cover
Contact Name
Dietriech G. Bengen
Contact Email
dieter@indo.net.id
Phone
+62251-8627323
Journal Mail Official
dieter@indo.net.id
Editorial Address
Departement of Marine Science and Technology Faculty of fisheries and marine science, IPB University Jln. Lingkar Akademik, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680, Indonesia
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
ISSN : 20879423     EISSN : 2620309X     DOI : https://doi.org/10.29244/jitkt
Core Subject : Science,
Aims and Scope Journal of Tropical Marine Science and Technology (Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis) is a scientific journal in the field of tropical marine science and technology. We have a aims and scope to focus in publishing a good quality scientific articles for dissemination of research results in the field of marine science and technology. Aims As an media of information and dissemination of research results in the field of marine science and technology, especially in the waters of Indonesia and Southeast Asia region, Could actively and continuously disseminate the best research results to various stakeholders, and; This Journal of Tropical Marine Science and Technology can improve the quality of research results and benefit stakeholders. Scope The article, published in this Journal of Tropical Marine Science and Technology covers a wide range of research topics in the field of: marine biology, marine ecology, biological oceanography, chemical oceanography, physical oceanography, dynamical oceanography, coral reef ecology, marine acoustic, marine remote sensing, marine geographical information system, marine microbiology, marine polution, marine aquaculture, post-harvest fisheries technology, integrated coastal management (ICM) marine biotechnology, air-sea interaction, ocean engineering,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 656 Documents
Analisis Stok Rajungan (Portunus pelagicus) di Laut Jawa Bagian Utara Kabupaten Tegal dan Strategi Pengelolaannya: Analysis of Blue Swimming Crab (Portunus Pelagicus) Stocks in The Northern Java Sea, Tegal Regency and its Management Strategy Pratiwi, Triajeng Ajeng; Suradi; Sabdaningsih, Aninsitia
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v16i1.51204

Abstract

Tingginya nilai ekonomis rajungan dalam perekonomian mendorong peningkatan penangkapan di alam sehingga memicu terjadinya overfishing. Pendugaan stok rajungan di Kabupaten Tegal sangat minim dilakukan karena kurangnya informasi data mengenai rajungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kondisi stok rajungan (Portunus pelagicus) di Perairan Laut Jawa, Kabupaten Tegal. Pengambilan sampel sebanyak 715 ekor dari nelayan, pengepul rajungan di Desa Suradadi, Bojongsana dan Purwahamba. Dilakukan dengan menggunakan metode sampel acak (Simple Random Sampling). Sampel yang didapat dilakukan pengukuran lebar karapas dan berat tubuh rajungan. Analisis data secara manual dan menggunakan bantuan software FISAT II dikeluarkan oleh FAO-ICLARM. Diantaranya sebaran frekuensi lebar karapas, hubungan lebar berat, pola pertumbuhan, mortalitas dan laju eksploitasi serta pola rekrutmen rajungan (Portunus pelagicus). Hasil penelitian ini adalah karakteristik rajungan di Kabupaten Tegal penangkapannya menggunakan bubu lipat, jenis yang banyak ditangkap jantan dengan ukuran lebar karapas 14 cm. Kondisi stok rajungan di Kabupaten Tegal masih dikategorikan baik sebab laju eksploitasi rajungan hanya sebesar 0,31 per tahun yang menunjukkan bahwa upaya penangkapan belum melebihi batas tingkat eksploitasi maksimal yaitu 0,5 per tahun. Upaya pengelolaan rajungan di Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal yaitu strategi pengelolaan perikanan rajungan di perairan Kabupaten Tegal meliputi menetapkan pengelolaan perikanan rajungan dalam Peraturan Daerah dan sosialisasi kepada stakeholder terkait.
Population Dynamics of the Three-Spot Swimming Crab (Portunus sanguinolentus) in Pati Waters, Central Java Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia; Bahasa Indonesia; Kamal Mustabiq; Navisa Fairuz; Dicky Darmawan; Ayu Ervinia; Kuncoro Catur Nugroho; Wita Setioko
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v15i3.51512

