cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 1,036 Documents
Modernisasi Singapura dan Warisan Politik Lee Kuan Yew (1965–1990): Kajian Sejarah Politik Gita Artika Ningtyas
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2723

Abstract

Artikel ini mengkaji proses modernisasi Singapura dan warisan politik Lee Kuan Yew pada periode 1965–1990 dalam perspektif sejarah politik. Setelah berpisah dari Malaysia pada tahun 1965, Singapura menghadapi berbagai tantangan berupa keterbatasan sumber daya alam, tingginya tingkat pengangguran, serta ketidakpastian ekonomi dan politik. Di bawah kepemimpinan Lee Kuan Yew, pemerintah menerapkan strategi pembangunan yang berorientasi pada industrialisasi, investasi asing, pembangunan infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, serta birokrasi yang efisien dan meritokratis. Kebijakan tersebut berhasil mendorong transformasi Singapura menjadi salah satu pusat perdagangan, industri, dan keuangan terkemuka di Asia. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan modernisasi Singapura tidak hanya ditopang oleh kebijakan ekonomi yang efektif, tetapi juga oleh kuatnya peran negara dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Dalam konteks tersebut, pemerintah menerapkan berbagai instrumen politik dan keamanan, termasuk Internal Security Act (ISA), untuk mengendalikan potensi ancaman terhadap stabilitas negara dan pembangunan ekonomi. Kajian ini juga menunjukkan bahwa modernisasi Singapura berlangsung bersamaan dengan penguatan kontrol politik negara terhadap masyarakat. Pemerintahan Lee Kuan Yew membangun legitimasi politik melalui keberhasilan ekonomi, sementara ruang oposisi politik dan kebebasan sipil tetap berada dalam pengawasan negara yang ketat. Oleh karena itu, warisan politik Lee Kuan Yew dapat dipahami sebagai bentuk developmental authoritarianism, yaitu model pembangunan yang menggabungkan pertumbuhan ekonomi, stabilitas politik, dan dominasi negara dalam kehidupan publik. Warisan tersebut masih memengaruhi sistem politik Singapura pasca-1990, terutama dalam kuatnya peran negara, penekanan pada keamanan nasional, serta penggunaan keberhasilan ekonomi sebagai sumber legitimasi politik.
Efektivitas Workshop Pengembangan Micro Modul Berbasis Project Based Learning (PjBL) terhadap Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Bahan Ajar Digital di Kabupaten Gowa Arnidah; Asmar; Fajrin Baids
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2732

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas workshop pengembangan micro modul berbasis Project Based Learning (PjBL) terhadap kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar digital di Kabupaten Gowa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian terdiri atas 25 guru yang mengikuti workshop pengembangan micro modul berbasis PjBL. Data dikumpulkan melalui tes kompetensi guru sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) pelaksanaan workshop. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, perhitungan N-Gain, dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kompetensi guru meningkat dari 61,68 pada pretest menjadi 92,04 pada posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05). Nilai N-Gain sebesar 0,79 termasuk kategori tinggi, yang menunjukkan efektivitas workshop dalam meningkatkan kompetensi guru. Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (t = 26,36; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa workshop pengembangan micro modul berbasis PjBL efektif dalam meningkatkan kompetensi guru pada aspek pedagogik dan teknologi pendidikan, khususnya dalam pengembangan bahan ajar digital. Penelitian ini memperkuat relevansi kerangka TPACK dan pendekatan PjBL sebagai strategi pengembangan profesional guru dalam mendukung transformasi digital pendidikan.
Peran Pemerintah Kecamatan Mandau dalam Pengelolaan Sampah Berdasarkan Perda Kabupaten Bengkalis No. 2 Tahun 2015 Pasal 8 Ayat (3) Ditinjau dari Perspektif Fiqh Siyasah Tanfidziyah Yesi Oktaviani Putri; Dahyul Daipon; Hardi Putra Wirman; Soraya Oktarina
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2737

Abstract

Persoalan sampah di Kecamatan Mandau berdasarkan data yang diperoleh, volume sampah dari tahun 2023-2024 semakin meningkat, dari angka 29.200 ton meningkat ke 94.300 ton. Data harian menunjukkan bahwa terdapat sekitar 7 hingga 8 ton sampah yang dihasilkan setiap hari di Kecamatan Mandau. Dengan rumusan masalah Bagaimana Peran Pemerintah Kecamatan Mandau dalam Pengelolaan Sampah berdasarkan Perda Kabupaten Bengkalis No. 2 Tahun 2015 Pasal 8 Ayat (3) dan Bagaimana Perspektif Siyasah Tanfidziyah dalam Peran Pemerintah Kecamatan Mandau dalam Pengelolaan Sampah berdasarkan Perda Kabupaten Bengkalis No. 2 Tahun 2015 Pasal 8 Ayat (3). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian lapangan (field research) dan penelitian pustaka (library research). Adapun sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Pemerintah Kecamatan Mandau telah menjalankan perannya sesuai Perda tersebut tetapi kendalanya ialah kurangnya kesadaran masyarakat terhadap sampah. Dalam perspektif Siyasah Tanfidziyah, peran pemerintah kecamatan termasuk dalam bentuk pelaksanaan kebijakan publik yang bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat.
Pergeseran Rantai Pasok Global: Analisis Dampak Ketegangan Geopolitik Terhadap Keamanan Energi Dan Bahan Baku Strategis Siti Nurjanah; Jopie Tommy Rompas; Maulana Irfan Andriansyah; Muhammad Shidiq Pamungkas; David Esema; Deni Sofyan; Danny M. Mochlis Pora
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2746

