cover
Contact Name
Damianus D. Samo
Contact Email
damianus.damo@staf.undana.ac.id
Phone
+6285239272877
Journal Mail Official
editorial.haumeni@undana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana Jl. Adisucipto Penfui Kupang, NTT
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Haumeni Journal of Education
ISSN : -     EISSN : 27981991     DOI : -
Core Subject : Education,
Haumeni Journal of Education adalah jurnal ilmiah dalam bidang pendidikan yang dikelola dan diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Nusa Cendana, Kupang, NTT. Ruang lingkup jurnal ini adalah penelitian pendidikan yakni inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, evaluasi pembelajaran, pengembangan profesionalisme guru, studi kasus, studi teoritik, review artikel bidang pendidikan serta topik pendidikan lainnya dari berbagai jenis penelitian seperti survei, penelitian dan pengembangan, penelitian eksperimen, penelitian tindakan kelas, penelitian kualitatif dll. Haumeni Journal of Education akan terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 147 Documents
Inovasi Metode Pembelajaran Inquiry untuk Penguatan Nilai-Nilai Karakter Kewarganegaraan pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Anjulin Yonathan Kamlasi; Fredik Lambertus Kollo; Thomas Kemil Masi; Dorkas Yufice Aryanti Kale; Melinda Ratu Radja; Fadil Mas'ud; Makarius Erwin Bria; Kevi Listiana Fransisca Taneo
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.25982

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam pembentukan warga negara yang berkepribadian, berintegritas, dan memiliki kesadaran moral tinggi. Namun, dalam praktik pembelajaran di sekolah, penanaman nilai-nilai karakter kewarganegaraan sering kali masih bersifat teoritis dan kurang menyentuh aspek pengalaman belajar siswa secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi metode pembelajaran inquiry sebagai strategi efektif dalam penguatan nilai-nilai karakter kewarganegaraan pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran inquiry mampu menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, kejujuran, rasa ingin tahu, kerja sama, dan kepedulian sosial melalui kegiatan penyelidikan aktif terhadap masalah-masalah sosial yang relevan dengan kehidupan nyata. Inovasi pembelajaran ini juga memperkuat kemampuan berpikir kritis, reflektif, serta meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Oleh karena itu, metode inquiry terbukti relevan sebagai pendekatan pedagogis yang mendorong transformasi nilai karakter kewarganegaraan secara kontekstual dan bermakna.
Kesadaran Politik Mahasiswa Pemilih Pemula PPKn Universitas Nusa Cendana pada Pemilu Presiden 2024 Thomas Kemil Masi; Anjulin Yonatan Kamlasi; Petrik Yohanes Meok; Fridolin Vrosansen Borolla
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesadaran politik mahasiswa pemilih pemula Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Nusa Cendana dalam mengikuti Pemilihan Presiden 2024. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya partisipasi politik generasi muda sebagai agen perubahan yang menentukan kualitas demokrasi Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah mahasiswa PPKn angkatan 2022–2024, dengan data diperoleh melalui wawancara, kuesioner Google Form, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran politik mahasiswa pemilih pemula berada pada kategori tinggi. Hal ini terlihat dari indikator pengetahuan, pemahaman, sikap, dan perilaku. Mahasiswa memahami konsep politik dan demokrasi, menyadari pentingnya hak pilih, serta menunjukkan sikap kritis terhadap informasi politik, khususnya di media sosial. Selain itu, mereka aktif dalam menggunakan hak pilih dan terlibat dalam kegiatan politik, baik formal maupun non-formal. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan politik yang tepat di lingkungan kampus dan media sosial berkontribusi signifikan dalam membentuk kesadaran politik mahasiswa.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Model PBL Materi Sistem Ekskresi Manusia SMA Sint Carolus Kupang Marieta Roswita Wea; Andam Ardan; Mbing Maria Imakulata; Angela Gabriela Lika
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26170

Abstract

Model problem based learning berperan penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa, terutama di kelas XI IPA SMA Sint Carolus. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran problem based learning dan mengetahui hasil belajar siswa kelas XI setelah menggunakan model pembelajaran problem based learning. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada uji aktivitas peserta didik dengan mengunakan model problem based learning pada siklus satu masih sangat rendah sehingga mengakibatkan hasil belajar peserta didik belum mencapai kriteria keberhasilan. Hal ini terjadi karena kurangnya perhatian peserta didik terhadap pembelajaran yang berlangsung dan bersikap acuh serta keraguan dalam menanggapi pembelajaran. Berdasarkan refleksi pada siklus satu, perlu dilanjutkan pada siklus dua agar tecapai kriteria keberhasilan. Pada siklus dua mengalami peningkatan sehingga hasil belajar siswa mencapai kriteria keberhasilan. Artikel ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problrm based learning mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dilihat dari perubahan hasil belajar dan perilaku dalam mengikuti p roses pembelajaran dan mencapai kriteria keberhasilan.
Penguatan Literasi Sains Siswa Melalui Modul Ajar Fisika Berbasis Nilai-Nilai Pancasila pada Materi Impuls dan Momentum Maria Enjelina Suban; Anastasia Martha Kenek Udak; Sonia Seliana Djara Dima
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26257