Abstract

Saat ini Portunus sanguinolentus merupakan salah satu komoditas perikanan yang mengalami penurunan populasi akibat tekanan eksploitasi dan kerusakan habitat atau lingkungan. Hal ini berdampak pada perubahan struktur populasi dan strategi reproduksi P. sanguinolentus, dengan parameter yang dapat berubah antara lain ukuran gonad pertama yang mengecil, perubahan daerah dan musim pemijahan, serta perubahan keseimbangan rasio jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika populasi P. sanguinolentus di Kabupaten Pati Jawa Tengah dan bermanfaat bagi industri pengolahan untuk menghasilkan suatu produk baru. Data dan informasi diperoleh melalui observasi, wawancara, dan pencacahan yang dilakukan di setiap tempat pendaratan ikan. Pengumpulan data hasil tangkapan dilakukan di daerah penangkapan ikan kurang dari 12 mil dengan kedalaman maksimal 15 m selama 5 bulan. Perangkat lunak FISAT II digunakan untuk menganalisis parameter pertumbuhan, tingkat kematian, dan tingkat eksploitasi. Diperoleh data berat badan sebesar 7,72 kg dengan jumlah sampel sebanyak 107 ind yang terdiri dari 46 ekor betina dengan rata-rata lebar 106,24 mm dan 61 ekor jantan dengan lebar 103,95 mm, serta rata-rata berat seluruh sampel 74,26 g.
Population Parameters of Blue Swimming Crab Portunus pelagicus in the Tiworo Strait, Southeast Sulawesi Bahasa Indonesia; APRI, Muhamad Cardin; Muh Welis; Ayu Ervinia; Bambang Arif Nugraha; Kuncoro Catur Nugroho
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v15i3.51514

Abstract

Rajungan (Portunus pelagicus) tersebar luas di perairan daerah penangkapan ikan sebagai sumber tangkapan nelayan di Selat Tiworo. Kawasan pesisir Selat Tiworo mempunyai potensi rajungan yang banyak. Oleh karena itu, lokasi ini dijadikan sebagai salah satu lokasi percontohan proyek pengelolaan rajungan berkelanjutan dari Asosiasi Pengelolaan Rajungan Indonesia (APRI). Pertumbuhan, kematian total, kematian alami, kematian penangkapan, dan laju eksploitasi merupakan parameter populasi rajungan yang perlu diketahui agar pengelolaan perikanan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Telah dilakukan kajian parameter populasi rajungan di Selat Tiworo berdasarkan data frekuensi lebar karapas yang dikumpulkan pada bulan Juli hingga Desember 2021 dan dianalisis menggunakan FISAT (FAO-Iclarm Stock Assessment Tool) II. Jumlah sampel sebanyak 7.809 sampel, dimana jumlah rajungan jantan sebanyak 3.295 sampel dan betina sebanyak 4.514 sampel. Rata-rata ukuran lebar karapas rajungan yang ditangkap adalah 107,57 mm untuk jantan dan 110,65 mm untuk betina. Hasil penelitian menunjukkan laju pertumbuhan (K) sebesar 1,01/tahun, laju kematian total (Z) sebesar 0,67/tahun, laju kematian alami (M) sebesar 1,25/tahun, dan laju kematian penangkapan ikan sebesar 0,58/tahun. tahun. Tingkat eksploitasi (E) rajungan sebesar 0,86 menunjukkan gejala eksploitasi berlebihan, sehingga pengelolaan berkelanjutan atas rajungan di perairan tersebut harus dilakukan untuk menjaga ketersediaan dan keberlanjutan stok sumber daya rajungan. Kata Kunci: rajungan, kepiting, lebar, berat, Selat Tiworo
Blue Swimming Crab Enlargement Technique: Insight from Small-Scale Fishery in the South Coast of Pamekasan, Madura Island Bahasa Indonesia; Lailatul Qomariyah; Muhammad Wijdan Taqiyuddin; Mohamad Bagus Satria; Kuncoro Catur Nugroho; Wita Setioko
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v15i3.51515

Abstract

Desa Pagagan Kecamatan Pademawu khususnya anggota nelayan “Berkah Capit Biru” berpotensi sebagai lokasi pengelolaan perikanan rajungan berkelanjutan karena memiliki hasil perikanan rajungan yang melimpah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan semangat kepada para nelayan untuk tidak selalu melakukan aktivitas penangkapan rajungan di alam agar alam tetap lestari dan untuk meningkatkan potensi sumber daya alam dan manusia yang antusias terhadap pembesaran rajungan di desa Pagagan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari hingga Mei 2022. Lokasi penangkaran kepiting berukuran 8x10 meter, memiliki substrat pasir berlumpur, dan berada di kawasan pantai yang berbatasan dengan ekosistem mangrove. Tiang-tiang kayu yang dianyam dari bambu dengan jaring di sekelilingnya dipasang lebih tinggi dari gelombang. Teknik perluasan ini tidak menggunakan aerasi berupa roda melainkan hanya memanfaatkan kondisi pasang surut sehingga terjadi pergantian air secara berkala di lokasi. Tahapan dalam teknik pembesaran rajungan adalah 1) pemilihan lokasi, 2) pembangunan, 3) penebaran benih, 4) pemberian pakan, 5) pengendalian, dan 6) pemanenan. Teknik pembesaran ini menjadi solusi bagi nelayan rajungan untuk memenuhi stok pasar. Kata Kunci: rajungan, teknik pembesaran, perikanan skala kecil
Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Daya Dukung Kawasan di Kelurahan Oesapa Barat Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang: Mangrove Based Ectourism Development Strategy Potential Carrying Capabilities of The Area in West Oesapa Village Kelapa Lima District, Kupang City Mendrofa, Septinus; Davinay, Rynaldo
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v16i1.51719

