipotesis (Independen Sampel T-Test) menunjukan nilai sig.(2-side) 0,00<0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian adanya pengaruh yang signifikan dari penggunaan media pembelajaran congklak terhadap hasil belajar siswa kelas II SD Inpres Sikumana 3.Kata Kunci: Congklak, Hasil Belajar, Matematika,Operasi Hitung Bilangan Cacah
PENDIDIKAN MORAL BERBASIS PANCASILA SEBAGAI ANTITESIS PERILAKU ECHO CHAMBER DI KALANGAN MAHASISWA PPKn UNIVERSITAS KHAIRUN Irham Wibowo; Wahyudin Noe; Fadil Mas'ud; Dorkas Yufice Ariyanti Kale
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 2 (2025): Edisi Khusus
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i2.24649

Abstract

Fenomena echo chamber di ruang digital memengaruhi pola interaksi mahasiswa, termasuk mahasiswa PPKn Universitas Khairun, yang cenderung membatasi diri dalam kelompok homogen sehingga memperkuat confirmation bias. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena tersebut, menelaah relevansi nilai-nilai Pancasila sebagai antitesis, serta merumuskan strategi implementasi pendidikan moral berbasis Pancasila. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen, dengan analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa echo chamber melemahkan tradisi dialogis dan kritis di lingkungan akademik, misalnya mahasiswa lebih sering mengonsumsi informasi yang sejalan dengan pandangan mereka dan mengabaikan perbedaan perspektif. Di sisi lain, nilai-nilai Pancasila, khususnya kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan, relevan untuk membangun sikap terbuka dan inklusif. Strategi implementasi yang ditawarkan meliputi integrasi dalam kurikulum, penerapan pedagogi dialogis, penguatan budaya akademik, serta literasi digital berlandaskan Pancasila. Dengan demikian, pendidikan moral Pancasila dapat berfungsi sebagai antitesis echo chamber sekaligus membentuk generasi mahasiswa yang kritis, toleran, dan berkarakter kebangsaan.
Analisis Perbandingan Minat Dan Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi Angkatan 2023 Berbasis Jalur Masuk di Universitas Nusa Cendana Falen Rohi Kari; Moses Kopong Tokan; Arini Rahma Dhani; Mario Justinianus Santrum
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.23339

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk (1) Menganalisis perbandingan minat belajar mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2023 berdasarkan jalur masuk di Universitas Nusa Cendana. (2) Menganalisis perbandingan hasil belajar mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2023 berdasarkan jalur masuk di Universitas Nusa Cendana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Sampel penelitian berjumlah 84 mahasiswa yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data minat belajar dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan data hasil belajar diperoleh dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) semester I dan semester II. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk minat belajar dan IPK semester II, serta uji one-way ANOVA untuk IPK semester I. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) uji kruskal-Wallis terhadap minat belajar menghasilkan H = 4,159 dengan (p = 0,125), (2) uji ANOVA terhadap IPK semester I menunjukkan F = 0,066 dengan (p = 0,936), dan (3) uji Kruskal-Wallis terhadap IPK semester II menghasilkan H = 5,025 dengan (p = 0,081). Ketiga hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan jalur masuk (p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa jalur masuk tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat maupun hasil belajar mahasiswa Pendidikan Biologi angkatan 2023 di Universitas Nusa Cendana.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Aplikasi Wondershare Filmora Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Kelas VIII SMP N 14 Takari Irene Imanuela Lanny; Siprianus Suban Garak; Damianus Dao Samo
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.24076

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis masalah berbantuan aplikasi wondershare filmora pada materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII SMP Negeri 14 Takari yang valid, efektif dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D) yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analysis (Analisis), Design (desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evalution (Evaluasi). Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian kepraktisan oleh guru, lembar observasi aktivitas siswa, lembar angket respon siswa, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis data kuantitatif.Dari hasil penelitian tersebut diperoleh kevalidan RPP sebesar 95,92%, kevalidan Bahan Ajar 97,5%, kevalidan Media ajar 93,3%, kevalidan LKPD 94,5% yang berarti perangkat tersebut telah valid dan layak digunakan. Perangkat yang dihasilkan praktis karena lembar penilaian kepraktisan oleh guru berada pada kategori sangat baik. Perangkat juga memenuhi kriteria keefektifan yang meliputi aktivitas siswa, respon siswa dan hasil belajar.
Implementasi Model Beyond Center And Circle Time Dalam Pengembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini di Kelompok Bermain Apple Tree Yuliana Imelda Taunaes; Kristin Margiani; Gokma Nafita Tampubolon; Yohana Yuniati
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.24435

Abstract

Model pembelajaran Beyond Center And Circle Time (BCCT) ini sangat penting bagi anak usia dini khususnya dalam Pengembangan Sosial Emosional anak karena anak-anak memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan teman sebaya, guru, dan lingkungan, sehingga mereka belajar untuk mengelola emosi, membangun kemampuan berkomunikasi, dan mengembangkan rasa tanggung jawab.Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis penerapan model BCCT dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini melalui manajemen pembelajaran BCCT . Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, yang mengumpulkan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di KB Apple Tree telah menerapkan model BCCT untuk pengembangan sosial emosional anak melalui manajemen pembelajaran, yang mencakup fase perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam tahap perencanaan guru mampu untuk membuat tujuan pembelajaran yang kompleks sesuai dengan PROTA (Program Tahunan), PROMES (Program Semester), RPPM (Rencana pelaksanaan Pembelajaran Mingguan), dan RPPH (Rencana pelaksanaan Pembelajaran Harian), kemudian dalam pelaksanaan guru dapat melakukan penataan lingkungan bermain yaitu dimana guru menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman, aman dan menarik untuk aktivitas bermain, sedangkan dalam evaluasi guru melakukan pengamatan langsung perkembangan anak secara merata dengan cara penilaian dokumentasi dan catatan perkembangan anak berupa naratif check list atau skala penilaian yang mencakup indikator sosial emosional.

Page 11 of 15 | Total Record : 150