Abstract

Penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk memperkuat literasi sains siswa pada materi impuls dan momentum. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi sejauh mana modul ajar fisika yang memadukan nilai-nilai Pancasila dapat meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen pada dua kelompok belajar, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan modul berintegrasi nilai Pancasila dan kelas kontrol yang menggunakan modul konvensional. Pengukuran literasi sains dilakukan melalui tes terstandar yang telah divalidasi, kemudian dianalisis melalui uji prasyarat untuk memastikan kesetaraan kedua kelompok. Hasil menunjukkan bahwa siswa pada kelas eksperimen memperoleh capaian literasi sains yang lebih tinggi pada seluruh indikator dibandingkan kelas kontrol. Pembelajaran dengan modul terintegrasi memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan dan membantu siswa memahami konsep impuls dan momentum melalui kegiatan yang melatih pemahaman konsep, kemampuan membaca representasi, analisis data, dan penarikan kesimpulan ilmiah. Berdasarkan temuan tersebut, modul berbasis nilai-nilai Pancasila direkomendasikan sebagai bahan ajar alternatif yang efektif untuk meningkatkan literasi sains dalam pembelajaran fisika.
Kesalahan Fonologis dalam Komunikasi Antar-Etnis di Kota Kupang: Implikasi Pedagogis untuk Guru Bahasa Indonesia Izhatullaili Izhatullaili
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26259

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk kesalahan fonologis yang muncul dalam komunikasi antar-etnis di Kota Kupang serta merumuskan rekomendasi pedagogis bagi guru Bahasa Indonesia. Kota Kupang sebagai wilayah multietnis dengan keberagaman bahasa daerah—seperti Dawan, Tetun, Sabu, dan Manggarai—menyajikan kondisi linguistik yang kompleks dan berpotensi menimbulkan interferensi dalam penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu. Menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis rekaman tuturan, penelitian ini menemukan bahwa kesalahan fonologis dominan berupa substitusi fonem (/e/ menjadi /a/, /u/ menjadi /o/), reduksi vokal, penambahan vokal epentetik, asimilasi, serta hiperkoreksi. Data menunjukkan bahwa 78% penutur mengalami bentuk interferensi fonologis, sementara 81% guru menyadari keberadaan masalah ini namun hanya 32% yang memasukkan latihan fonologi secara eksplisit dalam proses pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa kesalahan fonologis tidak hanya berdampak pada kejelasan artikulasi, tetapi juga memengaruhi efektivitas komunikasi antar-etnis dalam interaksi sosial sehari-hari. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan strategi pedagogis seperti pendekatan berbasis kesadaran linguistik, pembelajaran kontrasif fonetik, integrasi teknologi audio-visual, serta asesmen diagnostik fonologis yang berkelanjutan. Kesimpulannya, intervensi pedagogis yang kontekstual dan sensitif terhadap keragaman bahasa mampu meningkatkan kompetensi fonologis siswa sekaligus memperkuat kualitas komunikasi dalam masyarakat multikultural Kota Kupang.
Kesenjangan Kemampuan Literasi Matematis Siswa Ditinjau dari Status Sosioekonomi Daniel Williams Fointuna
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26270

Abstract

Status sosioekonomi terus menjadi ancaman terhadap pemerataan pendidikan di suatu negara. Namun, hanya sedikit penelitian yang mencoba menguji hubungan antara status sosioekonomi dan literasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status sosioekonomi dan literasi matematis siswa SMP Negeri di Kupang secara umum serta pada domain proses dan konten, dimana belum ada penelitian sebelumnya yang melakukan hal tersebut. Peneliti menggunakan data sekunder yang diperoleh dari survei berbasis sekolah yang melibatkan 377 peserta, yang dipilih dengan teknik pengambilan sampel acak berkelompok dua tahap. Data tersebut dikumpulkan pada tahun ajaran 2018/2019. Meskipun data memenuhi normalitas dan melanggar asumsi homogenitas varians, peneliti menggunakan uji ANAVA Welch untuk menguji hubungan antara kinerja siswa dan status sosioekonomi di tingkat kecamatan. Hasilnya menunjukkan hubungan sedang hingga sangat kuat antara status sosioekonomi dan literasi matematis siswa secara umum serta dalam tiga domain proses dan empat domain konten. Temuan ini menunjukkan bahwa pemerataan sumber belajar di seluruh wilayah sekolah kurang mampu dapat menjadi fokus utama perbaikan untuk membantu mengurangi kesenjangan prestasi dan memastikan kesempatan belajar yang adil bagi semua siswa tanpa memandang status sosioekonomi.
Efektivitas Multimedia Pembelajaran Berbasis Cerita Digital sebagai Inovasi untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar Muhammad Nur Abdullah; Nurul Fatin Rafiudin
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26318