Abstract

Ekowisata mangrove di Kelurahan Oesapa Barat merupakan ekowisata yang berada di kawasan padat penduduk, sehingga apabila ekowisata ini tidak dikelola dengan baik maka berakibat fatal terhadap ekosistem mangrove tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian sumberdaya ekowisata mangrove dan juga daya dukung kawasan mangrove serta bagaimana strategi pengembangannya sehingga bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pemangku kepentingan dalam membuat kebijakan pengelolaan ekowisata mangrove ini kedepan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, wawancara dan juga mengumpulkan data dari penelitian sebelumnya yang dilakukan di daerah penelitian, kemudian untuk merumuskan strategi pengembangan ekowisata mangrove menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis data kesesuaian sumberdaya ekowisata mangrove berada pada level sesuai dengan nilai sebesar 2,24 dengan jumlah pengunjung di kawasan ekowisata sesuai dengan perhitungan daya dukung kawasannya sebanyak 84 orang perhari dengan waktu operasional kawasan wisata selama 8 jam perhari. Arahan pengembangan ekowisata mangrove adalah dengan menerapkan strategi difersifikasi, artinya menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk memanfaatkan peluang jangka panjang guna menutup kelemahan (ancaman).
Estimasi Simpanan Karbon Organik pada Ekosistem Mangrove di Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Pemalang: Estimation of Organic Carbon Stocks in The Mangrove Ecosystem in Mojo Village, Ulujami District, Pemalang Fikriyya, Nabela; Prihatiningsih, Isnaini; Haryati, Ani
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v16i1.51920

Abstract

Ekosistem mangrove sebagai salah satu ekosistem pesisir memiliki peranan penting dalam mengurangi dampak perubahan iklim khususnya dalam penyerapan gas CO2. Hutan mangrove di Desa Mojo yang memiliki luasan terbesar di Kabupaten Pemalang tidak saja mengalami ancaman abrasi pantai, tetapi juga deforestasi untuk lahan tambak. Melihat fungsi ekologis mangrove yang tinggi dalam penanggulangan perubahan iklim, maka perlu dilakukan perhitungan estimasi simpanan karbon di ekosistem tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey untuk menganalisis indeks ekologi dan estimasi serapan karbon pada biomassa dan sedimen mangrove. Indeks Nilai Penting menunjukkan bahwa jenis pohon mangrove Avicennia alba memiliki tingkat kerapatan dan penutupan yang tinggi dibandingkan tiga jenis mangrove lainnya yang ditemukan yaitu Sonneratia caseolaris, Avicennia marina, dan Rhizopora mucronata, Tingginya nilai kerapatan dan penutupan jenis ini menjadikan pohon Avicennia alba sebagai jenis mangrove yang memiliki estimasi kandungan karbon biomassa tertinggi. Estimasi simpanan karbon biomassa mangrove di lokasi penelitian adalah 21,55–144,22 ton C/ha, sedangkanestimasi simpanan karbon pada sedimen mangrove berkisar 98,45–181,06 ton C/ha. Estimasi total simpanan karbon di ekosistem mangrove Desa Mojo Pemalang berkisar 112,43 – 247,98 ton C/ha dengan rata-rata 155,13 ton C/ha.
Early Warning System (EWS) for Algal Blooms using Satellite Imagery in Jakarta Bay Sidabutar, Tumpak; Sumarwati S Srimariana, Endang; Cappenberg, Hendrik; Wouthuyzen, Sam
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v15i3.52627