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh ketegangan geopolitik global terhadap pergeseran rantai pasok internasional serta implikasinya terhadap keamanan energi dan bahan baku strategis. Kajian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan analisis literatur mengenai persaingan geopolitik, transformasi rantai pasok global, industri semikonduktor, dan mineral kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rantai pasok global mengalami pergeseran dari orientasi efisiensi biaya menuju ketahanan strategis akibat meningkatnya rivalitas geopolitik, pandemi, dan konflik internasional. Semikonduktor dan mineral kritis seperti nikel, litium, dan kobalt menjadi instrumen utama dalam persaingan ekonomi dan teknologi global. Indonesia memiliki posisi strategis sebagai pemilik cadangan nikel terbesar di dunia dan berpeluang menjadi pusat industri energi hijau melalui kebijakan hilirisasi mineral. Namun, tantangan berupa ketergantungan teknologi, dominasi investasi asing, serta isu lingkungan dan sosial masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan penguatan industri nasional, penguasaan teknologi, diversifikasi kerja sama internasional, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk memaksimalkan manfaat perubahan tatanan ekonomi global.
Penguatan Peran RT dan RW dalam Tata Kelola Pemerintahan Daerah: Studi Pustaka atas Kebijakan Peningkatan Insentif RT/RW di Kota Probolinggo Husni Mubaroq; M Masyhuri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2757

Abstract

Desentralisasi pemerintahan di Indonesia menempatkan pemerintah daerah sebagai aktor utama dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan pembangunan berbasis masyarakat. Dalam konteks tersebut, keberadaan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) memiliki posisi strategis sebagai lembaga kemasyarakatan yang berada paling dekat dengan warga serta berperan sebagai penghubung antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam berbagai aktivitas pelayanan publik dan pembangunan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual penguatan peran RT dan RW dalam tata kelola pemerintahan daerah melalui studi pustaka terhadap kebijakan peningkatan insentif RT/RW di Kota Probolinggo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research, yang memanfaatkan analisis dokumen kebijakan, literatur administrasi publik, serta kajian governance  lokal sebagai sumber data utama. Analisis dilakukan menggunakan metode content analysis untuk mengidentifikasi konsep governance , kebijakan pemberdayaan kelembagaan komunitas, serta implikasi kebijakan peningkatan insentif RT/RW terhadap praktik tata kelola pemerintahan daerah. Hasil kajian menunjukkan bahwa RT dan RW memiliki peran penting sebagai aktor komunitas dalam mendukung implementasi kebijakan publik, pengelolaan informasi sosial masyarakat, serta mobilisasi partisipasi warga dalam berbagai program pembangunan. Kebijakan peningkatan insentif RT/RW di Kota Probolinggo dapat dipahami sebagai strategi pemberdayaan kelembagaan komunitas yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas institusional, meningkatkan motivasi pelayanan, serta memperkuat legitimasi sosial RT/RW dalam struktur pemerintahan lokal. Penguatan kapasitas kelembagaan RT/RW melalui dukungan kebijakan pemerintah daerah berpotensi meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan publik serta memperkuat praktik community governance  yang partisipatif, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, penguatan peran RT/RW dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah berbasis komunitas.
Pengaruh Human Resource Management terhadap Innovative Work Behavior melalui mediasi Employee Engagement dengan Change Management dan Knowledge Management Kristo Saputra Siregar; Ika Baskara; Barika Gumay; Puspita Chairun Nisa
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh human resource management terhadap innovative work behavior melalui peran employee engagement sebagai variable mediasi dengan change management dan knowledge management pada pegawai Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian PUPR. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 110 responden pegawai BPSDM Kementerian PUPR di Jakarta. Pengolahan data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa human resource management berpengaruh positif dan signifikan terhadap change management, knowledge management, dan employee engagement. Selanjutnya, change management dan knowledge management juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement, serta employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap innovative work behavior. Selain itu, human resource management memiliki pengaruh tidak langsung terhadap innovative work behavior melalui employee engagement. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi organisasi sektor publik dalam mengoptimalkan strategi human resource management manusia untuk meningkatkan employee engagement dan innovative work behavior.