Abstract

Melalui Tinjauan Literatur Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa efektif multimedia berbasis cerita digital bisa menjadi inovasi dalam meningkatkan kualitas belajar di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, yang berfokus pada analisis, berbagai literatur ilmiah, hasil penelitian sebelumnya, serta kebijakan pendidikan dalam Kurikulum Merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan cerita digital dalam pembelajaran mampu mengombinasikan teks, visual, suara, dan animasi secara harmonis sehingga menciptakan proses belajar yang lebih interaktif dan bermakna. Media ini terbukti tidak hanya memperkuat kemampuan literasi dan pemahaman konsep siswa, tetapi juga membangun karakter positif seperti tanggung jawab, kejujuran, empati, dan semangat gotong royong. Selain itu, penerapannya sejalan dengan prinsip pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta literasi digital. Dengan demikian, multimedia cerita digital dapat dijadikan alternatif inovatif untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, berkarakter, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Digital Berbasis PowerPoint Interaktif untuk Mendukung Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Muhammad Nur Abdullah; Nadya Budiman
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran digital interaktif berbasis PowerPoint guna meningkatkan kualitas pembelajaran tematik di sekolah dasar dengan mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran yang mendukung kegiatan belajar aktif dan bermakna. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang meliputi beberapa tahap sistematis, yaitu analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, dan revisi. Multimedia yang dikembangkan menggabungkan berbagai elemen interaktif seperti teks, gambar, animasi, suara, video, dan kuis yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan dan gaya belajar siswa sekolah dasar. Fitur-fitur tersebut dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang menarik, berpusat pada siswa, serta mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman konsep. Proses validasi yang melibatkan ahli media, materi, dan pembelajaran menghasilkan skor kelayakan yang sangat tinggi sebesar 91,65%, yang menunjukkan bahwa multimedia ini sangat valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran di kelas. Implementasi dalam kegiatan belajar menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih antusias, fokus, dan termotivasi, serta pemahaman mereka terhadap materi tematik meningkat secara signifikan. Guru juga memberikan tanggapan positif, menekankan bahwa media ini mudah digunakan, menarik secara visual, dan selaras. Selain itu, penggunaan media ini mendorong guru untuk lebih inovatif dalam menyampaikan materi, sehingga kegiatan belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.
Indeks Dominansi, Keanekaragaman, dan Kemerataan Makrofauna di Bukit Umbul Kunci, Pesawaran, Lampung Eka Annisa; Anjani Anjani; Nurhasanah Nurhasanah; Rani Putri Setiyowati; Aulia Cantika; Annisa Nurul Jannah; I Komang Angga Darma Yoga; Maghiza Kurnia Putri; Median Agus Priadi; Panggih Priyambodo
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26327

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi ekosistem di Bukit Umbul Kunci, Pesawaran, Lampung, yang belum diketahui struktur komunitas makrofauna yang dapat menjadi indikator stabilitas dan kesehatan habitat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Indeks Dominansi, Indeks Keanekaragaman, dan Indeks Kemerataan jenis makrofauna dengan menggunakan metode Line Transect dan Pitfall Trap. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik pengamatan, meliputi area landai, kawasan lereng, dan tepian sungai. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode Line Transect dan Pitfall Trap menghasilkan nilai indeks dominansi rendah 0,143 dan 0,426, indeks keanekaragaman jenis sedang 2,004 pada metode line transect dan 1,014 pada pitfall trap, dan indeks kemerataan tinggi 1,0 pada line transect dan 0,6 pada pitfall trap. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis bagaimana distribusi makrofauna di Bukit Umbul Kunci melalui parameter dominansi, keanekaragaman dan kemerataan jenis sebagai indikator struktur komunitas.
Dampak Penggunaan Teknologi Generative Artificial Intelligences (GenAI) Dalam Pembelajaran Bahasa Mandarin Bun Yan Khiong; Lily Thamrin
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26337

Abstract

Perkembangan teknologi Generative Artificial Intelligence (GenAI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran bahasa asing seperti bahasa Mandarin. Teknologi ini memungkinkan proses belajar yang lebih interaktif, personal, dan efisien melalui kemampuan menghasilkan teks, audio maupun percakapan secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan teknologi GenAI dalam pembelajaran bahasa Mandarin, baik dari segi peningkatan kemampuan linguistik peserta didik, motivasi belajar maupun efektivitas interaksi antara pengajar dan pelajar. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, observasi dan wawancara terhadap sejumlah Mahasisw yang memanfaatkan GenAI dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan GenAI memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran bahasa Mandarin. Teknologi ini membantu peserta didik dalam memperluas kosakata, melatih pelafalan, meningkatkan kemampuan menulis, serta memberikan umpan balik secara instan dan kontekstual. Namun demikian, ditemukan pula beberapa tantangan, seperti potensi ketergantungan terhadap teknologi, resiko kesalahan informasi serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Kesimpulannya, penggunaan GenAI dalam pembelajaran bahasa Mandarin memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, dimana harus diimbangi dengan bimbingan pendidik dan penggunaan yang bijak. Dengan demikian, GenAI dapat menjadi alat pendukung yang efektif dalam pengembangan kompetensi bahasa Mandarin di era digital.