Abstract

Teluk Jakarta telah mengalami eutrofikasi, terutama disebabkan oleh masuknya nutrien dari sumber pertanian, industri, dan perkotaan. Kelimpahan nutrien ini telah menyebabkan terjadinya marak alga yang signifikan. Studi dengan menggunakan data satelit Terra dan Aqua MODIS dari tahun 2004 hingga 2007 telah memantau marak alga ini dengan mengukur tingkat klorofil-a. Selama periode ini, terjadi kematian massal ikan yang secara langsung terkait dengan peristiwa marak alga, seperti yang dibuktikan dengan tingginya konsentrasi klorofil-a dan marak alge yang menutupi lebih dari seperempat teluk. Menariknya, tidak semua marak alge yang intens mengakibatkan kematian ikan massal. Studi tersebut menunjukkan bahwa kematian ini terutama disebabkan oleh kekurangan oksigen setelah periode marak alge mencapai puncak, yang diperburuk oleh sirkulasi air yang lemah di teluk ini. Penggunaan citra satelit untuk memantau marak alga adalah alat yang praktis untuk menerapkan sistem peringatan dini (EWS) di Teluk Jakarta. Citra satelit telah terbukti efektif dalam memantau marak alga ini dan dapat membantu mengembangkan sistem peringatan dini di Teluk Jakarta meskipun terdapat keterbatasan seperti adanya penutupan awan.
Tidal Characteristic Analysis Utilizing Radar Tide Gauge in Cirebon Seawater Badriana, Mochamad Riam; Abdurrahman, Umar; Arifin Nur, Ashadi; Jeon, Chungkyun; Miliachristi Radjawane, Ivonne; Park, Hansan
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v16i1.52987

Abstract

Pengukur pasang surut berbasis radar merupakan salah satu pendekatan dalam mengukur elevasi muka air yang mudah diinstal dan dipelihara. Perekaman data pasang surut yang pernah dilakukan umumnya menggunakan palem pasut atau pressure tide gauge. Pada studi ini radar tide gauge dipasang di pelabuhan Cirebon, bagian utara pulau Jawa, untuk mengetahui karakteristik pasang surut di perairan Cirebon. Data elevasi muka air direkam setiap 15 menit dari bulan Juli 2022 hingga November 2023. Komponen pasang surut dihitung menggunakan metode least square dan tipe pasang surut ditentukan melalui bilangan Formzahl. Komponen dominan pasang surut yang diketahui terdiri dari komponen semidiurnal M2, S2, N2, K2, 2N2; komponen diurnal K1, O1, P1, Q1, K1, J1, TAU1; dan komponen perairan dangkal SSA dengan tinggi secara berurutan sebesar 11.98, 5.58, 2.91, 2.11, 1.45, 11.80, 3.89, 6.11, 2.08, 1.56, dan 3.11 (dalam cm). Tipe pasang surut di area kajian adalah campuran condong semidiurnal. Tunggang pasut di daerah studi setinggi 0.8-1 m dengan kondisi pasang saat pukul 6.00-9.00 dan 18.00 - 21.00, sedangkan kondisi surut pada rentang pukul 11.00 - 14.00 dan 01.00 - 04.00. Perhitungan tinggi elevasi berdasarkan datum dilakukan dengan mengkombinasikan komponen pasang surut. Data pengukuran pasang surut menggunakan radar dapat menjadi data alternatif untuk mendukung dan melengkapi data yang terekam di Cirebon serta dapat menjadi pertimbangan untuk pembangunan dan kegiatan maritim lainnya.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol Biji Buah Xylocarpus granatum Terhadap Isolat Bakteri Ikan Nila (Oreochromis niloticus): Antibacterial Activity of Methanol Extract of Xylovcarpus granatum Fruit Seeds Against Tilapia (Oreochromis niloticus) Bacterial Isolates Hafid, Muhamad; Pamungkas, Bagus Fajar; Saptiani, Gina; Mismawati, Andi; Asikin, Andi Noor
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v16i2.43581

Abstract

Penggunaan berbagai jenis mangrove efektif sebagai bahan alami untuk menghambat pertumbuhan bakteri pada ikan. Buah Xylocarpus granatum mengandung metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan mengetahui nilai Minimum inhibitory concentration (MIC) ekstrak metanol biji buah X. granatum. Tahapan penelitian yaitu : preparasi dan ekstraksi biji buah X. granatum, isolasi bakteri insang ikan nila, pengujian daya hambat, pengujian MIC dan pengujian Total Plate Count (TPC). Preparasi dilakukan dengan cara mengiris tipis biji buah X. granatum dan dikeringanginkan selama 30 hari. Biji buah yang sudah kering (simplisia) dikecilkan ukurannya menggunakan blender selanjutnya diesktraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut methanol 98% selama 24 jam, selanjunya disaring. Filtrat dipisahkan dari pelarut methanol menggunakan rotary evaporator pada suhu 600C hingga didapat ekstrak biji buah X. Granatum. Kandungan metabolit sekunder ekstrak methanol biji buah X. granatum ditemukan seyawa alkaloid, triterpenoid, flavonoid, saponin, fenol, dan tanin. Perlakuan dalam penelitian ini adalah ekstrak metanol biji buah X. granatum dengan konsentrasi 100 ppm, 500 ppm, dan 1000 ppm, kontrol positif (Chloramphenicol) 1000 ppm dan akuades steril sebagai kontrol negatif. Parameter yang diamati yaitu daya hambat, MIC, dan TPC. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak metanol biji buah X. granatum memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan isolat bakteri dari insang ikan nila dengan kategori sedang (9-9.8 mm) pada konsentrasi 100 ppm dan 500 ppm, konsentrasi 1000 ppm dengan kategori kuat (11,5 mm) pada pengamatan jam ke 48. MIC ekstrak metanol biji buah X. granatum terhadap isolat bakteri insang ikan nila adalah pada konsentrasi 40 ppm. Hasil pengujian TPC pada konsentrasi 40 ppm adalah 7 CFU/ml atau terjadi penghambatan pertumbuhan bakteri sebesar 91,67%.
Jenis dan Komposisi Sampah Laut di Pesisir Randusanga, Brebes, Jawa Tengah: Types and Composition of Marine Debris in Randusanga Coastal, Brebes, Central Java El Haq, Ferlynda; Ainaya, Khansa Ghaida; Zaky Mubarok, Muhamad; Sultoni, Iman; Hidayat, Rizqi Rizaldi; Firdaus, Abdul Malik; Hidayati, Nuning Vita
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v16i2.46978

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Indonesia dianggap sebagai status darurat, hasil penelitian menempatkan Indonesia sebagai kontributor sampah plastik laut terbesar di dunia setelah Tiongkok. Minimnya informasi mengenai pencemaran sampah laut di pantai menjadi masalah tersendiri dalam penanggulangannya, khususnya di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis sampah laut serta mengestimasi komposisi sampah di pesisir Pantai Randusanga, Brebes. Pengambilan sampel sampah laut dilakukan menggunakan metode pengamatan transek kuadran sebanyak 3 kali dengan total 15 transek pada bulan Agustus-Oktober 2021. Data dianalisis menggunakan pendekatan Graphical Data Analysis (GDA). Hasil yang ditemukan adalah sampah plastik yang paling dominan dengan jumlah sebanyak 869 item, diikuti busa plastik 190 item, kertas dan kardus 57 item, kayu 48 item, karet 36 item, bahan lainnya 34 item, logam 22 item, kain 8 item, serta kaca atau keramik sebanyak 4 item. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa berdasarkan ukuran, jenis sampah berukuran makro merupakan sampah paling banyak ditemukan. Jumlah total makro debris yang ditemukan di lokasi penelitian sebanyak 1.222 item, sedangkan meso debris sebanyak 66 item. Persentase komposisi kelimpahan sampah adalah plastik (71%), busa plastik (15%), kain (4%), kaca dan keramik (0%), logam (0%), kertas dan kardus (4%), karet (0%), kayu (2%), bahan lainnya (4%). Jenis sampah plastik berdasarkan Resin Indetification Code (RIC) terdiri atas sampah berjenis polypropylane (PP), low density polyethylene (LDPE), others (OT), polystyrene (PS), high density polyethylene (HDPE), polyethylene terephthalate (PET/PETE). Tingginya kelimpahan sampah laut setiap bulannya diduga berkaitan erat dengan minimnya kesadaran masyarakat terhadap keberlangsungan ekosistem sekitar serta minimnya kesadaran akan implementasi dari Peraturan Pemerintah terkait penanganan sampah yang berlaku.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 3 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 3 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 14 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 3 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 11 No. 3 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 11 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 11 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 10 No. 3 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 9 No. 2 (2017): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 9 No. 1 (2017): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 8 No. 2 (2016): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 8 No. 1 (2016): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 7 No. 2 (2015): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 7 No. 1 (2015): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 6 No. 2 (2014): Electronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 6 No. 1 (2014): Electronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 5 No. 2 (2013): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 5 No. 1 (2013): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 4 No. 2 (2012): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 4 No. 1 (2012): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 3 No. 2 (2011): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 3 No. 1 (2011): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 2 No. 2 (2010): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 2 No. 1 (2010): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 1 No. 2 (2009): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 1 No. 1 (2009): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis More Issue